Ibnu Khaldun dan Teori Siklus Negara

Wahai saudaraku. Nama Ibnu Khaldun (1332 – 1406 M) begitu masyhur dikalangan pemikir dan ilmuwan Barat. Ia adalah seorang tokoh Muslim yang gagasannya dianggap murni dan baru pada zamannya. Tak heran bila ide-idenya tentang masyarakat Arab lalu dianggap sebagai bibit dari kelahiran ilmu Sosiologi. Bahkan tak berlebihan jika kini sosok yang bernama lengkap Abu Zayd ‘Abd al-Rahman ibn Muhammad ibn Khaldun al-Hadrami itu disebut sebagai bapak pendiri ilmu sosiologi, historiografi, dan ekonomi.

Lanjutkan membaca “Ibnu Khaldun dan Teori Siklus Negara”

Iklan

Astaniya: Kekaisaran Dunia

Wahai saudaraku. Tersebutlah kisah tentang peradaban yang maju dan berjaya. Mereka ini hidup di periode awal zaman kelima (Dwipanta-Ra) atau sekitar ±205.000.000 tahun silam. Tepat pada waktu dimana kawasan Nusantara masih dalam satu daratan dan menyatu dengan Asia, Australia, Oseania dan Polinesia. Awalnya mereka terdiri dari dua kerajaan besar di tanah Jawa dan Sumatera sekarang. Tapi kemudian disatukan dan menjadi sebuah kekaisaran yang bernama Astaniya. Kekaisaran ini memiliki cakupan wilayah yang sangat luas, mereka juga pernah memimpin dunia.

Nah, untuk lebih jelasnya mari ikuti penelusuran berikut ini:

Lanjutkan membaca “Astaniya: Kekaisaran Dunia”

Semar Gugat

Wahai saudaraku. Banyak kisah masa lalu yang mengandung pesan dan hikmah yang sangat berharga bagi kehidupan ini. Dan khususnya dalam kisah pewayangan, maka setiap lakon (cerita)-nya itu bisa dijadikan pembanding atau pelajaran hidup kita semua. Bahkan apa yang ada di dalamnya adalah gambaran nyata akan lika-liku kehidupan di dunia ini. Dan tak usah heran bahwa apa yang telah diceritakan dalam kisah pewayangan itu akan terulang lagi dan lagi di setiap zamannya, terutama sekarang ini.

Ya. Sebagaimana kodrat-Nya, maka kehidupan di muka Bumi ini selalu pasang surut, seperti ombak di tepian pantai. Dan ketika satu periode zaman akan berganti, maka banyak kekuatan supranatural dari Dimensi lain yang menyusup. Seperti pada masa para Pandawa masih hidup di mayapada ini. Para Dewa-Dewi justru ikut menyusup ke beberapa tokoh dan membuat gaduh seisi Bumi.

Lanjutkan membaca “Semar Gugat”

Petruk Menggugat Dunia

Wahai saudaraku. Kali ini kita akan mengambil hikmah dari kisah pewayangan tentang seorang Punakawan yang bernama Petruk. Menurut tradisi, sosok ini bukanlah manusia biasa, karena sebenarnya ia merupakan cerminan dari salah satu pribadi Sang Hyang Ismaya alias Semar. Kesaktian Petruk bahkan melebihi kesaktian para Dewa-Dewi dan penguasa di  mayapada. Lantas apa yang mendasari Petruk untuk kemudian menggugat? Jawabannya adalah kekacauan dan ketidakseimbangan dunia.

Untuk lebih jelasnya, mari ikuti kisah berikut ini:

Lanjutkan membaca “Petruk Menggugat Dunia”

Kosaddum: Perang Singkat Para Leluhur

Wahai saudaraku. Ada begitu banyak tokoh besar dalam sejarah Manusia, ada banyak pula pertempuran dahsyat yang telah dilalui oleh para kesatria utama itu. Dan tentunya, untuk bisa menyelesaikan setiap tantangan dalam hidupnya, para tokoh tersebut tidak melaluinya dengan mudah. Semuanya butuh ketekunan dan kesabaran yang tinggi. Ujian demi ujian hidup yang berat pun kerap menemani. Karena itu adalah proses yang wajib dilalui oleh setiap Manusia pilihan.

Nah, dari sekian banyak kisah epik nan heroik di masa lalu, maka di antara yang terbaiknya adalah yang pernah terjadi pada seorang kesatria bernama Suwani. Sulit mencari perbandingannya, baik di masa lalu apalagi sekarang. Berikut ini adalah kisahnya:

Lanjutkan membaca “Kosaddum: Perang Singkat Para Leluhur”

Zakhriyam Sodal

Ya uniya. Aim turekh ma’kal dimen sojariz harebu neh mahjanun kadih. Toocha matra hinuwe dashi ye’urak taro nakeda hafar. Doja hatte ranu wanaseh masila tayauw rahetah zakhratan hodasi nekah. Yamao dekam te sera yatayute hajja dapo zalkun. Cak eshel dema seja nemhato basyi, mukel it hebbal tashori xuxera.

Luk’hul utuhe naberu jefa nemuya dani rosala him tantura. Noye desyali nukel menah hatai batur kem nahio nan us’elak. Yoha semun ghafatur cabuwe yekh anekta habasut zakhtan. Sel mewar tun hotakal rasu charute, vadami rakho daimsal jak tarune bayan. Moojal desah tartore Batum senenad daifan taloh Mor 01, Yet 05, Hel 03, Ses 09, Nueh 04, Ulo 02, Ose 08, Zen 10, Val 6, an Dil 07 nohers mukal oyadu rekhalah sapori. Yarenuh beshal dhi anoye han Ilah tasoring dwerat noi galah. Yoon tafu radori eksa hajan tisole machan harek harenakal. Lanjutkan membaca “Zakhriyam Sodal”

Kaum Syampiyun: Azab Yang Nyata

Wahai saudaraku. Apa yang disampaikan dalam tulisan ini akan banyak bertentangan dengan pengetahuan umum yang ada, baik ilmiah atau pun yang batiniah. Karena itu, sebelum diteruskan, ku ingatkan padamu untuk berhenti disini saja jika engkau tidak mau membuka cakrawala pikiran yang ada terlebih dulu. Lepaskan doktrin yang kaku yang selama ini telah membelenggu hatimu, untuk bisa menerima sesuatu yang baru. Karena jika tidak, maka dirimu hanya akan menghujat, menganggap sesat dan terus menyalahkan. Darinya maka tak ada kebaikan dan anugerah yang layak didapatkan.

Tapi bagi yang siap menerima hal-hal yang “aneh” dan tak biasa, mari ikuti uraian berikut ini:

Lanjutkan membaca “Kaum Syampiyun: Azab Yang Nyata”