Adventure

Dharma Kesatria dan Hakekat Perang Besar

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Ketika orang-orang telah mengetahui apa yang menjadi harapan dan kebutuhannya, maka revolusi akan tiba. Siapapun pasti menghadapi pilihan untuk menjadi budak atau bangkit sebagai pribadi yang merdeka. Beruntunglah bagi yang berhasil merdeka, dan rugilah untuk yang tetap sebagai budak – sadar atau tidak disadarinya, sebab ia telah mati walaupun dalam keadaan hidup.

Dan kita memiliki kesempatan bergabung untuk hidup sebagai para kesatria. Sebaliknya, silahkan saja pilih untuk tidak ikut bergabung, alias tetap menjadi budak. Hanya saja itu berarti melawan kaum revolusioner dan menginginkan perang terbuka. Dan memang tak sedikit orang yang hidup saat ini hanya demi mereka (para elit) yang sebenarnya sangat membencinya. Disisi lain mereka itu (para elit) juga takut dan tak ingin banyak orang yang hidup baik dan mengenali diri sejatinya. Mereka (para elit) adalah para penjahat yang hidup di atas tipu daya dan memanfaatkan orang lain. Merekalah para pengabdi kegelapan – meskipun tidak semuanya.

Baca entri selengkapnya »

Kaen ast Amanta : Cinta dan Perjuangan

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Sejarah peradaban Manusia senantiasa penuh dengan warna-warni yang unik. Tak sedikit yang juga dipenuhi dengan berbagai konflik dan intrik yang rumit. Dan pada dasarnya semua itu disebabkan oleh perilaku buruk dari Manusia-nya sendiri. Berawal dari Manusia dan kembali lagi kepada Manusia-nya juga. Itulah ketetapan yang tak bisa dihindari.

Sungguh Manusia itu pusat dari segala kehidupan di Bumi. Baik dan buruknya keadaan seisi Bumi tergantung dari sikap pribadi Manusia itu sendiri. Tidak perlu banyak orang yang menjadi pemicunya, karena bahkan cukup satu atau dua orang saja maka sudah bisa menentukan damai atau kekacauan di sepenjuru dunia. Dan hal yang semacam ini pernah terjadi berulang kali, baik di Barat maupun Timur, baik yang di daratan ataupun pesisir dan pegunungan.

Baca entri selengkapnya »

Mallagur : Kawah Candradimuka Para Kesatria

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Dalam kesempatan ini sekali lagi kami akan menyampaikan sebuah kisah masa lalu yang mungkin tidak pernah diketahui selama ini. Sebab jarak waktu yang begitu jauh, kisah ini telah “menghilang” dalam ingatan dan catatan formal. Tak ada lagi yang tahu, dan hal ini terjadi pada periode zaman ke lima (Dwipanta-Ra), lebih tepatnya di masa akhir zaman tersebut. Kisah ini berlangsung lama dalam rentang waktu jutaan tahun. Baca entri selengkapnya »

Multiverse : Bukti Keagungan Tuhan

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Langit beserta isinya diciptakan dengan jutaan misteri yang belum kita ketahui. Mungkin ada yang membuat kita takut, tapi misteri itu juga bisa membuat kita semakin bergairah untuk mengetahuinya. Dan siapapun berhak untuk terus mencari tahu atau berusaha untuk semakin memahami seluk beluknya. Tujuannya akan membuat dirinya bisa mengerti tentang kebesaran Tuhannya.

Ya. Dari sekian banyak benda Angkasa, maka selain Planet ada sejumlah Bintang (benda langit yang memancarkan cahaya seperti Matahari dengan ukuran yang lebih besar atau lebih kecil dari Matahari) yang sangat banyak di dalam dan luar Galaksi kita. Adapun yang bisa di deteksi kini baru mencapai ±30 miliar triliun (3×10²²) buah saja, masih banyak lagi yang belum dideteksi. Sehingga perumpamaan Planet-Planet di Angkasa itu seperti ketika kita memungut seluruh pasir dan kerikil di pantai dan ditambah lagi dengan miliaran pantai lainnya seperti yang ada di Bumi ini.

Baca entri selengkapnya »

Negeri Hur ‘Anura: Tersembunyi dan Terpilih

Posted on Updated on

Terdapatlah sebuah negeri yang didalamnya hidup beragam jenis makhluk. Mereka berasal dari berbagai zaman yang terlalui dalam kehidupan dunia ini. Disana semuanya menjalani hidup sesuai dengan hukum dari Hyang Aruta (Tuhan YME) secara murni. Mereka selalu patuh dan memiliki kesadaran diri yang tinggi kepada-Nya. Tak ada yang pernah lalai atau membangkang, karena mereka adalah sosok yang terbaik dari kaumnya.

Sungguh, beruntunglah bagi siapa saja yang mendapatkan kesempatan untuk berkunjung kesana dan menikmati suasana yang tidak biasa. Betapa tidak, karena apa yang ada disana sungguh jauh berbeda dengan yang umum kita lihat di muka Bumi ini sekarang (alam nyatanya). Ada begitu banyak hal yang bahkan tak ada disini, di seluruh belahan Bumi. Sehingga tak ada yang lebih baik di dunia ini selain bisa tinggal disana.

Baca entri selengkapnya »

Jenis Elemen, Makhluk dan Dimensi Kehidupan

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Kali ini saya akan sedikit menjelaskan secara umum tentang sesuatu yang tak umum dan semoga bisa menjawab apa yang terbilang khusus. Dan pengetahuan ini bersifat universal, berlaku bagi siapapun. Khususnya bagi mereka yang mau belajar dan ingin terus menambah wawasannya. Sebab ilmu itu sifatnya tak terbatas. Selalu ada yang baru atau yang lain disaat kita mau terus mencarinya.

Ya. Perlu dipahami dulu bahwa ada begitu banyak jenis ciptaan Tuhan di dunia ini, semuanya beragam dan unik. Yang diketahui secara umum kini hanyalah secuilnya saja. Sebab, alam semesta seperti tempat tinggal kita sekarang ini tidak hanya ada satu. Langit “tingkat pertama” itu sangatlah luas ukurannya dan secara umum baru diketahui sebagian kecilnya saja. Dibawah kolong langit itu ada banyak alam semesta, setidaknya ada 6 buah alam semesta lain yang setara dengan tempat tinggal kita, bahkan lebih. Di setiap alam semesta itu tentu ada banyak galaksi, planet dan makhluk lain yang hidup di dalamnya. Mereka juga harus menjalani takdir Tuhan seperti halnya kita. Tetap harus memilih antara patuh atau membangkang perintah Tuhan. Tapi semua pribadi juga telah diberikan hak pilih dan kebebasan untuk itu, samalah dengan kita manusia. Dan nanti pun tinggal menanggung konsekuensi dari setiap pilihan yang telah ia ambil, sama pula dengan kita.

Baca entri selengkapnya »

Keindahan Yang Nyata

Posted on Updated on

images-10Wahai saudaraku. Pada dasarnya setiap diri manusia itu ditakdirkan sebagai pengembara. Namun sayang sekali banyak dari mereka yang justru berhenti dan menetap dalam rasa nyaman dengan semunya duniawi. Kalau pun mereka menjadi pengelana, mereka mengelana dengan tanpa tujuan. Tak ada peta penunjuk arah yang diikuti, bahkan ia tak tahu mau pergi kemana.

Baca entri selengkapnya »