Adventure

“Salah satu yang paling membuat hatiku menjadi lapang dan tenang, adalah ketika aku bisa merenungkan setiap ciptaan Allah Yang Maha Agung. Melihat, mendengar, merasakan serta menikmati setiap jengkal alam pegunungan” – Mashudi Antoro (Oedi`) –

lereng-bromosunrise-ranu-kumboloranu-kumbolo-1pendakian-semeru_oedi

Agenda perjalanan pendakian puncak Mahameru, 3676 Mdpl

Berikut ini saya berikan catatan perjalanan pendakian gunung Semeru (Malang, Jawa Timur) yang dilakukan oleh kami (Oedi`, Tedy, Dika) tanggal 11-17 Juli 2007. Diantaranya adalah sebagai berikut:

11 Juli 2007:

  1. Berangkat naik bus ekonomi Sumber Kencono dari terminal Giwangan (Jogja) jam. 19.32
  2. Tiba di terminal Tirtonadi (Solo) jam. 21.05 + berangkat lagi jam. 21.33

12 Juli 2007:

  1. Tiba di terminal Purabaya (Surabaya) jam. 02.24
  2. Berangkat menuju malang naik bus patas medali mas jam 04.00
  3. Tiba di terminal Arjosari (Malang) jam. 05.42. (Aktivitas: kekamar mand, cuci muka, nunggu teman Tedy, Menuju ke tempat teman Tedy di Basecamp UN (Untuk Negeri) naik taksi jam. 06.50)
  4. Belanja logostik jam. 09.00 – 10.10
  5. Mulai jalan kaki keliling kota malang jam. 11.08
  6. Nolongin cewe yang pake motor mio (N 5042 AB) tabrakan di jln. Bandung jam. 12.10
  7. Nongkrong di depan matos (Malang Tows Squere) jam. 12.46 – 14.24
  8. Ke UNIBRAW (Universitas Brawijaya) jam. 15.05
  9. Ke SMAN 6 jam. 15.40
  10. Shalat Ashar di Masjid Darul Muttaqin
  11. Tiba di basecamb UN (Untuk Negeri) jam. 16.30
  12. Persiapan (packing) untuk ke Tumpang jam. 16.45
  13. Koordinasi untuk ke Tumpang dg pak Joko+Impala jam. 17.40
  14. Berangkat ke Tumpang naik angkot ADL jam. 18.30 => diantar mas Yusan dan mas Imron.
  15. Tiba di Tumpang jam. 19.14 => nyari kacamata
  16. Ke rumah pak Rahmadi (no telp. 0341-786256) di candi jago jam. 19.25
  17. Packing ulang sampai jam 21.10
  18. Ngobrol dengan keluarga Pak Rahmadi sampai jam. 23.15

13 Juli 2007:

  1. Naik truk pupuk & sayur ke Ranu Pane jam. 04.55.
  2. Tiba di Gubuk Klakah jam. 05.30
  3. Tiba di Ngadas jam. 06.15
  4. Tiba di Kedo Kasi/Argisari jam. 06.55
  5. Tiba di Ranu Pane (Basecamp Semeru) jam. 07.15. (Aktivitas: Lapor ke Posko pendakian, Ngurus perijinan, Check list barang, Pemanasan/streaking)
  6. Berangkat/mulai jalan jam. 08.10
  7. Istirahat pertama di lereng perbukitan jam. 10.00
  8. Mulai jalan lagi jam 10.20
  9. Tiba di jembatan merah jam. 11.15
  10. Tiba di Ranu Kumbolo (2.400 Mdpl) jam 13.00. (Aktivitas: Mendirikan dome, masak nasi, goreng kentang, masak kornet dan mie rebus untuk makan siang, Shalat Dzuhur jam. 13.45, Makan siang jam. 14.00, Masak nutrijel jam. 14.10, Shalat ashar jam. 15.10, Istirahat (tidur siang) jam. 15.40, Cari kayu bakar untuk api unggun jam. 16.09, Buat api unggun jam. 16.30, Buat teh dan santai menikmati Ranu Kumbolo jam. 17.00, Ngobrol dengan pendaki lain (pendaki tunggal/mas Yudi dan keluarga pendaki pak rahmat) jam. 17.15, Shalat magrib berjama`ah dalam suasana kedinginan jam.18.09, Tadarusan (baca Al-Qur`an) jam. 18.20, Ngelanjutin ngobrol ditemani teh panas, nutrijel, api unggun jam. 18.40 – 20.40, Tidur malam dengan suhu ± 6°c jam. 20.45)

14 Juli 2007:

  1. Bangun pagi dengan suhu ± 4°c jam. 05.10
  2. Foto sunrise jam. 05.20
  3. Shalat subuh jam. 05.35
  4. Masak nasi, sarden, goreng kentang jam. 05.40 – 06.15
  5. Santai menikmati keindahan Ranu Kumbolo jam. 07.10
  6. Packing jam. 07.45
  7. Streacing jam. 08.50
  8. Mulai mendaki tajakan cinta am. 08.55
  9. Tiba di puncak tanjakan cinta jam. 09.10 (kami berhasil melewatinya tanpa berhenti dan menoleh kebelakang)
  10. Istirahat jam. 09.10 – 09.25
  11. Tiba di oro-oro ombo jam. 09.30
  12. Menyeberangi oro-oro ombo jam. 09.32 – 09.50
  13. Tiba di hutan pinus blok oro-oro ombo jam. 09.50
  14. Istirahat dan ngobrol dengan pak Yudi (pembawa besi tiang penanda jalan) jam. 10.03
  15. Mulai jalan lagi jam 10,05
  16. Istirahat di ujung hutan cemoro kandang sambil makan buah cepluan jam 11.10
  17. Mulai jalan lagi jam. 10.20
  18. Tiba di blok Jambangan jam. 12.10
  19. Tiba di pos Kalimati (2.710 Mdpl) jam. 12.45. (Aktivitas: Masak mie rebus, sarden jam. 12.50, Ketemu dan ngobrol dengan pendaki lain dari kudus 11 orang jam. 12.55, Makan jam. 13.10, Packing ulang jam. 13.25, Mulai jalan menuju arcopodo (2900 Mdpl) jam.13.40)
  20. Tiba di Arcopodo jam. 15.10. (Aktivitas: Dirikan dome, Masak nasi, kornet, kentang goring jam. 15.50, Makan jam. 16.30, Bersih-bersih jam. 16.50, Istirahat mempersiapkan fisik untuk naik ke puncak Mahameru yg berat jam. 17.05, Bangun untk packing ulang+buat susuk panas jam. 22.40, Minum susu panas jam. 23.00, Mulai mendaki menuju cemoro tunggal jam. 12.00)

15 Juli 2007:

  1. Tiba juga di cemoro tunggal. (Aktivitas: Istirahat 20 menit)
  2. Mulai jalan lagi jam. 02.05. Alhamdulillah setelah perjuangan yang berat, akhirnya kami tiba juga di Puncak Mahameru (3.676 Mdpl) jam. 05.20. (Aktivitas: Foto sunrise jam. 05.35, Shalat subuh jam.05.35, tadarusan (baca Al-Qur`an) jam. 05.45, Foto-foto jam. 06.25 – 06.35 (ada kejadian yang menegangkan dimana ada ledakan kawah yang sangat besar hingga mengeluarkan banyak pijaran api dan batu panas yang membuat kami semua lari untuk menghindar)
  3. Turun ke Arcopodo jam. 06.40
  4. Tiba kembali di cemoro tunggal jam. 07.30
  5. Tiba di Arcopodo. jam. 08.05. (Aktivitas: Masak mie jam. 08.15, Makan jam. 08.30, Packing jam. 10.07)
  6. Mulai turun ke Ranu Kumbolo, jam. 11.10
  7. Tiba di Ranu Kumbolo jam. 02.02. (Aktivitas: Dirikan dome jam. 02.15, Masak nasi, sarden, kornet, mie, nutrijel jam. 14.30, Makan besar jam. 16.12, Istirahat jam. 16.40 – 22.30, Tidur jam. 11.30)

16 Juli 2007:

  1. Bangun pagi jam 05.00
  2. Shalat subuh jam. 05.10
  3. Masak nasi, mie, sarden jam. 05.20 – 05.30
  4. Packing ulang jam. 06.30
  5. Foto di tepian Ranu Kumbolo jam. 08.00
  6. Mulai jalan menuruni gunung menuju ranu pane jam. 01.10
  7. Tiba di Ranu Pane (Basecamp pendakian) jam. 11.15
  8. Lapor kepada petugas resort ranu pane+mengambil surat izin+nyerahin sampah (pemeriksaan ulang) jam. 11.35
  9. Makan siang di warung penduduk dg sayur lodeh, telor, sambal pedas makyus, teh panas jam. 11.45
  10. Beli souvenir jam. 12.05
  11. Istirahat sambil menunggu pak Setio (jemputan) sampai jam. 13.50
  12. Mulai menuju Tumpang jam. 14.08
  13. Berhenti ngisi/nambah barang bawaan (sayuran) di hutan antara Ngadas dan Gubuk Klakah jam 15.05 – 15.45
  14. Tiba di Tumpang (rumah pak Rahmadi) lagi jam. 16.35. (Aktivitas: Mandi jam. 17.05, Ngobrol dengan semua keluarga pak Rahmadi jam. 17.30, Packing ulang jam. 17.48)
  15. Pamitan dan berangkat dari rumah pak Rahmadi jam. 18.45
  16. Beragkat menuju Malang naik angkot/mikrolet jam 19.00
  17. Tiba kembali di rumah pak Joko Pramono jam. 20.45
  18. Ngobrol sama mas Yunus sampai jam. 12.00
  19. Tidur jam. 12.00

17 Juli 2007:

  1. Bangun dan Shalat subuh jam. 05.05
  2. Tidur sejenak sampai jam 06.00
  3. Nyantai menikmati suasana pagi di depan rumah pak Joko jam. 06.06
  4. Sarapan jam. 07.00
  5. Berangkat pulang menuju terminal arjosari naik angkot ADL jam. 17.20
  6. Naik bus menuju Surabaya jam. 08.02
  7. Tiba di terminal Purabaya (Surabaya) jam. 09.40
  8. Berangkat menuju Jogja naik bus Sumber Kencono jam. 09.45
  9. Tiba di terminal Madiun jam 13.00
  10. Tiba di Solo dan kita busnya di oper jam. 16.20
  11. Tiba di Janti (Jogja) jam. 17.25
  12. Nunggu jemputan sampai jam 21,03
  13. Alhamdulillah, akhirnya tiba juga di kamar kos jam. 21.30

“Mahameru adalah sebuah perjalanan yang sulit di lisankan, karena begitu indahnya… Sehingga akan kembali kutempuh ragamu pada beberapa kesempatan berikut, karena disana aku mendapatkan kedamaian yang membuat hati menjadi lapang dan tenang”

[Pelaku: Oedi`, Tedy, Dika]

Perjalanan lainnya:
1. Foto-foto semua perjalananku [lihat…]
2. Antara Jogja dan Tuban (versi Kawasaki Merzy) [baca…]
3. Tuban versi Yamaha Jupiter [baca…]
4. Agenda Perjalanan Gunung Lawu, 07-09 Maret 2009 [baca…]
5. Agenda Pendakian Puncak Merapi, 08-09 Mei 2010 [baca…]
6. Agenda Pendakian Gn. Merbabu, 22-24 Maret 2012 [baca…]
7. Mendaki Gunung untuk menghargai hidup [baca…]

.

NB: Ada sih beberapa lagi catatan pendakian di gunung lainnya (Sumbing, Sindoro, dll), tapi sayang belum sempat di pindahkan ke komputer, eeh.. malah buku agendanya di curi orang… nasib.. 😦

Iklan

65 thoughts on “Adventure

    1. hehe…. gitu ya.???
      Hmmm… syukur deh kalau gt…
      Btw kpn mau kesana atau mengulang kesana….???
      “Pantang kembali sebelum mencapai puncak idaman”
      chayooooooooo

    1. wah keren tuh….
      aku juga rencananya malam satu syuro ini mau naik, tapi belum tau mau kamana, biasanya sama anak2 juga dadakan sih….
      okey juga, chayooo trus….

  1. mmmm,,,cm bisa membaca tulisan dan meliat foto2 yang beautiful view,,,dengan wajah M U P E N G!!!!
    FANTASTIK!!!!!! Keren abizzz… Lanjutkan petualangan hidupmu maz,,truz bagi2 ceritanya en pengalamannya. Klo ada kesempatan pengen dech sekali2 ikut berpetualang.

  2. makasih ya in atas kment dan spiritnya. okey tar diusahakan untuk membagi kisah yang dialami…
    ayo kpn mau ikutan??? hmm rencana dlm wkt dekat mo naik gng lagi nech…berminat??? hehe…

    1. hehe…. biasa aja pak…
      mungkin sampeyan malah lebih mantab dlm pendakiannya….
      pokoke “Pantang kembali sebelum mencapai puncak idaman”
      chayoo…

    1. oh silahkan aja… cuma apakah kita bisa? karena yang sering menjadi kendala adalah masalah waktu.. hehe…
      tapi seneng bgt ada yang bersedia ikutan… hmm da lama juga ga beradventure…

      1. tips untuk lewat jalur ayak-ayak (org sana sebut tanjakan ayek-ayek) jangan bawa carrier yg terlalu besar… banyak jalur yang harus menundukkan kepala.

  3. om oedi,.,. cb lewat jalur ayak-ayak…
    lebih menantang drpd jalur pariwisata… tetep tembus k ranu kumbolo… jalur yg biasa d pk penduduk klo mw mancing d ranu kumbolo….
    lewat depan pos jaga ranu pane…

    1. oh jalur ayak-ayak toh…
      hmm jelas menantang wong itu jalur kan maknyus tenan loh… hehe…
      naik dan turunnya sangat menantang… tp ternyata banyak warga yg memilih jalur ini loh utk ke ranu kumbolo atau
      ke hutan blok cemoro kandang… alasan mereka sih simpel, karena jalurnya cepat n ga panjang dan berlarut-larut seperti yg ada di jalur wisata…
      ok terimakasih utk infonya…

  4. Subhanallah, keren abiz bro!! thanks untuk liputannya yang keren…, salam kenal….., cinta ilahi? cintai alam ini….. smoga kan di erkenan-kan oleh-NYA mengintip sejumput surga yang lain di alam indonesia raya ini…….amiin…. 🙂

    1. Alhamdulillah bila memang demikian….
      Dan benar adanya bahwa kita mesti lebih banyak mengenal Allah SWT melalui alam semesta yang Dia ciptakan ini (Tadabbur alam), seperti para Nabi terdahulu yang mencurahkan perhatian khusus terhadap alam semesta untuk dapat mengenal Sang Khalik-Nya lebih jauh.
      Ikutilah jejak mereka dengan tidak mengesampingkan urusan yang lainnya…
      Terimakasih untuk kunjungan dan dukungannya… semoga bermanfaat.

    1. ini maksudnya utk ke Semeru ya???
      hmmm…. kalau ga salah dulu anggara per orangnya Rp.300.000,- (patungan utk biaya ongkos kendaraan + logistik, dll), biaya ini bisa diperkecil tergantung kebutuhan, tp kami ttp mengambil langkah siaga bahkan dg cadangan uang Rp. 200.000,- perorangnya, jd kisaran biaya yg aman utk perjalanan saat itu adalah Rp.500.000,- per orangnya. Kalau skr ga tau, kemungkinan akan bertambah besar karena semua biaya dan harga sudah naik terus sih….
      smoga bisa menjawab pertanyaanya…

      1. yup…. saya pikir juga gitu,,, emg kalu 500 rb saat skr ya mepet banget, apalagi kalu kita mau belanja utk sekedar kenang2an+oleh2…. hehe…. kami dulu aja sebenarnya udah lebih dr 500 rb, pokoke siapin aja uang agak lebih, biar aman n tenang selama perjalanan…..
        chayoo…

    1. Hehe… makasih ya udah mau mampir di page ini, moga bisa bermanfaat deh… 🙂
      Ayo… kapan kita kesana bareng?? hehe… kebetulan udah lama juga ga beradventure…. 🙂

    1. Alhamdulillahi robbil `alamin…
      Syukurlah kalau seneng… terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga mendatangkan manfaat… 🙂

    1. Waduh.. saya terakhir kesana tahun 2007, pasti gak sama dg anggaran utk sekarang…
      dulu sih patungan bertiga, peroranganya Rp.300.000, itu untuk biaya transportasi bus, logistik, bayar ongkos truk sayur dan bayar restribusi masuk kawasan…

    1. Oke boleh2 saja, senang malah.. tp lihat kondisi dulu.. karena skr sedang banyak tanggungjawab yg mesti diselesaikan…
      Btw dalam rangka apa ya?

    1. Mahal atau tidaknya ya tergantung jarak dan gunung apa yg di daki… relatif kok karena tergantung juga dengan niat dan fasilitas yg diinginkan…
      Wah maaf, daripada gunung2 itu, saya akan lebih memilih gunung ceremai, gede dan pangrango dunk.. hehe.. 🙂
      Okey.. makasih mbak Ayati atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. 🙂

      1. Nah loh… benar kan lebih baik ke gunung ceremai, gede atau pangrango toh? dari pada itu, yg ternyata cuma nama.. hehe.. 🙂

      2. Wey.. makin ngaco aja tuh… hehe… 😀
        Tapi biarlah begitu adanya.. yg penting punya nama, dari pada ga sama sekali kan malah lebih aneh lagi…

    1. Wa`alaikumsalam… salah kenal juga..
      Oh ya? wah syukurlah kalau berkenan, semoga bisa mendatangkan manfaat.. 🙂
      Wah ternyata pecinta alam juga neh? saya apresiasi banget kepada siapa aja yang sudi meluangkan waktunya untuk menikmati dan mencintai alam buatan Allah SWT ini, terlebih kalau ia mau ikut menjaga kelestariannya… ya sesempatnya dan kalau ada waktu luang, sering2lah menyatu dengan alam, karena dengan begitu akan tercipta ketenangan batin dan akan lahir pula banyak ide.. 🙂
      Okey… terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. 🙂

      1. Oh ya? wah syukurlah kalau gitu… semoga bermanfaat.. 🙂
        Okey pak bro, monggo silahken… sekses juga untuk sampeyan… 🙂

  5. wow…. keren keren…
    sebelumnya salam rimba dari saya anak remaja pecinta alam 73
    jadi begini, saya saat ini lagi mencari link atau orang yg bisa menemani saya ke semeru, untuk pengambilan nomor.. om oedi bisa bantu ga? ikut menemani saya dan teman2 saya, rencana saya akan berangkat bulan juni nanti 2013..
    kalo bisa balesya om

    trimakasih

  6. pngen ikutan mendaki gunung terutama gunung semerua,sebab aku punya saudara di sana,dekat pos pantau gunung semeru di gunung sawur candipuro lumajang.kapan ya bisa kesampaian??????

  7. kereeeeen,,,, Maha Besar ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.. mas,, gimana kalau kasih tau waktu kalau mau kesana lagi dan sekalian bantu teman-teman yang mau kesana tapi minim pengalaman.. mas nanti koordinir dan kita semua menjadi tambah teman dan keluarga.

    Jujur saya cinta pemandangan Indonesia dan Mahameru salah satunya yang ingin saya kunjungi..

    Terima Kasih,

    1. Wokey, terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. 🙂
      Hehehe.. dibalik pengambilan foto itu, ada peristiwa unik. Saat itu kami sempat terpaksa harus lari menghindar karena ada letusan sangat keras dari dalam kawah. Kemudian dalam letusan itu terdapat kepulan asap hitam bercampur debu vulkanik yang disertai kilatan petir dan percikan batu yang membara… Pokoknya menegangkan sekaligus menakutkan semua pendaki yang ada saat itu.. Nah, setelah agak reda barulah kami berani mendekat dan mengambil foto yang di atas, tentunya minta tolong sama pendaki lainnya.. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s