Nubuwat Perang Besar Akhir Zaman

Wahai saudaraku. Kehidupan di zaman ini telah mendekati akhirnya. Akan ada proses transisi dari periode zaman ke tujuh ini (Rupanta-Ra) menuju ke periode zaman ke delapan nanti (Hasmurata-Ra). Peristiwa ini adalah tanda-tanda sebelum datangnya Hari Kiamat. Oleh karena itu, sekedar untuk mengingatkan, maka disini kami berikan Hadits-Hadits dan keterangan yang menjelaskan tentang beberapa hal. Yaitu nubuwat (berita masa depan) tentang perang terbesar (al-Malhamah al-Kubro) yang akan terjadi nanti, hadirnya Imam Mahdi, keluarnya dajjal dan beberapa tanda-tanda yang ternyata sudah, sedang dan akan terjadi nanti. Semua ini hanya bertujuan agar kita bisa lebih mawas diri dan tetap mempersiapkan diri sebaik mungkin. Apalagi kalau bukan untuk keselamatan dan kebahagiaan bersama.

Adapun di antara Hadits-Hadits tersebut yaitu:

Continue reading “Nubuwat Perang Besar Akhir Zaman”

Iklan

Pusaka Warisan dan Perang Antar Dimensi

Wahai saudaraku. Kisah ini terjadi pada masa yang sudah begitu lama. Saat itu, kehidupan di muka Bumi ini relatif aman dengan begitu banyaknya negeri yang dipimpin oleh orang-orang yang hebat dan sakti. Di setiap kerajaannya pasti memiliki benda pusaka yang menjadi andalan. Di dapatkan dengan cara yang tidak mudah, penuh perjuangan dan memang sudah menjadi hak dari setiap kerajaan yang bersangkutan.

Pada masa itu, selain peradaban manusia sudah tinggi, mereka juga sangat mengedepankan kemampuan olah batin. Ilmu kanuragan dan kadigdayan adalah kebanggaan utama bagi siapapun yang bisa menguasainya. Karena itulah, mulai dari yang muda sampai ke yang tua sering berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik. Siapapun yang sakti akan semakin dihormati dan martabatnya terus meningkat. Ini pula yang menjadi motivasi bagi semua orang. Tapi, seperti pisau yang bermata dua, maka hal itu bisa menjadi sumber masalah. Keadaan dunia pun menjadi panas dan kerap terjadi pertikaian.

Continue reading “Pusaka Warisan dan Perang Antar Dimensi”

Ketenangan Jiwa

Wahai saudaraku. Hidup ini adalah penantian yang panjang. Bila kau berada di dalam sesuatu hal, jangan mengharapkan hal yang lain. Jangan menginginkan yang lain, baik itu lebih tinggi atau yang lebih rendah. Tetaplah dalam keadaanmu yang sekarang dan jangan berpindah kecuali terpaksa. Terpaksa disini artinya kau sudah diperintahkan oleh-NYA terus menerus sampai kau tak dapat lagi menolaknya. Tapi janganlah ini dianggap sebagai izin khusus, karena bisa jadi itu hanya sebagai jebakan-NYA saja. Jebakan halus untuk terus mengujimu sampai kau lulus dalam pendidikan-NYA.

Continue reading “Ketenangan Jiwa”

Ratu Tiyasati: Pemimpin Besar Nusantara

Wahai saudaraku. Kisah ini terjadi pada hitungan lebih dari tiga ribu tahun sejak periode zaman ke tujuh (Rupanta-Ra) dimulai, atau sekitar 13.000-17.000 tahun silam. Saat itu manusia sudah kembali menyebar di sepenjuru Bumi. Mereka terbagi ke dalam ±65 kerajaan, dimana mereka pun hidup dalam dinamika yang menarik. Belum pernah terjadi pertempuran besar, karena semua persoalan di antara mereka masih bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Hingga semuanya berubah sejak banyak manusia, terutama pemimpinnya mulai lupa diri dan senang mengikuti angkara murka.

Adapun tokoh yang diceritakan disini adalah sosok yang luar biasa dan menjadi pemimpin yang terbaik. Tak ada bedanya dengan kaum laki-laki, sang ratu pernah mengukir namanya dalam deretan pahlawan besar dunia. Sama dengan Dewi Sridana, ia juga memiliki kemampuan di atas rata-rata manusia dan mampu memimpin dengan cerdas dan bijaksana. Dibawah pemerintahannya, keadaan manusia menjadi lebih baik dan sejahtera.

Nah, untuk lebih jelasnya mari ikuti penelusuran berikut ini:

Continue reading “Ratu Tiyasati: Pemimpin Besar Nusantara”

Urtalium: Zaman Peri Terakhir

Wahai saudaraku. Dalam kesempatan ini, kami akan berbagi kisah tentang kehidupan bangsa Peri yang terakhir kali tinggal di Bumi. Apa yang terjadi dalam sejarah mereka tak kalah mengagumkan dengan kisah perjalanan hidup manusia. Mereka adalah bangsa yang di anugerahi kecerdasan, fisik yang menawan dan umur yang sangat panjang. Banyak kelebihan dari mereka yang umumnya di atas rata-rata umat manusia. Karena kebijaksanaannya, di masa lalu banyak pemimpin manusia yang belajar atau berdiskusi dengan mereka. Tujuannya adalah untuk membangun peradaban yang lebih baik.

Sebagaimana manusia, maka kehidupan bangsa Peri di muka Bumi ini juga tetap sesuai dengan hukum yang berlaku di alam semesta pada umumnya. Mereka juga harus mencari rezeki dan membangun peradaban dengan tangan mereka sendiri, bahkan harus ikut berperang sebanyak beberapa kali demi mempertahankan hak dan prinsip mereka. Dan seperti halnya manusia, pada akhirnya mereka juga harus berhadapan dengan kegelapan untuk bisa ikut menjaga keseimbangan dunia. Kadang mereka harus berkoalisi dengan bangsa manusia, tapi tidak jarang pula mereka pun harus berjuang sendiri. Kegelapan itu memang telah menjadi musuh dari bangsa Manusia dan Peri selamanya.

Nah, untuk lebih jelasnya, mari ikuti uraian berikut ini:

Continue reading “Urtalium: Zaman Peri Terakhir”

Azkariyah: Negeri di Penghujung Zaman

Wahai saudaraku. Terdapatlah kisah pada masa akhir periode zaman ke enam (Nusanta-Ra) yang berlangsung sekitar 17.000-25.000 tahun silam. Saat itu berdirilah sebuah kerajaan yang tersohor di seantero dunia. Sudah ada sekitar 30-an orang hebat yang berkuasa di negeri yang bernama Azkariyah itu. Selama itu, kehidupan disana berjalan dengan lancar dan damai. Mereka pun hidup dalam kemakmuran tanpa ada masalah yang berarti. Di masa kejayaannya, kerajaan inilah yang terhebat.

Selama lebih dari 2.500 tahun, kekayaan dan kekuasaan kaum Himazah itu (pendiri kerajaan Azkariyah) kian bertambah. Baik di daratan maupun di lautan mereka terlihat semakin berjaya, sampai masa pemerintahan Raja Muntanah (raja ke-35). Namun tanda-tanda kemerosotan sudah mulai muncul; karena para pangeran tak begitu cakap dalam meneruskan kepemimpinan sang ayah. Terlebih para bangsawan pun mulai merasa tidak puas jika harus berada dibawah bayang-bayang sang raja. Atas bujukan dari sekelompok orang dan atau kemauannya sendiri, di antara para bangsawan itu lalu berusaha melepaskan diri. Mereka ingin mendirikan kerajaan sendiri yang sesuai dengan keinginannya. Keadaan pun menjadi tidak stabil, dan akhirnya berubah menjadi kekacauan dan bencana. Banyak pertempuran yang menguras energi, nyawa dan harta benda. Kemaharajaan Azkariyah tersebut akhirnya mengalami kemunduran.

Untuk lebih jelasnya, mari ikuti penelusuran berikut:

Continue reading “Azkariyah: Negeri di Penghujung Zaman”

Menaklukkan Diri Sendiri

Wahai saudaraku. Bila kau melihat dunia, maka berhati-hatilah terhadapnya. Waspadalah dengan tipuannya tentang kenikmatan yang seolah-olah indah tetapi sebenarnya sangat buruk dan merugikan. Jika menyentuhnya, siapapun bisa terkecoh dan mengabaikan kemudharatan lalu senang dengan janji palsunya. Akibatnya, seseorang hanya akan terus mengikuti hasrat keinginannya, senang menonjolkan diri dan selalu pamrih, sehingga tanpa sadar mengeluarkan bau busuk. Yang kian lama semakin bertambah busuk, menyengat dan sangat menjijikkan.

Maka dari itu, palingkanlah penglihatanmu dari segala kepalsuan dunia ini. Tutuplah penciumanmu dari kebusukan syahwatnya, agar engkau aman darinya dan segala tipu dayanya; sedangkan bagianmu menghampiri segera dan engkau pun menikmatinya. Dan sadarkanlah dirimu dengan lenyap dari pandangan makhluk, dari kemauanmu, dan dari dirimu sendiri. Hiduplah dalam bahtera cinta-NYA yang murni, dengan sepenuhnya memutuskan diri dari makhluk dan dunia ini. Buanglah segala upaya memperoleh sarana-sarana duniawi dan berhubungan dengan mereka demi suatu manfaat. Tetapi pasrahkan semua itu hanya kepada-NYA, karena DIA-lah pemilik dari segalanya sejak awal hingga akhir.

Continue reading “Menaklukkan Diri Sendiri”