Diposkan pada Kabar_ku, Puisi_ku, Tentang_ku, Tulisan_ku

Terasing di Keramaian

Wahai kekasihku.
Kali ini aku tak berharap kau mengasihi ku, tak pula ingin engkau mempedulikan ku.
Aku hanya ingin berkata dengan tulus, maka dengarkanlah. Lanjutkan membaca “Terasing di Keramaian”

Iklan
Diposkan pada Info Terbaru, Tulisan_ku

Kitab Nirartha Prakretha : Di Antara Mahakarya Mpu Prapanca

Wahai saudaraku. Selama ini orang-orang lebih mengenal Mpu Prapanca sebagai penulis dari kitab Nagarakretagama. Hanya sebatas itu saja, dan tak banyak yang mengetahui bahwa beliau juga telah menuliskan beberapa kitab lainnya. Kitab-kitab tersebut begitu luar biasa dan sarat akan makna kehidupan yang mendalam. Sangat relevan untuk dijadikan pedoman, khususnya bagi kita yang hidup di masa kini.

Oleh sebab itu, maka dalam tulisan ini kami akan mengulas tentang sebuah kitab lain yang merupakan karya agung dari Mpu Prapanca. Diberi nama Nirartha Prakretha, dan ditulis di atas lembaran daun lontar. Kitab ini adalah sebuah kakawin (puja sastra) yang adi luhung, yang memuat berbagai falsafah dan hakekat kehidupan. Ditemukan satu paket dengan kakawin Nagarakretagama dan kakawin Sugataparwa Warnana pada tahun 1894 di Puri Cakranegara, Lombok oleh J.L.A. Brandes. Ketiganya (Nagarakretagama, Sugataparwa Warnana dan Nirartha Prakretha) adalah karya dari seorang mantan pejabat keagamaan Buddha yang bernama Dang Acharya Nadendra.

Lanjutkan membaca “Kitab Nirartha Prakretha : Di Antara Mahakarya Mpu Prapanca”

Diposkan pada Buku_ku, Info Terbaru, Tulisan_ku

Keistimewaan Nusantara (2)

Wahai saudaraku. Rasanya malu untuk menyampaikan artikel ini, sebab ia terkait dengan warisan para leluhur kita. Tentang sikap yang adi luhung, yang menjadi ciri khas bangsa Nusantara yang sesungguhnya. Terlebih diri ini pun merasa belum mampu untuk mengikuti jejak mereka, padahal itulah yang akan mengantarkan setiap pribadi ke dalam mahligai kebahagiaan yang sejati. Siapapun yang mau mengikutinya bisa mencapai kesempurnaan hidup dan membangun peradaban yang gemilang.

Ya. Satu anggapan yang keliru bila tetap mengira bahwa kehidupan di Nusantara pada masa lalu adalah primitif. Karena disaat bangsa Eropa masih tinggal di gua-gua – lantaran sedang memasuki zaman kegelapan (dark ages), para leluhur kita justru sudah memiliki peradaban yang tinggi dan mengagumkan (tentang hal ini sudah kami bahas di artikel: Keistimewaan Nusantara (1)). Dan itu tidak hanya sebatas urusan bangunannya saja, melainkan juga sampai kepada urusan sastra dan falsafah hidupnya. Leluhur kita adalah sosok yang arif dan bijaksana. Mereka telah hidup dengan menembus batas-batas keduniawian.

Lanjutkan membaca “Keistimewaan Nusantara (2)”

Diposkan pada Buku_ku, Info Terbaru, Puisi_ku, Tulisan_ku

Jalan Kembali

Wahai saudaraku, duhai jiwa yang merindukan kedamaian. Kesuksesan dari seorang pribadi itu tidaklah hanya ketika ia masih hidup di atas dunia ini saja, tetapi bagaimana ia mengakhirinya nanti. Bukan dari tingginya kedudukan, banyaknya kepemilikan, atau seberapa terkenalnya dia, tetapi apakah rasa bahagia tetap bersamanya atau justru kecemasan saja yang tersisa? Apakah ketenangan yang ia rasakan, atau malah takut dan gundah gulana saja yang ada?

Lanjutkan membaca “Jalan Kembali”

Diposkan pada Buku_ku, Info Terbaru, Puisi_ku, Tulisan_ku

Kematian Sempurna

Wahai saudaraku. Pada dasarnya semua orang itu selalu berada di depan pintu kematian, hanya saja mereka sering tidak menyadarinya. Lantas apa yang sebaiknya di lakukan oleh setiap pribadi? Jawabannya adalah dia harus menghilangkan perasaan cinta pada kehidupan jasmaninya, dan hanya mengingat kepada Hyang Aruta (Tuhan YME). Ia pun harus mengendalikan pikiran dengan kekuatan batinnya, karena sejatinya pikiran itu harus bisa mengendalikan nafsu-nafsunya.

Lanjutkan membaca “Kematian Sempurna”

Diposkan pada Info Terbaru, Tulisan_ku

Antamapura Arthaya

Wahai saudaraku. Kita sudah hidup di akhir zaman ke tujuh ini (Rupanta-Ra). Jika mau jujur, maka ada banyak keresahan di hati lantaran waktu pergantian zaman telah semakin dekat. Dan kegundahan itu kian bertambah oleh sebab kondisi dunia ini yang sudah begitu parahnya. Tak ada lagi kedamaian yang sesungguhnya, karena hukum dan aturan Tuhan kian banyak di abaikan, tidak lagi menjadi yang utama. Pembangkangan terus merajalela dan kemunafikan telah menjadi hal yang biasa, bahkan semakin digemari.

Lanjutkan membaca “Antamapura Arthaya”

Diposkan pada Buku_ku, Info Terbaru, Tulisan_ku

Mardum : Batas Waktu Dunia

Wahai saudaraku. Beberapa waktu yang lalu, di dalam tulisan yang lain kami pernah mengangkat kisah tentang pergantian zaman. Kali ini pun sama namun jalan ceritanya berbeda. Lantas mengapa ini kami sampaikan? Karena sekarang kita sudah berada di akhir zaman ke tujuh ini (Rupanta-Ra). Tidak berapa lama lagi kejadian di masa silam akan terulang kembali. Akan datang peristiwa yang menggemparkan sebagai bukti bahwa hukum dan aturan Tuhan selalu ada dan mengikat. Kebenaran dan keadilan yang sesungguhnya akan kembali ditegakkan di Bumi ini.

Nah untuk mempersingkat waktu, mari ikuti cerita berikut ini:

Lanjutkan membaca “Mardum : Batas Waktu Dunia”