Zamtine Hura

Sal ayumi. Ahe nabta hiyan siture kazak man sahilah bur uora kubis. Alet metam biha andalih bre natto kemang tahastu hijam. Makayi anah een dani salu naghte lawut yona kassut. Yoda maktur nihat manul, kasiyam jahu watunah orakh. Maazat hakayi nero sabatur keram tal higa dare kosesah. Ya’ijah kanin mel tabani garo mukera seyakh. Han saliat kanowa betsa, zamtine hura koyat. Nisen talung atri masiye naluka higam tabak mastruwan.

Mayase nakel hayan terao jabi kayate nasbit hasaru. Oyam taw henak masu kowal jah arate makudin pram tatano. Halleh anare syan irinah fuya esbahum wazdah halaki yamuta batur. Yaso mantere kayuh bil Haspala 01, Mallayase 03, Atruwana 02, Hindaya 04, Aruba 07, Afrah 05, Harupa 08, Altani 06, Yamak 09 an Sebahi 10 halisan kayamuh. Syemat arate naca hisabatur karuya ken asahe maktah uraneka salapu. Meya kane safta he Rupanta-Ra iniham talung biyah komena giya oraghatar. Lanjutkan membaca “Zamtine Hura”

Iklan

Ermadala Yarum

Ya muyya. Ell agani asy hamaruh duin te nali ayatir. Wan uttu dinay sar haltin, bisuna reyal mawuda tatsah. Sabagani harikan tujana bilatuh rwandiyal abwatasa nifahasu. Taruta niyalin disya wel hayan tatasu gatsun. Kamuru daniyaz matsu ratiha massuta hiya Nusanta-Ra. Tabta arokan hiyadyas misala wayuran nelahatur astinayan. Umse likalin has Jawahiya wantana hile Swarna batinta harukan diyaz. Solamatu ja’ikan tabru hamassuta seyam almenayam. Metta amate ruken atrumana kahit amarufa hen akaniya anayen.

Lelana tafanu kari hasaruma kasihatan bayani ollman tasani. Yahaning tasinu hujjah maltani, bayan tamisah semyam taniyah. Murren akhna kasile mayena basunata abwani. Mahigam talani batan makruta swahin majaye tasarutta. Gharah madiran tah anekya hamani bisyara bashiruh, hagirah hagiruh, mayuran hamata usta manahi. Yaloma tanni musta hariman ukala yaju manaju keram hisyam. Lanjutkan membaca “Ermadala Yarum”

Keseimbangan Perilaku

Wahai saudaraku. Dalam kehidupan yang sejati itu ada yang disebut dengan lahiriah dan batiniah. Keduanya merupakan laku hidup yang tak terpisahkan, bagaikan napas dan kehidupan dari seorang makhluk. Sehingga jika ditunaikan dengan benar, maka yang di dapatkan adalah kebahagiaan dan keselamatan. Sebaliknya, jika salah melakoni atau tidak memahaminya, maka hanya akan menyebabkan kerugian.

Karena itu berhati-hatilah dengan berbagai perangkap kehidupan ini. Di antaranya seperti tubuh (jasadiah), akal pikiran, dan hasrat keinginanmu. Ketiganya itu akan terus merasakan hal-hal yang bersifat rendah (materi, syahwat, keduniawian), bahkan amat terikat dan sangat cinta kepadanya. Tak ada cara untuk lepas darinya, kecuali dengan tetap menggunakan hati nurani yang bersih. Dan jika ini terus saja di lakukan dengan tekun, maka dirimu bisa mencapai kesempurnaan hidup.

Lanjutkan membaca “Keseimbangan Perilaku”

Ketenangan Jiwa

Wahai saudaraku. Hidup ini adalah penantian yang panjang. Bila kau berada di dalam sesuatu hal, jangan mengharapkan hal yang lain. Jangan menginginkan yang lain, baik itu lebih tinggi atau yang lebih rendah. Tetaplah dalam keadaanmu yang sekarang dan jangan berpindah kecuali terpaksa. Terpaksa disini artinya kau sudah diperintahkan oleh-NYA terus menerus sampai kau tak dapat lagi menolaknya. Tapi janganlah ini dianggap sebagai izin khusus, karena bisa jadi itu hanya sebagai jebakan-NYA saja. Jebakan halus untuk terus mengujimu sampai kau lulus dalam pendidikan-NYA.

Lanjutkan membaca “Ketenangan Jiwa”

Menaklukkan Diri Sendiri

Wahai saudaraku. Bila kau melihat dunia, maka berhati-hatilah terhadapnya. Waspadalah dengan tipuannya tentang kenikmatan yang seolah-olah indah tetapi sebenarnya sangat buruk dan merugikan. Jika menyentuhnya, siapapun bisa terkecoh dan mengabaikan kemudharatan lalu senang dengan janji palsunya. Akibatnya, seseorang hanya akan terus mengikuti hasrat keinginannya, senang menonjolkan diri dan selalu pamrih, sehingga tanpa sadar mengeluarkan bau busuk. Yang kian lama semakin bertambah busuk, menyengat dan sangat menjijikkan.

Maka dari itu, palingkanlah penglihatanmu dari segala kepalsuan dunia ini. Tutuplah penciumanmu dari kebusukan syahwatnya, agar engkau aman darinya dan segala tipu dayanya; sedangkan bagianmu menghampiri segera dan engkau pun menikmatinya. Dan sadarkanlah dirimu dengan lenyap dari pandangan makhluk, dari kemauanmu, dan dari dirimu sendiri. Hiduplah dalam bahtera cinta-NYA yang murni, dengan sepenuhnya memutuskan diri dari makhluk dan dunia ini. Buanglah segala upaya memperoleh sarana-sarana duniawi dan berhubungan dengan mereka demi suatu manfaat. Tetapi pasrahkan semua itu hanya kepada-NYA, karena DIA-lah pemilik dari segalanya sejak awal hingga akhir.

Lanjutkan membaca “Menaklukkan Diri Sendiri”

Perang Besar Universal

Lihatlah wahai semua!
Matahari terbenam dikelilingi api hitam yang berkobar.
Meskipun negeri manusia telah lama berada dibawah perlindungan para kesatria,
Aku khawatir pertempuran dahsyat itu akan segera terjadi disini.
Dan heningkanlah ciptamu lalu rasakan dengan hatimu,
Bahwa kini senja membawa pertanda akhir dan kejatuhan dari banyak perkara,
Sementara perubahan keadaan dunia akan kembali terjadi,
Lebih keras dan tanpa bisa dihindari lagi.

Lanjutkan membaca “Perang Besar Universal”

Nur`amunatanam

Ya anmu. Antabahikam inmanuya wamanilam sabhiyalam kuwasar’ina, mijbahu libantaru syifanari uswarinta wratinti hallaikah. Airatama hinamagna syiyalasa ambahani relikal atartura maniyakana jaihikan. Masbihali raksamaya miridabum urtamfari hanikmaratwa lekadayani mahisananta. Swalutas ruhisa vranami latukandiya arwanumagna parudahis al’atani ruhiyanumasya. Lanjutkan membaca “Nur`amunatanam”