Puisi_ku

Sell Emrah

Posted on Updated on

Ya asmina. Nasy’asikan hunakayabinah abwayarukhin surayatunis bharahuwayah kisharutayamus nahikantadha. Renudiyatuka urtavadaras syahikantasum rewastinamun irfatanuwasa huryabanusin. Ratikanuyah mabusyiraham uswahayaniya lastahinabaswa rudhamayaruh. Modettanayal henakataram wirdhanabasya ulnatahiyawarunggha sellahaniyasah.

Baca entri selengkapnya »

Liburan Panjang

Posted on Updated on

Meskipun tak terlihat, aku terus merasakannya di dalam hati bahwa diri ini kian hampa.
Tak ada lagi pelipur yang dapat membuatku bertahan.
Lebih lama maka aku tak kuasa dengan kondisi ini.
Aku lelah, bagai tiang yang keropos termakan waktu.
Aku butuh liburan panjang,
Liburan yang tak perlu untuk kembali. 

Baca entri selengkapnya »

Menuju Keikhlasan (1)

Posted on

Sesungguhnya tidaklah sampai seseorang itu bila ia tidak pernah mengetahui tentang cara dalam menjalani keikhlasan. Terlebih tentang jalan keikhlasannya, maka siapapun harus tahu terlebih dulu apa dan bagaimana keadaan jalannya. Barulah setelah itu ia akan bisa melintasi jalan-jalan keikhlasan hingga bisa menuju pada keikhlasan dalam arti yang sebenarnya.

Banyak yang ingin menuju keikhlasan dalam hidupnya, tetapi sayang ia lupa bahwa dirinya harus mengetahui dulu tentang bagaimana caranya untuk bisa menjalani keikhlasan itu. Ibarat ingin membangun sebuah rumah yang megah, maka perlu dirancang sesuai dengan kaidah yang benar dalam bidang arsitektur dan pertukangannya. Karena tujuan tidak akan pernah tercapai bila cara dan jalannya tidak diketahui. Begitulah kodrat yang telah ditetapkan oleh Sang Penguasa Jagat di dalam setiap bentuk kehidupan dunia ini.

Baca entri selengkapnya »

Tibanya Masa Penghakiman

Posted on

Kegelapan merambah, bayang-bayang pun datang bergelombang.
Dari lautan dan udara mereka terus bergerak dan melibas apapun yang ada dihadapannya. 
Niat mereka merampas, tujuan mereka adalah menguasai.
Dari tepi pantai sampai ke pedalaman, satu persatu daratan jatuh dalam kekuasaan mereka.
Dan di negeri zamrud yang pilu, darah segar telah tertumpah.
Tak dapat lagi dibendung oleh segala daya upaya.
Tinggal satu lagi yang tersisa, yaitu harapan dan doa keharibaan-Nya.

Baca entri selengkapnya »

Dharma Kesatria dan Hakekat Perang Besar

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Ketika orang-orang telah mengetahui apa yang menjadi harapan dan kebutuhannya, maka revolusi akan tiba. Siapapun pasti menghadapi pilihan untuk menjadi budak atau bangkit sebagai pribadi yang merdeka. Beruntunglah bagi yang berhasil merdeka, dan rugilah untuk yang tetap sebagai budak – sadar atau tidak disadarinya, sebab ia telah mati walaupun dalam keadaan hidup.

Dan kita memiliki kesempatan bergabung untuk hidup sebagai para kesatria. Sebaliknya, silahkan saja pilih untuk tidak ikut bergabung, alias tetap menjadi budak. Hanya saja itu berarti melawan kaum revolusioner dan menginginkan perang terbuka. Dan memang tak sedikit orang yang hidup saat ini hanya demi mereka (para elit) yang sebenarnya sangat membencinya. Disisi lain mereka itu (para elit) juga takut dan tak ingin banyak orang yang hidup baik dan mengenali diri sejatinya. Mereka (para elit) adalah para penjahat yang hidup di atas tipu daya dan memanfaatkan orang lain. Merekalah para pengabdi kegelapan – meskipun tidak semuanya.

Baca entri selengkapnya »

Kesucian Diri (1)

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Mereka yang sadar bahwa hidup di dunia ini hanyalah sementara, tentunya tidak akan rakus dengan harta, jabatan, popularitas, dan kesenangan, apalagi perbuatan yang sia-sia, yang jahat dan menyimpang dari kebenaran. Ia memang tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, tapi semua itu hanyalah sebatas kendaraan saja, bukan tujuan utamanya. Dan saat mengamalkan kebaikan dalam hidupnya, seorang yang telah sadar diri itu selalu berpikir bahwa kematian akan datang esok hari, hingga kemalasannya pun menghilang.

Baca entri selengkapnya »

Panggilan Ibu Pertiwi

Posted on

Asal kami dari tanah, hidup kami dari lautan.
Tumbuh kami dari udara, dewasa kami dari api yang membara.
Dan cahaya sinar telah merasuki jantung hati.
Semangat juang makin beriak tak pernah diam.

Baca entri selengkapnya »