Puisi_ku

Tai Chi Master

Posted on Updated on

Ini adalah tentang Chi (energi kehidupan),
Bukan manual seni beladiri.
Jika dirimu masih bingung,
Maka carilah dulu kedamaian yang hakiki.
Kau harus menemukannya, agar jiwamu bebas merdeka.

Adapun masa lalu telah menciptakan siapa dirimu kini.
Seharusnya itu tidak menjadi beban dalam hati dan pikiranmu lagi.
Kau harus terus maju dan melakukan perubahan yang terbaik.
Dan turunkan saja bebanmu itu,
Larilah menuju kehidupan yang baru.

Baca entri selengkapnya »

Dibalik Pintu Kehinaan Diri

Posted on

Wahai saudaraku. Jika engkau melihat popularitasmu dengan mata batin yang sejati, kau akan mengetahui bahwa cahaya-NYA telah memudar dari hatimu. Selama engkau masih memakai baju kebesaranmu atau belum memadamkan api kepintaranmu, maka sesungguhnya engkau masih tertipu. Yang demikian itu bukanlah kemuliaan sejati, karena masih terbelenggu dari sesuatu kecuali DIRI-NYA. Pun oleh ego dan kebanggaan diri sendiri.

Baca entri selengkapnya »

Mengosongkan Diri

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Kosong adalah sebuah ungkapan yang menunjukkan tidak adanya sesuatu. Sejak awal hingga akhir seharusnya tetaplah seperti itu. Hanya saja dalam kenyataan waktu yang bergulir, maka keadaan kosong ini bisa berubah, alias bisa saja ada isinya. Dan jika itu sampai terjadi, artinya tidak lagi bisa disebut kosong, alias sudah berisi.

Nah, hal ini jika dikaitkan dengan kondisi seseorang, maka yang disebut mengosongkan diri itu adalah berhasil menghilangkan segala yang ada di dalam diri sendiri. Di antaranya seperti ego, ke-aku-an diri, dan beragam jenis hasrat keinginan. Akal pikiran, bahkan perasaan pun harus menjadi “nol” untuk bisa disebut kosong. Karena itulah diperlukan tingkat penyerahan diri yang tinggi, alias sepenuhnya. Dan siapapun bisa mewujudkannya, asalkan ia tekun dalam mengasah dirinya – secara lahir batin.

Baca entri selengkapnya »

Diri Yang Terpilih

Posted on Updated on

Tidak semua jiwa berada dalam ketenangan hakiki. 
Tidak semua hati yang tercerahkan.
Siapapun akan diseleksi dengan ketat.  
Setiap orangnya akan mengikuti ujian berat.
Alam yang menjadi jurinya. 
Bumi yang memilih siapakah yang tetap berpijak padanya.

Ya. Alam yang menanti,
Alam yang menyiapkan segalanya,
Dan alam pula yang memberikan pertanda-NYA.
Sebuah isyarat bagi dunia.  
Isyarat untuk setiap kehidupan di Bumi.
Tentang kisah lama yang sering diabaikan,
Namun kini semakin terbukti kebenarannya.

Baca entri selengkapnya »

Tahu Diri

Posted on Updated on

Seperti anganku untuk menyatu dengan dirimu.
Apa yang lebih alami dari pada air mata yang membasahi pipi?
Sungguh tak ingin diriku mengikuti hampa dalam hidup ini.
Tak mau pula aku menjauh darimu yang telah menyihirku.

Namun, meskipun seberapa kuatnya hasrat yang ku miliki.
Kau tak ubahnya permata di tempat yang sangat tinggi.
Sulit untukku mengapaimu, seberapa pun aku telah berusaha.
Kau terus menjauh tanpa bisa ku ikuti.

Baca entri selengkapnya »

Meraih Ketenangan Batin

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Seiring berjalannya waktu, kehidupan di atas dunia ini terus dipenuhi dengan lika-likunya yang beragam. Kadang semuanya itu sampai mendesak kita dan akhirnya membuat diri menjadi gundah dan merasakan sedih. Nah, pada saat seperti itulah kita pun menginginkan ketenangan batin, sebab hanya dengan begitulah kita akan mampu bertahan lebih lama.

Baca entri selengkapnya »

Menuju Keheningan

Posted on

Wahai saudaraku. Terkadang kita sulit untuk menentukan keinginan diri sendiri karena terpengaruh oleh anggapan dan pemahaman orang lain. Semuanya terjadi lantaran kita telah jarang berdiskusi dengan diri kita sendiri, bahkan mungkin tak pernah sama sekali. Dan itu bisa dibuktikan dengan tidak rajinnya kita dalam ber-muhasabah (introspeksi diri), tadabbur (menambah ilmu pengetahuan), dan tafakur (merenung, meditasi, semedhi). Sebab, orang yang rajin melakukan ketiganya itu akan terbimbing jalan hidupnya. Ia pun dapat berbuat yang sesuai dengan kebenaran sejati.

Baca entri selengkapnya »

Sell Emrah

Posted on Updated on

Ya asmina. Nasy’asikan hunakayabinah abwayarukhin surayatunis bharahuwayah kisharutayamus nahikantadha. Renudiyatuka urtavadaras syahikantasum rewastinamun irfatanuwasa huryabanusin. Ratikanuyah mabusyiraham uswahayaniya lastahinabaswa rudhamayaruh. Modettanayal henakataram wirdhanabasya ulnatahiyawarunggha sellahaniyasah.

Baca entri selengkapnya »

Liburan Panjang

Posted on Updated on

Meskipun tak terlihat, aku terus merasakannya di dalam hati bahwa diri ini kian hampa.
Tak ada lagi pelipur yang dapat membuatku bertahan.
Lebih lama maka aku tak kuasa dengan kondisi ini.
Aku lelah, bagai tiang yang keropos termakan waktu.
Aku butuh liburan panjang,
Liburan yang tak perlu untuk kembali. 

Baca entri selengkapnya »

Menuju Keikhlasan (1)

Posted on

Sesungguhnya tidaklah sampai seseorang itu bila ia tidak pernah mengetahui tentang cara dalam menjalani keikhlasan. Terlebih tentang jalan keikhlasannya, maka siapapun harus tahu terlebih dulu apa dan bagaimana keadaan jalannya. Barulah setelah itu ia akan bisa melintasi jalan-jalan keikhlasan hingga bisa menuju pada keikhlasan dalam arti yang sebenarnya.

Banyak yang ingin menuju keikhlasan dalam hidupnya, tetapi sayang ia lupa bahwa dirinya harus mengetahui dulu tentang bagaimana caranya untuk bisa menjalani keikhlasan itu. Ibarat ingin membangun sebuah rumah yang megah, maka perlu dirancang sesuai dengan kaidah yang benar dalam bidang arsitektur dan pertukangannya. Karena tujuan tidak akan pernah tercapai bila cara dan jalannya tidak diketahui. Begitulah kodrat yang telah ditetapkan oleh Sang Penguasa Jagat di dalam setiap bentuk kehidupan dunia ini.

Baca entri selengkapnya »

Tibanya Masa Penghakiman

Posted on

Kegelapan merambah, bayang-bayang pun datang bergelombang.
Dari lautan dan udara mereka terus bergerak dan melibas apapun yang ada dihadapannya. 
Niat mereka merampas, tujuan mereka adalah menguasai.
Dari tepi pantai sampai ke pedalaman, satu persatu daratan jatuh dalam kekuasaan mereka.
Dan di negeri zamrud yang pilu, darah segar telah tertumpah.
Tak dapat lagi dibendung oleh segala daya upaya.
Tinggal satu lagi yang tersisa, yaitu harapan dan doa keharibaan-Nya.

Baca entri selengkapnya »

Dharma Kesatria dan Hakekat Perang Besar

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Ketika orang-orang telah mengetahui apa yang menjadi harapan dan kebutuhannya, maka revolusi akan tiba. Siapapun pasti menghadapi pilihan untuk menjadi budak atau bangkit sebagai pribadi yang merdeka. Beruntunglah bagi yang berhasil merdeka, dan rugilah untuk yang tetap sebagai budak – sadar atau tidak disadarinya, sebab ia telah mati walaupun dalam keadaan hidup.

Dan kita memiliki kesempatan bergabung untuk hidup sebagai para kesatria. Sebaliknya, silahkan saja pilih untuk tidak ikut bergabung, alias tetap menjadi budak. Hanya saja itu berarti melawan kaum revolusioner dan menginginkan perang terbuka. Dan memang tak sedikit orang yang hidup saat ini hanya demi mereka (para elit) yang sebenarnya sangat membencinya. Disisi lain mereka itu (para elit) juga takut dan tak ingin banyak orang yang hidup baik dan mengenali diri sejatinya. Mereka (para elit) adalah para penjahat yang hidup di atas tipu daya dan memanfaatkan orang lain. Merekalah para pengabdi kegelapan – meskipun tidak semuanya.

Baca entri selengkapnya »

Kesucian Diri (1)

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Mereka yang sadar bahwa hidup di dunia ini hanyalah sementara, tentunya tidak akan rakus dengan harta, jabatan, popularitas, dan kesenangan, apalagi perbuatan yang sia-sia, yang jahat dan menyimpang dari kebenaran. Ia memang tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, tapi semua itu hanyalah sebatas kendaraan saja, bukan tujuan utamanya. Dan saat mengamalkan kebaikan dalam hidupnya, seorang yang telah sadar diri itu selalu berpikir bahwa kematian akan datang esok hari, hingga kemalasannya pun menghilang.

Baca entri selengkapnya »

Panggilan Ibu Pertiwi

Posted on

Asal kami dari tanah, hidup kami dari lautan.
Tumbuh kami dari udara, dewasa kami dari api yang membara.
Dan cahaya sinar telah merasuki jantung hati.
Semangat juang makin beriak tak pernah diam.

Baca entri selengkapnya »

Sang Pengembara Cahaya

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Izinkanlah diri ini untuk menyampaikan bahwa ada sosok yang tidak sekedar menjalani kehidupan, karena ia telah berjalan penuh di atas kehidupan ini. Apa yang dilakukannya adalah untuk menggapai dan menyampaikan. Misinya adalah mengingatkan, visinya adalah keharmonisan. Dan ia terus mengembara secara lahir maupun batinnya. Dengan tujuan yang jelas, maka ia takkan peduli terhadap anggapan orang lain kepadanya, bahkan tentang tuduhan dan hinaan mereka. Dan ia pun takkan segan untuk meninggalkan apa yang dimiliki, apa yang dicintai. Semuanya demi menemui Sumber Cahaya yang selalu dirindukannya.

Baca entri selengkapnya »

Ku Ingin Bersamamu

Posted on

Melihatmu adalah penghiburanku.
Memandangmu adalah kesenanganku.
Dan akupun merasa bahagia bila didekatmu.
Kau yang begitu indah dan mempesona.
Kau yang teramat menarik dan tiada duanya.
Sungguh ku ingin terus bersamamu.

Baca entri selengkapnya »

Qwindalas : Lembah Keabadian

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Setelah sekian lama aku teringat akan sebuah keindahan yang bahagia. Tak ada lagi kesedihan, karena yang tertinggal hanyalah kedamaian. Dan aku sungguh ingin kembali berada di sana, di sebuah tempat yang menyadarkan diri ini untuk segera “menyatu lalu menghilang”. Tempat yang teramat menakjubkan, yang disebut dengan nama Qwindalas.

Baca entri selengkapnya »

Sepasang Kekasih

Posted on

Dengan sepenuh hati dan jiwa,
Dengan mencintai setulusnya,
Maka tak ada perpisahan bagi sepasang kekasih.
Dan perpisahan itu sesungguhnya hanya bagi yang mencintai dengan matanya saja.
Hanya untuk yang melihat apa yang terlihat saja.
Tidak untuk mereka yang memiliki cinta sejati.

Baca entri selengkapnya »

Diriku Masih Bukanlah Aku

Posted on Updated on

Bersama cahayamu aku merasakan tersinari.
Bersama keindahanmu aku belajar mencintai.
Kau selalu hadir di dalam akal dan pikiranku.
Kau senantiasa menari-nari di hatiku,
Dan aku terkadang ikut pula menari-nari bersamamu.
Hakekat inilah yang pada akhirnya menjadi inti kebahagiaanku.

Baca entri selengkapnya »

Harapan Cinta

Posted on Updated on

Melihatmu telah memberikan segar di jiwaku.
Bersamamu ku ingin ada waktu yang tak terhingga.
Kau adalah harapan yang terindah.
Kau menjadikan aku bahagia.
Tak mau ku berpaling.
Tak ingin ku jauh darimu.
Karena dirimu adalah cinta sejatiku.

Baca entri selengkapnya »