Puisi_ku

Ketenangan Diri

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Dalam setiap harinya, di setiap peristiwa dalam hidup ini, hampir semuanya adalah tentang mengambil sebuah keputusan. Dan setiap keputusan itu akan berdampak baik atau buruk, sementara atau pun selamanya. Bahkan tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi keluarga, anak cucu, dan generasi selanjutnya.

Lalu, saat hendak mengambil keputusan, maka hati pun menjadi sebuah medan pertempuran. Ada perasaan ragu-ragu, cemas, dan bingung menyertai. Akibatnya apapun keputusan yang diambil bisa jadi malah bukan untuk sebuah solusi, tapi semakin menambah masalah yang ada. Atau hanya untuk bisa menyenangkan seseorang saja, bukan untuk melakukan hal yang benar. Dan yang semacam ini sebenarnya merugikan, tapi sering tidak disadari atau bahkan diabaikan.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Uzlah Dan Keutamaannya Di Akhir Zaman Ini

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Kita sudah hidup di akhir periode zaman ke tujuh ini (Rupanta-Ra) dan masa transisinya sudah menjelang, cepat atau lambat. Tanda-tandanya pun sudah kian terlihat, bahkan dalam beberapa hari terakhir. Sehingga tak ada alasan lagi bagi kita untuk tidak mempersiapkan diri sebaik mungkin. Karena apa yang terjadi nanti bukanlah hal yang ringan. Dimana-mana akan dipenuhi dengan berbagai gejolak, huru-hara, dan bencana alam yang sangat mengerikan.

Adapun yang bisa di lakukan kini, di antara yang terbaik, yaitu dengan rutin ber-Uzlah. Karena secara makna, maka Uzlah itu bisa di artikan sebagai tindakan dalam mengasingkan diri dari keramaian dunia untuk masuk ke dalam kesendirian. Tujuannya adalah untuk bisa menghidupkan jiwa dan mensucikan hati serta pikiran dari pengaruh yang tidak baik, atau dari hal-hal yang sifatnya merusak.

Baca entri selengkapnya »

Tirai Cahaya

Posted on

Wahai saudaraku. Selama kau belum terlepas dari kemawujudan dunia ini, dan di dalam dirimu masih ada yang lain selain kehendak-NYA, maka engkau masih terikat dengan dunia yang rendah. Kau masih awam dalam mengenali-NYA, sering berada dekat dengan kebodohan, dan kadang melupakan hakekat-NYA yang Maha Agung. Yang tiada keagungan selain Diri-NYA, yang tak ada satu pun perbandingan-NYA. Sehingga dirimu tak jauh berbeda dengan mereka yang kufur.

Baca entri selengkapnya »

Jalan Kesempurnaan

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Kehidupan dunia ini adalah jalan yang panjang menuju kesempurnaan diri. Setiap titipan-NYA, baik yang kau lihat, yang kau dengar, dan yang kau rasakan itu adalah ujian. Apabila kau berpaling dari kepatuhan dan kecintaan yang tulus kepada-NYA, niscaya DIA takkan mempedulikanmu. DIA hanya akan membiarkanmu – jungkir balik – sampai kau sadar. Tapi jika tidak, DIA akan tetap tak peduli atau justru mencabut anugerah-NYA darimu, menjadikanmu papa dan melarat (terutama batin), sebagai pelajaran atas keberpalinganmu dari-NYA dan keterpesonaanmu atas karunia-NYA. Kau akan terus digembleng sampai lulus menjadi hamba sahaya-NYA.

Baca entri selengkapnya »

Pahlawan dan Kesatria

Posted on

Wahai saudaraku. Kesatria dan Pahlawan adalah dua pilar dunia yang sangat kokoh. Perbedaan dari keduanya adalah yang satu menggunakan energi tempur untuk melawan atau melakukan perubahan, dan yang satunya lagi menggunakan energi spiritual untuk bisa menyatukan seluruh dunia. Dua kekuatan yang sering disalahartikan, karena sebagian besar orang percaya bahwa kekuatan itu dihasilkan hanya dari kerasnya latihan.

Baca entri selengkapnya »

Keindahanmu

Posted on

Duhai kekasiku.
Tidak sedikit yang sejak dilahirkan hanya bisa mengikuti arus dunia ini saja.
Mungkin mereka terlalu kesepian,
Sehingga membutuhkan cahaya yang bisa menerangi jalannya.
Dan jika ini terus saja dibiarkan,
Mereka akan semakin kesepian dan perlahan-lahan kehilangan jati dirinya. Baca entri selengkapnya »

Falsafah Agung Leluhur Nusantara

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Membicarakan tentang betapa menakjubkannya Nusantara maka takkan ada habisnya. Terlebih mengenai siapakah para leluhur kita dulu, yang dengan segala kemampuannya telah mewariskan berbagai falsafah hidup yang luar biasa. Dan sebagai generasi sekarang, maka tiada alasan bagi kita untuk tidak menjadikannya sebagai pedoman hidup. Karena apa yang telah mereka wariskan itu sangat bagus dan akan berlaku sepanjang zaman.

Nah, dari sekian banyak falsafah hidup para leluhur Nusantara, maka ada yang sangat menarik untuk kita bahas kali ini. Kalimatnya tidak asing lagi bagi kita semua, yaitu “Gemah ripah loh jinawi, toto tentrem karto raharjo“. Lantas apa makna yang terkandung di dalamnya? Inilah yang akan kita bahas dalam kesempatan ini.

Baca entri selengkapnya »