Kebangkitan Bangsa Arya

Posted on Updated on

bangsa AryaTirai kelabu kenikmatan semu menyelubungi dunia sekali lagi. Tidak banyak yang menyadari bahwa dirinya telah merasa nyaman di dalam pelukan syahwat. Padahal kematian selalu mengintainya, meski bukanlah sebuah akhir. Karena kematian adalah jalan lain yang setiap orang akan melaluinya.

Ya memang. Suatu saat nanti tirai kelabu ini akan tergulung kembali, sedangkan semuanya akan berubah menjadi berlian yang bercahaya. Yang disanalah setiap pribadi akan melihat, melihat sebuah negeri yang indah dan berada di bawah mentari yang kemilau.

Sungguh, sebuah harapan besar yang digantungkan di atas nirwana. Sejak dulu, sejak hadirnya manusia di muka bumi, penantian itu tidak pernah berhenti hingga hari ini. Setiap jiwa yang sadar dan menyadari keindahan, maka ia tentu bersabar dalam menantikan hari-hari yang indah itu. Kehidupan yang penuh tatanan dan aturan yang mempercantik diri pribadi. Bahkan mereka kini telah berkumpul di suatu tempat, bersatu padu dan mulai menerima tugasnya masing-masing.

Pun tak lama lagi, setiap panggilan kuno yang telah menggema di sepanjang zaman dan perabadan manusia itu akan terwujudkan. Dalam dunia gaib, saat ini ia telah mulai bergerak dan mempersiapkan segala sesuatunya. Sedangkan untuk dunia nyata, maka tinggal menunggu komando Tuhan. Sebuah perintah yang akan menyelesaikan kemelut duniawi yang tak berkesudahan selama ini. Meskipun harus dilalui dalam peperangan yang dahsyat, demi tegaknya keadilan. Ya, akan ada perang yang sangat besar.

O.. Akan ada kebangkitan yang mengungguli kejayaan peradaban masa silam. Di Nusantara-lah semuanya akan bermula, sedangkan di tanah Jawa pula segalanya akan dipusatkan. Yang akan mengatur dan menata segala peradaban yang gemilang. Paling gemilang dari yang pernah ada, bahkan mungkin tidak akan terulang kembali untuk yang kedua kalinya di masa depan.

Sungguh, sudah dekat waktunya bila bangsa Arya yang asli akan kembali menata dunia. Bukan bangsa Arya yang selama ini dipahami oleh sejarawan dunia – karena yang itu keliru – tetapi satu bangsa yang luarbiasa dan pernah memimpin dunia dari Nusantara. Dunia yang jauh lebih baik dari kejayaan masa silam. Yang meneduhkan hati dan pandangan mata dalam sejuknya kehidupan. Dalam kesejahteraan yang teratur dan adil. Dan di dalam kedamaian yang mengikat mimpi dari setiap pribadi yang baik menjadi kenyataan.

Namun, kejayaan itu tidak akan bisa dipimpin oleh para pesohor negeri saat ini. Karena mereka selalu menonjolkan diri (riya`) dan merasa hanya dialah yang terbaik dan layak (sifat sombong) memimpin negeri. Padahal sifat semacam itu adalah pantangan bagi seorang pemimpin besar. Mereka juga penuh dengan sifat loba (serakah) dan munafik, sehingga bagaimana bisa kejayaan itu di wujudkan? Dan mereka itu jauh dari syarat ketat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin besar Nusantara, karena memang selama hidupnya mereka pun tidak pernah tahu akan hal itu.

Ya. Carilah olehmu sosok yang telah paripurna dalam berbagai ilmu dan tirakat jalan hidup sejati. Karena ia telah di didik dan menempa dirinya sendiri dengan tata cara kesatria yang sejati. Temukanlah seorang pemuda yang telah mewarisi tradisi dan kemampuan dari nenek moyangnya (bangsa Arya) sendiri. Karena ia telah menjalani hidup sebagaimana layaknya seorang brahmana sejati. Ia telah hadir saat ini dan membaur dengan masyarakat, tetapi sangat tersembunyi. Ia juga tidak dikenali saat hadir dan tidak pula dicari saat tidak ada, karena ia mendapatkan petunjuk dari Tuhannya. Ia pun berpenampilan sederhana tetapi cerdas dan tidak pernah tunduk kepada siapapun atau oleh kekuatan apapun, kecuali hanya kepada Tuhannya. Sehingga telah ada bersamanya satu hukum dan ketatanegaraan yang sempurna, yang akan ia terapkan di atas muka Bumi ini.

O.. Tanda-tandanya telah nyata kini dan terlihat jelas oleh diri yang terbuka batinnya. Dan lihatlah, perhatikan disekitarmu, bahwa sebentar lagi semuanya akan berubah dalam waktu yang singkat. Tetapi dirimu mungkin tak lebih dari sekedar penonton.

Yogyakarta, 23 Oktober 2012
Mashudi Antoro (Oedi`)

4 thoughts on “Kebangkitan Bangsa Arya

    muhammad shofwan said:
    Mei 15, 2014 pukul 11:17 am

    Bagi saya orang bodoh. Tuisan ini Absurd. Sulit disimpulkan dan difahami. Gak jelas arahya. Tapi mungkinkarena faktor faktor tersebut tersimpan kebenaran yang akan menjadi kenyataan. Wallahu taa’laa a’lam.

      oedi responded:
      Mei 16, 2014 pukul 7:15 am

      Hmm.. Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya.. maaf bila Anda kesulitan untuk memahami tulisan ini, tapi tolong dimaklumi karena memang tulisan ini sengaja di buat seperti itu… ada rahasia di balik rahasia..🙂

    ahmad said:
    Juli 16, 2014 pukul 5:34 am

    maukah anda menceritakan siapa ia? mohon petunjuk buat kami yang masih bodoh ini

      oedi responded:
      Agustus 6, 2014 pukul 9:05 am

      Hmm.. sebelumnya saya minta maaf, karena belum bisa share di blog ini, masih rahasia… tetapi yg jelas selama ini ia ada dan hidup di antara kita di Nusantara… tapi masih menunggu waktu utk muncul dan membangkitkan kejayaannya seperti dulu lagi.. Insya Allah tidak akan lama lagi kok… tanda-tandanya sudah terlihat dengan jelas sekarang…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s