Kemuliaan Leluhur Nusantara (2)

Posted on Updated on

candi ratu boko 1Wahai saudaraku. Mari lebih kita pahami bahwa bangsa Nusantara itu adalah sangat besar, sangat agung untuk standar kehidupan yang baik dan maju. Dan tak bisa dipungkiri bahwa peradaban di negeri kita pernah menjadi primadona di dunia ini. Hanya saja rasa itu kian memudar seiring berjalannya waktu. Ditambah pula dengan adanya serangkaian upaya yang sistematis untuk menguasai sumber daya negeri ini. Terlalu banyak konspirasi yang terstruktur untuk terus membodohi bangsa ini dan membuatnya semakin lupa dengan jati dirinya sendiri.

Baca entri selengkapnya »

Kemuliaan Leluhur Nusantara (1)

Posted on Updated on

Candi SriwijayaWahai saudaraku. Leluhur Nusantara itu memanglah istimewa dan luar biasa. Contohnya saja di Kedatuan Sriwijaya yang pada abad ke 6-7 Masehi telah menjadi pusat dalam pendidikan Buddha. Sedangkan pada tahun 1013 Masehi, seorang tokoh besar yang bernama Atiśa Shrijnana Dipankara, bahkan sengaja berkunjung ke Swarnabhumi (pulau Sumatera) – dalam hal ini Kedatuan Sriwijaya – untuk menerima instruksi langsung dari Suvarnadvipi Dharmakirti. Seorang pangeran dan mahaguru Buddhis paling tersohor pada masa itu, yang juga berasal dari silsilah Sri Vijayendra Raja yang masih termasuk dalam silsilah wangsa Syailendra.

Baca entri selengkapnya »

Kesatuan Hidup

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Ada banyak anggapan dan keinginan untuk lebih mengenal hakikat kehidupan ini, lebih-lebih tentang mengenal siapakah Tuhan yang sejati. Hanya saja banyak yang lupa untuk berproses ke arah itu. Mereka telah mengabaikan satu tahapan yang terpenting dalam mengenal dirinya sendiri. Telah sangat banyak urusan duniawi yang melenakan, sehingga ia pun terlupa untuk berusaha dengan sabar dan istiqomah (rajin, tekun, gigih). Dan pada akhirnya memilih jalan instan yang jelas-jelas bisa membuatnya lemah dan tersesat.

Baca entri selengkapnya »

Esensi Diri

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Jangan terbelenggu dengan arti dari sebuah kata dan istilah, sebab keduanya sering menipu. Semua yang ada di dalam dunia ini adalah sumber dari esensi yang sebenarnya. Sedangkan bagi seorang kultivator (pengolah diri), maka untuk bisa mencapai puncaknya ia harus mengkombinasikan arti sebenarnya dari banyak kata dan istilah, juga dari berbagai unsur dan elemen semesta. Ia perlu menggunakan kekuatan murni dan kebijaksanaan sejati dari semua hal. Sisanya harus dipahami sendiri lewat praktek dan pengalaman.

Baca entri selengkapnya »

Meluruskan Sejarah Nusantara (4)

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Pada mulanya ajaran Islam telah sampai ke Nusantara, khususnya pulau Jawa dan Sumatera, sejak awal abad pertama Hijriyah. Para sahabat Nabi Muhammad SAW sendiri yang membawanya, seperti halnya Sayidina Ali bin Abi Thalib RA yang pernah datang ke kerajaan Tarumanagara dan Kendan-Galuh pada sekitar tahun ke 3 Hijriyah/625 Masehi. Sepeninggalnya kemudian ajaran Islam secara perlahan mulai diperkenalkan oleh Rakeyan Sancang putera Prabu Kertawarman (raja ke-6 Tarumanagara) di pesisir selatan wilayah Tarumanagara (Cilauteureun, Leuweung/Hutan Sancang dan Gunung Nagara). Tokoh selanjutnya adalah Ubay bin Ka’ab RA yang pernah ke kerajaan Malayu, tepatnya di sekitar wilayah Sumatera Barat pada tahun ke 4 Hijriyah/626 Masehi.

Baca entri selengkapnya »

Di Atas Cinta

Posted on Updated on

Sungguh aku telah jatuh cinta. Sebab cinta itu adalah peluruh untuk semua pangkat dan derajat. Menghapus berbagai tanya dan jawaban. Hingga sirna segala ada dan tiada, lalu menjadi makna yang hakiki.

Tetapi cinta itu pun hanyalah tali penghubung antara dua sisi. Jika diri telah saling memiliki, maka tak perlu lagi ada tali penghubungnya. Sebab aku telah menjadi dia, dia pun sudah menjadi aku.

Baca entri selengkapnya »

Arruyas : Impian Para Kesatria Terbaik

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Tak ada habisnya jika kita membahas tentang masa lalu para leluhur. Sangat banyak dan kisahnya sungguh menakjubkan. Mereka dulu adalah sosok yang luar biasa hebatnya, dan sudah sepatutnya kita merasa kagum dan berusaha untuk dapat mengikuti jejak yang telah mereka tinggalkan. Dan sebenarnya ada beberapa hal sangat penting yang sudah mereka wariskan, termasuklah ilmu-ilmu tingkat tinggi yang sangat istimewa. Tinggal bagaimana kita sekarang untuk percaya dan sudi mengambilnya sebagai pedoman hidup.

Nah, untuk mempersingkat waktu mari ikuti penjelasan berikut ini:

Baca entri selengkapnya »

Meluruskan Sejarah Nusantara (3)

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Untuk kesekian kalinya mari kita menelusuri fakta sejarah masa lalu di Nusantara. Tujuannya agar lebih cerah dalam memandang hal-hal yang berkaitan dengan prinsip atau tradisi dalam kultur bangsa kita. Dan memang ada banyak kisah yang perlu dikoreksi, juga direvisi, karena sudah terjadi distorsi (penyimpangan, pemutarbalikkan fakta) selama puluhan bahkan ratusan tahun ini. Kalau bukan kita, lantas siapa lagi yang harus melakukan perbaikan? Ayo bergerak!

Nah, untuk mempersingkat waktu mari ikuti uraian berikut ini:

Baca entri selengkapnya »

Punarbhawa : Modal Kebangkitan Peradaban

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Apa yang paling bernilai dalam kehidupan ini? Pencapaian tertinggi apa yang diinginkan oleh setiap orang sebagai gambaran dari keberhasilan puncak dalam hidupnya? Jawabannya akan sangat tergantung dari siapakah yang menjawab pertanyaan tersebut. Namun satu hal yang pasti, dimana faktor inilah yang bisa menimbulkan multi-tafsir dan multi-dimensional terhadap sebuah pemahaman tentang makna kebahagiaan sejati. Setiap orang bisa dan boleh saja memiliki pendapatnya sendiri.

Oleh sebab itu, mari kita bahas judul di atas dalam persfektif pemahaman universal maupun spiritual. Hanya dengan begitulah kita akan dapat mencerna banyak permasalahan dalam kehidupan ini, tidak lagi berat sebelah dan atau memihak. Hasilnya bisa melahirkan kebijaksanaan diri dalam banyak lini kehidupan.

Baca entri selengkapnya »

Suwung : Menuju Pada Kesejatian

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Dalam kesempatan ini kita akan membahas tentang sesuatu yang sangat berarti. Dan sebagaimana tulisan sebelumnya, kali ini pun tetap berkaitan dengan warisan para leluhur kita dulu. Dimana mereka telah menyampaikan tentang hakikat dari kata “suwung”. Atau sebuah konsep dalam masyarakat Jawa yang menggambarkan tentang rasa hampa lantaran sudah adanya kesadaran diri. Hampa di sini bisa diartikan sebagai kondisi kosong yang arupa alias tidak memiliki bentuk namun “ada sesuatunya”.

Sehingga suwung juga bisa diartikan sebagai kekosongan yang bernuansa pengendalian diri yang sempurna dan kesadaran sejati akan diri pribadi yang berkaitan dengan ke-Tuhan-an. Karena itulah suwung juga dapat dimaknai sebagai suatu kondisi dimana seseorang secara mental dan spiritual merasa keluar dari dirinya sendiri dan akhirnya merasa hilang sirna alias tiada. Ini bukanlah sebatas pemahaman yang ada di otaknya saja, tetapi benar-benar ia rasakan dengan segenap hati sanubarinya. Bahkan pada tahap selanjutnya bisa ia rasakan dan lihat langsung dengan mata ketiganya.

Baca entri selengkapnya »

Peradaban Semesta

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Kali ini kita akan membahas tentang hal yang tak umum diketahui oleh penduduk Bumi. Sesuatu yang agak rumit atau bahkan mungkin dianggap tak masuk akal dan khayalan. Padahal informasi ini sangat dibutuhkan untuk bisa meningkatkan level kehidupan pribadi. Dan bagi mereka yang tekun dalam pengembaraan ruhani, atau yang tetap sabar dalam menuntut ilmu karena menginginkan kedalaman hakikat, maka jika ia memperhatikan uraian dalam tulisan ini dengan seksama, itu akan membawanya untuk bisa mencapai makrifat, atau mengenal DIRI YANG MAHA ESA dan BERKUASA dengan lebih jelas.

Baca entri selengkapnya »

5 Pilar Bangsa dan Negara : Dharma Bhakti Bhuwana

Posted on

Wahai saudaraku. Ada banyak hal yang telah salah kaprah dan membuat sesat pikiran. Disadari atau tidak, kita sering menjumpai bahwa sesuatu itu tidak lagi pada tempat yang semestinya. Ada yang keliru definisi, ada pula yang salah pengertian. Bahkan dianggap semuanya sama, atau justru tak penting lagi untuk diketahui. Padahal jika salah pengertian saja, maka bisa salah pula dalam tindakan dan hasilnya jelas sangat merugikan. Jika tidak secara materi, tentunya secara non materi (ruhani). 

Makanya dalam kesempatan ini kita akan membahas hal-hal yang selama ini tak begitu diperhatikan atau yang dianggap sepele. Dan perlu dipahami bahwa kemajuan sebuah peradaban juga sangat ditentukan oleh seberapa mengertinya para individu tentang berbagai definisi yang bersifat prinsipil.

Baca entri selengkapnya »

Meluruskan Sejarah Nusantara (2)

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Mari kita kembali melihat dari kaca mata sejarah pada masa jauh sebelum orang Nusantara mengenal sekolah (pendidikan ala Barat). Dan sadarilah bahwasannya bangsa kita ini sangat hebat dan cerdas. Sebab dulu pernah ada kerajaan besar dan terpandang seperti Majapahit (1293-1527 M), Singhasari (1222-1292 M), Kadiri (1042-1222 M), Kahuripan (1019-1045 M), Medang (752-1016 M), Galuh (612-1595 M), Kendan (536-612 M), Kalingga (594-782 M), Tarumanagara (358-669 M), dan sampai ke Salakanagara (130-363 M). Semuanya telah memiliki peradaban yang tinggi dengan sistem pendidikan dan ketatanegaraan yang sangat tertata dengan bagus.

Nah, untuk lebih jelasnya mari ikuti uraian berikut ini:

Baca entri selengkapnya »

Meluruskan Sejarah Nusantara (1)

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Selama ini ada banyak sekali fakta sejarah yang bengkong atau justru sudah diganti oleh mereka yang berkepentingan. Tak banyak lagi orang yang menyadarinya, entah karena memang tak pernah tahu atau justru sudah tidak peduli lagi. Padahal ini sangat penting, tidak hanya untuk diri sendiri, melainkan juga untuk kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik.

Nah, pada kesempatan ini izinkanlah kami untuk sedikit meluruskan informasi yang kurang tepat di masyarakat. Tujuannya agar kita dapat bersikap bijak dalam bertindak dan lebih mengerti dengan kesejatian. Dan untuk mempersingkat waktu, mari ikuti penjelasan berikut ini:

Baca entri selengkapnya »

Alvantara : Melampaui Batasan Manusia Dengan Chakra dan Kundalini

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Tak salah jika dikatakan bahwa Manusia itu adalah makhluk yang begitu sempurna diciptakan. Alasannya karena di dalam dirinya telah dibekali dengan kekuatan dan kemampuan yang luar biasa. Hanya saja itu semua masih tersembunyi, tertidur pulas, sehingga perlu untuk dibangkitkan terlebih dulu. Dan karena tugas Manusia di dunia ini juga untuk terus belajar, makanya ia pun harus melatih dirinya dengan sabar dan sungguh-sungguh. Tak ada yang instan dalam mencapai keberhasilan.

Oleh sebab itulah, dalam kesempatan ini kami akan menyampaikan informasi yang mungkin sangat berguna untuk Anda sekalian. Dan seperti biasanya juga terkait dengan kehidupan para leluhur kita dulu. Karena apa yang telah mereka lakukan sungguh luar biasa dan kita yang hidup setelahnya perlu mengikuti jejak yang telah mereka tinggalkan.

Baca entri selengkapnya »

Makna Istimewa Dibalik Hanacaraka

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Dalam sejarahnya, aksara yang dikenal dengan nama Carakan atau Hanacaraka itu diciptakan oleh seorang tokoh besar yang sangat dihormati. Bernama Aji Saka, seorang Begawan yang masyhur dari tanah India. Beliau sengaja datang ke pulau Jawa setelah mendapatkan petunjuk untuk membantu kehidupan masyarakat di sana. Terlebih sesungguhnya ia sama saja dengan pulang kampung, sebab leluhurnya dulu memang berasal dari tanah Jawa. Makanya ketika mendapatkan petunjuk untuk membantu masyarakat Jawa yang sedang kesusahan, dengan senang hati ia pun segera mengerjakannya. Singkatnya sang Begawan akhirnya datang ke tanah Jawa dan melaksanakan tugasnya dengan sungguh-sungguh.

Baca entri selengkapnya »

Bangsa Kalakeya : Orang Asli Nusantara?

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Sekali lagi mari kita mengulik kembali tentang sejarah masa lalu, khususnya di negeri tercinta kita ini. Dan semoga hasilnya bisa dijadikan sebagai wacana baru untuk kita semua tentang fakta sejarah yang telah dilupakan hampir seluruh generasi bangsa ini. Tentunya perlu dilakukan evaluasi dan koreksi, agar dapat menghasilkan sebuah kesimpulan yang valid. Sehingga kita pun semakin tahu dengan jati diri kita sendiri dan berusaha untuk bisa membangkitkan lagi kejayaan para leluhur.

Baca entri selengkapnya »

Makrifat Jawa

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Dalam kesempatan ini kita akan membahas tentang hal-hal yang mungkin tidak lagi diketahui atau disadari oleh banyak orang. Padahal apa yang ada didalamnya sangatlah penting bagi kehidupan ini. Karena pada dasarnya, manusia itu memiliki kemampuan dan kecerdasan yang tinggi untuk memahami yang hakiki, hanya saja mereka sudah terkontaminasi oleh lingkungan sosial – yang kekinian – sehingga perlu eling alias ber-dzikir (mengingat kembali). Tentunya dengan terus belajar dan menyimak dalam kesungguhan.

Baca entri selengkapnya »

Eondha : Kemampuan Tersembunyi Manusia

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Dalam kehidupan ini hanya sedikit orang yang berhasil membangkitkan kemampuan tersembunyi dalam dirinya. Bahkan sangat banyak yang tidak mengetahui bahwa sesungguhnya ia telah dibekali dengan kekuatan yang sangat besar dan sudah ada sejak dilahirkan. Mereka telah lupa, atau sebenarnya tak peduli lagi karena sudah terbuai oleh hal-hal yang bersifat materi semata (keduniawian). Siang dan malam harinya sekedar dihabiskan dengan berbagai urusan lahiriah, hampir tak ada lagi yang bersifat batiniah. Sehingga tanpa sadar telah melemahkan kemampuan dirinya sendiri dan semakin jauh pula dari tujuan sebenarnya dari kehidupan ini.

Baca entri selengkapnya »

Temporary (1)

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Mari sekali lagi kita membahas tentang hakikat kehidupan ini secara lebih mendalam. Tentang siapakah diri kita dan bagaimana seharusnya kita bersikap? Dan hal ini perlu menjadi prioritas, karena dampaknya akan sangat besar. Baik untuk diri pribadi, juga orang lain dan lingkungan sekitar. Sehingga bagi siapapun yang dapat melakukannya dengan baik, maka baiklah jalan hidupnya. Hasilnya ia akan menjadi sosok yang istimewa dan pantas menyandang gelar sebagai Manusia paripurna.

Baca entri selengkapnya »