Wahyu Makhuta Rama : Modal Utama Pemimpin Sejati

Wahai saudaraku. Kita akan kembali membahas tentang kepemimpinan yang sejati. Dan kali ini fokusnya adalah apa yang terdapat di dalam Wahyu Makhuta Rama. Satu bagian utama yang harus dimiliki oleh seseorang sebelum ia pantas menerima amanah sebagai pemimpin. Dengannya akan terciptalah kedamaian dan kemakmuran. Tanpanya bisa menimbulkan kekacauan dan kesengsaraan.

Adapun mengenai prinsip yang akan dijabarkan ini terhimpun dari petunjuk Ilahi dan pemahaman para leluhur kita dulu, ditambah lagi dengan perenungan diri sendiri di masa kini. Dimana seharusnya kita bisa memahami peran dan posisi diri kita yang sebenarnya di dunia ini.

Continue reading “Wahyu Makhuta Rama : Modal Utama Pemimpin Sejati”

Iklan

Valhadir : Negeri Lima Bangsa

Wahai saudaraku. Tersebutlah kisah di awal-awal periode zaman kelima (Dwipanta-Ra), tepatnya di seputaran kawasan Asia, Pasifik, Australia dan New Zealand. Pada masa itu, makhluk yang disebut sebagai bangsa Peri, Karudasya, Cinturia dan Naga masih hidup di muka Bumi ini. Mereka berdampingan dengan Manusia, namun tak begitu dekat karena bahkan hampir tak saling kontak kecuali dengan orang-orang tertentu saja. Ke empat bangsa lain itu memang lebih memilih menghindari kontak langsung dengan Manusia. Demikianlah keputusan yang telah mereka ambil sejak awal kemunculan mereka di periode zaman kelima (Dwipanta-Ra) berlangsung.

Perlu diketahui bahwa pada masa itu, seluruh kawasan Nusantara masih menyatu dengan wilayah Asia, India Kepulauan Pasifik, Australia dan New Zealand. Membentuk sebuah daratan benua yang maha luas, yang menampung berbagai keunikan dari kehidupan makhluk. Dan kawasan tersebut pada masa itu oleh bangsa Peri disebut dengan Antariel, sementara bangsa Manusia menyebutnya Parusala, yang keduanya berarti negeri yang indah dan menawan. Karena apa yang ada pada saat itu sangat berbeda dengan kondisi sekarang. Anda boleh saja membayangkannya dengan kisah dongeng Narnia, meskipun apa yang terjadi pada masa itu bukanlah sebuah dongeng. Semuanya adalah fakta yang telah di anggap mitos dan legenda pada masa sekarang.

Continue reading “Valhadir : Negeri Lima Bangsa”

Tri Tunggal Ilmu (Dasendria, Milhayas, dan Sastra Jendra)

Wahai saudaraku. Sebenarnya ketiga ilmu ini sudah pernah kami bahas dalam artikel sebelumnya. Hanya saja dalam tulisan ini akan lebih fokus pada kaitan dari ketiganya, khususnya bagi siapapun yang hendak menguasainya. Karena itulah judul dari tulisan kali ini adalah Tri Tunggal Ilmu.

Ketahuilah, bahwa ilmu yang menjadi puncak dari keilmuan Jawa itu bernama Sastra Jendra Hayuningrat atau lebih lengkapnya dengan nama Serat Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu. Alasannya karena di dalamnya memuat wejangan berupa falsafah yang paripurna dan mantra sakti untuk keselamatan dari unsur-unsur kejahatan di dunia. Wejangan dan atau mantra tersebut dapat digunakan untuk membangkitkan gaib “Sedulur Papat” yang kemudian diikuti dengan bangkitnya saudara “Pancer” atau Suksma Sejati. Namun ilmu tertinggi ini tidak bisa serta merta di pelajari, karena sifatnya adalah pemberian dari Hyang Aruta (Tuhan YME).

Continue reading “Tri Tunggal Ilmu (Dasendria, Milhayas, dan Sastra Jendra)”

Penyadaran Diri

Wahai saudaraku. Tulisan ini tidak untuk mengguruimu atau merasa paling suci sendiri dari siapapun. Tak lebih dari sebatas pengingat diri dalam masa-masa yang tak menentu seperti sekarang ini, di akhir zaman ini. Semoga menjadi perhatian dan bisa mendatangkan manfaat.

Ya. Kali ini kita akan membahas tentang diri sendiri, lebih tepatnya mengenai kesadaran diri. Mengapa ini perlu? Karena tampaknya kini semakin jarang di miliki, terutama karena alasan kesibukan atau bahkan di rasa tak penting lagi. Padahal kesadaran diri adalah jalan untuk bisa menjadikan seorang manusia itu layak dengan kemanusiaannya. Kesadaran diri bisa mengantarkan siapapun ke level pribadi yang bijaksana, yang dengannya pula ia bisa hidup dalam kebahagiaan dan keselamatan. Tanpa hal itu, seseorang hanya akan hidup dalam kondisi yang tidak normal dan amoral. Sebab di otaknya sudah tertanam sikap yang merasa paling benar sendiri dan tak mau peduli. Tanpa di sadari, ia bahkan sudah tak mau mengalah dan tak bisa lagi di nasehati atau di ingatkan. Ini sungguh berbahaya dan merugikan, karena egonya bahkan sampai me-nyundul langit.

Continue reading “Penyadaran Diri”

Kekaisaran Magadha dan Kaitannya Dengan Raja Nusantara

Wahai saudaraku. Sehubungan dengan artikel sebelumnya yang membahas tentang kehidupan bangsa Arya dan keterkaitannya dengan sejarah kerajaan di Nusantara, maka tak lengkap jika tidak mengulik tentang kerajaan-kerajaan yang pernah ada di tanah India. Sebut saja kerajaan Magadha yang merupakan negara kuat pada Zaman Besi yang sangat luas wilayahnya di India kuno. Dipimpin oleh dinasti Maurya sejak tahun 321 – 185 SM. Yang bermula dari kerajaan Magadha di dataran India-Gangga (Bihar, Uttar Pradesh timur dan Bengali modern) di sisi timur anak benua India, kekaisaran ini beribukota di Pataliputra (Patna modern).

Dinasti Maurya didirikan oleh Raja Candra Gupta Maurya di Pataliputra (sekarang disebut Patna) di Magadha, India timur laut. Pada 322 SM, Candra Gupta Maurya naik tahta setelah berhasil melakukan kudeta pada dinasti Nanda. Masa pemerintahan Candra Gupta Maurya ini merupakan persinggungan antara India dengan bangsa asing, tepatnya kekaisaran Macedonia yang dipimpin oleh Alexander Agung. Peristiwa ini berlangsung 2 tahun sebelum Candra Gupta Maurya naik tahta. Kedatangan Macedonia selain dengan maksud politis, juga dengan maksud menyebarkan kebudayaan barat ke timur. Pasca ekspansi bangsa Barat adalah kemunculan budaya Hellenisme, yakni perpaduan antara budaya Timur dengan budaya Barat (Hellenis : Yunani, yang sedang berkembang saat itu).

Continue reading “Kekaisaran Magadha dan Kaitannya Dengan Raja Nusantara”

Seni Perhiasan Mengagumkan dari Majapahit

Wahai saudaraku. Untuk kesekian kalinya Wereldmuseum – art Galleries, Rotterdam, kembali mengadakan pameran perhiasan emas murni kuno dari Nusantara. Koleksi yang ditampilkan adalah milik museum dan para kolektor terkemuka dari berbagai negara seperti Amerika Serikat dan Eropa, dengan tema Goud der Goden Uit Het Oude Java (Perhiasan Emas dari Para Raja/Ratu Jawa Kuno). Acara ini di mulai pada tanggal 2 Oktober 2014 silam dan bertempat di Wereldmuseum Rotterdam, Belanda. Sebelumnya pada tahun 2013, Wereldmuseum juga pernah menyelenggarakan pameran koleksi kain kuno dari berbagai daerah di Indonesia.

Pameran perhiasan emas murni milik raja dan ratu Jawa kuno tersebut dibuka oleh Direktur Wereldmuseum, Stanley Bremer. Pada acara pembukaannya, hadirlah para tamu terbatas dengan persembahan tarian tunggal Jawa tradisional sebagai hiburan. Tarian itu diiringi oleh irama gending Jawa yang dimainkan oleh para pemain Gamelan. Yang uniknya, disini para pemain Gamelan itu justru sebagiannya adalah orang yang berkebangsaan Belanda.

Continue reading “Seni Perhiasan Mengagumkan dari Majapahit”

Bangsa Arya dan Kisah Peradabannya

Wahai saudaraku. Siapa yang tidak pernah mendengar nama bangsa Arya? Satu bangsa yang berperadaban tinggi dan kehidupannya menjadi perhatian khusus selama ribuan tahun. Tak jarang pula mereka menjadi acuan dalam membangun peradaban dunia. Dan itu adalah hal yang wajar, sebab mereka bisa membuktikan keunggulannya. Pengaruhnya pun sangat luas, mulai dari Eropa Barat, Timur Tengah, Asia Barat, Asia Tengah, Asia Timur, Asia Selatan dan Nusantara. Tidak hanya di masa lalu, tetapi hingga sekarang.

Continue reading “Bangsa Arya dan Kisah Peradabannya”