Aku dan Kamu

Dengarlah saat ini ketika aku membisikan kepada hatimu
Karena sudah sejak lama aku juga menjadi bagian dari hidupmu
Akupun mengikuti langkah hatimu yang suka dan duka
Dan turut pula mengarungi aliran jiwamu yang deras dalam motivasi
Kusyukuri kegembiraanmu, kutangisi penderitaanmu
Karena aku dan kamu adalah karunia

Jgy, 18 Jan 09
Oedi`

[Kutulis dalam harapan besar cita dan cintaku]

Iklan

Engkau yang Tauhid

Kepada Engkau yang kucintai
Maka luruskanlah pandangku terus ke tabir kerinduan
Wahai Engkau yang kuharapkan
Maka derapkanlah hatiku pada keimanan
Dan untuk diri-Mu yang tauhid
Maka jabarkan jiwaku luas pada alam ketaqwaan

Tuban, 02 Jan 09
Oedi`

[Kutulis di sebuah pemakaman umum di daerah Tuban (Jatim) ketika sedang ziarah makam disana]

Kasih Sayang dan Cintaku

Kasihku adalah batu karang
Yang tidak beranjak walau dihantam ombak dan badai
Sayangku adalah gunung
Yang menjulang tinggi yang kokoh dan agung
Cintaku adalah sang mentari
Yang tak bosan dan terus memberikan kebahagiaan hidup bagi dunia
Dan diriku adalah manusia
Yang akan senantiasa membawa jiwamu pada puncak kemuliaan

Jgy, 05 Des 09
Oedi`

[Puisi ini kutulis dalam suasana penuh harap kepada sang cinta untuk mengabulkannya selalu]

Selamat…

Jika kau selamat…
Maka selamatkanlah yg lain…
Namun bila kau belum terselamatkan…?
Maka mendekatlah kepada mereka yg selamat,
Agar selamat membawa berkah cinta bagi sekalian alam semesta….

Jgy, 30 Des 08
(Oedi`)

Aku Bermohon…

puncak-semeru-oedi

Ya Tuhan Sang Maha pengasih
Dalam kehinaanku aku memohon…
Cungkil-lah keluar perasaan rinduku padanya
Buang jauh-jauh hasrat diri ini untuk kembali menatap indah wajahnya seperti dulu
Kubur setiap keindahannya bersama memori yang telah berlalu
Dan tinggalkanlah kenangan kami itu hanya bersama waktu yang telah terlewati
Agar diri ini bisa menerima cinta yang lain
Dan menampung kebahagiaan yang baru bersama gadis pujaan…

Jgy, 29 Des 08
Oedi`

[Puisi ini kutulis ketika diri terkurung pada kenangan masa lalu]

Perpisahan Cinta

Senja itu kudekap jiwanya, kubelaikan jemari kasihku diwajah hatinya untuk yang terakhir kali. Dengan penuh kasihsayang kujamah juga rasa yang bersarang di relung kalbunya dalam keikhlasan dan kejujuran cinta.
Pada waktu itu semua kenangan indah yang dulu pernah terabadikan di hati ingin sekali kutinggalkan bersama saat kepergiannya. Beberapa kenangan indah yang sempat menetap di dalam kehidupan kami berdua. Namun entah mengapa setelah berselangnya waktu yang menggunung semua keindahan kami dulu itu tetap tak mau beranjak dari pelataran ruang hatiku. Semua tercekal dengan sendirinya di bawah bayangan atap sanubariku.
Oh… Tuhan yang Maha Pengasih, dalam kenestapaan izinkan aku sedikit menculik kembali kenikmatan-Mu, biarkan aku melaju bersama kebahagiaan dari-Mu lagi. Biar kenangan manis dulu tidak memeras rasa rindu untuk terus bertemu denganya, Agar rasa sepi dan gundah tidak terus menghantui jiwaku lagi.
Oh… Tuhan Sang Maha Agung, perkenankanlah doaku ini…

Jgy, 30 Des 08
Oedi`

[Kutulis bersama doa tulus kehadirat-Nya]