Lanjutkan Hidupmu…

Ketika kau bersedih akan sesuatu hal
Maka boleh saja kau beriring tangis olehnya
Tetapi ketika tangisanmu mereda
Maka lanjutkanlah hidupmu
Karena tidak ada yang kusut
Tanpa bisa untuk diluruskan kembali

Jgy, 26 Jan 09
Oedi`

Iklan

Keinginan

Ia ingin memberikan kebahagiaan kepada kekasih pujaan dengan ketegarannya karena bagaimana dia bisa menularkan kebahagiaan sedangkan dirinya sendiri tetap dalam kesedihan yang berkepanjangan.
Sungguh bukan itu yang diinginkannya karena Bayu hanya ingin kehadirannya nanti disisi Dyah hanya akan membawa samangat yang jauh lebih besar dari sebelumnya. Dan ia ingin melihat sang kekasih menatap kehadirannya dengan penuh senyuman keindahan dan teriknya cahaya keceriaan.
Kekasihku, maafkan jika aku telah mengecewakanmu saat ini, tetapi aku memohon padamu agar tidak salah paham karena dihatiku hanya ada dirimu, aku mencintaimu setulusnya hingga tak seorangpun akan dapat menggantikannya. Kau adalah hal terindah yang pernah kurasakan, dan betapa bersyukurnya aku kepada Tuhan karena sudi mengirimkan dirimu untuk jadi kekasih dihatiku. Menjadi lentera yang terus menerangi hatiku dengan cahaya kasih sayang nan sejati. Kekasihku… aku ingin memberikan semua yang kau inginkan, sungguh aku akan berusaha untuk memenuhinya, dan jika saat ini bisa kubelah hatiku maka seketika itu pula aku ingin memperlihatkan isi hatiku ini padamu. Bahwa didalamnya hanya ada dirimu yang kucintai

[Tulisan diatas adalah cuplikan dari novel terbaruku]

Aksara Jawa Kuno

hanacaraka-jawa

Hallow dunia…
Telah sekian lama aku tidak menulis serangkaian kata sederhana yang berisi target dalam perjalanan hidup ini. Sehingga pada kesempatan kali ini aku akan menelurkannya bersama blog Perjalanan Oedi` ini.

Kisah indah ini bermula dari hadirnya seorang gadis yang datang di sore hariku yang penuh dengan aktivitas seperti biasa. Ia datang menghampiriku dengan membawa sebuah janji yang pernah ia sanggupi yaitu membawa contoh aksara jawa kuno. Setelah lembaran kertas yang berisi contoh huruf jawa itu ia berikan kepadaku maka bersamaan dengan itu pula ia menyemangatiku dengan mengatakan “Di`, ini huruf nanti dipelajari ya, dan PR buatmu adalah menuliskan namamu sendiri dengan menggunakan huruf palawa ini, wajib bisa loh” (Hmm… dipaksa nih ceritanya??)

Jujur bahwasannya aku sangat bahagia mendapatkan kesempatan yang langka ini, kesempatan untuk bisa memperoleh waktu dalam mempelajari huruf yang indah ini sebagai hasil karya anak bangsa yang agung. Dan sesungguhnya memang inilah yang telah sekian lama aku nantikan karena sudah sejak dari awal telah menjadi cita-citaku untuk bisa menulis dan memahami setiap aksara jawa kuno ini.

Terimakasih banyak kepada seorang gadis bernama Nin-q yang telah kembali membuka mata dan motivasi diri ini untuk bisa mempelajari huruf jawa kuno ini. InsyaAllah aku akan berusaha semaksimal mungkin. Dan ucapan terimakasih juga aku haturkan karena berkat dia sekarang aku sudah sedikit bisa menuliskan karya puisiku dalam rangkaian aksara jawa ini.

Berikut adalah huruf-huruf jawa kuno tersebut:

Nb:
* Untuk Nin-q, nanti tolong dikoreksi ya dimana kekurangannya. Karena memang belum ada yang mengajarkannya secara detail.
* Download font hanacaraka: http://hanacaraka.fateback.com/dok&down.htm

Yogyakarta, 20 Januari 2009
Mashudi Antoro (Oedi`)

Kata Hati

Saudaraku, dalam kehidupan ini kita kerap sekali mengatakan “bahwa aku akan menuruti kata hati” sebagai landasan untuk bertindak dan bertingkahlaku. Kemudian kata-kata ini juga menjadi acuan kita dalam kehidupan sehari-hari untuk melangkah. Itu tidak menjadi masalah karena memang itu sangat baik untuk diterapkan dan dilakukan bagi kita yang menginginkan kebaikan dan kemuliaan sejati, namun sudahkan engkau mengetahui apa sebenarnya yang dimaksud dan terkandung di dalam kata hati itu. Sudahkan engkau menerapkannya di dalam hati, pikiran dan tingkah-lakumu selama ini?

Saudaraku yang budiman, ini perlu kita kaji lebih dalam karena kata hati adalah penuntun yang akan selalu membawa diri kita sebagai manusia kepada hidup yang sesuai dengan kodratnya sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Karena pada dasarnya yang dimaksud dengan kata hati adalah suatu tindakan yang dilakukan tanpa ada kendali dari hawa nafsu, karena yang terkandung didalamnya hanyalah lurus, jujur, baik, bagus dan benar.

Kata hati merupakan fitrah yang dimiliki setiap manusia untuk mengikuti dan menjalankannya selama hidup ini. Karena kata hati itu adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah Swt untuk diturunkan kepada hati manusia agar mereka menjalani hidup tidak dengan kebathilan melainkan kesejukan dan kemuliaan semata. Karena kata hati yang pada dasarnya telah kita ketahui keberadaannya ini jika mau mengikuti arahannya maka akan senantiasa membawa kita pada keberuntungan dan kebahagiaan baik selama hidup didunia maupun setelahnya nanti. Maka dari itu wahai saudaraku, mari mulai kini kau derapkan langkahmu pada tuntunan yang telah diberikan Allah itu guna mendapatkan ridho-Nya kelak. “Sesungguhnya telah datang dari Tuhanmu bukti-bukti yang terang; maka barangsiapa melihat (kebenaran itu)[16], maka (manfaatnya) bagi dirinya sendiri; dan barangsiapa buta (tidak melihat kebenaran itu), maka kemudharatannya kembali kepadanya. Dan aku (Muhammad) sekali-kali bukanlah pemelihara(mu).” (QS. Al An’aam [6] ayat 104).

[16] Maksudnya ialah barangsiapa mengetahui kebenaran dan mengerjakan amal saleh, serta memperoleh petunjuk, maka dia telah mencapai puncak kebahagiaan.

Kemudian ada juga mata hati. Kata hati dan mata hati harus dibedakan tetapi jangan dipisahkan karena keduanya jika saling melengkapi akan semakin memupuk kemuliaan dimata Allah Swt. Mata hati ini bisa dibedakan dari kata hati karena yang terkandung didalamnya adalah perasaan dan pengertian saja. Jadi setelah kata hati maka berikutnya akan ada mata hati (perasaan dan pengertian) yang terwujud berdasarkan hasil dari diterapkannya sikap lurus, jujur, baik, bagus dan benar di kata hati seorang manusia.

Lantas bagaimana dengan yang sering kita dengar bahwasannya ada sebagian orang yang didalam hatinya ada kebathilan, kejahatan, kebohongan. Dan itu hanya terucap di hatinya saja sehingga tidak diketahui oleh orang lain. Apakah itu termasuk kata hati??

Dari kasus diatas jelas bahwasannya tindakan yang dilakukan itu bukanlah kata hati karena itu hanya kehendak. Kehendak adalah tindakan yang bisa bohong namun bisa juga jujur/benar atau bahkan campuran dari keduanya. Dan itu semua dikendalikan oleh hawa nafsu. Tetapi dalam hal ini untuk diketahui bersama bahwa tidak selamanya nafsu itu jelek karena nafsu sendiri dibagi menjadi dua macam, pertama nafsu yang menghasilkan kebaikan dan kedua nafsu yang menghasilkan keburukan/kejahatan. Jika kebaikan yang dihasilkan, berarti itu dikarenakan seseorang telah memilih yang benar dengan bantuan malaikat sebagai penasehat. Sedangkan bila kebatilan yang dihasilkan maka itu jelas karena keputusan yang ia ambil sebelumnya telah diboncengi oleh kepentingan iblis dan syaitan.

Jadi dari penjelasan diatas maka ini telah sesuai dengan sindiran Allah di dalam Al-Qur`an surat Az Zukhruf [43] ayat 78 “Sesungguhnya Kami benar-benar telah membawa kebenaran kepada kamu tetapi kebanyakan di antara kamu benci pada kebenaran itu”. Padahal di dalam surat Qoof [50] ayat 5 Allah Swt telah mengingatkan kepada kita umat manusia bahwa “Sebenarnya, mereka telah mendustakan kebenaran tatkala kebenaran itu datang kepada mereka, maka mereka berada dalam keadaan kacau balau.”

Sehingga jelas sekali wahai saudaraku, jika kita mau dan telah menerapkan kata hati seperti penjelasan diatas maka seyogyanya engkau sendiri telah menjalankan sunah kehidupan yang telah dikodratkan oleh Allah Swt kepada kita sebagai hambanya.

“Dan ingatlah apa yang dibacakan di rumahmu dari ayat-ayat Allah dan hikmah (sunnah nabimu). Sesungguhnya Allah adalah Maha Lembut lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Ahzab [33] ayat 34).

“Katakanlah:”kebenaran telah datang dan yang batil itu tidak akan memulai dan tidak (pula) akan mengulangi[17].”(QS. Saba’ [34] ayat 49)

[17] Maksudnya ialah apabila kebenaran sudah datang maka kebatilan akan hancur binasa dan tidak dapat berbuat sesuatu untuk melawan dan meruntuhkan kebenaran itu.

“Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.” (QS. Al Furqaan [25] ayat 63).

[Cuplikan dari buku “Kajian Hati, Isyarat Tuhan”,  Bab. Kata Hati, karya Mashudi Antoro]

Jika Aku Jatuh Cinta

Ya Illahi Robbi,,,
Izinkanlah jika tiba saatnya aku jatuh cinta
Sandingkanlah aku dengan seorang
Yang menutupi kekurangku dan bukan kekosonganku
Agar hatiku tidak pernah hampa dalam mengingat-Mu

Ya Ilahi Robbi…
Izinkanlah aku jatuh cinta
Pilihkanlah untukku
Seorang yang selalu terjaga hatinya pada-Mu
Yang bisa menyejukkan disaat gundah gulana
Dan mengingatkanku disaat mulai salah tujuan
Sehingga membuatku semakin memuji-Mu

Ya Illahi Robbi,,,
Jika tiba saatnya aku jatuh cinta
Pertemukan aku dengan seorang
Yang hatinya selalu terpaut pada-Mu
Agar semakin bertambah cintaku pada-Mu

Ya Illahi Robbi,,,
Jika tiba saatnya aku jatuh cinta
Maka jadikanlah kekagumamku akan kecantikannya
Membuatku semakin mengagumi akan ke-Esaan-Mu

Ya Illahi Robbi,,,
Jika tiba saatnya aku jatuh cinta
Izinkan aku di cintai seorang
Yang bisa menerima segala kekuranganku
Agar kami bisa menerima setiap cobaan dari-Mu

Ya Robbi,,,
Aku memohon pada-Mu
Jika tiba saatnya aku jatuh cinta
Maka jadikanlah cinta itu sebagai penguat cintaku pada-Mu
Dan jangan dengan cinta itu, membuatku lupa akan diri-Mu

Ya Illahi Robbi,,,
Jika tiba saatnya aku jatuh cinta
Peliharalah cintaku padanya
Agar tidak melebihi cintaku pada-Mu

Ya Robbi,,,
Jika tiba saatnya aku jatuh cinta
Genangi hati sanubariku dengan Asma-Mu
Agar rasa cintaku pada-Mu tetap utuh…

Ya Robbi,,,
Jika tiba saatnya aku jatuh cinta
Maka pertemukanlah kami dalam naungan cinta-Mu
Berikan kami kesempatan
Untuk terus meningkatkan cinta pada-Mu

Ya Illahi Robbi,,,
Jika tiba saatnya aku jatuh cinta
Jangan pernah engkau memalingkan wajah-Mu
Anugerahkanlah aku dengan rahmat-Mu
Dan peliharalah rasa cinta ini
Kepada yang telah Engkau takdirkan
Cinta suci yang menyejukkan hati
Dan tak akan hilang seiring waktu…
Amin…

Jgy, 13 /07/06
( Oedi`)

[Kutulis dalam harapan kepada Tuhan di kesendirian waktuku yang panjang]

Aku dan Kamu

Dengarlah saat ini ketika aku membisikan kepada hatimu
Karena sudah sejak lama aku juga menjadi bagian dari hidupmu
Akupun mengikuti langkah hatimu yang suka dan duka
Dan turut pula mengarungi aliran jiwamu yang deras dalam motivasi
Kusyukuri kegembiraanmu, kutangisi penderitaanmu
Karena aku dan kamu adalah karunia

Jgy, 18 Jan 09
Oedi`

[Kutulis dalam harapan besar cita dan cintaku]