Kabar_ku

Agenda Pendakian Puncak Merapi (2965 Mdpl) 08-09 Mei 2010

Posted on Updated on

Siang itu sekitar jam 13.00 WIB dan ketika saya sedang bersantai, teman satu kosan  (Dika) mengajak saya untuk mendaki gunung Merapi. Saya pun langsung menanggapi dengan berkata “Ayo, berangkat…”. Tidak ada keraguan karena inilah waktu yang di tunggu-tunggu setelah terakhir kesana di tahun 2004. Dan sore itu juga kamipun langsung berangkat menuju gunung Merapi.

Baca entri selengkapnya »

Gadis Shalehah itu bernama Rieka Berdiyev (Kenangan yang tak lekang oleh waktu)

Posted on Updated on

Saat itu, dengan bersandar di salah satu sudut luar dari masjid kampus UGM, saya tengah asyik duduk bersantai dan sedikit menghilangkan rasa penat setelah seharian beraktifitas. Tak lama berselang waktu hadir seorang wanita yang mengenakan jilbab lengkap dengan pakaian Muslimah yang sangat rapih. Matanya biru (blue ayes), hidungnya mancung dan berkulit putih bersih. Pembawaannya pun pemalu dan tampak seperti seorang yang sangat mengerti tentang etika Islam bagi kaum wanita. Ketika semakin mendekat saya kira dia seorang wanita Bosnia. Rieka, ia biasa memanggil dirinya terhadap teman atau orang yang dikenalinya. Dan saat itu ternyata bersama temannya ia hendak menunaikan shalat Ashar.

Baca entri selengkapnya »

Agenda Perjalanan Gunung Lawu (07-09 Maret 2009)

Posted on Updated on

lawu-7-9-mare-09-28 lawu-7-9-mare-09-13 lawu-7-9-mare-09-3

lawu-7-9-mare-09-5 lawu-7-9-mare-09-20 lawu-7-9-mare-09-16

lawu-7-9-mare-09-10 lawu-7-9-mare-09-21 lawu-7-9-mare-09-14 lawu-7-9-mare-09-27

Dalam mengisi waktu liburan dan sekaligus melepas kerinduan akan alam pegunungan, kuhabiskan waktu tiga hari di gunung Lawu. Perjalananku kali ini kalau tidak salah adalah yang kali kedelapannya. Sungguh penuh dengan makna keindahan yang agung.

 07 Maret 2009:
1. Berangkat dari Jogja, jam: 09.00
2. Tiba di basecamb depan masjid An-Nuur, jam: 12.30
3. Istirahat, makan siang, jam: 13.30
4. Shalat, packing, jam: 14.00
5. Mulai jalan jam: 14.30
6. Bayar (@ 5000×2), mengurus perizinan, jam: 14.33
7. Streaching, jam: 14.35
8. Mulai mendaki, jam: 15.00
9. Tiba di pos bayangan 1, jam: 15.20 (istirahat, buat minuman energi)
10. Tiba di pos 1, jam: 16.16 (istirahat, minum)
11. Tiba di pos 2, jam: 18.15
12. Istirahat, shalat magrib, jam: 18.15-18.30
13. Masak kopi dan mie, jam: 18.45-20.27
14. Ngobrol-ngobrol dengan pendaki dari Semarang, Madiun, Solo, Jakarta, Ponorogo, jam: 20-30
15. Packing ulang, jam: 20.35
16. Shalat Isya, jam: 21.07
17. Mulai jalan menuju pos 3, jam: 21.20
18. Tiba di pos 3, jam: 23.15

 08 Maret 2009:
1. Tiba di pos 5, jam: 01.05
2. Tiba di sendang drajat, jam: 01.35
3. Istirahat dan makan buah pir, jam: 01.35-03.55
4. Menuju puncak, jam: 04.00
5. Tiba di puncak, jam: 04.26
6. Foto-foto sunrise di puncak, jam: 05.00
7. Mulai turun, jam: 05.55
8. Singgah di sebuah pendopo, jam: 06.25
9. Tiba di sendang drajat lagi, jam: 06.40
10. Ambil air dan kenalan dengan pendaki wanita dari klaten, jam: 06.40-07.00
11. Tiba di pos 5, jam: 07.25
12. Mendirikan dome, jam: 07.30
13. Memasak nasi, sup, sarden, goren tempe krispi, jam 07.45
14. Makan siang, jam 09.55
15. Istirahat, jam: 10.15
16. Hujan sangat deras, jam 12.05
17. Kebanjiran (tenda sedikit bocor dan air menggenangi bagian bawah tenda dome), jam 12.22
18. Memperbaiki dome, jam: 15.00
19. Ngobrol, diskusi dan makan mie kriyuk, jam: 15.45
20. Menikmati penorama sore yang cerah dan foto-foto, jam: 16.40
21. Makan malam dan buah pir, jam: 19.00
22. Ngobrol dan diskusi, jam: 19.15-20.30
23. Istirahat, jam: 20.15
24. Tidur, jam:

 09 Maret 2009:
1. Menikmati panorama dan foto-foto, jam: 05.00-07.30
2. Sarapan pagi (mie+sosis, sarden), jam: 07.40
3. Packing, jam: 08.50
4. Streaching, jam: 09.30
5. Mulai beranjak turun, jam: 09.45
6. Tiba di pos 3, jam: 10.30
7. Tiba di pos 2, jam: 11.57 (istirahat+ nelpon)
8. Mulai jalan menuju pos 1, jam: 12.05
9. Berhenti karena harus memperbaiki tali carrier yang hampir putus dengan cara menjahitnya menggunakan jarum dan benang yang telah dipersiapkan, jam: 12.50-12.58
10. Tiba di basecamb, jam: 13.00
11. Istirahat dan beli syal, jam 13.15
12. Mulai beranjak pulang, jam: 13.30
13. Berhenti untuk memakai jas hujan, jam: 14.06
14. Berhenti untuk mengambil uang di ATM, jam: 14.52
15. Berhenti untuk memperbaiki motor di bengkel, jam: 15.00
16. Beranjak pulang, jam: 15.15
17. Berhenti di SPBU untuk mengisi bensin, jam: 16.22
18. Tiba di Jogja (minum di burjo), jam: 17.20

Sebuah perjalanan mendaki gunung yang dilakukan berdua saja dan dalam kondisi sangat santai dan bersahaja. Ini adalah perjalanan yang sangat berbeda dari sebelumya karena disini kami banyak berbagi dan berdiskusi tentang banyak hal. Tidak ada batasan dan tentunya banyak pula hikmah dan pelajaran yang dapat diambil.

Pelaku: Oedi`, Dika

Aksara Jawa Kuno

Posted on Updated on

hanacaraka-jawa

Hallow dunia…
Telah sekian lama aku tidak menulis serangkaian kata sederhana yang berisi target dalam perjalanan hidup ini. Sehingga pada kesempatan kali ini aku akan menelurkannya bersama blog Perjalanan Oedi` ini.

Kisah indah ini bermula dari hadirnya seorang gadis yang datang di sore hariku yang penuh dengan aktivitas seperti biasa. Ia datang menghampiriku dengan membawa sebuah janji yang pernah ia sanggupi yaitu membawa contoh aksara jawa kuno. Setelah lembaran kertas yang berisi contoh huruf jawa itu ia berikan kepadaku maka bersamaan dengan itu pula ia menyemangatiku dengan mengatakan “Di`, ini huruf nanti dipelajari ya, dan PR buatmu adalah menuliskan namamu sendiri dengan menggunakan huruf palawa ini, wajib bisa loh” (Hmm… dipaksa nih ceritanya??)

Jujur bahwasannya aku sangat bahagia mendapatkan kesempatan yang langka ini, kesempatan untuk bisa memperoleh waktu dalam mempelajari huruf yang indah ini sebagai hasil karya anak bangsa yang agung. Dan sesungguhnya memang inilah yang telah sekian lama aku nantikan karena sudah sejak dari awal telah menjadi cita-citaku untuk bisa menulis dan memahami setiap aksara jawa kuno ini.

Terimakasih banyak kepada seorang gadis bernama Nin-q yang telah kembali membuka mata dan motivasi diri ini untuk bisa mempelajari huruf jawa kuno ini. InsyaAllah aku akan berusaha semaksimal mungkin. Dan ucapan terimakasih juga aku haturkan karena berkat dia sekarang aku sudah sedikit bisa menuliskan karya puisiku dalam rangkaian aksara jawa ini.

Berikut adalah huruf-huruf jawa kuno tersebut:

Nb:
* Untuk Nin-q, nanti tolong dikoreksi ya dimana kekurangannya. Karena memang belum ada yang mengajarkannya secara detail.
* Download font hanacaraka: http://hanacaraka.fateback.com/dok&down.htm

Yogyakarta, 20 Januari 2009
Mashudi Antoro (Oedi`)