Diposkan pada Adventure, Tulisan_ku

Antara Jogja dan Tuban (versi Kawasaki Merzy)

Hari kamis tgl 29/05/08 Jam 20.30 wib, aku dan temanku beranjak perlahan menaiki motor kawasaki merzy buatan th 1983 menuju kab. Tuban (Jatim). Keberangkatan ku kali ini dengan misi menemani temanku yang harus pulang kampung karena ada enyang putrinya yang sebelumnya tepat jam 21.30 WIB telah berpulang ke rahmatullah.

Selama perjalanan,ada hal yang membuat saya berpikir tentang kebijakan pemerintah terutama tentang pembangunan terutama fasilitas umum. Bagaimana tidak selama perjalanan terutama jalan antara kab. sragen, Ngawi hingga Bojonegoro jalannya banyak yang berlubang alias rusak. Bahkan menurut pandangan saya kondisi jalan yang ada telah sampai pada taraf yang memprihatinkan. Saya terus bertanya, apa yang dilakukan pemerintah selama ini dengan hasil pajak dari masyarakat dan kekayaan alam yang terus ditarik???

Setibanya di Tuban kulihat jam menunjukkan jam 04.08 wib, kami langsung menuju kediaman sang enyang putri, setelah melihat sang enyang dan istirahat sejenak kamipun langsung pulang menuju kediaman mas Misbah di daerah Jatisari. Setibanya di rumah kami mencium bau yang sangat menyengat dari motor dan setelah di cek ternyata berasal dari aki yang kekeringan airnya. wal hasil besok sebelum ke tempat nenek maka aki tersebut harus di cek ke bengkel (Mengisi airnya). Kami masih dengan kegiatan berkumpul dan menunggu waktu shalat subuh. dan setelah shalat kamipun beranjak untuk istirahat/tidur.

Jam 09.00 setelah memperbaiki aki motor dan sarapan, kami beranjak menuju kediaman enyang, rencananya sih untuk bantu-bantu disana. namun setibanya disana ternyata kami sedikit telat karena waktu itu keranda jenazah sudah siap untuk di berangkatkan ke makam. langsung saja saya dan teman saya bergegas mengikutinya. Setibanya di makam satu persatu prosesi di laksanakan dengan hikmat.

Setelah selesai semua prosesi, kamipun satu persatu meninggalkan pemakaman. Aku masih menatap tanah basah pekuburan, dalam hati lahirnya kata-kata dan pemahaman yang kemudian kuwejawantahkan dalm bentuk tulisan “Tuhan sudah sejak lama menentukan berapa lama kau hidup, silahkan saja bersembunyi jika itu maumu, kau takkan hidup lebih lama lagi, dan rasa takut tidak memberikan arti apa-apa bagimu, karena takdirmu sudah di tentukan..”

Sebuah kondisi yang dapat menawanku untuk selalu ingat kepada-Nya, karena Dialah yang Maha Agung. dan tidak ada kekuatan apapun yang bisa mencegah-Nya jika berkehendak dan memutuskan sesuatu hal.

Pada hari itu diperkirakan sekitar 800-an orang hadir disana sungguh suatu hal yang menarik. setelah selesai dengan aktivitas disana kamipun kembali ke kediaman Mas Misbah. tiba disana tak lama kemudian kami langusng dengan persiapan untuk menunaikan shalat Jum`at dengan mandi dsb. setelah shalat, kemudian kami disambut dengan akan siang yang menunya special dan kegemaranku yaitu sambal goreng cumi-cumi. huh..nikmat sekali rasanya. setelah itu kami masih dengan aktivitas masing-masing (SMS, telepon). Kemudian setelahnya kembali beristirahat. karena tubuh ini rasanya sangat butuh untuk istirahat akibat perjalanan dan aktivitas sebelumnya dan sebagai persiapan untuk perjalanan pulang ke jogja.

Bangun dari tidur aku di ajak oleh saudara (adik) mas Misbah untuk bermain Badminton. asyik banget karena cukup berhasil menguras energi dan keringatku namun sangat menyegarkan dan menyehatkan. setelah bermain aku langsung mandi karena sebelum magrib kami harus tiba kembali ke rumah sang almarhumah. Dan setibanya disana kamipun melakukan aktivitas shalat magrib berjamaah, makan malam, dan shalat isya berjamaah lagi. Agenda malam itu adalah tahlilan untuk mendoakan almarhumah. banyak sekali tetangga, kerabat yang datang hingga tidak semuanya tertampung di dalam rumah. Sungguh menarik.

Setelah selesai semua agenda di rumah almarhum malam itu, kamipun beranjak pulang untuk persiapan kembali menuju jogja.

Jam 23.10 kami beranjak dari kediaman Misbah, di awal perjalanan terasa lancar-lamcar saja, namun tak lama kemudian mulai ada masalah dengan lampu depan motor dimana hanya bisa hidup satu saja, dan itupun yang jarak jauh. Kondisi ini cukup berlanjut hingga pada akhirnya di sekitar bojonegoro kamipun berhenti untuk benar2 memperbaikim dan ternyata ada masalah dengan 2 kawat pijar bohlamp lampunya yang menyatu. sehingga kamipun menggantinya dengan bohlamp cadangan. setelah selesai kamipun kembali melanjutkan perjalanan. setiba di Ngawi ada masalah baru dengan sang motor yaitu baut penyanggah knalpot hilang sehingga memaksa kami untuk mengikatnya dengan kawat yang ada.

Setelah selesai kamipun melanjukan perjalanan kembali. dan sekitar jam 5-an kamipun tiba di jogja. Memang sebuah perjalanan/petualangan yang memengasyikkan.

Iklan

Tulisan_ku

Di bawah ini adalah beberapa tulisanku, isinya tidak akan jauh dari arti hidup dan kehidupan setiap manusia. Silahkan baca selengkapnya dengan meng-klik [baca…] :

1. Tentang keidahan Islam :

Jangan Bersedih [baca…]

Ziryab, Ikon Mode Umat Muslim [baca…]

Membenarkan dengan sebuah Keteladanan [baca…]

Raihlah Kenikmatan Surga[baca…]

Cinta Adalah Sumber dari Segala Perbuatan [baca…]

Dakwah yang Menyejukkan [baca…]

Sikap Islam Terhadap Kaum Perempuan [baca…]

Model Keluarga Muslim [baca…]

Menggapai Ridho Allah, Meraih Kabahagiaan Sejati [baca…]

Puasa Lahir dan Batin [baca…]

Berbagi Makanan dalam Islam [baca…]

Faedah Shalat Berjamaah [baca…]

Kedewasaan Sikap [baca…]

Nafas Hidup dan Kehidupan [baca…]

Pujian & Cobaan [baca…]

Mendalam Rinduku Padamu [baca…]

Memanfaatkan Orang Lain dengan Licik [baca…]

Dzikir Ku [baca…]

Kiyai vs Tukang es Cendol (Kisah bergurunya seorang guru) [baca…]

Indahnya Bershalawat kepada Rasulullah Saw [baca…]

Sebuah Pengakuan [baca…]

Mengembalikan Norma Kebaikan pada Diri Setiap Manusia [baca…]

Keteladanan Sempurna (Rasulullah panutan terbaik sepanjang masa) [baca…]

Jilbab dan Aurat Muslimah [baca…]

Langkah-langkah (terobosan) Iblis pada Anak Manusia [baca…]

Tanda-tanda Kiamat [baca…]

Obelisk, tugu simbol kemakmuran atau wujud penghormatan kepada Iblis? [baca…]

Keutamaan kaum wanita: Menuju keshalihan [baca…]

Hilangnya Budaya Membaca dari Umat Islam [baca…]

Fakta ilmiah modern dan keajaiban Al-Qur`an [baca…]

Geologi dan Asal Usul Bumi, kiamat serta Hubungannya dengan Al-Qur`an dan As-Sunnah [baca…]

Hubungan Agama Islam dan Ilmu Pengetahuan [baca…]

Munculnya Penyakit Baru serta Hubungannya dengan Al-Qur`an dan As-Sunnah [baca…]

Al-Qur`an: Antisipasi ke Depan [baca…]

Fakta Ilmiah Mukjizat Nabi Muhammad SAW…[baca…]

Arsitek dan teknologi dari hewan mengalahkan kemampuan terbaik manusia [baca…]

Keajaiban Al-Qur`an dan pembenarannya secara Ilmiah [baca…]

Penemuan dahsyat ilmuwan Islam yang dilupakan sejarah dunia [baca…]

Salju turun di Madinah dan Gurun Sahara yang menghijau (Benarkah ini tanda kiamat sudah sekat?) [baca…]

Kemampuan Rasulullah SAW dalam Google Earth [baca…]

10 anggapan “Barat” tentang Nabi Muhammad SAW dan Islam [baca…]

Bukti kecerdasan ajaran Islam: Tentang Alien dan Wormhole? [baca…]

Mukmin yang Terbaik [baca…]

Peradaban Islam: Obor pengetahuan [baca…]

Surga dalam Keluarga [baca…]

Ibu, sosok yang sangat berharga [baca…]

Tetangga yang menyepelekan tetangganya [baca…]

Saling berbagi cinta diantara sesama [baca…]

Hilangnya Keindahan Malam [baca…]

Cermin Kesadaran dan Perenungan [baca…]

Suami yang cerdas dan istri yang shalehah dalam mengutangi Allah SWT [baca…]

Saatnya membantu sesama (Shodaqoh, infaq, wakaf, dll) [baca…]

Manfaat gerakan shalat bagi kesehatan tubuh [baca…]

Pesan keadilan bagi para penguasa [baca…]

Derap langkah diri yang fitri [baca…]

Nubuat (Ramalan) Tentang Muhammad SAW dari Beberapa Agama (Zoroaster, Hindu, dan Buddha) [baca…]

Larut dalam Kenestapaan [baca…]

Mengubur Diri dalam Kesenangan [baca…]

Kecantikan: Anugrah atau Bencana? [baca…]

Kezuhudan hidup [baca…]

Cinta di atas makna [baca…]

Menyebarkan cinta di atas makna [baca…]

Masjid dan komunitas Muslim di kutub utara [baca…]

Salman Al-Farisi: Sosok zuhud yang mencari kebenaran [baca…]

Kisah cinta sejati Ali bin Abi Thalib RA dan Fatimah Az-Zahra RA [baca…]

Mahmoud Ahmadinejad: Pemimpin yang kharismatik, sederhana, dan ideal [baca…]

Shalat dalam keikhlasan [baca…]

Apakah kita sudah bersyukur? [baca…]

Hilangnya rasa malu [baca…]

Renungkanlah saudariku [baca…]

Pencari cinta [baca…]

Dimanakah cinta dan kedamaian? [baca…]

Kearifan cinta [baca…]

Para pejuang cinta [baca…]

Kehancuran negeriku [baca…]

Cinta sejati Nabi Yusuf AS dan Zulaykha [baca…]

Saatnya untuk bertobat [baca…]

Untuk dunia yang lebih baik [baca…]

Bencana dan pembersihan dosa [baca…]

Ketika seorang Mukmin bermaksiat [baca…]

Keutamaan berburu ilmu [baca…]

Kerusakan zaman dan kekeruhan pergaulan [baca…]

Runtuhnya ikatan persaudaraan [baca…]

Hanoman, sang pembela kebenaran [baca…]

Uzlah (mengasingkan diri) demi kebaikan [baca…]

Kisah takutnya kekasih Allh SWT [baca…]

Kaum yang terlaknat [baca…]

Renungan akhir tahun (mengingat akherat) [baca…]

Mari jatuh cinta lagi [baca…]

Falsafah hidup orang Jawa [baca…]

Bahasa kesedihan [baca…]

Penciptaan Nabi Adam AS persenyawaan atom dan sinar kosmik [baca…]

Cinta dan kesetiaan Layya (istri Nabi Ayyub AS) [baca…]

Bukti ketinggian ilmu Ali bin Abi Thalib RA (“Kuncinya Ilmu”) [baca…]

Biarkan hatimu berbiacara [baca…]

Cinta suci dari Abu Bakar Ash-Shiddiq RA [baca…]

Keindahan cinta dari Al-Faruq (Umar ibn Khaththab RA) [baca…]

Cahaya hatimu [baca…]

Fenomena masuk Islam di dunia: tanda kebangkitan kedua [baca…]

Peka memaknai kesedihan [baca… ]

Buku: Kesedihan yang indah [baca…]

Langkah tepat dalam kesedihan [baca…]

Kisah indah malam pertama seorang pengantin Muslimah [baca…]

Melepaskan diri dari kesedihan [baca…]

Ratapan seorang pecinta [baca…]

Manusia dan hewan [baca…]

Pakaian kecantikan dan keburukan [baca…]

Ketika kesedihan dan kebahagiaanku hadir [baca…]

Surat wasiat untuk para pemimpin bangsa [baca…]

Cinta dan benci [baca…]

Kemuliaan hati seorang istri terbaik [baca…]

Hilangnya kesakralan pernikahan [baca…]

Waktu yang semakin cepat berlalu: Inikah tanda akhir zaman? [baca…]

Puisi cinta romantis [baca…]

Menemukan cinta dengan hati [baca…]

Kebangkitan Islam dari Nusantara [baca…]

Melihat dan mendengar dengan hati [baca…]

Pekikan takbir kemenangan: Kapankah terdengar lagi? [baca…]

Ketenangan jiwa pecinta [baca…]

Pesan untuk masa depan [baca…]

Mempersiapkan diri sebelum azab datang [baca…]

Membangkitkan Nusantara dengan kearifan lokal [baca…]

Mengingat kematian di akhir zaman ini [baca…]

Makna hilangnya pesawat MH 370: dari sudut padang Al-Qur`an [baca…]

Muhasabah cinta [baca…]

Jiwa seorang kesatria [baca…]

Kebangkitan bangsa Arya [baca…]

Kedamaiam cinta [baca…]

Kerajaan Manusia [baca…]

Kekuatan cinta sejati [baca…]

Puisi cintaku [baca…]

Jatuh cinta yang sejati [baca…]

Pikiran pecinta sejati [baca…]

Jalan-jalan cinta [baca…]

Mengagungkan ajaran Tuhan [baca…]

Berbenah diri untuk menghadapi pergantian zaman [baca…]

Akhir zaman kita: Persiapkan dirimu [baca…]

Kebaikan itu masih ada [baca…]

Negeri Arya Nuswantara [baca…]

Ilmu kesempurnaan diri [baca…]

Kebangkitan spiritual modal kebangkitan Nusantara [baca…]

Mengingat Tuhan dengan mengingat kematian [baca…]

Meraih kemerdekaan jiwa dengan jalan cinta [baca…]

Ajaran luhur Budhi Dharma Nusantara [baca…]

Sang Avatar Nusantara [baca…]

Cinta suci para pecinta sejati [baca…]

Zaman kehancuran dunia [baca…]

Jalan cinta dan keindahan [baca…]

Bertahan di zaman kemunafikkan [baca…]

Tasawuf Jawa [baca…]

Mitologi dan agama: tentang ajaran Moksa [baca…]

Mengembalikan visi Catur Asrama di Nusantara [baca…]

Keseimbangan hidup demi kedamaian hati [baca…]

Renungan akhir zaman: Kewajiban untuk mencintai bumi dan segala isinya [baca…]

Pemuda yang terpilih [baca…]

Belajar ikhlas [baca…]

Antara mitos dan fakta ilmiah tentang larangan keluar rumah di waktu magrib [baca…]

Pribadi yang menakjubkan [baca…]

Risalah wanita: Ciptaan yang sangat mulia [baca…]

Persamaan hak wanita di Barat: Benarkah bisa membuat mereka bahagia [baca…]

Cinta yang hilang: Awal kehancuran dunia [baca…]

Keseimbangan diri manusia dan pengaruhnya terhadap bencana alam dan perang kosmik [baca…]

Pentingnya rasa syukur demi kebahagiaan hidup [baca…]

Hakekat cinta sejati [baca…]

Gerhana matahari total: Jangan menyepelekan fenomena langka ini! [baca…]

Transisi dimensi kehidupan: Mempersiapkan diri menuju zaman yang baru [baca…]

Nurrataya; Para penjaga Bumi dalam masa transisi zaman [baca…]

Menjaga keseimbangan hidup demi keselamatan diri [baca…]

Filosofi hidup dalam angka Jawa [baca…]

Manusia dengan keunggulannya yang diabaikan [baca…]

Nirwana dan Kahyangan: Dalam perspektif kehidupan sejati [baca…]

Negeri di balik kabut [baca…]

Azab di negeri kaum Mahultah [baca…]

Sastra dalam perspektif kuno [baca…]

Panca Karya: Cara hidup yang damai [baca…]

Kumaria: Kaum akhir zaman Swarganta-Ra [baca…]

Keindahan yang nyata [baca…]

Madisyali khulafayah [baca…]

Rumah dengan 5 pintu keindahan [baca…]

Bangkit dari penjajahan [baca…]

Diri manusia itu? [baca…]

Nan’an si ului da Khalifah [baca…]

Syir’anukh lel Khalifah [baca…]

Jalan keikhlasan [baca…]

Alfaruq hiyadi alfatah [baca…]

Nur`amunatanam [baca…]

Kebangkitan di negeri yang terpilih [baca…]

Tapa brata leluhurku [baca…]

Orwakulam Yarukh [baca…]

Langkah kesedihan [baca…]

Kebenaran yang tersembunyi [baca…]

Menaklukkan diri sendiri [baca…]

Ketenangan jiwa [baca…]

Nubuwat perang besar akhir zaman [baca…]

Keangkuhan diri [baca…]

Menemukan kedamaian diri [baca…]

Mahabinatakaya [baca…]

Penyadaran diri [baca…]

Tri Tunggal Ilmu (Dasendria, Mulhayas, dan Sastra Jendra) [baca…]

Wahyu Makhuta Rama : Modal utama pemimpin sejati [baca…]

Kota Syinastra : Kehidupan Syurga di Bumi [baca…]

Derajat orang Jawa [baca…]

Multiverse: Bukti keagungan Tuhan [baca…]

Keseimbangan perilaku [baca…]

Hukum keseimbangan dunia [baca…]

Ermadala Yarum [baca…]

Zamtine Hura [baca…]

Pengorbanan diri [baca…]

Zakhiryam sodal [baca…]

Bhakti nyata seorang hamba [baca…]

Generasi sehat yang terbaik [baca…]

Jaman tuo [baca…]

Siapa kita? [baca…]

Haryatanirasyah [baca…]

Agama Budhi (1) [baca…]

Qona’ah : Nrimo ing pandum [baca…]

Puasa dan riyadhoh [baca…]

Antamapura Arthaya [baca…]

.

2. Tentang cinta:

Ibu… [baca…]

Belajar dari Orang Lain [baca…]

Ayo Kekasihku… [baca…]

Kata Hati [baca…]

Keinginan [baca…]

Aroma Ijab Kabul [baca…]

Bidadari Ku (Part 1) [baca…]

Bidadari Ku (Part 2) [baca…]

Bidadari Ku (Part 3) [baca…]

Alam kemuliaan cinta [baca…]

Cinta Sejati [baca…]

Muak dan Benci [baca…]

Pencarian akhir [baca…]

Waktu [baca…]

Keindahan [baca…]

Masa muda dan tua [baca…]

Perihal Ilmu [baca…]

Novel: Cinta Sang Pemberontak [baca…]

Perihal kematian [baca…]

Cintaku [baca…]

Gadis shalehah itu bernama Rieka Berdiyev (kenangan yang tak lekang oleh waktu) [baca…]

Cinta Buta [baca…]

Buku: Cinta Dua Kalimat Syahadat [baca…]

Buku: Ojo Ngepuk Jayaning Mrutu [baca…]

Buku: Kasihanilah Tangisan Hati [baca…]

Cinta yang Syahdu [baca…]

Ketika Tuhan memilihkan cinta [baca…]

Kau dan aku [baca…]

Buku: Cermin Kesadaran dan Perenungan [baca…]

Cinta yang perih [baca…]

Kesedihan cinta [baca…]

Keindahan cinta [baca…]

Surat cinta untuk kekasihku I [baca…]

Surat cinta untuk kekasihku II [baca…]

Surat cinta untuk kekasihku III [baca…]

Surat cinta untuk kekasihku IV [baca…]

Surat cinta untuk kekasihku V [baca…]

Surat cinta untuk jodohku I [baca…]

Surat cinta untuk jodohku II [baca…]

Kumpulan syair cintaku (Juli-Desember 2011) [baca…]

Hikayat cinta sejati [baca…]

Cinta dan kesetiaan Layya (istri Nabi Ayyub AS) [baca…]

Cinta suci dari Abu Bakar Ash-Shiddiq RA [baca…]

Keindahan cinta dari Al-Faruq (Umar ibn Khaththab RA) [baca…]

Panggilan sang kekasih [baca…]

Ratapan seorang pecinta [baca…]

Cinta dan benci [baca…]

Cinta bukan jodoh [baca…]

Detik-detik penantian [baca…]

Izinkan aku mencintaimu [baca…]

Muhasabah cinta [baca…]

Kedamaiam cinta [baca…]

Kekuatan cinta sejati [baca…]

Puisi cintaku [baca…]

Jatuh cinta yang sejati [baca…]

Pikiran pecinta sejati [baca…]

Sakit cinta [baca…]

Jalan-jalan cinta [baca…]

Meraih kemerdekaan jiwa dengan jalan cinta [baca…]

Cinta suci para pecinta sejati [baca…]

Jalan cinta dan keindahan [baca…]

Cinta yang hilang: Awal kehancuran dunia [baca…]

Hakekat cinta sejati [baca…]

Bangkit dari penjajahan [baca…]

Candi Prambanan: Kisah cinta yang terlupakan [baca…]

Penyadaran diri [baca…]

Valhadir: Negeri lima bangsa [baca…]

Bhakti nyata seorang hamba [baca…]

Tahta pusaka leluhur [baca…]

Kaen ast Amanta : Cinta dan perjuangan [baca…]

.

3. Tentang sains dan teknologi :

Lobang/celah Baru di Internet Eksplorer versi 6 (6.1) [baca…]

Kiamat di tahun 2053 ?? (Pendapat Para Ilmuan tentang hari Kiamat) [baca…]

Mengukur tingkat stres pada diri [baca…]

Fakta ilmiah modern dan keajaiban Al-Qur`an [baca…]

Geologi dan Asal Usul Bumi, kiamat serta Hubungannya dengan Al-Qur`an dan As-Sunnah [baca…]

Hubungan Agama Islam dan Ilmu Pengetahuan [baca…]

Munculnya Penyakit Baru serta Hubungannya dengan Al-Qur`an dan As-Sunnah [baca…]

Al-Qur`an: Antisipasi ke Depan [baca…]

Umur Alam Semesta [baca…]

Fakta Ilmiah Mukjizat Nabi Muhammad SAW [baca…]

Ekspor pekerja pengetahuan (Peralihan kebutuhan dan kemajuan zaman) [baca…]

Manusia dan Mesin, Mana yang Lebih Baik ? (Mengkaji kisah John Henry dan Garry Kasparov) [baca…]

Keuntungan pengguna otak kanan (Berbanggalah jika engkau bukan pengguna otak kiri) [baca…]

Akrit Jaswal, Dokter bedah cilik sejak usia 7 tahun [baca…]

Fenomena hujan hewan [baca…]

Kanker Serviks: Pembunuh Nomor 1 Wanita Indonesia [baca…]

Labirin: Keunikan dan manfaat memilikinya bagi cipta, iman, kearifan, kesehatan dan kepercayaan diri [baca…]

30 Rahasia Kaum Wanita [baca…]

Earth (Bumi): Ibu kita yang sedang sakit [baca…]

Penemuan bahtera dan kisah kehidupan Nabi Nuh AS [baca…]

Tanpa pajak, Indonesia tetap bisa sejahtera [baca…]

Aktivasi Otak Tengah [baca…]

Keajaiban Al-Qur`an dan Pembenarannya secara Ilmiah [baca…]

Wajah Indonesia [baca…]

Nasib buta aksara di kota pendidikan [baca…]

Penemuan Cerobong Asap di Dasar Laut Sangihe Talaut (Sulawesi utara) [baca…]

Arsitek dan teknologi dari hewan mengalahkan kemampuan terbaik manusia [baca…]

Teknologi Robot terbaru yang super canggih [baca…]

Jam Mekkah: Terbesar di dunia dan simbol kebangkitan umat Islam [baca…]

10 lubang paling misterius dan unik di dunia [baca…]

KF-X, Pesawat Garda terdepan TNI AU masa depan [baca…]

Konsep kendaraan (mobil) masa depan [baca…]

Perpustakaan dengan konsep alami [baca…]

10 Keajaiban Arsitektur dan Teknologi di Masa Lalu [baca…]

10 Ponsel canggih ramah lingkungan [baca…]

Indonesia, salah satu dari 5 raksasa ekonomi dunia [baca…]

Piring terbang buatan Iran [baca…]

Resep masakan keluarga [baca…]

Energi panas bumi yang terabaikan [baca…]

Salju turun di Madinah dan Gurun Sahara yang menghijau (Benarkah ini tanda kiamat sudah sekat?) [baca…]

Penemuan dahsyat ilmuwan Islam yang dilupakan sejarah dunia [baca…]

Oasis terindah di dunia [baca…]

Keunikan kedua kutub bumi (artic dan antartic) [baca…]

10 Hal terunik di dunia [baca…]

Dampak menyepelekan kondisi alam [baca…]

Kemampuan Rasulullah SAW dalam Google Earth [baca…]

Fakta terbaru: Benarkah Hitler Islam? [baca…]

10 anggapan “Barat” tentang Nabi Muhammad SAW dan Islam [baca…]

9 Keajaiban alam dunia 2 diantaranya di Indonesia [baca…]

10 fenomena alam teraneh di dunia [baca…]

Bukti kecerdasan ajaran Islam: Tentang Alien dan Wormhole? [baca…]

Penciptaan Nabi Adam AS persenyawaan atom dan sinar kosmik [baca…]

10 bukti kesempurnaan dalam penciptaan bumi [baca…]

Antara mitos dan fakta ilmiah tentang larangan keluar rumah di waktu magrib [baca…]

Keseimbangan diri manusia dan pengaruhnya terhadap bencana alam dan perang kosmik [baca…]

Gerhana matahari total: Jangan menyepelekan fenomena langka ini! [baca…]

Transisi dimensi kehidupan: Mempersiapkan diri menuju zaman yang baru [baca…]

Nurrataya; Para penjaga Bumi dalam masa transisi zaman [baca…]

Buwastaka: Senjata partikel kaum Nagirasta [baca…]

Jenis elemen, makhluk dan dimensi kehidupan [baca…]

Multiverse: Bukti keagungan Tuhan [baca…]

Generasi sehat yang terbaik [baca…]

.

4. Tentang sejarah, sosiologi, antropologi,  arkeologi, spiritual, dll :

Atlantis is Indonesia [baca…]

Melacak peradaban Atlantis yang hilang ditelan waktu [baca…]

Misteri Peradaban Lemuria [baca…]

Fakta Ilmiah Adanya Perang Mahabharata (Perang nuklir zaman prasejarah?) [baca…]

Fakta Ilmiah Kisah Ramayana [baca…]

Aksara Jawa Kuno [baca…]

Barang-barang Peninggalan Rasulullah SAW [baca…]

Peringkat Indonesia di mata dunia [baca…]

Prestasi terbaik dan terburuk putra-putri Indonesia, di kancah dunia Internasional [baca…]

Edmund Hillary dan Tenzing Norgay (Pendaki pertama yang tiba di Puncak Everest) [baca…]

Penemuan Candi di UII [baca…]

Asal usul dan riwayat singkat dari Rasulullah SAW [baca…]

Asal usul dan riwayat singkat dari Siti Khadijah (Istri pertama Rasulullah SAW) [baca…]

Soe Hok Gie dan pendakian seorang pendaki [baca…]

Penemuan patung Ganesha da Lingga-Yoni di UII [baca…]

Perkembangan penggalian candi di UII [baca…]

Universitas Tertua di Dunia: Bukti Kejayaan Peradaban Islam [baca…]

Benteng Chittorgarh Fort (India) [baca…]

Piramida di Bosnia [baca…]

Batik dan sejarahnya [baca…]

Misteri garis-garis Nazca [baca…]

12 monument paling misterius di dunia [baca…]

Prasasti Ebla, 2500 SM [baca…]

Romance in stone: Wujud nyata keagungan cinta [baca…]

Kota-kota berpengaruh di dunia sejak zaman kuno hingga sekarang [baca…]

Ikan yang berteriak tentang akhir dunia [baca…]

Majapahit: Bukti Kejayaan Nusantara [baca…]

Ragam Aksara Kuno di Indonesia [baca…]

18 Ilmu Kepemimpinan Gajah Mada (Asta Dasa Kotamaning Prabu) [baca…]

Sejarah dan Asal Muasal Propinsi Jambi [baca…]

Mengupas Sejarah Masuknya Islam di Nusantara [baca…]

12 Kuil Spektakuler di Dunia [baca…]

Dharmasraya ibukota kerajaan Melayu di Sumatera [baca…]

Sejarah Keistimewaan Yogyakarta [baca…]

Kresna dan wejangannya [baca…]

Humor dan guyonan pelepas penat [baca…]

NAZI dan Sepak Terjangnya yang Spektakuler [baca…]

Sejarah dan Asal usul Lombok [baca…]

Asal Usul dan Sepakterjang Bangsa Yahudi [baca…]

Penemuan piramida di Jawa Barat [baca…]

Penemuan besar Nikole Tesla yang tidak dikenal [baca…]

Kisah Atlantis, asli dari karangan Plato (buku Timaeus dan Critias) [baca…]

Naskah kuno Tanjung Tanah – Kerinci (Jambi) [baca…]

12 kota paling fenomenal di masa lalu [baca…]

Penemuan tembok Ya`juj dan Ma`juj [baca…]

Asal usul bangsa Nusantara asli keturunan Nabi Nuh AS [baca…]

Nusantara, pusat peradaban dunia [baca…]

Bukti Nusantara pusat peradaban dunia [baca…]

Kerajaan Sunda: Hartharanus, benarkah ini Atlantis? [baca…]

Falsafah hidup orang Jawa [baca…]

Peradaban tinggi bangsa Lemuria [baca…]

Fenomena masuk Islam di dunia: tanda kebangkitan kedua [baca…]

Penemuan species baru th 2011-2012 : Bukti kekayaan Nusantara [baca…]

20 tempat paling eksotis di Indonesia [baca…]

10 bukti kesempurnaan dalam penciptaan bumi [baca…]

Kerajaan Sigindo Alam Kerinci: Satu-satunya wilayah di Sumatera yang tidak dikuasai Sriwijaya [baca…]

Fase terakhir bangsa Indonesia: Kehancuran [baca…]

10 langkah mudah untuk menulis buku [baca…]

Waktu yang semakin cepat berlalu: Inikah tanda akhir zaman? [baca…]

Kemajuan peradaban Nusantara tempo dulu [baca…]

Pesan bijak leluhur untuk kita sekarang; Kehancuran NKRI [baca…]

Ramalan Jayabaya (Jongko Joyoboyo) tentang Nusantara [baca…]

Membangkitkan Nusantara dengan kearifan lokal [baca…]

Kebangkitan bangsa Arya [baca…]

Wahyu Keprabon untuk pemimpin besar Nusantara [baca…]

Kerajaan Manusia [baca…]

Kisah sejarah Nusantara [baca…]

Peradaban pasar global [baca…]

Kehancuran peradaban global dan kebangkitan kejayaan Nusantara [baca…]

Negeri setengah tiang: Penyebab keterpurukan bangsa [baca…]

Buka mata, telinga dan hatimu untuk Nusantara [baca…]

Siklus geologi dunia, waktunya pergantian zaman [baca…]

Pencarian makna dalam era konseptual [baca…]

Bukti kejayaan Nusantara: Sistem yang sesuai dengan kultur bangsa [baca…]

Kebangkitan spiritual modal kebangkitan Nusantara [baca…]

Kebaktian kepada Tuhan awal kebangkitan Nusantara [baca…]

Sejarah hebat bangsaku: Nusantara [baca…]

Ajaran luhur Budhi Dharma Nusantara [baca…]

Sang Avatar Nusantara [baca…]

Zaman kehancuran dunia [baca…]

Avatar dalam berbagai agama (Hindu, Buddha, Zoroaster, Nasrani, Islam) [baca…]

Tasawuf Jawa [baca…]

Atlantis ada di Nusantara [baca…]

Mitologi dan agama: tentang ajaran Moksa [baca…]

Mengembalikan visi Catur Asrama di Nusantara [baca…]

Kisah Mahabharata: Relevansi dengan kondisi bangsa [baca…]

Pemuda yang terpilih [baca…]

Prinsip hidup raja Mataram kuno (Medang) [baca…]

Kapitayan: Agama universal dari tanah Jawa [baca…]

Antara mitos dan fakta ilmiah tentang larangan keluar rumah di waktu magrib [baca…]

Mandala Bhakti: Ajaran mulia bangsa Nusantara [baca…]

Sistem kasta di era Majapahit: Bukti kehebatan bangsa Nusantara [baca…]

Paricara: Inilah perang dunia pertama [baca…]

Mitologi Lord of The Rings [baca…]

Keseimbangan diri manusia dan pengaruhnya terhadap bencana alam dan perang kosmik [baca…]

Gerhana matahari total: Jangan menyepelekan fenomena langka ini! [baca…]

Proses penciptaan dalam kebatinan Jawa [baca…]

Ilmu Sastra Jendra Hayuningrat: Puncak ilmu Jawa [baca…]

Transisi dimensi kehidupan: Mempersiapkan diri menuju zaman yang baru [baca…]

Nurrataya; Para penjaga Bumi dalam masa transisi zaman [baca…]

Menjaga keseimbangan hidup demi keselamatan diri [baca…]

Filosofi hidup dalam angka Jawa [baca…]

Manusia dengan keunggulannya yang diabaikan [baca…]

Nirwana dan Kahyangan: Dalam perspektif kehidupan sejati [baca…]

Chakra Manggilingan: Saatnya kehancuran dan kebangkitan Nusantara [baca…]

Kutara Manawa: Kitab hukum federasi Majapahit [baca…]

Akhir zaman: Dalam pandangan Prabu Jayabaya dan kitab suci [baca…]

Nusanta-Ra: Konsep agung peradaban Sunda [baca…]

Negeri di balik kabut [baca…]

Kepemimpinan ideal dalam tradisi Melayu [baca…]

Sastra dalam perspektif kuno [baca…]

Kitab ilmu pengetahuan para Nabi [baca…]

Rimzalata: Negeri di atas pohon [baca…]

Candi Anggarawisma dan Astawina [baca…]

Kerajaan Medang Kamulan: Antara mitos dan fakta sejarah [baca…]

Panca Karya: Cara hidup yang damai [baca…]

Kebangkita raja kegelapan [baca…]

Sistem pendidikan kaum Gamosah [baca…]

Ilmu Dasendria: Cara mencapai Swargaloka [baca…]

Pusaka dari para Malaikat [baca…]

Meditasi jiwa buwana [baca…]

Buwastaka: Senjata partikel kaum Nagirasta [baca…]

Kirasadatu: Asal usul kesatria akhir zaman [baca…]

Ilmu Sastra Cetha: Warisan Rahasia Nabi Adam AS [baca…]

Hildar: Pusaka sakti penyebab malapetaka [baca…]

Pesan dari “langit” untuk penduduk Bumi [baca…]

Kumaria: Kaum akhir zaman Swarganta-Ra [baca…]

Periode zaman Hasmurata-Ra [baca…]

Mahidara: Kesatria penguasa cincin Humari [baca…]

Pesan terakhir “pasukan langit” untuk penduduk Bumi [baca…]

Tata kehidupan leluhur: Cara menuju kejayaan Nusantara [baca…]

Kerajaan Bakulapura: Bukti persaudaraan Nusantara [baca…]

Dinasti Arhilatara: Kebangkitan kaum Mahusta [baca…]

Madisyali khulafayah [baca…]

Ratu Shima: Penguasa Kalingga yang tersohor di Nusantara [baca…]

Kaum Jalawaya: Umat terbaik Nabi Idris AS [baca…]

Rumah dengan 5 pintu keindahan [baca…]

Bangkit dari penjajahan [baca…]

Candi Prambanan: Kisah cinta yang terlupakan [baca…]

Revolusi dan perubahan dunia [baca…]

Diri manusia itu? [baca…]

Nan’an si ului da Khalifah [baca…]

Armudaya: Kebangkitan dan kehancuran leluhurku [baca…]

Jenis elemen, makhluk dan dimensi kehidupan [baca…]

Syir’anukh lel Khalifah [baca…]

Jalan keikhlasan [baca…]

Kaum Artamia: Bangkit dan hancurnya leluhurku [baca…]

Lagu dolanan anak-anak: Pesan dan prediksi kehidupan bangsa [baca…]

Kaum Hilbatar: Perang Dunia dan kejayaan Nusantara [baca…]

Alfaruq hiyadi alfatah [baca…]

Kerajaan Aryawina: Kejayaan dan Kehancuran leluhurku [baca…]

Kaum Aryadinah dan Kekaisaran Nurasanggara [baca…]

Nur`amunatanam [baca…]

Pusaka Jayahida dan perang akhir zaman [baca…]

Kebangkitan di negeri yang terpilih [baca…]

Tapa brata leluhurku [baca…]

Orwakulam Yarukh [baca…]

Zalya: Sang Kesatria Utama [baca…]

Kitab Negarakertagama: Naskah asli dan terjemahannya [baca…]

Negeri Hur ‘Anura: Tersembunyi dan terpilih [baca…]

Perang besar universal [baca…]

Kaum Aslantinasya dan bahasa kuno Nusantara [baca…]

Azkariyah: Negeri di penghujung zaman [baca…]

Urtalium: Zaman peri terakhir [baca…]

Ratu Tiyasati: Pemimpin besar Nusantara kuno [baca…]

Pusaka warisan dan perang antar dimensi [baca…]

Nubuwat perang besar akhir zaman [baca…]

Kaminos: Kaum yang gemilang [baca…]

Kerajaan Nawali: Sang pemimpin dari timur [baca…]

Kisah 9 bangsawan [baca…]

Kerajaan Salakanagara dan keturunannya [baca…]

Bahasa Sanskerta dan keunggulannya [baca…]

Menemukan kedamaian diri [baca…]

Kemegahan Majapahit: Dalam kesaksian penjelajah dunia [baca…]

Mahabinatakaya [baca…]

Bangsa Arya dan kisah peradabannya [baca…]

Seni perhiasan mengagumkan dari Majapahit [baca…]

Kekaisaran Magadha dan kaitannya dengan raja Nusantara [baca…]

Penyadaran diri [baca…]

Tri Tunggal Ilmu (Dasendria, Mulhayas, dan Sastra Jendra) [baca…]

Valhadir: Negeri lima bangsa [baca…]

Wahyu Makhuta Rama : Modal utama pemimpin sejati [baca…]

Kota Syinastra : Kehidupan Syurga di Bumi [baca…]

Derajat orang Jawa [baca…]

Multiverse: Bukti keagungan Tuhan [baca…]

Assariya: Penguasa agung Malapiyas [baca…]

Safaru: Para pengawas Bumi [baca…]

Keseimbangan perilaku [baca…]

Kota Syamhana : Benteng pertahanan terakhir Bumi [baca…]

Hukum keseimbangan dunia [baca…]

Ermadala Yarum [baca…]

Zamtine Hura [baca…]

Hiltram as Kazalim : Tombak azab dan pedang takdir [baca…]

Mahayatra: Solusi kehidupan dunia [baca…]

Pengorbanan diri [baca…]

Atariya: Teknologi yang ditinggalkan [baca…]

Kaum Syampiyun: Azab yang nyata [baca…]

Zakhiryam sodal [baca…]

Kosaddum: Perang singkat para leluhur [baca…]

Petruk menggugat dunia [baca…]

Semar gugat [baca…]

Astaniya: Kekaisaran dunia [baca…]

Ibnu Khaldun dan teori siklus negara [baca…]

Bhakti nyata seorang hamba [baca…]

Generasi sehat yang terbaik [baca…]

Pergantian zaman ini (Rupanta-Ra) [baca…]

Prabu Dikarata: Penjaga kedamaian dunia [baca…]

Pusaka Langit: Datton dan Harron [baca…]

Jaman tuo [baca…]

Siapa kita? [baca…]

Haryatanirasyah [baca…]

Matterama: Kejayaan 5 ras Manusia [baca…]

Tahta pusaka leluhur [baca…]

Agama Budhi (1) [baca…]

Mallagur : Kawah candradimuka para kesatria [baca…]

Kaen ast Amanta : Cinta dan perjuangan [baca…]

Qona’ah : Nrimo ing pandum [baca…]

Akhram: Kota suci yang dibebaskan [baca…]

Keistimewaan Nusantara (1) [baca…]

Puasa dan riyadhoh [baca…]

Mardum : Batas waktu dunia [baca…]

Antamapura Arthaya [baca…]

.

4. Tentang Adventure :

Antara Jogja dan Tuban (versi Kawasaki Merzy) [baca…]

Tuban versi Yamaha Jupiter [baca…]

Agenda pendakian gunung Semeru (3.675 Mdpl) 11-17 Juli 2007 [baca…]

Agenda perjalanan gunung Lawu (3.265 Mdpl) 7-9 Maret 2009 [baca…]

Agenda pendakian puncak Merapi (2.962 Mdpl) 8-9 Mei 2010 [baca…]

Agenda pendakian Gn. Merbabu (3.142 Mdpl) 22-24 Maret 2012 [baca…]

Mandaki gunung untuk menghargai hidup [baca…]

Negeri di balik kabut [baca…]

Rimzalata: Negeri di atas pohon [baca…]

Rumah dengan 5 pintu keindahan [baca…]

Mallagur : Kawah candradimuka para kesatria [baca…]

Kaen ast Amanta : Cinta dan perjuangan [baca…]

Adventure

“Salah satu yang paling membuat hatiku menjadi lapang dan tenang, adalah ketika aku bisa merenungkan setiap ciptaan Allah Yang Maha Agung. Melihat, mendengar, merasakan serta menikmati setiap jengkal alam pegunungan” 

lereng-bromosunrise-ranu-kumboloranu-kumbolo-1pendakian-semeru_oedi

Agenda perjalanan pendakian puncak Mahameru, 3.676 mdpl

Berikut ini saya berikan catatan perjalanan pendakian gunung Semeru (Malang, Jawa Timur) yang dilakukan oleh kami (Oedi`, Tedy, Dika) tanggal 11-17 Juli 2007. Di antaranya adalah sebagai berikut:

11 Juli 2007:

  1. Berangkat naik bus ekonomi Sumber Kencono dari terminal Giwangan (Jogja) jam. 19.32
  2. Tiba di terminal Tirtonadi (Solo) jam. 21.05 + berangkat lagi jam. 21.33

12 Juli 2007:

  1. Tiba di terminal Purabaya (Surabaya) jam. 02.24
  2. Berangkat menuju malang naik bus patas medali mas jam 04.00
  3. Tiba di terminal Arjosari (Malang) jam. 05.42. (Aktivitas: kekamar mand, cuci muka, nunggu teman Tedy, Menuju ke tempat teman Tedy di Basecamp UN (Untuk Negeri) naik taksi jam. 06.50)
  4. Belanja logostik jam. 09.00 – 10.10
  5. Mulai jalan kaki keliling kota malang jam. 11.08
  6. Nolongin cewe yang pake motor mio (N 5042 AB) tabrakan di jln. Bandung jam. 12.10
  7. Nongkrong di depan matos (Malang Tows Squere) jam. 12.46 – 14.24
  8. Ke UNIBRAW (Universitas Brawijaya) jam. 15.05
  9. Ke SMAN 6 jam. 15.40
  10. Shalat Ashar di Masjid Darul Muttaqin
  11. Tiba di basecamb UN (Untuk Negeri) jam. 16.30
  12. Persiapan (packing) untuk ke Tumpang jam. 16.45
  13. Koordinasi untuk ke Tumpang dg pak Joko+Impala jam. 17.40
  14. Berangkat ke Tumpang naik angkot ADL jam. 18.30 => diantar mas Yusan dan mas Imron.
  15. Tiba di Tumpang jam. 19.14 => nyari kacamata
  16. Ke rumah pak Rahmadi (no telp. 0341-786256) di candi jago jam. 19.25
  17. Packing ulang sampai jam 21.10
  18. Ngobrol dengan keluarga Pak Rahmadi sampai jam. 23.15

13 Juli 2007:

  1. Naik truk pupuk & sayur ke Ranu Pane jam. 04.55.
  2. Tiba di Gubuk Klakah jam. 05.30
  3. Tiba di Ngadas jam. 06.15
  4. Tiba di Kedo Kasi/Argisari jam. 06.55
  5. Tiba di Ranu Pane (Basecamp Semeru) jam. 07.15. (Aktivitas: Lapor ke Posko pendakian, Ngurus perijinan, Check list barang, Pemanasan/streaking)
  6. Berangkat/mulai jalan jam. 08.10
  7. Istirahat pertama di lereng perbukitan jam. 10.00
  8. Mulai jalan lagi jam 10.20
  9. Tiba di jembatan merah jam. 11.15
  10. Tiba di Ranu Kumbolo (2.400 Mdpl) jam 13.00. (Aktivitas: Mendirikan dome, masak nasi, goreng kentang, masak kornet dan mie rebus untuk makan siang, Shalat Dzuhur jam. 13.45, Makan siang jam. 14.00, Masak nutrijel jam. 14.10, Shalat ashar jam. 15.10, Istirahat (tidur siang) jam. 15.40, Cari kayu bakar untuk api unggun jam. 16.09, Buat api unggun jam. 16.30, Buat teh dan santai menikmati Ranu Kumbolo jam. 17.00, Ngobrol dengan pendaki lain (pendaki tunggal/mas Yudi dan keluarga pendaki pak rahmat) jam. 17.15, Shalat magrib berjama`ah dalam suasana kedinginan jam.18.09, Tadarusan (baca Al-Qur`an) jam. 18.20, Ngelanjutin ngobrol ditemani teh panas, nutrijel, api unggun jam. 18.40 – 20.40, Tidur malam dengan suhu ± 6°c jam. 20.45)

14 Juli 2007:

  1. Bangun pagi dengan suhu ± 4°c jam. 05.10
  2. Foto sunrise jam. 05.20
  3. Shalat subuh jam. 05.35
  4. Masak nasi, sarden, goreng kentang jam. 05.40 – 06.15
  5. Santai menikmati keindahan Ranu Kumbolo jam. 07.10
  6. Packing jam. 07.45
  7. Streacing jam. 08.50
  8. Mulai mendaki tajakan cinta am. 08.55
  9. Tiba di puncak tanjakan cinta jam. 09.10 (kami berhasil melewatinya tanpa berhenti dan menoleh kebelakang)
  10. Istirahat jam. 09.10 – 09.25
  11. Tiba di oro-oro ombo jam. 09.30
  12. Menyeberangi oro-oro ombo jam. 09.32 – 09.50
  13. Tiba di hutan pinus blok oro-oro ombo jam. 09.50
  14. Istirahat dan ngobrol dengan pak Yudi (pembawa besi tiang penanda jalan) jam. 10.03
  15. Mulai jalan lagi jam 10,05
  16. Istirahat di ujung hutan cemoro kandang sambil makan buah cepluan jam 11.10
  17. Mulai jalan lagi jam. 10.20
  18. Tiba di blok Jambangan jam. 12.10
  19. Tiba di pos Kalimati (2.710 Mdpl) jam. 12.45. (Aktivitas: Masak mie rebus, sarden jam. 12.50, Ketemu dan ngobrol dengan pendaki lain dari kudus 11 orang jam. 12.55, Makan jam. 13.10, Packing ulang jam. 13.25, Mulai jalan menuju arcopodo (2900 Mdpl) jam.13.40)
  20. Tiba di Arcopodo jam. 15.10. (Aktivitas: Dirikan dome, Masak nasi, kornet, kentang goring jam. 15.50, Makan jam. 16.30, Bersih-bersih jam. 16.50, Istirahat mempersiapkan fisik untuk naik ke puncak Mahameru yg berat jam. 17.05, Bangun untk packing ulang+buat susuk panas jam. 22.40, Minum susu panas jam. 23.00, Mulai mendaki menuju cemoro tunggal jam. 12.00)

15 Juli 2007:

  1. Tiba juga di cemoro tunggal. (Aktivitas: Istirahat 20 menit)
  2. Mulai jalan lagi jam. 02.05. Alhamdulillah setelah perjuangan yang berat, akhirnya kami tiba juga di Puncak Mahameru (3.676 Mdpl) jam. 05.20. (Aktivitas: Foto sunrise jam. 05.35, Shalat subuh jam.05.35, tadarusan (baca Al-Qur`an) jam. 05.45, Foto-foto jam. 06.25 – 06.35 (ada kejadian yang menegangkan dimana ada ledakan kawah yang sangat besar hingga mengeluarkan banyak pijaran api dan batu panas yang membuat kami semua lari untuk menghindar)
  3. Turun ke Arcopodo jam. 06.40
  4. Tiba kembali di cemoro tunggal jam. 07.30
  5. Tiba di Arcopodo. jam. 08.05. (Aktivitas: Masak mie jam. 08.15, Makan jam. 08.30, Packing jam. 10.07)
  6. Mulai turun ke Ranu Kumbolo, jam. 11.10
  7. Tiba di Ranu Kumbolo jam. 02.02. (Aktivitas: Dirikan dome jam. 02.15, Masak nasi, sarden, kornet, mie, nutrijel jam. 14.30, Makan besar jam. 16.12, Istirahat jam. 16.40 – 22.30, Tidur jam. 11.30)

16 Juli 2007:

  1. Bangun pagi jam 05.00
  2. Shalat subuh jam. 05.10
  3. Masak nasi, mie, sarden jam. 05.20 – 05.30
  4. Packing ulang jam. 06.30
  5. Foto di tepian Ranu Kumbolo jam. 08.00
  6. Mulai jalan menuruni gunung menuju ranu pane jam. 01.10
  7. Tiba di Ranu Pane (Basecamp pendakian) jam. 11.15
  8. Lapor kepada petugas resort ranu pane+mengambil surat izin+nyerahin sampah (pemeriksaan ulang) jam. 11.35
  9. Makan siang di warung penduduk dg sayur lodeh, telor, sambal pedas makyus, teh panas jam. 11.45
  10. Beli souvenir jam. 12.05
  11. Istirahat sambil menunggu pak Setio (jemputan) sampai jam. 13.50
  12. Mulai menuju Tumpang jam. 14.08
  13. Berhenti ngisi/nambah barang bawaan (sayuran) di hutan antara Ngadas dan Gubuk Klakah jam 15.05 – 15.45
  14. Tiba di Tumpang (rumah pak Rahmadi) lagi jam. 16.35. (Aktivitas: Mandi jam. 17.05, Ngobrol dengan semua keluarga pak Rahmadi jam. 17.30, Packing ulang jam. 17.48)
  15. Pamitan dan berangkat dari rumah pak Rahmadi jam. 18.45
  16. Beragkat menuju Malang naik angkot/mikrolet jam 19.00
  17. Tiba kembali di rumah pak Joko Pramono jam. 20.45
  18. Ngobrol sama mas Yunus sampai jam. 12.00
  19. Tidur jam. 12.00

17 Juli 2007:

  1. Bangun dan Shalat subuh jam. 05.05
  2. Tidur sejenak sampai jam 06.00
  3. Nyantai menikmati suasana pagi di depan rumah pak Joko jam. 06.06
  4. Sarapan jam. 07.00
  5. Berangkat pulang menuju terminal arjosari naik angkot ADL jam. 17.20
  6. Naik bus menuju Surabaya jam. 08.02
  7. Tiba di terminal Purabaya (Surabaya) jam. 09.40
  8. Berangkat menuju Jogja naik bus Sumber Kencono jam. 09.45
  9. Tiba di terminal Madiun jam 13.00
  10. Tiba di Solo dan kita busnya di oper jam. 16.20
  11. Tiba di Janti (Jogja) jam. 17.25
  12. Nunggu jemputan sampai jam 21,03
  13. Alhamdulillah, akhirnya tiba juga di kamar kos jam. 21.30

“Mahameru adalah sebuah perjalanan yang sulit di lisankan, karena begitu indahnya… Sehingga akan kembali kutempuh ragamu pada beberapa kesempatan berikut, karena disana aku mendapatkan kedamaian yang membuat hati menjadi lapang dan tenang”

[Pelaku: Oedi`, Tedy, Dika]

Perjalanan lainnya:
1. Foto-foto semua perjalananku [lihat…]
2. Antara Jogja dan Tuban (versi Kawasaki Merzy) [baca…]
3. Tuban versi Yamaha Jupiter [baca…]
4. Agenda Perjalanan Gunung Lawu, 07-09 Maret 2009 [baca…]
5. Agenda Pendakian Puncak Merapi, 08-09 Mei 2010 [baca…]
6. Agenda Pendakian Gn. Merbabu, 22-24 Maret 2012 [baca…]
7. Mendaki Gunung untuk menghargai hidup [baca…]

.

NB: Ada sih beberapa lagi catatan pendakian di gunung lainnya (Sumbing, Sindoro, dll), tapi sayang belum sempat di pindahkan ke komputer, eeh.. malah buku agendanya di curi orang… nasib.. 😦