Tibanya Masa Penghakiman

Posted on

Kegelapan merambah, bayang-bayang pun datang bergelombang.
Dari lautan dan udara mereka terus bergerak dan melibas apapun yang ada dihadapannya. 
Niat mereka merampas, tujuan mereka adalah menguasai.
Dari tepi pantai sampai ke pedalaman, satu persatu daratan jatuh dalam kekuasaan mereka.
Dan di negeri zamrud yang pilu, darah segar telah tertumpah.
Tak dapat lagi dibendung oleh segala daya upaya.
Tinggal satu lagi yang tersisa, yaitu harapan dan doa keharibaan-Nya.

Ya. Hampir di semua tempat nasib manusia pun sama.
Telah terjadi kekacauan dan hiruk pikuk pertikaian.
Tak jelas mana kawan dan mana lawan.
Saling berdebat, adu otot, berebut kekuasaan dan penghidupan.
Di tambah lagi dengan kejahatan para durjana dari kalangan pembesar.
Akibatnya kerusuhan pun terus melanda diberbagai belahan bumi, di semua lini kehidupan.
Dan ini adalah momentum besar dalam menuju perubahan dunia.
Sudah menjadi takdir bahwa akan terjadi tidak lama lagi.

Sungguh, banyak wilayah yang carut marut dan terlantar.
Menyebabkan derita dan kesengsaraan yang sangat memilukan.
Dimana-mana terjadi kematian secara massal.
Begitu pula yang berada di kota-kota, maka terjadilah kehancuran yang amat mengerikan.
Dua kerajaan yang terkenal pun dilanda bencana air dan api lalu tersingkir.
Tak ada yang bisa menghindar atau berusaha untuk mencegahnya.
Semua hanya mengikuti hukum sebab akibat.
Dan Chakra Manggilingan telah diputar, takdir Yang Kuasa sudah ditetapkan.
Manusia hanya bisa menerima – suka atau tidak suka – karena pada saat itulah datangnya masa penghakiman. 

Tapi, ini juga tetaplah kabar yang gembira.
Bagi yang berpegang teguh pada kebenaran, maka tak lama lagi ia akan terpuaskan.
Sebab pemimpin tertinggi yang berkuasa atas Bumi Nusantara akan muncul.
Seorang kesatria utama yang bisa menertibkan keadaan dan membawa kemakmuran.
Dialah pemuda sederhana yang mewarisi darah dan sifat dari para raja agung di masa lalu.
Yang oleh Tuhan dijadikan sebagai sosok yang berhati suci.
Yang keilmuannya tak tertandingi.
Yang segala tindakannya hanya berdasarkan petunjuk Ilahi.

Dan beruntunglah bagi yang bisa bertemu lalu mengikutinya.
Tapi jangan heran karena sang pemuda akan selalu tersembunyi.
Ia akan tetap misterius, sehingga banyak orang yang salah menyangka dan menduga-duga.
Banyak pula sosok yang palsu dan mengaku-ngaku saja.
Hanya bagi yang telah mengenal diri sejatinya yang tidak.
Sebab mereka telah dibukakan mata batinnya dengan kesadaran.
Mereka adalah orang-orang pilihan yang bisa memahami yang sebenarnya.
Merekalah para bijak yang mampu mengetahui apa yang tidak diketahui oleh banyak orang.
Dan mereka itulah yang sudah terpilih sebagai pasukannya.

Jambi, 18 Oktober 2019
Harunata-Ra

20 respons untuk ‘Tibanya Masa Penghakiman

    Guntur Satria Putra said:
    Oktober 18, 2019 pukul 7:46 am

    Hanya bagi mereka yang mengenl diri sejatinya yang mana mas..?

      Asyifa wahida said:
      Oktober 18, 2019 pukul 7:56 am

      Innalillahi wainna ilaihi Roji’un…. Merinding bacanya mas

      Sugeng rawuh wahai calon pemimpin seluruh Alam dn seluruh isinya..

      Smg kita semua mnjadi hamba yg diselamatkan olehNYA …aamiin ya rabbal alamiin

    asyifa wahida said:
    Oktober 18, 2019 pukul 8:38 am

    Matur suwun kagem kiriman ilmu nya yg mmbuat merinding bagi yg membacanya enggih mas

      Harunata-Ra responded:
      Oktober 18, 2019 pukul 9:05 am

      Nggih mbak sami2, nuwun juga karena masih mau berkunjung.. Semoga ttp bermanfaat.. 😊🙏

        Asyifa wahida said:
        Oktober 18, 2019 pukul 4:54 pm

        Insyaallah selagi panjenengan masih menebar dan mengajak kpd kebaikan Serta menasehati dngn segudang nasehat kulo akan sllu mngunjungi nya mas …
        Alhamdulillah sangat bermanfaat mas kagem kulo dn saudara2kita yg lain mas…
        O enggih lupa izin bagiin
        Matur suwun enggih mas

        Harunata-Ra responded:
        Oktober 19, 2019 pukul 3:54 am

        Syukurlah kalo gitu mbak.. semoga ttp bermanfaat ya.. 🙂
        Waah silahkan aja mbak, gak perlu minta izin kok.. 🙂

    rakeyan said:
    Oktober 18, 2019 pukul 12:34 pm

    Salam Mas Oedi…..

    Artikel yang diposting Jenengan semakin impresif & atraktif, smoga ini sbg Dharma, dan termasuk Mushonnifinal Mukhlishina, …Aamiin.., matur nuwun.
    Dan kami (sementara in) hanya (mampu) berdoa :
    “Aamin (memohon perlindungan-NYA).., Aamiin… (Yaa Allah… kabulkanlah Do’a kami.).

    Konon……, “para super alpha” ini, bukan karena keinginan-nya, pun pilihan Para Leluhur-nya, tetapi… sudah Taqdir ILAHI, tak terbantahkan……..
    Tetapi.., tetap harus (menjalani) lulus “before” (pada masa di didik di kawah candradimuka) & “after” (pada masa pelaksanaan tugas & kewajiban-nya).

    Konon……, yang terjadi tidak saja Hukum Kausalitas (Hukum Sebab Akibat), pun Law of Impossible is nothing (linier & sinergis), sifatnya unprediction & suddenly, pun… sbg killing punch.

    Konon……, “para super alpha ini kelak (dalam bertugas), telah disiapkan “software” dan “hardware-nya.”
    “Software” diantaranya.., tidak saja bisa Telekomunikasi & Rogosukmo, pun bisa Teleportasi & “Membaca Energi” (sbg early warning & perangkat menghadapi kaum Hipokkrit yg licin, licik & lihai), dan memiliki “killing punch” khas-nya masing2 dan saling bersinergi.

    Sedangkan “Hardware” diantaranya.., Prison di Alam Niskala, tdk saja 1 titik, pun lain Dimensi (bagi para Hipokrit yg sudah kelewat batas & di jalan yg sesat).

    Matur nuwun, smoga bermanfaat.
    Monggo di wedar, apa yg bisa di wedar Mas….,
    Saya ndeprok… menyimak wedaran Jenengan

    Suro diro joyodiningrat lebur dening pangastuti
    Mugia Rahayu Sagung Dumadi

      Harunata-Ra responded:
      Oktober 19, 2019 pukul 3:46 am

      Salam juga mas Rakeyan.. 🙂

      Nggih sami2lah mas.. emang sudah waktunya di wedarkan, karena apa yg di tunggu2 itu makin dekat.. 🙂

      Betul itu mas, karena dalam hal ini hanyalah Kuasa-Nya saja.. Para super alpha dan para leluhur sebenarnya gak punya daya upaya, melainkan hanya menjalankan perintah-Nya saja.. Makanya mrk juga mendapatkan ujian yg berat utk bisa lulus..

      Yg jelas ada byk hal yg diluar kebiasaan dan nalar manusia selama ini.. keadaan dan peristiwa yg menakjubkan..

      Saya lebih suka menggunakan kata “Mempersiapkan diri”, karena itu berarti atas kemauan dan kesadaran diri.. berbeda dg jika “dipersiapkan” karena bisa jadi itu hanya karena terpaksa atau mau tidak mau harus mau, bukan lantaran kesadaran diri.. Sebab yg akan dihadapi nanti bukan hanya manusia bumi, tetapi mrk yg datang dari tempat lain (planet, galaxy, universe and other dimensions).. Makanya para super alpha itu adalah sosok pilihan yg siap menjalani tugasnya nanti, apapun tantangan dan ujiannya..

      Nggih mas, aamiin.. semoga ttp bermanfaat karena waktunya makin dekat.. 🙂

      Siaaap.. di sisa waktu ini saya akan ttp berusaha utk mewedarkan yg jadi protap.. Semoga masih ada yg berkenan membacanya.. 🙂

      Rahayu bagio.. 🙂

        awandoku said:
        November 14, 2019 pukul 1:39 pm

        Siap kang, ditunggu

    Asyifa wahida said:
    Oktober 19, 2019 pukul 4:57 am

    Enggih mas matur suwun kagem izinnya…
    Alhamdulillah sngat bermanfaat mas …🙏

      Harunata-Ra responded:
      Oktober 19, 2019 pukul 8:06 am

      Syukurlah kalo gitu.. Ttp. Semangat.. 💪😊

        Asyifa wahida said:
        Oktober 19, 2019 pukul 10:01 am

        Enggih mas…
        Matur suwun kagem suportnya…
        Bgtu juga panjenengan enggih mas

        Harunata-Ra responded:
        Oktober 19, 2019 pukul 4:41 pm

        Seeplah kalo gitu.. sama2lah mbak.. 🙂

    Asyifa wahida said:
    Oktober 20, 2019 pukul 7:01 am

    Enggih mas

      Harunata-Ra responded:
      Oktober 20, 2019 pukul 12:52 pm

      Seeplah… 🙂

    Delphi said:
    Oktober 23, 2019 pukul 4:03 pm

    Terimakasih mas oedi,
    Semoga dapat menyaksikan dan dapat menjadi bagian daripadanya meski hanya dalam hati dan dengan segala keterbatasan….

      Harunata-Ra responded:
      Oktober 24, 2019 pukul 3:48 am

      Iya mas Delphi sama2lah.. terima kasih juga karena masih mau berkunjung, semoga ttp bermanfaat.. 🙂
      Aamiin.. semoga yg terbaik utk kita, semoga ttp jadi orang yg beruntung.. 🙂

        Delphi said:
        Oktober 25, 2019 pukul 5:12 am

        Aamiin,
        Ya mas, gak banyak yg berbagi cerita seperti yg mas oedi ceritakan, hikmah didalamnya berbeda, ajaran dulu yg telah lama hilang dan malah tersembunyi di kitab2 yg ada saat ini, ketika digali dan dimaknai barulah ketemu…
        Terimakasih ya mas telah berbagi,

        Harunata-Ra responded:
        Oktober 25, 2019 pukul 12:13 pm

        Iya mas Delphi, sama2lah.. saya cuma sebatas menyampaikan dan mengingatkan aja kok.. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s