Bulan: September 2019

Kemegahan Armada Laut Nusantara

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Untuk melengkapi apa yang sudah disampaikan dalam tulisan sebelumnya, kali ini kita akan mengupas kembali tentang keagungan para leluhur kita dulu. Dan dari sekian banyak kerajaan besar yang pernah ada di Nusantara, maka ada beberapa yang menurut penulis sangat istimewa, khususnya tentang armada maritimnya – tanpa mengurangi kehebatan dari kerajaan lainnya. Sebut saja kerajaan Sriwijaya (671-1183 M), Medang (723-1007/1016 M), Kadiri (1042-1222 M), Singhasari (1222-1292 M), dan Majapahit (1293-1527 M). Semuanya terkenal dengan kekuatan militer lautnya (marinir) yang sangat disegani.

Namun kali ini kita hanya akan fokus pada dua kerajaan saja, yaitu Medang dan Majapahit. Dua kekuatan yang sangat besar dan tidak berlebihan jika dipandang sebagai negara super power pada zamannya. Lebih jelasnya mari ikuti penelusuran berikut ini:

Baca entri selengkapnya »

Seandainya

Posted on

Sekian lama aku menanti, sekian lama aku mencari.
Bermacam ujian dan hambatan pun harus dilalui.
Dan akhirnya aku bisa mengetahuimu.
Aku sungguh merasa senang.
Karena dirimu ada dan begitu nyata. 

Baca entri selengkapnya »

Membangun Peradaban Baru

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Melihat kondisi dunia belakangan ini, terlebih di negeri tercinta ini, timbul sebuah keinginan untuk kian menjauh dari keramaian namun tidak lantas hidup primitif. Ingin rasanya bisa terlepas dari sistem dan pola-pola umum kehidupan di Bumi ini. Dan ada harapan besar agar suatu saat nanti bisa berkumpul dengan sebuah komunitas yang sepemikiran tentang hakekat hidup ini. Atau jika memang perlu justru membentuk satu golongan yang hidup secara eksklusif ala para leluhur. Tentunya dibarengi dengan kearifan lokal dan kebijaksanaan universal.

Baca entri selengkapnya »

Qwindalas : Lembah Keabadian

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Setelah sekian lama aku teringat akan sebuah keindahan yang bahagia. Tak ada lagi kesedihan, karena yang tertinggal hanyalah kedamaian. Dan aku sungguh ingin kembali berada di sana, di sebuah tempat yang menyadarkan diri ini untuk segera “menyatu lalu menghilang”. Tempat yang teramat menakjubkan, yang disebut dengan nama Qwindalas.

Baca entri selengkapnya »

Kesadaran Universal

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Jika kita mengamati kondisi dunia saat ini, maka sebagian besar Manusianya telah menunjukkan bukti-bukti bahwa tindakannya jauh dari apa yang disebut dengan Manusia sejati. Mereka semakin membuat jarak di antara sesamanya, begitu pula dengan Yang Menciptakannya; Tuhan. Kebenaran agama tidak lagi dijadikan sebagai jalan untuk menemukan kesadaran diri, malah sebaliknya dijadikan sebagai alat pembuat sekat dan legitimasi akan segala bentuk keserakahan, kebencian, dan kesombongannya.

Dan sebenarnya mereka yang hidup di zaman ini bukanlah orang-orang bodoh. Mereka adalah generasi yang pintar, hanya saja tanpa kesadaran dirinya justru hidup dalam rasa khawatir, bingung, dan kejahiliyahan. Mereka diperdaya oleh kepintaran dan pencapaian duniawinya saja. Sehingga lupa bahwa ketinggian ilmu dan peradaban itu jika tanpa disertai dengan kesadaran diri akan membuatnya terjerumus dalam kegelapan. Mereka akan hidup seperti mayat (zombie), tanpa arah tujuan karena tak ada lagi esensinya. Dan hal ini akan berujung pada kehancuran.

Baca entri selengkapnya »

Halmor : Kesatria Pilihan Dunia

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Ada begitu banyak kisah masa lalu yang bisa mengajarkan kita tentang arti kehidupan. Setiap darinya adalah bekal yang perlu diambil sebagai cara untuk menghadapi berbagai persoalan dunia. Dan ternyata orang-orang yang hidup di masa lalu tak kalah hebatnya dengan kita, bahkan mereka itu justru lebih unggul dari kita dalam banyak hal. Namun sayang kini semuanya telah dilupakan dan hilang dari catatan sejarah formal. Tak sedikit yang hanya berkutat di situ-situ saja mengenai sejarah masa lalu Manusia. Dan mereka percaya dengan mutlak tentang apa yang ia ketahui selama ini tanpa memberikan ruang untuk koreksi dan evaluasi. Hasilnya fakta masa lalu menjadi terkungkung dalam kesempitan cara berpikir.

Baca entri selengkapnya »

Sepasang Kekasih

Posted on

Dengan sepenuh hati dan jiwa,
Dengan mencintai setulusnya,
Maka tak ada perpisahan bagi sepasang kekasih.
Dan perpisahan itu sesungguhnya hanya bagi yang mencintai dengan matanya saja.
Hanya untuk yang melihat apa yang terlihat saja.
Tidak untuk mereka yang memiliki cinta sejati.

Baca entri selengkapnya »