Persiapan “Hari Kiamat”

Posted on Updated on

Wahai saudaraku. Tulisan kali ini sifatnya informatif dan tidak bertujuan untuk menyebarkan hoax atau menakut-nakuti. Hanya sebagai peringatan dini sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi nanti. Untuk itu mari ikuti penjelasan berikut ini dengan pikiran dan hati yang lapang. Bacalah secara detil agar tak sampai gagal paham.

Kini, dengan teknologi yang dimilikinya, Manusia bisa memprediksikan apa yang akan terjadi di masa depan dengan lebih akurat. Salah satunya tentang kehancuran peradaban di muka Bumi ini. Caranya dengan mengolah data-data yang didapatkan dari berbagai disiplin keilmuan, seperti geologi, arkeologi, sosiologi, fisika, astronomi, dll. Setelah diolah dengan metode yang signifikan dan mutakhir, maka muncullah sebuah kesimpulan. Hal ini lalu menjadi acuan untuk mengambil tindakan atau sebuah keputusan penting, secara rahasia atau pun terbuka.

Dalam hal ini, perkembangan dunia telah semakin dekat mengantarkan peradaban Manusia pada jurang kehancurannya. Bisa oleh sebab Perang Dunia ke III, atau justru bencana alam yang bersifat global. Lalu untuk mengantisipasinya, sebagian negara telah membangun fasilitas rahasia yang biasa disebut dengan Bunker. Bunker-bunker ini adalah tempat khusus yang diperuntukkan sebagai tempat perlindungan apabila “hari kiamat” atau bencana dahsyat apapun itu nantinya datang melanda. Dan tak sebatas untuk tempat berlindung, sebagian bunker juga telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas mewah sekelas bintang lima.

Adapun di antara bunker mewah yang telah dibangun di dunia ini yaitu:

1. Shanghai Complex – China
Bunker yang berukuran jutaan kaki persegi dan mampu menampung hingga 200.000 orang ini di desain untuk dapat menghalau ledakan, radiasi nuklir, gas beracun, serta bencana alam. Kini bunker yang dibangun secara rahasia dibawah kota Shanghai tersebut sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern dan kabarnya akan terus diperluas untuk dapat mengakomodasi para penduduk China, khususnya bagi mereka yang terpilih.

Menurut Shanghai Morning Post, ada 15 terowongan di dalamnya dan masing-masing membentang 4.000 meter, menghubungkan lebih dari 10 pusat perdagangan, gedung perkantoran, dan bangunan tempat tinggal di seluruh kota. Kompleks ini dilengkapi dengan power supply, ventilasi, dan kemampuan penyimpanan listrik sendiri, yang mampu menjamin pasokan bawah tanah setiap hari selama 1-2 minggu.

Penampungan tersebut juga terhubung ke transportasi kereta api bawah tanah dari daerah Xingzhuang selatan ke utara Baoshan, memberikan fleksibilitas untuk mereka yang mencari perlindungan dari bencana. Selama kondisi bagian-bagian dari bunker bawah tanah dapat digunakan sebagai garasi komersial atau gudang.

2. Burlington Bunker – Inggris
Bangunan ini merupakan kota seluas 35 hektare dan terletak 100 kaki di bawah permukaan kota Corsham, Inggris. Bunker ini dapat menampung 6.000 orang serta bertahan selama 3 bulan dan dapat menahan serangan nuklir.

Bangunan rahasia ini dimaksudkan apabila perang nuklir meletus, maka para staf pemerintahan dapat berlindung dari serangan tersebut. Sejatinya tak hanya dipersiapkan sebagai tempat perlindungan dari bencana alam atau bencana manusia. Bunker yang punya luas sekitar 15-35 hektar ini punya dua kantin, empat area pemukiman, toko roti, perpustakaan, hingga rumah sakit dan ruangan VIP. Dengan semua suplai yang dimilikinya, para penduduk dalam bunker ini dapat bertahan selama tiga bulan lamanya tanpa harus muncul ke permukaan tanah.

3. Cheyenne Mountain – Amerika Serikat
Kompleks ini dibangun di kedalaman 610 atau 760 meter di bawah tanah dan dibuat dari bebatuan granit yang solid. Tiap ruangannya dipasang pintu seberat 25 ton yang kabarnya tahan ledakan. Ada 15 bangunan yang sudah terlindung dari guncangan gempa hingga ledakan nuklir berkat rancangan pipa dan struktur bangunannya yang super kokoh.

Tengok saja pintu utamanya pada gambar di atas, itu di desain agar dapat mementalkan 30 megaton ledakan nuklir. Dan agar para penghuninya tak mengalami stres selama masa perlindungan, maka di dalam bunker ini juga telah disediakan fasilitas rekreasi seperti area piknik, lapangan basket, voli, hingga pacuan kuda. Bunker seluas itu tentu saja punya sistem pendingin dan pemanasnya sendiri. Serta sudah dilengkapi dengan sistem yang bisa memungkinkan bunker untuk terus menyuplai air bersih dan listrik dalam jangka waktu yang sangat lama.

4. Moskow Bunker – Russia
Di bawah kota Moskow terdapat sebuah fasilitas bawah tanah yang terahasia. Tepatnya dibawah komplek istana Kremlin ada sebuah bunker bawah tanah yang di desain khusus. Ditujukan untuk otoritas komando nasional di masa perang, dan sistem pendukung kehidupan yang efektif sehingga dapat mengizinkan operasi independen selama berbulan-bulan setelah serangan nuklir atau jenis bencana besar lainnya.

Adapun bunker “besar” itu berada pada posisi 985 kaki di bawah tanah dan bisa menampung 10.000 orang dalam kasus Harmagedon nuklir. Tempat penampungan itu terhubung dengan bunker lain di luar kota dan juga terminal VIP di lapangan terbang Vnukovo. Semuanya telah dipersiapkan dengan sangat teliti dan moderen.

5. Svalbard Global Seed Vault – Norwegia
Bunker yang terletak di Arktik Norwegia ini berada 810 mil jauhnya dari Kutub Utara. Diciptakan melalui upaya bersama untuk menjadi semacam “Bahtera Nuh” untuk kemanusiaan.

Tempat ini kemungkinan menyimpan fasilitas benih dari banyak varietas tanaman. Dibangun atas kerjasama pemerintah Norwegia, Nordic Genetic Resource Center dan Global Crop Diversity Trust (GCDT). Awalnya hanya membangun lemari besi, namun akhirnya terus dikembangkan dengan dana tambahan untuk sekitar $9 juta yang diterima dari yayasan Bill dan Melinda Gates, Brasil, Australia, Norwegia, Inggris, Swedia, India, Columbia, dan bahkan Ethiopia untuk konstruksinya.

Demikianlah setidaknya 5 buah contoh bunker mewah yang telah dibangun oleh pihak negara maju. Kelimanya itu bisa diketahui secara luas, sedangkan masih ada banyak lagi yang lain di berbagai wilayah dunia yang terahasia. Misalnya di sekitar pegunungan Alpen, Rocky, Himalaya, lalu di pulau Samoa dan Cocos, serta di sekitar gurun yang berada di Australia bagian utara dan barat, juga yang ada di New Zealand. Semuanya dibangun dengan teknologi canggih untuk bisa mempertahankan diri dari berbagai bencana, khususnya perang nuklir.

Dan perlu diketahui pula bahwa para elit global juga sudah mempersiapkan dirinya untuk dapat bertahan hidup jika terjadi perang nuklir, bahkan “kiamat” yang akan meluluhlantakkan Bumi. Dan ternyata mereka terus membangun bunker atau shelter bawah tanah yang sangat kuat bernama “Vivos Project”. Fasilitas ini diharapkan dapat mempertahankan hidup mereka di Bumi nantinya, untuk dapat lolos dari kehancuran peradaban Manusia dan makhluk hidup lainnya.

Ya. Dalam bahasa Spanyol, kata Vivos [Vee-vohs] itu berarti kehidupan atau hidup atau hiduplah atau bisa juga sebagai kata kerja lainnya yang berarti bersemayam atau tinggal atau bertahan hidup. Dan terlepas dari berbagai anggapan atau definisi tentang kejadian dahsyat apakah itu di masa depan (PD III-perang nuklir, kiamat, dll), beberapa pihak telah melakukan cara “gila” yang konon dipersiapkan untuk melawan kejadian yang sangat mengerikan tersebut. Salah satunya dengan membangun sebuah proyek rahasia di bawah tanah yang bernama Vivos. Proyek ini sudah berjalan sejak tahun 2008 silam, yang di dalamnya terdapat fasilitas shelter berupa bunker “anti-kiamat” yang mewah.

Adapun pembangunannya sendiri awalnya di lakukan di Amerika Serikat, di perbukitan dekat Black Hills, South Dakota, lalu di Indiana dan Kansas. Bunker atau shelter itu telah dirancang untuk dapat menahan dampak bencana yang suatu saat dapat terjadi di masa depan dan malapetaka itu bisa saja membuat punahnya peradaban dan kehidupan makhluk hidup di muka Bumi ini.

Berikut ini foto-fotonya:

Vivos – Dakota Shelter.

Vivos – Indiana Shelter.

Vivos – Atchison Shelter, Kansas.

Nah, proyek pembangunan bunker megah yang konon katanya “anti-kiamat” tersebut dibuat dengan rancangan sebagai sebuah kota dan kediaman bawah tanah. Setiap ruangan yang disediakan juga memiliki arsitektur dan model yang megah untuk ditinggali setiap keluarga. Selain kemewahan yang ditawarkan, beberapa tempat hiburan juga disediakan seperti arena theater, bioskop, mall, dan tempat gym. Meski dipandang sebagai salah satu alternatif ketika bencana dahsyat datang, hal ini juga menjadi tempat awal peradaban Manusia pasca bencana besar itu.

Dan perlu diketahui pula bahwa karena semakin hebohnya isu tentang akan datangnya “hari kiamat” atau terjadinya perang nuklir, maka proyek Vivos ini juga ditawarkan kepada siapapun pihak yang mampu membayarnya, alias para konglomerat dunia. Jadi proyek ini tak hanya ada di Amerika Serikat, namun kini berada dan terus dibangun di beberapa tempat lainnya, bahkan diluar Amerika seperti di Jerman, Republik Ceko dan Korea Selatan.

Satu contoh jenis bunker Vivos untuk kalangan elite beserta keluarganya diberi nama The Oppidum. Penamaan Oppidum berasal dari bahasa Latin yaitu oppidum, yang berarti kota. Oleh sebab itu, The Oppidum adalah istilah yang mengacu kepada permukiman masa lampau yang terbentengi di Eropa Barat dan Eropa Tengah pada Zaman Besi dan kini diadopsi untuk sebuah bunker yang mewah dan berteknologi canggih.

Vivos – The Oppidum.

Adapun bunker ini berada di Republik Ceko dan dijuluki sebagai “bunker billioner terbesar di dunia”. Berukuran besar seluas 323.000 kaki persegi di jantung benua Eropa itu, dan dirancang untuk satu pemilik saja. Jadi The Oppidum adalah tempat penampungan bawah tanah pribadi terbesar di dunia yang di atasnya memiliki helipad pribadi, ruangnya sangat mewah, dan koridor rahasia yang menghubungkan bangunan di atas dengan yang ada di bawah tanah. Semua hal itu memungkinkan penghuninya untuk dapat mengakses keselamatannya dengan cepat ketika bahaya mengancam. Bahkan lokasinya dipilih secara strategis di Eropa Tengah, di daerah pedesaan dekat dengan Praha yang tidak diketahui orang, dan kurang dari dua jam dari kota London-Inggris dan Moskow-Russia jika menggunakan jet pribadi.

Selain ruangan-ruangan yang super mewah, bunker doomsday ini memiliki banyak fasilitas mewah lainnya, di antaranya tempat spa, kolam renang, fitness center, bar, restoran, billiar room, bahkan gallery lukisan. Selain itu, logistik, kemampuan dan fasilitas akomodasi di bunker ini dipersiapkan untuk dapat menyuplai kehidupan lebih dari 10 tahun lamanya tanpa bantuan dari dunia luar.

Kemudian atas banyaknya permintaan, maka Vivos mulai membangun kembali kompleks-kompleks shelter atau bunker bawah tanah lainnya, kali ini seluas 250.000 kaki persegi (2,3 ha). Kompleks bunker yang terletak di Rothenstein, Jerman ini, menjadi tempat tinggal mewah di bawah tanah untuk menampung hingga 1.000 orang, yang dinamai Europa One.

Vivos – Europa One inside.

Selain ruangan yang serba mewah, fasilitas untuk para konglomerat dan kalangan elite dunia ini beberapa di antaranya adalah kebun binatang kecil, penyimpanan harta budaya, gen bank untuk menyusun kembali tanaman dan hewan setelah terjadi kemungkinan peristiwa kepunahan.

***

Wahai saudaraku. Itulah bunker-bunker mewah yang telah dibangun oleh Manusia dalam upayanya untuk menghadapi perang nuklir atau “hari kiamat” nanti. Setidaknya itulah klaim mereka. Dan untuk membuktikannya, kita harus menunggu sampai hari “H”-nya tiba. Saat itu lihatlah, apakah tembok tebal dan rancangan konstruksi super kokoh di kedalaman tanah itu dapat menghindarkan mereka dari suratan takdir Manusia: yaitu kematian?

Sedangkan bagi kita sendiri, apa yang sudah dipersiapkan? Masihkah kita tetap lalai dan tak peduli dengan berbagai fenomena belakangan ini? Karena lihatlah bahwa mereka yang bahkan sangat materialistik itu – atau bahkan ateis – telah percaya bahwa akan datang musibah besar di seluruh dunia atau mungkin “hari kiamat”, cepat atau lambat. Dengan melihat gejolak alam yang ada dewasa ini, juga situasi politik dunia yang terus berkembang dan memanas, mereka sudah membangun fasilitas yang diyakini bisa menyelamatkan diri mereka dari berbagai bencana besar yang bersifat global. Tujuannya cuma satu, yaitu ingin bisa tetap meneruskan kehidupan.

Dan sebagaimana yang sudah kami sampaikan dalam tulisan-tulisan sebelumnya, tentang masa transisi zaman ke tujuh ini (Rupanta-Ra), maka sebagai orang yang beriman kita perlu membenahi diri sendiri dengan tetap berpegang teguh pada hukum dan aturan-NYA. Apapun yang terjadi nanti, yang mengerikan itu, maka tetaplah tenang dan istiqomah (tekun) dalam kebajikan. Karena hal itu akan menguntungkan. Bahkan meskipun nanti kita tak bisa selamat ketika waktu transisi zaman ke tujuh ini (Rupanta-Ra) terjadi, setidaknya akan selamat di akherat nanti. Karena siapapun yang beriman dan tekun dalam kebenaran, niscaya akan mendapatkan balasan yang membahagiakan. Sebaliknya, siapapun yang tak suka dengan perintah dan larangan Tuhan, maka ia hanya akan mendapatkan siksaan yang perih.

Lalu, mari kita senantiasa bersikap eling lan waspodo dalam hidup ini. Sebab itulah yang akan mengawal diri kita menuju pada keselamatan. Terlebih sesuai dengan petunjuk yang sudah di dapatkan, maka hanya mereka yang tetap patuh pada hukum dan aturan-NYA sajalah yang akan selamat dan atau diselamatkan nanti. Bagi yang tidak, ia akan merasakan siksaan dan kepedihan yang luar biasa. Dan meskipun sudah berada di dalam bunker yang terkuat sekalipun, maka ia takkan selamat. Karena nanti Bumi sendirilah yang melumat habis semua yang ada di dalam perutnya, termasuk bunker-bunker itu. Takkan ada teknologi yang mampu melawan kekuatan alam jika ia telah diperintahkan oleh Tuhan untuk memurnikan kehidupan di Bumi ini. Fakta sejarah masa lalu telah membuktikannya.

Semoga tulisan ini bermanfaat. Rahayu… 🙏

Jambi, 09 Agustus 2019
Harunata-Ra

Referensi:
* https://www.boombastis.com/bunker-bawah-tanah/111432
* https://indocropcircles.wordpress.com/2018/06/30/project-vivos-proyek-bunker-rahasia-bawah-tanah-hadapi-kiamat/
* https://nasional.sindonews.com/read/1150414/19/bunker-paling-rahasia-dan-aman-untuk-berlindung-1477490319

5 respons untuk ‘Persiapan “Hari Kiamat”

    Guntur Satria Putra said:
    Agustus 10, 2019 pukul 5:12 am

    aku juga lulusan UII mas

    Asyifa wahida said:
    Agustus 10, 2019 pukul 8:10 am

    Subhanallah…
    Matur suwun kagem infonya mas…
    Mudah2an dngn mmbaca ini saudara2 kita dinegeri ini trsadarkan dn kembali Kejalan yg benar,dn yg sdh sadar jugs tidak boleh iri dngn apapun yg sudah mereka bangun dn miliki…
    Karena kita mmpunyai hyang aruta /gusti Allah yg mana berkuasa dn mh berkehendak dn mh penolong kpd para hamba2nya yg tetap berbakti dlm keadaan susah senang sehat sakit miskin dn kaya….

      Harunata-Ra responded:
      Agustus 10, 2019 pukul 1:46 pm

      Nggih mbak Sami2lah.. Nuwun juga karena masih mau berkunjung.. 😊🙏

      Semoga kita semua ttp sadar diri dan terus membenahi diri.. Dan ikutilah DIA, niscaya ada kebaikannya utk kita.. 🙏

    Asyifa wahida said:
    Agustus 10, 2019 pukul 5:38 pm

    Insyaallah akan sllu berkunjung mas ..
    Aamiin ya rabbal alamiin….matur suwun kagem doane enggih mas

      Harunata-Ra responded:
      Agustus 14, 2019 pukul 4:44 am

      Seeplah kalo gitu.. nuwun ya mbak.. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s