Siapa kita?

Wahai saudaraku. Jiwa yang bersemayam di dalam jasadmu memanglah abadi. Tetapi kehidupan duniawi yang harus ia jalani tak seberapa lama, cuma sementara saja. Kau dan jiwamu adalah satu dan harus bertanggungjawab atas apapun yang di lakukan kemarin, kini, dan nanti. Besar kecil nilainya akan dibalas dengan yang setimpal. Tak ada pilih kasih disini, karena semuanya tetap sama di hadapan Sang Maha Pencipta.

Lantas, siapakah diri kita ini?

Lanjutkan membaca “Siapa kita?”

Iklan