Kebangkitan Raja Kegelapan

Posted on

demon-1Wahai saudaraku. Dahulu kala, saat peradaban manusia masih muda dan belum ada hitungan untuk minggu, raja kegelapan hampir sepenuhnya menguasai dunia ini. Ada banyak raja manusia dan jin yang menjadi pelayannya. Ada banyak pula rakyat jelata yang dijadikan sebagai budaknya. Mereka semua diberi kekuatan, tapi untuk kejahatan yang luarbiasa. Hanya sebagian manusia dan bangsa peri yang melawan, karena mereka itu takkan pernah mengabdi kepada raja kegelapan itu. Mereka mungkin takut padanya, tapi mereka takkan mau melayaninya. Sebagai seorang kesatria mereka tetap berjuang dan mempertahankan diri dengan segala upaya. Dan karena sikap itu, mereka dapat bantuan yang tak terkira, yang bisa mengalahkan penguasa kegelapan itu dan semua bala pasukannya.

Ya. Itulah kisah masa lalu di dunia ini. Zaman itu sudah lama sekali terjadi dan orang-orang telah melupakannya. Tapi kegelapan tidak akan pernah lupa pada kekalahannya dulu. Dengan dendam yang terus membara, ia tetap ingin menghancurkan peradaban manusia. Dia akan tetap berjuang tanpa berhenti meski ia pernah gagal di masa lalu. Kegagalan di masa lalu itu justru menjadi pelajaran berharga baginya. Dan kini, disaat kondisi manusia semakin lemah dan lupa diri, dia (raja kegelapan) telah bangkit kembali dan mulai melakukan perhitungan. Sosoknya bahkan sudah berada dekat, sangat dekat dan mulai memperalat umat manusia lagi – terutama para pemimpinnya. Oleh sebab itu, kini semakin banyak pribadi yang terjerat bujuk rayunya lalu melakukan kerusakan.

Sungguh, penguasa kegelapan itu sangat hebat dan licik. Tipu dayanya sangat halus dan terlihat benar. Karena itulah, tanpa sadar banyak orang yang telah menjadi pengikutnya yang setia. Mereka itu itu adalah orang-orang yang senang berdebat dan tak ingin berdamai. Merasa paling benar dan tak suka melihat orang lain benar. Senang dengan kerusakan dan alergi pada rasa cinta dan kasih sayang. Sifat iri, dengki, egois dan munafik selalu dipupuk. Terus menerus dalam menumpuk harta, mengejar jabatan dan nafsu syahwatnya. Suka pamer dan pencitraan, banyak omong dan sedikit bekerja, bahkan suka berbohong dengan mengumbar janji palsu. Mereka juga suka berkhianat dan ibadah kepada Tuhan pun dengan niatan transaksional belaka. Padahal mereka itu nanti, yang ketika diperintahkan untuk berperang oleh sang raja kegelapan, akan ikut berperang tanpa berpikir benar salahnya dulu. Saling bantai tanpa alasan yang jelas. Hidup penuh dosa bahkan senang dalam kehancuran tanpa bisa menyadarinya. Benar-benar diperbudak oleh penguasa kegelapan itu tanpa bisa membebaskan diri. Terus terikat, hingga akhirnya hidup seperti mati.

demon_lord

Tapi, ada satu negeri yang ketika berada disana saja sudah merupakan obat dari ketakutan, keletihan dan kesedihan. Disana begitu banyak kedamaian dan kebahagiaan yang luar biasa adanya. Tidak ada penyakit, noda atau cacat pada yang hidup dan tumbuh dipermukaan buminya. Siapapun akan senang dan memandang dengan kagum setiap keajaiban yang ada disana. Berjalan disana serasa melewati jembatan waktu, masuk ke beberapa sudut zaman kuno dan kini memasuki dunia yang sudah tidak ada. Di tempat itu masih hidup hal-hal abadi yang indah, yang tertata rapi dalam sadar dan kebanggaan. Siapapun juga bisa mencium aroma tanah dan pohon yang khas, dan rumput yang diinjak terasa begitu lembut bagaikan permadani terbaik, yang di atasnya bertahtakan bunga-bunga kecil keemasan berbentuk bintang. Di antaranya, menunduk pada ujung-ujung rantingnya, ada bunga-bunga lain yang berwarna-warni, berkilauan seperti kabut terkena sinar mentari saat diterpa angin selatan. Bunga-bunga itu begitu banyak dan selalu mekar sepanjang tahun tanpa mengenal musim berganti. Selain itu, air disana bahkan terasa begitu segar, dan jika diminum atau dibasuhkan pada tubuh bisa mengobati luka dan kesakitan. Dan di atas semua itu, membentang luas langit biru yang cerah dan terkadang sedikit berawan putih. Matahari siang pun terlihat cerah, terang namun tak terasa panas membakar kulit. Sinarnya menerangi gunung Mauril dan bukit-bukit yang ada dibawahnya, dan menjatuhkan bayang-bayang hijau panjang tepat dibawah pepohonan rindang. Terkadang hujan rintik turun dan berlalu dengan meninggalkan hawa bersih dan segar. Udara disana terasa sejuk dan lembut, seperti baru saja awal musim semi. Sangat eksotis dan sungguh indahlah semua yang ada disana. Bentuknya begitu jelas, seolah-olah baru saja dibangun tapi sarat dengan usia karena sudah ada disana sejak dahulu kala.

O.. Negeri yang sangat indah itu bernama Gauriya. Disana banyak bangunan yang megah yang bahkan di luar imajinasi para arsitek kelas dunia. Ada banyak permata, berlian, kristal dan ukiran logam mulia berkilauan di atas dinding-dinding pualam putih yang dipoles. Cahaya bersinar melalui cela-celah yang ada, seperti kaca bening tertembus cahaya mentari. Lantai semua bangunan beraneka warna dan mozaik, yang terbuat dari batu pualam, giok atau marmer terbaik. Sangat indah, karena begitu halus dan mengkilap pengerjaannya. Ada banyak pilar-pilar warna putih, keemasan, dan merah muda, yang bergalur dan dipilin menjadi wujud-wujud seperti mimpi indah. Mereka muncul dari lantai beraneka warna, bersambung dengan gantungan-gantungan bersinar cerah dan tirai-tirai sehalus awan dari bawah atap. Di istana dan gedung yang lain, atapnya dominan berbentuk kubah masjid beraneka warna dan ukurannya. Ada yang polos, tapi lebih banyak lagi yang berpilin warna-warni dan ditaburi batu rubi merah, safir atau zamrud di atasnya. Di puncak kubahnya itu jamak terdapat kristal atau berlian sangat besar yang dapat memancarkan cahaya di malam hari. Begitu pun banyak menara-menara yang menjulang sangat tinggi dan berwarna-warni indah. Semuanya terbuat dari bahan-bahan pilihan yang tentunya mengagumkan. Sungguh indahlah kota ini, dan itu masih ditambah lagi dengan telaga-telaga yang tenang dan sangat jernih airnya, sehingga bisa memantulkan bayangan apapun diatasnya seperti cermin. Inilah sebuah dunia berkilau yang tak terbayangkan oleh raja-raja besar Yunani atau pun Romawi dalam tidurnya. Semuanya terhampar di kanan kiri jalan-jalan dan taman-taman yang luas, terus sampai ke relung-relung kota dan batas negeri.

Ya. Di Gauriya, di negeri yang paling sejahtera itu, siapapun akan merasa ada di suatu negeri tanpa waktu, yang tak memudar, tak berubah atau terlupakan. Setiap orang akan melihat keharmonisan yang sangat menonjol. Dan disana, saat ini masih ada orang-orang bijak dari bangsa peri dan manusia. Masih ada pula para raja, ratu, pangeran, putri dan kesatria utama dari golongan jin, manusia, peri, cinturia dan karudasya. Mereka berkumpul disana sejak lama, sejak wilayah Nusantara masih dalam satu daratan. Mereka itu adalah pribadi yang pernah tinggal di Sauritaya (Alam Berkah) sekaligus hidup di dua dunia. Mereka pemilik kekuatan besar terhadap yang terlihat dan yang tak terlihat. Walau pun tampak anggun, mereka adalah sosok yang siap bertempur dalam segala bentuknya. Mereka sangat perkasa, dan kepada mereka itu pula nasib dunia ini akan ditentukan nanti.

Hanya masalahnya kini, apakah mereka mau terlibat lagi? Mereka punya hak untuk mau membantu manusia Bumi atau tidak. Terlebih jika tidak ada seorang pun yang menerima Wahyu Keprabon atau terlalu sedikit manusia di dunia nyata ini yang punya kebersihan hati, maka tak ada bantuan dari mereka itu. Kuncinya ada di hati dan perilaku manusia Bumi ini. Dan mereka takkan mau ikut campur meskipun perang besar sudah terjadi. Bahkan mereka itu hanya akan diam saja saat kehancuran, pembantaian dan perbudakan telah memenuhi Bumi ini lagi. Dan semua manusia di muka Bumi ini harus berjuang sendiri, mati-matian dengan kemampuan yang tak seberapa bila dibandingkan dengan setengah dari kesaktian pasukan raja kegelapan itu. Hanya kesatria utama yang berhati suci yang bisa meminta bantuan mereka.

“Ya suwi. Sin ara nih laku thata gayani sa amida riskatu. Unpah dari jugalah cancalu kayta vari nakuwa. Niwa ra caya hamta kamsila Nusanta-Ra. Ya nuwe i Bhumi Jawi his nakali ula sudani. Kusdayi mahki la tuwa zahi na rut`ah maji majma. Bihakati wa uhra salwi danha yakhi la ilanah tatwa galu sarti. Mahika druwa eh nalli bun-yah re leku sa rarani ratayu. Hanukti yelu wa kasatria i nagari Gauriya salam, keskaya rira samri na wakali hakki”

Ya. Jika beruntung kau akan bertemu dengan mereka itu, penduduk Gauriya, bahkan bisa bergabung dalam barisannya. Mereka adalah pribadi-pribadi yang tercerahkan di masa lalu, yang menjalani hidup dengan kemuliaan dan keagungan. Dalam pertempuran mereka adalah ahlinya, sedangkan dalam kehidupan sosial mereka itu adalah para arsitek yang mumpuni. Karena itu, tidak mudah untuk menemuinya. Dirimu harus terpilih, punya kemampuan khusus, berhati jernih dan direstui oleh mereka. Jika syarat itu bisa kau penuhi, setidaknya kau bisa berkunjung kesana atau ikut bergabung dalam jamaahnya, tidak untuk berperang, tapi hanya untuk menikmati sisa waktu dunia ini. Terutama di akhir zaman ini.

pasukan-raja-kegelapan

Dan kini memang dunia telah berubah lagi. Zaman baru sudah menjelang. Ada sosok-sosok besar yang menyeramkan, yang sakti dan diturunkan oleh satu kekuatan yang sangat dahsyat. Ada kekuatan-kekuatan lain dan alam-alam lain yang tak diketahui, dan semua itu tersembunyi darimu menjelang kemunculannya. Ada pula bahaya yang dikenal dan tak dikenal akan tumbuh, sementara kehidupan terus berjalan. Dan akan banyak pula musuh, beberapa terbuka dan beberapa lainnya menyamar. Kau akan menemukannya pada saat yang tak terduga. Karena tak lama lagi teror mereka itu akan mengalahkan kengerian perang dan kerusakan terburuk bikinan manusia. Kecanggihan teknologi yang dipertuhankan manusia kini pun akan mati, tak lagi berfungsi. Karena pasukan yang sudah terlupakan akan maju berperang dibawah satu komando strategis. Dan sementara itu perubahan sedang terjadi, keadaan akan berubah drastis dan badai besar mulai datang. Karena bayang-bayang itu terasa semakin suram, sementara dendam raja kegelapan kian membuncah dan perang terbesar sebentar lagi terjadi. Dan saat ini mereka sudah berada “di atas angin” dan sangat bersemangat untuk mengulangi kejayaan mereka dulu. Senjata pun telah ditempa dan dilengkapi dengan sepenuh hati. Segala persiapan dan kekuatan kian dimatangkan. Dan posisi mereka kini sudah sangat dekat, tepat di depan gerbang kenyataan dunia ini. Tinggal menunggu waktu yang tepat untuk mulai menaklukkan dunia sekali lagi.

Untuk itu, mari kita bersama-sama lebih sadar diri dan meningkatkan kemampuan diri. Tetaplah saling mengingatkan dan menguatkan. Bangkitkan kekuatan tersembunyi dalam dirimu dengan mengenali diri sejati lebih dalam. Latihlah bekal hidup yang luarbiasa itu, yang telah diberikan Tuhan padamu! Jangan pernah mengabaikannya dengan terus larut dalam kenikmatan semu duniawi ini. Persiapkan dirimu sejak kini dengan banyak olah raga dan olah batin, sebelum perang terbesar itu terjadi! Selalu eling lan waspodo dalam hidup ini. Dengan begitu, kita akan punya banyak kesempatan untuk bertahan lebih lama di atas Bumi ini. Untuk mempertahankan kedamaian dunia. Tentunya demi kemerdekaan dan utuhnya kehidupan.

Semoga kita bisa selamat atau di selamatkan saat pergantian zaman ini terjadi. Rahayu.

Jambi, 03 September 2016
Harunata-Ra

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s