Hari: Maret 13, 2016

Proses Penciptaan Dalam Kebatinan Jawa

Posted on Updated on

kebatinan jawaAnda mungkin sering melihat bahwa orang Jawa itu senang dengan kebatinan. Dalam kehidupan pribadi atau bermasyarakat, seolah-olah kebatinan ini tidak bisa dipisahkan dari mereka. Dan itu terjadi karena sesungguhnya bagi orang Jawa, kebatinan itu adalah laku atau usaha dengan melalui rasa dan hati yang bening, untuk bisa mengetahui urip sejati (kesejatian hidup). Laku batin tersebut dilandasi dengan perbuatan dan perilaku yang baik, budi pekerti yang luhur, hati yang suci bersih, dan dengan selalu manembah atau mendekatkan diri kepada Gusti; Tuhan.

Setiap pelaku kebatinan akan mengalami beberapa pengalaman, ada yang enak dan ada pula yang dirasa berat. Semua itu adalah bumbu-bumbu kehidupan dalam menapaki jalan Ilahi. Dan pengalaman puncak pelaku kebatinan/spiritualis adalah kenyataan bahwa dirinya sebagai kawulo (hamba) yang berada dalam hubungan yang serasi dengan Gusti (Tuhan). Istilah populernya adalah: Jumbuhing kawulo Gusti (hubungan serasi hamba dan Tuhan), Manunggaling kawulo Gusti (manunggalnya hamba dan Tuhan) dan Pamore kawulo Gusti (berpadunya hamba dan Tuhan). Yang intinya berarti seorang anak manusia itu telah berada di dalam kehidupan sejatinya dalam lindungan keagungan Tuhan.

Baca entri selengkapnya »