Sejarah Hebat Bangsaku; Nusantara

Posted on Updated on

kejayaanSejarah dalam bahasa Indonesia dapat berarti riwayat kejadian di masa lalu yang benar-benar terjadi, atau dapat bermakna riwayat asal usul keturunan, terutama bagi para raja. Sejarah berasal dari kata “syajaratun” atau “syajarah” dalam bahasa Arab yang berarti pohon atau silsilah. Umumnya sejarah atau ilmu sejarah diartikan sebagai informasi mengenai kejadian yang sudah terjadi di masa lalu.

Dalam ilmu sejarah tentang abad-abad yang lalu, terdapat beragam pendapat, perumpamaan bahkan doktrinisasi. Karena secara hakekat sejarah mengandung pemikiran, penelitian dan alasan-alasan detil tentang perwujudan masyarakat dan dasar-dasarnya, sekaligus ilmu yang mendalam tentang karakter-karakter berbagai peritiwa. Karena itu, harusnya sejarah tetap sebagai ilmu yang orisinil tentang hikmah dan layak untuk dianggap sebagai ilmu yang mengandung kebijaksanaan.

Ilmu sejarah adalah bagian dari berbagai cabang ilmu yang dipelajari oleh bangsa-bangsa dan generasi umat manusia. Ilmu sejarah senantiasa menarik minat banyak orang. Orang-orang biasa dan orang-orang tidak pintar juga ingin mengetahuinya. Para raja, bangsawan dan penguasa bahkan berlomba-lomba dalam mempelajarinya. Dan dalam memahami secara lahiriyah, sama saja antara orang-orang pintar dan orang-orang bodoh. Hal itu karena dilihat dari segi lahiriyah, sejarah tidak lebih dari berita tentang peristiwa di masa lalu.

Ya. Sejarah membuat kita bisa memahami bagaimana kondisi-kondisi manusia yang terus mengalami perubahan, kerajaan-kerajaan yang mengalami perluasan wilayah hingga kehancurannya, bagaimana manusia memakmurkan dunia hingga membuatnya penuh kerusakan dan hancur berantakan, dan bagaimana mereka pada akhirnya harus terus berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya – karena perang atau azab – demi mempertahankan hidupnya sampai hari ini.

Namun, oleh sebagian yang kerdil pemikirannya, maka sejarah yang sebenarnya telah dicatat secara menyeluruh, utuh dan orosinil lalu dicampuradukkan dengan kebatilan-kebatilan. Tujuannya tiada lain adalah demi kepentingan pribadi atau bahkan penjajahan. Dimana itulah yang terus terjadi di bangsa ini; Nusantara sejak abad ke 17 yang lalu. Banyak fakta yang sengaja di hapus, kalau tidak disembunyikan, atau sengaja mereka ubah jalan ceritanya sesuai keinginan yang bersangkutan. Sehingga generasi berikutnya hanya mendengar sejarah tersebut dalam versi yang tidak lagi orisinil dan sepenuhnya percaya bahwa itulah fakta. Padahal lagi-lagi itu hanya satu cara nyata dalam sistem penjajahan, terutama penjajahan dalam hal karakter dan kultur bangsa.

the_pandawa_brothers_by_elangkarosingo-d5nzdq2

Untuk itu, mempelajari sejarah berarti mempelajari dan menerjemahkan informasi dari catatan dan dibuat oleh orang per orang, keluarga dan komunitas. Pengetahuan akan sejarah melingkupi pengetahuan akan kejadian-kejadian yang sudah terjadi serta pengetahuan akan cara berpikir secara historis. Dahulu pembelajaran mengenai ilmu sejarah dikatagorikan sebagai bagian dari ilmu budaya (humaniora), akan tetapi sekarang sejarah lebih sering dikatagorikan sebagai ilmu sosial. Dan sejarah pada masa sekarang dibagi ke dalam beberapa sub dan bagian khusus lainnya, seperti kronologi, historiografi, genealogi, antropologi, paleografi dan kliometrik.

Ya. Sejarah adalah topik ilmu pengetahuan yang sangat menarik. Tak hanya itu, sejarah juga mengajarkan tentang hal-hal yang sangat penting bagi kehidupan ini, terutama mengenai keberhasil dan kegagalan para pemimpin, baik secara umum maupun kepemimpinan personal, sistem ketatanegaraan, sistem ekonomi, dan sistem lainnya. Dari sejarah kita akan mengetahui apa saja yang mempengaruhi bangkit dan hancurnya sebuah peradaban. Sehingga dengan begitu kita bisa mengambil hikmah dan pelajaran yang penting untuk mengikuti atau tidak mengikuti yang pernah terjadi di masa lalu. Kita  bisa mengambil hal-hal yang membawa kita pada kehidupan yang lebih baik dari berbagai aspek. Karena tidak menutup kemungkinan itu akan kembali terjadi di masa kini.

Sungguh, terkait dengan hal yang telah diuraikan di atas, maka marilah kita giat mempelajari dan menggali tentang sejarah kejayaan bangsa ini. Karena di wilayah Nusantara ini telah terjadi secara barulang kali tentang muncul dan tenggelamnya peradaban yang besar. Semua itu sudah terjadi sebelum Republik Indonesia berdiri, bahkan jauh sebelum tarikh Masehi di gunakan oleh bangsa-bangsa di dunia. Dan secara umum, sebenarnya sejarah di tanah Nusantara ini sudah berlangsung jutaan bahkan milyaran tahun lamanya [baca: Negeri Arya Nuswantara atau Bukti kejayaan Nusantara: Sistem yang sesuai dengan kultur bangsa atau Kemajuan peradaban Nusantara tempo dulu atau Membangkitkan Nusantara dengan kearifan lokal atau Siklus geologi dunia waktunya pergantian zaman atau Kisah sejarah Nusantara atau Peradaban pasar global]. Tapi sekali lagi, karena berbagai musibah dan bencana besar yang sering mendatangi negeri ini, maka sejarah itu tak lagi berbekas kecuali sedikit. Itu pun hanya serpihan-serpihan kecil seperti puzzle yang harus dirangkai kembali agar menjadi fakta yang utuh.

arca-garuda-mukha-lengkap

Tapi yang jelas, bagi generasi muda penerus bangsa Nusantara, maka tidak perlu lagi kita percaya sepenuhnya dengan sejarah yang telah di tulis selama ini, terutama peninggalan para penjajah Inggris dan Belanda. Karena apa yang telah mereka tulis itu belum tentu benar sepenuhnya. Perlu untuk dikaji ulang dan di koreksi lagi secara mendalam – karena banyak sekali spekulasi dan konspirasi – dan harus disesuaikan dengan semangat kebangkitan bangsa. Sebab beberapa penemuan mutahir belakang ini semakin menunjukkan bahwa sebagian kajian dan penelitian di masa lalu itu telah banyak kelirunya. Terutama mengenai pencatatan awal peradaban bangsa ini, yang selalu dikaitkan sejak abad ke 2-4 Masehi saja. Sebelum itu bangsa Nusantara selalu dianggap sebagai bangsa yang primitif, bertelanjang badan, tinggal di goa-goa dan hidup dari berburu atau memungut makanan di hutan. Padahal kenyataanya saat ini – dengan banyak penemuan terbaru yang bahkan menghancurkan teori Evolusi Darwin – maka ternyata itu semua mulai terbantahkan. Karena ternyata bangsa ini sudah membangun peradabannya jauh sebelum bangsa Sumeria, Mesopotamia, Mesir, China dan Yunani memulai peradabannya. Yang tentunya jauh sebelum perhitungan Masehi dimulai.

“Wahai manusia. Jangan melupakan sejarah!
Karena setiap peradaban yang besar itu butuh sesuatu dari masa lalunya”

Ya. Bangsa Nusantara ini adalah bangsa yang unggul, tidak kalah dengan bangsa manapun di dunia ini. Dahulu mereka pernah mencapai puncak kejayaannya. Dan pada saat sebelum Masehi, maka bangsa ini telah menjadi guru dan pemimpin bangsa-bangsa di muka Bumi. Semua ilmu pengetahuan telah ada, mulai dari yang ilmiah hingga yang batiniah. Ilmu tentang Cakra, Tantra, Kundalini, dan Kungfu misalnya sesungguhnya berasal dari Nusantara, bukan dari China atau India. Karena dulu, para Rsi/Resi Nusantaralah yang mengajarkan kepada bangsa-bangsa lain lalu di kembangkan di tanah mereka hingga saat ini. Istilah Rsi/Resi pun untuk pertama kalinya digunakan di Nusantara, tepatnya sejak Nusantara ini masih dalam bentuk satu daratan – belum terpisah-pisah seperti sekarang. Lalu bahasa Sanskerta yang di anggap sebagai bahasa tertua di dunia dan menjadi akar dari banyak bahasa di dunia saat ini, juga bukan berasal dari tanah Hindustan, melainkan dari tanah Jawa yang menyebar ke seluruh dunia lalu kembali lagi ke tanah Jawa melalui para pendeta Hindu dari India yang menyebarkan agamanya. Karena memang yang menciptakan bahasa ini adalah seorang Rsi/Resi dari tanah Jawa, yang bernama Karta pada sekitar 500 juta tahun lalu. Bangsa Nusantara juga yang pertama kali membangun istana yang megah dan piramida besar dari batu – bahkan perunggu, perak dan emas – kemudian mengajarkannya pada bangsa seperti Mesir, Indian, Yunani dan China. Begitupun nenek moyang kita dulu sudah pernah membangun teknologi yang super canggih seperti loustara (komputer tablet, laptop), karuga (pesawat tempur berkecepatan cahaya), karti (pesawat tanpa awak). Bahkan mereka juga telah menjelajahi luar angkasa dengan pesawat berkecepatan cahaya yang disebut kurusaga [baca: Negeri Arya Nuswantara]. Dan masih banyak hal lain yangbisa mencengangkan kajian sejarah selama ini, masih banyak hal-hal yang spektakuler dari bangsa ini di masa lalu, tapi maaf belum bisa saya sampaikan lebih banyak dalam tulisan ini, karena belum waktunya. Saat ini, saya hanya bisa membagikan informasinya sedikit demi sedikit, dan itupun secara terpisah di antara tulisan-tulisan saya sebelumnya.

Namun, saya bisa meyakinkan Anda bahwa sejarah nenek moyang kita dulu sangat luarbiasa, membanggakan, mengharukan dan bisa membuat optimis diri kita sekarang. Kita bukan bangsa pinggiran, yang hanya mampu menerima riak-riak dari kemajuan bangsa lainnya. Karena sesungguhnya bangsa Nusantara ini adalah peletak dasar kemajuan hidup dan peradaban dunia. Menjadi guru dan pemimpin semua bangsa-bangsa di dunia. Kita punya modal yang banyak untuk itu, karena negeri Nusantara ini pun sangat kaya akan sumber daya alam dan tanahnya sangat subur untuk bisa menopang kehidupan sampai kapanpun.

Untuk itu, tidak lama lagi kejayaan Nusantara akan datang. Dan kita harus tetap optimis – meskipun sebelumnya akan ada kehancuran besar di seluruh dunia – karena itu akan kembali terulang, tidak lama lagi, saat bangsa ini sudah menyadari siapa dirinya sendiri dan telah di pimpin oleh seorang kesatria pilihan Tuhan, yang telah diramalkan sejak dulu [baca Wahyu keprabon untuk pemimpin besar Nusantara atau Kebangkitan spiritual modal kebangkitan Nusantara atau Kebaktian kepada Tuhan: Awal kebangkitan Nusantara atau Ilmu-kesempurnaan diri]. Sehingga pada masa itu nanti, bangsa ini tidak lagi menjadi pengekor dari bangsa lain, tetapi menjelma sebagai bangsa pemimpin dan bisa berdiri sendiri di atas kaki sendiri, dengan sistem dan aturan sendiri, dengan karakter dan kulturnya sendiri, karena dulu nenek moyang kita pernah melakukannya. Dan mereka sangat berjaya dan menjadi pemimpin dunia.

Yogyakarta, 18 April 2015
Mashudi Antoro (Oedi`)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s