Berbenah Diri Untuk Menghadapi Pergantian Zaman

Posted on Updated on

zaman 1Wahai manusia! Sadarilah bahwa berbagai bencana telah menimpa umat manusia sebagaimana yang sekarang sering menimpa kalian. Kemudian di antara mereka ada orang yang selamat (lebih tepatnya di selamatkan) dan sebagiannya lagi tidak, bahkan musnah. Sehingga janganlah berlaku lalai dan segeralah berbalik agar engkau sukses dan bahagia. Kerjakanlah perintah dan larangan-Nya dengan tulus ikhlas dan sungguh-sungguh. Terimalah takdirmu, karena orang-orang pilihan itu adalah mereka yang dapat merasakan agungnya kelembutan, penyaksian dan kedekatan dengan-Nya dengan menerima takdirnya dengan ikhlas. Lalu dengan itu pula mereka senantiasa mengagungkan Tuhannya dengan menjalani kehidupan ini dengan penuh cinta.

Karena itu, janganlah terpedaya oleh suatu pinjaman dan menyangkanya adalah milikmu sendiri. Sebab, tidak lama lagi Dia akan menyiksamu dan menggantikan dirimu dengan kaum yang baru. Zaman akan segera berganti baru lengkap dengan semua yang baru. Suatu peradaban yang gilang gemilang akan muncul, tapi hanya bagi mereka yang sadar diri dan terus mengagungkan Tuhannya. Kota besarnya akan muncul dalam kemegahan tiada banding dan menjadi rumah bagi orang-orang pilihan, sementara militernya adalah kekuatan yang tidak pernah ada yang seperti itu sebelumnya. Mengapa begitu? Karena peradaban kali ini didasarkan hanya pada kemurnian ajaran Tuhan dan mereka itu adalah orang-orang yang paling patuh dan berakal di antara manusia. Mereka pun selalu menggunakan hati nuraninya dalam menjalani kehidupan saat ini (akhir zaman ini).

“Tak lama lagi akan ada segolongan manusia yang memperoleh kerajaan besar di balik perubahan dunia.
Genderang kedaulatan dan perang akan di tabuh (di bunyikan) dari balik barisan pasukan pilih tanding.
Mereka tidak akan berhenti sampai tujuannya tercapai, yaitu membuktikan kebenaran sabda dari Sang Nabi terkasih dan menegakkan keadilan dunia”

Tetapi sayang, banyak dari kalian yang kini mengatakan ini haram, tetapi engkau tidak mematuhinya. Kalian juga mengatakan bahwa ini halal, sedangkan dirimu tidak melakukan dan memanfaatkannya. Kalian terjebak dalam kepura-puraan, padahal sikap yang seperti itu hanya akan mendatangkan bencana dan kutukan.

O.. Janganlah terlena oleh sikap lembut Tuhan kepadamu selama ini, sebab sesungguhnya azab-Nya amat dekat dan sangat keras. Jangan juga mudah tertipu oleh ulama-ulama yang bodoh sikapnya kepada Tuhan. Setiap ilmu mereka akan berakibat buruk dan tidak bermanfaat bagi mereka, karena yang mereka cari bukanlah ridha Ilahi, melainkan harta, jabatan dan popularitas. Mereka memang orang-orang yang mengetahui hukum syariat agama, tetapi bodoh terhadap Tuhannya. Mereka memerintahkan orang-orang dengan suatu hukum sementara mereka tidak melaksanakannya. Mereka juga melarang manusia dengan suatu larangan, tapi mereka justru kerap melanggarnya (terang-terangan ataupun sembunyi-sembunyi). Mereka juga menyuruh manusia untuk terus menuju kepada Tuhan, tetapi mereka sendiri malah berpaling dari-Nya. Mereka menantang Tuhan dengan kemaksiatan kepada-Nya, senang dengan perbuatan yang menyimpang dan berlaku munafik.

future 2

Ya. Kepada seluruh penduduk negeri ini, maka sadarilah bahwa sesungguhnya banyak sekali di tengah-tengah kalian kemunafikkan tetapi sedikit sekali kejujuran dan sifat ikhlas hanya untuk-Nya. Banyak sekali kata-kata tanpa pengamalan yang benar, padahal perkataan tanpa pengamalan tidak berarti apa-apa, bahkan bisa menjadi hujjah dan bencana. Sehingga utamakanlah akherat ketimbang dunia ini. Dengan begitu engkau akan meraih dua keuntungan sekaligus (di dunia dan akherat). Sementara ketika hanya duniawi saja yang kau utamakan, maka keduanya (dunia dan akherat) akan mendatangkan siksaan bagimu. Sebaliknya, apabila engkau tidak disibukkan dengan urusan duniawi, maka Tuhan akan menguatkanmu dengan pertolongan-Nya. Atas segenap urusanmu, Dia akan melimpahkan taufik dan hidayah pada saat engkau mengambil sesuatu dari dunia ini. Dengan begitu engkau pasti akan mengambil dunia ini sesuai dengan kehendak-Nya dan mendapatkan berkah di dalamnya.

Untuk itu, kepada orang-orang yang gemar bermaksiat, sadarilah bahwa dalam waktu dekat kecelakaan akan menghampirimu. Begitu pula dengan musibah, bencana dan azab Tuhan akan datang sementara engkau tidak dalam keadaan siap. Engkau hanya akan merasakan kerugian terus menerus, karena perbuatanmu itu tidak lagi mengindahkan akal, budi dan hatimu sendiri. Engkau hanya mengikuti yang seharusnya tidak kau ikuti. Engkau melakukan sesuatu yang seharusnya tidak kau lakukan, padahal itu hanya akan merugikanmu saja.

Ya. Kembalilah pada hukum dan aturan Tuhanmu. Sebab dunia ini adalah samudera sementara keimananmu adalah kapalnya. Namun celakalah! Ketika engkau melakukan perbuatan ahli Neraka sementara menginginkan Syurga. Engkau tamak pada banyak hal, tetapi menginginkan seluruh kisah hidupmu (dunia dan akherat) menyenangkan dan bahagia. Engkau pun senang bermaksiat tetapi selalu mengharapkan kemuliaan disisi-Nya. Bagaimana itu bisa terjadi dalam sekali kehidupan di dunia ini, sungguh lucu dan bodohnya dirimu.

Sehingga yang benar itu adalah bertobat dari segala kesalahan yang pernah di lakukan selama ini, tidak mau mengulanginya kembali dan konsisten dalam hal kebaikan dan kebenaran. Dan karena sekarang sudah berada di akhir zaman ini, maka persiapkanlah diri dan keluargamu dari sekarang dengan banyak berbenah diri sebelum “Hari penghakiman” terjadi – di akhir zaman ini. Karena keselamatan dan keberuntungan itu hanya bagi mereka yang sadar diri, tetap dalam kebajikan dan terus mengagungkan Tuhannya tanpa pamrih.

Yogyakarta, 13 Januari 2015
Mashudi Antoro (Oedi`)

2 thoughts on “Berbenah Diri Untuk Menghadapi Pergantian Zaman

    ghestRo said:
    Januari 14, 2015 pukul 6:15 am

    Tulisan yang bisa menjadikan motivasi

      oedi responded:
      Januari 18, 2015 pukul 7:26 am

      Alhamdulillah.. syukurlah kalau begitu, terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s