Jatuh Cinta yang Sejati

Posted on

jatuh cinta-sejati 2Perasaan manusia itu senantiasa berubah. Sesaat ia rindu lalu bosan, sebentar ia senang lalu berubah menjadi benci. Namun demikian, satu kenangan tidak bisa terlupakan begitu saja dari ingatannya. Satu cerita tidak akan bisa terlepas begitu saja dari kehidupannya yang singkat. Rasa suka dan duka, manis dan pahit, terluka dan sembuh, selalu mengendap dan membekas di dalam hatinya. Tidak bisa dibuang begitu saja seperti barang bekas.

Itulah cinta yang membuat siapa saja akan terjatuh ke dalamnya. Tiada yang bisa menghindar saat cinta mendatanginya. Dan meskipun terdapat berjuta hambatan dan tantangan, maka siapa saja yang tersentuh oleh tangan cinta, ia akan bersedia menutup pintu kemewahan duniawi. Ia akan rela mengabaikan nasehat kaum kerabat yang sinis, bahkan tiada yang dapat mengingatkannya. Sebab, seorang yang sedang jatuh cinta hanya akan tunduk pada ucapan dari kekasihnya saja.

Ya. Sungguh beruntung bagi siapa saja yang jatuh cinta tetapi lengkap dengan kesejatiannya. Selamatlah diri yang mencintai dengan cinta yang sejati, karena cinta sejati telah selalu menanggalkan nafsu yang buruk. Ia tidak menginginkan kebahagiaan bagi dirinya saja, tetapi justru bagi yang ia kasihi. Ia lebih mendahulukan yang ia cintai dan rela menelan racun dunia ini hanya demi membahagiakan kekasih yang ia cintai dengan tulus. Bahkan ia pun selalu memikirkan tentang keselamatan diri kekasihnya, tidak hanya di dunia ini, tetapi juga di akherat nanti. Dengan cara mengajaknya untuk selalu tunduk pada setiap aturan Tuhan yang ada (fiqih, muamalah, dll).

Wahai kekasihku.
Aku menyadari bahwa cintaku padamu hingga membuat hatiku menjadi tawananmu.
Hanya untukmu, maka seorang jiwaku ini rela menahan kehancuran dan kesedihan.
Jiwaku telah terikat oleh pesona akhlakmu yang luhur.
Oleh kemuliaan perasaan yang berakar dari ketulusan hatimu.
Dan jika engkau memang merindukanku,
Maka yakinilah bahwa cinta itu tidak akan membelenggumu.
Ia justru akan membebaskan jiwa dan melepaskan tali keberadaan semu duniawimu.
Sehingga bertahanlah duhai kekasihku. Tetaplah bersama cintaku ini.
Karena jiwa seorang pecinta itu akan memberikan kehidupan yang baru.
Seorang pecinta akan terus memberikan warna yang indah dalam kehidupan ini.
Dan dunia ini bisa tetap berjalan dengan normal hanya karena masih adanya cinta.
Cinta yang telah menanggalkan keburukan dan dusta perbuatan.

O… Segala pujian hanya bagi Penguasa Alam Semesta. Semua rasa syukur hanya tertuju pada Sang Maha Pencipta. Hanya kepada-Nya setiap tujuan itu sebaiknya di alamatkan. Dan karena segala bentuk kehidupan berada di bawah kendali-Nya, maka tak seharusnya ada yang bersedih di dalam cinta. Memang akan ada air mata di dalam cinta, tetapi semestinya itu hanya demi kebahagiaannya saja. Dan memang terkadang akan ada air mata kesedihan di dalam cinta, tetapi itu hanyalah karena terpisah atau akibat rindu kepada sang kekasih.

Pun, Dia telah menetapkan cahaya kebijaksanaan-Nya untuk membahagiakan hati yang sedang jatuh cinta. Dia pun telah menciptakan sinar di wajah orang yang sedang bahagia oleh sebab jatuh cinta. Semua itu hanya demi menjaga keyakinan dalam diri hamba-Nya, bahwa hakekat cinta itu adalah kehormatan yang tak ternilai. Dan karena begitu berharganya, maka cinta sejati tidak bisa dibeli oleh kemewahan duniawi.

kesederhanaan cinta

Ya. Jangan pernah ingin membeli cinta hanya dengan kemewahan duniawi, karena akan membuatmu melakukan perbuatan yang hina dan tercela. Cintailah apa yang dicintai itu dengan tetap memperhatikan ketulusan dan keselamatan. Carilah sosok yang dapat mengingatkan di saat dirimu salah jalan atau membantumu untuk selalu ingat pada tujuan dari hidupmu yang sebenarnya. Yaitu menjalani kehidupan ini dengan tetap mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Dengan begitu, apa saja yang bisa dilakukan olehmu akan benar, sedangkan hasilnya mendatangkan manfaat. Sehingga hidupmu pun akan bahagia, dan yang ada disekitarmu bisa merasakan suka cita bersama.

Untuk itu sadarilah, bahwa Tuhan pun telah membangun singgasana yang megah dan istana yang sangat indah di dalam syurga-Nya. Dia menciptakan itu semua hanya demi memberikan harapan besar kepada diri yang sudi menggantikan kegelapan di hatinya dengan cahaya-Nya. Memenuhinya dengan cinta yang tulus dan murni. Bahkan kepada yang bersedia meneguhkan hatinya untuk patuh pada aturan-Nya dan senantiasa taat dalam beribadah kepada-Nya, maka kebahagiaan itu akan ditambahkan lagi berkali lipat jumlahnya. Sehingga, hanya kepada-Nya-lah pula segala puji dan kepatuhan itu seharusnya di tujukan. Karena hal itu pasti akan selalu menenangkan dan membahagiakan.

Yogyakarta, 07 Ramadhan 1435 H/06 Juli 2014 M
Mashudi Antoro (Oedi`)
[Cuplikan dari buku Cinta di Atas Makna, karya; Mashudi Antoro]

2 thoughts on “Jatuh Cinta yang Sejati

    sifaa said:
    November 14, 2014 pukul 5:54 am

    subhanallah, kta”nya sangat menyentuh

      oedi responded:
      November 18, 2014 pukul 7:13 am

      Subhanallah walhamdulillah.. syukurlah kalau mbaknya juga suka dengan tulisan ini, terimakasih karena masih mau berkunjung di blog ini, semoga tetap bermanfat.. Semangat!🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s