Kerajaan Manusia

Posted on Updated on

kerajaanWahai kekasih. Dunia ini adalah samudera, sementara hukum Tuhan adalah kapal yang berlayar di atasnya. Oleh karena itu, mengapa harus dianggap aneh seorang yang keluar dari aturan hukum buatan makhluk? Mengapa malah dihalangi dan dicela bila ada yang ingin mengembangkan keimanan hingga menyentuh puncaknya?

Ya. Saat ini atau ratusan tahun belakangan ini, apakah dirimu pernah mendengar sebuah negara yang benar-benar memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya? Apakah pernah ada pemimpin yang selalu memikirkan nasib warganya sendiri, sehingga ia pun rela hidup sederhana? Karena apalah arti kemegahan itu bila hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang saja? Apakah ada gunanya bila kekayaan itu tampak jelas, namun hanya untuk menunjukkan kenyataan yang semu dari sebuah negara?

Inilah yang ku maksudkan duhai kekasihku. Apakah pantas kita menganggap telah beriman kepada Tuhan, sementara banyak aturan-Nya yang dilanggar? Banyak orang berkata akan mengikuti perintah Tuhan, namun kenyataannya kini hidup dalam negara yang “ber-Tuhan” saja tidak lagi ditunaikan. Bahkan semakin banyak orang yang malas dalam urusan kerohanian dan sibuk hanya dengan urusan perut dan yang dibawah perutnya saja. Padahal akhlak yang benar adalah sumber energi bagi kejayaan sebuah bangsa yang besar.

“Jika engkau bertanya tentang mengapa bangsa ini tidak bisa bangkit dan berjaya di dunia? Itu semua karena tidak pernah mau mengikuti perintah Tuhan sepenuhnya”

Sungguh, manusia itu hanya mengenal sebagian dari dirinya sendiri. Tidak sedikit dari mereka yang justru hanya mengenal dirinya sebatas permukaan saja. Sedangkan masih banyak lagi bagian di balik permukaan itu yang belum ia ketahui, meskipun bagian-bagian itu selalu mempengaruhi kehidupan mereka. Padahal bangkit dan hancurnya peradaban itu akan tergantung dengan sebatas mana potensi diri – yang benar – dari bangsanya bisa diketahui.

Begitu pun banyak pribadi yang mengambil jalan kompromi dan menjalankan kehidupan yang rentan. Mereka lebih senang dalam mengembangkan hasrat keinginan pada objek-objek kesenangan badani semata. Mereka lupa dengan keseimbangan hidup yang berakar pada prinsip dalam mengikuti aturan Tuhan. Sehingga jika ia harus mengikuti hukum Tuhan, maka itu tidak lebih baik dari sekedar berpura-pura.

O… Satu buah yang manis akan muncul dari pohon yang subur. Meskipun buah itu adalah bagian dari keseluruhan, maka Tuhan telah memilihnya sebagai yang paling dibutuhkan oleh seseorang. Begitu pula hukum Tuhan, maka dari seluruh hukum yang dibuat saat ini, ia adalah yang paling dibutuhkan oleh Nusantara demi membangkitkan kejayaannya.

kerajaan manusia

Ya. Orang-orang itu kadang mengangkat tinggi-tinggi hukum Tuhan, tetapi lebih seringnya lagi justru meletakkannya dibawah kaki. Di injak-injak dan disingkirkan, dengan alasan adanya perubahan zaman dan hak asasi manusia. Padahal Tuhan telah mengangkat derajat kita sebagai khalifah-Nya di muka Bumi ini. Lalu mengapa pula kita tidak mau mendirikan khilafah dalam kehidupan ini? Bukankah itu sejalan dengan ketetapan-Nya?

Memang jalan Tuhan itu tersembunyi dan terkadang ditutupi oleh hamparan salju yang menyilaukan pandangan. Tetapi dalam urusan negara, maka semuanya sudah jelas. Dan pilihan terbaiknya adalah mendirikan kerajaan yang sesuai dengan ketetapan-Nya. Itulah sistem khilafah yang bisa membangkitkan kebenaran yang hakiki. Meninggikan kewibawaan, toleransi dan rasa cinta terhadap sesama. Mengeratkan sikap gotong royong dan kedermawanan, bahkan memacu kreatifitas dan pembangunan negara. Sehingga yang terjadi adalah meningkatnya jaminan hidup dan kesejahteraan bagi setiap orang.

“Zaman akan segera berganti baru. Segala yang ada kini akan mengalami perubahan besar. Di saat itulah apa yang disangkalkan banyak orang akan hadir. Dan aku akan tetap berdiri bersamamu kekasihku, dengan gaya yang lain dan kejayaan yang baru”

Untuk itu, sudah waktunya bangsa ini menyadari bahwa tidaklah ia berada di atas Bumi ini kecuali hukum Tuhanlah yang harus diikuti. Sudah saatnya bangsa ini menjadikan hukum Tuhan untuk ditegakkan secara nyata. Karena hukum Tuhan memanglah asas dari segala kebajikan. Ia adalah kemuliaan, sehingga menjadi aturan yang seharusnya di patuhi. Dan tetaplah bergantung kepadanya, karena hanya itulah yang bisa membahagiakan. Teruslah berpegang teguh kepadanya, sebab hanya itu pula yang bisa mendatangkan keselamatan.

Pun, tinggalkanlah ketakutanmu pada penguasa yang “mencengkeram” wilayahmu. Lepaskan keterikatanmu pada aturan yang dibuat hanya untuk menyengsarakanmu selalu. Engkau adalah manusia, yang seharusnya mendirikan kerajaan manusia di tempatmu. Dirimu adalah keturunan bangsa yang luarbiasa, sehingga sudah waktunya untuk mengembalikan kejayaan nenek moyangmu sekali lagi. Yaitu dengan menegakkan hukum Tuhanmu.

Yogyakarta, 16 Juni 2014
Mashudi Antoro (Oedi`)

7 thoughts on “Kerajaan Manusia

    Andika said:
    Juni 16, 2014 pukul 5:55 am

    Memang benar, saat ini kita “Orang-orang itu kadang mengangkat tinggi-tinggi hukum Tuhan, tetapi lebih seringnya lagi justru meletakkannya dibawah kaki. Di injak-injak dan disingkirkan, dengan alasan adanya perubahan zaman dan hak asasi manusia” banyak yg seperti itu secara sadar dan tidak sadar…. semoga kedepannya bangsa ini bisa berubah menjadi bangsa yg lebih baik dan menemukan jalan tuhan yg tersembunyi secepatnya amin….

      oedi responded:
      Juni 16, 2014 pukul 6:21 am

      Semoga ada banyak pemuda yang seperti Dika ini, yang juga sudah menyadari bahwa ada yang salah dengan negeri ini, terlebih itu adalah masalah yang pokok dan utama dalam kehidupan ini..
      Makasih Dik, karena masih mau berkunjung di blog ini, semoga kita bisa menyaksikan revolusi terbesar dalam sejarah manusia itu nanti, terlebih kita pun bisa merasakan kehidupan yang baru itu, yang lebih beradab dan bermartabat sesuai dengan kebenaran Tuhan..🙂

    momo said:
    Juni 24, 2014 pukul 4:33 pm

    Baca paparan mas oedi diatas jadi inget petikan lagu ini
    “this world has lost it’s glory, let’s start a brand new story now.. my love…”

    terima kasih mas atas artikelnya, nampaknya saya bakal sering mampir kemari🙂

      oedi responded:
      Juni 26, 2014 pukul 8:45 am

      Hmm itu lagu siapa mas?
      Iya sama2, terimakasih juga atas kunjungan dan dukungannya… dan silahkan sering berkunjung, karena justru saya yg merasa bahagia bila Anda suka dengan blog ini, semoga tetap bermanfaat..🙂

    shakti agusthyna said:
    Juli 7, 2014 pukul 9:12 am

    sya ingin skali membagikan blog nie k orang2 luas… Sy rasa, sy akan sering2 datang brkunjung k blog ni

    rangkuty said:
    Juli 26, 2014 pukul 6:56 am

    salam kenal mas…

      oedi responded:
      Agustus 6, 2014 pukul 8:47 am

      Salam kenal juga… makasih udah mau berkunjung, moga bermanfaat..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s