Muhasabah Cinta

Posted on Updated on

muhasabahCinta adalah hal yang misteri dan penuh dengan sensasinya. Tiada satupun makhluk yang tidak pernah bersentuhan dengan hal ini. Begitu pula tiada seorang pun yang mampu menguraikan tentang betapa luasnya makna cinta selain Cinta itu sendiri. Sehingga siapapun bisa saja memaknai cinta dengan cara dan pemahamannya sendiri. Namun demikian, cinta tidak pernah kehabisan cara untuk bisa memberikan pemahaman yang baru dan mengesankan di sepanjang waktu-Nya.

Ya. Engkau bisa memaknai cinta dengan caramu sendiri, tetapi ingat! banyak yang mencintai kepada yang tidak mereka lihat atau dengar atau pahami. Siang dan malam ia terus saja mencarinya, sehingga dalam usahanya itu ia pun menjadi bosan, lantaran tidak bisa menemukan apa yang ia cari. Dan seiring dengan berjalannya waktu, maka kebosanannya pun kian menjadi-jadi, yang memaksanya untuk segera berkata; “Buat apa mencari sesuatu yang tidak bisa di lihat. Hentikan saja, karena itu lebih menyenangkan”.

Sungguh, dimana pengabdianmu kepada Tuhan; Dzat Allah SWT? Engkau adalah makhluk yang melarikan diri dari-Nya. Padahal sebaiknya mengambil hakikat ibadah dan melaksanakan seluruh urusanmu dengan penuh rasa cinta kepada-Nya. Engkau pun harus merasa terus diawasi oleh-Nya, sehingga mau meninggalkan kebodohan dan bertarung dengan rasa malasmu (malas untuk belajar memahami yang hakiki) sendiri. Dan jangan pernah merasa puas dengan apa yang telah engkau ketahui saat ini. Teruslah mencari tahu, karena dengan begitu, maka kemudahan dan jalan yang lurus dalam menuju-Nya akan tetap menyertaimu.

Ya. Saat dirimu hadir dalam berbagai majelis zikir atau shalawat, maka hadirilah demi kenyamanan batinmu dan bukan demi pengobatan lahir. Engkau harus ikhlas dengan tidak berpaling dari nasihat para pemberi nasihat. Jangan senang dalam memelihara kesalahan dengan sering tergelincir atas niat dan perilakumu. Jangan bersikap seperti pedagang, yang selalu berpikir untung dan rugi. Karena jika begitu, maka dirimu telah memperolok-olok, menertawakan dan hanya bermain-main dengan aturan Tuhan; Dzat Allah SWT. Sehingga jangan heran – sadar atau tidak sadar – bila dirimu telah menjadi musuh dari mereka yang mencintai Tuhannya (kalangan Mukmin).

Pun, janganlah engkau terus mengikat dirimu dengan adat dan kebiasaan kaummu saja, tetapi ikatkanlah dirimu pada tuntunan Tuhan yang benar (Al-Qur`an dan Hadits). Berjuanglah dengan gigih, meskipun banyak penentangan yang terjadi. Bersabarlah terus menerus (istiqomah), karena Allah SWT akan melindungi dan mengasihimu dengan cinta-Nya.

“Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah dan kuatkanlah kesabaran kalian, tetaplah bersiap-siaga dan bertakwalah kepada Allah agar kalian beruntung” (QS. Ali-`Imraan [3] ayat 200)

O.. Tinggalkanlah perkara yang tidak baik dan menjauhlah dari perilaku yang tidak bermanfaat. Cintalah hanya pada kebenaran hakiki dan tinggalkan sikap fanatik terhadap mazhab dan golongan. Tetaplah bersatu hanya dalam indahnya ukhuwah Islamiyah dan bukan dalam kelompokmu saja. Teruslah semangat dalam menegakkan hukum Allah SWT dan sibukkanlah dirimu hanya pada perbuatan yang bermanfaat untuk dunia dan akheratmu. Dan janganlah pernah berlebih-lebihan dalam setiap urusan, karena yang namanya berlebihan tetaplah merugikan.

Wahai manusia. Apabila pengabdianmu kepada-Nya telah benar, niscaya Dia pun akan mencintaimu dengan lebih baik dan menguatkan hatimu dengan rasa cinta kepada-Nya. Kesabaran dan ketekunan adalah langkah yang mesti di lakukan di setiap harimu. Keikhlasan dan sikap tawadhu (rendah hati) adalah bekal yang harus selalu dibawa dalam hidupmu. Sehingga dengannya pula, maka dirimu akan menemukan apa yang dinamakan dengan sikap cinta yang sebenarnya.

Namun ingat! Selama masih ada setitik cinta diri yang menetap di dalam hatimu, maka takkan ada cinta yang agung – dari Sang Kekasih – mau mendatangimu. Tak ada kelayakan bagimu dalam penyatuan rasa dan pandangan batin yang suci, karena memang tiada pantasnya dirimu untuk bergabung dalam jamaah cinta-Nya. Takkan pula engkau merasakan bahagia yang sebenarnya, lantaran tiada ampunan-Nya bagimu.

Untuk itu, cinta yang sejati adalah cinta yang telah murni dari kotorannya. Duniawi atau bahkan dirimu sendiri adalah bagian dari kotoran itu, yang perlu disingkirkan dengan bijaksana. Sulit memang, tetapi hasilnya akan sebanding. Dan Allah SWT telah menjaminnya dengan satu balasan yang terindah, yaitu diterima disisi-Nya dalam ketenangan yang hakiki. Semoga saja itulah kita. Aamiin ya Robbal `alamin.

 

Yogyakarta, 28 Maret 2014
Mashudi Antoro (Oedi`)

22 thoughts on “Muhasabah Cinta

    Pengobatan Penyakit Kista Secara Alami said:
    April 1, 2014 pukul 6:44 am

    Amiin,,, terimakasih atas informasinya. Semoga sukses dan terus posting . God Job !

      oedi responded:
      April 1, 2014 pukul 6:56 am

      Iya sama2.. terimakasih juga atas kunjungan, dukungan dan doanya, semoga bermanfaat.. sukses juga untuk Anda..🙂

    muhammad shofwan said:
    April 1, 2014 pukul 7:40 am

    SHODAQALLAHU WA SHODAQOR ROSULULHU. INSYA ALLAH, ALHAQQU MINROBBIKUM. AMIN

      oedi responded:
      April 1, 2014 pukul 8:15 am

      Alhamdulillah.. terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat dan masnya selalu diberikan sikap yang istiqomah oleh-Nya🙂

    Sri Nuryati said:
    April 1, 2014 pukul 9:56 am

    Subhanaallah hanya dengan terus mengingat dan menyebut nama Allah hati akan menjadi tenang dan nyaman meskipun berada di tengah” kebisingan…..
    aamiin terima kasih mas untuk spiritnya🙂

      oedi responded:
      April 1, 2014 pukul 1:19 pm

      Benar sekali mbak, dan hanya dengan itu pula kita akan meraih ampunan dan ridha Ilahi, di dunia dan akherat nanti…
      Okey, Terimakasih mbak karena masih mau berkunjung di blog ini, semoga tetap bermanfaat..🙂

    Retna said:
    April 2, 2014 pukul 8:55 am

    Semangat….
    Cinta oh cinta… tak ada makna tanpa rasa ini… yang sampai sekarang menjelaskannya juga sangat susah…
    “Datanglah kepada Tuhanmu karena engkau mencintai-Nya.. bukan karena takut hukuman-Nya.. juga bukan karena patuh belaka”
    Thx mas.. salam… semangat!!

      oedi responded:
      April 8, 2014 pukul 6:44 am

      Iya mbak, terimakasih juga karena masih mau berkunjung.. semoga tetap bermanfaat..🙂
      Yap, Harus terus semangat dalam mengobarkan rasa cinta di hati, cinta yang sejati, yang tidak ada lagi pamrih di dalamnya..

    ningnong said:
    April 3, 2014 pukul 5:10 am

    “O.. Tinggalkanlah perkara yang tidak baik dan menjauhlah dari perilaku yang tidak bermanfaat. Cintalah hanya pada kebenaran hakiki dan tinggalkan sikap fanatik terhadap mazhab dan golongan. Tetaplah bersatu hanya dalam indahnya ukhuwah Islamiyah dan bukan dalam kelompokmu saja. Teruslah semangat dalam menegakkan hukum Allah SWT dan sibukkanlah dirimu hanya pada perbuatan yang bermanfaat untuk dunia dan akheratmu. Dan janganlah pernah berlebih-lebihan dalam setiap urusan, karena yang namanya berlebihan tetaplah merugikan.”

    Noted, di’.. Suka banget sama paragraf itu.. Thanks dah ngingetin..🙂 *keep posting

      oedi responded:
      April 8, 2014 pukul 6:59 am

      Alhamdulillah.. syukurlah kalau senang.. moga tetap bermanfaat..🙂
      Iya Nin, sudah menjadi kewajiban kita untuk saling mengingatkan.. tolong aku diingatkan juga ya.. apalagi skr ini kita sudah hidup di akhir zaman ini.. akan semakin banyak kmunafikan dan kezaliman di sekitar kita nanti, yang akan berujung pada kehancuran peradaban..
      Okey.. tetap semangat dalam menjalani hidup, terus persiapkan diri sebaik mungkin.. sebelum ajal datang menjemput..🙂

    purnam said:
    April 5, 2014 pukul 3:58 am

    aku tanya ya buat blog seperti ini apa ada keuntungannya secara finansial

      oedi responded:
      April 8, 2014 pukul 7:11 am

      Hmm… bisa aja kok buat blog untuk mencari keuntungan finansial, dan itu banyak terjadi.. Tapi kalau saya pribadi tidak, saya tidak mencari keuntungan finansial disini, karena insyaAllah bukan itu tujuan saya membuat blog ini.. Saya hanya ingin bisa berbagi ilmu dan informasi, atau menambah saudara dengan bisa menjalin silaturahim dengan banyak orang melalui blog ini… Itu saja kok..🙂

    maurien rherain said:
    April 8, 2014 pukul 3:00 pm

    tetap istiqomah.. menulis karena cinta.. cinta Illahiah akan merasuk ke hati tiap orang…

      oedi responded:
      April 13, 2014 pukul 12:49 pm

      Subhanallah.. Insya Allah tetap berusaha dengan cinta, karena memanglah cinta itu begitu indah..🙂
      Okey. terimakasih mbak Mauiren atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat..🙂

    Doni Heryadi said:
    Juni 3, 2014 pukul 7:46 am

    Namun ingat! Selama masih ada setitik cinta diri yang menetap di dalam hatimu, maka takkan ada cinta yang agung – dari Sang Kekasih – mau mendatangimu. Tak ada kelayakan bagimu dalam penyatuan rasa dan pandangan batin yang suci, karena memang tiada pantasnya dirimu untuk bergabung dalam jamaah cinta-Nya. Takkan pula engkau merasakan bahagia yang sebenarnya, lantaran tiada ampunan-Nya bagimu.
    Paragraf ini yg paling mengena ke saya.. Inspiratif sekali.. Dengan segala rintangan yg pasti ada Semoga kita tetap istiqomah dijalan Allah sehingga kita pantas “bergabung dalam jamaah cinta-Nya..🙂

      oedi responded:
      Juni 10, 2014 pukul 6:07 am

      Alhamdulillah jika senang dengan tulisan ini, terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat dan mendatangkan barokah yang terbaik untuk masnya..🙂

    sifaa said:
    November 14, 2014 pukul 5:37 am

    keren banget kata”nya subhanallah🙂

      oedi responded:
      November 18, 2014 pukul 7:00 am

      Subhanallah walhamdulillah.. syukurlah kalau mbaknya suka dengan tulisan ini, terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfat… Semangat!🙂

    uli said:
    Januari 10, 2016 pukul 2:36 pm

    insyallah bermanfaat..:)

      oedi responded:
      Januari 11, 2016 pukul 2:53 am

      Alhamdulillah jika begitu.. terimakasih atas kunjungan dan dukungannya.. Semangat🙂

    Khusnur Rosyidah said:
    Februari 7, 2016 pukul 1:14 pm

    Amiinnnn… Terima kasih postingannya

      oedi responded:
      Februari 8, 2016 pukul 1:22 am

      Sama” deh.. terimakasih juga atas kunjungan dan dukungannya. semoga bermanfaat..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s