Buku: Kesedihan yang Indah

Segala pujian hanya miliki Allah SWT. Tuhan yang Maha Berkuasa dan memiliki kehendak. Tuhan yang tiada hentinya menganugerahkan kebaikan dan nikmat untuk semua makhluk-Nya. Shalawat beserta salam senantiasa tercurahkan kepada Rasulullah Muhammad SAW, kekasih yang rupawan, Nabi yang paling mulia dan pembawa cahaya Ilahi kepada siapapun dari alam semesta ini. Dan semoga iringan do`a senantiasa tercurahkan pula kepada sanak keluarganya, para sahabatnya, para syuhada, para tabi`in dan alim ulama yang telah menegakkan Islam hingga saat ini. Semoga cinta itu akan tetap abadi.

Alhamdulillahi robbil `alamin. Sekali lagi dalam kuasa-Nya, saya bisa menyelesaikan sebuah buku yang diberi judul “Kesedihan yang Indah”. Sebuah buku tasawuf yang mengupas tentang makna kesedihan yang sebenarnya bagi manusia. Yang insyaAllah bila di baca, di pahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari akan membawa kebaikan dan keselamatan. Tidak hanya bagi diri sendiri, melainkan kepada yang lainnya.

Buku ini merupakan jilid ke sebelas dari 42 jilid buku “Kajian Hati, Isyarat Tuhan” yang akan di selesaikan. Mulai di tulis sejak tanggal 25 Juli 2011 M/24 Sha`ban 1432 H, dan selesai di tuliskan pada hari ini tanggal 13 Mei 2012/22 Jumada al-Thani 1433 H, jam 10.30 WIB. Dan untuk gambaran singkat, berikut ini saya cuplikkan isi buku ini, yang diambil dari Ubo rampe (pengantar)-nya:

Wahai para pencari.
Siapkan dirimu untuk menemui keindahan yang hadir hanya ketika kesedihan sirna dalam kehidupan. Dengarkanlah tutur kataku yang akan mengalun merdu di cuping telingamu dan menggema di dalam dadamu. Di sepanjang hidupmu, janganlan engkau berpaling dari nasihatku, sebab aku hanya menginginkan terbaik untukmu.

Hatimu adalah cermin diri yang seharusnya tetap bening sebagaimana kodrat-Nya. Yang semestinya dapat memantulkan cahaya Ilahi yang penuh keindahan tiada banding. Namun dirimu telah lalai, hingga cermin itu kotor dan berkarat. Sehingga cahaya-Nya tidak dapat memantul, yang mengakibatkan dirimu tak dapat melihat jalan, lalu terpeleset dan jatuh ke dalam jurang kehinaan.

Untuk itu, hindari peluang yang dapat menjerumuskanmu ke dalam lembah kenistaan. Kesedihanlah yang perlu kau perhatikan dalam hidup dan kehidupanmu. Apakah engkau telah dapat mengendalikannya, atau bisa menjadikannya hanya sebagai wujud kesadaran diri bahwa engkau amat sedikit dalam bersyukur kepada-Nya. Engkau masih terlalu sedikit melakukan hal-hal yang positif. Sehingga dapat berlaku lebih baik dan segera mengentaskan kemiskinan hati.

Begitu pun apa yang telah kau dapatkan dari-Nya adalah bagian dari ujian. Disaat sedih maupun bahagia, semuanya adalah bentuk nyata bahwa dirimu tengah menghadapi kehendak-Nya. Jika engkau bersabar, maka tak ada yang mencelakakanmu. Namun saat engkau tetap dalam kekufuran, tidak perlu heran jika hidupmu di timpa musibah.

Ya. Hanya jika lentera cahaya Ilahi bisa menyinari ruang hatimu, maka engkau akan memperoleh banyak keindahan. Keindahan yang hadir bersamaan dengan mulianya hakekat dirimu di hadapan-Nya. Di taburi berjuta bintang yang berkelap-kelip warna Syurga, ruang kalbumu akan gemerlapan tanpa batas. Tiada yang dapat menafikkan ini, sebab ia adalah tujuan dari terciptanya keindahan.

Pun, ketika dirimu telah menyatukan diri kepada-Nya dan menghela napas dunia dari selain-Nya, maka engkau akan tenang di bawah kasih-Nya. Dalam cintamu, kau hanya akan mencintai-Nya dan tidak butuh yang lainnya. Kebutuhanmu telah terpenuhi, keinginanmu sudah tercapai.

Diammu adalah tafakkur, biacaramu adalah dzikir, dan gerak-gerik tubuhmu adalah amal ibadah yang disertai dengan penghambaan diri kepada-Nya. Tiada yang lain dari itu, lantaran engkau telah mencintai dan tak menginginkan cinta yang selain-Nya.

Sehingga, beristirahatlah dengan kuasa lembut cinta-Nya. Cinta yang akan mengentaskan kesedihan hati lalu menuju pada kebahagiaan hakiki. Persiapkanlah semuanya dengan sentuhan damai akal pikiranmu. Dengan penuh cinta, maka genapi saja tiap kebaikan dirimu di hadapan-Nya. Tidak untuk pamrih dan mengikuti hasrat keinginan, melainkan hanya cinta pada Dia Yang Tunggal; Dia Yang Universal; dan Dia Yang Absolut.

*****

Semoga isi dari buku ini bisa memberikan pencerahan kepada terutama saya sendiri dan Anda sekalian yang menginginkannya. Dan semoga tetap dalam ridha dan perkenan-Nya.

Yogyakarta, 13 Mei 2012
Mashudi Antoro (Oedi`)

Iklan

16 thoughts on “Buku: Kesedihan yang Indah

  1. Allhamdulillah akhir nya selesai juga semoga buku ini cepat terbit nya dah gak sabar pengen baca keseluruhan nya mas terimakasih mas info nya. 😀

    1. Iya Ben, Alhamdulillah… akhirnya kelar juga ini buku… skr lanjutin jilid berikutnya..
      Hmm.. doain aja bisa cepat naik cetak, biar nanti bisa baca secara keseluruhan isi buku ini…
      Makasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga tetap bermanfaat.. 🙂

    1. Hehe.. ya disini cuma bisa penggalan aja, cos kalau semua gak mungkin dunk.. lagian juga gak muat tar di laman blog ini.. 😀
      Okey.. makasih ya Ki untuk kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. 🙂

    1. Okey.. silahkan tunggu, semoga cepat naik cetaknya..
      Makasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. 🙂

    1. Hehe… iya nih kok bisa ya salah ketik gitu.. perasaan udah bener kemaren tanggalnya pas upload tulisan ini… hmm… segera di perbaiki deh.. 🙂
      Okey.. makasih ya untuk kunjungan, dukungan, dan koreksinya, semoga bermanfaat.. 🙂

      1. Siaap… semoga cepat naik cetak… doakan aja ya…:)
        Makasih atas kunjungan dan dukungannya… semoga bermanfaat.. 🙂

    1. Wa`alaikumsalam..
      Subhanallah.. syukurlah kalau demikian, dan memang itulah yang menjadi harapan atas di tulisnya buku ini… 🙂
      Terimakasih mbak Nuriya atas kunjungan dan dukungannya… semoga tetap bermanfaat.. 🙂

      1. sama2 mas oedi….sangat bermanfa`at setelah pulang pasti aq cari buku2 dari mas oedi…karena buku2 karya mas oedi merupakan inspirasi tuk membangun kepribadian yang positif…..terus berkarya mass !!! dan tetap semangat yeeeeeeeeeeessss ^_^

      2. Subhanallah… syukurlah bila demikian, makasih ya atas dukungan dan suport nya… semoga mendatangkan barokah dari Allah SWT 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s