Surat Cinta untuk Jodohku II

Posted on Updated on

Assalamu`alaikum wr wb.
Demi Dzat yang diriku berada di dalam genggaman-Nya, terhaturkan salam cinta yang menjadi keinginan untuk tersampaikan. Salam kemesraan yang senantiasa menjadi harapan dalam napas hidup dan kehidupan. Sedangkan diriku yang takkan jauh dari garis takdir-Nya, bermunajat tulus atas nama kesetiaan cinta yang membuhul langit kerinduan. Semoga Allah SWT selalu memberikan anugerah cinta-Nya kepadamu dalam afiat.

Jodohku.
Lama kita tak bersua. Dan ketika kini kulayangkan kalimat ini, maka kutanyakan perihal dirimu. Tentang bagaimana kabarmu disana? Ini sengaja kutanyakan, mengingat tempat kita yang terpisah dan belum adanya waktu untuk melihatmu secara langsung. Sehingga yang kuinginkan adalah kau selalu dalam anugerah kesehatan dan rahmat-Nya. Setiap hari, senantiasa berada dalam lindungan-Nya.

Duhai jodohku.
Dalam putaran roda dunia, aku senantiasa menghaturkan doa tulus kehadirat-Nya untukmu. Mengharap kebaikan yang kerap di anugerahkan kepadaku, menjadi setiap apa yang kau miliki dan juga syukuri. Limpahan yang terbesit di setiap napasku, adalah juga sesuatu yang kerap kau rasakan dalam ketaqwaan. Sehingga kita sama-sama tergabung dalam golongan yang terarah pada kebenaran hakiki.

Wahai jodohku.
Seperti biasa, dan memang selalu demikian, maka dalam kerinduan ini ku katanyakan padamu tentang gerak kehidupanmu sehari-hari. Apakah kau tetap penuh perjuangan dalam meniti jalan kebaikan? Lalu, apakah kau juga meletakkan kewajiban terhadap perintah dan larangan-Nya adalah sesuatu yang dicintai? Sehingga kesederhanaan penampilan, kezuhudan hidup, keseriusan dalam tadarus Al-Qur`an dan Qiyamul lail melengkapi kehidupanmu.

Wahai jodohku.
Teruslah menyempurnakan hakekat hidupmu, dengan senantiasa mengedepankan istiqomah dalam amal dan perbuatan. Iringi dengan rasa cinta yang menjadi kebiasaan. Hilangkan setiap pamrih pribadi, menuju ketulusan hanya kepada-Nya. Karena dengan begitulah engkau dan aku akan menyatu dalam keridhaan-Nya.

O.. jodohku.
Tiada lagi yang kuinginkan selain bisa bersamamu. Dan saat kutuliskan surat ini, maka seiring itu pula aura kerinduanmu disana deras menghujani hatimu. Semakin ku coba menampungnya, maka semakin ia bertambah deras membanjiri ruang hatiku. Sehingga tak pernah mengobati kerinduanku atas dirimu.

Duhai jodohku.
Dalam malam yang dingin ini. Dalam malam yang sunyi ini. Ku kirimkan salam cinta rinduku. Sebuah cinta yang senantiasa menembus batas jarak dan waktu. Dan semuanya akan seperti itu, hingga kehadiranmu disisiku menjadi kenyataan.

Wahai jodohku.
Sungguh kuingin bertemu denganmu. Tapi bukan berarti ku tak sabar menantikanmu. Karena kau pun mengetahui, bahwa apa yang sedang terjadi dalam hidup kita kini adalah setiap dari kehendak-Nya. Meski kau dan aku belum pernah bertemu, itu bukan berarti kita takkan pernah bersatu. Bahkan meski kita terpisah di antara lautan, maka takdir Tuhan akan mempertemukannya.

Wahai jodohku.
Dimanakah adanya dirimu kini? Apakah memang benar-benar telah hadir di alam dunia ini, atau masih berada di alam nafsani? Sebab, meski waktu terus berlalu, namun kau tak kunjung tiba. Dan meski begitu kuatnya aku berusaha menemukanmu, maka tetap saja kau tak pernah kutemukan. Bahkan setiap perjuangan yang kulakukan demi mendapatkanmu, selalu terbias dalam mahligai harapan semu.

Ya jodohku.
Apakah dalam perpisahan kita ini kau juga merindukanku? Apakah sekiranya kau mengharapkan untuk segera bertemu denganku? Karena ketahuilah, bahwa perasaan itu tak pernah luput dari hatiku. Ia kian bertambah besar di setiap harinya di dalam jiwaku. Sehingga takkan ada yang dapat merubahnya, meski godaan dunia terus mendesakku.

Tetapi jodohku.
Aku pun menyakini, bahwa sebenarnya kau sangat menginginkan kita bisa segera bertemu. Kau juga sangat mengharapkan bahwa cintamu dapat segera melengkapi kehidupanku. Karena kau dan aku telah sama-sama mengetahui, bahwa cinta kita takkan pernah terbagi kepada selain kita berdua. Sedangkan cinta kepada Ilahi adalah hal yang lebih utama dan pertama di lakukan.

Untuk itu jodohku
Kupesankan pada diriku dan dirimu, bahwa cinta yang sejati itu bukanlah mendahului kepentingan pribadi, melainkan diri orang yang di cintai. Bukan pula mendahulukan kesenangan badani, tetapi lebih kepada kesenangan ruhani. Bahkan tidak hanya untuk kepentingan sesaat, namun hanya demi kenikmatan yang abadi, yaitu akherat. Sehingga, tiada lagi jalan selain meningkatkan keimanan kita dengan dasar perasaan dan pengertian, hingga tibalah diri di puncak keindahan.

Baiklah jodohku sayangโ€ฆ
Tiada lagi yang dapat kusampaikan dalam kesempatan kali ini. Dan ku tahu kau masih tetap ingin terus mengetahui perasaanku, sebagaimana diriku yang juga ingin terus mengetahuimu. Namun tak berdaya diriku dalam mengatur garis waktu. Sehingga bila kau membaca surat ini, maka balaslah dengan rasa cintamu. Renungkan ia dengan terus meningkatkan rasa cintamu kepadaku yang tidak pernah mengalahkan cinta kepada-Nya. Nantikan perjumpaan kita dengan sikap yang sabar dan penuh cinta. Sebab, dengan begitulah kau dan aku akan benar-benar bersatu dalam kasih-Nya.

Salam hormat dan cinta dari seorang yang selalu mengagumi dan menunggumu.

Yogyakarta, 08 Februari 2012
Mashudi Antoro (Oedi`)

20 thoughts on “Surat Cinta untuk Jodohku II

    beny said:
    Maret 11, 2012 pukul 9:23 am

    Cinta yang tulus dan suci…belum ketmu aja kata-katanya indah apa lagi dah ketemu gmna ya..? weeeessss kren buat mas oedi semoga cepat di pertemukan jodohnya heheeee ๐Ÿ˜€

      oedi responded:
      Maret 11, 2012 pukul 9:25 am

      Amiin ya Rabb, semoga segera dipertemukan sosok yg di tetapkan-Nya dalam kebaikan… ๐Ÿ™‚
      Emang kenapa kalau ketemu Ben? hehe.. ๐Ÿ™‚
      Okey.. makasih ya karena masih sering berkunjung di blog ini, semoga tetap bermanfaat.. ๐Ÿ˜€

    Andika21 said:
    Maret 11, 2012 pukul 10:26 am

    kata-kata yang indah sekali… sungguh beruntung orang yang disandingkan dengan mas oedi ini ๐Ÿ™‚ sisi romantisnya luar biasa… semoga mendapatkan dan memilih yang terbaik ya mas amin ๐Ÿ˜€

      oedi responded:
      Maret 11, 2012 pukul 5:50 pm

      Ow..ow..ow… jangan berlebihan gitu Dik, ora apik… siapa juga yg romantis, ya gak lah… ๐Ÿ™‚
      Amiin ya Rabb, semoga saja demikian Dik, dan yg pasti mas pun akan sangat beruntung bila bisa bersanding dengan dia itu nanti…
      Okey.. makasih ya karena masih sering berkunjung di blog ini, semoga tetap bermanfaat.. ๐Ÿ™‚

    retna said:
    Maret 12, 2012 pukul 3:40 pm

    jodoh adalah rahasia yang rumit… akan tetapi pada akhirnya bs kita pahami…
    berdoalah kita, karena apa yg skrg ada blm tentu jodoh, bs sj hny pasangan sj.. yg suatu saat akan berakhir masanya…
    berdoalah kita pada Allah bahwa yg diberikan pd kita adalah btl2 jodoh bukan pasangan sj…
    smg… Allah memberikan apa yg mjd hajat n niat kita… ๐Ÿ™‚

      oedi responded:
      Maret 12, 2012 pukul 7:56 pm

      Amiin ya Rabb.
      Semoga kita termasuk ke dalam golongan orang yang senantiasa bertawakkal dan berusaha menjadi pribadi yang terbaik, dengan terus menjadikan diri ini sebagai sosok yang penuh dengan rasa cinta dan kasih sayang. Kesetiaan pun selalu menjadi setiap langkah dalam hidup ini.. agar selalu dibalas dengan kebaikan-Nya, yang tentunya akan mendapatkan pendamping dan jodoh yang terbaik pula dari-Nya.
      Jadilah pribadi yang terbaik karena akan mendapatkan jodoh yang terbaik pula, sedangkan terus bersabar dan mengedepankan cinta sejati adalah kuncinya… ๐Ÿ™‚
      Okey.. makasih mbak Retna karena masih sering berkunjungan di blog ini, semoga tetap bermanfaat.. ๐Ÿ˜€

    Tiimah said:
    Maret 13, 2012 pukul 5:07 am

    hmm,,,indahnya,,,
    berbahagialah dia yang kan menjadi jodoh mas oedi, semoga kata2 dlm cerita romantis ini, bkn hanya sekedar kata2, namun diterapkan dlm kehidupan nanti, disaat dia (jodoh drNYA) hadir dihadapan & siap mendampingi hari2 mas oedi yg penuh romansa bahagia, amiin,,,, ๐Ÿ™‚
    Makasih link-na, senantiasa ditunggu terbitan bukunya, insyaallah ๐Ÿ™‚

      oedi responded:
      Maret 13, 2012 pukul 2:00 pm

      Amiin… semoga demikian adanya… karena itulah yang selalu menjadi keinginan.. dan sebenarnya sayalah orang yang berbahagia bila bisa menjadi jodohnya.. ๐Ÿ™‚
      Seeplah.. silahkan di tunggu bukunya, semoga dalam waktu dekat..
      Okey.. makasih juga karena masih mau berkunjung di blog ini, semoga tetap bermanfaat.. ๐Ÿ™‚

    ningnong said:
    Maret 13, 2012 pukul 6:57 am

    “bahwa cinta yang sejati itu bukanlah mendahului kepentingan pribadi, melainkan diri orang yang di cintai. Bukan pula mendahulukan kesenangan badani, tetapi lebih kepada kesenangan ruhani. Bahkan tidak hanya untuk kepentingan sesaat, namun hanya demi kenikmatan yang abadi, yaitu akherat” –> like this..

    emg sejatinya, jodo yg kaya apa si di’? hehehe.. just a silly question in a boring afternoon ๐Ÿ˜€

      oedi responded:
      Maret 13, 2012 pukul 11:29 am

      Nyante aja kok Nin.. mo pertanyaan konyol atau serius no problemo… ๐Ÿ™‚
      Hmm.. yang aku sesuai dengannya dan dia sesuai pula denganku, lalu di landasi cinta dan kehendak-Nya.
      Okey.. makasih ya karena masih mau berkunjung di blog ini, semoga tetap bermanfaat.. ๐Ÿ™‚

    Era said:
    Maret 16, 2012 pukul 5:41 am

    Ya SEmoga ALLAH SWT menjawab doa orang-orang yg sedang mencari jodoh sejati yang disayangi ALLAH untuk diri-NYA. Amiiiin
    NICE TEXT….

      oedi responded:
      Maret 16, 2012 pukul 6:01 am

      Amiin… semoga demikian…
      Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. ๐Ÿ™‚

    desti anis setiowati said:
    April 25, 2012 pukul 6:49 am

    Iiiihhhhh katta2nyaa menyentuuhhh hatii bgttt ^,^

      oedi responded:
      April 25, 2012 pukul 2:18 pm

      Subhanallah.. syukurlah kalau merasa demikian… terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. ๐Ÿ™‚

    Emil Kamilah said:
    Mei 2, 2012 pukul 10:44 am

    bagus !!

      oedi responded:
      Mei 2, 2012 pukul 1:31 pm

      Okey.. makasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. ๐Ÿ™‚

    Nuriya Sri Nuryatin said:
    Mei 19, 2012 pukul 9:40 pm

    Sungguh indah mas oedi….tak ragukan lagi kl mas oedi ini orangnya romantis banget,….izin share ya mas and terimakasih banget……^_^

      oedi responded:
      Mei 20, 2012 pukul 1:41 am

      Wah… jangan bilang begitu.. saya jadi gak enak nih… lagian saya gak romantis kok orangnya… ๐Ÿ™‚
      Silahkan saja di share, saya malah seneng kalau ada yang bersedia untuk itu.. tapi tolong tetap dicantumkan sumber tulisannya ya..
      Okey, makasih juga atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. ๐Ÿ™‚

    iicha said:
    Mei 30, 2012 pukul 12:57 pm

    Jodoh emank bkin pnasaran yah kk????????n’ emank blm tntu pcar kita skrg itu bklan jadi jodoh kita..n’mantan kita yang dulu adlh “JODOH ORANG LAIN YANG GAK SENGAJA KITA CICIPIN CINTANYA” . . . . ๐Ÿ˜€

      oedi responded:
      Juni 1, 2012 pukul 2:43 am

      Yup, emang jodoh itu bikin siapa aja penasaran, karena terkadang udah di kira dia itu jodoh kita eeehh ternyata bukan, justru ada seorang yang selama ini kita anggap bukan siapa2 bagi kita eeehh ternyata dia itulah jodoh kita, atau seorang yang selama ini gak kita kenal dan jauh di seberang lautan sana, ternyata itulah jodoh kita… sungguh unik dan membuat penasaran… ๐Ÿ™‚
      Okey.. makasih ya atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat… tetap SEMANGAT!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s