Kearifan Cinta

Kekasihku, ada kearifan yang perlu kita renungkan. Dalam hal ini mengenai rasa cinta dan mencintai. Dimana tindakan yang terkandung di dalamnya mesti diambil dari daya akal yang benar dan pikiran yang jernih. Sehingga kita terhindar dari kesalahan dan murka Ilahi yang amat perih.

Jalan cinta adalah rangkaian pengembaraan yang jelas arah dan tujuannya, karena dunia ini adalah medan perang bagi para pejuang cinta. Dan ketika ia terus membekali diri dengan kemampuan kanuragan dan olah batin, maka kesempatan untuk dapat memenangkan pertempuran makin terbuka lebar. Meski setiap pertarungan berlaku setiap saat, ia akan tetap bertahan hingga akhir kehidupan.

Itulah pertanda bekerjanya hati, dan itu pula yang akan mengantarkan kita pada kebahagiaan yang murni. Dalam kasus cinta atau yang lainnya, maka hatilah yang sesungguhnya paling utama dapat bekerja. Akal berperan hanya membantu dan tidak memiliki kuasa dalam mengambil keputusan. Karena yang memiliki kuasa dalam hal ini adalah hati itu sendiri.

Ya. Hati adalah penguasa, namun kearifan cinta adalah jalan satu-satunya untuk dapat menemukan tujuan yang sejati. Ia adalah jalan pencerahan yang memberikan inspirasi positif kepada hati. Sehingga bila seseorang mau mengabdikan diri padanya (kearifan cinta), maka kebahagiaanlah hasilnya.

Wahai kekasihku, perhatikan ilustrasi berikut ini;
“Ada seorang perempuan tengah jatuh cinta pada seorang lelaki. Saat itu baginya makan tidak enak rasanya, tidurpun menjadi tak nyenyak. Bahkan saat ia bekerja, semua menjadi tidak terasa kenikmatannya. Sementara di lain tempat ada seorang perempuan yang juga sedang jatuh cinta kepada seorang lelaki. Namun, ia terus mendapati gairah dalam hidupnya. Ia bekerja dengan penuh semangat seakan-akan tidak ada beban dalam hari-harinya. Kemana saja ia pergi, maka saat bertemu dengan orang lain ia akan menebarkan senyuman. Mukanya terus berseri-seri, benar-benar cerah sekali”

Nah, mengapa dalam keadaan yang sama-sama jatuh cinta, kedua orang tersebut memiliki sikap yang berbeda? Kenapa yang satu menjadi gelisah dan yang satunya lagi malah mendapatkan kebahagiaan?
Inilah gambaran kearifan cinta sedang bekerja pada diri seseorang. Dan pemenangnya adalah perempuan yang kedua, dimana dia menjadikan jatuh cinta sebagai semangat lalu memandangnya sebagai anugrah dari Tuhan yang semestinya ia syukuri. Kemudian ia pun memasrahkan segala sesuatunya – urusan cinta itu – hanya kepada Dia Yang Maha Pengasih. Sehingga dampak yang di dapatkan adalah ketenangan dan terus menatap wajah hari dalam kebahagiaan tanpa beban yang berarti.

Untuk itulah kekasihku, kunci kebahagiaan adalah bagaimana kita bisa arif dan bijaksana dalam menghadapi persoalan kehidupan ini. Jika kita cermat untuk selalu mengedepankan hati sebagai komandan dalam pertempuran, maka hasilnya pun sepandan dengan perjuangannya. Kita akan meraih cinta yang sejati dan mencintai sesuatunya dengan penuh ketulusan.

“O.. Di dunia ini, ketika Cahaya Keindahan (kebenaran Ilahi) hanya bisa di lihat oleh segelintir orang, itulah pertanda bahwa hanya sedikit saja yang mau berjuang untuk mencapainya”

Semoga berkah Allah SWT senantiasa menyelimuti hidup kita, sehingga tiada aral yang dapat menggoyahkan setiap keyakinan dan keimanan di hati. Amin.

Yogyakarta, 25 September 2011
Mashudi Antoro (Oedi`)

Iklan

8 thoughts on “Kearifan Cinta

  1. Setiap hal pasti memiki dua sisi mas. 🙂
    Apakah itu baik atau buruk, tergantung yang menerima dan menjalankan.
    Seyogyanya, apapun yang kita hadapi, baik senang maupun susah, dihadapi dengan ala kadarnya dan tidak berlebihan. Maka kearifan hidup akan kita dapatkan.

    1. Yup, benar sekali yang saudara Iwan katakan, dan memang sejatinyalah demikian…
      Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat… 🙂

  2. wah luar biasa sekali mas….. suka kata” ini kunci kebahagiaan adalah bagaimana kita bisa arif dan bijaksana dalam menghadapi persoalan kehidupan ini. setuju banget mas….

    makasi linknya mas 🙂 semangat terus…

    1. Okey Dik, makasih juga karena masih mau berkunjung di blog ini, semoga bermanfaat… 🙂
      Semangat juga untukmu.. gimana kabar bukunya? sudah mulai nulis belum?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s