Penemuan Tembok Ya`juj dan Ma`juj

Posted on Updated on

Tulisan saya kali ini sengaja mengajak Anda sekalian untuk kembali mengulik sejarah masa lalu. Dan yang menjadi bahasan kali ini adalah mengenai kaum barbar yang diberi nama Ya’juj dan Ma’juj. Kaum ini adalah kaum yang kasar dan biadab. Jika mereka melewati sebuah perkampungan, mereka pun membabat semua yang menghalangi dan merusak atau bila perlu membunuh penduduk. Karenanya, ketika Dzulkarnain datang, penduduk minta dibuatkan benteng agar mereka (Ya`juj dan Ma`juj) tidak dapat menembus dan mengusik ketenangan penduduk.

Untuk lebih jelasnya berikut ini diberikan uraian lengkapnya:

1. Asal usul
Kata Ya’juj dan Ma’juj berasal dari kata ajja atau ajij dalam wazan Yaf’ul; kata ajij artinya nyala api. Tetapi kata ajja berarti pula asra’a, maknanya berjalan cepat. Itulah makna yang tertera dalam kamus Lisanul ’Arab. Ya’juj dan Ma’juj dapat pula diibaratkan sebagai api menyala dan air bergelombang, karena hebatnya gerakan.

Ya’juj  dan Ma’juj diuraikan dua kali dalam Al-Qur`an. Yang pertama diuraikan dalam surat Al-Kahfi, sehubungan dengan uraian tentang gambaran Dajjal. Menjelang berakhirya surat Al-Kahfi, diuraikan tentang perjalanan Raja Dzulkarnain ke berbagai jurusan untuk memperkuat tapal-batas kerajaannya.

Di antara tanda kiamat Kubra adalah keluarnya Ya’juj dan Ma’juj dari kurungannya. Keluarnya mereka sebagai tanda kiamat Kubra akan terjadi dan wajib kita imani karena dalil-dalil telah jelas menetapkannya. Adapun tanda kiamat Kubra, di antaranya disebutkan dalam hadits Hudzaifah bin Usaid Al-Ghifari RA:

Rasulullah melihat kami ketika kami tengah berbincang-bincang. Beliau berkata: “Apa yang kalian perbincangkan?” Kami menjawab: “Kami sedang berbincang-bincang tentang hari kiamat.” Beliau berkata: “Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian lihat sebelumnya sepuluh tanda.” Beliau menyebutkan: “Dukhan (asap), Dajjal, Daabbah, terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa as, Ya’juj dan Ma’juj, dan tiga khusuf (dibenamkan ke dalam bumi) di timur, di barat, dan di jazirah Arab, yang terakhir adalah api yang keluar dari Yaman mengusir (menggiring) mereka ke tempat berkumpulnya mereka.” (HR. Muslim no. 2901)

Selain itu, Ya`juj dan Ma`juj dalam hadits dari Zainab Binti Jahsh (isteri Nabi SAW), di jelaskan; “Nabi SAW bangun dari tidurnya dengan wajah memerah, kemudian bersabda; “Tiada Tuhan selain Allah, celakalah bagi Arab dari kejahatan yang telah dekat pada hari kiamat, (yaitu) telah dibukanya penutup Ya`juj dan Ma`juj seperti ini!” beliau melingkarkan jari tangannya. (Dalam riwayat lain tangannya membentuk isyarat 70 atau 90), Aku bertanya; “Ya Rasulullah SAW, apakah kita akan dihancurkan walaupun ada orang-orang shalih ?” Beliau menjawab; “Ya, Jika banyak kejelekan.” (HR. Ahmad, Al-Bukhari dan Muslim)

Sedangkan Allah SWT berfirman tentang Ya`juj dan Ma`juj ini:
“Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya`juj dan Ma`juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (Hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata); “Aduhai celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang zalim” (QS. Al-Anbiyaa` [21] : 96)

Mengenai garis asal usul tentang siapa sebenarnya kaum ini para ulama telah berbeda pendapat, namun mereka sepakat bahwa Ya`juj dan Ma`juj termasuk spesies manusia. Ada yang menyebutkan dari sulbi Adam AS dan Hawa atau dari Adam AS saja. Ada pula yang menyebut dari sulbi Nabi Nuh AS dari keturunan Syis/At-Turk menurut hadits Ibnu Katsir. Sebagaimana dijelaskan dalam tarikh, Nabi Nuh AS mempunyai tiga anak, Sam, Ham, Syis/At-Turk. Ada lagi yang menyebut keturunan dari Yafuts Bin Nuh. Menurut Al-Maraghi, Ya`juj dan Ma`juj berasal dari satu ayah yaitu Turk, Ya`juj adalah At-Tatar (Tartar) dan Ma`juj adalah Al-Maghul (Mongol), namun keterangan ini tidak kuat.

2. Ciri-ciri kaum Ya`juj dan Ma`juj
Walaupun mereka dari jenis manusia keturunan Nabi Adam, namun mereka memiliki sifat khas yang berbeda dari manusia biasa. Ciri utama mereka adalah perusak dan jumlah mereka yang sangat besar sehingga ketika mereka turun dari gunung seakan-akan air bah yang mengalir, tidak pandai berbicara dan tidak fasih, bermata kecil (sipit), berhidung kecil, lebar mukanya, merah warna kulitnya seakan-akan wajahnya seperti perisai dan sifat-sifat lain.

Mengenai ciri-ciri mereka terdapat sebuah hadits di Musnad Imam Ahmad (5/271), Al-Haetsami di Majmauz Zawaid (8/9) berkata tentangnya: “Rawi-rawinya adalah rawi-rawi Ash-Shahih.” Hadits tersebut menjelaskan bahwa mereka berwajah lebar seperti tameng yang menonjol dengan rambut merah kecoklatan, mata sipit, datang dengan cepat dari tempat yang tinggi.

Selain itu Rasulullah SAW berkhutbah dalam keadaan jarinya terbalut karena tersengat kalajengking. Beliau bersabda:
“Kalian mengatakan tidak ada musuh. Padahal sesungguhnya kalian akan terus memerangi musuh sampai datangnya Ya’juj dan Ma’juj, lebar mukanya, kecil (sipit) matanya, dan ada warna putih di rambut atas. Mereka mengalir dari tempat-tempat yang tinggi, seakan-akan wajah-wajah mereka seperti perisai” (HR. Ahmad)

3. Sifat dan kelakuan kaum Ya`juj dan Ma`juj
Dalam surat Al-Kahfi, Allah menjelaskan bahwa Ya’juj Ma’juj dikurung oleh Dzulkarnain dengan baja karena mereka berlaku biadab dan berbuat kerusakan di muka bumi, sehingga mereka tidak bisa keluar darinya sampai tiba saatnya janji Allah.

Firman Allah SWT:
“Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan. Mereka berkata: ‘Hai Dzulqarnain, sesungguhnya Ya’juj wa-Ma’juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka.’ Dzulqarnain berkata: ‘Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka. Berilah Aku potongan-potongan besi.’ Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulqarnain: ‘Tiuplah (api itu)’, hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata: ‘Berilah Aku tembaga (yang mendidih) agar aku tuangkan ke atas besi panas itu.’ Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melobanginya. Dzulqarnain berkata: ‘Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku, dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar.” (QS. Al-Kahfi: 93-98).

Mereka tidak akan keluar darinya sebelum janji Allah tiba, dan itu terjadi di akhir zaman sebagai tanda Kiamat yang sudah diambang pintu. Mereka keluar setelah Isa turun dan membunuh Dajjal. Keluarnya mereka dari kurungan memiliki cerita tersendiri yang disebutkan oleh Imam At-Tirmidzi dalam hadits no. 3153 dan Ibnu Majah no. 4131 dari Abu Hurairah, dan dishahihkan oleh Al-Albani di Silsilah Shahihah no. 1735. Rasulullah bersabda:

“Sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj membongkarnya setiap hari, sampai ketika mereka hampir melihat cahaya matahari. Pemimpin mereka berkata: ‘Kita pulang, kita teruskan besok’. Lalu Allah mengembalikannya lebih kuat dari sebelumnya. Ketika masa mereka telah tiba dan Allah ingin mengeluarkan mereka kepada manusia, mereka menggali, ketika mereka hampir melihat cahaya matahari, pemimpin mereka berkata: ‘Kita pulang, kita teruskan besok insya Allah Ta’ala’. Mereka mengucapkan insya Allah. Mereka kembali ke tempat mereka menggali, mereka mendapatkan galian seperti kemarin. Akhirnya mereka berhasil menggali dan keluar kepada manusia. Mereka meminum air sampai kering dan orang-orang berlindung di benteng mereka. Lalu mereka melemparkan panah-panah mereka ke langit dan ia kembali dengan berlumuran darah. Mereka berkata: ‘Kita telah mengalahkan penduduk bumi dan mengungguli penghuni langit.”

Pembicaraan tentang Ya’juj wa-Ma’juj ini ditutup dengan sebuah hadits An-Nawas bin Sam’an di Shahih Muslim (Mukhtashar Shahih Muslim no. 2048). Dari hadits ini kita mengetahui banyak hal tentangnya.

Rasulullah bersabda: Ketika Isa dalam kondisi demikian, Allah mewahyukan kepada Isa bin Maryam: ‘Sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hamba-hamba-Ku, tak seorang pun mampu memerangi mereka, maka bawalah hamba-hamba-Ku berlindung di Ath-Thur’. Lalu Allah mengeluarkan Ya’juj wa-Ma’ juj, dan mereka mengalir dari segala penjuru. Rombongan pertama melewati danau Thabariyah dan meminum airnya. Rombongan terakhir menyusul sementara air danau telah mengering, mereka berkata: ‘Sepertinya dulu di sini pernah ada air’. Nabi Isa AS dan teman-temannya dikepung sehingga kepala sapi bagi mereka lebih berharga daripada 100 dinar, lalu Nabi Isa AS dan kawan-kawan berdoa kepada Allah. Lalu Allah mengirim ulat di leher mereka, maka mereka mati bergelimpangan seperti matinya jiwa yang satu. Kemudian Allah menurunkan Nabi Isa dan kawan-kawannya ke bumi, maka tidak ada sejengkal tempat pun di bumi kecuali dipenuhi oleh bau busuk mereka. Lalu Nabiyullah Isa as dan teman-temannya berdoa kepada Allah, kemudian Allah menurunkan hujan deras yang mengguyur seluruh rumah, baik yang terbuat dari tanah atau kulit binatang. Hujan itu membasuh bumi sehingga ia seperti cermin yang berkilauan.”

4. Kisah mereka dan Raja Dzulkarnain
Ya-juj dan Ma-juj adalah kaum yang banyak keturunannya. Menurut mitos, mereka tidak mati sebelum melihat seribu anak lelakinya membawa senjata. Mereka taat pada peraturan masyarakat, adab dan pemimpinnya. Ada yang menyebut mereka berperawakan sangat tinggi sampai beberapa meter dan ada yang sangat pendek sampai beberapa centimeter. Konon, telinga mereka panjang, tapi ini tidak berdasar. Pada Al-Qur`an surat Al-Kahfi [18] ayat 94, Ya-juj dan Ma-juj adalah kaum yang kasar dan biadab, sebagaimana bunyi kalimat berikut: “Mereka berkata: “Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj[892] itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?”

Jika mereka melewati perkampungan, membabad semua yang menghalangi dan merusak atau bila perlu membunuh penduduk. Karenya, ketika Dzulkarnain datang, mereka minta dibuatkan benteng agar mereka tidak dapat menembus dan mengusik ketenangan penduduk. Siapakah Dzulkarnain ? Menurut versi Barat, Dzulkarnain adalah Iskandar Bin Philips Al-Maqduny Al-Yunany (orang Mecedonia, Yunani). Ia berkuasa selama 330 tahun. Membangun Iskandariah dan murid Aristoteles. Memerangi Persia dan menikahi puterinya. Mengadakan ekspansi ke India dan menaklukan Mesir.

Menurut Asy-Syaukany, pendapat di atas sulit diterima, karena hal ini mengisyaratkan ia seorang kafir dan filosof. Sedangkan al-Quran menyebutkan; “Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi, dan Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu” (QS. Al-Kahfi [18] : 84). Menurut sejarawan muslim Dzulkarnain adalah julukan Abu Karb Al-Himyari atau Abu Bakar Bin Ifraiqisy dari daulah Al-Jumairiyah (115 SM–552 M).

Kerajaannya disebut At-Tababi’ah. Dijuluki Dzulkarnain (Pemilik dua tanduk), karena kekuasaannya yang sangat luas, mulai ujung tanduk matahari di Barat sampai Timur. Menurut Ibnu Abbas, ia adalah seorang raja yang shalih. Ia seorang pengembara dan ketika sampai di antara dua gunung antara Armenia dan Azzarbaijan. Atas permintaan penduduk, Dzulkarnain membangun sebuah benteng. Dia meminta bijih besi dicurahkan ke lembah antara dua bukit. Lalu minta api dinyalakan sampai besi mencair. Maka jadilah tembok logam yang licin tidak bisa dipanjat.

Para arkeolog menemukan benteng tersebut pada awal abad ke-15 M, di belakang Jeihun dalam ekspedisi Balkh dan disebut sebagai “Babul Hadid” (Pintu Besi) di dekat Tarmidz. Timurleng pernah melewatinya, juga Syah Rukh dan ilmuwan German Slade Verger. Arkeolog Spanyol Klapigeo pada tahun 1403 H. Pernah diutus oleh Raja Qisythalah di Andalus ke sana dan bertamu pada Timurleng. “Babul Hadid” adalah jalan penghubung antara Samarqindi dan India.

5. Beberapa penelitian tentang tembok Ya`juj dan Ma`juj
Abdullah Yusuf Ali dalam tafsir The Holy Qur’an menulis bahwa di distrik Hissar, Uzbekistan, 240 km di sebelah tenggara Bukhara, ada celah sempit di antara gunung-gunung batu. Letaknya di jalur utama antara Turkestan ke India dengan ordinat 38oN dan 67oE. Tempat itu kini bernama buzghol-khana dalam bahasa Turki, tetapi dulu nama Arabnya adalah bab al hadid. Orang Persia menyebutnya dar-i-ahani. Orang Cina menamakannya tie-men-kuan. Semuanya bermakna pintu gerbang besi.

Hiouen Tsiang, seorang pengembara Cina pernah melewati pintu berlapis besi itu dalam perjalanannya ke India di abad ke-7. Tidak jauh dari sana ada danau yang dinamakan Iskandar Kul. Di tahun 842 Khalifah Bani Abbasiyah, al-Watsiq, mengutus sebuah tim ekspedisi ke gerbang besi tadi. Mereka masih mendapati gerbang di antara gunung selebar 137 m dengan kolom besar di kiri kanan terbuat dari balok-balok besi yang dicor dengan cairan tembaga, tempat bergantung daun pintu raksasa. Persis seperti bunyi surat Al Kahfi. Pada Perang Dunia II, konon Winston Churchill, pemimpin Inggris, mengenali gerbang besi itu.

6. Perkiraan lokasi tembok Ya`juj dan Ma`juj berada
Apa pun tentang keberadaan dinding penutup tersebut, ia memang terbukti ada sampai sekarang di Azerbaijan dan Armenia. Tepatnya ada di pegunungan yang sangat tinggi dan sangat keras (pegunungan Kaukasus). Ia berdiri tegak seolah-olah diapit oleh dua buah tembok yang sangat tinggi. Tempat itu tercantum pada peta-peta Islam maupun Rusia, terletak di republik Georgia.

Al-Syarif al-Idrisi menegaskan hal itu melalui riwayat penelitian yang dilakukan Sallam, staf peneliti pada masa Khalifah al-Watsiq Billah (Abbasiah). Konon, Al-Watsiq pernah bermimpi tentang tembok penghalang yang dibangun oleh Iskandar Dzulkarnain untuk memenjarakan Ya’juj dan Ma’juj terbuka.

Mimpi itu mendorong Khalifah untuk mengetahui perihal tembok itu saat itu, juga lokasi pastinya. Al-Watsiq menginstruksikan kepada Sallam untuk mencari tahu tentang tembok itu. Saat itu Sallam ditemani 50 orang. Penelitian tersebut memakan biaya besar. Tersebut dalam Nuzhat al-Musytaq, buku geografi, karya al-Idrisi, Al-Watsiq mengeluarkan biaya 5000 dinar untuk penelitian ini.

Rombongan Sallam berangkat ke Armenia. Di situ ia menemui Ishaq bin Ismail, penguasa Armenia. Dari Armenia ia berangkat lagi ke arah utara ke daerah-daerah Rusia. Ia membawa surat dari Ishaq ke penguasa Sarir, lalu ke Raja Lan, lalu ke penguasa Faylan (nama-nama daerah ini tidak dikenal sekarang). Penguasa Faylan mengutus lima penunjuk jalan untuk membantu Sallam sampai ke pegunungan Ya’juj dan Ma’juj.

27 hari Sallam mengarungi puing-puing daerah Basjarat. Ia kemudian tiba di sebuah daerah luas bertanah hitam berbau tidak enak. Selama 10 hari, Sallam melewati daerah yang menyesakkan itu. Ia kemudian tiba di wilayah berantakan, tak berpenghuni. Penunjuk jalan mengatakan kepada Sallam bahwa daerah itu adalah daerah yang dihancurkan oleh Ya’juj dan Ma’juj tempo dulu. Selama 6 hari, berjalan menuju daerah benteng. Daerah itu berpenghuni dan berada di balik gunung tempat Ya’juj dan Ma’juj berada. Sallam kemudian pergi menuju pegunungan Ya’juj dan Ma’juj. Di situ ia melihat pegunungan yang terpisah lembah. Luas lembah sekitar 150 meter. Lembah ini ditutup tembok berpintu besi sekitar 50 meter.

Dalam Nuzhat al-Musytaq, gambaran Sallam tentang tembok dan pintu besi itu disebutkan dengan sangat detail (Anda yang ingin tahu bentuk detailnya, silakan baca: Muzhat al-Musytaq fi Ikhtiraq al-Afaq, karya al-Syarif al-Idrisi, hal. 934 -938).

Al-Idrisi juga menceritakan bahwa menurut cerita Sallam penduduk di sekitar pegunungan biasanya memukul kunci pintu besi 3 kali dalam sehari. Setelah itu mereka menempelkan telinganya ke pintu untuk mendengarkan reaksi dari dalam pintu. Ternyata, mereka mendengar gema teriakan dari dalam. Hal itu menunjukkan bahwa di dalam pintu betul-betul ada makhluk jenis manusia yang konon Ya’juj dan Ma’juj itu.

Ya’juj dan Ma’juj sendiri, menurut penuturan al-Syarif al-Idrisi dalam Nuzhat al-Musytaq, adalah dua suku keturunan Sam bin Nuh. Mereka sering mengganggu, menyerbu, membunuh, suku-suku lain. Mereka pembuat onar dan sering menghancurkan suatu daerah. Masyarakat mengadukan kelakuan suku Ya’juj dan Ma’juj kepada Iskandar Dzulkarnain, Raja Macedonia. Dzulkarnain kemudian menggiring (mengusir) mereka ke sebuah pegunungan, lalu menutupnya dengan tembok dan pintu besi.

Menjelang Kiamat nanti, pintu itu akan jebol. Mereka keluar dan membuat onar dunia, sampai turunnya Nabi Isa al-Masih. Dalam Nuzhat al-Musytaq, al-Syarif al-Idrisi juga menuturkan bahwa Sallam pernah bertanya kepada penduduk sekitar pegunungan, apakah ada yang pernah melihat Ya’juj dan Ma’juj. Mereka mengaku pernah melihat gerombolan orang di atas tembok penutup. Lalu angin badai bertiup melemparkan mereka. Penduduk di situ melihat tubuh mereka sangat kecil. Setelah itu, Sallam pulang melalui Taraz (Kazakhtan), kemudian Samarkand (Uzbekistan), lalu kota Ray (Iran), dan kembali ke istana al-Watsiq di Surra Man Ra’a, Iraq. Ia kemudian menceritakan dengan detail hasil penelitiannya kepada Khalifah.

Kalau menurut penuturan Ibnu Bathuthah dalam kitab Rahlat Ibn Bathuthah pegunungan Ya’juj dan Ma’juj berada sekitar perjalanan 6 hari dari Cina. Penuturan ini tidak bertentangan dengan al-Syarif al-Idrisi. Soalnya di sebelah Barat Laut Cina adalah daerah-daerah Rusia.

7. Kisah kaum Ya`juj dan Ma`juj di akhir zaman
Dikisahkan, bahwa nanti menjelang kiamat maka fitnah dan kejahatan mereka (Ya’juj dan Ma’juj) sangat besar dan menyeluruh, tiada seorang manusiapun yang dapat mengatasinya. Jumlah mereka (golongannya) pun sangat banyak, sehingga kaum Muslimin akan menyalakan api selama tujuh tahun untuk berlindung dari penyerangan mereka, para pemanah dan perisai mereka. Seperti yang diterangkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibn Majah dari Nawwas berikut ini:

“Maka saat mereka telah keluar (dari dinding tembaga yang mengurung mereka sejak zaman raja Zulkarnain), maka Allah SWT berfirman kepada Isa ibn Maryam: ”Sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hamba-hamba (Ya’juj dan Ma’juj) yang tidak mampu diperangi oleh siapapun, maka hendaklah kamu mengasingkan hamba-hamba-Ku ke Thur (Thursina) ”

Dan di Thur terkepunglah Nabiyullah Isa AS beserta para sahabat-nya, sehingga harga sebuah kepala sapi lebih mahal dari 100 dinar kamu hari ini. Kemudian Nabiyullah Isa dan para sahabatnya menginginkan itu, maka mereka tidak menemukan sejengkalpun dari tanah di bumi kecuali ia dipenuhi oleh bau anyir dan busuk mereka. Kemudian Isa AS dan sahabatnya meminta kelapangan kepada Allah SWT maka Allah mengutus seekor burung yang akan membawa mereka kemudian menurunkan mereka sesuai dengan kehendak Allah. Kemudian Allah menurunkan air hujan yang tidak meninggalkan satu rumahpun di kota atau di kampung, maka Ia membasahi bumi sehingga menjadi seperti sumur yang penuh” (HR. Ahmad, Muslim dan At-Tirmidzi dari An-Nawwas bin Sam’am)

Dahsyatnya fitnah dan kejahatan kaum Ya’juj dan Ma’juj ini juga digambarkan dalam sebuah hadits Rasulullah SAW sebagaimana berikut:

Rasulullah bersabda : Dinding pembatas Ya’juj dan Majjuj akan terbuka, maka mereka akan menyerang semua manusia, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: “Dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat-tempat yang tinggi” (QS . Al Anbiyaa’ : 96). Maka mereka akan menyerang manusia, sedangkan kaum Muslim akan berlarian dari mereka ke kota-kota dan benteng-benteng mereka, sambil membawa binatang-binatang ternak bersama mereka. Sedangkan mereka (Ya’juj dan Majjuj) meminum semua air di bumi, sehingga apabila sebagian dari mereka melewati sebuah sungai maka merekapun meminum air sungai tersebut sampai kering dan ketika sebagian yang lain dari mereka melewati sungai yang sudah kering tersebut, maka mereka berkata: “Dulu di sini pernah ada air”. Dan apabila tidak ada lagi manusia yang tersisa kecuali seorang saja di sebuah kota atau benteng, maka berkatalah salah seorang dari mereka (Ya’juj dan Ma’juj): “Penduduk bumi sudah kita habisi, maka berikutnya yang tertinggal adalah penduduk langit“, kemudian salah seorang dari mereka melemparkan tombaknya ke langit, dan tombak tersebut kembali dengan berlumur darah yang menunjukkan suatu bencana dan fitnah. Maka tatkala rnereka sedang asyik berbuat demikian, Allah Subhanahu wa Ta’ala mengutus ulat ke pundak mereka seperti ulat belalang yang keluar dari kuduknya, maka pada pagi harinya mereka pun mati dan tidak terdengar satu nafaspun. Setelah itu kaum Muslim berkata: “Apakah ada seorang laki-laki yang berani mati untuk melihat, apa yang sedang dilakukan oleh musuh kita ini?” maka majulah salah seorang dari mereka dengan perasaan tak takut mati, kemudian dia menemukan bahwa mereka semua (Yajuj dan Majjuj) telah mati dalam keadaan sebagian mereka di atas sebagian yang lain (bertumpukan), maka laki-laki tersebut berseru: “Wahai semua kaum Muslim bergembiralah kalian, sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala sendiri sudah membinasakan musuhmu”, maka mereka pun keluar dari kota-kota dan benteng-benteng dan melepaskan ternak-ternak mereka ke padang-padang rumput kemudian padang rumput tersebut dipenuhi oleh daging-daging binatang ternak, maka semua susu ternak tersebut gemuk (penuh) seperti tunas pohon yang paling bagus yang tidak pernah dipotong” (Hadits riwayat Ahmad, Ibn Majah, Ibn Hiban dan Hakim dari Abu Sa’id RA)

8. Penutup
Demikianlah uraian singkat mengenai kaum Ya`juj dan Ma`juj ini. Semoga dengannya bisa menambah wawasan bagi para pembaca sekalian. Terbesit harapan agar kita semua semakin menyadari bahwa sejarah masa lalu itu janganlah pernah di lupakan. Tujuannya adalah untuk kembali mengingatkan kita tentang nilai-nilai kebaikan yang pernah dilakukan oleh orang-orang terdahulu. Atau tentang peringatan-peringatan yang pernah Allah dan Rasulullah berikan bagi kehidupan kita. Selain itu juga untuk mengingatkan diri kita tentang apa yang perlu dilakukan sejak kini hingga masa depan nanti. Sehingga waktu-waktu yang kita lalui nanti tetap berjalan pada arah yang lurus dan benar.

Yogyakarta, 20 Juni 2011
Mashudi Antoro (Oedi`)

[Referensi: dari beberapa sumber]

260 thoughts on “Penemuan Tembok Ya`juj dan Ma`juj

    Andika said:
    Juni 20, 2011 pukul 7:03 am

    wah sudah ditemukan ya mas…. mas berarti Ya`juj dan Ma`juj itu sebuah kaum nama kaum ya?? bukan nama perorangan hmmm…. mohon penjelasannya :)

    nice info mas…. makasi linknya

      oedi responded:
      Juni 20, 2011 pukul 7:13 am

      Yup.. Alhamdulillah udah ketemu Dik,
      Hmm… kan di dalam tulisan ini udah di jelaskan bahwa mereka ini adalah kaum barbar yg diberi nama Ya`juj dan Ma`juj, jadi jelas bukan nama perorangan…. lalu karena tindakan mereka yg sangat biadab itulah mereka pun ketika di zaman Dzulkarnain di kurung di dalam benteng yg terbuat dari besi. Coba baca lagi deh… hehe…
      Okey.. makasih Dik atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat. :)

        Zulfikar Ali Akbar said:
        Oktober 7, 2013 pukul 12:09 pm

        Permisi mas.. Hanya meluruskan saja bahwa bukan kaum barbar tapi kaum tartar.. Kaum barbar itu termasuk umat islam (barbarosa) yang dulu menaklukan konstantinopel.. Maaf kalau saya sok tahu

        oedi responded:
        Oktober 8, 2013 pukul 5:20 pm

        Oke silahkan…
        Iya saya tau, kalau kaum Barbar yang Anda maksdkan itu aslinya berasal dari salah satu suku yg tinggal di wilayah Maroko sekarang. Walaupun awalnya hanya satu suku yang kecil, namun mereka inilah yang dulu juga pernah membangun peradaban Islam di Andalusia hingga menjadi pusat peradaban dunia. Sekarang pun sebenarnya suku ini masih ada kok, silahkan aja kalau masnya sempat ke Maroko, sekalian mampir ke perkampungan mereka disana.. orangnya ramah-ramah kok dan sangat menghargai tamu, terutama orang Islam dari Indonesia… :)
        Tapi perlu diketahui bahwa barbar yang saya maksudkan disini sebenarnya bukan nama sebuah suku, seperti anggapan masnya, tetapi lebih kepada sebuah istilah yang disematkan kepada orang-orang atau kaum yang kejam, hobi perang dan suka merusak.. ya seperti perilaku dari kedua kaum ini… makanya saya tidak menggunakan huruf besar (Kapital) di awal kata barbar, sebagaimana aturan baku penulisan dalam bahasa Indonesia… Dari cara penulisan kata barbar yang tidak dimulai dg huruf besar (kapital), sebenarnya sudah menunjukkan bahwa barbar yang saya maksudkan disini bukan nama sebuah kaum, tetapi sebuah istilah saja… semoga bisa menjelaskan…

    ningnong said:
    Juni 20, 2011 pukul 10:22 am

    nice info, di’.. thx dah sharing.. :)
    betul memang di Qur’an sudah dijelaskan..

    kog serem yah.. :(

      oedi responded:
      Juni 21, 2011 pukul 3:32 am

      Makasih ya Nin udah mau berkunjungan di tulisan sederhana ini, semoga tetap bermanfaat… :)
      Hmm… serem po? menurutku biasa aja tuh.. tergantung bagaimana kita bisa menyikapi informasi ini… hehe… :D
      Ya Al-Qur`an itu tidak ada keraguan di dalamnya, jadi pasti semua yg diinformasikan benar dan membenarkan…. makanya kita pun wajib mengkajinya dengan hati yg lapang dan pikiran yg cerdas agar lurus jalan hidup ini dan bisa patuh serta tetap beriman kepada-Nya.

    chandra yuda pratama said:
    Juni 21, 2011 pukul 1:42 pm

    apakah ini pertanda ya’ juj ma’ juj mau keluar mas???

      oedi responded:
      Juni 21, 2011 pukul 4:18 pm

      Oh menurut yg disampaikan Al-Qur`an dan Sabda Rasulullah SAW, maka sekarang belum saatnya mereka keluar, karena di jelaskan bahwa mereka hanya bisa keluar kalau hari kiamat sudah dekat dengan tanda bahwa Dajjal sudah keluar, Imam Mahdi sudah muncul dan nabi Isa AS sudah turun dari langit tingkat dua.
      Jadi menurut perkiraan mas sih mereka keluar masih dalam jangka waktu yg lama kedepan…. bukan dalam waktu dekat. Karena tanda-tanda yang telah dijelaskan belum ada hingga sekarang….
      Terimakasih atas kunjungan dan pertanyaanya Yuda, semoga bermanfaat.

        Martin CoachingBB (@terbaiktiaphari) said:
        September 4, 2012 pukul 8:53 pm

        menurut luputan republika http://bit.ly/QjEqSC mereka sekarang sudah keluar juga menurut http://www.youtube.com/watch?v=zmBFCOo6UsE Sheikh Imran Hosein

        oedi responded:
        September 5, 2012 pukul 11:47 am

        Terimakasih atas kunjungan dan infonya.. :)

        Sora said:
        September 18, 2013 pukul 9:59 am

        Tanda nya kiamat sedikit-sedkit sudah muncul sekarang mau lebih jelas baca buku munculnya dajjal da imam mahdi di zaman modern di situ ada tanda-tanda kiamat dan yajuj majuj

        oedi responded:
        September 18, 2013 pukul 11:47 am

        Yang jelas, kiamat akan semakin dekat dan tidak akan semakin jauh, karena hari itu sudah ditentukan oleh Allah SWT kapan waktunya, hanya saja cuma Allah SWT sendiri yang tahu kapan pastinya…
        Okey… terimakasih atas kunjungan, dukungan dan informasinya, semoga bermanfaat.. :)

    Diding Rose said:
    Juni 24, 2011 pukul 7:16 am

    wah mengerikan….

      oedi responded:
      Juni 24, 2011 pukul 1:21 pm

      Hmm… mengerikan ya? okey… setiap orang boleh berpendapat… :)
      Makasih ya atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat…

    iiman said:
    Agustus 2, 2011 pukul 2:36 pm

    kalo di bayangkan memang serem sih .tapi,, ya karena ini sudah proses dari-Nya kita cuma bisa pasrah ajh kan.toh kita semua udah punya bekal ke alam setelah dunia ini (amal ataupun dosa), yg nentuin masuk dalam golongan apakah kita.intinya nya emang kita harus mengimani adanya hari kiamat itu ..… :)… :)

      oedi responded:
      Agustus 16, 2011 pukul 4:05 am

      Ya. Saya setuju dengan pendapat Anda, bahwa semua itu sudah menjadi kehendak-Nya yang menunggu waktu saja yg nanti membuktikanya, tugas kita adalah percaya dengan apa yang menjadi berita di dalam Al-Qur`an dan Al-Hadits dan terus berusaha membekali diri dengan amal ibadah yang benar…
      Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

        Teno hikmatiar said:
        Desember 18, 2013 pukul 1:50 am

        Ini maslah keyakinan akan kebenaran Al-qur’an. Dulu kini dan nanti al-qu’an selalau teruji bahwa Al-qur’an benar wahyu dari langit sangat teruji kebenarannya. Kisan adanya bangsa yajud wamajut sebuah pembuktian kebenaran Qur’an yg tidak bisa terbantahkan lagi. Orang yg diberi pemahaman oleh Allah akan semakin yakin menambah iman mereka. Org yg tidak diberi pemahaman oleh Allah akan semakin jauh dan semakin ingkar.

        Peristiwa turunya bangsa Yajut wa majut sungguh sangat mengerikan atas akibat yg ditimbulkannya. Tapi bagi hamba Allah yg istiqomah keimanannya itu hal yg biasa karena mereka berbuat seperti itu sdh menjadi garisan takdir dari Allah. Karena keselamatan kekuatan kebesaran pasti hanya milik Allah belaka. Laa haula wala khuwwata illabillah” tidak ada daya kekuatan apapun kecuali hanya milik Allah.Kita berasal dari Allah akan kembali pada Allah. Wallahu ‘alam bishowab

        oedi responded:
        Desember 18, 2013 pukul 1:38 pm

        Ya. Saya setuju dengan masnya, bahwa pada dasarnya tentang kaum Ya`juj dan Ma`juj serta apa yang akan ditimbulkan oleh mereka bukanlah hal yang menakutkan dan luarbiasa, khususnya bagi kalangan orang beriman, karena segala sesuatu itu akan terlaksana atas izin Allah SWT, dan Allah SWT tentu memiliki maksud dan tujuannya.. Begitu pun Al-Qur`an yang merupakan firman Tuhan akan semakin terbukti kebenarannya dengan kemunculan kedua kaum perusak ini, karena memang terkadang Al-Qur`an itu memberikan kabar masa depan sebagai peringatan untuk manusia.. sehingga bila mereka melihat tanda-tanda yang sudah disebutkan bisa mempersiapkan diri dan menghadapinya dengan tawakkal… :)
        Okey, terimakasih mas Teno atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    ستي رﺑﻌﻪ™ said:
    Agustus 5, 2011 pukul 6:23 am

    hiihhh … ;'( yaaa ALLOH aku hanya belindung kepadaMU

      oedi responded:
      Agustus 16, 2011 pukul 4:11 am

      Amiin..
      Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    ستي رﺑﻌﻪ™ said:
    Agustus 5, 2011 pukul 6:46 am

    :'(

      oedi responded:
      Agustus 22, 2011 pukul 5:06 am

      Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    chili said:
    Agustus 7, 2011 pukul 12:46 pm

    kalo menyimak tayangan film The lord of the ring seperti penggambaran diatas yeh,..coba deh..Gandalf itu utusan yg mati setelah melawan Iblis..dia mungkin penggambaran Nabi Isa As..trs Aragorn pewaris tahta kerajaan dia Imam mahdi..klo sosok orang hobith yang membawa cincin itu bagian dari petualangan diri seorang muslim..dan Mata satu sebagai penggambaran Dajjjal..yang mengendalikan mahluk buas perusak Orc yang bisa jadi itu kaum ya’ juj ma’ juj..amatin ending dari kelompok Gandalf yg menyerang benteng Orc.. saat mereka terkepung ada pasukan burung yang membantunya dan mereka tenggelam setelah mata satu tumbang..seperti penggambaran ayat saat Nabi Isa membawa kaum muslim ke thursina.. sedang ring atau cincin itu perlambangan dari sebuah ikatan ..yang diingkari oleh para kaum raja atau pemimpin dan harus di musnahkan..film itu sebuah penggambaran aja..hehheehehe..thx artikel lo keren bos..

      oedi responded:
      Agustus 16, 2011 pukul 4:39 am

      Okey bro, makasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)
      Hmm… wah hebat juga nih telaah Anda dan setelah saya ingat2 kisahnya emg ada kemiripannya sih… mungkin dulu penulis trilogi “The lord of the rings” (JRR Tolkin) mendapat inspirasi dari kisah dan penjelasan di kitab suci mengenai nabi Isa AS, dajjal, imam mahdi, dll.. terus mengembangkannya menjadi sebuah kisah epik di dalam novel trilogi..

    Bibin Slamet Ar-Riyauwi said:
    Agustus 19, 2011 pukul 10:00 am

    muateepp…

      oedi responded:
      Agustus 22, 2011 pukul 4:55 am

      Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat… :)

    ardhy said:
    September 1, 2011 pukul 5:47 am

    ok brow..thank’s infonya…

      oedi responded:
      September 8, 2011 pukul 5:28 am

      Yoi sama2 bro… moga bermanfaat.. :)

        Uant Dwiel said:
        November 23, 2012 pukul 5:59 pm

        kirain saya tu mahluk raksasa @ yg gedenya segede jubi, huhu..
        eh ternyata kaum ea / pantesan aja di sebut seperti air yg turun..

        and, kan skarang pertanda yg jelas nih perang yahudi ma kaum muslimin, tinggal nunggu imam mahdi z.

    Enrico Dicky Tadarus said:
    September 23, 2011 pukul 2:06 pm

    om ja’juj dan ma’juj itu satu kaum atau dua kaum?
    trus kalo ja’juj dan ma’juj itu dau kaum apakah sama ciri-cirinya?

      oedi responded:
      September 25, 2011 pukul 6:36 am

      Maaf sebelumnya, silahkan Anda baca kembali artikel ini dengan cermat, karena pertanyaan Anda sebenarnya sudah di jelaskan… tapi sedikit saya jelaskan bahwa banyak pendapat tentang asal usul dari kaum ini, tapi saya lebih setuju dengan pendapat Al-Maraghi yang mengatakan bahwa Ya`juj dan Ma`juj berasal dari satu ayah yaitu Turk, Ya`juj adalah At-Tatar (Tartar) dan Ma`juj adalah Al-Maghul (Mongol). Meski mereka satu ayah tapi mereka memiliki ciri fisik yang berbeda, dan yang jelas mereka bisa bersatu karena mereka memiliki kesamaan dalam kejahatannya…
      Terimakasih atas kunjungan dan pertanyaannya… :)

    mimit said:
    Oktober 9, 2011 pukul 2:53 am

    aku berlindung kepadamu ya Allah swt dari ya’juj dan ma’juj

      oedi responded:
      Oktober 11, 2011 pukul 4:44 am

      Amiin… Shadakallahuladlimi… :)
      Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    ely yahya said:
    Oktober 31, 2011 pukul 5:52 pm

    waaaaaaaaaahhhhhhh……
    maha besar ALLAH dengan segala ciptanNYA.
    serem……

      oedi responded:
      November 3, 2011 pukul 6:59 am

      Tiada yang sebanding dengan-Nya.
      Makasih ya untuk kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat…

    Kaka said:
    November 8, 2011 pukul 5:17 am

    Ulasanya lngkap bos, kisah yg lain donk bos!?

      oedi responded:
      November 10, 2011 pukul 4:55 am

      Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat… :)
      Hmm… silahkan di tunggu saja ya… :D

    cindhi said:
    November 12, 2011 pukul 6:32 am

    mantep bos
    ijin repost ke blog ane ya gan…

      oedi responded:
      November 15, 2011 pukul 4:03 am

      Okey makasih atas kunjungannya, semoga bermanfaat…
      Silahkan saja tapi tolong ikuti etika penulisan (sertakan sumber tulisannya)…. :)

    redo said:
    November 13, 2011 pukul 4:03 am

    Apakah di akhir zaman nanti kehidupan akan kembali seperti dzaman rasulullah.?? Atau bukan masyarakat modern lagi.??

      oedi responded:
      November 15, 2011 pukul 4:16 am

      Hmm… Wallahu`alam… saya kurang tau mengenai hal itu, tapi menurut literatur yang ada (Al-Qur`an dan Hadits) yang jelas di akhir zaman nanti – jika yang Anda maksudkan adalah sebelum kiamat – maka manusia telah diberikan kemudahan dan kenikmatan yang luar biasa oleh Tuhan tapi mereka kufur (tidak mau bersyukur) atas nikmat itu. Mereka dengan getolnya senang melanggar ketentuan-Nya, bahkan menantang Tuhan dalam kehidupan sehari-hari karena terus mengikuti kemauan dari hawa nafsu yang sesat. Jadi tentunya akan bertolak belakang dengan kehidupan di zaman Rasulullah. Memang kejayaan Islam akan kembali bangkit, bahkan telah dijelaskan dalam sabda Rasulullah SAW bahwa ia akan bangkit dari timur, namun itu bukan di akhir zaman / sebelum kiamat, karena mesti melewati zaman kepemimpinan Imam Mahdi dan Nabi Isa AS.
      Okey, terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.

    Nadj Gretzky said:
    November 13, 2011 pukul 7:17 pm

    benarkah disitu??

    kalo iya, kenapa kaum zionis ga berusaha menjebol tembok besi itu ya, kan mereka berambisi mempercepat datangnya hari kiamat..

      oedi responded:
      November 15, 2011 pukul 4:22 am

      Ya wallahu`alam, tapi saya yakin bahwa tidak ada sesuatu pun yang luput dari izin Allah SWT. Jadi kalau kaum Zionis tidak berusaha menjebol tembok itu, maka tentunya itu atas kehendak-Nya. Dan kita patut bersykur atas hal ini, karena jika tembok ini berhasil jebol, maka dampaknya akan rusak tatanan kehidupan di dunia ini, bahkan akan banyak kematian dan penderitaan…
      Okey, terimakasih atas kunjungannya, semoga bermanfaat… :)

      Bambang Prastyo said:
      November 16, 2012 pukul 11:21 am

      Pada salah satu ayat dalam alqur’an menerangkan kaum dzalim pada akhirnya lupa akan kedasyatan kerusakan yang diakibatkan Yajuj dan Majuj itu, dan mereka tidak memperhitungkan segala upaya untuk menghadapi kekuatan kaum perusak itu.

      semoga g salah pemikiran saya gan

        oedi responded:
        November 16, 2012 pukul 7:43 pm

        Hmm.. boleh kasih tahu ayat yg mana itu?
        Okey… makasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    Nadj Gretzky said:
    November 13, 2011 pukul 7:20 pm

    oia, maaf..caranya buat share topik ini ke fb gimana ya?

    rembangpati said:
    November 18, 2011 pukul 3:45 am

    yang masih ganjel didalem adalah ketika kaum y/m berada didalam pengasingan dan mereka bermasyarakat seperti kita lalau apakah mereka beragama ?………
    apakah mereka mempunyai tehknologi ?…….

    terima kasih ……..

      oedi responded:
      November 19, 2011 pukul 3:14 am

      Hmm… untuk pertanyaan ini, maaf saya belum dapat memberikan jawabannya, karena kurangnya pengetahuan saya… mungkin ada dari pembaca sekalian yang bisa membantu..? terimakasih :)

    adittya yahya said:
    November 22, 2011 pukul 12:17 pm

    apakah ada manusia yang bisa membunuh ma’juj dan ya’juj ? trus apakah yajuj dan majud dapat di bunuh oleh manusia

      oedi responded:
      November 24, 2011 pukul 4:46 am

      Setau saya yang berlandaskan pada Hadits, maka kaum Ya`juj dan Ma`juj ini bisa dibunuh namun bukan karena tindakan tangan manusia, melainkan dengan perantara malaikat Allah – yang berwujud belalang/ulat -, sebagaimana keterangan hadits berikut ini:
      “Diriwayatkan dari An-Nawwas Ibni Sam’an radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah SAW bersabda: ““Ketika Isa dalam kondisi demikian, Allah mewahyukan kepada Isa bin Maryam, ‘Sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hamba-hambaKu, tak seorang pun mampu memerangi mereka, maka bawalah hamba-hambaKu berlindung di ath-Thur’. Lalu Allah mengeluarkan Ya`juj dan Ma`juj, dan mereka mengalir dari segala penjuru. Rom-bongan pertama melewati danau Thabariyah dan meminum airnya. Rombongan terakhir menyusul sementara air danau telah menge-ring, mereka berkata, ‘Sepertinya dulu di sini pernah ada air’. Nabi Isa ‘Alaihissalam dan teman-temannya dikepung sehingga kepala sapi bagi mereka lebih berharga daripada 100 dinar bagi kalian sekarang ini, lalu Nabi Isa ‘Alaihissalam dan kawan-kawan berdoa kepada Allah. Lalu Allah mengirim ulat di leher Ya`juj dan Ma`juj, maka mereka mati bergelimpangan seketika seperti matinya satu jiwa. Kemudian Allah menurunkan Nabi Isa dan kawan-kawannya ke bumi, maka tidak ada sejengkal tempat pun di bumi kecuali dipenuhi oleh bau busuk mereka (Ya`juj dan Ma`juj). Lalu Nabiyullah Isa ‘Alaihissalam dan teman-temannya berdoa kepada Allah, kemudian Allah menurunkan hujan deras yang mengguyur seluruh rumah, baik yang terbuat dari tanah atau kain (tenda). Hujan itu membasuh bumi sehingga ia seperti cermin yang berkilauan.” ((Mukhtashar Shahih Muslim, no. 2048)
      Jadi dalam hal ini Imam Mahdi dan Nabi Isa AS nanti hanya akan berjuang mempertahankan diri, mereka tidak kalah dan tidak pula menang dari kaum Ya`juj dan Ma`juj ini. Dan atas kehendak-Nya maka disaat yang sudah ditentukan nanti maka mereka akhirnya bisa terlepas dari ancaman dan gangguang kedua kaum keji ini. Sehingga kedepannya akan membangun peradaban manusia yang gemilang dan penuh dengan ridha-Nya.
      Semoga ini bisa menjawab pertanyaan Anda… Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    raudah said:
    November 30, 2011 pukul 3:33 pm

    Izin share di FB yaa, Mas! Bermanfaat bgt ni tulisan,,

      oedi responded:
      Desember 2, 2011 pukul 7:58 am

      Okey.. silahkan saja, semoga memberikan manfaat..
      Makasih atas kunjungan dan dukungannya… :)

    syifaun said:
    November 30, 2011 pukul 11:35 pm

    Bukannya yang jadi penghalang Ya’juj dan Ma’juj hanya sebuah tembok ya. Kalau gak ada atapnya berarti Ya’juj dan Ma’juj sekarang bisa dilihat dari atas, mungkin dari helikopter atau pesawat?

      oedi responded:
      Desember 2, 2011 pukul 8:10 am

      Hmm.. silahkan baca lebih rinci penjelasan di tulisan ini.. tentang mengapa mereka tidak bisa keluar dari tembok ini (baca bagian: 3. Sifat dan kelakuan kaum Ya`juj dan Ma`juj). Dan tentunya ada kekuatan gaib dari Allah yang membuat tempat/tembok ini beserta isinya (kaum Ya`juj dan Ma`juj) tidak terlihat secara kasat mata..
      Terimakasih atas kunjungannya, semoga bermanfaat… :)

    harum said:
    Desember 11, 2011 pukul 2:48 pm

    btw iskandar dzulkarnain itu alexander agung bukan ya? thx

      oedi responded:
      Desember 12, 2011 pukul 4:19 am

      Hmm.. tentang apakah Iskandar Dzulkarnain dan Alexander Agung adalah sosok yg sama masih dalam perdebatan ilmiah di dunia. Tapi bagi saya, mereka bukanlah sosok yg sama, melainkan dua sosok yg berbeda dan hidup di zaman yg berbeda pula, meski terdapat kisah yg mirip, khususnya tentang wilayah yg berhasil di taklukkan…
      Perbedaan yg mencolok dari kedua tokoh ini adalah mengenai sifatnya, dimana Iskandar Dzulkarnain sebagaimana yg di jelaskan di dalam Al-Qur`an adalah sosok yg shalih dan menyembah Tuhan, Allah SWT, sedangkan Alexander Agung adalah penyembah Dewa-dewa, bahkan sesuka sesama jenis (homo sexual). Sehingga dapat disimpulkan bahwa mereka memang sosok yg berbeda.
      Makasih atas kunjungan dan pertanyaannya, semoga bermanfaat.. :)

    bisma said:
    Desember 18, 2011 pukul 10:31 pm

    siip, thankz…

      oedi responded:
      Desember 20, 2011 pukul 3:31 am

      Okey.. terimakasih juga atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    putera syah alam said:
    Desember 21, 2011 pukul 10:00 am

    assalamualaikum wr wb,,,,bagus bngt tulisannya manfaat bngt bagi kita yang awam ini,lanjutkan perjuanganmu kita di sini mendo’a kan semoga rahmat Alloh swt senantiasa menyertai antum.

      oedi responded:
      Desember 27, 2011 pukul 4:19 am

      Wa`alaikumsalam..
      Subhanallah… senang bila tulisan ini bisa bermanfaat… semoga mendatangkan berkah dan ridha-Nya… :)
      Terimakasih atas kunjungan, dukungan dan doanya, begitu pun ana harapkan untuk antum..

    Alam Alonk said:
    Januari 18, 2012 pukul 4:32 pm

    SADARLAH WAHAI MANUSIA (teman2 ku semua)………

      oedi responded:
      Januari 22, 2012 pukul 3:54 pm

      Okey.. mari kita senantiasa sadar dan memikirkan apa yang telah diperbuat dan apa yang tengah terjadi di sekitar kita…
      Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat… :)

    sholahudin said:
    Januari 25, 2012 pukul 12:09 am

    emangx ya’juj dan ma’juj itu sebuah kaum yah

      oedi responded:
      Januari 25, 2012 pukul 3:54 am

      Makasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)
      Hmm… sepertinya hal itu sudah di jelaskan pada tulisan ini… :)
      Iya, Ya`juj dan Ma`juj ini memang dua kaum yang berbeda tapi mereka kompakan (bersekutu).

    rembangpati said:
    Januari 26, 2012 pukul 4:33 am

    Hhhhmmmm apa bisa di bilang ” Bom Waktu ” ya mas…. karena Allah SWT sdh mempersiapkan semuanya ( Maaf bila pertanyaan saya salah )……..

      oedi responded:
      Januari 28, 2012 pukul 5:22 pm

      Oh gak salah kok, malah bagus kalau suka bertanya…
      Ya bisa di bilang begitu.. kita semua ini hanya nunggu waktu yang sudah di sekenariokan oleh Allah dari sejak kita belum diciptakan, agar kita selalu ingat kepada-Nya. Semoga kita tidak termasuk hamba-Nya yang kufur dan celaka.. :)
      Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    Buchol said:
    Januari 28, 2012 pukul 2:54 am

    Mantap

      oedi responded:
      Januari 28, 2012 pukul 5:34 pm

      Wokey.. makasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    oki said:
    Februari 11, 2012 pukul 5:48 pm

    sangat bagus dan jelas terima kasih bung oedi

      oedi responded:
      Februari 11, 2012 pukul 9:15 pm

      Subhanallah… Syukurlah kalau emang begitu.. senang juga rasanya…
      Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat… :)

    arman said:
    Februari 12, 2012 pukul 11:20 pm

    Terima kasih Mas Oedi,, beru tau nih tentang Ya’juj dan Ma’juj!!! Semoga Allah SWT selalu meriidhoi Mas Oedi!!

      oedi responded:
      Februari 14, 2012 pukul 6:37 am

      Iya sama2.. terimakasih atas kunjungan dan dukungannya…semoga bisa bermanfaat.. :)
      Oh ya? wah syukurlah kalau sekarang sudah tau.. dan mari kita dari sekarang mempersiapkan diri dan bertaubat nasuha, demi mengagungkan-Nya :)

    syam said:
    Februari 16, 2012 pukul 1:20 pm

    38N 67E tak ada pegunungan tinggi dan dua buah laut yg mengapitnya , gambar yg di tampilkan bukanlah 38N 67E, tapi itu gambar darial gorge yang ada di georgia 42,44N 44,37E yg diapit dua laut laut mati dan laut kaspia dan terdapat pegunungan kaukasus yg membentang sepanjang laut mati dan laut kaspia , sebaiknya di cek kembali apa yg anda posting agar pembaca tidak tersesat jauh .cb dicek dgn google earth .

      oedi responded:
      Februari 17, 2012 pukul 7:31 am

      ???
      Wah maaf atas kekurangan ini… saya cuma mengambil dari tulisan yg ada sebelumnya…
      Terimakasih atas kunjungan dan masukannya… semoga bermanfaat.. :)

    ikhwan said:
    Februari 16, 2012 pukul 3:48 pm

    bagus nih bacaannya ceritanya lengkap,kayanya iskandar zulkarnain itu sama kaya alexander agung ceritanya tuh mirip,apa dia orang yang sama tapi dengan cerita yang berbeda dari orang yunani sampai orang arab.jadi dari zaman ke zaman telah diubah ceirtanya tapi di alquran yang paling benar…

      oedi responded:
      Februari 17, 2012 pukul 7:34 am

      Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)
      Hmmm… Menurut sepengetahuan dan keyakinan saya, maka antara Iskandar Dzulkarnain dan Alexander Agung bukanlah orang yang sama. Mereka hidup di dua zaman yg berbeda pula, meski ada kemiripan kisah perjuangan hidupnya…

    ikhwan said:
    Februari 16, 2012 pukul 3:57 pm

    saya pernah baca di suatu blog bangsa gog dan magog itu bangsa yajuj dan majuj.bangsa gog dan magog ada daam cerita alexander the great jadi apakah iskandar zulkarnain itu alexander the great.jadi karena beda pengucapan dalam budaya dan negara masing-masing.

      oedi responded:
      Februari 17, 2012 pukul 7:34 am

      Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)
      Hmmm… Menurut sepengetahuan dan keyakinan saya, maka antara Iskandar Dzulkarnain dan Alexander Agung bukanlah orang yang sama. Mereka hidup di dua zaman yg berbeda pula, meski ada kemiripan kisah perjuangan hidupnya…

    RISKI said:
    Februari 17, 2012 pukul 1:30 am

    PERCAYALAH PADA ALLAH SWT, SUATU SAAT YA’JU & MA’JUJ AKAN KELUAR… MEMBUAT KERUSAKN DIMUKA BUMI INI…

      oedi responded:
      Februari 17, 2012 pukul 7:41 am

      Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)
      Iya saya percaya kok, karena itu telah Baginda Rasulullah Muhammad SAW jelaskan dalam sebuah sabdanya, seperti yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari meriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri atau oleh Imam Ahmad, Muslim & Tirmidzi dari An Nawwas bin Sam’am.
      Semoga kita termasuk hamba-Nya yang beriman dann beruntung dunia dan akherat.. :)

    maschoi said:
    Februari 21, 2012 pukul 5:26 pm

    Dalam ebook (terjemahan) karya Syaikh Abdurrahman bin Nashir As sa’di berjudul “Fitnatu Dajjal wa Ya’juj wa Ma’juj”, versinya menceritakan bahwa mereka (ya’juj dan ma’juj) saat ini telah nyata adanya dan pintu besi (baabul hadiid) itu memang sudah terbuka saat ini sampai benar2 terbuka dan hancur sampai detik2 kiamat kubro menjelang. Menurut buku itu dinyatakan bahwa keberadaan golongan mereka (ya’juj wa ma’juj) saat ini adalah bangsa2 berperadaban maju seperti Cina, Jepang, Rusia, Amerika, dan Eropa. Wallohu A’lam

      oedi responded:
      Februari 22, 2012 pukul 6:59 am

      Hmmm.. wallahu a`lam bishshowwab…
      Terimakasih atas kunjungan, dukungan dan informasinya.. semoga bermanfaat.. :)

    merdeka90130 said:
    Februari 24, 2012 pukul 4:04 am

    ya’juj ma’juj sudah keluar dari dulu. dampaknya sudah bisa dirasakan tetapi golongan mereka masih sedikit sehingga belum terlihat jelas. ini bisa kita lihat dari pemimpin2 kita yang sifatnya seperti itu. nah…….. menurut saya ya’juj ma’juj itu ya manusia-manusia itu sendiri yang mempunyai sifat perusak alam.

      oedi responded:
      Februari 24, 2012 pukul 9:15 am

      Hmm… dari mana Anda tahu?? Terus bagaimana dengan keterangan dari Rasulullah SAW (sabda) yang termaktub di dalam hadits, yang mengatakan bahwa mereka bisa terlepas/keluar nanti saat Imam Mahdi dan Nabi Isa AS sudah muncul menjelang akhir zaman?
      Kalau perumpamaan yg Anda gunakan untuk dikaitkan dg sifat dari para pemimpin kita sekarang, itu menurut saya sah-sah saja, dan memanglah demikian adanya… tapi jangan lantas menjadi pembenaran bahwa Ya`juj dan Ma`juj sudah keluar dunk…
      Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya.. semoga bermanfaat.. :)

    BOBOTOH said:
    Februari 24, 2012 pukul 11:39 am

    Dari semua ciri-ciri berakhirnya jaman memang salah satunya yang menarik keluarnya kaum Ya’juj dan Ma’juj karena ternyata kiamat itu sendiri salah satunya ditandai dengan munculnya keturunan manusia yang berprilaku biadab membinasakan sebagian saudaranya sendiri. berabad abad lamanya mereka terkurung dan jelas2 dari dahulu kala hingga sekarang dan nanti saatnya tiba hari kiamat mereka telah benar2 hidup diantara kita hanya dengan kuasa Allah SWT kita tidak mengetahui keberadaan mereka dan sampai kapanpun kita tidak akan mampu mengetahui dimana mereka sebenarnya berada karena Allah SWT melindungi keberadaan mereka sampai tiba waktunya keluar. Secara logika mungkin kita bertanya mengapa Allah SWT. tidak membinasakan mereka dari dulu padahal Allah SWT Maha kuasa & berkehendak, Mengapa pula kaum ini begitu “special” dan masuk dalam “skenario Tuhan” sebagai tanda berakhirnya dunia. Allahu Akbar … Allahu Akbar semoga kita tidak mengingkari apa yang telah ditetapkan oleh-Nya dan tetap mengimani-Nya

      oedi responded:
      Februari 24, 2012 pukul 5:10 pm

      Wallahua`alam bishshowwab.
      Okey.. terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    deckyzo said:
    Februari 27, 2012 pukul 6:33 am

    Allohu Akbar 3x…Begitu besar kuasa Alloh SWT , begitu sayangnya Alloh SWT kepada para hambanya, hingga berbagai petunjuk telah Alloh tunjukan kepada seluruh umat manusia… untuk beriman, untuk besyukur dan bertaqwa hanya padaNya…
    Dia lah Yang Maha Kuasa, Dzat Yang Maha Tunggal senantiasa memciptakan segala sesuatu dengan perhitunganNya….
    Dan hanya sedikit umat manusia yang memahami dan beriman kepadaNya…Mengapa ?
    Mengapa duniawi saja yang mereka fikirkan?
    padahal hidup dinunia ini hanya sebentar…saja
    dan bahkan kita mati tak sepeserpun uang yang kita tabung di bank ternama dan bunga terbesar sekalipun tak kita bawa????
    Padahal semua itu hanya menipu…
    Mari kita perkuat iman kita, perbanyak amal baik kita , perluar syiar islam kita walau hanya sebentar sebelum Ya’juj dan Ma’juj datang mengahncurkan segalanya…
    Tualisannya bagus mas… tambah tagnya ….
    Salam

      oedi responded:
      Februari 28, 2012 pukul 3:12 pm

      Subhanallah… syukurlah kalau gitu… terimakasih atas kunjungan dan dukungannnya, semoga bermanfaat.. :)
      Ya begitulah Tuhan kita, Yang dengan Maha Pengasih dan Penyayang-Nya maka Dia terus memberikan kita anugerah dan rahmat, tapi sayang seribu kali sayang, bahwa tidak banyak dari hamba-Nya yg mau bersyukur, terlebih membalas kebaikan yang Allah SWT berikan itu dengan perbuatan yang baik dan bermanfaat… Buktinya mereka dengan begitu gandrungnya mencintai duniawi sehingga melupakan akherat, yang pada akhirnya melupakan Tuhan itu sendiri… ini jelas sungguh celaka..
      Semoga kita terhindar dari sikap buruk yang seperti itu, dan semoga kita termasuk ke dalam golongan umat Islam yang sejati dan sejak kini sudi memperjuangkan aturan Allah SWT dalam kehidupan kita sehari-hari demi kebangkitan Islam yang kedua… :)

    rachmat faizal said:
    Maret 4, 2012 pukul 11:22 am

    dlam al-hadist ap btul nabi isa.as trun ke bumi yg per
    1.menghncurkan salib
    2.membunuh babi
    3.membunuh dajjal
    4.lngsung kiamat d mulai..

      oedi responded:
      Maret 4, 2012 pukul 1:49 pm

      Hmm.. sebagai seorang Muslim saya menyakini bahwa Nabi Isa AS memanglah akan turun ke bumi dari langit tingkat kedua yang sekarang menjadi tempat beliau berada. Dan sepengetahuan saya, begini bunyi lengkapnya hadits tersebut:
      1. Tentang peristiwa turunnya Nabi Isa AS dari langit:
      “Sekelompok dari ummatku akan tetap berperang dalam kebenaran secara terang-terangan sampai hari kiamat, sehingga turunlah Isa bin Maryam, maka berkatalah pemimpin mereka (Al Mahdi): “Kemarilah dan imamilah shalat kami”. Ia menjawab; ”Tidak, sesungguhnya sebagian kamu adalah sebagai pemimpin terhadap sebagian yang lain, sebagai suatu kemuliaan yang diberikan Allah kepada ummat ini (ummat Islam)”. (HR Muslim dan Ahmad)
      “Tiba-tiba Isa sudah berada diantara mereka dan dikumandangkanlah shalat, maka dikatakan kepadanya, majulah kamu (menjadi imam shalat) wahai ruh Allah. ”Ia menjawab: ”Hendaklah yang maju itu pemimpin kamu dan hendaklah ia yang mengimami shalat kamu” (HR Muslim dan Ahmad)

      2. Tentang yang bakal beliau lakukan:
      “Demi yang diriku berada ditangan-Nya, sesungguhnya Ibn Maryam (Nabi Isa AS) hampir akan turun di tengah-tengah kamu sebagai pemimpin yang adil, maka ia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menolak upeti, melimpahkan harta sehingga tidak seorangpun yang mau menerima pemberian dan sehingga satu kali sujud lebih baik dari dunia dan segala isinya” (HR. Al-Bukhari, Muslim, Ahmad, Nasa’I, Ibn Majah dari Abi Hurairah)

      Jadi, beliau ini akan berhadapan dengan dua musuh yang luar biasa, pertama dajjal dan berikutnya adalah Ya`juj dan Ma`juj. Setelah itu maka kehidupan di dunia ini akan kembali tenang dan tenteram, bahkan sejahtera terjadi dimana-mana, sebagai rahmat dari Tuhan. Namun ketika mereka (Nabi Isa AS dan Imam Mahdi) wafat, maka lama kelamaan akhlak manusia akan kembali pada titik nadir, bahkan paling buruk dari yang pernah ada sebelumnya, tidak akan pernah bisa kembali baik. sehingga pada saat itulah kehidupan di alam jagat raya ini hanya tinggal menunggu waktu datangnya hari yang telah dijanjikan-Nya, yaitu Kiamat Kubro.

      “Dan tinggallah manusia-manusia yang buruk, yang seenaknya melakukan persetubuhan seperti himar (keledai). Maka pada zaman mereka inilah kiamat akan datang.” (Sahih Muslim)

      Semoga bisa menjawab pertanyaannya, dan terimakasih atas kunjungan dan dukungannya.. :)

    cs@emeralrugcarpet.com said:
    Maret 5, 2012 pukul 12:28 pm

    info nya sangat menarik

      oedi responded:
      Maret 5, 2012 pukul 2:03 pm

      Okey.. terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    Andi ar dhyaz said:
    Maret 6, 2012 pukul 12:28 pm

    Mau brtanya sob..?
    .
    .gini mengapa allah swt meciptakan makhluk seperti itu ? Apakah mereka termasuk manusia ???
    Gan katakan Dlam hadis nabi isa as yang mebunuh ma’ juj dan ya’juj..,tapi mengapa allah swt yang membunuh mereka dengan cara memerintahkan ulat ??? Apakah kekuatan yang di berikan oleh allah kepada nabi isa tidak dpat mengalahkan mereka ?
    .
    .kesimpulan.y bukan nabi isa yang mengalahkan mereka melainkan allah swt..! Apakah hadis nabi tersebut salah ??? Karna tidak sesuai dengan kejadian ?
    .
    .mohon penjelasan.y !

      oedi responded:
      Maret 6, 2012 pukul 2:50 pm

      Saya akan menjawab semampunya setiap pertanyaan Anda:

      1. Mengapa Allah swt menciptakan makhluk seperti itu?
      jawab: Mengapa Anda di ciptakan Allah SWT? tentunya punya alasan yang jelas bukan? dan khusus untuk Ya`juj dan Ma`juj ini adalah sebagai ujian dan pembeda dari siapa saja manusia yang benar imannya kepada Allah SWT.

      2. Apakah mereka termasuk manusia?
      jawab: di dalam tulisan ini sudah saya jelaskan. Silahkan baca lebih teliti.

      3. Gan katakan dalam hadis Nabi Isa AS yang membunuh ma’juj dan ya’juj?
      jawab: Sepertinya saya tidak pernah mengatakan hal itu. Coba Anda cermati lagi tulisannya, bahkan lihat juga dari komentar saya di atas.

      4. tapi mengapa Allah swt yang membunuh mereka dengan cara memerintahkan ulat?
      jawab: Itu sudah menjadi kehendak-Nya yang termaktub di dalam skenario-Nya sebelum menciptakan manusia (tercatat di Lauh Mahfuz). Kita tidak perlu mempertanyakannya lagi. Seperti halnya, mengapa bukan Imam Mahdi yang membunuh dajjal, atau misalnya Anda sendiri? tetapi hanya Nabi Isa AS.

      5. Apakah kekuatan yang di berikan oleh Allah kepada Nabi Isa AS tidak dapat mengalahkan mereka?
      jawab: di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, no 2048 dari An-Nawwas Ibni Sam’an RA bahwa Rasulullah SAW memang telah bersabda bahwa yang akan mengalahkan kaum Ya`juj dan Ma`juj adalah ulat (malaikat yang menyamar). Berikut ini haditsnya:
      “Diriwayatkan dari An-Nawwas Ibni Sam’an radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Ketika Isa dalam kondisi demikian, Allah mewahyukan kepada Isa bin Maryam, ‘Sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hamba-hambaKu, tak seorang pun mampu memerangi mereka, maka bawalah hamba-hambaKu berlindung di ath-Thur’. Lalu Allah mengeluarkan Ya`juj dan Ma`juj, dan mereka mengalir dari segala penjuru. Rom-bongan pertama melewati danau Thabariyah dan meminum airnya. Rombongan terakhir menyusul sementara air danau telah menge-ring, mereka berkata, ‘Sepertinya dulu di sini pernah ada air’. Nabi Isa ‘Alaihissalam dan teman-temannya dikepung sehingga kepala sapi bagi mereka lebih berharga daripada 100 dinar bagi kalian sekarang ini, lalu Nabi Isa ‘Alaihissalam dan kawan-kawan berdoa kepada Allah. Lalu Allah mengirim ulat di leher Ya`juj dan Ma`juj, maka mereka mati bergelimpangan seketika seperti matinya satu jiwa. Kemudian Allah menurunkan Nabi Isa dan kawan-kawannya ke bumi, maka tidak ada sejengkal tempat pun di bumi kecuali dipenuhi oleh bau busuk mereka (Ya`juj dan Ma`juj). Lalu Nabiyullah Isa ‘Alaihissalam dan teman-temannya berdoa kepada Allah, kemudian Allah menurunkan hujan deras yang mengguyur seluruh rumah, baik yang terbuat dari tanah atau kain (tenda). Hujan itu membasuh bumi sehingga ia seperti cermin yang berkilauan.” (Mukhtashar Shahih Muslim, no. 2048)
      Jadi, ya memang begitulah yang sudah menjadi kehendak dari Allah SWT nanti. Sebagaimana keterangan dari Rasulullah SAW. Kita tidak usah protes.

      6. Apakah hadits nabi tersebut salah ??? Karna tidak sesuai dengan kejadian
      jawab: Astaghfirullah… mengapa Anda beranggapan demikian, padahal saya telah memberikan hadits2 yang shahih. Silahkan baca lagi dengan lebih teliti. Lagian apakah Anda sudah pernah melihat kejadiannya itu? tentu tidak bukan.

      Demikianlah yang bisa saya jelaskan, maaf atas segala kekurangannya, terimakasih… :)

        Opo Wae said:
        Maret 25, 2012 pukul 6:09 pm

        Maap, telat komeng…
        Kayaknya yang nanya di atas tu orang lagi salah belok…
        Ga baca artikelnya, cuma baca judul… :ngakak
        Sori, kalo ngaco…
        Die lagi bikin keblinger yang baca artikel ini…

        oedi responded:
        Maret 26, 2012 pukul 3:34 am

        Hmm… mungkin lagi terburu-buru atau gak fokus bacanya aja… ya semoga lain kali lebih teliti dan serius dalam membaca setiap artikel hingga tuntas, agar jelas tentang apa sebenarnya yg terkandung di dalam tulisan… cos segala sesuatu yag instan itu gak bakal maksimal hasilnya kok… kita harus sabar dan teliti… :)
        Okey.. makasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    andri kusman dari man muara enim said:
    Maret 7, 2012 pukul 1:39 pm

    subhannallah,,semoga saja kita tetep dalam keimanan kita di saat mereka (ya’juj & ma’juj) datang,,,aminn

      oedi responded:
      Maret 11, 2012 pukul 4:53 am

      Amiin ya Rabb. semoga saja demikian adanya, dan kita selalu terlindungi dalam keimanan hanya kepada-Nya, menjadikan setiap perjalanan hidup ini adalah suatu wujud dari selalu mengagungkan Allah SWT. Kita pun harus terus mengintropeksi diri secara internal, agar selalu mawas diri dan terhindar dari kesyirikan… karena itu yang kelak menyelamatkan kita..
      Okey.. makasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    Bejo said:
    Maret 9, 2012 pukul 5:16 pm

    Tolong kirimkan ke emailku

      oedi responded:
      Maret 11, 2012 pukul 5:09 am

      Maksudnya??

    Hasanudin Manusia Dewa said:
    Maret 16, 2012 pukul 12:00 pm

    sae mas..

      oedi responded:
      Maret 21, 2012 pukul 12:47 pm

      Amiin.. semoga bermanfaat…
      Makasih atas kunjungan dan dukungannya.. :)

    Henka Okie said:
    Maret 25, 2012 pukul 2:19 pm

    Assalamu’alakum Wr Wb
    bang saya mau tanya
    apakah ad kaitannya mengenai 21 desember 2012????
    yang di katakan bahwa kiamat? ato munculnya ja’juj dan ma’juj??
    maaf klo pertanyaan saya slh

      oedi responded:
      Maret 26, 2012 pukul 3:00 am

      Wa`alaikumsalam…
      Oh nyate aja lagi… lebih baik bertanya dari pada bingung yg ga jelas… karena bertanya demi pengetahuan bukan pertanda kebodohan, melainkan itu tandanya seseorang ingin maju dan cerdas.. :)
      Hmm… sebagai pribadi, saya menyakini bahwa antara kemunculan Ya`juj dan Ma`juj dan 21 des 2012 itu tidak ada kaitannya… keduanya tidak pada waktu yang sama…. kalau pun 21 des 2012 itu nanti akan terjadinya “kiamat”, itupun hanya dalam kapasitas yang kecil (kiamat sugro) atau semacam bencana besar saja sebagaimana yang pernah terjadi di masa para Nabi terdahulu dengan tujuannya untuk menyadarkan umat manusia yg saat ini memanglah telah rusak akhlaknya… sedangkan untuk kemunculan Ya`juj dan Ma`juj itu nanti, kita harus berpatokan pada sudahkan Imam Mahdi, Nabi Isa AS dan dajjal muncul di dunia ini? karena berdasarkan nash hadits yg ada memang itulah tandanya bahwa kaum Ya`juj dan Ma`juj akan muncul kembali, yaitu harus di dahului dg kemunculan Imamn Mahdi, Nabi Isa AS dan dajjal…
      Okey.. makasih atas kunjungan, dukungan dan pertanyaannya, semoga bermanfaat… :)

    Henka Okie said:
    Maret 26, 2012 pukul 9:41 am

    okey mksh atas infonya……

      oedi responded:
      Maret 26, 2012 pukul 11:57 am

      Seeplah… makasih atas dukungannya… :)

    zandow said:
    Maret 27, 2012 pukul 3:22 am

    sungguh bermanfaat mas , , ,
    apa benar tembok besi yajuj majuj ada di situ, bukankah tembok besi itu dibuat gaib oleh Allah swt.
    apakah ada tandanya mas…
    mohon penjelasanya….
    trimakasih….

      oedi responded:
      Maret 27, 2012 pukul 4:35 am

      Untuk semua pertanyaan Anda itu, silahkan baca tulisan ini sekali lagi dengan lebih teliti dan tuntas… karena IsyaAllah sudah dijelaskan kok..
      Makasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    alan said:
    Maret 29, 2012 pukul 2:15 am

    tanks bro artikelnya keren

      oedi responded:
      April 6, 2012 pukul 7:06 am

      Wokey bro, makasih juga atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    wulan said:
    April 2, 2012 pukul 3:40 am

    Sunhanallah…dapat manfaaat dr membacanya smg bisa menjadi nasehat bagi kami..

      oedi responded:
      April 6, 2012 pukul 7:46 am

      Amiin, semoga demikian adanya, dan memang itulah tujuan tulisan ini di muat… :)
      Okey, makasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :D

    Duman Ibnu Mohamad said:
    April 3, 2012 pukul 2:06 am

    Terima Kasih dgn info nya.. Sangat bermanfaat sekali..

      oedi responded:
      April 6, 2012 pukul 7:56 am

      Okey, syukurlah bila demikian, terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    Jonnhy Iskandar ForzaPersija Apwg said:
    April 5, 2012 pukul 8:47 am

    trus katanya turun dari segala tempat yang tinggi? lhohh kirain aku ALIEN hehe

      oedi responded:
      April 6, 2012 pukul 7:59 am

      Hehe.. bukan dunk, tapi yang kedua kaum ini.. sebagaimana penjelasan dalam tulisan ini…
      Okey makasih atas kunjungannya, semoga bermanfaat.. :)

    Penemuan Tembok Ya`juj dan Ma`juj | Stasiun Iklan said:
    April 14, 2012 pukul 5:50 am

    […] 8. PenutupDemikianlah uraian singkat mengenai kaum Ya`juj dan Ma`juj ini. Semoga dengannya bisa menambah wawasan bagi para pembaca sekalian. Terbesit harapan agar kita semua semakin menyadari bahwa sejarah masa lalu itu janganlah pernah di lupakan. Tujuannya adalah untuk kembali mengingatkan kita tentang nilai-nilai kebaikan yang pernah dilakukan oleh orang-orang terdahulu. Atau tentang peringatan-peringatan yang pernah Allah dan Rasulullah berikan bagi kehidupan kita. Selain itu juga untuk mengingatkan diri kita tentang apa yang perlu dilakukan sejak kini hingga masa depan nanti. Sehingga waktu-waktu yang kita lalui nanti tetap berjalan pada arah yang lurus dan benar. https://oediku.wordpress.com/2011/06/20/penemuan-tembok-yajuj-dan-majuj/ […]

    Penemuan Tembok Ya`juj dan Ma`juj | Paling Unik said:
    April 15, 2012 pukul 12:25 am

    […] nanti. Sehingga waktu-waktu yang kita lalui nanti tetap berjalan pada arah yang lurus dan benar. https://oediku.wordpress.com/2011/06/20/penemuan-tembok-yajuj-dan-majuj/ Related […]

    hr said:
    April 16, 2012 pukul 2:56 pm

    kemungkinan alien

    garing said:
    April 20, 2012 pukul 12:36 pm

    maaf mas, kalau pada jaman Rasulullah SAW telah terbuka tembok yajuj dan majuj sedikit, sesuai hadist yang mas kutip, masa itu sudah sangat lama. apakah tidak mungkin bahwa sebenarnya sekarang tembok tersebut telah terbuka mengingat rentang waktu yang sangat lama?

      oedi responded:
      April 22, 2012 pukul 3:54 am

      Hmm… sebenarnya pertanyaan mas Garing sudah dijelaskan di tulisan saya di atas, khususnya pada hadits riwayat Imam At-Tirmidzi dalam hadits no. 3153 dan Ibnu Majah no. 4131 dari Abu Hurairah, dan dishahihkan oleh Al-Albani di Silsilah Shahihah no. 1735. Yang intinya, tembok itu tidak akan bisa di buka oleh mereka (Ya`juj dan Ma`juj), meski setiap hari mereka berusaha membongkarnya karena setiap kali mereka hampir melihat cahaya matahari, maka Allah akan mengembalikannya lebih kuat dari sebelumnya. Namun saat waktunya tiba nanti, maka galian mereka tidak dikembalikan seperti semula oleh Allah, yang membuat mereka bisa keluar dari tembok itu untuk membuat kerusakan di muka bumi…
      Demikian penjelasan saya, mohon maaf atas segala kekurangan, semoga bermanfaat.. :)

    eko ant said:
    April 24, 2012 pukul 3:49 pm

    sukron ilmunya,, sngt brmanfaat.
    Mhn izin utk saya share ke tmn2 fb..

      oedi responded:
      April 25, 2012 pukul 4:39 am

      Iya sama2… terimakasih juga atas kunjungan dan dukungannya..
      Oh silahkan saja, saya malah senang bila mas Eko mau membantu mengembangkan dakwah ini, asalkan tetap disertakan sumber tulisannya, semoga bermanfaat.. :)

    Nico said:
    April 25, 2012 pukul 6:16 am

    Bang! Adakah penelitian lebih lanjut di peradaban yang modern seperti sekarang ini tentang tembok yang dibuat Raja Dzulkarnain untuk memenjarakan makhluk ini?

    Jika sejarawan muslim meneliti lebih lanjut tentang tembok ini dengan pengetahuan atau alat yang modern tentunya bisa sedikit memperjelas dari tulisan abang di point 5 & 6.

    Terima kasih,
    Wasalam

      oedi responded:
      April 25, 2012 pukul 2:35 pm

      Hmm.. setau saya belum ada penelitian lebih lanjut tentang tembok ini, terutama dari ilmuwan Islam… entah kenapa saya kurang paham.. tp mungkin saja ini adalah salah satu dari kehendak Allah agar manusia lupa pada tembok dan kaum barbar ini.. terlebih yang telah kita ketahui bahwa setiap kisah itu pada awalnya adalan fakta, lalu menjadi sejarah, terus menjadi legenda dan akhirnya menjadi mitos.. inilah yang telah terjadi pada kisah tembok dan kedua kaum ini, bahwa banyak dari manusia sekarang yang menganggap itu hanyalah mitos…. bahkan tidak sedikit dari mereka – termasuk umat Islam – yang tidak pernah mendengar dan tau tentang kisah kaum ini…

      Sehingga dalam kehendak-Nya memang di sengaja tembok ini disembunyikan, karena dengan kemampuan teknologi manusia sekarang akan bisa merusak atau bahkan merubuhkan bangunan tembok ini, sehingga nantinya kaum Ya`juj dan Ma`juj ini bisa keluar untuk merusak kehidupan manusia di bumi ini, padahal belum waktunya… artinya, tidak adanya penelusuran lebih lanjut tentang tembok ini adalah untuk menjaga janji-Nya agar tetap sesuai dengan penjelasan yang dulu pernah di sampaikan oleh Rasulullah SAW, dimana ia akan diketahui dan hancur hanya bila telah datang waktunya, yaitu telah munculnya Imam Mahdi dan Nabi Isa AS serta keluarnya dajjal…

      Demikian penjelasan saya, maaf atas kekurangannya, semoga bermanfaat.. :)

    Nico said:
    April 27, 2012 pukul 5:32 am

    SUBAHANALLAH
    Semua kuasa-Nya
    Makasih bang…

      oedi responded:
      April 27, 2012 pukul 9:05 am

      Iya semua memang adalah kuasa-Nya… tinggal masalah waktu..
      Okey.. terimakasih juga atas kunjungan dan dukungannnya, semoga bermanfaat.. :)

    Jasop said:
    Mei 1, 2012 pukul 4:34 am

    ayo segera dibongkaaarrr gerbangnya

      oedi responded:
      Mei 1, 2012 pukul 5:32 am

      Haha.. silahkah saja kalau bisa.. :D

      Sora said:
      September 18, 2013 pukul 10:05 am

      Cari mati

    Penemuan tembok Ya’juj dan Ma’juj « Emha42 said:
    Mei 9, 2012 pukul 2:11 am

    […] nanti. Sehingga waktu-waktu yang kita lalui nanti tetap berjalan pada arah yang lurus dan benar. https://oediku.wordpress.com/2011/06/20/penemuan-tembok-yajuj-dan-majuj/ Like this:SukaBe the first to like this […]

    Murid Gas'ah said:
    Mei 15, 2012 pukul 11:34 am

    dia dalam goa mencari makan nya gmn?

      oedi responded:
      Mei 17, 2012 pukul 5:32 am

      Wallahu`alam… itu semua sudah di atur sama Sang Maha Pengatur kehidupan para makhluk-Nya…
      Makasih atas kunjungan dan pertanyaannya.. semoga bermanfaat.. :)

    Nuriya Sri Nuryatin said:
    Mei 24, 2012 pukul 8:11 am

    mas makasih banget ya penjelasannya….lengkap se x,memang benar mas,selama ini saya hanya tahu dan mendengarnya saja kisah tentang Dajjal,Ya`juj dan Ma`juj ini,tapi belum pernah sampai sedetail ini……subhanalloh sangat bermanfa`at,,,jadi bertambah ni ilmu saya..insyaalloh nanti jika dah pulang bisa…menjelaskan pada anak2,karena ini sangat penting se x ,pa lagi untuk ummat muslim harus tahu sedikit banyak tentang SKI,jangan cuma ikut2an dan ndak py dasar…..aneh bukan ??? sama saja dg bohong belaka….ibarat kita pergi tapi tak tahu tu7annya ke mana……hehehehehe, cuma ngekor doang…..terus bersyiar mas oedi…!!! karya2mu berikutnya…..selalu q tunggu……^_^

    Zaenul Halik said:
    Juni 2, 2012 pukul 4:03 am

    APA YG TERCANTUM DI DLM AL-QU’RAN MEMANG BENAR APA ADANYA TIDAK BISA DI PUNGKIRI LAGI. PERISTIWA MASA LALU YG TELAH TERJADI RIBUAN TAHUN YG LALU BISA DI BUKTIKAN KEBERADAANYA DI MASA SKRANG. BAGI YG BELUM PERCAYA(BARIMAN)DGN FIRMAN TUHAN. NANTI ANDA BISA BUKTIKAN DI AKHIRAT.

      oedi responded:
      Juni 2, 2012 pukul 5:16 am

      Iya, berimanlah kepada-Nya melalui Al-Qur`an, karena makin bertambahnya ilmu dan pengetahuan manusia saat ini, maka makin menunjukkan kebenaran kandungan ayat-ayat Al-Qur`an. Untuk membuktikannya, silahkan berkunjung ke tulisan saya ini: oediku.wordpress.com/2010/06/01/keajaiban-al-quran-dan-pembenarannya-secara-ilmiah/#more-2065
      Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    ivan cindy said:
    Juni 9, 2012 pukul 4:24 am

    makasih om penjelasanya,bermanfaat bgt, itu yu’jaj dan ma’juj,sampe skrng blum bsa menjebol diding tersebut iyah om..?

      oedi responded:
      Juni 16, 2012 pukul 1:54 am

      Iya sama2 deh.. syukurlah, semoga bermanfaat.. :)
      Hmm… iya, memang Ya`juj dan Ma`juj itu hingga kini belum berhasil menjebol tembok itu, kalau sudah, pastilah mereka akan “terkenal” merusak kondisi kehidupan dunia sekarang… tapi nanti kalau sudah waktunya, tembok kokoh itu akan bisa di tembus oleh mereka, karena mereka pun harus menjalankan perannya yang telah di tentukan Allah SWT; yaitu sebagai tanda datangnya Hari Kiamat.
      Okey.. terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

        Ridwan7Che (@TigerATK) said:
        Januari 29, 2013 pukul 2:03 am

        Nuklir sak jebatte dang modar rampung tow repot
        opo ko gawe onar sex bebas koo

    pelgub said:
    Juni 9, 2012 pukul 4:02 pm

    kisah yang menarik, mas ada yg lebih update gk letak posisi gerbang yajuj dan majuj. trim’s.
    wasalam

      oedi responded:
      Juni 16, 2012 pukul 2:04 am

      Okey.. makasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)
      Hmmm… sampai saat ini saya belum mendapatkan yang terbaru, sulit emang… tapi bila nanti di dapatkan, segera saya upload di tulisan ini… :)

    maulana said:
    Juli 1, 2012 pukul 3:49 am

    iy betul emang jlas banget kyak yg d’AL-Qur’an…??

    menanik banget untuk d’baca.. kak..:D

      oedi responded:
      Juli 6, 2012 pukul 1:32 pm

      Nah itu dia, sebenarnya bila kita bisa memahami, maka apa saja keterangan yang ada di dalam Al-Qur`an itu sangat jelas dan memiliki bukti ilmiahnya.. karena Al-Qur`an sendiri adalah firman Allah SWT, jadi pastilah benar dan membenarkan..
      Okey.. makasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    risky said:
    Juli 29, 2012 pukul 4:13 am

    mas,,,, apa y/m dapat diperangi dengan teknologi manusia jaman sekarang??..,,,, seperti pesawat tempur, bom atom dll

    adinambi said:
    Juli 29, 2012 pukul 11:41 pm

    Assalammuaikum…
    cuma mo nambahin doank ne, terserah mo percaya pa nggak, tp kalo ane she percaya ..
    Ane pernah baca buku tentang yajuj majuj, tp ane lupa pengarangnya sapa, dibuku itu ngejelasin kalo yajuj majuj itu adalah orang-orang china-korea-jepang tapi dibawah komando rusia dan yajuj majuj ini sekarang sudah ada, penyerangannya bukan bersifat fisik tetapi lebih kepada teknologi dan budaya mereka yang tujuannya adalah menyesatkan umat islam. Contohnya: china, hampir dipelosok negeri kita dapat menemukan orang china, di Indonesia sendiri orang china sangat mendominasi seluruh kepulauan yang ada, dengan berkedok perniagaan tetapi mereka melakukannya dengan menghalalkan segala cara sampai-sampai perekonomian bangsa indonesia berada dalam genggaman orang china, yang notabenenya 99% beragama non muslim.
    Sedangkan korea, dengan berkedok hiburan dan style (K-pop) ala korea, banyak anak2 muda kaum muslim terutama muslimin/wanita di Indonesia yang pengetahuan agamanya sangat2 minim ikut terjerumus kedalam maksiat karena gaya hidup, pergaulan sampai pakaiannya mengikuti sang idolanya.
    Lalu jepang, dengan kedok teknologi canggihnya, mereka mengekspor mesin2 yang mengeluarkan asap polusi, yang pada akhirnya menimbulkan kerusakan alam (globalwarming).
    Kemudian rusia (komandan), berkedok kerja sama militer dengan tentara indonesia, memasok alutsista yang harganya selangit yang katanya canggih padahal barang bekas..masih ingatkah kita dengan kecelakaan pesawat sukhoi digunung salak, padahal pesawat buatan Dirgantara Indonesia (DI) tidak kalah canggih dengan buatan mereka, betapa dibodoh-bodohinya kita.

    Saya mohon maaf, dan tidak bermaksud menghina ras, suku atau agama. Semua bisa terjadi apabila Allah swt berkehendak.
    Wassalam

    Darlen Ibnu Dalimi said:
    Juli 31, 2012 pukul 12:21 am

    Memang dahsyat cerita tentang Ya’juj & Ma’juj namun lebih dahsyat cerita tentang Dajjal

    Darlen Ibnu Dalimi said:
    Juli 31, 2012 pukul 12:23 am

    Silahkan simak hadits tentang Dajjal berikut ini:

    “Sesungguhnya tiga tahun sebelum munculnya Dajjal, adalah waktu yang sangat sulit, di mana manusia akan ditimpa oleh kelaparan yang sangat, Allah akan memerintahkan kepada langit pada tahun pertama untuk menahan sepertiga dari hujannya, dan memerintahkan kepada bumi untuk menahan sepertiga dari tanaman-tanamannya. Dan pada tahun kedua Allah akan memerintahkan kepada langit untuk menahan dua pertiga dari hujannya dan memerintahkan kepada bumi untuk menahan duapertiga dari tumbuh-tumbuhannya. Kemudian di tahun yang ketiga, Allah memerintahkan kepada langit untuk menahan semua air hujannya, maka ia tidak meneteskan setetes air pun dan Allah memerintahkan kepada bumi untuk menahan semua tanaman-tanamannya, maka setelah itu tidak dijumpai satu tanaman hijau yang tumbuh dan semua binatang yang berkuku akan mati, kecuali yang tidak dikehendaki oleh Allah.” Kemudian para sahabat bertanya, “Dengan apakah manusia akan hidup pada saat itu?” Beliau menjawab, “Tahlil, takbir dan tahmid akan sama artinya bagi mereka dengan makanan.” Shohihul Jaami’, 7875″

    Ilham P. Aijan said:
    Agustus 14, 2012 pukul 9:28 am

    Emang bener ya? kalau tembok China itu yang bangun Nabi Dzul Qarnain?

    Sukarno M said:
    Agustus 18, 2012 pukul 4:27 am

    Masya-Alloh

    Dwi Wahyu Budiono said:
    Agustus 18, 2012 pukul 4:53 am

    Apakah Dabbah itu juga yang dimaksudkan dengan Ya’juj Ma’juj, dalam artikel mas, keluarnya ya’juj ma’juj setelah Dajjal dikalahkan oleh Nabi Isa, dan Ya’juj Ma’juj pun adalah suatu bangsa atau ras yang pada jamannya sering membuat onar dan tega membunuh, sehingga tidak mudah untuk mengalahkan kaum ini baik dari kaum muslimin sekalipun,,,, ( mau tanya, mohon maaf, disini kemenangan Islam apakah ditandai dengan mu’jizat Allah untuk menurunkan ulat2 pada kaum ya’juj ma’juj ini…. jika saya kaitkan dengan sejarah penyerbuan utk menghancurkan
    ka’bah pada zaman sebelum rasulullah lahir pada tahun gajah, yaitu di utusnya burung hud2 yg membawa kerikil2 neraka utk dijatuhkan pada kaum tersebut ) ,,, terima kasih atas penjelasannya….

    Yogi Gonded said:
    Agustus 22, 2012 pukul 8:56 am

    saya pernah denger di status kawan :”Di antara bangsa-bangsa manusia, tidak ada bangsa yang sekuat ya’juj ma’juj, sekejam ya’juj ma’juj, dan sebanyak ya’juj ma’juj. Namun tidak disangka, bahwa kelak yang membebaskan mereka dari tembok kokoh Dzulqarnain adalah kalimat ‘Insya Allah”
    itu bener gx bang

    Muhammad Dzun Nun said:
    September 1, 2012 pukul 7:03 am

    Menurut pemikiran gue ya’juj ma’juj pada saat mengobrak abrik manusia seperti kita ini setelah terjadinya perang nuklir dan teknologi moder sudah punah.Wallohu alam bishawab.

      oedi responded:
      September 4, 2012 pukul 4:46 am

      Wallahu a`alam…
      Tapi yang jelas, tidak perlu banyak alasan dan penyebab ketika Allah SWT menginginkan kaum ini keluar dari penjara bentengnya… karena semua sudah menjadi ketetapan takdir-Nya bagi kehidupan manusia di muka bumi ini…
      Okey.. terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    andremuslim said:
    September 8, 2012 pukul 5:44 pm

    maap sok pintar.
    hanya menganalisa secara ilmiah.
    menurut saya Ya’juj Ma’juj itu dulu adlh kaum yg sgt jahat dan belum terlalu kuat..maknya bisa dipukul mundur oleh nabi Dzulkarnain.
    saat dipukul mundur kecelah/lembah gunung kauskasius itu mereka mnurut saya ditahan oleh kekuatan gaib (pd wkt itu memang jamannya manusia memakai kekuatan gaib..maka nabi Dzulkarnain dibekali Alloh dgn kekuatan itu…bukankh Alloh mnurunkan nabi dgn kelebihan sesuai jamannya…)
    nah jd kmnungkinan nabi Dzulkarnain membuat portal ke dimensi lain dan memaksa Ya’juj dan Ma’juj masuk dan krna pintu portalnya besar…maka ditutuplah dgn pintu besar pula yg dibuat dgn sgt kuat dr besi dgn isi tembaga…
    didalam dimensi lain ini mereka berkembang biak dan krna lingkungan mereka sgt rusak…jorok dan primitif…maka mereka bisa saja jd kebal trhdp bakteri dan tubuh mereka sgt kuat… ini terbukti pd manusia yg makin mengecil dan melemah krna kita sdh kurang memakai kekuatan fisik..bandingkn dgn orang jman baheula..
    nah bukti dimensi lain adlah dibelakang pintu tadi tdk ditemukan masyarakat atau apapun yg membuktikan keberadaan mereka…padahal sesuai cerita diatas..penduduk sekitar sering mendngarkan didaun pintu itu bahwa terdengar suara.suara teriakan dan dikatakan bahwa nanti jumlah mereka sebanyak manusia dibumi…jd mana mungkin jumlh sebanyak itu tdk diketahui pdhl itu bermilyar.milyar…
    nah kembali ke Ya’juj Ma’juj ini mungkin kalau muncul seperti makhluk yg kita lihat di film Legend.nya Will Smith…manusia yg ganas seperti zombie tapi sgt gesit dan kuat…
    mereka menggigit manusia dan menulari manusia dgn bakteri yg langsung mati atau menyerupai mereka..makanya senjata apapun tdk bisa membunuh mereka seketika dan sialnya mereka itu sgt cepat dan tangkas walau primitif… dan mereka muncul dgn sgt tiba.tiba dan bermilyar.milyar… sehingga tdk mungkin dibinasakan seketika.
    mungkin mereka mati krna sebab berikut…
    tau ngga kalau menueut penelitian…manusia jaman dulu kalau dibawa kesini akan mati…krna mereka tdk tahan cm krna virus flu dan daya tahan tubuh mereka belum mengalami evolusi.
    nah jd ada kmungkinan si Ya’juj Ma’juj ini mati krna tdk kuat atau kaget dgn virus.virus yg biasa ada skrang..kna merwka terisolasi di dimensi lain selama ribuan tahun…
    kira.kira begitu… hanya Allohu Ta’alla yg tau sebenarnya…
    mohon maaf atas opini kalau kurang berkenan… saya hny menyampaikan bahwa berita di Al Qur’an sebenarnya bisa dijelaskan dgn ilmiah hny kadang mungkin skrang belum sampai secara ilmiah atau kita kurang memahaminya
    Wassalam

      oedi responded:
      September 8, 2012 pukul 7:11 pm

      Okey.. terimakasih atas kunjungan dan opininya.. semoga bermanfaat.. :)

    AGUS said:
    September 13, 2012 pukul 4:59 am

    YANG BISA KITA LAKUKAN HANYALAH TAWAKAL DAN BERBUAT KEBAIKAN UNTUK MASA YANG AKAN DATANG.

      oedi responded:
      September 20, 2012 pukul 7:28 am

      Ya, benar yang mas Agus katakan, bahwa kita harus senantiasa bertawakkal, yang disertai dengan usaha dalam menjalankan setiap perintah dan larangan-Nya di dalam kehidupan sehari-hari, karena hanya dengan itulah yang bisa menyelematkan kita di akherat kelak…
      Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    Dimas said:
    Oktober 3, 2012 pukul 12:47 pm

    Padahalkan kaum ini udah dikurung tp kok bisa keluar jg yha….
    Parah :(

      oedi responded:
      Oktober 10, 2012 pukul 12:46 pm

      Ya jika sudah dikehendaki oleh Allah SWT, maka apapun bisa terjadi…
      Okey.. makasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    tri said:
    Oktober 13, 2012 pukul 4:24 pm

    coba cek serialnya m.kompasiana.com/post/edukasi/2012/09/14/terungkapnya-sosok-zulkarnain-dalam-al-quran-5/

      oedi responded:
      Oktober 14, 2012 pukul 2:41 am

      Okey.. terimakasih atas infonya…

    amar ilmiawan hafizhan said:
    Oktober 16, 2012 pukul 10:20 am

    om oedi bentuk ya’juj dan ma’juj kaya gimana sih ?

    amar ilmiawan hafizhan said:
    Oktober 16, 2012 pukul 10:22 am

    tolong kasih tau
    dunk

    one said:
    Oktober 18, 2012 pukul 12:25 pm

    sory yah bro mau nanya kaum yaju’j maju’j ini udah berapa ribu tahun di dalam benteng tersebut..?

    sri said:
    November 15, 2012 pukul 2:43 pm

    Assalamu’alaikum..
    Saya ingin menanyakan arti dari “penduduk langit” dlm kalimat“Penduduk bumi sudah kita habisi, maka
    berikutnya yang tertinggal
    adalah penduduk langit“
    mohon penjelasannya..

      oedi responded:
      November 16, 2012 pukul 8:54 am

      Wa`alikumsalam..
      Hmm… menurut saya, “penduduk langit” yang dimaksudkan disini bisa berarti dua macam, pertama yaitu para malaikat, sedangkan yang kedua yaitu para dewa-dewi di kahyangan.
      Itu saja yang bisa saya jelaskan, maafkan atas kekurangan saya, dan terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    Dublimaya Vabiola said:
    November 20, 2012 pukul 3:43 am

    infox sangat bermanfaat,selain itu kita wajib waspada dgn kedatangan dajjal (pefitnah besar) moga allah SWT melindungi kita semua aminn.. tp yajuj majuj itu lebih kecil atau lebih tinggi dr kita sih? bukanx orang2 dulu jaman baheula tinggi2..

      oedi responded:
      November 20, 2012 pukul 5:24 am

      Alhamdulillah… syukurlah kalau senang dengan info ini.. semoga bermanfaat.. :)
      Hmm… menurut saya, tentulah kaum Ya`juj dan Ma`juj ini ukuran tubuhnya lebih tinggi dari kita sekarang… mereka diberikan bentuk fisik yang besar dan kuat.. untuk itulah mereka ini menjadi ancaman bagi setiap kehidupan manusia… selain itu, memanglah sudah menjadi kodrat-Nya bahwa semakin lama ukuran tubuh manusia kian mengecil, jadi ukuran kedua kaum ini tentu lebih besar dari kita sekarang…

    boy said:
    November 20, 2012 pukul 4:26 am

    mas, maksudnya dewa dewi itu gimana ? sedangkan kita umat islam tidak mengenal dewa dewi..?

      oedi responded:
      November 20, 2012 pukul 5:36 am

      Maksud saya, ada segolongan orang yang telah dikehendaki-Nya – yang selama ini dikenal dengan istilah dewa dewi oleh orang yang tidak mengerti bahkan mereka menyembahnya, padahal bukan demikian adanya – yang bertempat tinggal di sebuah tempat di atas awan tetapi tidak nyata terlihat (gaib) yang disebut dengan Kahyangan timur dan Kahyangan barat… mereka ini Islam dan telah menerima tugas khusus dari Allah SWT, di antaranya membantu orang-orang yang berjiwa kesatria dan tentunya terus berusaha menegakkan Hukum-Nya dengan cara yang telah di tentukan Allah SWT bagi mereka saja.
      Sangat banyak hal-hal yang luarbiasa di dunia gaib, yang segelitir orang saja yang diberi kesempatan untuk mengetahuinya dan memahaminya… maaf bila masnya sulit menerima hal ini… tetapi begitulah adanya dan insya Allah tidak akan bertentangan dengan syariat bila telah mendalami dunia tasawuf… :)

        boy said:
        November 21, 2012 pukul 4:31 am

        maaf jika pemahaman saya berbeda, mungkin yg di maksud adalah malaikat2 Allah, yg tinggal di tiap lapisan langit, yg menjaga bumi , yg mengatur awan atas ijin Allah dll. apakah seperti ini juga maksud mas oedi ? atau memang orang ? , maaf jika saya kembali bertanya, karena lebih baik bertanya dari pada menyimpulkan sendiri dan salah.

    zabaniyyah said:
    November 24, 2012 pukul 10:22 am

    Hmmm… Alkahfi,, satu surat dengan cerita2 inspiratif penuh misteri di dalamnya.. Semoga kita smua senantiasa dibimbingNya melalui jalanNya yg lurus…

    haris said:
    November 29, 2012 pukul 1:36 pm

    tidak ada yang bisa membuka gerbang itu, Allah yang tentukan, adapun israel sepertinya sampai hari ini masih mencoba berusaha untuk membukanya… mungkinkah orang israel punya keyakinan bahwa gerbang pengurung ya’juj dan ma’juj dapat dibuka dengan menggunakan pusaka milik king solomon..(nabi sulaiman) yang menjadi harta karun yang tersembunyi di bawah masjid al aqsa ? makanya begitu ngotot untuk mengusir bangsa filistine(palestina) dan menghancurkan baitul maqdis ?

    yah.. cuma opini eike..
    tx artikelnya..

    adie rizal said:
    Desember 4, 2012 pukul 6:26 pm

    ane gk percaya kalau tembok tersebut ditemukan..
    krna setau ane tembok tersebut di goib kan oleh Alloh SWT

    Mundep Zizou said:
    Desember 25, 2012 pukul 4:45 pm

    mksh Imfo Ny… MMng GAIB itu ADA…..

    Rifki Mujahid Zee (@RMujahid_Zee11) said:
    Januari 6, 2013 pukul 5:52 am

    Assalaamu’alaikum warahmatuLlaahi wabarakaatuh,
    nice info mas, thx, izin repost ya ke blog ane :)

    zulham said:
    Maret 4, 2013 pukul 4:57 am

    Photo Gerbang Besi nya kok gak ada,? Apa belum di temukan?

    Jendral Veteran said:
    Maret 8, 2013 pukul 11:03 am

    Assalamu’alaikum, Subhanallah pengetahuan dan analisa anda ttg makhluk Allah yang anda paparkan sangat mengagumkan juga nukilan2 ayat, hadits, dan riwayat juga bagus dan mudah – mudahan bisa menjadi penebal iman bagisemua sodara2 muslim terima kasih akhi atas infonya semoga Allah memberipahala kepada orang yang mengamalkan ilmunya (memberi imformasi yg bermanfaat) ammiiin

      oedi responded:
      Maret 12, 2013 pukul 12:03 pm

      Wa`alikumsalam…
      Syukurlah jika demikian… semoga kita semua mendapatkan kebaikan dari-Nya…
      Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya.. semoga bermanfaat… :)

    skuter matik mania said:
    Maret 17, 2013 pukul 12:35 am

    Membaca hadist yg tertulis diatas, yajuj majuj mempunyai kemampuan tak tertandingi untuk menghancurkan peradaban manusia dan peradaban mahluk penghuni langit(alien). apa mungkin peradaban benua atlantis yang sejaman dengan yajuj majuj tempo dulu telah dihancurkan yajuj majuj. Warning sepertinya pintu yajuj majuj hampir terbuka……..kita harus mempersiapkan segala sesuatunya kalau perlu bikin bunker bawah tanah yg kokoh dan kalau perlu ledakan nuklir kalau mereka keluar……. hehehehe………

    Arensz said:
    April 5, 2013 pukul 7:48 am

    Assalaamu’alaikum wr.wb..Koq penulis hadits lebih tau cerita2 ghaib masa depan, sedangkan didalam al quran saja tidak menceritakan sedetil itu, bahkan Rasulullah SAW & Isa AS bahkan malaikat2 Nya pun, tidak mengetahui akan rahasia2 ilahi yg akan datang. Apa cerita2 itu tidak lebih dari cerita dongeng yg berlebih2an. Wahai ahli tafsir janganlah kau menafsirkan segalanya dgn daya akal pikiranmu sendiri dgn berlebihan, sesungguhnya hanya Allah Yang Maha Mengetahui & Maha Melindungi dari segala hal2 yg ghaib & misteri-Nya, wassalaamu’alaikum wr.wb..

    adam said:
    Juni 1, 2013 pukul 1:11 pm

    kenapa ya’juj ma’juj gk kalah sama persenjataan canggih sekarang..?
    masa mereka yang sudah terkurung bertahun2, bisa mengalahkan kita hanya dengan kekuatan…

    tapi, hadistnya kuat nggak tuh..?

    ctt: meskipun seandainya kaum itu tak bisa mengalahkan kita, kiamat tetaplah ada, dan kita harus berisap-siap….

    ahmed said:
    Juli 21, 2013 pukul 2:38 pm

    “kya ny bukan soal canggih ngga ny persenjataan zaman kini,tpi lebih karna kuat ny kehendak yg maha kuasa,…

    ahmed said:
    Juli 21, 2013 pukul 2:50 pm

    “semoga allah mencurahkan rahmat ny kpd siapa yg ia khendaki,ada pun bgi orang-orang yg yakin akan kbenaran yajuj-ma’juj itulah salah satu tanda keimanan kita kpda Ny,insya allah sya rasa penulis pun tidak akan “…..” tanpa dasar ilmu pengetahuan. tentu ny allah menyiapkan belenggu bgi setiap pndusta,lebih-lebih bagi yg mengingkari ny…

    wid said:
    Juli 29, 2013 pukul 3:52 pm

    Subhanallah…Wallahuallam bisshawab…Membaca artikel ini…saya jadi lebih paham dan bertambah iman dan keyakinan sy akan kebenaran Al Qur’an…karena dalam surat Al Kahfi, Allah SWT sdh menjelaskan ttg bangsa Ya’juj Majuj ini…terimakasih mas Oedi sdh menayangkan artikel ini…

    mulder said:
    September 18, 2013 pukul 8:28 pm

    sebenarnya kebanyakan Yajuj Majuj itu adalah bangsa Khazar, http://aku-macjay.blogspot.com/2011/04/sejarah-empayar-khazar-yajuj-majuj.html , yg berkuasa di atas dunia sekarang bukanlah kaum Yahudi sebenarnya, melainkan bangsa Khazar yg menganut Yahudi namun tidak identik dengan bangsa Yahudi yg menempati wilayah Palestina sekarang yg menjadi negara Israel (Yahudi sebenarnya justru kebanyakan menentang Yahudi Khazar termasuk kependudukannya di tanah wilayah Palestina), Zionist berkuasa melalui 2 kekuatan rahasia bisnis terbesar keluarga Rothschild & Rockefeller yg bahkan tak memperdulikan nasib bangsanya sendiri, mereka berkuasa atas hampir semua industri2 raksasa dari perminyakan hingga baja/besi serta lembaga Keuangan dan Lembaga2 raksasa Dunia termasuk PBB, IMF, World Bank yg di pastikan mengatur negara2 dunia saat ini, keturunan mereka telah menyebar ke berbagai aspek2 penting dalam kehidupan yg berkuasa di bidang perpolitikan dan perdagangan serta yg terpenting adalah keuangan dunia melalui raksasa Bank2 Internasional yg mengatur suplai uang & Kredit kepada lembaga2 negara2 di semua wilayah dunia. VOC (perusahaan dagang Belanda) di bangun oleh pebisnis Yahudi Kabalah di Belanda dan kebanyakan juga keturunan Khazar, ibarat saudara tua antara Belanda dengan Jerman sebenarnya satu rumpun walau terjadi konflik sentimen ras seperti Indonesia dan Malaysia, namun kenyataan walau bermusuhan mereka baik Jerman maupun Belanda yg sebenarnya sama2 keturunan campuran Khazar (dalam bahasa Linguistik perbedaan bahasa Jerman-Belanda pun memiliki kemiripan Linguistik) dalam perpolitikan mereka hampir sehaluan dilihat dari sifat imperialisasinya termasuk yg pernah mereka (Bangsa2 Eropa) lakukan pada masa2 imperialisasi wilayah Asia-Afrika dan bercampurnya mereka dengan semua ras bangsa2 dunia hingga saat inipun melalui rute2 perdagangan & telah terjadi pada masa2 imperialisasi (ingat ketika Indonesia di jajah Belanda, juga terdapat banyak orang2 Belanda yg juga mengawini penduduk pribumi Indonesia atau melalui hubungan zina yg di lakukan masa2 imperialisasi, kenyataan percampuran suku2 Indo telah terjadi secara acak tak sengaja pada era2 imperialisasi), bangsa Khazar juga menyebar ke wilayah Inggris berbaur dengan warga Inggris termasuk salah satunya melalui politik lidah ular yg mempropagandai pernikahan Queen Merry dengan Pangeran Willem (Belanda) dari generasi Hanover yg beragama Yahudi sehingga keturunan Inggris yg saat ini berkuasa pun sudah merupakan keturunan Yahudi, dan keluarga Rothschild memiliki hubungan kedekatan family dengan kerajaan Inggris di masa2 perang2 yg terjadi di Eropa. Dan bukan hal yg baru keluarga Rothschild yg keturunan Khazar mengatur perpolitikan Amerika & Dunia saat ini melalui sepak terjang ratusan tahun lamanya melalui keturunan2 mereka yg menyebar tak hanya di wilayah Eropa, tapi berkuasa di wilayah Asia melalui China, Australia dan India. Anda akan mengetahui apa itu Yajuj Majuj setelah mempelajari perpolitikan Keuangan Dunia yg di rancang kini yg menganut sistem Riba karena sepak terjang dalam perpolitikan mereka di bidang ekonomilah Dunia kini bermasalah kedalam perang2 dan kerusuhan serta konflik2 yg sebenarnya tidak perlu terjadi tapi membunuh jutaan umat manusia akibat politik “Devide & Konquer” yg hingga saat ini masih di jalankan. Setiap ras manusia saat ini telah bercampur dengan keturunan Yajuj majuj, namun rahasia terbesar Yajuj Majuj adalah keturunan Khazar yg berasal dari wilayah bekas tembok Yajuj Majuj itu sendiri yg terdapat di wilayah Georgia di pegunungan Kasbek Rusia, penyebaran bangsa Yajuj Majuj ini pertama kali adalah wilayah Eropa, karena Eropa adalah pusat “perpolitikan dan bisnis” dunia saat masa2 imperialisasi bangsa Eropa ke Asia dan memang penggerak “imperialisasi” itu sendiri adalah para aristrokat keturunan Khazar yg banyak bermukim di wilayah Eropa yg bercampur dengan bangsa2 lain di sana. Jadi fitnah kita bahwa Eropa adalah musuh utama pada masa2 imperialisasi tidak 100% tepat, pada dasarnya tak semua orang Eropa adalah musuh namun aristrokat ekonom tamaknya lah yg telah membangun sistem imperialisasi modern dunia saat ini yg telah di mulai ketika masa2 imperialisasi kuno mulai dari masa perbudakan bangsa2 Afrika hingga perbudakan bangsa Asia di masa penjajahan termasuk penjajahan Indonesia 350 tahun melalui penetrasi rute perdagangan dan kepentingan2 aristrokat ekonom keturunan Khazar yg juga banyak bermukim di Belanda namun tak semua Belanda adalah keturunan Khazar, hanya bangsa itu telah lama bercampur dengan bangsa2 di semua wilayah Eropa sehingga sulit di bedakan siapa bangsa Khazar kecuali kita benar2 mempelajari nama2 keturunan2nya. Sesuai janji Allah dalam Al Qur’an bahwa Yajuj Majuj di biarkan “bercampur baur” dengan manusia lain dan menyebar sehingga memang itulah yg akan menjadi “ujian keimanan” bagi semua manusia. Sistem Riba Bank yg di tentang negara2 Arab penganut Islam yg hingga saat ini terus dibombardir Fitnah2 Dajjal tentang Islam masih berlanjut. Apakah Anda semua tidak membaca apa yg terjadi di negri2 Arab saat ini dari yg terjelas Palestina hingga Irak, Libya, Suryah…????? Anda masih juga buta tidak melihat apa itu Yajuj Majuj dan perkara2 yg jelas2 terjadi disana??? Anda tidak tahu masa2 imperialisasi Kuno bangsa2 Asia di masa VOC, penjajahan Jepang di negri ini dan bagaimana bangsa China di perbudak bangsa Inggris ratusan tahun hingga terjadi Revolusi sosial di sana hingga menjadi Komunis????? Anda masih tidak melihat kerusakan sistem yg mereka bangun saat ini termasuk penipuan mereka di bidang Energi????? Anda masih buta tidak melihat sejarah2 masa lalu orang2 tua kita berperang dengan bambu runcing melawan siapa?????? Semua di gerakkan YAJUJ MAJUJ saudara2 ku!! Wahai saudaraku, bangunlah kalian semua!!! BAcalah!!! Bacalah!!! Jangan menjadi Buta sebelah mata kalian, karena memang Dajjal berkuasa atas berjuta2 brands2 di televisi anda saat ini menipu anda2 semua!!! MasyaAllah!!!

      oedi responded:
      September 21, 2013 pukul 3:13 pm

      Insya Allah saya sudah tahu….
      Terimakasih atas kunjungan, dukungan dan informasinya, semoga bermanfaat.. :)

    rahmatscout54 said:
    September 28, 2013 pukul 2:50 am

    Reblogged this on Berbagi Cerita.

    ananta said:
    Oktober 8, 2013 pukul 5:42 pm

    ijin repost yaa kaka. bagus banget tulisannya!!

      oedi responded:
      Oktober 9, 2013 pukul 3:26 am

      Oke silahkan… tapi tolong tetap disertakan sumbernya… :)

    hary said:
    Oktober 14, 2013 pukul 3:35 pm

    tak terbayangkan berapa banyaknya ya ya’juj ma’juj itu…..

    hary said:
    Oktober 14, 2013 pukul 3:52 pm

    kisah yg bagus dan panjang lebar, siiip gan

      oedi responded:
      Oktober 15, 2013 pukul 6:23 am

      Alhamdulillah jika demikian, terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    Muhamad Amin said:
    Oktober 28, 2013 pukul 3:29 pm

    Maha benar Alloh dengan segala firmanya..

      oedi responded:
      Oktober 29, 2013 pukul 5:34 am

      Semuanya hanya atas izin dan kehendak Allah SWT.
      Okey, terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    Setia Nugraha said:
    November 6, 2013 pukul 2:01 pm

    Hallo Mas Oedi,

    kita jg sempat diskusi ttg masalah ini dan nyampe ke blog sini, terima kasih atas info nya..
    Terus saya iseng google yajuj majuj dalam bahasa jerman, ada satu menarik yg saya temuin di sebuah museum jerman.
    ini linknya, sayangnya bahasa jerman: http://www.landschaftsmuseum.de/Seiten/Museen/Ebstorf-Gog_Magog.htm

    Tapi bisa diartiin pake google translate…. :D

    Yg menarik adalah peta ini sendiri http://www2.leuphana.de/ebskart/
    Peta yg di temukan pada taun 1300an http://en.wikipedia.org/wiki/Ebstorf_Map

    Di peta ini http://www.landschaftsmuseum.de/Bilder/Ebstorf/Ebstorf_Menschenfresser-2.jpg … yajuj majuj udah digambarkan, dan the great alexander menurut versi mereka yg membuat tembok nya, dan dekat dengan caspian sea http://en.wikipedia.org/wiki/Caspian_Sea

    Ini menurut cerita dan peta ini… Nah apakah ga ada peta yg versi islam yg seperti ini? pasti akan menarik nih….

    Msh penasaran… apakah bener temboknya udah di temukan dan yajuj majuj nya udah bebas? atau ghaib?

      oedi responded:
      November 8, 2013 pukul 6:00 am

      Hallo juga mas Setia. Iya sama2, terimakasih juga karena sudah mau berkunjung ke tulisan ini, semoga bermanfaat… :)
      Wah terimakasih mas untuk linknya, ini informasi baru buat saya dan perlu saya pelajari… tapi mungkin butuh waktu yg ekstra karena dalam bahasa Jerman dan perlu di translate dulu sih.. hehe.. :)
      Hmm.. dugaan saya sih sepertinya ada peta dalam versi Islam, karena sebagaimana yg saya sebutkan pada tulisan ini bahwa orang Islam terdahulu pernah berada dekat dengan tembok Ya`juj dan Ma`juj ini [menurut tulisan Al-Syarif Al-Idrisi dalam Nuzhat al-Musytaq]. Jadi otomatis ada dunk petanya, atau setidaknya peta perjalanan menuju lokasi tembok tersebut… tapi ya mau gimana lagi, tentu kita akan kesulitan menemukannya, terlebih dulu perpustakaan besar yang pernah ada di Bagdad dibakar habis oleh tentara Mongol – termasuk buku-bukunya, begitu pun banyak perpustakaan umat Islam yang di bakar oleh tentara Salib (Templar) pada saat perang salib terjadi, jadi sudah pasti banyak catatatan dan bukti sejarah yang hilang… Tapi semoga saja dugaan saya ini salah, dan peta atau sejarah lengkap dalam versi Islam tentang kaum ini masih ada dan terjaga rapi, meskipun kini belum terekspos secara luas..
      Hmm.. terlepas dari apapun itu, bahkan dari tulisan saya ini, saya meyakini – berdasarkan apa yang saya dapatkan saat ini – bahwa tembok Ya`juj dan Ma`juj ini belum ditemukan secara kasat mata, karena keadaannya sekarang masih di dimensi lain (alam gaib)… memang dugaan lokasi yang di jelaskan pada tulisan ini bisa benar adanya, tetapi bentuk kasar dari fisik bangunannya tidak, karena tembok ini masih berada di dimensi lain (alam gaib) begitu pun kedua kaum ini… Hal ini akan terus terjadi hingga batas waktu yang Allah SWT tentukan, yaitu menjelang Hari Kiamat nanti dan setelah kemunculan Imam Mahdi dan Nabi Isa AS di muka Bumi ini…

    BUDi.. said:
    Desember 1, 2013 pukul 1:06 am

    Ati2..

    Burhan SKVD said:
    Desember 31, 2013 pukul 6:04 pm

    Assalamu’alaikum. Nice Article. Bisa jadi Jenghis Khan dan keluarganya adalah keturunan dari salah satu orang-orang Ya’juj ma’juj yang sempat lolos saat pengepungan oleh Iskandar Zulqarnain atas permintaan orang-orang dari bangsa-bangsa yang mendiami tempat di antara dua buah gunung besar yang mereka tidak saling mengerti pembicaraan (seperti dalam QS. Al Kahfi:93). Satu keturunan dari sebagian kecil mereka saja sanggup memporak-porandakan banyak wilayah di muka bumi, bayangkan jika mereka tidak dikurung oleh Allah SWT melalui Dzulqarnain. Wallahu ‘Alam Bi Showab.

      oedi responded:
      Januari 1, 2014 pukul 5:59 am

      Wa`alaikumsalam.. Syukurlah jika begitu, terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)
      Bisa jadi, tetapi sebelumnya harus melewati banyak garis generasi, dan mungkin sudah ada pencampuran dg bangsa/kaum lainnya.. sehingga kemampuan mereka sedikit menurun bila di bandingkan nenek moyang mereka itu, karena mereka sampai dikabarkan oleh Al-Qur`an dan Hadits tentang besarnya kerusakan yg akan mereka timbulkan nanti..Ttetapi walau pun begitu, bangsa Monggol tetap pernah menjadi super power di zamannya (pernah memiliki kekaisaran yg 4 kali lebih besar dari kekaisaran Romawi), karena masih menurunkan sifat dan kemampuan nenk moyang mereka (kaum Ya`juj dan Ma`juj) itu.. Wallahu a`alam.. :)

    fathima alkenza said:
    Januari 18, 2014 pukul 3:49 pm

    Subhanalloh,keren banget mas.beberapa bln ylalu sy pnah ikut kajian tanda2 akhir zaman,mirip banget ceritanya.الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ akhirnya sy sdh mdpt gambaran lbh jelas tent yajuj dan majuj y sbelumny slalu sy pertanyakan.sy setuju juga tent tartar dan mongol,klo d gambarkan sosok Y+M,cz klo liat d film kolosal cina,itu kaum y garasak gurusuk,sangar dls.sptny sy mw mbc ulasan ylainny,jzkmllh khoir mas odie

      oedi responded:
      Januari 18, 2014 pukul 3:56 pm

      Alhamdulillah.. iya sama2 mbak Fathima, terimakasih juga atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)
      Wah silahkan lebih banyak lagi membaca dan mengkaji tulisan yang lainnya, bahkan kalau perlu melakukan riset langsung tentang bagaimana kaum ini… ini diperlukan, karena memang masih banyak sekali misteri yang tersembunyi tentang kehidupan kaum ini, baik yang dahulu di masa Iskandar Dzulkarnain maupun nanti di akhir zaman.. saya doakan mbaknya mendapat banyak kemudahan dan pencerahan… SEMANGAT :)

    Nur said:
    Februari 16, 2014 pukul 12:44 pm

    Bila baca artikel ni macam-macam perasaan yang timbul. Kagum dengan sejarah dulu dan bimbang pula tentang Ya’juj dan ma’juj. Ya Allah..seandainya muslim zaman sekarang sedar apa yang bakal terjadi suatu masa nanti. Semoga Allah sentiasa melindungi kita..Amin. From Malaysia :)

      oedi responded:
      Februari 24, 2014 pukul 7:16 am

      Oh ya? syukurlah jika demikian.. dan mengenai apa yg akan terjadi nanti – sebagaimana yg telah dijelaskan pada tulisan ini – maka sudah sepatutnya umat Islam mempersiapkan diri… terus memperbaiki diri dan mempertebal keimanan kepada Allah SWT…
      Aamiin ya Robb, semoga saja semakin banyak kaum Muslim yg sadar diri dan mau menyatukan barisan… karena Islam akan kembali bangkit dan memimpin dunia…
      Okey.. terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)
      Wa`alaikumsalam Malaysia.. :)

    Saepul said:
    Maret 4, 2014 pukul 10:15 am

    Bener ea makasih udh bagi informasi tentang ya’juj ma’juj

      oedi responded:
      Maret 5, 2014 pukul 5:59 am

      Iya mas sama deh, terimakasih juga atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    Bang Oyi said:
    Maret 20, 2014 pukul 6:09 am

    Reblogged this on Ayah33’s Blog and commented:
    Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj diakhir zaman dan letak geografis tembok yang menahan mereka.

    fian said:
    Mei 12, 2014 pukul 7:37 am

    Luar biasa… semoga dpat menjadi pelajaran

      oedi responded:
      Mei 15, 2014 pukul 7:36 am

      Aamiin ya Robb, semoga saja demikian… terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    fian said:
    Mei 12, 2014 pukul 7:39 am

    Oke

    Padang Paran said:
    Juli 1, 2014 pukul 6:59 am

    untuk mengetahui tembok yakjuj Makjuj itu, pertama kita perlu meneliti siapa sih bangsa yakjuj & Makjuj (gog magog) itu, dan dimana tempat tinggal mereka. setelah tahu itu, maka akan mudah menemukan tembok penghalang keluarnya Yakjuj Makjuj. oleh itu saya sarankan untuk baca buku
    “LIMA GELOMBANG KELUARNYA YAKJUJ MAKJUJ” tulisan Wisnu Sasongko (Muhammad Alexander) dan disambung pula buku beliau “ALEXANDER ADALAH ZULQARNAIN”. baca dulu resapi, kaji, simpulkan baru kemudian berkomentar.
    selamat mengkaji Quran di bulan Ramadhan.

    david adam said:
    Juli 19, 2014 pukul 8:39 am

    yajuj dan mamjuj itu keluar sebelum ada dajjal apa sudah dajjal muncul ? trus untuk imam mahdi itu duluan mana sama yajuj dan majuj muncul nya ?

      oedi responded:
      Agustus 6, 2014 pukul 8:55 am

      Yang saya pahami selama ini maka kaum Ya`juj dan Ma`juj ini akan keluar setelah dajjal… untuk Imamn Mahdi, maka beliau akan muncul sebelum kedua kaum ini, bahkan sebelum dajjal.. itu yg saya ketahui selama ini… wallahua`lam… :)

    nizar said:
    Agustus 5, 2014 pukul 7:50 pm

    sangat menarik dan cukup jelas gan. pas banget saya juga lagi mencari pencerahan soal yajuj wa majuj.
    setelah membaca ulasan di atas saya jadi ada pencerahan dan berkesimpulan
    ya juj wa majuj belum kluar saat ini berdasarkan dari Firman Allah yg berbunyi
    [18:98] Dzulkarnain berkata: “Ini (dinding) adalah
    rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji
    Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan
    janji Tuhanku itu adalah benar”.
    [18:99] Kami biarkan mereka di hari itu bercampur
    aduk antara satu dengan yang lain, kemudian ditiup
    lagi sangkakala, lalu Kami kumpulkan mereka itu
    semuanya”.
    di ayat itu tertulis secara jelas, “Kami biarkan mereka di hari itu bercampur aduk antara satu dengan yang lain”.
    yg berarti pada hari itu dinding di hancurkan pada hari itu juga yajuj wa majuj kluar dan pada hari itu juga yajuj wa majuj melakukan pemusnahan massal!
    Dalam hadis sahih juga menyatakan ya juj wa majuj akan melakukan pemusnahan masal setelah dajjal terbunuh oleh nabi Isa As.
    Saya rasa dari dalil dalil diatas sudah cukup kuat untuk saya meyakini bahwa saat ini yajuj wa majuj masih berada dalam sarangnya.
    Sedikit nasihat untuk para pencari hidayah, Bila kita sedang meneliti sesuatu yg berhubungan dengan agama islam jadikanlah Alqur’an dan hadis sebagai landasan utama agar kita tidak tersesat… terima kasih Wassalam.

    Cucu2Adam said:
    Agustus 8, 2014 pukul 7:33 pm

    cerita2 dunia:
    zulkarnian : hercules
    yajuj wa majuj : zombie.

    oleh karenanya kekuatan zulkarnain yg diberikan ALLAH tak dapat ditandingi oleh yajujwamajuj hingga berhasil mengurung mereka. gurauy cerita anak cucu adam xD

    dari beberapa tulisan, 1 yajujwamajuj melahirkan = 1000 orang yajujwamajuj. sehingga ketika merekka keluar nanti jumlahnya WAH…..xD
    mereka meminum semua air dunia, kemudian mendatangi seluruh bumi termasuk indonesia dan amerika = mati semua manusia karena tertulis yujujjwamjuj berkata : penduduk bumi telah kita kalahkan, selanjutnya penduduk langit.

    sehaus apa mereka hingga sungai/danau sampai kering ? apa perut mereka karet yg bisa melebar 10 meter minum air begitu banyaknya ? logika / manusia khusus ALLAH <<<,
    atau jumlah mereka yg tiada taranya ?

    1 manusia sekarang + pembatasan KB xD = ayah+ibu+2 orang anak = 4. x sekian-sekian = jumlah penduduk bumi sekarang.

    1 yajujwamajuj : ayah+ibu+1000 orang anak = 1002 xD dikali sekian-sekian mereka = tak diketahui xD

    dan penduduk bumi coba melawan tapi kalah jumlah termasuk pertanyaan di atas apakah senjata modern & nabi Isa tidak dapat melawan mereka ? jawaban saya berdasarkan hadits = kalah jumlah.

    ALLAHu 'alam akan semua hadits yg kita pelajari.

    ada 2 hadits yg saya baca berbeda
    1. tak 1 pun yg bisa memerangi mereka untuk yajujwamajuj ???
    2. 1 lagi untuk manusia yg di bawa Nabi Isa ???

    oleh karenanya manusia
    (oiy dimana kita ? mati dibunuh yajujwamjuj ? ato pergi jihad sekarang lawan yahudi saja xD) <<>>> tertulis yajujwamajuj meliputi dunia. dan bumi busuk = tak ada air dihabisin yajujwamajuj & manusia sedikit sekali & takaada air jadi tak bisa bersih2 + ketakutan = bumi busuk.

    ayo pikir 2 kali mau mati digigit zombie yajujwamajuj ato pergi jihad sekarang sempurnakan Islam xD?

    (Islam : tiangnya adalah sholat, banyak tersebar tentang iini, tapi apakah bangunan tanpa atap ?
    maka atapnya adalah jihad = sempurna bangunan = sempurnalah islam)

    normal akal manusia : pasti bersih2 kalo lingkungan tempat tinggalnya bau busuk. tapi air sungai kering semua. air laut = asin xD + jauh.

    oleh karenanya Nabi Isa dan Hamba ALLAH yg beriman yg dikepung yajujwamajuj dalam benteng pun berdo’a hingga ALLAH mengabulkan do’a itu dan matilah semua yajujwamajuj keesokan harinya.

    & orang2 bertanya bagaimana bisa kita berperang dengan pedang di zaman modern ini ? tentang Imam Mahdi VS dajjal.

    peluru udah abis semua buat bunuh yajujwamajuj yg jumlahnya wadaw :O :O :O xD,

    Opini+ cuma sekedar ikutan-ikutan tulis ini itu, jangan terlalu serius menanggapi xD
    semoga ALLAH mengampuni saya amin.

    tapi bagus juga kalo kisah ini kita filmkan : yajujwamajuj versi zombie. ketika bumi menjadi busuk dan kemanakah manusia yg biasanya bisa bersih ?

    Saed Maretan said:
    Agustus 9, 2014 pukul 9:40 am

    Wow .. INFO-nya JELAS n ga Bertele2.. Mudah2an Riwayat dan Hadits yg dimunculkan sampean itu benar dan Shoheh perawinya jelas.. Aamiin,,

    sayang Gambarnya krg jelas ya itu Letak Tembok Besinya yg sebelah mana brti y?

      oedi responded:
      Agustus 12, 2014 pukul 4:24 am

      Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)
      Maaf atas kekurangan ini, baru sebatas itu yang bisa saya share disini.. semoga nanti ada yg lebih baik lagi.. :)

    dhavi said:
    Agustus 9, 2014 pukul 11:03 am

    mas bukan nya mahkluk yajud dan majud itu mahkluk gaib ya dan itu beneran tembok yajud dan majud telah di temukan dan adakah dari sebagian mereka yg meneliti pernah melihat mereka walau hanya seklias mas ????

      oedi responded:
      Agustus 12, 2014 pukul 4:22 am

      Terimakasih atas kunjungan, dukungan dan komentarnya… moga bermanfaat.. :)
      Hmm… Sebatas yang saya ketahui mereka itu bukanlah makhluk gaib tetapi manusia kasat mata seperti kita, sama2 keturunan dari Nabi Adam AS, hanya saya sifat dan sikap mereka yang suka merusaknya yang gak ketulungan, yg akhirnya mereka itu di hukum oleh Tuhan dengan di kurung pada masa Nabi Dzulkarnain AS. Terus setahu saya juga nih bahwa tembok yg ditemukan itu masih dugaan tapi emang kemungkinan terbesar berada disana… belum ada yg benar2 pernah bertemu dengan mereka, karena kalau sudah ada yg pernah bertemu itu artinya kedua kaum tersebut sudah berhasil keluar dari kurungan tembok raksasa itu.. artinya seharusnya sekarang kedua kaum itu pun sudah melakukan kerusakan di seluruh dunia.. tapi nyatanya gak tuh.. itu setahu saya, gak tahulah apa ada info yang lainnya.. :)

    inspe al muntazhor said:
    November 25, 2014 pukul 7:09 am

    terima kasih, pernyataannya hampir mendekati logika saya, juga tekstual saya, namun jumlah ya’juj wa ma’juj di katakan melebihi jumlah kita, dengan alasan apa ya ? sedangkan kita saja semakin bertambah usia bumi, makin bertambah jumlah penduduknya, lalu selama ini mereka tinggal di mana ?? apakah di bumi yang sama dengan kita ?? – teka-teki

      oedi responded:
      November 29, 2014 pukul 3:55 am

      Terimakasih juga mas atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)
      Hmm.. Coba pikirkan apakah ada jaminan bahwa manusia ini akan terus bertambah atau justru akan berkurang drastis karena ada peristiwa besar, misalnya perang duni ke 3 (perang Nuklir) atau azab Tuhan yg akan memformat ulang isi Bumi ini atau yang lainnya.. Artinya, ketika ya`juj dan ma`juj itu keluar, maka pada saat ini jumlah manusia sudah tidak sebanyak ini lagi, dan semua itu bisa saja terjadi jika Tuhan menginginkannya, tidak ada yg tidak mungkin bagi-Nya. Lalu mengenai tempat tinggalnya, menurut yg saya fahami dan yakini, mereka itu sekarang tidak tinggal di alam nyata dunia, tetapi terkurung di salah satu dimensi di alam gaib sana. Jika sudah waktunya nanti, portal gaib yang menutupi mereka itu akan terbuka dan mereka pun akan muncul di alam nyata dunia ini untuk melakukan kerusakan..

    inspe al muntazhor said:
    November 25, 2014 pukul 7:26 am

    zAMAN Nabi Isa as, katanya ada seorang laki-laki yahudi di udak-udak Ya’juj wa Ma’juj, lalu Nabi Isa as berdo’a kepada Allah, dan ya’juj wa ma’juj pun mati seketika, bagaimana menurut pandangan Mas Oedhi ??

      oedi responded:
      November 29, 2014 pukul 3:59 am

      Hmm.. tentang hal ini saya belum pernah mendengarnya mas, jadi belum bisa memberikan komentar apa-apa. Maaf :)
      Tapi jujur setelah membaca info dari mas di atas saya tidak yakin bahwa peristiwa itu pernah terjadi, karena bertentangan dengan hadist yang menjelaskan tentang pertemuan Nabi Isa AS dengan kedua kaum terlaknat itu nanti…

    Fakih said:
    Desember 23, 2014 pukul 5:39 pm

    Ya’jut wa ma’jut manifestasi zionis israel, “Dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat-tempat yang tinggi” (ibarat rudal/smart bomb). “Mereka meminum air sampai kering…” (suhu tinggi menyebabkan air mendidih dan habis menguap). Maaf bila keliru dalam penafsiran, semoga bisa jadi bahan renungan yang bermanfaat untuk kita semua.

    saidramadhan said:
    Januari 5, 2015 pukul 1:25 am

    izin copas ya gan… buat di blog ane, tenang di cantumin sumbernya ko….

      oedi responded:
      Januari 5, 2015 pukul 5:45 am

      Oh silahkan saja… terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    Ihsan Felix said:
    Januari 6, 2015 pukul 6:16 am

    Pada Intinya kaum Ya’juj dan ma’juj akan muncul ketika hari kiamat akan tiba, dan Alloh mengutus Nabi ISA AS untuk membantu kaum muslimin dr kesesatan kaum ya’juj & ma’juj, oleh karena itu beliau diangkat oleh Allah SWT kedalam surga dlm keadan hidup dan digantikan oleh yudas eskariot yg menurut cerita di Salib dan disuruh berjalan diatas kawat berduri.
    Sedangkan tembok pemisah tersebut benar adanya, walaupun secara kasat mata atau penelitian ilmiah blm menemukan bukti yg nyata.
    Tidak semua kekuasaan Allah SWT dapat dilogika oleh otak manusia tp cukup dipahami sebagai bagian dari iman bahwa ini juga termasuk dari kekuasaan Illahi Robbi.

      ajengnove said:
      Januari 7, 2015 pukul 6:39 am

      Semoga saya menjadi lebih beriman lg …. 😭😭😭 Allah huakbar Allah maha besar

        oedi responded:
        Januari 13, 2015 pukul 8:31 am

        Amiiin… saya doakan mbaknya jadi orang yang shalehah…
        Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

      oedi responded:
      Januari 13, 2015 pukul 8:32 am

      Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat :)
      Saya setuju dengan masnya, semoga kita semua termasuk ke dalam barisan orang-orang yang beriman.. :)

    edy said:
    Januari 7, 2015 pukul 8:43 am

    jadi sebenarnya zulkarnaen ini membuat tembok fisik ataukah tembok gaib?
    atau tembok fisik yang digaibkan oleh Allah swt?
    terus pada masa kapan Allah swt mulai mengGaibkan tembok itu?

    kan pasti penduduknya atau kaum yang ada disitu pasti kaget…tembok fisik yang bisa dibilang mega konstruksi (setinggi gunung) menghilang….

    mohon pencerahan mas oedi

      oedi responded:
      Januari 13, 2015 pukul 8:48 am

      Hmm sebatas pemahaman saya, awalnya tembok tersebut dibangun di alam nyata dunia ini. Ia berwujud kasar alias nyata di atas Bumi ini, tetapi atas kehendak Tuhan pula maka tembok tersebut menghilang ke dimensi lain. Bangunan tersebut memang sudah hilang, namun secara lokasi masih tetap saja berada di tempat yg semula. Tembok itu hanya raib dari pandangan mata zahir manusia. Tujuannya adalah agar benar-benar terjaga oleh ruang dan waktu dunia nyata ini, bahkan oleh tangan jahil manusia yg memang selalu penasaran tanpa memikirkan dampak negatif dari perbuatannya… Karena waktu itu relatif, dan antara waktu dunia nyata ini sangat berbeda dengan waktu yg ada di dimensi lain, termasuk dimensi tempat kaum Ya`juj dan Ma`juj sekarang berada. Bisa jadi satu hari di dunia ini akan sebanding dengan 1 minggu di alam sama, atau justru sebaliknya, sehingga sesungguhnya kaum Ya`juj dan Ma`juj itu tidak terlalu lama menunggu tembok tersebut runtuh “dengan sendirinya”.. yang semua itu tentu dengan maksud tertentu dan perhitungan-Nya yang akurat.
      Siapapun pasti kaget mas, apalagi yang gak beriman. Gimana gak, wong ada tembok raksasa tiba-tiba hilang.. Lalu untuk kapan waktunya saya tidak tahu pasti mas, tetapi yang jelas sekian lama setelah kepergian Dzulkarnain.. tepatnya ribuan atau bahkan jutaan tahun silam..

        edy said:
        Januari 15, 2015 pukul 8:05 am

        kalo mmang tembok tiba2 hilang pasti ada salah satu ato salah dua ato bahkan salahtiga orang yang mencatatkannya dalam sejarah…seperti kehidupan zulkarnaen…
        zulkarnaen tidak akan terkisahkan luar biasa kalo tidak membangun tembok itu…

        tapi kenapa tembok besar (mungkin lebih besar dari tembok china) hilang misterius tidak tercatatkan kisahnya…..?

    symbiosis enters said:
    Januari 8, 2015 pukul 11:41 am

    jika memeng benar kaum ya’juj wa ma’juj jumlahnya satu banding seribu dari manusia maka sangat tidak masuk akal dalam jumlah sebanyak itu mereka di kurung dalam sebuah tembok yang ukuran temboknya melebihi jumlah mereka. bagaimana pula perputaran ekonomi mereka di balik tembok sana,karna mereka juga mahluk hidup dan berkembang biak lebih cepat dari kita pastinya mereka juga butuh makan n minum. bayangkan saja bagaimana tumbuhan bisa hidup di tempat yang tertutup rapat dan tidak ada sinar matahari, dari segi jumlah mereka yg banyak di pastikan tempat itu sangat berjubel jubel{tompok ondong}…mohon penjelasannya..trims.

      edy said:
      Januari 15, 2015 pukul 8:21 am

      mungkin sudah diatur mas oleh sang pencipta… jd kita tidak perlu memikirkanya lagi…hehehhee…

      mereka makan apa? mereka berkomunikasi dengan apa? gimana mereka menjalankan roda perekonomian??
      kita tidak usah pusing2 mikirin…hehehehehe

      yang jadi pertanyaan… jika kisah ini benar terjadi… gimna kita bisa membuktikannya dari jejak2 sejarah… toh bumi ini masih sama seperti saat kisah itu terjadi..
      juga dukungan tulisan kisah2 lain yang sedikit banyak berhubungan dengan kisah ini…

      jd tidak mengambang di pikiran kita… ini mitos ato sejarah..

      walahualam…

    edy said:
    Januari 16, 2015 pukul 9:06 am

    Hadits-hadits yang menerangakan bahwa Nabi Khidhir masih hidup adalah:

    Musnad Abu Usamah

    “Nabi Khidhir di samudra dan Nabi Ilyas di daratan, mereka bertemu tiap malam di samping tembok yang dibuat Dzul Qarnain.” ( Lihat Syawahid al-Haq hlm. 200 tentang 4 hadits yang dibawakan Ibnul Jauzi. )

    Al-Hafizh al-Munawi mengatakan bahwa hadits tentang ini dha‘if, akan tetapi menjadi kuat (hasan) karena banyaknya riwayat dengan lafazh yang berbeda-beda termasuk dalam al-Mustadrak. Dan kesimpulannya hadits-hadits di atas adalah hasan atau shahih bukan lagi dha‘if. (Faidh al-Qadir juz 3 hlm. 618-619.)

    aditya putra said:
    Januari 28, 2015 pukul 6:41 am

    keren bang

    abu tholhah said:
    Februari 4, 2015 pukul 1:57 am

    yajuj majuj adalah 2 kaum, ada yang tinggi dan ada yang pendek, kedua kaum itu sangat perkasa dalam bertarung.

    abu tholhah said:
    Februari 4, 2015 pukul 2:03 am

    ciri imam mahdi yang asli :
    1. Di baiat di dekat kakbah
    2. bernama muhammad bin abdullah
    3. setelah dibaiat bergerak ke palestina, disusul oleh dajjal, dan nabi isa, ketiganya akan bertemu dipalestina.
    4. akan ada pasukan yang menyerang imam mahdi setelah dibaiat, tetapi Allah akan menenggelamkan pasukan besar tersebut.
    5. imam mahdi muncul pada musim kemarau yang sangat panjang dimana danau tobariah telah mengering.

    edy said:
    Februari 4, 2015 pukul 5:06 am

    sumbernya dari mana bang abu? referensinya… ciri2 imam mahdi yg asli…

    abu tholhah said:
    Februari 4, 2015 pukul 5:31 am

    Kedatangnannya ditandai dengan munculnya tiga peristiwa yaitu (a) wafatnya seorang pemimpin sehingga menimbulkan kekacauan berkepanjangn setelah wafatnya pemimpin itu (b) terjadinya pembaiatan paksa seorang lelaki di depan Ka’bah dan (c) dibenamkannya ke dalam bumi suatu pasukan yang berangkat dari arah utara utuk menangkap Imam Mahdi dan orang-orang yang berbai’at dengannya itu. Sebagaimana disebutkan oleh Nabi dalam hadits sebagai berikut: ”Akan terjadi perselisihan (kekacauan) setelah wafatnya seorang pemimpin, maka keluarlah seorang lelaki dari ahli Madinah mencari perlindungan menuju ke Mekkah, lalu lelaki itu didatangi oleh sekumpulan manusia dari ahli Mekkah, maka mereka membai’at paksa lelaki itu di antara Rukun dan Maqom (Ibrahim) padahal ia tidak suka dengan hal itu, kemudian suatu pasukan diutus dari ahli Syam (untuk menangkap orang-orang yang berbai’at itu), maka mereka dibenamkan ke dalam bumi di suatu tempat bernama Al-Baida antara Mekkah dan Madinah.” (HR Abu Dawud)

    abu tholhah said:
    Februari 4, 2015 pukul 5:33 am

    Rasulullah bersabda “Andaikan dunia tinggal sehari sungguh Allah akan panjangkan hari tersebut sehingga diutus padanya seorang lelaki dari ahli baitku namanya serupa namaku dan nama ayahnya serupa nama ayahku. Ia akan penuhi bumi dengan kejujuran dan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kezaliman dan penganiayaan.” (HR abu Dawud 9435)

    abu tholhah said:
    Februari 4, 2015 pukul 5:35 am

    Akan terjadi perselisihan setelah wafatnya seorang pemimpin, maka keluarlah seorang lelaki dari penduduk Madinah mencari perlindungan ke Mekkah, lalu datanglah kepada lelaki ini beberapa orang dari penduduk Mekkah, lalu mereka membai’at Imam Mahdi secara paksa, maka ia dibai’at di antara Rukun dengan Maqam Ibrahim (di depan Ka’bah). Kemudian diutuslah sepasukan manusia dari penduduk Syam, maka mereka dibenamkan di sebuah daerah bernama Al-Baida yang berada di antara Mekkah dan Madinah.” (HR Abu Dawud 3737)

    abu tholhah said:
    Februari 4, 2015 pukul 5:35 am

    Pesan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, “Ketika kalian melihatnya (kehadiran Imam Mahdi), maka berbai’at-lah dengannya walaupun harus merangkak-rangkak di atas salju karena sesungguhnya dia adalah Khalifatullah Al-Mahdi.” (HR Abu Dawud 4074)

    abu tholhah said:
    Februari 4, 2015 pukul 5:44 am

    Karena dalam sebuah hadits panjang yang diriwayatkan oleh Imam Muslim terdapat kata “Danau Tiberias”. Dan hadits tersebut berkaitan erat dengan bakal keluarnya fitnah paling dahsyat sepanjang zaman, yaitu fitnah al-Masih Ad-Dajjal..!

    Hadits tersebut sangat panjang. Di dalam hadits tersebut dikisahkan bagaimana seorang pelaut Arab Nasrani bernama Tamim Ad-Dari bersama 30 orang awak kapalnya terdampar di sebuah pulau.

    Kemudian di dalam pulau itu ia berjumpa dengan seorang lelaki yang menurutnya digambarkan sebagai ”orang terbesar yang pernah kami lihat, paling kuat dan tangannya terbelenggu di leher, antara lutut dan mata kakinya terbelenggu besi”. Lalu terjadi dialog antara Tamim Ad-Dari dengan lelaki misterius yang ternyata adalah Al-Masih Ad-Dajjal. Dialog tersebut sebagai berikut:

    Ia berkata: Beritahukan padaku tentang kurma Baisan. Kami bertanya: Tentang apanya yang kau tanyakan? Ia berkata: Aku bertanya pada kalian tentang kurmanya, apakah sudah berbuah? Kami menjawab: Ya. Ia berkata: Ingat, ia hampir tidak membuahkan lagi. Ia berkata: Beritahukan padaku tentang danau Thabari (Tiberias). Kami bertanya: Tentang apanya yang kau tanyakan? Ia menjawab: Apakah ada airnya? Mereka menjawab: Airnya banyak. Ia berkata: Ingat, airnya hampir akan habis.
    Ia berkata: Beritahukan padaku tentang mata air Zughar. Mereka bertanya: Tentang apanya yang kau tanyakan? Ia berkata: Apakah disana ada airnya dan apakah penduduknya bercocok tanam dengan air itu? Kami menjawab: Ya, airnya banyak dan penduduknya bercocok tanam dengan air itu. Ia berkata: Beritahukan padaku tentang Nabi orang-orang buta huruf, bagaimana keadaannya? Mereka menjawab: Ia telah muncul dari Makkah dan tinggal di Yatsrib. Ia bertanya: Apakah orang-orang arab memeranginya? Kami menjawab: Ya. Ia bertanya: Apa yang mereka lakukan terhadapnya? Lalu kami memberitahunya bahwa beliau menang atas bangsa arab di sebelahnya dan mereka menaatinya.
    Ia bertanya pada mereka: Itu sudah terjadi? Kami menjawab: Ya. Ia berkata: Ingat, sesungguhnya itu baik bagi mereka untuk menaatinya. Aku akan beritahukan pada kalian siapa aku. Aku adalah Al Masih (Ad-Dajjal) dan aku sudah hampir diizinkan untuk keluar lalu aku akan keluar.” (HR MUSLIM – 5235)

    abu tholhah said:
    Februari 4, 2015 pukul 5:46 am

    ^=^

    edy said:
    Februari 5, 2015 pukul 4:10 am

    selain dari hadits?

    Abu tholhah said:
    Februari 6, 2015 pukul 1:02 am

    Hadist shohih sudah cukup bro, yang penting bagaimana kesiapan kita untuk menghadapinya. Wallahu musta’an

    Joe Bastion said:
    Maret 1, 2015 pukul 7:50 am

    “6. Perkiraan lokasi tembok Ya`juj dan Ma`juj berada
    Apa pun tentang keberadaan dinding penutup tersebut, ia memang terbukti ada sampai sekarang di Azerbaijan dan Armenia. Tepatnya ada di pegunungan yang sangat tinggi dan sangat keras (pegunungan Kaukasus). Ia berdiri tegak seolah-olah diapit oleh dua buah tembok yang sangat tinggi. Tempat itu tercantum pada peta-peta Islam maupun Rusia, terletak di republik Georgia.” ———————————> apa ngga ada lagi di zaman sekarang yg berminat ke Goergia – Azerbaijan untuk menelitinya ? Perahu Nabi Nuh aja banyak yang meneliti di jaman sekarang.

      oedi responded:
      Maret 3, 2015 pukul 4:10 pm

      Mas mungkin? silahkan… hehehe… :)
      Saya sih mau saja, pengen banget malah… tapi ya biayanya gak punya… ngarep dari pemerintah kita kayanya mustahil, wong untuk meng-askavasi situs piramida di Jawa Barat saja seret banget dananya…
      Oke, terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    imam racharjo said:
    Maret 4, 2015 pukul 4:19 am

    Alhamdulillah, sangat bermanfaat ilmunya. Terimakasih, min.

      oedi responded:
      Maret 4, 2015 pukul 5:06 am

      Okey.. sama2 mas Imam, terimakasih juga atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

    abby said:
    Mei 10, 2015 pukul 1:30 pm

    thx utk ilmunya.. bikin jadi lebih ingat mati.. Dajjal, Nabi Isa A.S, Imam Mahdi, yajujj dan majujj serta tanda hari akhir lainnya itu pasti(janji Allah S.W.T). Amalan dihidup kita saja yg belum pasti.

      oedi responded:
      Mei 12, 2015 pukul 7:23 am

      Iya sama2, terimakasih juga atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)
      Mari kita sama2 sering mengingat amal perbuatan, bahkan kematian yang selalu mengintai.. karena ada kehidupan yang abadi setelah mati.

    Hamba Allah said:
    Juni 6, 2015 pukul 4:49 pm

    Salam. Sy from malaysia. Sy tertarik dengan tulisan saudara. Ada persamaan dgn yg diceritakn ustaz fawwaz di youtube. Saudara boleh tgk di youtube. Taip ustaz fawwaz mat jan- bongkar yakjud makjud

      oedi responded:
      Juni 8, 2015 pukul 9:45 am

      Salam kembali.. terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)
      Hmm.. kalau ada kesamaan, itu sangat wajar karena banyak orang yang mengkaji masalah ini dengan sudut pandang yang sama… terimakasih atas infonya, Insya Allah nanti akan saya liat di youtube.. :)

    aji said:
    Juni 14, 2015 pukul 7:24 pm

    Tulisan yg sangat relevan diakhir jaman ini.
    Ada hal yg sulit saya fahami mengenai Ya’juj Ma’juj. Hadits2 memang menyebutkan mereka akan dikeluarkan setelah nabi Isa turun lagi. Tapi kalau lihat surat Al-Anbiya 95-96 maka kita akan berkeyakinan bahwa mereka sudah dilepas karena kenyataannya orang2 yahudi sudah kembali ke Yerusalem sejak 1917.
    Bagaimanakah pendapat anda mengenai hal ini , padahal Quran adalah sumber hukum tertinggi ?

      oedi responded:
      Juni 20, 2015 pukul 4:31 am

      Terimakasih atas kunjungan, semoga bermanfaat.. :)
      Hmm menurut saya, apa yang dijelaskan di dalam Al-Qur`an surat Al-Anbiya ayat 95-96 itu jelas sejurus dengan apa yang telah di sampaikan dalam Hadits2 tentang kemunculan kaum ini, dan sebagai pribadi saya tetap menyakini bahwa sampai kini kaum ini belum di keluarkan, karena memang belum waktunya.. Karena pada ayat ke 95 yang artinya: “Sungguh tidak mungkin atas (penduduk) suatu negeri yang telah Kami binasakan, bahwa mereka tidak akan kembali (kepada Kami)”, maka ayat ini telah menjelaskan tentang kebenaran bahwa setiap kaum, khususnya yang telah menerima azab Tuhan pasti akan kembali kepada-Nya, karena di akherat nanti ia pun harus mempertanggungjawabkan semua perbuatannya di dunia ini. Jadi ayat ini tidak serta merta khusus ditujukan untuk kaum Ya`juj dan Ma`juj saja, tapi untuk semua manusia.. Terlebih kaum Ya`juj dan Ma`juj itu tidak dibinasakan, sebagaimana kaum2 Nabi terdahulu (kaum Sadum, Aad, tsamud, dll) yang diazab hingga musnah dari muka bumi, karena kaum ini masih ada dan sebenarnya di kurung di suatu tempat – sebagai hukuman atas kesalahan mereka dulu – di alam gaib sampai Allah menghendaki mereka keluar/terbebas lagi, sebagai ketentuan dari Takdir-Nya sejak awal… Sedangkan pada ayat ke 96 yang artinya: “Hingga apabila dibukakan (tembok) Yakjuj dan Makjuj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi” ini jelas sama maksudnya dengan hadits2 pada tulisan ini. Dimana pada waktunya nanti, setelah turunya Nabi Isa AS dan keluarnya dajjal, maka barulah kaum Ya`juj dan Ma`juj ini akan keluar dan membuat kerusakan yang parah di muka bumi.
      Begitu menurut saya, maaf kalau kurang sreg, maklumlah saya ini masih belajar…
      Sedangkan bila menurut Anda orang2 yahudi sekarang ini adalah mereka, menurut saya tidak sebanding dengan kaum Ya`juj dan Ma`juj ini, baik dalam kemampuan fisik dan nonfisiknya.. begitu juga dengan kebengisan atau kejahatan yang mereka lakukan, maka karena kaum Ya`juj dan Ma`juj ini sifatnya nanti akan melebihi kaum yahudi sekarang, karena mereka akan sangat merusak dan menjadi ancaman seluruh penduduk dunia, bukan satu kaum, agama atau satu negara saja.. Itulah mengapa tentang sifat dan sikap mereka ini sampai perlu dijelaskan oleh Rasulullah dalam sebuah Hadits, seperti pentingnya penjelasan tentang kemunculan Dajjal..
      Menurut saya, kaum Yahudi yang ada kini, khususnya yang di tanah Palestina-Yerusalem sekarang – sekejam dan seserakah apapun mereka – tidak setara dengan “kejahatan” yang dikabarkan dalam sabda Rasulullah SAW ttg kaum Ya`juj dan Ma`juj, karena orang yahudi masih tidak jauh berbeda dengan bangsa2 lain pada umumnya, baik dalam tindak tanduk, kejahatan dan kerakusannya, alias masih gak jauh di atas standar dan belum dalam tahap yang sangat luarbiasa, sebagaimana yang digambarkan tentang kejahatan yang akan dilakukan oleh kaum Ya`juj dan Ma`juj nanti, sebagaimana yang telah diterangkan dalam Hadits riwayat Ahmad, Ibn Majah, Ibn Hiban dan Hakim dari Abu Sa’id RA di atas.

        aji said:
        Juni 27, 2015 pukul 2:34 pm

        Saya hanya seorang engineer, makanya sulit memahami ayat2 Mutasyabihat seperti alAnbiya 95-96 , apalagi saya tidak punya basic ilmu agama dan bahasa arab . Yg paling menyedihkan, saya belum menemukan tafsir2 yg menjelaskan gamblang dan memuaskan ayat2 seperti itu padahal kita sudah diakhir zaman.
        Maaf tapi saya kurang sreg pakai terjemahan dari departemen Agama, karena sering menemukan terjemahan yg melenceng dibanding yg saya temukan diberbagai bahasa lain.Seperti di ayat itu kata “Haram” diterjemahkan “tidak mungkin” Contoh simpelnya babi adalah “haram” nanti artinya jadi babi tidak mungkin dimakan ? Kalau terjemahan dibahasa2 lain (Inggris) semuanya mengartikan “dilarang”, sehingga terjemahan yg masuk akal adalah :

        “Dan ada larangan pada sebuah negeri yang telah Kami hancurkan, bahwa mereka (penduduk negeri itu) tidak akan kembali hingga dibukakan (dinding) Ya‟juj dan Ma‟juj dan mereka turun berkerumun dengan cepat dari setiap ketinggian (atau menyebar ke segala arah).”
        (al-Qur‟an, al-Anbiyah, 21: 95-96)

        Sejarah menunjukkan bangsa Yahudilah yg telah diusir Allah dari Jerusalem kedua kalinya pada zaman nabi Isa dengan didatangkannya pasukan Romawi 2000 tahun lalu dan mereka kebanyakan mengungsi ke eropa karena membunuh 3 nabi yaitu Zakaria, Yahya dan Isa. Dan hanya Isa diselamatkan Allah.
        Pada ayat tersebut tentu saja Ya’juj dan Ma’juj jelas bukan orang Yahudi itu. Tapi mereka akan dilepas bersamaan kembalinya orang2 Yahudi keYerusalem (Israel). Kalau diartikan mereka “dilarang kembali kepada kami (Allah)” maka jadi semakin membingungkan memang selama ini mereka dimana?. Sedangkan pada peristiwa dilepasnya Yajuj Majuj itu dunia masih ada (belum kiamat) koq orang Yahudi sudah duluan diakhirat ???

        Pada kenyataannya orang2 Yahudi palsulah (orang Khazar) yg berasal dari pegunungan Kaukasus yg mengaku sebagai Yahudi dan membuat gerakan zionime pada abad 19 (1871) dan kembali ke Jerusalem pada 1917 dan mendirikan negara Israel pada 1948. Silahkan pelajari siapakah bangsa Khazar (Ashkenazi) yg bermuka datar seperti perisai dan mendompleng sebagai bangsa Yahudi dan menguasai Israel saat ini. Sekedar gambaran 80 orang diantara mereka diyakini mempunyai kekayaan melebihi total kekayaan seluruh manusia didunia, mereka juga menududuki 80% kursi anggota senat Amerika, mereka juga menguasai parlemen di Jerman, Inggris dan Perancis. Mereka yg menyelenggarakan perang dunia 1 dan 2 dan sudah lama merencanakan perang dunia 3 dengan sasaran besarnya pemerintahan tunggal dunia yg berpusat di Israel. Sebelum itu mereka harus melemahkan seluruh kekuatan Negara Islam disekitar Teluk Arab dan Afrika dengan mengadu domba antara kelompok Islam disana atau diserang langsung seperti Iraq, Libya dsb. Mereka juga yg mendanai, membentuk dan mempersenjatai puluhan kelompok2 bersenjata di Timur tengah dan Afrika seperti Alqaida, ALshabab dan ISIS. Ini bukan pendapat saya tapi beberapa pejabat AS sendiri, seperti Wapres AS berikut :

        Dan seorang Jendral AS membocorkan bahwa pada 2001 dia mendapat perintah menghancurkan 7 negara Islam dalam lima tahun. Dimulai dari Iraq,Syria,Lebanon, Libiya,Somalia ,sudan,Lebanon dan terakhir nanti Iran.

        Jadi kurang dahsyat gimanakah yg mereka rencanakan dan lakukan terhadap dunia Islam???

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s