Humor dan Goyonan Pelepas Penat

Tidaklah sempurna hidup ini jika selama menjalani rutinitas sehari-hari senantiasa berkutat pada keseriusan dan jiwa yang tegang. Suatu ketika menjadi keharusan bagi diri untuk sekedar bersantai dan melakukan refreshing untuk melepas penat. Nah, salah satu caranya adalah membaca cerita humor dan guyonan sederhana, tapi diyakini bisa membuatmu terseyum lepas tanpa beban.

Berikut saya berikan beberapa guyonan itu. Diantaranya:

1. Perang dunia ketiga yang luar biasa
Terjadilah perang dunia yang diramalkan. Saat itu ada kekuatan yang saling serang diantaranya: Amerika, Inggris, Rusia dan tak ketinggalan Indonesia. Karena negara Rusia beraliran komunis maka mereka menjadi target utama penyerangan. Pertama Amerika mencoba menyerang dengan kecanggihan pesawat F-22 dan F-35 nya, namun segera saja di tangkis oleh rudal dan roket anti pesawat oleh Rusia dengan teguh tak bergeming. Begitupun yang di alami oleh pasukan Inggris yang bahkan lebih miris menerima serangan balik dari roket, rudal dan pesawat Sukhoi PAK-FA milik Rusia.

Namun lain halnya ketika Indonesia mencoba menyerang dengan kekuatan udara penuh. Ketika para pasukan tempur Rusia telah siap melancarkan serangan ketika pesawat-pesawat Indonesia memasuki wilayah udara mereka, dengan lantang komanda pasukan Rusia memerintahkan semua pasukan untuk tidak menyerang pesawat-pesawat Indonesia. Semua yang ada menjadi terperangah penuh tanda tanya. Apakah komandan mereka ketakutan hingga mengabaikan sikap kesatria yang tidak akan menyerah sebelum berjuang hingga titik darah penghabisan?

Melihat kebingungan itu, sang komandan dengan tersenyum berkata: “Sudah… biarkan saja pesawat-pesawat itu memasuki wilayah udara kita. Kita tidak perlu menyerang mereka, toh nanti pesawat-pesawat itu akan jatuh sendiri”. Mendapat penjelasan itu, semua yang ada tertawa sambil geleng-geleng kepala.

2. Antrian para pemimpin di akherat
Ketika di akherat nanti, terdapatlah sebuah peristiwa yang unik. Karena merasa berasal dari negara yang besar dan berkuasa, presiden Amerika yang memenangkan perang dunia kedua  itu yaitu Winston Churchill tidak sabaran. Itu terjadi karena antrian untuk masuk pintu gerbang terlalu padat dan panjang.

Dengan sikap angkuh ia merangsek ke depan dengan sedikit berdumel. Suatu ketika seorang berbicara padanya, “Kenapa anda mencoba merangsek ke depan dengan percaya diri?”. Mendapat pertanyaan itu dan karena merasa pernah memiliki kekuasaan yang besar ia dengan sombongnya berkata: “Ya karena saya memang layak untuk di dahulukan” setelah itu ia lantas terus merangsek ke depan.

Beberapa langkah berikutnya, sikapnya itu diketahui oleh seorang malaikat pengawas. Ia berkata; “Hai Churchill, mengapa kau bersikap demikian? kau tidak layak melakukannya,  nanti kau akan menyesal” Sebenarnya ia gentar sekali setelah mendapat teguran dari sang malaikat, namun karena sifatnya yang sangat berani dan masa bodoh, ia tidak mempedulikannya. Ia terus saja mencoba merangsek kedepan.

Singkat cerita, kali ini ia benar-benar ciut nyalinya, karena saat ia melihat lebih jauh ke depan ternyata di depannya ada beberapa pemimpin besar di zamannya, seperti Namrud, Fir`aun, Alexsander, Julius Caesar, Jenggis Khan, Napoleon, Washington, dll. Mengetahui itu, dia segera urung untuk terus merangsek kedepan. Ia segera sadar dan merasa malu dengan keterbatasannya sendiri dan akhirnya ikut antri seperti sedia kala.

Cukup lama hal itu terjadi namun tiba-tiba suasana sedikit hening, bahkan malaikat yang tadi garang menegur dan menganjurkan semua yang hadir  untuk diam. Churchill mencari-cari, tak lama ia melihat sosok yang baru datang namun orang itu bisa langsung menghadap malaikat pengecek di pintu gerbang dan melewati semua yang telah mengantri dari tadi.

Merasa penasaran, maka Churchill pun bertanya pada sang malaikat. katanya: “Kenapa semua menjadi diam? apa yang tengah terjadi dan mengapa orang itu enak saja melenggang hingga sampai di hadapan malaikat pintu gerbang tanpa harus mengantri?”. Dijawab oleh malaikat; “Suuut… diam, jangan salah… itu adalah presiden Suharto, makanya ia tidak perlu mengantri seperti kalian”

3. Tidak selamanya selingkuh itu indah
Ada sepasang suami istri yang awal-awal kehidupannya selalu bahagia. Mereka tidak pernah cekcok ataupun bertengkar. Rumah tangga mereka selalu aman saja dan berjalan sesuai dengan apa yang setiap orang inginkan. Namun, suatu ketika sang suami dapat menangkap gelagat mencurigakan dari istrinya. Itu terjadi karena sang istri beberapa hari terakhir sering berdandan tidak seperti biasanya.

Singkat cerita, suatu sore ia pulang ke rumah lebih awal dan mendapati istrinya tergopoh-gopoh dan gugup menemuinya. Dan saat melihat istrinya yang berpakaian agak acak-acakan ia tidak lagi bisa menahan amarahnya. Apalagi saat itu tiba-tiba ada seorang lelaki yang cukup muda dan tampan berada di dekat rumahnya. Karena tak lagi bisa menahan emosinya, seketika ia meraih kulkas yang ada di sampingnya dan melemparkan kepada lelaki tadi. Seketika lelaki ia tewas bersimbah darah. Lalu karena perbuatannya itu, sang suami segera ditangkap dan di tuntut dengan berat. Ia bahkan dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan dan tak lama kemudian eksekusi pun dilaksanakan.

Ketika di akherat, sang suami bertemu dengan seseorang lalu bertanya bagaimana ia meninggal. Di jawab olehnya; “Aku tewas karena tiba-tiba ada sebuah kulkas yang menimpaku. Aku tak bisa menghindar karena ia datang secara tiba-tiba. Akibatnya aku tewas mengenaskan bersimbah darah. Dan hingga kini aku tidak tahu siapa yang membunuhku dengan kulkas itu dan kenapa?”

Mendapatkan jawaban itu sang suami teringat perilakunya dulu namun ia tidak ambil peduli. Tak lama kemudian ia berjumpa dengan seseorang yang lain dan sebenarnya sejak tadi ada disampingnya dan juga mendengarkan pembicaraan mereka. Ia pun bertanya pada pria itu: “Lalu, bagaimana ceritanya kau bisa meninggal?” dijawab dengan singkat oleh pria itu: “Akulah orang yang berada di dalam kulkas itu”

Mendapat jawaban itu, sang suami tersentak kaget, ternyata ia salah mengira dan membunuh orang. Pria yang dibunuhnya dengan kulkas adalah tetangga yang hendak meminjam gunting rumput. Sedangkan yang sebenarnya selingkuh dengan istrinya ternyata berada di dalam kulkas.

***

Demikianlah sedikitnya cerita humor yang dapat saya berikan. Semoga dengannya bisa sedikit menghibur Anda sekalian. Karena apalah arti hidup ini tanpa hiburan yang dapat menghibur.

Yogyakarta, 10 Nopember 2010
Mashudi Antoro (Oedi`)

Iklan

13 thoughts on “Humor dan Goyonan Pelepas Penat

  1. hahahaha,,,cerita lucu namun penuh pesan bijak,,,
    makasih banyak liknnya kali ini oedi, bener2 buat mata melek, saat kantuk mulai mengganggu rutinitas malam’q…
    (mari berdoa bareng, semoga kita semua slalu diberi kemuliaan olehNYA, amiiiiin,,, 🙂 )

    1. hehe… makasih kembali atas dukungannya, syukurlah bisa buat tersenyum… semoga tetap memberikan manfaat.
      Amiiin… semoga kita senantiasa dalam lindungan dan ridha-Nya.

    1. makasih put atas kunjungannya…
      wey kok lemot, terlalu banyak mikir yg berat-berat n serius trus sih… hehe….
      cerita yg pertama itu intinya ada pada bagian: “sang komandan dengan tersenyum berkata: “Sudah… biarkan saja pesawat-pesawat itu memasuki wilayah udara kita. Kita tidak perlu menyerang mereka, toh nanti pesawat-pesawat itu akan jatuh sendiri”.
      itu adalah sindiran pada negara kita yg sistem Alutsista nya sudah tua, tidak layak pakai, akibatnya sering terjadi kecelakaan pesawat TNI, dll. Seperti yg terjadi beberapa wkt yg lalu…
      chayooo juga ya…

    1. hehe…. makasih Dik untuk kunjungannya lagi,
      ya kritis kan gak harus sangar dan dalam bentuk kekerasan? bisa juga dengan cara humor seperti ini….

    1. Itu mbaknya yg tidak suka, kalau saya dan yg lainnya suka gmana?? wong inikan cuma guyonan… cobalah utk tidak mempersempit pemikiran dalam kekritisan yang keliru tempatnya…
      Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya… maaf bila tidak berkenan.. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s