Jubah Menghilang Buatan Para Ilmuwan

Posted on

Memiliki jubah yang bisa membuat pemakainya tidak terlihat seperti penyihir Harry Potter bukan sekedar mimpi di siang bolong. Ilmuwan di Boston University, Amerika Serikat, berada dalam tahap pengembangan untuk menciptakan jubah limunan atau membuat pemakainya tak terlihat terbuat dari sutra dan dibaluri emas. Penelitian ini dimuat dalam edisi terbaru Jurnal Advance Materials.

Istilah teknis bahan siluman adalah metamaterial. Bahan ini tidak terlihat oleh cahaya, namun hanya berinteraksi dalam gelombang terahertz jarak panjang. Terahertz adalah wilayah spektrum elektromagnetik antara gelombang radio dan sinar infra merah.

“Sutra adalah metamaterial yang unik karena kemampuannya bersinggungan dengan tubuh manusia,” ujar Fiorenzo Omenetto, peneliti dari Tufts University. Dia bersama rekan-rekannya di Universitas Boston berhasil menciptakan perintis metamaterial berbahan sutra, dengan ukuran satu centimeter persegi. Di bahan yang cuma secuil itu, mereka memasang 10 ribu resonator emas.

Walaupun sekarang bahan itu baru mampu berfungsi sebagai material tembus pandang di gelombang terahertz jarak panjang, peneliti bisa mengembangkan sutra itu jadi bahan kasat mata dalam jarak pandangan mata normal.

“Penelitian sutra ini menarik,” kata Douglas Werner, peneliti metamaterial di Pennsylvania State University. Menurutnya, banyak ilmuwan mencoba mencari bahan metamaterial yang bisa dipakai di tubuh manusia. “Ternyata sutra jadi kandidat unggul,” ujarnya.

Menurut Omenetto, penelitian ini tidak berfokus menciptakan jubah yang bisa membuat pemakainya menghilang, seperti di film Harry Potter atau Star Trek. “Tapi itu memang jadi aplikasi potensialnya,” katanya.

Penelitian lebih bertujuan aplikasi di bidang pengobatan, yaitu pendeteksi kadar gula bagi penderita diabetes. Guna lain adalah memungkinkan dokter dan radiologis memeriksa organ dalam lewat pandangan tembus pandang sutra ini. “Sehingga bisa melihat organ dan jaringan yang berada di sudut tersembunyi,” kata Omenetto.tml

Sumber: TEMPO Interaktif, http://www.tempointeraktif.com/hg/sains/2010/08/13/brk,20100813-270960,id.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s