Langkah-langkah (terobosan) Iblis pada Anak Manusia

Posted on

“Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma’siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya. Kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis[1] di antara mereka”. (QS. Al-Hijr [15] ayat 30-40).
[1]Yang dimaksud dengan mukhlis ialah orang-orang yang telah diberi taufiq untuk mentaati segala petunjuk dan perintah Allah s.w.t.

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa iblis dan syaitan adalah musuh yang nyata bagi setiap diri anak manusia, dia sangat pintar dalam memutar balikkan fakta dan keadaan, syariat dan apa saja yang membuat manusia menjadi tersesat. Namun seiring itu pula mereka juga lemah, lemah terhadap manusia yang memiliki kadar keimanan yang tinggi. Bahkan banyak diantara mereka (iblis, syaitan) hanya bisa menangis karena apa yang mereka usahakan (menggoda) manusia menjadi sia-sia dan tidak berarti. Dan iblis juga syaitan akan lebih takut lagi kepada manusia yang tidak hanya beriman tetapi juga memiliki kadar keilmuan yang tinggi.

Para iblis dan syaitan memang akan sering mengalami kekalahan sehingga mereka selalu melakukan terobosan-terobosan yang baru untuk bisa menyesatkan umat manusia. Mereka dengan segala daya dan upaya akan dengan sunguh-sungguh menggoda umat manusia hingga mereka bisa masuk kedalam neraka bersamanya. Dalam kitab “Tanbihul Kobilin” disebutkan beberapa terobosan iblis dalam upaya menyesatkan umat manusia, diantaranya sebagai berikut:
1. Sikap menghasut, dengki, kikir, sombong, riya`, dan tamak.
2. Sikap rakus atau serakah, prasangka buruk (suudzon), rasa ujub (bangga terhadap amalan sendiri).
3. Sikap santai, lalai sehingga melupakan nikmat yang telah Allah berikan.
4. Sikap mengucilkan lawan dan merasa senang bila melihat lawan dapat terkalahkan.

Semuanya itu adalah sifat-sifat yang akan selalu didekati oleh iblis dan syaitan karena sifat tersebut merupakan sifat yang sangat mudah diterobosi (madzmumah) dalam upaya menyesatkan seorang manusia.

Selain daripada itu imam Al-Ghozali juga telah menerangkan beberapa buah pintu yang menjadi jalan masuk oleh iblis dalam menyesatkan diri seorang anak manusia, diantaranya:
1. Ketika manusia sedang dalam amarah. Dalam hadist shahih dikatakan bahwa “marah itu merupakan percikan dari api neraka yang dapat diredakan dengan jalan berwudhu”.
2. Pintu syahwat atau nafsu.
3. Ketika manusia sedang kenyang dari makanan. Hal ini juga disebutkan dalam kitab Ihhiya (bahaya makanan). Disana disebutkan bahwa bahaya makanan (bila kekeyangan) adalah seorang manusia akan dapat menghilangkan rasa belas kasihan kepada orang lain, melalaikan untuk mengingat Allah, hilangnya kehalusan jiwa, mendatangkan penyakit dan lain sebagainya.

Maka dari itu wahai saudaraku sekalian, sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna ini, marilah mulai dari sekarang kita berusaha untuk memenuhinya. Meskipun iblis dan syaitan telah menggunakan terobosan-terobosan itu akan tetapi semuanya masih bisa dihindari dengan cara meluruskan tauhid yang ada pada diri. Tauhid kepada Allah dan Rasul-Nya Muhammad Saw secara murni hingga akhir hayat nanti. Terus bertawakal dan beriman, bersifat sabar dan ikhlas serta senantiasa memohon ampunan dan perlindungan dari Allah Yang Maha Agung. Berpaling dari kebodohan dan menolak semua bentuk kemungkaran dan keburukan.

Satu hal lagi ingatlah!! bahwa dari penjelasan diatas maka ada satu yang paling ampuh bagi kita dalam upaya melawan godaan iblis dan syaitan yaitu dengan sifat ikhlas hanya kepada Allah, mengapa demikian? Itu karena telah diakui sendiri oleh iblis dan syaitan dengan berkata “….pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya. Kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka” sebagaimana sitiran surat Al-Hijr [15] ayat 39-40. Dari ayat tersebut sangat jelas iblis dan syaitan akan senantiasa menyesatkan umat manusia kecuali mereka yang berjiwa mukhlis dan berhati ikhlas kepada Allah. Karena bagi iblis dan syaitan ketika mendekati orang semacam itu maka akan sama ibaratnya dengan mendekati api yang panas, bila semakin didekati maka akan semakin panas dan terbakar sehingga hanya akan membawa kerugian saja.

Sesungguhnya iblis dan syaitan tidak dapat menggoda mereka yang berhati ikhlas kepada Allah. Karena mereka pada dasarnya telah ridha dan patuh kepada semua perintah dan aturan dari Allah dengan tidak berkeluh kesah. Selalu meluruskan niat dan usaha demi mengamalkan kebajikan hanya karena Allah semata. Mereka akan menjauh dari sifat durhaka dan maksiat kepada Allah karena telah tau mudharat yang menanti. Sehingga apapun yang dilakukan akan senantiasa berlandaskan pada kepatuhan dan pasrah hanya dikehadirat Allah Swt.

Saudaraku tercinta, setelah menyimak dari uraian diatas maka mari dari sekarang kita luruskan dan perbaiki kembali kesalahan yang pernah dilakukan, sebagai upaya mendapatkan cinta dan ridha dari Allah Swt, Tuhan Yang Maha Pengasih.

Semoga kita senantiasa mendapat rahmat dan hidayah yang hanya berasal dari Allah Swt dan menjalankannya di dalam kehidupan sehari-hari. Amin

Jgy, 10 mei 2009
Mashudi Antoro (Oedi`)

2 thoughts on “Langkah-langkah (terobosan) Iblis pada Anak Manusia

    Merry Natasha said:
    Desember 27, 2010 pukul 2:12 pm

    Ya Ampunn

      oedi responded:
      Desember 29, 2010 pukul 5:55 am

      Hehe… kenapa ampe begitu….??
      Tapi yg jelas begitulah sang iblis dg upayanya utk menyesartkan umat manusia sebanyak-banyaknya….
      Makasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s