Jilbab dan Aurat Muslimah

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya,….” (QS. An-Nuur [24] ayat 31)

Islam adalah sebuah ajaran yang Rahmatan lil alamin (Rahmat bagi sekalian alam) karena memandang seorang anak manusia adalah mulia dan mempunyai hak serta kewajiban yang sesuai dengan kodratnya masing-masing. Khususnya kaum wanita, mereka dalam hal ini sangat dilindungi dan dimuliakan sebagai usaha untuk menciptakan kehidupan yang aman dan sejahtera. Selain daripada itu sebagai seorang wanita maka seperti pada ayat diatas maka jelas sekali bahwasannya ia juga harus melindungi martabat dan kesuciannya dari beberapa hal yang kelak bisa merusaknya. Dan sedikitnya ada tiga hal pokok yang dapat digarisbawahi bagi seorang wanita dalam berprilaku, yaitu menundukkan pandangan, menjaga kemaluannya dan selalu menutup aurat.

Saudariku sekalian, ketahuilah bahwa seluruh bagian tubuh dari seorang wanita adalah perhiasan, oleh karena itulah ia harus selalu dijaga dan ditutupi kecuali sebagian lain yang tampak. Sebagian itu adalah muka dan telapak tangan. Bahkan menurut Syeh Salim Al-Hudrani, aurat dibagi menjadi empat, yaitu:
1. Aurat perempuan yang merdeka atau amak (budak) ketika berada dengan mahramnya adalah antara lutut dan pusar.
2. Aurat perempuan merdeka dan amak (budak) ketika bersama laki-laki yang bukan muhrim adalah semua badan (diluar shalat).
3. Perempuan amak (budak) yang merdeka, auratnya adalah seluruh tubuh kecuali telapak tangan dan wajah.
4. Laki-laki didalam dan diluar shalat serta budak-budak wanita (amak), auratnya adalah antara pusar dan lutut.

Jadi sangat jelas sekali bahwasannya seorang wanita oleh Islam sangat dilindungi dan disanjung tinggi martabatnya, baik dari segi aurat maupun perlakuan kepadanya, karena itu semua adalah wujud kecintaan dan kasihsayang. Dan di dalam Al-Qur`an surat Al-Ahzab [33] ayat 59 Allah Swt telah berfirman tentang hal ini:
“Hai nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”

Sehingga dapat dipahami sedikitnya 5 perkara yang bisa dijadikan acuan dalam menggunakan jilbab, yaitu:
Pada prinsipnya jilbab itu harus menutupi bagian dada (keseluruhan).
1. Modelnya tidak membentuk tubuh (ketat).
2. Tidak terbuat dari bahan yang tipis.
3. Tidak menyerupai laki-laki.
4. Bentuknya sederhana dan tidak mengundang perhatian (mencolok/norak).

Maka dari itu wahai saudariku sekalian, berusahalah untuk senantiasa mengikuti apa yang telah menjadi syariat dan ajaran kita itu karena tentu semuanya hanya untuk kebaikan dan keselamatan dirimu juga, baik selama menjalani kehidupan di alam dunia ini atau bahkan kelak ketika berhadapan dengan Dia yang Maha Adil di hari waktu pertanggungjawaban. Olehnya nanti maka dirimu tidak akan merasa malu ketika semua “video” kehidupanmu dipertontonkan pada saat persidangan dilaksanakan karena semuanya hanyalah kebenaran aqidah. Sehingga berkah rahmat dan karunia pula yang akan senantiasa menyambangi jasad dan ruhanimu.

Begitulah keindahan yang terdapat di dalam ajaran Islam. Semua yang menjadi aturan-Nya adalah jalan bagi setiap diri manusia untuk tiba pada tingkatan hakikat sempurna sebagai hamba Allah Swt. Dan bila nanti kembali di kehadirat-Nya maka akan berada didalam kondisi tersenyum yang ikhlas serta penuh dengan kebahagiaan. Sebab semua yang diperbuatnya ketika di dunia bisa dipertanggungjawabkan dengan lancar di hadapan Allah Swt.

Semoga kita selalu teguh pada keyakinan aqidah dan terlepas dari segala macam  bentuk godaan duniawi yang sesaat. Amin.

Jgy, 10 Mei 2009
Mashudi Antoro (Oedi`)

Iklan

One thought on “Jilbab dan Aurat Muslimah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s