Buku “Kajian Hati, Isyarat Tuhan”

cover-buku-kajian-hati-isyarat-tuhan

Salam cinta dan kebahagiaan kepada engkau saudaraku yang hidup tenang bernaung dibawah sayap cinta Illahi Robbi. Salam penuh kemesraan selembut belaian kasih dan sayang baginda Rasulullah kepada kita sebagai umatnya. Doa dan penghaturan kepada Allah Swt teruntuk dirimu semoga kelak kita dipertemukan kembali di suatu tempat yang jauh dari ketidakbaikan dan penyesalan. Dan semoga Allah Swt senantiasa menyelimuti jiwa dan hatimu pada tebalnya iman dan taqwa yang sesungguhnya.

Saudaraku tercinta, setelah melihat apa yang tengah terjadi disekitar kita sekarang ini dan apa yang telah dihasilkan olehnya dimana banyaknya kemungkaran dan kemunafiqkan oleh umat manusia, maka tergerak hati ini untuk memberikan sesuatu yang akan membahagiakan hatimu sebagai percikan cahaya makna. Sudah menjadi kegembiraanku jika kelak engkau mau membaca dan menyelami apa yang terdapat didalam setiap rangkaian tulisan dibuku ini, karena setiap isinya adalah penjelasan atas sesuatu yang selama ini telah banyak dilupakan oleh para umat manusia. Padahal Allah Swt telah berfirman di dalam Al-Qur`an surat An Nahl [16] ayat 90:  “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran”. Karena “Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri,….”(QS. Al-Isra` [17] ayat 7).

Saudaraku yang terkasih, tidak ada niat dihatiku untuk mendapatkan kemuliaan oleh engkau wahai manusia karena sudah cukup hanya Allah Swt saja yang menghiburku dalam kenikmatanNya selama ini. Karena  “Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri,….” (QS. Al-Isra` [17] ayat 15). Dan jujur tidak akan pernah aku memperoleh puncak kebahagiaan batin yang penuh selain restu dan bimbingan dari Sang Maha Hidup Allah Swt dalam menuliskan isi buku ini karena aku begitu mencintaimu.

Wahai saudaraku yang budiman, ketahuilah ketika aku menuliskan bait-bait kata di dalam buku ini, maka sesungguhnya selama itu pula aku dibantu oleh Bapakku tercinta sebagai sumbernya. Dari Allah Swt dan melalui perantara beliaulah aku dapat memahami dan menjabarkan kesemua syariat Islam didalam buku ini. Buku ini ditulis seiring dengan keresahan hatiku akan hari depan umat manusia, akan bagaimana kelak jadinya kita hamba Allah Swt, karena telah banyak diantara para alim ulama yang keliru akan hakekat yang sesungguhnya.

Saudaraku, buku ini begitu sederhana sehingga diharapkan dengan selesainya ia dituliskan, maka kepada engkau kuberikan sebuah warisan yang indah ini sebagai pedoman dirimu menjalani hidup dan kehidupan. Kemudian akupun juga mengharapkan kepada dirimu untuk sudi menularkannya kepada diri manusia yang lain sebagai wujud cintamu atas sesama.

Wahai saudaraku, hanya doa dan pengharapan besar kepada Allah Swt terus terhaturkan dihatiku untukmu, sebagai ungkapan rasa kasih sayang dan cintaku yang sungguh mendalam padamu. Tidak ada harta benda atau kedudukan tinggi yang dapat aku tinggalkan karena hanya inilah yang dapat aku berikan sebagai bekal untuk dirimu setelah matiku nanti. Semoga Allah Swt membalasnya dengan kebaikan yang hakiki.

Dan yang terakhir adalah ucapan terima kasihku kepada engkau karena telah membaca, memahami dan melaksanakannya dalam kehidupanmu sehari-hari. Teruslah menjadi sinar dikegelapan suasana, meskipun kecil tetapi sinarmu itu akan membahagiakan banyak manusia. Dan tebarkan selalu benih cinta serta kasih sayang yang ada dihatimu kepada umat manusia, karena dengan itu kita akan selalu bersama tersenyum untuk duduk diatas singgasana kemuliaan nan sejati. AllahuAkbar.

Yogyakarta, 2007-2009
Mashudi Antoro, (Oedi`)

[Sebuah buku yang kutulis bagi mereka yang ingin mencapai hak demi kebenaran]

Iklan

4 thoughts on “Buku “Kajian Hati, Isyarat Tuhan”

    1. Okey.. makasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.
      Tapi maaf, mungkin mbaknya salah kira, karena buku “Kajian Hati, Isyarat Tuhan” ini bukanlah sebuah novel, melainkan sebuah buku Islami (religi). Untuk yang novel bisa lihat di bawah ini :
      1. Pertemuan cinta: https://oediku.wordpress.com/2008/06/01/novel-kembali/ , https://oediku.wordpress.com/2008/06/01/novel-berakhir-sudah/
      2. Pengorbanan cinta: https://oediku.wordpress.com/2009/03/23/novel-perpisahan-cinta/
      3. Sabda cinta: https://oediku.wordpress.com/2009/05/16/novel-sabda-cinta/#more-944
      4. Cinta sang pemberontak: https://oediku.wordpress.com/2010/03/07/novel-cinta-sang-pemberontak/#more-1584
      atau jika mau silahkan berkunjung di page Buku_ku di blog ini: https://oediku.wordpress.com/buku_ku/
      Iya… saya doakan semoga bisa cepat terbit nantinya… amiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s