Perpisahan Cinta

Senja itu kudekap jiwanya, kubelaikan jemari kasihku diwajah hatinya untuk yang terakhir kali. Dengan penuh kasihsayang kujamah juga rasa yang bersarang di relung kalbunya dalam keikhlasan dan kejujuran cinta.
Pada waktu itu semua kenangan indah yang dulu pernah terabadikan di hati ingin sekali kutinggalkan bersama saat kepergiannya. Beberapa kenangan indah yang sempat menetap di dalam kehidupan kami berdua. Namun entah mengapa setelah berselangnya waktu yang menggunung semua keindahan kami dulu itu tetap tak mau beranjak dari pelataran ruang hatiku. Semua tercekal dengan sendirinya di bawah bayangan atap sanubariku.
Oh… Tuhan yang Maha Pengasih, dalam kenestapaan izinkan aku sedikit menculik kembali kenikmatan-Mu, biarkan aku melaju bersama kebahagiaan dari-Mu lagi. Biar kenangan manis dulu tidak memeras rasa rindu untuk terus bertemu denganya, Agar rasa sepi dan gundah tidak terus menghantui jiwaku lagi.
Oh… Tuhan Sang Maha Agung, perkenankanlah doaku ini…

Jgy, 30 Des 08
Oedi`

[Kutulis bersama doa tulus kehadirat-Nya]

Iklan

One thought on “Perpisahan Cinta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s