Kemuliaan Cinta…

Posted on Updated on

Bujukan sanubari yang resah hanya ketika terdiam dan tidak bercerita terus memotovasi keduanya bersama dalam biduk kemesraan. Dan ini terus bertahan oleh karena keduanya benar-benar terlarut didalam kemuliaan sebuah cinta. Tidak dengan cinta yang sesaat saja, melainkan sebuah ruh kehidupan yang secara keseluruhan merenggut kendali seorang hamba dalam berprilaku. Sebuah cinta yang senantiasa mengawal dengan bijak perjalan kakinya untuk melangkahi lorong-lorong kehidupan. Cinta yang dengannya itu pula telah berhasil membawa keduanya bersama kasih dan sayang. Untuk kemudian berpadu bersama kesetiaan dan pengabdian yang tulus.

 ” Ya Tuhan, Engkau adalah segala Maha, maka dari itu aku bermohon kepadamu sebagai hamba yang hina ini untuk dapat merengguh secuil kenikmatan darimu, aku juga senantiasa berharap Engkau sudi menerima permohonanku untuk senantiasa menempuh sebuah kebahagiaan seperti yang telah kami alami pada saat ini, dimana aku dan dia duduk bersama dalam keindahan pertemuan. Taburi pula rasa yang tersirat seperti pada saat ini dengan keinginan untuk dapat terus mengulur silaturahmi dan kepercayaan. Karena sejatinya telah sangat aku rasakan kebahagiaan dan keindahan yang luar biasa ketika aku bisa bertemu dan memandang dirinya yang tidak mudah terkikis oleh kesombongan duniawi.”

[Tulisan diatas adalah penggalan dari novel terbaruku]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s