Novel “Kembali”

Kecantikannya……Tidaklah hanya terletak pada fisiknya saja, tetapi pada kemurnian dan kemuliaanya, bukan pada mata yang syahdu saja, tetapi pada cahaya yang memancar dari keduanya, tidak pada bibirnya yang merekah saja, tetapi pada setiap kata-kata, yang selalu membawa damai di hati, bukan pada putihnya wajah yang bersih saja, akan tetapi pada kesucian jiwanya yang luhur, menyala bagaikan nyala lilin di tengah gelap gulita, dan kecantikannya laksana barisan puisi keindahan, dari seorang penyair yang merindu.

Aku lelah dengan perasaanku selama ini, perasaan yang selalu membuatku berada diantara taman bunga yang terus bersemi akan tetapi aku sendiri tidak menikmati wanginya bunga-bunga itu, aku letih dengan perasaanku yang terus berjalan diantara tirai-tirai kerinduan, dan aku berharap akan tiba saatnya untuk segera menikmati indahnya kasih sayang cinta. Karena telah kurasakan ada sebuah perasaan yang sangat asing menyerbu ruang hatiku lagi.

Cinta merupakan hak yang paling hakiki dan dimiliki oleh setiap manusia, karena cinta bisa mengangkat tinggi jiwa manusia meskipun sulit untuk menggapainya. Dan cinta itu sendiri teramat sulit untuk didefinisikan secara tulisan sebab hanya bisa dirasakan oleh jiwa dan hati yang tulus dan penuh harapan akan diawali dengan kemesraan serta akan diakhiri dengan ketenangan.

Serta biarkanlah nanti waktu yang akan membuktikan jika seandainya cinta itu memang benar adanya telah merasuki hati kita berdua.

[Cuplikan novel diatas adalah karyaku “Mashudi Antoro”, th 2007]

Iklan

4 thoughts on “Novel “Kembali”

  1. we’eeeee…..so, sweet banget sich tulisan2 anda, tp kok cuma cuplkannya doang???lha yang tulisan utuhnya mana??????
    boleh lihat???
    klo sempet kirim ke email q ya,,, thanks.^_^

  2. makasih atas komentnya….
    syukur dech kalau menganggap sedemikian….jd seneng nech..hehehe..
    yang lengkapnya ada tp di komputerku…
    mo liat??? boleh aja tar kita bicarakan lebih lanjut….okey

    1. Makasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. 🙂
      Nah hilangkan perasan “takut gak bagus itu”, karena tidak ada karya yang tidak bagus, cuma yg ada itu adalah sebuah karya yang belum memenuni kriteria kebanyakan orang. Ini bisa di perbaiki kok, asalkan kita mau belajar dan terus mencobanya tanpa takut salah dan gagal… yakinlah bahwa jika ada yang tidak suka dg karya tulis kita, satu atau dua orang, itu biasa dan kita mesti memakluminya… tapi ingat, pasti ada banyak orang lain di luar sana yang suka dan tertarik dg karya kita… sehingga janganlah berpatah semangat atau minder… terus maju demi sesuatu yang di sukai dan cita-citakan…
      Ingat kata pepatah “Anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu”
      Pokoknya jangan malu dan berputus asa, karena yang udah banyak karyanya yg di terbitkan aja masih sering di tolak (terutama penerbit) kok.. tapi mereka gak pernah putus asa, malah makin semangat untuk memperbaiki kualitas diri…
      Chayoo… 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s