<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Perjalanan Cinta</title>
	<atom:link href="http://oediku.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://oediku.wordpress.com</link>
	<description>&#34;Memayu hayuning bawono: Menata keindahan dunia&#34;</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Jun 2012 02:48:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='oediku.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/921b181caeb922b321c004b5b493b0be?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Perjalanan Cinta</title>
		<link>http://oediku.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://oediku.wordpress.com/osd.xml" title="Perjalanan Cinta" />
	<atom:link rel='hub' href='http://oediku.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Langkah Tepat dalam Kesedihan</title>
		<link>http://oediku.wordpress.com/2012/05/24/langkah-tepat-dalam-kesedihan/</link>
		<comments>http://oediku.wordpress.com/2012/05/24/langkah-tepat-dalam-kesedihan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 May 2012 04:53:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku_ku]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan_ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oediku.wordpress.com/?p=5088</guid>
		<description><![CDATA[Meskipun kesedihan akan senantiasa menemani seorang hamba, maka jangan pernah larut di dalamnya. Tetaplah melangkah dengan penuh semangat, karena engkau adalah sempurna. Tak seharusnya dirimu larut dalam kesedihan, karena akan ada jawaban atas doa-doamu. Akan ada keindahan yang di janjikan-Nya bagi para hamba-Nya yang mengikuti petunjuk-Nya. Jika engkau terus melangkah dengan sabar dan percaya diri, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=5088&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/05/langkah-kesedihan.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5091" title="langkah kesedihan" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/05/langkah-kesedihan.jpg?w=150&h=150" alt="" width="150" height="150" /></a>Meskipun kesedihan akan senantiasa menemani seorang hamba, maka jangan pernah larut di dalamnya. Tetaplah melangkah dengan penuh semangat, karena engkau adalah sempurna. Tak seharusnya dirimu larut dalam kesedihan, karena akan ada jawaban atas doa-doamu. Akan ada keindahan yang di janjikan-Nya bagi para hamba-Nya yang mengikuti petunjuk-Nya.</p>
<p><span id="more-5088"></span>Jika engkau terus melangkah dengan sabar dan percaya diri, maka kemudahan akan Dia berikan untukmu. Namun, bila tiada lagi semangat dalam hidupmu lantaran adanya ujian berat, maka tunggulah ujian yang lebih berat lagi akan menghampiri, yaitu kesedihan hati. Padahal bukan begitu seharusnya engkau bertingkah. Engkau bukan Nabi, bukan pula makhluk-Nya yang mulia, lalu mengapa masih bermalas-malasan dalam gigihnya ikhtiar? Sedangkan mereka saja yang mulia itu tetap menerima ujian &#8211; bahkan lebih berat dari siapa pun &#8211; dengan semangat.</p>
<p>Jangan menyerah pada keadaan, karena keadaan itu sebenarnya diciptakan agar engkau semakin baik dalam hidupmu. Prestasimu agar meningkat di atas rata-rata manusia. Sehingga dengan begitu, tiada lagi yang dapat menghalangimu untuk menikmati keindahan dari perjuangan.</p>
<p>Sungguh, hidup ini adalah senda gurau belaka, makanya jangan kau larut di dalamnya. Karena sesuatu yang isinya adalah gurauan, hanya akan mendatangkan masalah. Engkau harus serius memandang hidup ini meski tetap dalam sikap yang tenang dan santai. Tidak usahlah tergesa-gesa dan penuh emosi, karena itu juga akan mencelakakan dirimu sendiri.</p>
<p>Untuk itu, sumber yang akan melahirkan kata harus dibersihkan dari kotorannya; <em>riya`</em>, dusta, dan munafik. Semuanya mesti terus di sucikan dari sesuatu selain-Nya. Dari sesuatu yang mengarah kepada selain Diri-Nya. Orang yang menerimanya pun meski bisa membedakan kata-katamu, agar tidak menimbulkan kebingungan. Sehingga, engkau harus terus memahaminya dengan telah menjadikannya sebagai satu pengalaman hidup. Sebab, apakah layak dirimu menganjurkan seseorang untuk berbuat yang benar, padahal engkau sendiri tidak pernah melakukannya? Terlebih untuk urusan hasilnya, apakah baik jika dirimu mengajak mereka berlaku sesuai dengan yang kau anjurkan, sementara dirimu belum pernah merasakan hikmahnya? Itu sungguh bodoh dan tidak patut di lakukan.</p>
<p>Ya. Alam materi ini adalah penggoda yang sangat menggoda hati orang berilmu untuk condong kepadanya. Alam malakut adalah godaan bagi golongan hakekat untuk melangkah di jalan yang salah. Sedangkan alam sifat-sifat Ilahi adalah godaan bagi pribadi <em>makrifat</em> untuk menuhankan sesuatu selain Diri-Nya. Sehingga, siapa saja yang pernah merasa puas akan pencapaian dirinya di setiap alam di atas, maka ia akan tertolak dari kemuliaan dan bahkan dari karunia-Nya. Yang membuatnya semakin jauh dari sisi-Nya.</p>
<p>Orang yang benar-benar memiliki cinta harus mengetahui bahwa hakekat yang terdapat di dalam dirinya adalah keindahan. Tauhid yang ada disana senantiasa mengingat dan menyadari ke-Esaan-Nya tanpa ada yang menggantikan. Segala urusan, alam rahasia, takdir, dan hijab kuasa Ilahi baginya adalah tetap milik-Nya, tanpa ada yang bisa menguasainya. Sehingga larutlah ia dalam cinta yang sejati bersama-Nya.</p>
<p>Untuk itu, jangan biarkan pintu hatimu tertutup. Karena jika itu terjadi, maka cahaya Ilahi tidak bisa masuk menerangi ruangan di dalamnya. Sedangkan engkau tinggal di sana, lalu bagaimana bisa melihat jika tidak ada cahaya. Matamu tentunya tidak bisa melihat meski tidak buta. Sehingga yang terjadi adalah kepastian dalam tersandung dan jatuh.</p>
<p>Jangan biarkan tabir yang menutupi hati agar bisa beribadah sejati terus menutupinya. Biarkan cahaya kekal itu dapat meneranginya dengan sinar yang langsung berasal dari Sumber Cahaya. Yang dengannya nanti, maka kau pun bisa melihat hakekat-Nya melalui pelita ruhani.</p>
<p>Temukanlah Rahasia Tersembunyi yang melingkupi alam semesta ini. Karena dengan begitu kau pun akan menemukan perbendaharaan yang agung. Dan ketika matahatimu dapat menyaksikan fenomena dari hakekat Kebenaran, maka dirimu akan beroleh ketenangan. Ketenangan yang tidak semua orang mendapatkannya, kecuali yang telah ber-<em>makrifat</em> kepada-Nya dengan cinta.</p>
<p>Anugerah ini tidak bisa dilihat dengan mata kepala, tidak bisa di dengar oleh telinga, bahkan tak pernah terlintas di hati. Karena ini adalah keintiman yang jauh lebih dalam dari<em> lubb</em> (inti hati terdalam) sekalipun. Karena ia hanya tetap berada di dalam keheningan Diri-Nya. Yang hanya dia yang <em>makrifatullah</em> bisa mengetahuinya. Tidaklah bisa di sampaikan dengan kata-kata, sebab hanya bisa dirasakan sendiri oleh yang bersangkutan.</p>
<p>Untuk itu, sedikit dapat ku jelaskan tentang tingkatan dan golongan manusia di hadapan-Nya, yaitu; (1) <em>syariat</em>: para pencari, (2) <em>tarekat</em>: para pencari cinta, (3) <em>hakekat</em>: para penempuh jalan cinta, (4) <em>makrifat</em>: para pecinta, (5) <em>makrifatullah</em>: penuh cinta. Sedangkan yang terbanyak dari itu adalah mereka yang termasuk ke dalam tingkatan pertama (<em>syariat</em>: para pencari), bahkan lebih banyak lagi yang tidak bisa sampai di tahapan itu, lantaran ia masih tetap kafir di dalam hatinya.</p>
<p>Ya. Untuk bisa berjalan di kelima tingkatan di atas, maka seseorang harus bisa meninggalkan setiap keburukan di dalam dirinya. Kemunafikkan haruslah menjadi yang utama di hilangkan dari hatinya, sehingga ia bisa menjadi saksi kebaikan bagi dirinya sendiri. Setelahnya, maka tiada pilihan lain kecuali cinta yang harus dijadikan prinsip hidup. Sebab, hanya dengan cintalah, maka semua amal dan ibadah yang dilakukan akan terukur dalam ketulusan yang suci.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/05/main_20111003163525.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-5106" title="main_20111003163525" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/05/main_20111003163525.jpg?w=300&h=195" alt="" width="300" height="195" /></a></p>
<p>O&#8230; Jadikan dirimu mulia sejak di dunia ini. Jadikan tujuan itu bisa dicapai sebelum ajal datang menjemput. Karena bila kau bisa meraihnya, maka tidur dan terjagamu akan sama. Jiwamu akan terus berjalan ke arah yang lurus ke rumah-Nya. Hatimu akan terjaga untuk senantiasa menatap wajah-Nya dan tidak pernah berpaling dari selain-Nya. Sehingga, ketika terjaga engkau terus bisa mencintai-Nya, dan saat tertidur, maka kau akan tetap bermimpi dalam keindahan cinta-Nya.</p>
<p>Inilah langkah tepat yang diinginkan dirimu hai manusia. Ia memang sulit untuk di jalani, tetapi tidak ada kata tidak bisa saat engkau berusaha. Tidak mungkin Tuhan memberikan sesuatu yang tidak mampu dilakukan oleh hamba-Nya. Semua telah dalam takaran-Nya yang tepat, hanya saja banyak dari hamba-Nya yang berputus asa dari rahmat-Nya. Mereka telah berhenti sebelum ber-<em>istiqomah</em> dalam usaha. Cepat malas ketika ikhitar yang dilakoni belum juga memperoleh hasil. Padahal, berhasilnya usaha di dunia ini bukanlah ukuran. Sebab, banyak yang tidak pernah berhasil pada kehidupan dunia ini, tetapi ia akan berhasil di akherat nanti.</p>
<p>Jadilah seorang yang sering ber-<em>tafakur</em> di setiap harinya. Karena ini adalah perilaku yang senantiasa dilakukan oleh para Nabi. Karena begitu sulitnya tindakan ini di wujudkan dengan <em>istiqomah</em>, maka ia sangat jarang dilakukan oleh kaum awam dari umat ini. Ia hanya akan sering dilakukan oleh pribadi yang minimal telah sampai di tingkatan hakekat. Sehingga, mereka ini adalah para pengabdi dan pengembang perintah Tuhan.</p>
<p><em>Tafakur</em> ini pun tidak bisa dengan semudahnya dilakukan, karena ia harus seiring dengan tekad yang kuat hanya untuk-Nya. Tidak untuk selain Diri-Nya. Dan ketika seseorang bisa membuktikannya dalam kehidupan sehari-hari, maka ia pun akan mendapatkan ilmu pengetahuan yang sejati. Sebuah <em>maqom</em> tauhid yang tinggi, yang bisa menyatukan diri seseorang dengan Diri Kekasihnya.</p>
<p>Alam materi tidaklah penting baginya, karena ia akan sering terbang dengan sayap ruhani ke alam <em>malakut</em>. Sebuah alam karunia Ilahi bagi siapa saja yang lebih mulia dari mulianya seorang ahli ibadah. Ia pun akan terus melayang ke alam yang dekat dengan-Nya, lalu bisa mengenal Sang Kekasih dengan sangat dekat. Sehingga ia pun berada di bawah jubah-Nya karena telah begitu dekat. Tidak ada yang dapat mengenalinya, kecuali Dia saja. Yang menyebabkan ia tersembunyi dalam penampilan sehari-hari.</p>
<p>Namun, ketika ilmu di dalam hatinya tidak sama dengan mereka yang dekat dengan-Nya, maka seseorang masih dalam tahap menuju-Nya. Ia masih belum sampai kepada-Nya, karena masih sebagai sosok yang pertengahan. Di dalam dadanya pun masih sibuk berperang dengan hawa nafsu. Kadang ia menang, kadang pula ia kalah. Sehingga bagaimana bisa ia mengenal Kekasih-Nya, saat ia masih ragu dengan Cahaya <em>Rubbubiyyah</em> dari Sang Kekasih.</p>
<p>Untuk itu, tidaklah mudah untuk memiliki pengetahuan tauhid tentang-Nya. Karena banyak pengetahuan dari manusia tapi sebenarnya ia telah menzalimi dirinya sendiri. Itulah pengetahuan yang terletak di lisan saja. Sebuah ilmu yang ia dapatkan hanya dari mendengar dan membaca saja, tanpa mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ia banyak berkata-kata di depan manusia, tetapi dengan penuh kemunafikkan. Dusta  dan <em>riya`</em> adalah sesuatu yang telah menjadi kesenangannya. Sehingga ia pun terbiasa kalah dengan nafsunya sendiri dan tidak pernah menemukan Diri-Nya meski Dia sangat dekat.</p>
<p>O&#8230; Jadikanlah wadah yang ada di dalam hatimu itu diisikan dengan air yang jernih, suci dan bermanfaat. Biarkan ia tetap berasal dari Sumber Air Yang Abadi. Karena semua yang berasal dari Sumber Air Yang Abadi, akan membuat siapapun ikutan abadi. Bukan zahirnya, melainkan jiwanya yang akan tetap abadi mengikuti kehendak-Nya. Ia pun akan menembus batas waktu menikmati Syurga, untuk bisa menyatu dengan asalnya (Nur Muhammad) lalu kembali kepada-Nya.</p>
<p>Namun, ketika wadah itu kau isi dengan yang bukan berasal dari-Nya, maka wadahnya akan tercemar, kotor dan tak bermanfaat. Sehingga, tak ada lagi yang perlu engkau khawatirkan selain kemurkaan-Nya. Engkau pasti akan mendapatkan balasan yang setimpal dengan kebodohanmu itu. Yang jelas akan mendatangkan siksaan perih.</p>
<p>Pun, inilah kesedihan yang sebenarnya wahai orang munafik. Meski engkau belum merasakannya sekarang – lantaran tidak peduli dan hatimu tertutup – namun pasti akan di rasakan di akherat. Bahkan disana nanti akan jauh lebih menyakitkan dan penuh penyesalan. Tidak ada yang bisa diperbaiki, karena engkau telah durhaka kepada-Nya. Sedangkan durhaka adalah perbuatan yang tidak bisa diampuni.</p>
<p>Yogyakarta, 24 Mei 2012<br />
Mashudi Antoro (Oedi`)</p>
<p>[Cuplikan dari buku; "Kesedihan yang Indah", karya: Mashudi Antoro]</p>
<br />Filed under: <a href='http://oediku.wordpress.com/category/buku_ku/'>Buku_ku</a>, <a href='http://oediku.wordpress.com/category/tulisan_ku/'>Tulisan_ku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/oediku.wordpress.com/5088/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/oediku.wordpress.com/5088/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/oediku.wordpress.com/5088/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/oediku.wordpress.com/5088/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/oediku.wordpress.com/5088/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/oediku.wordpress.com/5088/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/oediku.wordpress.com/5088/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/oediku.wordpress.com/5088/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/oediku.wordpress.com/5088/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/oediku.wordpress.com/5088/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/oediku.wordpress.com/5088/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/oediku.wordpress.com/5088/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/oediku.wordpress.com/5088/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/oediku.wordpress.com/5088/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=5088&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oediku.wordpress.com/2012/05/24/langkah-tepat-dalam-kesedihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6cb65fbfcc0817de8252d572e488c596?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">oedi`</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/05/langkah-kesedihan.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">langkah kesedihan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/05/main_20111003163525.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">main_20111003163525</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Buku: Kesedihan yang Indah</title>
		<link>http://oediku.wordpress.com/2012/05/13/buku-kesedihan-yang-indah/</link>
		<comments>http://oediku.wordpress.com/2012/05/13/buku-kesedihan-yang-indah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 May 2012 05:05:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku_ku]]></category>
		<category><![CDATA[Info Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan_ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oediku.wordpress.com/?p=5068</guid>
		<description><![CDATA[Segala pujian hanya miliki Allah SWT. Tuhan yang Maha Berkuasa dan memiliki kehendak. Tuhan yang tiada hentinya menganugerahkan kebaikan dan nikmat untuk semua makhluk-Nya. Shalawat beserta salam senantiasa tercurahkan kepada Rasulullah Muhammad SAW, kekasih yang rupawan, Nabi yang paling mulia dan pembawa cahaya Ilahi kepada siapapun dari alam semesta ini. Dan semoga iringan do`a senantiasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=5068&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/05/cover-buku-kesedihan-yang-indah.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5069" title="cover buku kesedihan yang indah" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/05/cover-buku-kesedihan-yang-indah.jpg?w=150&h=103" alt="" width="150" height="103" /></a>Segala pujian hanya miliki Allah SWT. Tuhan yang Maha Berkuasa dan memiliki kehendak. Tuhan yang tiada hentinya menganugerahkan kebaikan dan nikmat untuk semua makhluk-Nya. Shalawat beserta salam senantiasa tercurahkan kepada Rasulullah Muhammad SAW, kekasih yang rupawan, Nabi yang paling mulia dan pembawa cahaya Ilahi kepada siapapun dari alam semesta ini. Dan semoga iringan do`a senantiasa tercurahkan pula kepada sanak keluarganya, para sahabatnya, para syuhada, para <em>tabi`in</em> dan alim ulama yang telah menegakkan Islam hingga saat ini. Semoga cinta itu akan tetap abadi.</p>
<p><span id="more-5068"></span><em>Alhamdulillahi robbil `alamin</em>. Sekali lagi dalam kuasa-Nya, saya bisa menyelesaikan sebuah buku yang diberi judul &#8220;Kesedihan yang Indah&#8221;. Sebuah buku <em>tasawuf</em> yang mengupas tentang makna kesedihan yang sebenarnya bagi manusia. Yang<em> insyaAllah</em> bila di baca, di pahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari akan membawa kebaikan dan keselamatan. Tidak hanya bagi diri sendiri, melainkan kepada yang lainnya.</p>
<p>Buku ini merupakan jilid ke sebelas dari 42 jilid buku &#8220;Kajian Hati, Isyarat Tuhan&#8221; yang akan di selesaikan. Mulai di tulis sejak tanggal 25 Juli 2011 M/24 Sha`ban 1432 H, dan selesai di tuliskan pada hari ini tanggal 13 Mei 2012/22 Jumada al-Thani 1433 H, jam 10.30 WIB. Dan untuk gambaran singkat, berikut ini saya cuplikkan isi buku ini, yang diambil dari <em>Ubo rampe</em> (pengantar)-nya:</p>
<p>Wahai para pencari.<br />
Siapkan dirimu untuk menemui keindahan yang hadir hanya ketika kesedihan sirna dalam kehidupan. Dengarkanlah tutur kataku yang akan mengalun merdu di cuping telingamu dan menggema di dalam dadamu. Di sepanjang hidupmu, janganlan engkau berpaling dari nasihatku, sebab aku hanya menginginkan terbaik untukmu.</p>
<p>Hatimu adalah cermin diri yang seharusnya tetap bening sebagaimana kodrat-Nya. Yang semestinya dapat memantulkan cahaya Ilahi yang penuh keindahan tiada banding. Namun dirimu telah lalai, hingga cermin itu kotor dan berkarat. Sehingga cahaya-Nya tidak dapat memantul, yang mengakibatkan dirimu tak dapat melihat jalan, lalu terpeleset dan jatuh ke dalam jurang kehinaan.</p>
<p>Untuk itu, hindari peluang yang dapat menjerumuskanmu ke dalam lembah kenistaan. Kesedihanlah yang perlu kau perhatikan dalam hidup dan kehidupanmu. Apakah engkau telah dapat mengendalikannya, atau bisa menjadikannya hanya sebagai wujud kesadaran diri bahwa engkau amat sedikit dalam bersyukur kepada-Nya. Engkau masih terlalu sedikit melakukan hal-hal yang positif. Sehingga dapat berlaku lebih baik dan segera mengentaskan kemiskinan hati.</p>
<p>Begitu pun apa yang telah kau dapatkan dari-Nya adalah bagian dari ujian. Disaat sedih maupun bahagia, semuanya adalah bentuk nyata bahwa dirimu tengah menghadapi kehendak-Nya. Jika engkau bersabar, maka tak ada yang mencelakakanmu. Namun saat engkau tetap dalam kekufuran, tidak perlu heran jika hidupmu di timpa musibah.</p>
<p>Ya. Hanya jika lentera cahaya Ilahi bisa menyinari ruang hatimu, maka engkau akan memperoleh banyak keindahan. Keindahan yang hadir bersamaan dengan mulianya hakekat dirimu di hadapan-Nya. Di taburi berjuta bintang yang berkelap-kelip warna Syurga, ruang kalbumu akan gemerlapan tanpa batas. Tiada yang dapat menafikkan ini, sebab ia adalah tujuan dari terciptanya keindahan.</p>
<p>Pun, ketika dirimu telah menyatukan diri kepada-Nya dan menghela napas dunia dari selain-Nya, maka engkau akan tenang di bawah kasih-Nya. Dalam cintamu, kau hanya akan mencintai-Nya dan tidak butuh yang lainnya. Kebutuhanmu telah terpenuhi, keinginanmu sudah tercapai.</p>
<p>Diammu adalah tafakkur, biacaramu adalah dzikir, dan gerak-gerik tubuhmu adalah amal ibadah yang disertai dengan penghambaan diri kepada-Nya. Tiada yang lain dari itu, lantaran engkau telah mencintai dan tak menginginkan cinta yang selain-Nya.</p>
<p>Sehingga, beristirahatlah dengan kuasa lembut cinta-Nya. Cinta yang akan mengentaskan kesedihan hati lalu menuju pada kebahagiaan hakiki. Persiapkanlah semuanya dengan sentuhan damai akal pikiranmu. Dengan penuh cinta, maka genapi saja tiap kebaikan dirimu di hadapan-Nya. Tidak untuk pamrih dan mengikuti hasrat keinginan, melainkan hanya cinta pada Dia Yang Tunggal; Dia Yang Universal; dan Dia Yang Absolut.</p>
<p style="text-align:center;">*****</p>
<p>Semoga isi dari buku ini bisa memberikan pencerahan kepada terutama saya sendiri dan Anda sekalian yang menginginkannya. Dan semoga tetap dalam ridha dan perkenan-Nya.</p>
<p>Yogyakarta, 13 Mei 2012<br />
Mashudi Antoro (Oedi`)</p>
<br />Filed under: <a href='http://oediku.wordpress.com/category/buku_ku/'>Buku_ku</a>, <a href='http://oediku.wordpress.com/category/info-terbaru/'>Info Terbaru</a>, <a href='http://oediku.wordpress.com/category/tulisan_ku/'>Tulisan_ku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/oediku.wordpress.com/5068/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/oediku.wordpress.com/5068/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/oediku.wordpress.com/5068/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/oediku.wordpress.com/5068/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/oediku.wordpress.com/5068/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/oediku.wordpress.com/5068/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/oediku.wordpress.com/5068/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/oediku.wordpress.com/5068/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/oediku.wordpress.com/5068/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/oediku.wordpress.com/5068/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/oediku.wordpress.com/5068/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/oediku.wordpress.com/5068/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/oediku.wordpress.com/5068/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/oediku.wordpress.com/5068/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=5068&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oediku.wordpress.com/2012/05/13/buku-kesedihan-yang-indah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6cb65fbfcc0817de8252d572e488c596?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">oedi`</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/05/cover-buku-kesedihan-yang-indah.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">cover buku kesedihan yang indah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kerajaan Sigindo Alam Kerinci: Satu-satunya Wilayah di Sumatera yang Tidak Dikuasai Sriwijaya</title>
		<link>http://oediku.wordpress.com/2012/05/01/kerajaan-sigindo-alam-kerinci-satu-satunya-wilayah-di-sumatera-yang-tidak-dikuasai-sriwijaya/</link>
		<comments>http://oediku.wordpress.com/2012/05/01/kerajaan-sigindo-alam-kerinci-satu-satunya-wilayah-di-sumatera-yang-tidak-dikuasai-sriwijaya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 08:47:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan_ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oediku.wordpress.com/?p=5041</guid>
		<description><![CDATA[Dalam pertumbuhannya, sebagaimana kebanyakan pemerintahan negeri-negeri pada masa lalu, ada negeri yang kuat dan berkembang, sebaliknya adapula yang tidak mampu bertahan dan akhirnya tenggelam atau lenyap. Hal tersebut juga berlaku terhadap negeri-negeri Sigindo di Alam Kerinci, dimana tidak semua negeri Sigindo dapat tumbuh menjadi negeri yang makmur dan kuat. Bagi negeri yang tidak mampu berkembang, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=5041&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/05/kerinci1.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5045" title="Kerinci" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/05/kerinci1.jpg?w=145&h=150" alt="" width="145" height="150" /></a>Dalam pertumbuhannya, sebagaimana kebanyakan pemerintahan negeri-negeri pada masa lalu, ada negeri yang kuat dan berkembang, sebaliknya adapula yang tidak mampu bertahan dan akhirnya tenggelam atau lenyap. Hal tersebut juga berlaku terhadap negeri-negeri Sigindo di Alam Kerinci, dimana tidak semua negeri Sigindo dapat tumbuh menjadi negeri yang makmur dan kuat. Bagi negeri yang tidak mampu berkembang, maka secara alamiah lenyap dengan sendirinya.</p>
<p><span id="more-5041"></span>Bilamana suatu negeri Sigindo tidak dapat bertahan lagi, maka biasanya rakyat negeri tersebut akan memilih bergabung dengan negeri Sigindo lain, yaitu dengan negeri Sigindo yang lebih kuat dan makmur. Kondisi ini merupakan seleksi alamiah yang terjadi terhadap kemapanan dari suatu pemerintahan Sigindo yang tersebar di Alam Kerinci. Sehingga pada akhirnya pemerintahan Sigindo yang bertahan, memang benar-benar pemerintahan Sigindo yang telah teruji kemapanannya.</p>
<p><strong>1. Asal-usul Sigindo</strong><br />
Diperkirakan bahwa sekitar abad ke 6 Masehi di wilayah Alam Kerinci, Jambi, telah terbentuk negeri-negeri yang secara terpisah mempunyai pemerintahan sendiri. Sebuah komunitas masyarakat sudah barang tentu mencari pemimpin dari orang-orang yang mempunyai pengaruh dan disegani dalam kelompoknya. Biasanya mereka juga merupakan orang yang diyakini memiliki kesaktian sehingga diharapkan dapat melindungi negeri dari berbagai mara bahaya yang ditimbulkan manusia, alam, binatang, maupun makhluk halus.</p>
<p>Munculnya pemimpin-pemimpin negeri baru ini diperkiranan seiring dengan pertumbuhan negeri-negeri di Alam Kerinci, yaitu sekitar abad ke 6 Masehi. Para pemimpin negeri itu, dikenal dengan sebutan Sigindo atau kepala kaum/kelompok dari suatu komunitas keturunan dari kelompok masyarakat yang mendiami suatu daerah tertentu, dimana sekaligus merangkap sebagai kepala pemerintahan dari suatu wilayah negeri.</p>
<p>Sebuah negeri Sigindo terdiri atas beberapa buah dusun, dimana di dalam sebuah dusun terdapat kelompok kekerabatan masyarakat seketurunan. Pada kelompok kekerabatan ini masih terdapat lagi kelompok yang lebih kecil yaitu kumpulan dari kelompok-kelompok kekeluargaan, sedangkan strata masyarakat yang paling kecil adalah keluarga. Masing-masing strata kekerabatan mulai dari unit yang terkecil dipimpin oleh seorang kelompok yang ditunjuk dan dipilih menurut ketentuan adat yang berlaku.</p>
<p>Dalam perkembangan selanjutnya, untuk unit keluarga terkecil disebut dengan Tumbi oleh kepala Tumbi atau kepala keluarga. Kumpulan dari beberapa unit keluarga kecil (tumbi) dalam lingkup kekerabatan seketurunan disebut dengan istilah Perut, dan dipimpin oleh Tengganai. Lapisan berikutnya merupakan dari beberapa Perut disebut dengan istilah Kelebu dan dipimpin oleh kepala Kelebu yang lazim disebut sekarang dengan istilah Ninik Mamak. Sedangkan kumpulan dari kekerabatan Kelebu disebut dengan ‘luhak; atau lurah yang dipimpin oleh seorang kepala lurah yang lazim disebut dengan Depati.</p>
<p>Masing-masing strata di atas mempunyai tugas dan tanggung jawab sendiri-sendiri yang pada intinya menuntun dan membimbing masyarakat untuk dapat mentaati norma dan ketentuan adat negeri. Melalui strata kemasyarakatan di atas, segala bentuk kebijakan pemerintah negeri disampaikan secara beranting ke bawah. Melalui alir sistem ini dilakukan pengendalian terhadap komponen masyarakat atau warga yang terhimpun dalam sebuah negeri Sigindo. Masing-masing pemimpin pada strata masyarakat yang terbentuk memikul tugas dan tanggung jawab membina dan mengurus anak negeri atau kaum kerabatnya.</p>
<p>Bila sebuah negeri Sigindo hanya merupakan sebuah dusun, maka berarti Sigindo yang memerintah hanya memerintah strata kelompok masyarakat yang berada dalam lingkup dusun itu saja. Namun apabila sebuah negeri Sigindo terdiri atas banyak dusun dibawahnya, maka Sigindo yang berkuasa berarti memerintah dan mengatur seluruh strata kemasyarakatan yang terdapat pada beberapa dusun. Makin banyak dusun-dusun yang berada di bawah sebuah pemerintahan Sigindo, menunjukkan besarnya kekuasaan seorang Sigindo.</p>
<p>Pada pemerintahan para Sigindo dikisahkan bahwa kehidupan masyarakat di Alam Kerinci berjalan dengan baik. Masyarakat dapat hidup aman, tenteram dan makmur. Pemerintahan Sigindo semakin meluas sehingga di Alam Kerinci terdapat banyak negeri yang dibawah kepemimpinan Sigindo. Banyak di antara negeri Sigindo tersebut berasal dari induk Sigindo yang sama atau negeri tersebut berasal dari induk negeri yang serumpun, namun secara otonom masing-masing menjalankan pemerintahan secara terpisah.</p>
<p>Masing-masing mengurus dan mengatur kepentingan penduduk negerinya tanpa ikut campur Sigindo asalnya. Tidak ada Sigindo yang berada dibawah kekuasaan Sigindo yang lain, atau satu Sigindo takluk pada kekuasaan sebuah pemerintahan Sigindo lainnya. Walaupun tidak terdapat hubungan secara hirarki dengan pemerintahan Sigindo negeri asal, namun pemerintahan Sigindo yang berumur lebih tua (Sigindo asal) selalu dihormati oleh Sigindo yang lebih baru. Negeri Sigindo yang keberadaanya lebih muda sungguhpun tidak berada dibawah kekuasaan atau pengaruh Sigindo asal, akan selalu mengikuti langkah kebijakan pendahulunya dalam meminpin negeri.</p>
<p>Perselisihan antara negeri Sigindo jarang diceritakan, karenanya boleh dikatakan jarang terjadi. Kalaupun ada, itu pun hanya terjadi antara Sigindo pada tingkatan lapisan di bawah atau antara negeri Sigindo yang berbeda asal. Perselisihan biasanya akan dapat diselesaikan melalui peran Sigindo-Sigindo asalnya. Inilah di antara kekhasan dari pemerintahan Sigindo di Alam Kerinci.</p>
<p><strong>2. Wilayah Negeri Sigindo</strong><br />
Dari sekian banyak negeri Sigindo di Alam Kerinci, di antaranya yang sering disebut orang untuk Kerinci Tinggi adalah:<br />
1. Sigindo Batinting (Segerinting atau Keninting), terletak di wilayah Selatan Danau Kerinci. Wilayah ini diduga merupakan lokasi bekas dusun purba Jerangkang Tinggi. Di wilayah ini terdapat beberapa dusun yang dulunya berkembang pesat dan maju.<br />
2. Sigindo Sakti yang lokasinya diperkirakan terletak dibagian timur dusun Lempur. Negeri dalam wilayah tanah Sigindo ini adalah dusun-dusun yang berasal dari dusun purba Tanjung Muara Sekiau.<br />
3. Sigindo Balak, wilayahnya memayungi negeri-negeri yang berasa dari bekas dusun pubra Renah Punti. Daerah tanah Sigindo ini diperkirakan disekitar dusun Serampas sekarang.<br />
4. Sigindo Elok Misai yang diperkirakan berada disekitar dusun Jangkat (Muara Maderas). Negeri tanah Sigindo ini berasal dari dusun purba Koto Mutun.<br />
5. Sigindo Bauk, diperkirakan berada dekat dusun Tamiai sekarang. Negeri dari tanah Sigindo ini berasa dari dusun purba Muara Sekiau berlokasi di tepi Batang Merangin.<br />
6. Sigindo Teras, diperkirakan berlokasi disekitar dusun Pengasi, yang berasal dari dusun purba Jerangkang Tinggi.<br />
7. Sigindo Kumbang, diperkirakan berlokasi di daerah Jujun di pinggir Danau Kerinci. Wilayah Sigindo ini berasal dari dusun purba Jerangkang Tinggi.<br />
8. Sigindo Kerau, diperkirakan berlokasi di dusun Selemean sekarang. Negeri dibawah tanah Sigindo ini berasal dari dusun purba Koto Jelatang.<br />
9. Sigindo Keramat, diperkirakan berlokasi di luar dusun Hiang sekarang. Negeri yang tercakup disini berasal dari dusun purba Koto Jelatang.<br />
10. Sigindo Kecik, diperkirakan berlokasi di luar dusun Tanah Kampung sekarang. Negeri yang terlingkup dalam wilayah kekuasaan Sigindo Kecik berasal dari dusun purba Koto Beringin.<br />
11. Sigindo Siung, diperkirakan berlokasi di daerah perbukitan di sekitar dusun Kumun sekarang. Negeri yang berada di bawah tanah Sigindo ini beradal dari dusnu purba Talang Betung.<br />
12. Sigindo Panjang Rambut, diperkirakan berlokasi di atgas bukit dekat dusun Sungai Liuk sekarang. Negeri yang berada dibawah tanah Sigindo ini berasal dari dusun purba Koto Beringin.<br />
13. Sigindo Merak, diperkirakan berlokasi di atas perbukitandekat dusun Tebat Ijuk sekarang. Negeri yang masuk wilayah ini berasal daeri dusun purba Koto Limau Sering.<br />
14. Sigindo Junjung, diperkirakan berlokasi di Tanjung Kerbau Jatuh (Sanggaran Agung) sekarang. Negeri yang berada dibawah tanah Sigindo ini berasal dari pemekaran dusun purba Jerangkang Tinggi.<br />
15. Sigindo Siah tanah Sigindo Rawo, tanah Sigindo Batinting dan tanah Sigindo Bujang diperkirakan berlokasi di sekitar dusun Pulau Sangkar sekarang. Negeri yang ini berasal dari dusun purba Jerangkang Tinggi.<br />
16. Sigindo Kuning, berlokasi di daerah Pratin Tuo (dusun Tuo). Negeri yang berada di bawah Sigindo ini berasal dari dusun purba Lapai Tuo. Daerah ini disebelah Timur Serampas.</p>
<p>Sedangkan untuk daerah Kerinci Rendah tanah Sigindo yang sering dituturkan adalam perbincangan tetua masyarakat adalah:<br />
1. Sigindo Segilintang, berada di sekitar daerah Pamenang sekarang. Negeri yang berada dalam lingkup tanah Sigindo ini berasal dari dusun purba Sungai Lintang.<br />
2. Sigindo Timben, berada pada daerah sekitar dusun Sungai Manau sekarang. Negeri yang berada dalam lingkup wilayah ini berasal dari dusun purba Timben.<br />
3. Sigindo Pengantung, wilayahnya berada pada daerah sekitar Pangkalan Jambu sekarang. Sigindo ini memerintah negeri yang berasal dari dusun purba Pengantung.<br />
4. Sigindo Malgan, wilayahnya juga berada pada daerah sekitar Pangkalan Jambu. Negeri yang berada dalam lingkup tanah Sigindo ini berasa dari dusun purba Malgan.<br />
5. Sigindo Simukun, wilayahnya berada disekitar Nalo dan Tantan sekarang. Negeri yang berada dalam lingkup wilayah ini beradal dari dusun purba Muaro Simukun.<br />
6. Sigindo Demahu, wilayahnya juga berada pada daerah sekitar Nalo dan Tantan sekarang. Sekarang negeri yang berada dalam lingkup tana seginda ini berasal dari dusun purba Demahu.<br />
7. Sigindo Buluh, wilayah berada pada daerah sekitar Nalo dan Tantan. Negeri yang berada dalam lingkup tanah Sigindo ini berasal dari dusun purba Lubuk Buluh.</p>
<p>Pada masa kejayaannya, keberadaan negeri Sigindo di Alam Kerinci telah menjadi pembicaraan dari banyak kerajaan atau pemerintahan pada waktu itu. Perkembangan ini berpengaruh cukup besar terhadap eksistensi pemerintahan negeri-negeri Sigindo. Kekhawatiran akan terjadi perselisihan di antara negeri Sigindo yang disebabkan perebutan pengaruh dari kerajaan luar mungkin saja terjadi. Para Sigindo menyadari akan potensi komplik ini, maka untuk itu para Sigindo yang berpengaruh di Alam Kerinci lalu memprakarsai langkah-langkah konsolidasi ke arah persatuan dan kesatuan negeri-negeri Sigindo.</p>
<p>Prakarsa ke arah terbentuknya persatuan ini telah melahirkan Negara Sigindo Alam Kerinci yang bernaung dalam satu payung pemerintahan yang terkoordinasi pada tahun 644 M. Pusat pemerintahan kolektif ini berkedudukan di Jerangkang Tinggi dengan Sigindo rumpun kerabat tertua yaitu Sigindo Batinting dari Jerangkang Tinggi di sungai Musi. Negara Sigindo menjalin persahabatan dengan kerajaan tetangga yaitu kerajaan Malayu. Hubungan baik ini telah dibina cukup lama dan kedua belah pihak mendapat manfaat yang saling menguntungkan terutama dalam perniagaan di antara penduduk negeri.</p>
<p><strong>3. Peperangan dengan Sriwijaya</strong><br />
Kerajaan Sriwijaya yang berambisi untuk mengukuhkan pengaruh dan kekuasaannya atas bumi Nusantara terus melakukan ekspansi ke daerah-daerah disekitarnya dengan mengirim pasukan dan armada perang yang tangguh. Salah satu daerah terdekat yang menjadi sasaran adalah kerajaan Melayu.</p>
<p>Masih dalam abad ke 7 Masehi, ekspansi kerajaan Sriwijaya juga dilakukan ke daerah selatan dengan menaklukkan kerajaan Tulang Bawang di daerah Lampung. Setelah itu, kerajaan Sriwijaya mengukuhkan pula kekuasaannya atas pulau Bangka (Prasasti Kota Kapur tahun 686 M). Ekspansi tidak terhenti di sini, karena diteruskan ke pulau Jawa. Berbarengan dengan ekspansi ke pulau Jawa, kerajaan Sriwijaya juga melakukan persiapan yang matang untuk menaklukkan kerajaan Melayu. Persiapan dilakukan mengingat posisi kerajaan Melayu yang merupakan satu kerajaan terkuat di Sumatera.</p>
<p>Setelah segala sesuatu dipersiapkan dengan baik, maka penyerangan lalu dilaksanakan baik melalui darat maupun laut terhadap daerah-daerah pusat kekuatan kerajaan Melayu. Gempuran yang dilakukan berkali-kali dari berbagai penjuru wilayah menyebabkan kerajaan Melayu menjadi amat kewalahan. Upaya yang melelahkan dan memakan banyak korban jiwa maupun materi itu, akhirnya membuahkan hasil dengan takluknya kerajaan Melayu.</p>
<p>Diperkirakan pada sekitar pertengahan abad ke 7 Masehi, kerajaan Sriwijaya dapat menguasai hampir sebagian besar wilayah kerajaan Melayu. Kekalahan kerajaan Melayu telah menempatkan kerajaan Sriwijaya tumbuh dan berkembang dengan cepat. Sama halnya dengan kerajaan Melayu, pengaruh kerajaan Sriwijaya juga sampai ke daratan Asia Tenggara, seperti Malaysia (Tanjung Kra), Birma, Kamboja, Annam dan kepulauan Filipina. Dimana daerah-daerah itu sebelumnya berada dibawah pengaruh kekuasaan kerajaan Melayu.</p>
<p>Ekspansi tidak terhenti di sini saja, karena diteruskan ke daerah-daerah pedalaman pulau Sumatera. Salah satu daerah yang menjadi sasaran adalah negara Sigindo Alam Kerinci. Kerajaan Sriwijaya kelihatan sangat berkepentingan terhadap negeri-negeri Sigindo, karena wilayah Alam Kerinci di bawah pemerintahan para Sigindo selama ini diketahui sebagai daerah pemasok berbagai komoditi dagang (kulit manis, cengkeh, emas, dll) untuk pasar manca negara.</p>
<p><strong>Kerinci Rendah di taklukkan Sriwijaya</strong><br />
Selama terjadi komplit antara kerajaan Sriwijaya dengan kerajaan Melayu, pasokan komoditi perdagangan dari daerah Alam Kerinci terasa sangat menurun. Demikian juga setelah kerajaan Sriwijaya menaklukkan kerajaan Melayu arus barang-barang melalui daerah Jambi dan Alam Kerinci volumenya terus berkurang. Menurunnya pasokan komoditi dagang yang berasal dari daerah Alam Kerinci ke jalur perdagangan pantai timur Jambi dikarenakan negeri-negeri Sigindo telah mulai mengalihkan jalur perdagangan ekspornya ke pelabuhan-pelabuhan pantai Barat Sumatera yang kebetulan lagi berkembang. Perubahan jalur perniagaan ini dilakukan para pedagang negeri Sigindo atas pertimbangan keamanan yang sulit untuk diatasi. Selain itu, kebetulan pula pelabuhan samudra di pantai Barat mulai banyak digunakan armada dagang manca negara dari daratan India dan Asia Tenggara. Perubahan situasi ini memberikan prospek yang cukup baik bagi negeri-negeri disekitar pantai Barat dalam perniagaan, mengingat perairan Selat Malaka semakin tidak kondusif untuk dilayani.</p>
<p>Akan tetapi kerajaan Sriwijaya beranggapan bahwa negeri-negeri Sigindo Alam Kerinci sengaja melakukan pembangkangan. Sebenarnya apa yang dikemukakan kerajaan Sriwijaya hanya merupakan alasan semata. Pada hal sebenarnya kerajaan Sriwijaya berambisi menaklukkan seluruh pemerintahan atau kerajaan-kerajaan yang terdapat disekitarnya. Kecongkakan yang tidak bisa dibendung lagi, lalu mereka wujudkan dengan menyerang negeri-negeri Segindo pada wilayah Kerinci Rendah. Daerah ini merupakan wilayah yang dulunya berbatasan langsung dengan kerajaan Melayu.</p>
<p>Untuk menyerang Kerinci Rendah, kerajaan Sriwijaya mengerahkan kekuatan darat dan armada lautnya. Pasukan darat didatangkan melalui Jambi dan Rawas, sedangkan armada laut didatangkan dengan melewati jalur sungai Batanghari, terus menelusuri sungai Batang Tembesi dan kemudian masuk ke daerah Kerinci Rendah melalui sungai Batang Merangin.</p>
<p>Mengingat perahu-perahu pengangkut pasokan sulit untuk berlayar jauh lebih ke hulu lagi menelusuri Batang Merangin dan Matang Masumai yang dangkal dan berbatu, maka pasukan didaratkan di ujung Muara Mesumai (Bangko). Tempat ini lalu dijadikan sebagai basis penyerangan ke daerah-daerah Kerinci Rendah. Dari Muara Mesumai serangan pertama dilakukan terhadap tanah Sigindo Sungai Lintang yaitu daerah di sekitar anak Sungai Batang Lintang yang bermuara ke Batang Merangin. Wilayah yang berada di sekitar daerah Sigindo Sungai Lintang dengan mudah dapat dikuasai. Dari sini pasukan melanjutkan penyerangan ke daerah tanah Sigindo Timben, Pengantungan, Malgan, Semukun, Lubuk Buluh dan tanah Sigindo Damahu. Penyerangan tahap kedua mendapat perlawanan yang keras dari rakyat Kerinci Rendah. Namun karena pasukan Sriwijaya dengan kekuatan yang besar dan peralatan perang yang lengkap. Perlawanan rakyat Kerinci Rendah dapat dipatahkan. Sehingga mereka pun dapat ditaklukkan.</p>
<p>Setelah menaklukkan wilayah Kerinci Rendah, pemerintahan Sriwijaya membuat sebuah prasasti yang berupa peringatan kepada daerah pendudukan Sriwijaya untuk selalu tunduk kepada Kerajaan Sriwijaya. Bagi penduduk yang berniat untuk melawan pemerintahan kerajaan Sriwijaya atau penduduk yang melakukan kejahatan akan dikutuk oleh dewa penguasa alam. Prasasti ini dikenal dengan nama Prasasti Karang Birahi.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/05/prasasti-karang-birahi-1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-5051" title="prasasti karang birahi 1" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/05/prasasti-karang-birahi-1.jpg?w=225&h=300" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p>Prasasti Karang Birahi ditemukan di pinggir Sungai Batang Merangin di Dusun Karang Birahi di wilayah Kerinci Rendah, tepatnya di Kecamatan Pemenang Kabupaten Merangin sekarang. Tempat prasasti ini berada di lebih kurang 25 km dari Bangko, ibukota Kabupaten Merangin sekarang.</p>
<p><strong>Kerinci Tinggi tetap merdeka</strong><br />
Wilayah Kerinci Tinggi dikomandoi oleh Sigindo Sigarinting. Pemerintahan Sigindo Sigarinting berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama mulai dari abad ke 6 Masehi sampai dengan terbentuknya Pemerintahaan Depati Empat Alam Kerinci. Pemerintahan Sigindo Sigarinting seperti juga dengan sigindo-sigindo lainnya terlahir dari pertalian darah dan perkembangan dari satu kaum yang akhirnya membentuk suatu daerah kekuasaan atas kaum tertentu dan untuk wilayah kekuasaan tertentu. Wilayah kekuasaan Sigindo Sigarinting terletak di wilayah Kerinci Tinggi yang berpusat di Jerangkang Tinggi (sekitar daerah Desa Muak sekarang, di pinggir Danau Kerinci).</p>
<p>Sungguhpun telah berhasil menaklukkan negeri Sigindo di daerah Kerinci Rendah dengan susah payah kemudian menguasainya dalam waktu yang cukup lama (lebih dari 3 abad lamanya). Kemudian timbul keinginan untuk menaklukkan seluruh negeri Sigindo Alam Kerinci tidaklah surut. Selama ini wilayah Kerinci Tinggi belum pernah mereka taklukkan, karena untuk menyerang daerah tersebut tidak sulit dan harus membelah hutan belantara yang sangat ganas.</p>
<p>Pasukan Sriwijaya ingin masuk ke daerah Kerinci Tinggi yang kaya dengan produk perdagangan yang sangat diminati oleh negara luar. Disamping itu, daerah ini juga merupakan basis kekuasaan pemerintahan negeri-negeri Sigindo. Akan tetapi menyerang Kerinci Tinggi bukanlah hal yang mudah. Pasukan Sriwijaya menyadari bahwa mereka akan dihadapkan dengan tentangan yang lebih berat. Perlawanan dari pasukan dan rakyat negeri-negeri Sigindo di Kerinci Tinggi tentu akan lebih sengit. Negeri-negeri Sigindo di Kerinci Tinggi telah siaga menyongsong kedatangan mereka. Selain itu, pasukan Sriwijaya menyadari pula bahwa mereka akan berhadapan dengan kondisi alam yang sangat ganas.</p>
<p>Setelah segala sesuatu dipersiapkan mulai dari perbekalan, taktik dan strategi perang, maka pasukan negeri-negeri Sigindo lalu diberangkatkan untuk menghadang musuh. Pada suatu tempat di Bukit Malegan dekat dusun Pulau Sangkar sekarang, kedua pasukan bertemu dan terjadilah pertempuran sengit. Pasukan Sriwijaya karena tidak menguasai medan perang dan telah lelah melawan keganasan alam dengan mudah dapat diporak-porandakan. Semangat membara dari pasukan negeri Sigindo beserta rakyat disekitarnya dalam menghadapi pasukan Sriwijaya menyebabkan pasukan Sriwijaya dapat di tumpas. Tak seorangpun dibiarkan meloloskan diri, semuanya mati dalam pertempuran. Sebagai peringatan atas kejadian tersebut, maka tempat dimana berlangsungnya pertempuran sengit itu, lalu diberi nama dengan Telaga Darah. Walaupun peristiwa peperangan terjadi ratusan tahun yang silam, namun sampai kini lokasi Telaga Darah di Bukit Melegan selalu dikenang rakyat Kerinci sebagai tempat kemenangan pasukan Sigindo atas pasukan Kerajaan Sriwijaya.</p>
<p>Berita kekalahan pasukan Sriwijaya oleh Kerinci Tinggi, kemudian diterima induk pasukan yang bermarkas di Kerinci Rendah. Sudah barang tentu hal ini amat menyakitkan, karena tidak seorangpun di antara mereka yang dapat kembali. Kekalahan di Telaga Darah merupakan tamparan yang amat berat bagi kelanjutan ekspedisi pasukan Sriwijaya. Akhirnya, mereka lau mengurungkan niatnya untuk menyerang kembali Kerinci Tinggi. Keputusan diambil atas pertimbangan medan yang sangat berat di wilayah Kerinci Tinggi dan kekuatan pasukan Sigindo Sigarinting dan sigindo-sigindo lain yang telah bersatu berjuang mempertahankan wilayah Kerinci Tinggi tidak bisa diremehkan.</p>
<p>Sungguhpun keinginan menyerang daerah Kerinci Tinggi tidak dilanjutkan, akan tetapi pendudukan atas wilayah Kerinci Rendah tetap dipertahankan. Kerajaan Sriwijaya sangat berkepentingan terhadap Kerinci Rendah, karena daerah ini sangat potensial dalam pertambangan emas. Dalam mengukuhkan kerajaan Sriwijaya, daerah Kerinci Tinggi tidak pernah dapat ditundukkan, sehingga daerah Kerinci Tinggi adalah satu-satunya wilayah di Sumatera yang tidak pernah takluk oleh kerajaan Sriwijaya (sampai abad ke 9 Masehi, Kerajaan Sriwijaya berakhir). Semenjak itu Kerinci Tinggi secara turun temurun diperintah oleh siapa saja yang diangkat oleh masyarakat adat untuk silih berganti menyandang gelar Sigindo Sigarinting sampai pada abad ke 13 Masehi.</p>
<p><strong>4. Penutup</strong><br />
Banyak sejarah dari bangsa ini yang hilang ditelan waktu, entah merupakan proses alami atau memang telah disengaja. Terlebih sejak pendudukan bangsa Eropa di wilayah Nusantara ini, maka semua yang bakal mengembalikan ingatan kita pada kejayaan nenek moyang terus dikaburkan. Bahkan mereka dengan semangatnya terus konsisten memutarbalikkan fakta dan sejarah, dengan maksud agar bangsa ini tidak pernah bangkit sekali lagi.</p>
<p>Tapi, dari sedikitnya rajutan sejarah di atas, tentunya secara perlahan mematahkan anggapan bahwa bangsa ini adalah bangsa yang bodoh dan kecil. Ia juga memberikan gambaran nyata bahwa secara pasti kejayaan masa lalu dari bangsa ini akan terungkap dengan jelas. Inilah awal dari kebangkitan yang sesuai dengan kultur yang ada di Nusantara. Yang tetap dengan jati dirinya sendiri tanpa terpengaruh oleh budaya dari luar negeri. Karena sejatinya bangsa ini adalah bangsa yang besar dan unggul, bahkan pernah memimpin dunia. Dan ketika tiba waktunya, maka kepemimpinan itu akan kembali di pangku oleh bangsa ini. Untuk mengembalikan dunia pada tatanan yang sesuai dengan kehendak Tuhan.</p>
<p>Yogyakarta, 01 Mei 2012<br />
Mashudi Antoro (Oedi`)</p>
<p>Referensi: Idris Ja’far, 2003</p>
<br />Filed under: <a href='http://oediku.wordpress.com/category/tulisan_ku/'>Tulisan_ku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/oediku.wordpress.com/5041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/oediku.wordpress.com/5041/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/oediku.wordpress.com/5041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/oediku.wordpress.com/5041/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/oediku.wordpress.com/5041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/oediku.wordpress.com/5041/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/oediku.wordpress.com/5041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/oediku.wordpress.com/5041/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/oediku.wordpress.com/5041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/oediku.wordpress.com/5041/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/oediku.wordpress.com/5041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/oediku.wordpress.com/5041/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/oediku.wordpress.com/5041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/oediku.wordpress.com/5041/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=5041&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oediku.wordpress.com/2012/05/01/kerajaan-sigindo-alam-kerinci-satu-satunya-wilayah-di-sumatera-yang-tidak-dikuasai-sriwijaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6cb65fbfcc0817de8252d572e488c596?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">oedi`</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/05/kerinci1.jpg?w=145" medium="image">
			<media:title type="html">Kerinci</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/05/prasasti-karang-birahi-1.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">prasasti karang birahi 1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Peka Memaknai Kesedihan</title>
		<link>http://oediku.wordpress.com/2012/04/20/peka-memaknai-kesedihan/</link>
		<comments>http://oediku.wordpress.com/2012/04/20/peka-memaknai-kesedihan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2012 11:31:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku_ku]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan_ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oediku.wordpress.com/?p=5007</guid>
		<description><![CDATA[Wahai kekasih. Sebaik-baiknya manusia adalah dia yang peka terhadap segala sesuatu. Sungguh ia akan memperoleh banyak keuntungan dari sikapnya itu, lantaran selalu sedia payung sebelum hujan. Atau memiliki kebiasaan untuk sekali dayung, maka dua tiga pulau terlampaui. Begitu pun dalam memaknai kesedihan. Jika seseorang telah peka terhadapnya, maka banyak kemudahan bisa di dapatkan. Di setiap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=5007&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/kepekaan-1.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5014" title="kepekaan 1" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/kepekaan-1.jpg?w=118&h=150" alt="" width="118" height="150" /></a>Wahai kekasih. Sebaik-baiknya manusia adalah dia yang peka terhadap segala sesuatu. Sungguh ia akan memperoleh banyak keuntungan dari sikapnya itu, lantaran selalu sedia payung sebelum hujan. Atau memiliki kebiasaan untuk sekali dayung, maka dua tiga pulau terlampaui.</p>
<p>Begitu pun dalam memaknai kesedihan. Jika seseorang telah peka terhadapnya, maka banyak kemudahan bisa di dapatkan. Di setiap harinya ia akan senantiasa bersikap waspada, kalau-kalau sikapnya dalam menghadapi kedukaan terlalu berlebihan. Tidak tenang hatinya bila tahu bahwa dirinya telah malas dalam bersyukur kepada-Nya. Sehingga ia pun terus semangat dalam memperbaiki diri dan keluar dari kesedihan.</p>
<p><span id="more-5007"></span>Sungguh, dunia ini adalah samudera, keimanan adalah kapalnya, kesedihanmu adalah ombak badai, sementara pantai adalah akherat. Oleh sebab itu, jadilah engkau seorang pelaut yang telah memahami ke empat bagian itu dengan mendalam. Sadarilah bahwa ke empat unsur itu adalah setiap dari kehendak-Nya yang mesti cerdas untuk diketahui faedahnya. Jangan di buang, tapi jangan pula di ambil dengan sepenuh hati. Jadikan setiap dari ke empat hal itu sesuai dengan kodrat dan peranannya masing-masing. Samudera, maka tetap jadikan ia sebagai satu tempat mengarungi kehidupan. Kapal, jadikan sebagai kendaraan utama untuk bisa sampai ke tujuan dengan selamat. Kesedihan, tetaplah dijadikan bumbu gurih dalam kehidupan agar penuh dengan gairah dan motivasi. Sedangkan pantainya, jadikanlah ia sebagai tempat beristirahat dan menikmati hasil pelayaran.</p>
<p>Namun, kecermatan dalam ke empat bagian di atas kerap tidak di miliki oleh banyak orang. Mereka ingin sampai ke tujuan pelayaran, tapi tidak memiliki kapal yang memadai. Atau paling tidak hanya memiliki sampan kecil di tengah luasnya samudera. Sehingga akhirnya cepat tenggelam ketika di hantam ombak yang besar.</p>
<p>Untuk itu, buatlah kapal yang besar dan kokoh, sehingga bisa membawa semua kebutuhanmu ketika tiba di pantai. Dengan kapal yang kokoh itu pula, maka bisa dipastikan tingkat keselamatan selama pelayaran hidup akan lebih terjamin. Engkau pun akan tenang dalam mengarungi luasnya samudera, bahkan ketika datang ombak ganas sekalipun, tetap saja dirimu santai menghadapinya, karena semua yang bisa membuatmu celaka telah di talangi dengan baik.</p>
<p>Nah, apabila keadaanmu demikian, maka hatimu pun akan bertobat dengan terus mengingat-Nya. Engkau akan terbiasa dengan rasa syukur dan mensyukuri setiap karunia-Nya, atau menjadikan kehidupan ini penuh dengan kebajikan. Sehingga engkau pun akan dicintai oleh Sang Kekasih, dan dicintai pula oleh siapa saja yang mencintai-Nya.</p>
<p>O… Tidak akan baik seseorang bila ia tidak baik dalam mengarungi samudera kehidupannya. Ia tidak akan dikatakan hebat, sebelum ia bisa menjadi nahkoda yang sejati dan tetap bisa berlayar meski terus di hantam badai gelombang. Dan seandainya ia masih takut berlayar dikarenakan cemas pada ombak yang tinggi, maka ia pun tidak bisa dikatakan sebagai pelaut. Lantaran tidak menyukai tantangan hidup.</p>
<p>Ya. Banyak sekali di antara kalian yang bergantung pada benda dan makhluk di dunia ini. Kalian menampakkan diri seolah-olah hanya bergantung kepada Allah SWT, padahal hatimu terus berdusta. Di dalam sana banyak tuhan meski bibirmu telah berkata “Tidak ada Tuhan selain Allah”. Engkau terus larut dalam kekoyolan ini, karena dirimu masih belum bisa menafikkan sesuatu selain-Nya.</p>
<p>Sudah semestinya engkau banyak menyadari, bahwa ketika dirimu mengatakan sesuatu selain-Nya, maka pastikanlah bahwa itu adalah setiap dari makhluk-Nya, milik-Nya dan bukanlah tanpa ada penciptanya. Jadilah sosok yang menjadikan Tuhan Yang Sejati sebagai sandaran hati. Jangan hanya sebatas pengakuan lahir, tetapi melekat kuat di dalam batin. Yang dengannya nanti, maka engkau telah bersungguh-sunguh dalam meyakini tentang keberadaan-Nya.</p>
<p>Inilah orang yang bisa dikatakan peka terhadap sesuatu. Karena banyak manusia yang punya pendengaran bagus tapi tuli. Banyak yang punya penglihatan tajam, tapi buta. Sedangkan yang buta dan tuli itu sebenarnya bukanlah fisik, melainkan hatinya sendiri. Bahkan yang paling menyedihkan lagi adalah, bahwa dia tidak menyadari akan hal ini, bahkan sengaja mengabaikannya. Yang membuatnya kian terhina di hadapan-Nya meski tampak mulia di hadapan manusia hina.</p>
<p>Dia enggan untuk kembali kepada yang diinginkan oleh pribadinya. Dengan egonya yang besar, ia terus berlaku sebagai seorang penipu dan zalim terhadap dirinya sendiri. Sikap yang tanpa batas, tidak punya malu dan larut dalam kebodohan akal terus ia kerjakan. Bahkan semua yang ia lakukan senantiasa diluar batas kewajaran. Sehingga dalam keganjilan dan penyimpangan itu, ia tidak akan bisa datang kepada-Nya. Padahal hanya dengan mendatangi-Nya saja, maka hidup ini akan tenang.</p>
<p>Ya. Jika engkau benar-benar mengenal-Nya, tentulah kau pun terus merendahkan diri di hadapan-Nya. Engkau senantiasa bersikap <em>tawadhu`</em> yang menjadi dasar kezuhudanmu. Setiap pembicaraan atau tingkah laku adalah atas arahan-Nya dan tulus kepada-Nya. Sehingga dalam putaran roda waktu, yang ada hanyalah kerinduan dalam mencintai-Nya.</p>
<p>Rasa sedih dan isak tangis tak kau miliki lagi, kecuali hanya bagi-Nya. Sikap lemah yang kau rasakan di hadapan Tuhan adalah tulus dikarenakan pengetahuanmu atas hakekat Diri-Nya. Atas betapa kuasanya Dia dalam mengatur dan mengendalikan segala sesuatu di dalam waktu. Sehingga yang terjadi adalah rasa syukur dan terus mencintai-Nya dalam segala hal tampa pamrih.</p>
<p>Lalu, apabila engkau bersikap kukuh dalam tauhid kepada-Nya serta tidak mencintai selain-Nya, maka akan datang keteguhan dan keluasan dari kehendak-Nya. Dia akan mendekati dirimu dengan kedekatan yang lebih dekat dari urat leher, sehingga engkau tidak pernah kesulitan. Dia pun tidak berpaling darimu, yang memungkinkan engkau melihat wajah-Nya dengan rasa cinta. Cinta dari seorang yang mencintai Kekasihnya.</p>
<p>Disinilah bedanya orang yang memiliki cinta dengan mereka yang tidak memilikinya. Ketika ia melihat cacatnya dunia ini, mereka segera lari darinya. Begitu pun ketika ia merasa bahwa makhluk itu banyak cacatnya, maka ia pun pergi menjauhi. Ini bukan karena ia membenci ciptaan-Nya, melainkan ia takut terjerumus ikut serta. Beda dengan mereka yang tidak mempunyai cinta di hatinya, lantaran ia akan terus bersama yang cacat-cacat itu, maka ia pun cacat dalam aturan Tuhan.</p>
<p>Makanya, pekalah engkau pada sesuatu yang tidak biasa di perhatikan oleh orang kebanyakan. Jadilah sosok yang berbeda dari sebagian besar manusia. Sebab, seorang yang telah ber-<em>makrifat</em> kepada Allah akan selalu mempersempit pandangannya kepada makhluk. Ia akan senantiasa berada dalam kondisi ini, hingga mendapatkan apa yang ia cintai. Sampai ia mengetahui bahwa amal dan ibadahnya hanya untuk Diri Kekasihnya, tanpa mengharapkan apapun selain-Nya.</p>
<p>Selain itu, tetaplah bersungguh-sungguh dalam usaha mengenali-Nya. Sebab jika engkau telah ber-<em>makrifat</em> kepada-Nya, maka dirimu akan mudah mengenal yang lainnya. Engkau akan lebih mencintai-Nya, karena segala sesuatu yang kau lihat adalah Dia.</p>
<p>Sehingga, buanglah jauh-jauh perasaan membutuhkan makhluk dan jangan sekali pun bersekutu dengan mereka. Cukuplah Allah sebagai Yang Menguasaimu, karena Dia adalah Tuhan. Tidak perlu menghabiskan waktu dan energimu, lantaran terus mengejar dan ingin bersama makhluk, tapi mendekatlah hanya kepada-Nya, demi kebahagiaan dan ketenanganmu.</p>
<p>Ya. Jika engkau ingin ber-<em>khalwat</em> dengan-Nya, maka ber-<em>khalwat</em> dululah dengan dirimu sendiri. Sering-seringlah engkau ber-<em>uzlah</em> dalam setiap kali kesempatan, dengan begitu kau pun akan bisa menyendiri dari keberadaan dirimu. Sehingga suatu saat nanti, maka dirimu akan mudah menyendiri dari selain dirimu, karena telah bersama-Nya.</p>
<p>Inilah keagungan orang suci yang tidak dapat dilihat dari bentuk luar. Ketinggian pekertinya tak diketahui oleh kalangan awam dalam umat ini. Lantaran ia selalu tersembunyi di dalam setiap menyendiri dan berada dalam keramaian manusia. Bahkan kemuliaan yang telah ia miliki tidak lagi memiliki sifat, karena telah menyatu dengan sifat-Nya. Sehingga yang ada hanyalah Dia.</p>
<p>Namun, bagi mereka yang hina akan selalu menampakkan kesucian dari penampilan luarnya. Polesan kosmetik amal dan ibadah adalah yang utama, sedangkan kepemilikan duniawi adalah pakaiannya. Ia sering mengajak orang banyak untuk zuhud dalam hidup, tetapi ia sendiri tidak mau melakukannya. Ia kerap mengingatkan orang lain untuk tidak berbuat <em>riya`</em> dan menyekutukan Allah SWT, sedangkan ia sendiri kerap melakukannya di depan publik. Bagaimana ini? Siapa yang hina dan siapa yang bodoh? Tentulah si pelacur nista itu.</p>
<p>O… Siang malam engkau terus mencari ketenangan di dunia ini, tapi sayang sedikit pun engkau tidak memperolehnya. Jangankan mendapatkannya, mendekati saja belum mampu. Engkau bukannya tanpa pencarian, hanya saja niat dan cara yang kau pilih keliru. Engkau beramal kepada Allah, tapi sayang mengharapkan imbalan. Engkau beribadah kepada-Nya, cuma sayang tanpa keikhlasan. Sehingga, yang di dapatkan bukan pahala dan kebaikan, melainkan dosa yang begitu banyak.</p>
<p>Lalu, bagaimana mungkin agama Islammu dapat menyelamatkan saat di peradilan Mahsyar, sedangkan engkau sendiri belum Islam secara benar? Engkau mengatakan dengan bibirmu bahwa Islam adalah ajaran yang sejati, namun hatimu sejatinya menentang dengan keras. Engkau berkata hanya Islam yang dapat memberikan solusi bagi permasalahan kehidupan, sedangkan keseharianmu tetap saja mengikuti aturan yang di buat oleh kaum jahiliyah (demokrasi, sosialisme, kapitalisme, liberalisme, satanisme, dll).</p>
<p>Sungguh, engkau telah keliru. Engkau berdiri tegak, rukuk, sujud di tengah-tengah jamaah masjid, sedangkan hatimu tetap bersama yang tidak shalat di luar sana. Engkau terus menunggu kedatangan dan hadiah mereka, padahal engkau tahu bahwa yang mereka berikan tidak jauh dari yang haram di mata Allah. Engkau pun senang menempatkan dirimu pada tempat yang Allah tidak menempatkanmu disana (tempat maksiat, dll), yang tidak datang kepadanya selain bencana. Sehingga celakalah hidup dan kehidupanmu di dua dunia.</p>
<p>Yogyakarta, 20 April 2012<br />
Mashudi Antoro (Oedi`)</p>
<p>[Cuplikan dari buku "Kesedihan yang Indah", karya Mashudi Antoro]</p>
<br />Filed under: <a href='http://oediku.wordpress.com/category/buku_ku/'>Buku_ku</a>, <a href='http://oediku.wordpress.com/category/tulisan_ku/'>Tulisan_ku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/oediku.wordpress.com/5007/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/oediku.wordpress.com/5007/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/oediku.wordpress.com/5007/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/oediku.wordpress.com/5007/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/oediku.wordpress.com/5007/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/oediku.wordpress.com/5007/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/oediku.wordpress.com/5007/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/oediku.wordpress.com/5007/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/oediku.wordpress.com/5007/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/oediku.wordpress.com/5007/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/oediku.wordpress.com/5007/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/oediku.wordpress.com/5007/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/oediku.wordpress.com/5007/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/oediku.wordpress.com/5007/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=5007&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oediku.wordpress.com/2012/04/20/peka-memaknai-kesedihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6cb65fbfcc0817de8252d572e488c596?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">oedi`</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/kepekaan-1.jpg?w=118" medium="image">
			<media:title type="html">kepekaan 1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>10 Bukti Kesempurnaan dalam Penciptaan Bumi</title>
		<link>http://oediku.wordpress.com/2012/04/09/10-bukti-kesempurnaan-dalam-penciptaan-bumi/</link>
		<comments>http://oediku.wordpress.com/2012/04/09/10-bukti-kesempurnaan-dalam-penciptaan-bumi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2012 21:53:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan_ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oediku.wordpress.com/?p=4982</guid>
		<description><![CDATA[Saudaraku sekalian. Pada kesempatan kali ini, saya kembali mengajak Anda untuk menambah wawasan ilmu dan pengetahuan. Fokus pembahasan kali ini adalah mengenai Bumi tempat tinggal kita, dimana akan diuraikan tentang 10 bukti kesempurnaan penciptaannya. Semoga dengannya nanti akan mendatangkan banyak manfaat dan menumbuhkan keyakinan yang mendalam akan sebuah hakekat kehidupan, bahwa memanglah segala sesuatu itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4982&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/bumi.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4993" title="bumi" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/bumi.jpg?w=150&h=150" alt="" width="150" height="150" /></a>Saudaraku sekalian. Pada kesempatan kali ini, saya kembali mengajak Anda untuk menambah wawasan ilmu dan pengetahuan. Fokus pembahasan kali ini adalah mengenai Bumi tempat tinggal kita, dimana akan diuraikan tentang 10 bukti kesempurnaan penciptaannya. Semoga dengannya nanti akan mendatangkan banyak manfaat dan menumbuhkan keyakinan yang mendalam akan sebuah hakekat kehidupan, bahwa memanglah segala sesuatu itu ada yang menciptakan dan mengaturnya dengan sangat teliti. Dan untuk mempersingkat waktu, mari ikuti penelusuran berikut ini:</p>
<p><span id="more-4982"></span>Salah satu temuan mutakhir di dunia sains yang menjadi buah bibir di kalangan ilmuwan adalah apa yang disebut prinsip antropis. Prinsip ini mengungkapkan bahwa setiap detail yang terdapat di alam semesta telah dirancang dengan ketepatan yang sempurna untuk memungkinkan manusia hidup. Contoh kecil dari prinsip antropis ini dapat kita temukan pada fakta-fakta yang berkaitan dengan keberadaan bumi.</p>
<p>Dalam hal ini, seorang astronom Amerika Hugh Ross dalam bukunya yang berjudul <em>‘The Fingerprint of God, Recent Scientific Discoveries Reveal The Unmistakable Identitiy of The Creator</em>’ telah membuat daftarnya sendiri sebagai berikut:</p>
<p><strong>1. Jarak Bumi dengan Matahari</strong><br />
Jarak matahari ke bumi adalah 149.669.000 kilometer (atau 93.000.000 mil). Jarak ini dikenal sebagai satuan astronomi dan biasa dibulatkan (untuk penyederhanaan hitungan) menjadi 148 juta km.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/jarak-bumi-dengan-matahari.png"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4983" title="Jarak bumi dengan matahari" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/jarak-bumi-dengan-matahari.png?w=300&h=209" alt="" width="300" height="209" /></a><br />
Dibandingkan dengan bumi, diameter matahari kira-kira 112 kalinya. Gaya tarik matahari kira-kira 30 kali gaya tarik bumi. Sinar matahari menempuh masa 8 menit untuk sampai ke bumi.</p>
<p>Jika lebih jauh:<br />
Planet bumi akan terlalu dingin bagi siklus air yang stabil.<br />
Jika lebih dekat:<br />
Planet bumi akan terlalu panas bagi siklus air yang stabil</p>
<p><strong>2. Gravitasi di permukaan Bumi</strong></p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/gravitasi-di-permukaan-bumi.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4984" title="Gravitasi di permukaan bumi" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/gravitasi-di-permukaan-bumi.jpg?w=300&h=300" alt="" width="300" height="300" /></a></p>
<p>Gravitasi permukaan dari sebuah obyek astronomi (planet, bintang, dll) adalah percepatan gravitasi yang berlaku pada permukaan obyek tersebut. Gravitasi permukaan bergantung pada massa dan radius obyek tersebut. Seringkali gravitasi permukaan dinyatakan sebagai rasio dengan ketentuan yang berlaku di bumi.</p>
<p>Jika lebih kuat:<br />
Atmosfer bumi akan menahan terlalu banyak gas beracun (amoniak dan methana)<br />
Jika lebih lemah:<br />
Atmosfer bumi akan terlalu tipis karena banyak kehilangan udara</p>
<p><strong>3. Periode rotasi Bumi</strong></p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/periode-rotasi-bumi.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4985" title="Periode rotasi bumi" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/periode-rotasi-bumi.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p>Rotasi bumi merujuk pada gerakan berputar planet bumi pada sumbunya dan gerakan di orbitnya mengelilingi matahari.</p>
<p>Jika lebih lama:<br />
Perbedaan suhu pada siang dan malam hari terlalu besar<br />
Jika lebih cepat:<br />
Kecepatan angin pada atmosfer terlalu tinggi</p>
<p><strong>4. Albedo</strong><br />
Albedo merupakan sebuah besaran yang menggambarkan perbandingan antara sinar matahari yang tiba di permukaan bumi dan yang dipantulkan kembali ke angkasa dengan terjadi perubahan panjang gelombang (<em>outgoing longwave radiatin</em>).</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/albedo.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4986" title="Albedo" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/albedo.jpg?w=300&h=159" alt="" width="300" height="159" /></a><br />
Perbedaan panjang gelombang antara yang datang dan yang dipantulkan dapat dikaitkan dengan seberapa besar energi matahari yang diserap oleh permukaan bumi.</p>
<p>Jika lebih besar:<br />
Zaman es tak terkendali akan terjadi<br />
Jika lebih kecil:<br />
Efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi</p>
<p><strong>5. Aktivitas gempa</strong><br />
Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/aktivitas-gempa.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4987" title="Aktivitas gempa" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/aktivitas-gempa.jpg?w=300&h=201" alt="" width="300" height="201" /></a><br />
Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan.</p>
<p>Jika lebih besar:<br />
Terlalu banyak makhluk hidup binasa<br />
Jika lebih kecil:<br />
Bahan makanan dasar laut tidak akan didaur ulang ke daratan melalui pengangkatan tektonik</p>
<p><strong>6. Ketebalan kerak bumi</strong><br />
Kerak bumi adalah lapisan terluar bumi yang terbagi menjadi 2 kategori, yaitu kerak samudra dan kerak benua. Kerak samudra mempunyai ketebalan sekitar 5-10 km, sedangkan kerak benua mempunyai ketebalan sekitar 20-70 km.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/ketebalan-kerak-bumi.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4988" title="Ketebalan kerak bumi" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/ketebalan-kerak-bumi.jpg?w=300&h=233" alt="" width="300" height="233" /></a></p>
<p>Penyusun kerak samudra yang utama adalah batuan basalt, sedangkan batuan penyusun kerak benua yang utama adalah granit, yang tidak sepadat batuan basalt. Kerak bumi dan sebagian mantel bumi membentuk lapisan litosfer dengan ketebalan total kurang lebih 80 km.</p>
<p>Jika lebih tebal:<br />
Terlalu banyak oksigen berpidah dari atmosfer ke kerak bumi<br />
Jika lebih tipis:<br />
Aktivitas tektonik dan vulkanik akan terlalu besar</p>
<p><strong>7. Medan magnet bumi</strong><br />
<em>Magnetosfer</em> bumi adalah suatu daerah di angkasa yang bentuknya ditentukan oleh luasnya medan magnet internal bumi, plasma angin matahari, dan medan magnet antarplanet.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/medan-magnet-bumi.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4989" title="Medan magnet bumi" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/medan-magnet-bumi.jpg?w=300&h=214" alt="" width="300" height="214" /></a><br />
Di <em>magnetosfer</em>, campuran ion-ion dan elektron-elektron bebas baik dari angin matahari maupun ionosfir bumi dibatasi oleh gaya magnet dan listrik yang lebih kuat daripada gravitasi dan tumbukan.</p>
<p>Jika lebih kuat:<br />
Badai elektromagnetik akan terlalu merusak<br />
Jika lebih lemah:<br />
Kurangnya perlindungan dari radiasi berbahaya yang berasal dari luar angkasa</p>
<p><strong>8. Interaksi gravitasi dengan bulan</strong></p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/interaksi-gravitasi-dengan-bulan.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4990" title="Interaksi gravitasi dengan bulan" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/interaksi-gravitasi-dengan-bulan.jpg?w=300&h=163" alt="" width="300" height="163" /></a></p>
<p>Bulan yang ditarik oleh gaya gravitasi bumi tidak jatuh ke bumi disebabkan oleh gaya <em>sentrifugal</em> yang timbul dari orbit bulan mengelilingi bumi. Besarnya gaya sentrifugal bulan adalah sedikit lebih besar dari gaya tarik menarik antara gravitasi bumi dan bulan. Hal ini menyebabkan bulan semakin menjauh dari bumi dengan kecepatan sekitar 3,8 cm/tahun.</p>
<p>Jika lebih besar:<br />
Efek pasang surut pada laut, atmosfer dan periode rotasi semakin merusak<br />
Jika lebih kecil:<br />
Perubahan tidak langsung pada orbit menyebabkan ketidakstabilan iklim</p>
<p>Bulan bisa menutupi matahari dalam gerhana bulan total, tapi ukurannya tidak sama. Yang menarik, jarak matahari ke bumi adalah 395 kali lipat jarak bulan ke bumi, sedangkan diameter matahari adalah 395 kali diameter bulan. Pada saat gerhana matahari total, ukuran bumi dan bulan persis sama, sehingga matahari bisa tertutup bulan secara sempurna.</p>
<p><strong>9. Kadar karbondioksida dan uap air dalam atmosfer</strong><br />
Atmosfer bumi terdiri atas nitrogen (78.17%) dan oksigen (20.97%), dengan sedikit argon (0.9%), karbondioksida (variabel, tetapi sekitar 0.0357%), uap air, dan gas lainnya.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/kadar-karbondioksida-dan-uap-air-dalam-atmosfer.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4991" title="Kadar karbondioksida dan uap air dalam atmosfer" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/kadar-karbondioksida-dan-uap-air-dalam-atmosfer.jpg?w=300&h=231" alt="" width="300" height="231" /></a></p>
<p>Atmosfer melindungi kehidupan di bumi dengan menyerap radiasi sinar ultraviolet dari matahari dan mengurangi suhu ekstrem di antara siang dan malam. 75% dari atmosfer ada dalam 11 km dari permukaan planet. Atmosfer tidak mempunyai batas yang langsung tapat berbatasan, tetapi agak menipis lambat laun dengan menambah ketinggian, tidak ada batas pasti antara atmosfer dan angkasa luar.</p>
<p>Jika lebih besar:<br />
Efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi<br />
Jika lebih kecil:<br />
Efek rumah kaca tidak memadai</p>
<p><strong>10. Kadar ozon dalam atmosfer</strong><br />
Ozon terdiri dari 3 molekul oksigen dan amat berbahaya pada kesehatan manusia. Secara alamiah, ozon dihasilkan melalui percampuran cahaya ultraviolet dengan atmosfer bumi dan membentuk suatu lapisan ozon pada ketinggian 50 kilometer.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/kadar-ozon-dalam-atmosfer.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4992" title="Kadar ozon dalam atmosfer" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/kadar-ozon-dalam-atmosfer.jpg?w=288&h=300" alt="" width="288" height="300" /></a><br />
Ozon tertumpu di bawah stratosfer di antara 15 dan 30 km di atas permukaan bumi yang dikenal sebagai ‘lapisan ozon’. Ozon dihasilkan dengan pelbagai persenyawaan kimia, tetapi mekanisme utama penghasilan dan perpindahan dalam atmosfer adalah penyerapan tenaga sinar ultraviolet (uv) dari matahari.</p>
<p>Jika lebih besar:<br />
Suhu permukaan bumi terlalu rendah<br />
Jika lebih kecil:<br />
Suhu permukaan bumi terlalu tinggi, terlalu banyak radiasi ultraviolet</p>
<p><strong>Kesimpulan</strong><br />
Daftar di atas hanyalah sedikit contoh dari sekian banyaknya data yang melimpah tentang adanya prinsip antropis. Namun, yang sedikit ini pun cukup untuk menghancurkan mitos yang dipercaya para ilmuan materialis, yaitu bahwa keberadaan bumi beserta kehidupan yang terdapat padanya terjadi secara kebetulan melalui serangkaian peristiwa acak tanpa perencanaan.</p>
<p>Siapapun yang mempelajari data-data ini tidak akan gagal untuk sampai pada kesimpulan bahwa bumi ini merupakan tempat yang telah dirancang dengan tingkat kerumitan yang tak terbayangkan dan dengan kesesuaian yang sempurna demi keberlangsungan kehidupan di dalamnya.</p>
<p>Allah SWT berfirman:<br />
<em>“Dia pencipta langit dan bumi, bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu”</em> (QS. Al-An`aam [6] ayat 101)</p>
<p><em>“Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa (meluaskannya)”</em> (QS. Adz-Dzaariyaat [51] ayat 47)</p>
<p><em>“Dan Dia-lah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya”</em> (QS. Al-Anbiyaa` [21] ayat 33)</p>
<p>Semoga kedepannya, dengan membaca sekelumit penjelasan tentang Bumi kita ini akan semakin memantapkan prinsip dan keyakinan kita, bahwa segala sesuatu yang berada di dalam ruang dan waktu adalah ciptaan Yang Maha Kuasa, dengan segala aturan dan ketetapan-Nya yang absolut. Ia diciptakan sedemikian rupa dengan segala perhitungan dan tatanan yang sangat teratur. sehingga bisa menjadi kediaman seluruh makhluk. Sebagai tanda-tanda kekuasaan dan kebesaran-Nya.</p>
<p>Yogyakarta 10 April 2012<br />
Mashudi Antoro (Oedi`)</p>
<p>Referensi: http://aksesdunia.com/2011/10-bukti-kesempurnaan-penciptaan-bumi-dan-segala-isinya/#ixzz1rYbPRbMu</p>
<p><strong>Tambahan:</strong> Silahkan <a title="keajaiban-al-quran-dan-pembenarannya-secara-ilmiah" href="http://oediku.wordpress.com/2010/06/01/keajaiban-al-quran-dan-pembenarannya-secara-ilmiah/#more-2065">baca link ini</a> untuk menambah wawasan Anda dalam hal penciptaan alam semesta. <a title="keajaiban-al-quran-dan-pembenarannya-secara-ilmiah 2" href="http://oediku.wordpress.com/2010/06/01/keajaiban-al-quran-dan-pembenarannya-secara-ilmiah/#more-2065">Baca&#8230; </a></p>
<br />Filed under: <a href='http://oediku.wordpress.com/category/info-terbaru/'>Info Terbaru</a>, <a href='http://oediku.wordpress.com/category/tulisan_ku/'>Tulisan_ku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/oediku.wordpress.com/4982/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/oediku.wordpress.com/4982/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/oediku.wordpress.com/4982/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/oediku.wordpress.com/4982/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/oediku.wordpress.com/4982/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/oediku.wordpress.com/4982/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/oediku.wordpress.com/4982/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/oediku.wordpress.com/4982/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/oediku.wordpress.com/4982/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/oediku.wordpress.com/4982/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/oediku.wordpress.com/4982/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/oediku.wordpress.com/4982/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/oediku.wordpress.com/4982/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/oediku.wordpress.com/4982/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4982&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oediku.wordpress.com/2012/04/09/10-bukti-kesempurnaan-dalam-penciptaan-bumi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6cb65fbfcc0817de8252d572e488c596?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">oedi`</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/bumi.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">bumi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/jarak-bumi-dengan-matahari.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Jarak bumi dengan matahari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/gravitasi-di-permukaan-bumi.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Gravitasi di permukaan bumi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/periode-rotasi-bumi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Periode rotasi bumi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/albedo.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Albedo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/aktivitas-gempa.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Aktivitas gempa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/ketebalan-kerak-bumi.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Ketebalan kerak bumi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/medan-magnet-bumi.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Medan magnet bumi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/interaksi-gravitasi-dengan-bulan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Interaksi gravitasi dengan bulan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/kadar-karbondioksida-dan-uap-air-dalam-atmosfer.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Kadar karbondioksida dan uap air dalam atmosfer</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/kadar-ozon-dalam-atmosfer.jpg?w=288" medium="image">
			<media:title type="html">Kadar ozon dalam atmosfer</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>20 Tempat Paling Eksotis di Indonesia</title>
		<link>http://oediku.wordpress.com/2012/04/09/20-tempat-paling-eksotis-di-indonesia/</link>
		<comments>http://oediku.wordpress.com/2012/04/09/20-tempat-paling-eksotis-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2012 17:09:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan_ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oediku.wordpress.com/?p=4957</guid>
		<description><![CDATA[Saudaraku sekalian. Melanjutkan tentang kekaguman kita pada tanah pertiwi ini, maka dalam kesempatan ini saya akan mengajak Anda untuk mengulik lebih jauh tentang pesona eksotis dari tempat-tempat indah yang dimiliki oleh Nusantara. Ini tidak bermaksud mengatakan yang terlengkap, lantaran masih banyak sekali di luar sana yang belum terpublikasikan, namun setidaknya bisa memberikan gambaran yang lebih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4957&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/pulau-komodo3111.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4958" title="pulau-komodo3111" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/pulau-komodo3111.jpg?w=150&h=99" alt="" width="150" height="99" /></a>Saudaraku sekalian. Melanjutkan tentang kekaguman kita pada tanah pertiwi ini, maka dalam kesempatan ini saya akan mengajak Anda untuk mengulik lebih jauh tentang pesona eksotis dari tempat-tempat indah yang dimiliki oleh Nusantara. Ini tidak bermaksud mengatakan yang terlengkap, lantaran masih banyak sekali di luar sana yang belum terpublikasikan, namun setidaknya bisa memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kekayaan dan keindahan alam Nusantara kita.</p>
<p><span id="more-4957"></span>Untuk mempersingkat waktu, mari ikuti penelusuran berikut ini:</p>
<p><strong>1. Danau Toba, Sumatera Utara</strong><br />
Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer (danau vulkanik terbesar di dunia). Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/danau-toba.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4959" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/danau-toba.jpg?w=300&h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><strong>2. Danau Gunung Tujuh, Jambi</strong><br />
Kerinci boleh bangga dengan keberadaan Danau Gunung Tujuh yang merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara. Serta terdapat beberapa danau kecil lainnya dengan keindahan alamnya yang unik. Danau Belibis dengan alam yang masih asli memberikan sentuhan yang berbeda.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/danau-gunung-tujuh-jambi.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4960" title="Danau Gunung Tujuh, Jambi" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/danau-gunung-tujuh-jambi.jpg?w=300&h=199" alt="" width="300" height="199" /></a></p>
<p><strong>3. Pulau Belitung, Bangka Belitung</strong><br />
Pulau indah, pemandangan unik pantai pasir putih asli dihiasi batu-batu granit yang artistik dan air laut sejernih kristal, dikelilingi oleh ratusan pulau-pulau kecil.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/pulau-belitung-bangka-belitung.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4961" title="Pulau Belitung, Bangka Belitung" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/pulau-belitung-bangka-belitung.jpg?w=300&h=199" alt="" width="300" height="199" /></a></p>
<p><strong>4. Krakatau, Selat Sunda</strong><br />
Adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana yang karena letusan pada tanggal 26-27 Agustus 1883, kemudian sirna. Letusannya sangat dahsyat dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/gunung-anak-krakatau-selat-sunda.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4963" title="Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/gunung-anak-krakatau-selat-sunda.jpg?w=300&h=200" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p><strong>5. Green Canyon, Jawa Barat</strong><br />
Green Canyon menyimpan pesona luar biasa. Perpaduan antara sungai, lembah hijau, hutan lindung, dan aneka stalaktit-stalakmit. Keindahan berbalut kesunyian, bagai surga yang tersembunyi. Green Canyon mulai dikembangkan pada tahun 1989.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/green-canyon-jawa-barat.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4962" title="Green Canyon, Jawa Barat" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/green-canyon-jawa-barat.jpg?w=300&h=199" alt="" width="300" height="199" /></a></p>
<p><strong>6. Kawah Ijen, Jawa Timur</strong><br />
Kawah Ijen merupakan salah satu gunung berapi atraksi wisata di Indonesia. Kawah Ijen merupakan objek wisata terkenal, yang telah dikenal oleh para wisatawan domestik dan asing karena keindahan alam dan bahari.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/kawah-ijen-jawa-timur.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4964" title="Kawah Ijen, Jawa Timur" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/kawah-ijen-jawa-timur.jpg?w=300&h=180" alt="" width="300" height="180" /></a></p>
<p><strong>7. Gunung Bromo, Jawa Timur</strong><br />
Gunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/gunung-bromo-jawa-timur.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4965" title="Gunung Bromo, Jawa Timur" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/gunung-bromo-jawa-timur.jpg?w=300&h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><strong>8. Air terjun Madakaripura, Jawa Timur</strong><br />
Selain itu, di kawasan wisata Gunung Bromo ternyata menyimpan satu lokasi wisata yang unik dan menawan. Lokasinya tidak jauh dari lautan pasir Bromo, hanya sekitar 45 menit ke arah Probolinggo (ke Utara). Namanya adalah air terjun Madakaripura, dengan ketinggian sekitar 200 meter, dengan limpahan air yang jatuh dengan derasnya dari atas dan berubah menjadi selembut  kapas ke kolam berwarna kehijauan. Air yang jatuh di kolam ini menimbulkan bunyi yang berirama, terkadang bunyi yang ditimbulkannya lebih keras dikarenakan air yang jatuh lebih deras.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/air-terjun-madakaripura1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4966" title="air-terjun-madakaripura1" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/air-terjun-madakaripura1.jpg?w=199&h=300" alt="" width="199" height="300" /></a></p>
<p>Keunikan dan kesejukan air terjun ini membuat kita betah berlama-lama memandanginya. Menurut penduduk setempat nama ini diambil dari cerita pada jaman dahulu, konon Patih Gajah Mada menghabiskan akhir hayatnya dengan bersemedi di air tejun ini. Cerita ini didukung dengan adanya arca Gajah Mada di tempat parkir area tersebut.</p>
<p><strong>9. Baluran, Jawa Timur</strong><br />
Baluran adalah Afrikanya Indonesia, Taman Nasional ini merupakan perwakilan ekosistem hutan yang spesifik kering di Pulau Jawa, terdiri dari tipe vegetasi savana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Sekitar 40 persen tipe vegetasi savana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/baluran-jawa-timur.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4967" title="Baluran, Jawa Timur" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/baluran-jawa-timur.jpg?w=300&h=198" alt="" width="300" height="198" /></a></p>
<p><strong>10. Goa Gong, Jawa Timur</strong><br />
Goa Gong diklaim sebagai goa terindah di Asia Tenggara. Di dalam gua ini Anda dapat menyaksikan berbagai macam tonjolan batuan (stalaktit/stalakmit) yang sangat menarik dan proses terjadinya secara alami.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/goa-gong-jawa-timur.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-4968" title="Goa Gong, Jawa Timur" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/goa-gong-jawa-timur.jpg?w=293&h=300" alt="" width="293" height="300" /></a></p>
<p><strong>11. Pantai dreamland, Bali</strong><br />
Dreamland atau lebih dikenal sebagai Pantai Dreamland merupakan salah satu pantai terindah di Bali selain Pantai Kuta. Pantai yang terletak tidak jauh dari daerah Uluwatu di Pulau Dewata ini sudah sangat terkenal karena keindahannya. Keindahan dan kebersihan pantai menambah daya tarik pengunjung, bukan hanya dari dalam negeri tapi juga turis manca negara.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/pantai-dreamland-bali.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4969" title="Pantai dreamland, Bali" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/pantai-dreamland-bali.jpg?w=300&h=155" alt="" width="300" height="155" /></a></p>
<p><strong>12. Gunung Rinjani, NTB</strong><br />
Rinjani memiliki panaroma yang bisa dibilang paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, sampai mahasiswa pecinta alam. Suhu udara rata-rata sekitar 20°C; terendah 12°C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/gunung-rinjani-ntb.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4970" title="Gunung Rinjani, NTB" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/gunung-rinjani-ntb.jpg?w=300&h=174" alt="" width="300" height="174" /></a><br />
<strong></strong></p>
<p><strong>13. Gunung Kelimutu, NTT</strong><br />
Gunung Kelimutu, NTT adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa pemo Kecamatan kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya. Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/gunung-kelimutu-ntt.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4971" title="Gunung Kelimutu, NTT" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/gunung-kelimutu-ntt.jpg?w=300&h=217" alt="" width="300" height="217" /></a></p>
<p><strong>14. Pulau Komodo, NTT</strong><br />
Taman Nasional Komodo (TN. Komodo) Merupakan kawasan yang terdiri dari beberapa pulau dengan perairan lautnya. Pulau-pulau tersebut merupakan habitat satwa komodo (Varanus komodoensis) yaitu reptil purba yang tersisa di bumi. Kondisi alamnya unik, terdapat padang savana yang luas dengan pohon lontarnya (Borassus flabellifer).</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/pulau-komodo31111.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4972" title="pulau-komodo3111" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/pulau-komodo31111.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p><strong>15. Pulau Derawan, Kalimantan Timur</strong><br />
Di perairan sekitarnya terdapat taman laut dan terkenal sebagai wisata selam (diving) dengan kedalaman sekitar lima meter. Pada batu karang di kedalaman sepuluh meter, terdapat karang yang dikenal sebagai “Blue Trigger Wall”</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/pulau-drawan.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4973" title="pulau drawan" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/pulau-drawan.jpg?w=300&h=242" alt="" width="300" height="242" /></a></p>
<p><strong>16. Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara</strong><br />
Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/taman-laut-bunaken-sulawesi-utara.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4974" title="Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/taman-laut-bunaken-sulawesi-utara.jpg?w=300&h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><strong>17. Pegunungan Karst Bantimurung, Sulawesi Selatan</strong><br />
Taman Nasional Bantimurung mempunyai pemandangan alam yang paling indah. Karena di taman nasional ini, terdapat sumber air yang tidak pernah kering. Sehingga berbagai jenis tanaman dapat bertahan di saat musim kemarau yang panjang.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/pegunungan-karst-bantimurung-sulawesi-selatan.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4975" title="Pegunungan Karst Bantimurung, Sulawesi Selatan" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/pegunungan-karst-bantimurung-sulawesi-selatan.jpg?w=300&h=161" alt="" width="300" height="161" /></a></p>
<p><strong>18. Carstensz Pyramid, Papua</strong><br />
Indonesia patut berbangga dengan keunikan dan kekayaan alam serta tradisi masayarakatnya. Kali ini, Carstenz Pyramid atau yang bisa disebut dengan puncak jaya, juga berada di Papua. Puncak Carstensz ini merupakan puncak tertinggi di Australia dan Oceania.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/carstensz-pyramid-papua.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4976" title="Carstensz Pyramid, Papua" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/carstensz-pyramid-papua.jpg?w=300&h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><strong>19. Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat</strong><br />
Kepulauan Raja Ampat merupakan kepulauan yang berada di barat pulau Papua di provinsi Papua Barat, tepatnya di bagian kepala burung Papua. Kepulauan ini merupakan tujuan penyelam-penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya. Sehingga diyakini sebagai pusatnya kekayaan alam bawah laut, yang tidak tertandingi di seluruh dunia. Bahkan bukan cuma itu saja, pemandangan alam perbukitan, panorama pantai dan kekayaan hayatinya juga dapat menyihir siapapun yang berkesempatan kesana. Yang menjadikannya tidak bertentangan dengan julukannya sejak dulu, yaitu &#8220;Pulau Syurga&#8221; atau &#8220;Syurga yang hilang&#8221;.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/kepulauan-raja-ampat-papua-barat.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4977" title="Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/kepulauan-raja-ampat-papua-barat.jpg?w=300&h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><strong>20. Danau Sentani, Papua</strong><br />
Danau Sentani di bawah lereng Pegunungan Cycloops yang terbentang antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua. Landskap Danau Sentani dengan gugusan pulau di tengahnya merupakan salah satu yang terindah di Indonesia.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/danau-sentani-papua.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4978" title="Danau Sentani, Papua" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/danau-sentani-papua.jpg?w=300&h=200" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><strong>*****</strong></p>
<p>Sungguh, bila memperhatikan tentang kekayaan alam dan pesona yang dimiliki oleh tanah pertiwi ini, maka sangat malu rasanya bila masih saja membangga-banggakan pesona negeri lain. Sudah jelas, pesona yang dimiliki oleh Nusantara jauh melebihi keeksotisan tempat di manapun di dunia. Dan 20 tempat di atas hanyalah secuil dari keindahan yang ada di Nusantara, masih banyak lagi yang lain namun memang belum terpublikasikan. Sebagaimana kata pepatah &#8220;Nusantara adalah sepenggal tanah dari Syurga&#8221; atau juga dengan sebutan &#8220;Zamrut Khatulistiwa&#8221;.</p>
<p>Tapi sayang, semua tempat yang eksotis seperti di atas tidak pernah di publikasikan dengan baik, apalagi di promosikan hingga ke manca negara. Kalau pun ada, malah yang mengelolanya adalah pihak asing, seolah-oleh negeri ini telah di jual saja. Atau yang lebih buruk lagi, tempat-tempat yang sebelumnya indah dan alami, malah di rusak, sehingga menyisakan bencana ekosistem. Padahal sudah bisa dipastikan, bahwa bila kita bisa benar-benar bersyukur atas rahmat Tuhan ini dan mengelolanya dengan bijak, maka akan mendatangkan keuntungan yang berlimpah. Baik bagi negara, terlebih untuk kehidupan sosial masyarakatnya.</p>
<p>Yogyakarta, 09 April 2012<br />
Mashudi Antoro (Oedi`)</p>
<p>Referensi:</p>
<p>http://aksesdunia.com/2011/tempat-tempat-dengan-pemandangan-eksotis-di-indonesia/#ixzz1rYAyPchR</p>
<p>aksesdunia.com</p>
<br />Filed under: <a href='http://oediku.wordpress.com/category/tulisan_ku/'>Tulisan_ku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/oediku.wordpress.com/4957/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/oediku.wordpress.com/4957/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/oediku.wordpress.com/4957/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/oediku.wordpress.com/4957/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/oediku.wordpress.com/4957/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/oediku.wordpress.com/4957/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/oediku.wordpress.com/4957/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/oediku.wordpress.com/4957/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/oediku.wordpress.com/4957/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/oediku.wordpress.com/4957/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/oediku.wordpress.com/4957/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/oediku.wordpress.com/4957/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/oediku.wordpress.com/4957/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/oediku.wordpress.com/4957/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4957&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oediku.wordpress.com/2012/04/09/20-tempat-paling-eksotis-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6cb65fbfcc0817de8252d572e488c596?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">oedi`</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/pulau-komodo3111.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">pulau-komodo3111</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/danau-toba.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">OLYMPUS DIGITAL CAMERA</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/danau-gunung-tujuh-jambi.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Danau Gunung Tujuh, Jambi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/pulau-belitung-bangka-belitung.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Pulau Belitung, Bangka Belitung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/gunung-anak-krakatau-selat-sunda.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/green-canyon-jawa-barat.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Green Canyon, Jawa Barat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/kawah-ijen-jawa-timur.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Kawah Ijen, Jawa Timur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/gunung-bromo-jawa-timur.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Gunung Bromo, Jawa Timur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/air-terjun-madakaripura1.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">air-terjun-madakaripura1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/baluran-jawa-timur.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Baluran, Jawa Timur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/goa-gong-jawa-timur.jpg?w=293" medium="image">
			<media:title type="html">Goa Gong, Jawa Timur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/pantai-dreamland-bali.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Pantai dreamland, Bali</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/gunung-rinjani-ntb.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Gunung Rinjani, NTB</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/gunung-kelimutu-ntt.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Gunung Kelimutu, NTT</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/pulau-komodo31111.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pulau-komodo3111</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/pulau-drawan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pulau drawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/taman-laut-bunaken-sulawesi-utara.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/pegunungan-karst-bantimurung-sulawesi-selatan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Pegunungan Karst Bantimurung, Sulawesi Selatan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/carstensz-pyramid-papua.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Carstensz Pyramid, Papua</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/kepulauan-raja-ampat-papua-barat.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/danau-sentani-papua.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Danau Sentani, Papua</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penemuan Species Baru (th 2011-2012) : Bukti Kekayaan Nusantara</title>
		<link>http://oediku.wordpress.com/2012/04/09/penemuan-species-baru-th-2011-2012-bukti-kekayaan-nusantara/</link>
		<comments>http://oediku.wordpress.com/2012/04/09/penemuan-species-baru-th-2011-2012-bukti-kekayaan-nusantara/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2012 08:34:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan_ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oediku.wordpress.com/?p=4932</guid>
		<description><![CDATA[Saudaraku sekalian. Kali ini saya akan mengajak Anda untuk lebih jauh mengulik tentang kekayaan flora dan fauna yang ada di bumi Nusantara ini. Meski ini merupakan hasil penemuan yang sangat sedikit dari yang sebenarnya, namun setidaknya bisa memberikan gambaran yang lebih jelas akan anugerah Tuhan yang sangat berlimpah bagi kita. Dari sekian banyak spesies yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4932&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/ikan-pelangi-11.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4947" title="Ikan pelangi 1" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/ikan-pelangi-11.jpg?w=150&h=94" alt="" width="150" height="94" /></a>Saudaraku sekalian. Kali ini saya akan mengajak Anda untuk lebih jauh mengulik tentang kekayaan flora dan fauna yang ada di bumi Nusantara ini. Meski ini merupakan hasil penemuan yang sangat sedikit dari yang sebenarnya, namun setidaknya bisa memberikan gambaran yang lebih jelas akan anugerah Tuhan yang sangat berlimpah bagi kita.</p>
<p><span id="more-4932"></span>Dari sekian banyak spesies yang telah ditemukan, berikut ini sebagian penemuan yang bisa dikatakan paling menarik. Diantaranya:</p>
<p><strong>1. Katak bertaring</strong><br />
Inilah monster yang ditemukan pada tahun 2011. Bukan hanya satu, melainkan 13 spesies. Beberapa ilmuwan asal Indonesia seperti M Iqbal Setiadi, Jatna Supriatna dari Universitas Indonesia, dan ilmuwan lainnya terlibat dalam penelitian yang dipublikasikan di American Society of Naturalist pada 18 Juli 2011.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/katak-bertaring.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4933" title="Katak bertaring" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/katak-bertaring.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p>Sejumlah 13 spesies katak bertaring masuk dalam genus Limnocetes. Ciri katak ini adalah memiliki tonjolan serupa taring di rahang bagian bawah. Ada satu spesies yang memiliki kaki berselaput tebal seperti kaki bebek untuk beradaptasi dengan derasnya arus sungai. Ada juga katak yang melakukan fertilisasi internal atau pembuahan dalam tubuh serta memelihara anakannya. Cara ini langka karena umumnya katak melakukan fertilisasi eksternal dan tidak memelihara anakan.</p>
<p><strong>2. Monster Garuda</strong><br />
Spesies ini tentu saja bukan monster yang sebenarnya. Dia sejatinya adalah Tawon spesies baru yang ditemukan di Mekongga, Sulawesi. Nama ilmiah untuk spesies ini belum ditetapkan, tetapi memakai nama “Garuda” karena berasal dari Indonesia.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/monster-garuda.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4934" title="Monster Garuda" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/monster-garuda.jpg?w=645" alt=""   /></a><br />
Tawon spesies ini dijuluki monster karena penampakannya yang menyeramkan, memiliki mandibula (rahang bawah) bak ninja, dan rahang yang lebih besar dari kaki depannya. Sejumlah peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) terlibat dalam penemuan spesies ini.</p>
<p><strong>3. Kelelawar Sulawesi</strong><br />
Jenis kelelawar yang ditemukan di Sulawesi ini adalah Thoopterus suhaeniahi. Pakar kelelawar dari LIPI, Ibnu Maryanto, adalah penemunya. Kelelawar tersebut berperan dalam penyerbukan kayu besi. Spesies kelelawar ini adalah salah satu wujud kekayaan jenis kelelawar di Indonesia. Sebanyak 225 jenis kelelawar saat ini eksis di Nusantara, atau 11% dari total kelelawar yang ada di dunia.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/thoopterus-suhaeniahi.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4935" title="Thoopterus suhaeniahi." src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/thoopterus-suhaeniahi.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p><strong>4. Ikan penipu</strong><br />
Laut Indonesia maha kaya. Sampai-sampai, ada spesies ikan penipu yang ditemukan di Laut Sulawesi. Ikan penipu ini sungguh hebat sehingga bisa mengelabuhi gurita “master penipu”. Penipu di sini perlu diklarifikasi dulu. Penipu berkaitan dengan kemampuan komuflase hewan laut. Beberapa hewan laut punya kemampuan berakting layaknya spesies lain sehingga terhindar dari predator.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/ikan-penipu.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4943" title="ikan penipu" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/ikan-penipu.jpg?w=300&h=150" alt="" width="300" height="150" /></a></p>
<p>Ikan penipu tersebut ditemukan oleh penyelam Godehard Kopp ketika sedang menyelam di Selat Lembeh, Sulawesi Utara. Ikan penipu tersebut diperkirakan merupakan <em>black-marble jawfish</em> (<em>Stalix cf. histrio</em>). Kopp merekam perilaku ikan penipu tersebut. Dalam rekamannya, ikan penipu itu sedang berada di dekat Gurita Penyamar (<em>Thaumoctopus mimicus</em>), salah satu master komunflase alias penipu spesies lain. Ikan penipu tampak mengikuti ke mana pun gurita pergi. Ikan itu bahkan tampak bagai tentakel gurita penyamar (lihat tanda panah merah pada foto di atas). Ia bergerak mengikuti ke mana pun sang gurita penyamar pergi. Alhasil, ikan penipu itu sukses mengelabuhi gurita penyamar yang tak menyadari bahwa di dekatnya ada spesies berbeda yang mungkin saja bisa dijadikan mangsa.</p>
<p>Hasil rekaman tersebut dikirimkan ke Luiz Rocha dan Rich Ross, biolog dari California Academy of Sciences. Lalu hasil analisisnya dipublikasikan di jurnal <em>Coral Reefs</em>. Rocha dan Ross terkejut dengan penemuan ini. Seperti dikutip National Geographic, Kamis (5/1/2012), Rocha mengatakan, “Kita tidak pernah melihat yang seperti itu sebelumnya.”</p>
<p><strong>5. Ikan pelangi dari Raja Ampat</strong><br />
Spesies ikan pelangi yang cantik ditemukan di wilayah eksotis Raja Ampat, bagaikan peri atau bidadari dari surga. Nama spesies ikan pelangi yang ditemukan adalah Melanotaenia salawati. Penemuannya dipublikasikan di<em> International Journal of Ichtyology Cybium</em>. Ilmuwan asal Indonesia, Kadarusman Loba, adalah salah satu yang terlibat dalam penemuan ini.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/ikan-pelangi-1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4936" title="Ikan pelangi 1" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/ikan-pelangi-1.jpg?w=300&h=188" alt="" width="300" height="188" /></a><br />
Ikan Pelangi Salawati ditemukan di Sungai Doktor, bagian barat Pulau Salawati, sekitar 64 km dari Sorong. Spesies ini memiliki tubuh berbalut warna ungu serta tutup insang yang berwarna emas dengan noktah hijau. Bagian perutnya berwarna violet dengan noktah biru. Ikan Pelangi Salawati adalah spesies ikan pelangi ke-19 yang ditemukan di wilayah Kepala Burung Papua.</p>
<p>Papua, yang sering disebut juga pulau cendrawasih tak henti-hentinya membuat para ilmuan penasaran, mereka mengatakan inilah salah satu tempat dimuka bumi paling misterius yang menyimpan banyak spesies unik dan mengagumkan yang belum ditemukan. Dalam kurun waktu 10 tahun saja mereka menemukan lebih dari puluhan spesies baru di pulau yang dibagi menjadi dua negara itu.</p>
<p><strong>6. Striking damselfish</strong><br />
Adalah salah satu dari 1.060 spesies baru yang ditemukan pada atau dekat pulau New Guinea (lihat peta) antara tahun 1998 dan 2008, menurut sebuah laporan baru. Pulau tropis terbesar bumi terbagi antara Indonesia di barat dan Papua Nugini di timur.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/striking-damselfish.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4937" title="Striking damselfish" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/striking-damselfish.jpg?w=300&h=209" alt="" width="300" height="209" /></a></p>
<p><strong>7. Giant Bent-Toed Gecko</strong><br />
Beberapa spesies reptilia 43 baru ditemukan di papua nugini selama sepuluh tahun periode laporan, termasuk ini Giant Bent-Toed Gecko, ditemukan tahun 2001 di Indonesia.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/giant-bent-toed-gecko.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4938" title="Giant Bent-Toed Gecko" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/giant-bent-toed-gecko.jpg?w=300&h=208" alt="" width="300" height="208" /></a><br />
<strong>8. Kadal biru kehijauan</strong><br />
Ditemukan di pulau Batanta, dari Semenanjung Papua, pada tahun 2001. Menjangkau sampai dengan 3,3 meter (meter) panjangnya, spesies ini salah satu penemuan paling spektakuler reptil di mana saja,” menurut WWF.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/kadal-biru-kehijauan.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4939" title="Kadal biru kehijauan" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/kadal-biru-kehijauan.jpg?w=300&h=235" alt="" width="300" height="235" /></a><br />
<strong>9. Kuskus bermata biru</strong><br />
<em>Blue-Eyed Spotted Cuscus</em> adalah <em>possum</em> kecil yang ditemukan pada tahun 2004 di Indonesia Nugini. Secara keseluruhan, pulau keragaman tertinggi pohon-tinggal marsupial di dunia, dengan 38 spesies yang luar biasa.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/kuskus-bermata-biru.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4940" title="Kuskus bermata biru" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/kuskus-bermata-biru.jpg?w=300&h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><br />
<strong>10. Snub-Fin Dolphin</strong><br />
Para ilmuwan membuat penemuan yang tak terduga di selatan perairan Papua nugini pada tahun 2005: spesies baru lumba-lumba yang disebut <em>Snub-Fin Dolphin</em>.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/snub-fin-dolphin.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4941" title="Snub-Fin Dolphin" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/snub-fin-dolphin.jpg?w=300&h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><br />
<strong>11. Wattled Smoky Honeyeater</strong><br />
Ditemukan pada tahun 2005 selama ekspedisi Conservation International ke berselimut kabut dari pegunungan Foja Propinsi Papua di Indonesia.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/wattled-smoky-honeyeater.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4942" title="Wattled Smoky Honeyeater" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/wattled-smoky-honeyeater.jpg?w=300&h=230" alt="" width="300" height="230" /></a><br />
<strong>12. “Magnificent” Orchid</strong><br />
<em>“Magnificent” Orchid Dendrobium limpidum</em> secara resmi bernama pada tahun 2003. Kemudian di temukan kembali di tahun 2011. Meskipun pengakuan terakhir, bunga dan kekayaan alam lainnya di New Guinea akan segera menghilang. Antara 1972 dan 2002, sekitar 24 persen dari hutan hujan Papua New Guinea telah dibersihkan atau terdegradasi oleh penebangan atau pertanian subsisten, menurut laporan WWF.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/magnificent-orchid.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4946" title="Magnificent Orchid" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/magnificent-orchid.jpg?w=300&h=300" alt="" width="300" height="300" /></a></p>
<p><strong>13. Anggrek Frankieana</strong><br />
Anggrek yang bernama latin Vanda frankieana ini ditemukan oleh ilmuwan LIPI, Destario Metusala, yang bekerja sama dengan pakar anggrek Singapura, P O’Byrne. Penemuan spesies ini dipublikasikan di <em>Malesian Orchid Journal</em> volume 9 tahun 2012 nanti. <em>Vanda frankieana</em> tumbuh alami di Kalimantan. Spesies ini memiliki 1-5 kuntum bunga yang cukup besar, kaku, dan mengilat seperti berlilin dengan lebar 3,8-4,4 cm dan tinggi 3,6-4,2 cm. Sosok tanaman dapat mencapai tinggi 50 cm. Jenis anggrek ini berbunga pada bulan November, Desember, Februari, dan Maret. Warna bunganya kuning cerah dengan totol merah marun. Usaha mendeskripsikan anggrek ini sebagai spesies baru sudah dilakukan sejak 140 tahun lalu.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/anggrek-frankieana.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4945" title="Anggrek Frankieana" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/anggrek-frankieana.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p><strong>14. Fleshy-Flowered Orchid</strong><br />
Adalah salah satu dari delapan spesies anggrek baru yang ditemukan di wilayah Kikori Nugini selama survei selama satu dekade.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/fleshy-flowered-orchid.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4944" title="Fleshy-Flowered Orchid" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/fleshy-flowered-orchid.jpg?w=277&h=300" alt="" width="277" height="300" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><strong>*****</strong></p>
<p style="text-align:left;">Jadi, mengetahui akan hasil penemuan di atas &#8211; meski sangat banyak lagi yang lain di luar sana -, maka sudah cukup membuktikan bahwa memanglah tanah air kita ini tiada tandingannya di dunia. Banyak spesies flora dan fauna yang hanya di temukan di Nusantara. Dan bila seandainya dibentuk sebuah lembaga khusus; dengan alokasi anggaran khusu; dan fasilitas khusus, yang tugasnya hanya mencari, meneliti dan melestarikan semua kehidupan flora dan fauna di Nusantara ini, maka bisa dipastikan akan membuat siapa pun menjadi semakin terkagum akan kekayaannya.</p>
<p style="text-align:left;">Namun, sebagaimana yang kita ketahui bersama, bahwa itu semua hanyalah sebatas cita-cita yang belum tercapai. Pemerintah dalam hal ini, tidak pernah serius memikirkannya apalagi memasukkannya ke dalam proker utama dalam RAPBN, karena sibuk dengan urusan politik dan koalisi partai, yang ujung-ujungnya hanya &#8220;bagi-bagi&#8221; uang miliki rakyat. Sehingga yang lebih peduli, banyak berekspedisi, meneliti dan menemukan spesies baru adalah pihak asing. Padahal bila bangsa ini mau serius mewujudkannya, maka bisa dipastikan akan mendatangkan keuntungan di berbagai bidang, seperti: ekonomi, pendidikan, sains dan teknologi, medis dan bahkan politik. Sungguh sangat di sayangkan.</p>
<p style="text-align:left;">Yogyakarta, 09 April 2012<br />
Mashudi Antoro (Oedi`)</p>
<p style="text-align:left;">Referensi:<br />
* http://aksesdunia.com/2012/5-spesies-baru-yang-ditemukan-di-indonesia/#ixzz1rWbNcVkB<br />
aksesdunia.com<br />
* http://aksesdunia.com/2011/9-spesies-hewan-baru-ditemukan-di-bumi-papua/#ixzz1rWcfg9QN<br />
aksesdunia.com<br />
* http://aksesdunia.com/2012/ikan-penipu-yang-ditemukan-di-perairan-indonesia/#ixzz1rWriTaPL<br />
aksesdunia.com</p>
<br />Filed under: <a href='http://oediku.wordpress.com/category/info-terbaru/'>Info Terbaru</a>, <a href='http://oediku.wordpress.com/category/tulisan_ku/'>Tulisan_ku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/oediku.wordpress.com/4932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/oediku.wordpress.com/4932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/oediku.wordpress.com/4932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/oediku.wordpress.com/4932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/oediku.wordpress.com/4932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/oediku.wordpress.com/4932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/oediku.wordpress.com/4932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/oediku.wordpress.com/4932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/oediku.wordpress.com/4932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/oediku.wordpress.com/4932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/oediku.wordpress.com/4932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/oediku.wordpress.com/4932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/oediku.wordpress.com/4932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/oediku.wordpress.com/4932/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4932&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oediku.wordpress.com/2012/04/09/penemuan-species-baru-th-2011-2012-bukti-kekayaan-nusantara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6cb65fbfcc0817de8252d572e488c596?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">oedi`</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/ikan-pelangi-11.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Ikan pelangi 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/katak-bertaring.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Katak bertaring</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/monster-garuda.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Monster Garuda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/thoopterus-suhaeniahi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Thoopterus suhaeniahi.</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/ikan-penipu.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ikan penipu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/ikan-pelangi-1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Ikan pelangi 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/striking-damselfish.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Striking damselfish</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/giant-bent-toed-gecko.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Giant Bent-Toed Gecko</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/kadal-biru-kehijauan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Kadal biru kehijauan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/kuskus-bermata-biru.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Kuskus bermata biru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/snub-fin-dolphin.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Snub-Fin Dolphin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/wattled-smoky-honeyeater.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Wattled Smoky Honeyeater</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/magnificent-orchid.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Magnificent Orchid</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/anggrek-frankieana.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Anggrek Frankieana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/04/fleshy-flowered-orchid.jpg?w=277" medium="image">
			<media:title type="html">Fleshy-Flowered Orchid</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fenomena Masuk Islam di Dunia: Tanda Kebangkitan yang Kedua</title>
		<link>http://oediku.wordpress.com/2012/03/26/fenomena-masuk-islam-di-dunia-tanda-kebangkitan-yang-kedua/</link>
		<comments>http://oediku.wordpress.com/2012/03/26/fenomena-masuk-islam-di-dunia-tanda-kebangkitan-yang-kedua/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Mar 2012 16:25:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan_ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oediku.wordpress.com/?p=4854</guid>
		<description><![CDATA[Saudaraku sekalian, kali ini kita akan menilik tentang perkembangan agama Islam di dunia. Fokus pembahasannya adalah mengenai fenomena &#8220;masuk Islam&#8221; di berbagai negara besar. Sehingga semakin membuktikan bahwa Islam adalah satu ajaran yang kodrati dan rahmatan lil `alamin (rahmat sekalian alam). Sebab, sejak kemunculannya melalui perantara Rasulullah Muhammad SAW, ajaran ini adalah benar dan telah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4854&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/i-love-islam.jpg"><img class="alignleft  wp-image-4863" title="i love islam" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/i-love-islam.jpg?w=134&h=113" alt="" width="134" height="113" /></a>Saudaraku sekalian, kali ini kita akan menilik tentang perkembangan agama Islam di dunia. Fokus pembahasannya adalah mengenai fenomena &#8220;masuk Islam&#8221; di berbagai negara besar. Sehingga semakin membuktikan bahwa Islam adalah satu ajaran yang kodrati dan <em>rahmatan lil `alamin</em> (rahmat sekalian alam). Sebab, sejak kemunculannya melalui perantara Rasulullah Muhammad SAW, ajaran ini adalah benar dan telah mendapat perhatian dari banyak kalangan, tak mengenal suku, ras, bangsa dan bahasa. Pertumbuhannya pun terus konsisten dan signifikan, meski kerap dihadapkan pada berbagai persoalan dan penindasan.</p>
<p><span id="more-4854"></span>Untuk mempersingkat waktu, mari ikuti penelusuran berikut ini:</p>
<p><strong>I. Pendahuluan</strong><br />
Sejumlah data yang dikomposisikan oleh <em>Demented Vision</em> (2007), dari sebuah observasi di Amerika Serikat tentang perkembangan jumlah pemeluk agama-agama dunia menarik untuk dicermati. Dari data observasi itu, terdapat angka-angka yang menunjukkan perbandingan pertumbuhan penganut Islam dan Kristen di dunia. Lembaga itu mencatat, pada tahun 1900, jumlah pemeluk Kristen adalah 26,9% dari total penduduk dunia, sementara pemeluk Islam hanya 12,4%. 80 tahun kemudian (1980), angka itu berubah. Penganut Kristen bertambah 3,1% menjadi 30%, dan Muslim bertambah 4,1% menjadi 16,5% dari seluruh penduduk bumi.</p>
<p>Pada pergantian milenium kedua, yaitu 20 tahun kemudian (2000), jumlah itu berubah lagi tapi terjadi perbedaan yang menarik. Kristen menurun 0,1% menjadi 29,9% dan Muslim naik lagi menjadi 19,2%. Pada tahun 2025, angka itu diproyeksikan akan berubah menjadi: penduduk Kristen 25% (turun 4,9%) dan Muslim akan menjadi 30% (naik pesat 10,8%) mengejar jumlah penganut Kristen. Bila diambil rata-rata, Islam bertambah pemeluknya 2,9% pertahun. Pertumbuhan ini lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan jumlah penduduk bumi sendiri yang hanya 2,3% pertahun. 17 tahun lagi dari sekarang, bila pertumbuhan Islam itu konstan, dari angka kelahiran dan yang masuk Islam di berbagai negara, berarti prediksi itu benar, Islam akan menjadi agama nomor satu terbanyak pemeluknya di dunia, menggeser Kristen menjadi kedua.</p>
<p><em>World Almanac and Book of Fact</em>, #<em>1 New York Times Bestseller</em>, mencatat jumlah total umat Islam se dunia tahun 2004 adalah 1,2 milyar lebih (1.226.403.000), tahun 2007 sudah mencapai 1,5 milyar lebih (1.522.813.123 jiwa). Ini berarti, dalam 3 tahun, kaum Muslim mengalami penambahan jumlah sekitar 300 juta orang (sama dengan jumlah umat Islam yang ada di kawasan Asia Tenggara).</p>
<p><strong>II. Pertumbuhan yang luarbiasa di seluruh dunia</strong><br />
Belakang ini, terlebih pasca kejadian 11 September 2001, ternyata perkembangan orang yang memeluk agama Islam terus meningkat. Bahkan telah terjadi lompatan yang luarbiasa dari waktu-waktu sebelumnya. Orang-orang pun, khususnya Barat, dengan berbagai alasannya, bahkan berbondong-bondong memeluk ajaran yang universal ini. Sehingga jelas menunjukkan bahwa inilah masa yang pernah di kabarkan oleh Rasulullah Muhammad SAW di 14 abad yang lalu. Yaitu tentang kebangkitan Islam untuk yang kedua kalinya.</p>
<p>Sebagai bukti untuk menunjukkan bahwa kini agama Islam telah menarik banyak kalangan dan telah dianut oleh berbagai bangsa dan latar belakang, maka ikutilah penelusuran berikut ini:</p>
<p><strong>1. Islam di Amerika Serikat (kejutan terbesar pasca 9/11)</strong><br />
Fenomena di Amerika sangat menarik. Sangat tidak masuk di akal pemerintah George Bush dan tokoh-tokoh Amerika, dimana masyarakat Amerika berbondong-bondong masuk Islam justru setelah peristiwa pemboman <em>World Trade Center</em> (WTC) pada 11 September 2001 yang dikenal dengan 9/11. Padahal awalnya sangat memburukkan citra Islam itu. Dan memang terbukti bahwa pasca 9/11 adalah era pertumbuhan Islam paling cepat yang tidak pernah ada presedennya dalam sejarah Amerika. 8 juta orang Muslim yang kini ada di Amerika dan 20.000 orang Amerika masuk Islam setiap tahun setelah pemboman itu. Pernyataan syahadat masuk Islam terus terjadi di kota-kota Amerika seperti New York, Los Angeles, California, Chicago, Dallas, Texas dan yang lainnya.</p>
<p>Atas fakta inilah, ditambah dengan gelombang masuk Islam di luar Amerika, seperti di Eropa dan beberapa negara lain, beberapa tokoh Amerika menyatakan kesimpulannya. <em>The Population Reference Bureau USA Today</em> sendiri menyimpulkan: “<em>Moslems are the world fastest growing group.”</em> Hillary Rodham Cinton, istri mantan Presiden Clinton seperti dikutip oleh Los Angeles Times mengatakan, “<em>Islam is the fastest growing religion in America.</em>” Kemudian, Geraldine Baum mengungkapkan: “<em>Islam is the fastest growing religion in the country</em>” (<em>Newsday Religion Writer, Newsday</em>). “<em>Islam is the fastest growing religion in the United States</em>,” kata Ari L. Goldman seperti dikutip New York Times.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/islam-di-amerika.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4855" title="islam di amerika" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/islam-di-amerika.jpg?w=300&h=207" alt="" width="300" height="207" /></a>Shalat berjamaah di depan Gedung Putih &#8211; Washington DC</p>
<p>Atas daya magnit Islam inilah, pada 19 April 2007, digelar sebuah konferensi di Middlebury College, Middlebury Vt. untuk mengantisipasi masa depan Islam di Amerika dengan tajuk “<em>Is Islam a Trully American religion?</em>” (Apakah Islam adalah Agama Amerika yang sebenarnya?) menampilkan Prof. Jane Smith yang banyak menulis buku-buku tentang Islam di Amerika.</p>
<p>Konferensi itu sendiri merupakan seri kuliah tentang <em>Immigrant and Religion in America</em>. Dari konferensi itu, jelas tergambar bagaimana keterbukaan masyarakat Amerika menerima sebuah gelombang baru yang tak terelakkan yaitu Islam yang akan menjadi identitas dominan di negara super power itu.</p>
<p>Dari banyak wawancara yang dilakukan televisi Amerika, Eropa maupun Timur Tengah terhadap mereka yang masuk Islam atau video-video blog yang banyak menjelaskan motivasi para new converters ini masuk Islam, menggambarkan konfigurasi latar belakang yang beragam. yaitu:</p>
<p><em>Pertama</em>, kejenuhan hidup yang hanya <em>money, music and fan</em>. Sehingga hati terus gelisah, merasa hampa, hidup tidak terarah dan tidak pernah bahagia. Namun ketika mengenal Islam baik dari Al-Qur`an, buku atau teman yang Muslim, maka hidup mereka menjadi lebih tenang dan bahagia.</p>
<p><em>Kedua</em>, merasakan ketenangan, kedamaian dan kebahagiaan yang tidak pernah dirasakannya dalam agama sebelumnya yaitu Kristen. Dalam Islam mereka merasakan hubungan dengan Tuhan itu langsung dan dekat. Beberapa orang Kristen taat bahkan mereka sebagai <em>church priest</em> mengaku seperti itu ketika diwawancarai televisi. Allison dari North Caroline dan Barbara Cartabuka, seorang diantara 6,5 juta orang Amerika yang masuk Islam pasca 9/11, seperti diberitakan oleh Veronica De La Cruz dalam CNN Headline News, Allison mengaku “<em>Islam is much more about peace</em>.” Sedangkan Barbara tidak pernah merasakan kedamaian selama menganut Katolik Roma seperti kini dirasakannya setelah menjadi Muslim.</p>
<p>Demikian juga yang dirasakan oleh Mr. Idris Taufik, mantan pendeta Katolik di London, ketika diwawancara televisi Al-Jazira. Mantan pendeta ini melihat dan merasakan ketenangan batin dalam Islam yang tidak pernah dirasakan sebelumnya ketika ia menjadi mendeta di London. Ia masuk Islam setelah melancong ke Mesir. Ia kaget melihat orang-orang Islam tidak seperti yang diberitakan di televisi-televisi Barat. Ia mengaku, sebelumnya hanya mengetahui Islam dari media. Ia sering meneteskan air mata ketika menyaksikan kaum Muslim shalat dan kini ia merasakan kebahagiaan setelah menjadi Muslim di London.</p>
<p><em>Ketiga</em>, menemukan kebenaran yang dicarinya. Beberapa konverter mengakui konsep-konsep ajaran Islam lebih rasional atau lebih masuk akal seperti tentang keesaan Tuhan, kemurnian kitab suci, kebangkitan (resurrection) dan penghapusan dosa (<em>salvation</em>) ketimbang dalam Kristen. Banyak dari masyarakat Amerika memandang Kristen sebagai agama yang konservatif dalam doktrin-doktrinnya. Eric seorang pemain Cricket di Texas, kota kelahiran George Bush, berkesimpulan seperti itu dan memilih Islam. Sebagai pemain cricket Muslim, ia sering shalat di pinggir lapang. Di Kristen, katanya, sembahyang harus selalu ke Gereja.</p>
<p>Seorang konverter lain memberikan kesaksiannya yang bangga menjadi Muslim. Ia menjelaskan telah berpuluh tahun menganut Katolik Roma dan Kristen Evangelik. Dia mengaku menemukan kelemahan-kelemahan doktrin Kristen setelah menyaksikan debat terbuka tentang “<em>Is Jesus God?</em>” (Apakah Yesus itu Tuhan?) antara Ahmad Deedat, seorang tokoh Islam dari Afrika Selatan dan seorang teolog Kristen. Argumen-argumen Dedaat dalam diskusi menurutnya jauh lebih jelas, kuat dan memuaskan ketimbang teolog Kristen itu. Menariknya, misi awalnya ia menonton debat agama itu justru untuk mengetahui Islam karena ia bertekad akan menyebarkan gospel ke masyarakat-masyarakat Muslim. Yang terjadi sebaliknya, ia malah menemukan keunggulan doktrin Islam dalam berbagai aspeknya dibandingkan Kristen. Angela Collin, seorang artis California yang terkenal karena filmnya Leguna Beach dan kini menjadi <em>Director of Islamic School</em>, ketika diwawancarai oleh televisi NBC News tentang mengapa ia masuk Islam, ia mengungkapkan: “<em>I was seeking the truth and I’ve found it in Islam. Now I have this belief and I love this belief,</em>” katanya bangga.</p>
<p><em>Keempat</em>, banyak kaum perempuan Amerika Muslim berkesimpulan ternyata Islam sangat melindungi dan menghargai perempuan. Dengan kata lain, perempuan dalam Islam dimuliakan dan posisinya sangat dihormati. Walaupun mereka tidak setuju dengan poligami, mereka melihat posisi perempuan sangat dihormati dalam Islam daripada dalam peradaban Barat modern. Seorang convert perempuan Amerika bernama Tania, merasa hidupnya kacau dan tidak terarah jutsru dalam kebebasannya di Amerika. Ia bisa melakukan apa saja yang dia mau untuk kesenangan, tapi ia rasakan malah merugikan dan merendahkan perempuan. Setelah mempelajari Islam, awalnya merasa minder. Setelah tahu bagaimana Islam memperlakukan perempuan, ia malah berkata “<em>Women in Islam is so honored. This is a nice religion not for people like me!</em>” katanya. Dia masuk Islam setelah mempelajarinya beberapa bulan dari teman Muslimnya.</p>
<p><strong>2. Islam di Rusia (tahun 2050, Rusia bakal menjadi negara Islam)</strong><br />
Paska bubarnya Uni Soviet, kebebasan beragama mulai bergeliat kembali. Salah satu agama yang berkembang pesat di negara tersebut adalah Islam. Data terakhir mencatat populasi Muslim negara itu mencapai 25 juta jiwa. Dengan jumlah itu, Rusia menjadi negara dengan pemeluk Islam terbesar di benua Eropa.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/islam-di-rusia.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4856" title="islam di rusia" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/islam-di-rusia.jpg?w=300&h=216" alt="" width="300" height="216" /></a>Acara peresmian masjid Ahmad Kadyrov di Chechnya &#8211; Rusia</p>
<p>Komunitas Muslim yang selama era Soviet tertindas dan terisolasi, kini bisa melaksanakan kegiatan keagamaan dengan begitu semarak. Bahkan kini di Rusia, masuk Islam merupakan satu tren dari kalangan anak muda disana. Seorang warga Negara Indonesia, Muhammad Aji Surya dalam tulisannya kepada Republika mengunkap jumlah pemeluk Islam di Rusia demikian banyak. Karena itu, prediksi umat Islam akan menjadi mayoritas di Rusia, tampaknya bukan suatu hal yang mustahil.</p>
<p>Faktor utama dari meningkatnya populasi Muslim di Rusia selain runtuhnya Soviet adalah kelahiran. Konon, di antara komunitas agama lain di Rusia, pemeluk Islam dalam merencanakan keluarga tidak memikirkan betapa sulitnya biaya hidup di Rusia. Bagi komunitas Muslim, melahirkan generasi baru yang Islami merupakan misi yang jauh lebih berharga ketimbang memikirkan kesulitan hidup di Rusia.</p>
<p>Pakar Asia Tengah, Muhammad Salamah, dalam sebuah seminar tentang Islam di Rusia mengatakan, puluhan pengkaji akademisi di Rusia telah menyimpulkan, berdasarkan perkembangan yang terlihat dari negara-negara Muslim pecahan Uni Soviet ini, maka pada tahun 2050 nanti negara Rusia diprediksikan akan menjadi bagian dari negara Islam.</p>
<p>Salamah kemudian menambahkan, sejak 20 tahun lalu dirinya terus mengamati perkembangan Islam di Rusia. Semenjak Muslim di sana berada di bawah pemerintahan yang komunis dan mengalami masa-masa pengekangan, seperti dilarangnya membawa mushaf Al Qur&#8217;an, masjid-masjid di tutup, hingga akhirnya sekarang, Muslim Rusia telah mendapatkan hak-hak mereka dengan baik. Dan Islam pun kini menjadi agama kedua di negeri itu.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/mosque_kul_sharif.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4857" title="Mosque_Kul_Sharif" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/mosque_kul_sharif.jpg?w=300&h=199" alt="" width="300" height="199" /></a>Masjid Qol Sharif di Kazan-Rusia</p>
<p>Salamah juga mengatakan penyebaraan Islam di Rusia berjalan damai. Bahkan dirinya telah mendirikan sebuah Universitas Islam di Moskow, dan mengajarkan tentang apa itu agama Islam, termasuk kepada para politisi senior negeri itu, di antaranya adalah Vladimar Putin, Perdana Menteri Rusia. Sungguh sesuatu yang membanggakan.</p>
<p><strong>3. Islam di Inggris (banyak gereja di jual, bahkan harus berebut kursi untuk bisa masuk sekolah Islam)</strong><br />
Lebih dari 60 gereja di Inggris ditutup setiap tahun. Ratusan uskup mengatakan, ribuan gereja hanya didatangi 10 jamaah atau kurang setiap hari minggunya. Laporan terpisah <em>The Ecclesiological Society</em>, yayasan penjaga gereja, menyebutkan, 4 gereja dari 4.000 ribu gereja hanya dihadiri tak lebih dari 20 jamaah. Laporan ini mengingatkan kemungkinan ditutupnya gereja tersebut karena sedikitnya pengunjung.</p>
<p>Yayasan mengatakan, jumlah warga Inggris yang melakukan ritual keagamaan meningkat dari 1 juta menjadi 3,5 % pada tahun 1970 dan 1,9 % pada tahun 2001. Tapi, dalam kurun waktu itu, 1.626 buah gereja Inggris ditutup, 360 darinya dihancurkan, 341 dipertahankan, dan 925 dirubah bentuknya menjadi tempat yang tidak ada kaitannya dengan keagamaan. Yaitu seperti perpustakaan, tempat olah raga, gedung pertunjukan, studio musik, ruang tarian, restoran, dan tempat tinggal.</p>
<p>Dalam beberapa waktu terakhir, Muslim Inggris telah menggapai banyak perkembangan positif, apalagi dibandingkan 25 tahun lalu. Mereka telah memiliki sekitar 1.000 masjid. Mereka juga sudah berkesempatan untuk mengekspresikan diri setidaknya dalam 135 organisasi Islam semacam Muslim Council of Britain, kepengurusan masjid, yayasan, organisasi pemuda atau mahasiswa Muslim. Hak untuk beribadah juga semakin didapatkan, misalnya, persetujuan Ratu Elizabeth II untuk mengizinkan pegawai istana Buckingham ke masjid untuk salat Jumat. Dakwah dan pendidikan Islam juga mulai mencatat perkembangan signifikan.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/islam-di-inggris.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4858" title="islam di inggris" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/islam-di-inggris.jpg?w=645" alt=""   /></a></p>
<p>Satu hal paling menarik adalah fenomena pindah agama (<em>convert</em>) ke dalam Islam puluhan ribu pribumi berkelas, seperti anak mantan pejabat tinggi, selebriti dan keturunan keluarga terhormat. Sebut saja Yusuf Islam (Cat Stevens), Putra dan putri Lord Justice Scott, Matthew Wilkinson (putra Sir William Wilkinson, mantan Ketua the Nature Concervancy Council), Michael Raines (analis komputer terkenal), Joe Ahmed-Dobson (anak Frank Dobson, mantan menteri kesehatan Inggris), Jonathan Birt (anak Lord Birt, mantan direktur utama BBC), Emma Clark (cicit mantan PM Inggris, Herbert Asquith), The Earl of Yarborough (tuan tanah 28.000 hektare di Lincholnshire) dan sebagainya.</p>
<p>Di antara mereka ada yang ke-Islamannya di awali dengan kekaguman pada spiritualitas Islam. Ada juga yang terinspirasi tulisan Charles Le Gai Eaton. Mantan diplomat Inggris ini menerima surat dari banyak orang yang tidak setuju dengan Kristen yang semakin kontemporer dan mencari agama lain yang tidak begitu berkompromi dengan kehidupan modern. Uniknya, para mualaf ini dikenal lebih taat. Mereka juga sangat serius mendalami Islam sehingga tidak sedikit yang kemudian lebih pandai dari gurunya yang muslim keturunan.</p>
<p>Dan tak mengherankan bila sempat muncul rumor jika sang pangeran telah berpindah memeluk Islam. Pada Oktober 1996, koran Evening Standard di London mengutik pernyatan Mufti Besar Syprus yang mengklaim jika Charles telah memeluk Islam. “Itu terjadi di Turki. Oh ya, ia berpindah agama, benar,” Dalam kutipan tersebut mufti itu juga berkata “Ketika kamu kembali pulang, cek seberapa sering ia bepergian ke Turki. Kamu akan menemukan rajamu di masa depan ialah seorang Muslim,”. Itu hanyalah beberapa laporan yang mengaitkan Pangeran Charles dan Islam—dan sering digaris bawahi oleh pengarang Ronni L Gordon dan David M Stillman di Middle East Quarterly pada 1997.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/pangeran-charles-meresmikan-masjid-ahl-as-sunna-di-london-beberapa-waktu-lalu.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4859" title="PANGERAN CHARLES Meresmikan Masjid Ahl-as Sunna di London, beberapa waktu lalu." src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/pangeran-charles-meresmikan-masjid-ahl-as-sunna-di-london-beberapa-waktu-lalu.jpg?w=258&h=300" alt="" width="258" height="300" /></a>Pangeran Charles meresmikan Masjid Ahl-as Sunna di London, beberapa waktu lalu</p>
<p>Klaim tersebut bisa jadi dugaan, namun itu bukan tidak berdasar. Beberapa kali kesempatan dalam kurun tiga dekade lalu, Charles banyak bicara untuk mendukung baik Muslim dan Islam. Dan di tahun 1994, melalui dokumentasi TVRI, Pangeran Charles mendeklarasikan dirinya sebagai &#8220;<em>Defender of Faith</em>” ketimbang &#8220;<em>Defender of the Faith</em>&#8220;. Pernyataan ini bahkan sempat membuat John Major, perdana menteri waktu itu berkomentar “Sedikit aneh jika Pangeran Charles menjadi Pembela atas keyakinan tertentu sedangkan ia tidak masuk didalamnya,”</p>
<p>Fenomena untuk saling memahami dan menghormati antara muslim dan nonmuslim atau pemerintah mulai terlihat. Melalui kerjasama dan dukungan Menteri Kemasyarakatan, Ruth Kelly, sekitar 100.000 anak belajar di madrasah sepulang sekolah umum atau akhir pekan. Dengan kurikulum yang secara khusus disusun oleh sekelompok masjid di Bradford bersama pemerintah, diharapkan bisa dihapusnya ekstrimisme dan anggapan bahwa budaya Islam dan Inggris saling bertentangan.</p>
<p>Kebutuhan untuk pendidikan Islam di Inggris pun semakin berkembang. Orang tua muslim kini semakin banyak yang ingin mendaftarkan anaknya ke sekolah Islam. Selama 10 tahun terakhir, sekitar 60 sekolah Islam telah dibuka. Satu sekolah Muslim di Birmingham, Al-Hijrah bahkan telah memperkenalkan sistem undian untuk menentukan muridnya. Satu kursi direbutkan oleh 25 orang tua.</p>
<p>Ada sekitar 140 sekolah Islam di Inggris. Dari sebanyak itu, hanya 12 yang mendapatkan dana dari pemerintah. Setidaknya lima sekolah Islam diusulkan sebagai sekolah gratis. Baru satu sekolah yang telah disetujui. Banyaknya permintaan terhadap sekolah Islam konon disebabkan sekolah umum tidak dapat melayani dengan baik. &#8220;Jika sekolah difokuskan pada peningkatan standar dan memastikan bahwa ada disiplin, saya pikir kebanyakan orang akan senang dengan itu,&#8221; kata pendiri Muslim Institut, Dr Ghayasuddin Siddiqui. Namun, menurutnya orang tua banyak meng mengkhawatirkan tentang kualitas pendidikan, dan disiplin.</p>
<p><strong>4. Islam di Prancis (tetap tumbuh di tengah aturan sempit negara)</strong><br />
Sekarang, tampilnya wanita-wanita berjilbab di Prancis menjadi satu fenomena ke-Islaman yang sangat kuat di negeri tersebut. Mereka bukan hanya hadir di masjid-masjid atau pusat-pusat keagamaan Islam lainnya, melainkan juga di sekolah-sekolah negeri, perguruan tinggi negeri, dan tempat-tempat umum lainnya.</p>
<p>Banyak hal yang mempengaruhi perkembangan Islam di Perancis. Salah satunya adalah Perang Teluk 1991 yang menyebabkan munculnya krisis identitas di kalangan anak muda Muslim di Prancis. Kondisi ini mendorong mereka lebih rajin datang ke masjid. Gerakan Intifada di Palestina juga mendorong makin banyaknya Muslim Perancis yang beribadah ke masjid.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/islam-di-prancis.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4860" title="islam di prancis" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/islam-di-prancis.jpg?w=300&h=219" alt="" width="300" height="219" /></a></p>
<p>Umat Islam di Prancis memiliki peranan yang sangat penting. Mereka memainkan peranan dalam semua sektor. Mulai dari pendidikan, lembaga keuangan, pemerintahan, olahraga, sosial, dan lainnya. Bahkan seiring dengan berkembangannya agama Islam di negara Prancis, jumlah sarana ibadah dan kegiatan keislaman pun semakin meningkat. Menurut survei yang dilakukan kelompok Muslim Prancis, sampai tahun 2003, jumlah masjid di seantero Prancis mencapai 1.554 buah. Mulai dari yang berupa ruangan sewaan di bawah tanah sampai gedung yang dimiliki oleh warga Muslim dan dibangun di tempat-tempat umum.</p>
<p>Perkembangan Islam dan masjid di Prancis juga ditulis oleh seorang wartawan Prancis yang juga pakar tentang Islam, Xavier Ternisien. Dalam buku terbarunya, Ternisien menulis, di kawasan Saint Denis, sebelah utara Prancis, terdapat kurang lebih 97 masjid, sementara di selatan Prancis sebanyak 73 masjid. Ternisien menambahkan, masjid-masjid yang banyak berdiri di Prancis dengan kubah-kubahnya yang khas menunjukkan bahwa Islam kini makin mengemuka di negara itu. Islam di Prancis bukan lagi agama yang di masa lalu bergerak secara diam-diam. ”Masjid-masjid yang ada di Prancis kini bahkan dibangun atas tanah milik warga Muslim sendiri, bukan lagi di tempat sewaan seperti pada masa lalu,” ujarnya.</p>
<p>Tampaknya, pada tahun-tahun mendatang, jumlah masjid akan makin bertambah di Prancis. Sejumlah masjid yang ada sekarang terkadang tidak bisa menampung semua jamaah. Masjid di kawasan Belle Ville dan Barbes, misalnya, sebagian jamaah terpaksa harus shalat sampai ke pinggiran jalan.</p>
<p>Bahkan tak hanya masjid yang tumbuh, lembaga pendidikan Islam di negeri mode ini pun turut berkembang. Sejumlah sekolah Islam berdiri di Prancis. Sampai kini, sedikitnya ada empat sekolah Muslim swasta. Memang pernah, Academy of Lyon, badan pendidikan negara yang tertinggi di kota itu, menolak izin operasional pembukaan sekolah Al-Kindi di Lyon tahun 2006, bahkan menutup sekolah dengan alasan pihak sekolah tidak memenuhi standar kebersihan dan keselamatan. Namun, Pengadilan Administratif di Lyon membatalkan penutupan itu. Ini berarti sekolah Al-Kindi bisa membuka ajaran baru pada Maret 2007.</p>
<p>Menurut para pemimpin Muslim Prancis, insiden di Al-Kindi justru mendorong masyarakat Muslim untuk membuka sekolah serupa. ”Kontroversi Al-Kindi mendobrak ketakutan di minoritas Muslim untuk memiliki sekolah lebih banyak,” ujar Lhaj Thami Breze, ketua Organisasi Persatuan Islam di Prancis.</p>
<p><strong>5. Islam di Brazil (tiap hari 3 orang masuk Islam di negara Katholik terbesar)</strong><br />
Sejumlah lembaga Islam di Brazil menyatakan, jumlah orang yang memeluk Islam di Brazil terus meningkat. Di satu kota seperti San Paolo saja, setiap harinya mencapai 3 orang yang masuk Islam. Tidak ada data statistik yang detail mengenai berapa jumlah umat Islam sesungguhnya di Negeri Samba ini, namun sejumlah lembaga Islam itu memperkirakan, jumlah umat Islam mencapai 3 juta orang. Jumlah ini terbagi antara kaum imigran dari negara-negara Arab dan Islam, dan warga negara Brazil sendiri yang memeluk Islam.</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/masjid-el-nur-mesquita-da-luz-2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4864" title="masjid-el-nur-mesquita-da-luz 2" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/masjid-el-nur-mesquita-da-luz-2.jpg?w=300&h=163" alt="" width="300" height="163" /></a></p>
<p>Seorang imam di salah satu masjid di Sao Paolo, Hosam El Bostani, menegaskan, kebanyakan yang masuk Islam itu adalah dari kalangan pemuda dan kaum wanita. Ini menguatkan bahwa agama Islam memiliki masa depan yang besar di Brazil. Mengenai sebab kenapa secara khusus kedua kelompok masyarakat itu yang begitu antusias masuk Islam, seorang wartawati Brazil, Rita de Ceiba, mengatakan, kaum wanita dan pemuda merupakan kelompok masyarakat yang paling menderita di Brazil akibat berantakannya rumah tangga (broken home) dan ketidakharmonisan dalam keluarga. Ternyata, mereka menemukan apa yang mereka cari selama ini di dalam Islam.</p>
<p>Selain itu, kalimat &#8220;<em>Allahu Akbar</em>&#8221; membahana dari pengeras suara. Bersamaan dengan seruan itu, ratusan orang memenuhi masjid untuk menunaikan salat. Sementara di luar masjid, di pinggir jalan berjejer toko-toko daging &#8220;halal&#8221; seperti suasana di kota Damaskus, Kairo atau Baghdad. Tapi suasana kota seperti itu bisa dijumpai di kawasan Bras, Sao Paulo ibukota Brazil.</p>
<p>Bras adalah kota yang didominasi para pekerja dan menjadi jantung Islam di negara Amerika Latin itu. Seperti kecenderungan di negara-negara non-Muslim, komunitas Muslim di Brazil juga mengalami peningkatan yang cukup pesat. Selama satu dekade terakhir, jumlah populasi Muslim meningkat dari ratusan ribu orang menjadi 1,5 juta orang dari 190 juta total jumlah penduduk di negeri Samba itu.</p>
<p>Selain itu, hampir di seluruh Brazil terdapat masjid-masjid yang sebagiannya dibiayai oleh negara-negara Muslim seperti Arab Saudi dan negara-negara di kawasan Teluk. Dibandingkan kota-kota lainnya di Brazil, denyut kehidupan komunitas Muslim dan kehadiran Islam paling terasa di kota Bras.</p>
<p>&#8220;Serangan 11 September menjadi kunci munculnya rasa keingintahuan banyak orang tentang Islam, sekarang 15 persen komunitas Muslim kami bukan keturunan Arab tapi orang Brazil asli,&#8221; ujar Al Bukai, Muslim Brazil kelahiran Suriah yang mengelola sebuah masjid di Bras.</p>
<p>Selain komunitas kulit hitam, komunitas kulit putih Brazil juga banyak yang masuk Islam. Salah satunya adalah Thamara Fonseca, 24, yang sudah berjilbab. Thamara yang berprofesi sebagai desainer pakaian itu mengatakan, para pelanggannya dan orang-orang Brazil pada umumnya menerima keislamannya. &#8220;Mulanya, saya sering mendengar orang-orang di jalan berbisik-bisik &#8220;lihat itu isteri Usamah bin Ladin dan Saddam Hussein, dia perempuan yang suka membom&#8221; Tapi sekarang, tidak ada lagi orang yang berbisik-bisik seperti itu. Malah banyak orang yang datang pada saya dan bertanya tentang Islam,&#8221; tukas Thamara senang.</p>
<p><strong>III. Penutup</strong><br />
Demikianlah fakta yang ada sekarang, bahwasannya fenomena &#8220;masuk Islam&#8221; di dunia telah menandakan akan bangkitnya kejayaan Islam untuk yang kedua kalinya. Sebagaimana keterangan dari Rasulullah SAW berikut:</p>
<p><em>“Di tengah-tengah kalian terdapat zaman kenabian, atas izin Allah ia tetap ada. Kemudian Ia akan mengangkatnya jika Ia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada khilafah yang mengikuti manhaj kenabian. Ia ada dan atas izin Allah ia akan tetap ada. Kemudian Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada kekuasaan (kerajaan) yang zalim, ia juga ada dan atas izin Allah ia akan tetap ada. Kemudian Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada kekuasaan (kerajaan) diktator yang menyengsarakan, ia juga ada dan atas izin Alah akan tetap ada. Kemudian akan ada khilafah yang mengikuti manhaj kenabian”</em>, kemudian beliau diam. (HR. Ahmad dan al-Bazar)</p>
<p>Sehingga, perkembangan Islam di dunia Barat sesungguhnya lebih prospektif karena mereka terbiasa berfikir terbuka. Dalam keluarga Amerika misalnya, pemilihan agama dilakukan secara bebas dan independen. Banyak orang tua mendukung anaknya menjadi Muslim selama itu adalah pilihan bebasnya dan independen. Mereka mudah saja masuk Islam ketika menemukan kebenaran disitu. Angela Collin misalnya, menjadi Muslim dengan dukungan kedua orang tua. Ketika diwawancarai televisi NBC, orang tuanya justru merasa bangga karena Angela adalah seorang “<em>independent person</em>.” Nancy seorang remaja 15 tahun, masuk Islam setelah bergaul dekat temannya keluarga Pakistan dan keluarganya tidak mempermasalahkan walaupun telah lama hidup dalam tradisi Kristen.</p>
<p>Perkembangan ini tentu akan berpengaruh signifikan terhadap hubungan Islam-Barat (Kristen) yang sudah mengalami ketegangan historis berabad-abad. Dengan pesatnya perkembangan umat Muslim di Amerika, Eropa dan negara-negara maju lainnya, akan berpengaruh signifikan terhadap beberapa hal. Dan umat Islam di Barat akan menjadi komunikator yang efektif dan duta-duta yang handal untuk menjelaskan dan memperlihatkan wajah Islam yang sesungguhnya di sana. Melalui mereka, nasib umat Islam diluar Barat akan disuarakan dan penderitaan demi penderitaan negara-negara Muslim akibat dominasi Barat yang kebijakannya sering yang tidak adil akan berkurang.</p>
<p>Islam dan Barat mudah-mudahan akan masuk ke dalam sebuah equilibrium sejarah baru yang lebih adil, lebih fair dan lebih demokratis: “Ketika datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu akan melihat manusia masuk ke dalam agama Allah dengan berbondong-bondong!”.</p>
<p>Untuk itu, bersemangatlah wahai saudaraku, berbanggalah bila engkau telah memilih Islam sebagai agama dan tuntunan hidupmu. Sebab, tidak lama lagi kita akan menyaksikan kebangkitan peradaban manusia &#8211; yang sesuai dengan hukum-Nya &#8211; untuk yang kedua kalinya. Dimana itu akan bermula dari timur hingga ke barat.</p>
<p>Yogyakarta, 26 Maret 2012<br />
Mashudi Antoro (Oedi`)</p>
<p>Referensi:<br />
* http://moeflich.wordpress.com/2008/03/18/islam-di-amerika-keajaiban-bernama-911/<br />
* http://www.republika.co.id/berita/republika-tv/ummat/10/08/05/128408-2050-rusia-bakal-menjadi-negara-islam<br />
* http://abudira.wordpress.com/2009/05/15/banyak-gereja-dijual-di-inggris-2/<br />
* http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/11/12/01/lvi78o-sekolah-islam-di-inggris-kebanjiran-peminat-satu-kursi-diperebutkan-25-orang<br />
* http://www.eramuslim.com/berita/dakwah-mancanegara/bras-jantung-kota-islam-di-brazil.htm<br />
* Republika online, 27/7/2009</p>
<br />Filed under: <a href='http://oediku.wordpress.com/category/info-terbaru/'>Info Terbaru</a>, <a href='http://oediku.wordpress.com/category/tulisan_ku/'>Tulisan_ku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/oediku.wordpress.com/4854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/oediku.wordpress.com/4854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/oediku.wordpress.com/4854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/oediku.wordpress.com/4854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/oediku.wordpress.com/4854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/oediku.wordpress.com/4854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/oediku.wordpress.com/4854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/oediku.wordpress.com/4854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/oediku.wordpress.com/4854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/oediku.wordpress.com/4854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/oediku.wordpress.com/4854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/oediku.wordpress.com/4854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/oediku.wordpress.com/4854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/oediku.wordpress.com/4854/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4854&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oediku.wordpress.com/2012/03/26/fenomena-masuk-islam-di-dunia-tanda-kebangkitan-yang-kedua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6cb65fbfcc0817de8252d572e488c596?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">oedi`</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/i-love-islam.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">i love islam</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/islam-di-amerika.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">islam di amerika</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/islam-di-rusia.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">islam di rusia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/mosque_kul_sharif.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Mosque_Kul_Sharif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/islam-di-inggris.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">islam di inggris</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/pangeran-charles-meresmikan-masjid-ahl-as-sunna-di-london-beberapa-waktu-lalu.jpg?w=258" medium="image">
			<media:title type="html">PANGERAN CHARLES Meresmikan Masjid Ahl-as Sunna di London, beberapa waktu lalu.</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/islam-di-prancis.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">islam di prancis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/masjid-el-nur-mesquita-da-luz-2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">masjid-el-nur-mesquita-da-luz 2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Agenda Pendakian Gn. Merbabu (3142 Mdpl)</title>
		<link>http://oediku.wordpress.com/2012/03/25/agenda-pendakian-gn-merbabu/</link>
		<comments>http://oediku.wordpress.com/2012/03/25/agenda-pendakian-gn-merbabu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Mar 2012 09:12:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adventure]]></category>
		<category><![CDATA[Info Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar_ku]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan_ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oediku.wordpress.com/?p=4789</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kurang lebih 5 tahun, akhirnya saya bisa kembali lagi ke puncak Merbabu melalui jalur Selo, Boyolali, Jateng. Perjalanan kali ini sudah pasti berbeda kesannya dari pendakian sebelumnya. Sungguh banyak kenangan dan keindahan yang di dapatkan selama pendakian ini. Tersasar karena cuaca yang berkabut tebal sebelum bisa tiba di basecamp (karena sudah sedikit lupa, di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4789&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-91.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4824" title="merbabu 22-24 maret 2012 9" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-91.jpg?w=150&h=100" alt="" width="150" height="100" /></a>Setelah kurang lebih 5 tahun, akhirnya saya bisa kembali lagi ke puncak Merbabu melalui jalur Selo, Boyolali, Jateng. Perjalanan kali ini sudah pasti berbeda kesannya dari pendakian sebelumnya. Sungguh banyak kenangan dan keindahan yang di dapatkan selama pendakian ini. Tersasar karena cuaca yang berkabut tebal sebelum bisa tiba di basecamp (karena sudah sedikit lupa, di tambah cuaca yang berkabut tebal dengan jarak pandang cuma 3 meter, sehingga tidak ada patokan untuk lokasi arah basecamp, di tambah lagi memang basecampnya jauh sekali dari jalan raya), bertemu 5 teman kuliah dulu (Xploit), di hantam badai dan hujan deras sempat kami rasakan. Membuat pendakian kali ini sangat berkesan dan mengingatkan waktu pendakian di Gn. Sumbing, tahun 2007 lalu.</p>
<p><span id="more-4789"></span>Untuk mengetahui bagaimana kisah selama pendakian ini, berikut saya berikan agenda perjalannya:</p>
<p><strong>22 Maret 2012</strong><br />
1. Bersama temen-temen kosan, berangkatlah kami menuju Gn. Merbabu: 16.15<br />
2. Tiba di basecamp jalur Selo: 19.30 =&gt; sempat tersasar karena cuaca yang berkabut tebal (jarak pandang 3 meter) sehingga tidak terlihat dimana patokan untuk ke basecamp di jalur Selo.<br />
3. Makan malam dengan menu nasi tempe + telor dadar + teh panas : 19.40<br />
4. Shalat Isya` jama` Magrib: 20.40<br />
5. Istirahat + ngobrol-ngobrol &#8211; dalam bahasa Jawa &#8211; dengan pendakian lain dari Surakarta (Dono dan Lugi) dan 5 orang dari Mapala UGM (Mapagama): 20.55-22.10 =&gt; Kondisi cuaca mulai hujan dengan suhu 20°C<br />
6. Packing ulang: 22.15-22.40 =&gt; kondisi cuaca masih hujan, bahkan bertambah deras, yang akhirnya di putuskan untuk mulai mendaki di pagi hari setelah shalat Subuh.<br />
7. Tidur: 20.15- 04.30 =&gt; suhu 19°C</p>
<p><strong>23 Maret 2012</strong><br />
1. Bangun tidur: 04.30 =&gt; suhu 18°C<br />
2. Shalat subuh: 04.45<br />
3. Persiapan+ streaching: 05.15<br />
4. Mulai mendaki: 05.45<br />
5. Tiba di pos I : 07.50<br />
6. Tiba di pos II : 09.50<br />
7. Bertemu dengan teman-teman kuliah dulu (Xploit: Tirta, Uca, Apit, Evo dan Haris/Acep) menjelang pos III : 10.30 =&gt; ternyata mereka masih mengingat dengan jelas peristiwa berkesan di Gn. Lawu tempo dulu (2006) dan masih saja berkata: &#8220;Ya ini gara-gara kau Di`, aku jadi cinta sama gunung&#8221; atau &#8220;Masih jauh gak Di` puncaknya?&#8221; atau &#8220;Ah aku gak mau lagi naik sama kau Di`, sebab kau tipu terus kami dulu&#8230; katanya cuma di balik bukti, tapi ternyata masih ada beberapa bukit lagi baru puncak&#8230; dasar Tuti (tukang tipu).. hehehe&#8230;&#8221;.<br />
8. Tiba di pos III : 11.28<br />
9. Tiba di Sabana I (Pos IV) : 12.45 =&gt; cuaca berkabut dan angin sangat kencang berhembus<br />
10. Istirahat + mendirikan dome + masak : 12.48 =&gt; cuaca semakin berkabut dan angin semakin kencang berhembus<br />
11. Shalat berjamaah: 13.30<br />
12. Masak mie + Semur ayam, kentang + cemilan buah duku + kopi panas: 14.10<br />
13. Hujan badai: 15.00 =&gt; suhu 18°C<br />
14. Makan siang: 15.30<br />
15. Shalat Ashar: 17.25<br />
16. Badai makin menggila: 18.10<br />
17. Shalat Magrib: 18.35 =&gt; suhu 16°C<br />
18. Badai dan kabut tetap menggila: 18.55<br />
19. Masak mie: 19.15<br />
20. Makan malam dengan menu semur ayam + kentang: 19.30 =&gt; badai masih kencang<br />
21. Shalat Isya`: 19.35<br />
22. Diskusi untuk keberangkatan ke puncak, ngobrol-ngobrol, dll: 19.50 &#8211; 21.15<br />
23. Tidur: 21.25</p>
<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/jalur-pendakian-merbabu.jpg"><img class="aligncenter" title="jalur pendakian merbabu" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/jalur-pendakian-merbabu.jpg?w=200&h=300" alt="" width="200" height="300" /></a></p>
<p><strong>24 Maret 2012</strong><br />
1. Bangun: 05.50 =&gt; suhu 16°C<br />
2. Shalat Subuh. 06.05<br />
3. Masak nasi + air untuk buat kopi panas: 06.40<br />
4. Masak semur ayam + tempe : 07.20<br />
5. Sarapan : 07.30<br />
6. Packing ulang: 07.49 &#8211; 08.45<br />
7. Streaching + foto: 08.50<br />
8. Mulai mendaki ke puncak: 08.55 (bertemu banyak pendaki lainnya; salah satunya pak Darsono, dosen UPN) =&gt; cuaca cerah berawan<br />
9. Tiba di Sabana II : 09.40<br />
10. Tiba di puncak Triangulasi/Kentheng Songo: 11.15 =&gt; cuaca cerah dan berawan<br />
11. Bertemu banyak pendaki lainnya + Diksar (pendidikan dasar) Mapakti dari Tegal<br />
12. Istirahat + makan buah pir + ngobrol dengan pendaki Mapala Jelata dari Stikes Ungaran (mereka semua asli dari Lombok): 13.40 (suhu 40°C) =&gt; disini kami juga banyak memberikan air minum kepada para pendaki yang kehabisan air; seperti yang dari Bekasi dan Sragen.<br />
14. Foto-foto: 12.55<br />
15. Shalat Zuhur jama` Ashar berjamaah: 13.30<br />
16. Turun: 13.50<br />
17. Tiba di Sabana II: 14.35 =&gt; cuaca mulai hujan gerimis<br />
18. Terus melanjutkan perjalanan dan cuaca makin sering hujan, bahkan deras, sehingga kondisi badan basah kuyup<br />
19. Tiba di basecamp: 18.00<br />
20. Istirahat sambil menunggu pesanan nasi goreng + teh panas: 18.02 &#8211; 18.20 =&gt; banyak para pendaki yang mau melakukan perjalanan ke puncak Merbabu<br />
21. Makan nasi goreng + teh panas: 18.20<br />
22. Pulang ke kosan, Jogja: 18.45<br />
23. Mampir ke warung Burjo dekat kosan untuk minum es milo + burjo campur: 21.16<br />
24. Tiba di kosan, Jogja: 21.40</p>
<p>[Pelaku: Oedi`, Dika, Beni dan Wisnu]</p>
<p style="text-align:center;">*****</p>
<p>Dokumentasi pendakian:</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-51.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4790" title="merbabu 22-24 maret 2012 5" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-51.jpg?w=300&h=199" alt="" width="300" height="199" /></a><strong>Gambar 1.</strong> Foto: Basecamp jalur Selo</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-61.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4791" title="merbabu 22-24 maret 2012 6" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-61.jpg?w=300&h=199" alt="" width="300" height="199" /></a><strong>Gambar 2.</strong> Foto: Pintu gerbang taman nasional gunung Merbabu</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-81.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4792" title="merbabu 22-24 maret 2012 8" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-81.jpg?w=300&h=199" alt="" width="300" height="199" /></a><strong>Gambar 3.</strong> Foto: Plang peringatan etika pendakian</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-72.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4794" title="merbabu 22-24 maret 2012 7" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-72.jpg?w=199&h=300" alt="" width="199" height="300" /></a><strong>Gambar 4.</strong> Foto: Membuka jalur pendakian dengan membabat semak-semak</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-261.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4795" title="merbabu 22-24 maret 2012 26" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-261.jpg?w=300&h=199" alt="" width="300" height="199" /></a><strong>Gambar 5.</strong> Foto: Tiba di pos II</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-111.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4797" title="merbabu 22-24 maret 2012 11" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-111.jpg?w=200&h=300" alt="" width="200" height="300" /></a><strong>Gambar 6.</strong> Foto: Pos III (batu tulis)</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-131.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4798" title="merbabu 22-24 maret 2012 13" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-131.jpg?w=300&h=199" alt="" width="300" height="199" /></a><strong> Gambar 7.</strong> Foto: Bertemu teman-teman kuliah dulu (Xploit: Evo, Tirta, Haris (Acep), Apit dan Uca)</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-121.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4799" title="merbabu 22-24 maret 2012 12" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-121.jpg?w=300&h=199" alt="" width="300" height="199" /></a><strong>Gambar 8.</strong> Foto: In memoriom Hary Susanto (Pendaki dari Rafapala, Surabaya, yang wafat dalam pendakian pada 23 Februari 1997) =&gt; Ingat waktu di Semeru, banyak sekali in memoriom seperti ini.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-141.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4800" title="merbabu 22-24 maret 2012 14" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-141.jpg?w=199&h=300" alt="" width="199" height="300" /></a><strong> Gambar 9.</strong> Foto: Pos IV (Sabana I)</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-35.jpg"><img class="size-medium wp-image-4804 aligncenter" title="merbabu 22-24 maret 2012 15" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-151.jpg?w=300&h=200" alt="" width="300" height="200" /><img class="aligncenter size-medium wp-image-4876" title="merbabu 22-24 maret 2012 35" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-35.jpg?w=300&h=199" alt="" width="300" height="199" /></a><strong>Gambar 10.</strong> Foto: Masak menu semur ayam + kentang</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-251.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4806" title="merbabu 22-24 maret 2012 25" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-251.jpg?w=300&h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><strong>Gambar 11.</strong> Foto: Aktivitas di dome pada pagi hari menjelang ke puncak</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-31.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4807" title="merbabu 22-24 maret 2012 3" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-31.jpg?w=300&h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><strong>Gambar 12.</strong> Foto: Foto bareng dengan pendaki dari Mapala Jelata (Stikes Ungaran)</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-41.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4808" title="merbabu 22-24 maret 2012 4" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-41.jpg?w=300&h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-17.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4809" title="merbabu 22-24 maret 2012 2" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-21.jpg?w=300&h=199" alt="" width="300" height="199" /><img class="aligncenter size-medium wp-image-4811" title="merbabu 22-24 maret 2012 1" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-17.jpg?w=300&h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><strong>Gambar 13.</strong> Foto: Jalur menuju Sabana II &#8211; Pos V</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-291.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4877" title="merbabu 22-24 maret 2012 32" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-32.jpg?w=300&h=199" alt="" width="300" height="199" /><img class="aligncenter size-medium wp-image-4880" title="merbabu 22-24 maret 2012 29" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-291.jpg?w=300&h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><strong>Gambar 14.</strong> Foto: Panorama Sabana dan awan</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-171.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4813" title="merbabu 22-24 maret 2012 27" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-271.jpg?w=300&h=200" alt="" width="300" height="200" /><img class="aligncenter" title="merbabu 22-24 maret 2012 17" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-171.jpg?w=300&h=199" alt="" width="300" height="199" /></a><strong>Gambar 15.</strong> Foto: Sabana II dan Pos V</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-28.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4814" title="merbabu 22-24 maret 2012 28" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-28.jpg?w=300&h=199" alt="" width="300" height="199" /></a><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-24.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4815" title="merbabu 22-24 maret 2012 24" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-24.jpg?w=300&h=199" alt="" width="300" height="199" /></a><strong>Gambar 16.</strong> Foto: Jalur pendakian menjelang puncak</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-23.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4817" title="merbabu 22-24 maret 2012 23" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-23.jpg?w=300&h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><strong>Gambar 17.</strong> Foto: Puncak Triangulasi/Kentheng Songo (3142 Mdpl)</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-19.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4819" title="merbabu 22-24 maret 2012 19" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-19.jpg?w=300&h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-20.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4820" title="merbabu 22-24 maret 2012 20" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-20.jpg?w=300&h=200" alt="" width="300" height="200" /></a><strong>Gambar 18.</strong> Foto: Diksar (pendidikan dasar) Mapakti dari Tegal</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-211.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4821" title="merbabu 22-24 maret 2012 21" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-211.jpg?w=300&h=199" alt="" width="300" height="199" /></a><strong>Gambar 19.</strong> Foto: Bersantai dan ngobrol dengan Mapala Jelata dari Stikes Ungaran</p>
<p style="text-align:center;"><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-22.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4822" title="merbabu 22-24 maret 2012 22" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-22.jpg?w=199&h=300" alt="" width="199" height="300" /></a><strong>Gambar 20.</strong> Foto: Bersantai sejenak dan menikmati alam di puncak Triangulasi/Kentheng Songo</p>
<p style="text-align:center;">*****</p>
<p><strong>Catatan:</strong> Bagi para pendaki yang akan ke puncak Merbabu (Triangulasi/Kentheng Songo) atau puncak-puncak gunung manapun, maka penuhilah standar septi demi kesalamatan dan kenyamanan selama masa pendakian. Jangan seperti yang kami saksikan selama pendakian kali ini, dimana banyak sekali para pendaki yang cenderung mengabaikan keselamatan (modal nekad). Mereka dengan beraninya menantang kekuatan alam, padahal alam sulit diprediksi dan kita tidak ada apa-apanya bila dia sudah berkehendak memberikan kondisi alam dan cuaca yang ekstrim. Dan sudah banyak terbukti, bahwa yang tewas mengenaskan di gunung adalah para pendaki yang telah mengabaikan standar septi pendakian.</p>
<p>Adapun minimal standar septi tersebut adalah:<br />
1. Sepatu trekking<br />
2. Sandal gunung<br />
3. Celana lapangan<br />
4. Sleeping bag<br />
5. Sarung tangan<br />
6. Jaket<br />
7. Geiter<br />
8. Carrier (tas gunung) + plastik packing (trash bag)<br />
9. Bag cover<br />
10. Matras (sleeping pad)<br />
11. Dome/tenda<br />
12. Headlamp + baterai<br />
13. Jerigen air dan tempat minum<br />
14. Ponco (jas hujan)<br />
15. Logistik (beras, gula, garam, roti, kopi, teh, lauk pauk: mie, sarden, ayam, telur, dll)<br />
16. Alat masak dan makan (nesting, kompor + gas, piring, gelas, sendok, pisau, dll)<br />
17. P3K (obat luka, plester, kain kasa, obat oles kejang otot, oksigen, dll)<br />
18. Alat jahit (benang, jarum, gunting)<br />
19. Alat tulis (buku agenda, pensil/pulpen, kertas, dll)<br />
20. Lampu/lilin<br />
21. Lain-lain (kompas, tramontina/parang, peniti, korek api, gunting kuku, kantung plastik sampah, dll)</p>
<p style="text-align:center;">*****</p>
<p>Sungguh, begitu berkesan selama pendakian di Gn. Merbabu ini, sehingga suatu saat nanti Insya Allah akan kembali ku ulangi pendakiannya. Karena..</p>
<p><em>&#8220;Salah satu yang paling membuat hatiku menjadi lapang dan tenang, adalah ketika aku bisa merenungkan setiap keindahan ciptaan Allah Yang Maha Agung. Melihat, mendengar, merasakan serta menikmati setiap jengkal alam pegunungan&#8221;</em></p>
<p>Yogyakarta, 25 Maret 2012<br />
Mashudi Antoro (Oedi`)</p>
<br />Filed under: <a href='http://oediku.wordpress.com/category/adventure/'>Adventure</a>, <a href='http://oediku.wordpress.com/category/info-terbaru/'>Info Terbaru</a>, <a href='http://oediku.wordpress.com/category/kabar_ku/'>Kabar_ku</a>, <a href='http://oediku.wordpress.com/category/tulisan_ku/'>Tulisan_ku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/oediku.wordpress.com/4789/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/oediku.wordpress.com/4789/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/oediku.wordpress.com/4789/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/oediku.wordpress.com/4789/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/oediku.wordpress.com/4789/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/oediku.wordpress.com/4789/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/oediku.wordpress.com/4789/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/oediku.wordpress.com/4789/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/oediku.wordpress.com/4789/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/oediku.wordpress.com/4789/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/oediku.wordpress.com/4789/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/oediku.wordpress.com/4789/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/oediku.wordpress.com/4789/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/oediku.wordpress.com/4789/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4789&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oediku.wordpress.com/2012/03/25/agenda-pendakian-gn-merbabu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6cb65fbfcc0817de8252d572e488c596?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">oedi`</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-91.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 9</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/jalur-pendakian-merbabu.jpg?w=200" medium="image">
			<media:title type="html">jalur pendakian merbabu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-51.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-61.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-81.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 8</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-72.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-261.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 26</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-111.jpg?w=200" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 11</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-131.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 13</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-121.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 12</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-141.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 14</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-151.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 15</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-35.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 35</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-251.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 25</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-31.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-41.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-21.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-17.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-32.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 32</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-291.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 29</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-271.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 27</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-171.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 17</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-28.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 28</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-24.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 24</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-23.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 23</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-19.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 19</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-20.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 20</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-211.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 21</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/merbabu-22-24-maret-2012-22.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">merbabu 22-24 maret 2012 22</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cahaya Hatimu</title>
		<link>http://oediku.wordpress.com/2012/03/11/cahaya-hatimu/</link>
		<comments>http://oediku.wordpress.com/2012/03/11/cahaya-hatimu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Mar 2012 11:28:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku_ku]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan_ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oediku.wordpress.com/?p=4761</guid>
		<description><![CDATA[Wahai kekasihku. Cahaya hati adalah bagian dari Cahaya-Nya. Di dalamnya terdapat gunung-gunung yang indah dan samudra cinta yang luas. Sehingga menjadi satu keindahan bagi yang sudi mendapatkannya. Sebab, ia akan senantiasa berada di dalam suasana yang membahagiakan dan terus larut dalam mahligai kesenangan hakiki. Namun, alangkah kerasnya hatimu. Amanah pun telah hilang dari jiwamu, saat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4761&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/cahaya-hati.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4762" title="Cahaya hati" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/cahaya-hati.jpg?w=150&h=135" alt="" width="150" height="135" /></a>Wahai kekasihku. Cahaya hati adalah bagian dari Cahaya-Nya. Di dalamnya terdapat gunung-gunung yang indah dan samudra cinta yang luas. Sehingga menjadi satu keindahan bagi yang sudi mendapatkannya. Sebab, ia akan senantiasa berada di dalam suasana yang membahagiakan dan terus larut dalam mahligai kesenangan hakiki.</p>
<p><span id="more-4761"></span>Namun, alangkah kerasnya hatimu. Amanah pun telah hilang dari jiwamu, saat kau terus hanyut dalam kesenangan badani dan mencintai urusan duniawi secara berlebihan tanpa batas. Engkau terus saja melepaskan rahmat yang telah Tuhan beri dalam kepemilikanmu. Yang jelas membuatmu sebagai pengkhianat, karena telah meningalkan rasa syukur. Terlebih saat kau melakukan kedurhakaan kepada-Nya dalam pola hidup yang penuh dengan kemaksiatan.</p>
<p>Ya. Kekacauan pikiranlah yang membuatmu jadi seperti itu. Mata hati yang seharusnya dipergunakan untuk melihat kebenaran, sengaja di selubungi nafsu syahwat. Engkau sebenarnya layak menjadi seorang yang mulia, tapi lantaran gandrung dengan kesenangan sesaat duniawi, engkau pun menjadi sederajat dengan binatang liar. Terus menghinakan diri di hadapan Kekasih Yang Agung, dengan tetap mempertahankan perselingkuhan.</p>
<p>O.. Akuilah kesalahanmu itu, karena diriku melihat saat kau menangis dihadapan kesedihan tapi masih menghina Dia di lain waktu. Engkau bertekad memperbaiki diri dan ingin menjadi hamba yang shaleh di satu waktu, sedangkan di saat yang berbeda kau masih gemar dalam menjauhi tuntunan dari kekasih-Nya (Muhammad SAW).</p>
<p>Lalu, bagaimana ini? Siapa sebenarnya dirimu hai manusia? Padahal kedudukanmu bukan terletak pada banyaknya harta dan tingginya jabatan. Atau kebersahajaan pakaian dan sederhananya kehidupan. Melainkan berapa besarnya kezuhudan di dalam hatimu. Sedangkan cinta yang sejati adalah sesuatu yang terus menguasai akal, pikiran dan jiwamu.</p>
<p>Sungguh, kelalaian terhadap Allah SWT telah berhasil meleyapkanmu dari hadapan-Nya. Kekufuranmu, menjadikan engkau terbuang dari kasih sayang dan ridha-Nya. Padahal hanya orang Mukmin lah yang selalu ditambahkan kebaikan sehingga posisinya menjadi mulia dan layak di katakan sebagai manusia.</p>
<p>Ya. Cahaya hati pada dasarnya sempurna. Ia laksana ribuan matahari yang bergabung di angkasa yang luas. Namun, ketika cuaca di dalam hatimu selalu tidak baik atau mendung gelap yang selalu menutupi permukaan kalbumu, maka Cahaya Ilahi hanya akan terpantul kembali ke angkasa. Yang tidak akan menyinari ruang di hatimu meski sedikit. Sehingga kehidupan bunga-bunga di taman hatimu pun tak akan bertahan lama dan akhirnya mati dengan segera.</p>
<p>Untuk itu kekasihku. Jagalah selalu hatimu dihadapan-Nya, karena Cahaya itu akan selalu indah dan sempurna, tapi karena ulahmu sendiri, maka ia menjadi tidak indah, sehingga tidak pula bisa menerangi hatimu. Cahaya itu menarik, namun engkau terus menjauh dari kecantikannya. Yang pastinya tak pernah bisa membuatmu menjadi sempurna sebagai manusia. Melainkan sosok syaitan berbadan manusia di tingkat hakekat.</p>
<p>Yogyakarta, 11 Maret 2012<br />
Mashudi Antoro (Oedi`)</p>
<p>[Cuplikan dari buku: "Kesedihan yang Indah", karya: Mashudi Antoro]</p>
<br />Filed under: <a href='http://oediku.wordpress.com/category/buku_ku/'>Buku_ku</a>, <a href='http://oediku.wordpress.com/category/tulisan_ku/'>Tulisan_ku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/oediku.wordpress.com/4761/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/oediku.wordpress.com/4761/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/oediku.wordpress.com/4761/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/oediku.wordpress.com/4761/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/oediku.wordpress.com/4761/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/oediku.wordpress.com/4761/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/oediku.wordpress.com/4761/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/oediku.wordpress.com/4761/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/oediku.wordpress.com/4761/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/oediku.wordpress.com/4761/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/oediku.wordpress.com/4761/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/oediku.wordpress.com/4761/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/oediku.wordpress.com/4761/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/oediku.wordpress.com/4761/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4761&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oediku.wordpress.com/2012/03/11/cahaya-hatimu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6cb65fbfcc0817de8252d572e488c596?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">oedi`</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/cahaya-hati.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Cahaya hati</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surat Cinta untuk Jodohku II</title>
		<link>http://oediku.wordpress.com/2012/03/11/surat-cinta-untuk-jodohku-ii/</link>
		<comments>http://oediku.wordpress.com/2012/03/11/surat-cinta-untuk-jodohku-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Mar 2012 05:40:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar_ku]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi_ku]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan_ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oediku.wordpress.com/?p=4753</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu`alaikum wr wb. Demi Dzat yang diriku berada di dalam genggaman-Nya, terhaturkan salam cinta yang menjadi keinginan untuk tersampaikan. Salam kemesraan yang senantiasa menjadi harapan dalam napas hidup dan kehidupan. Sedangkan diriku yang takkan jauh dari garis takdir-Nya, bermunajat tulus atas nama kesetiaan cinta yang membuhul langit kerinduan. Semoga Allah SWT selalu memberikan anugerah cinta-Nya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4753&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><a href="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/surat-cinta-untuk-jodohku-2.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4754" title="surat-cinta-untuk-jodohku-2" src="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/surat-cinta-untuk-jodohku-2.jpg?w=150&h=93" alt="" width="150" height="93" /></a>Assalamu`alaikum wr wb.</em><br />
Demi Dzat yang diriku berada di dalam genggaman-Nya, terhaturkan salam cinta yang menjadi keinginan untuk tersampaikan. Salam kemesraan yang senantiasa menjadi harapan dalam napas hidup dan kehidupan. Sedangkan diriku yang takkan jauh dari garis takdir-Nya, bermunajat tulus atas nama kesetiaan cinta yang membuhul langit kerinduan. Semoga Allah SWT selalu memberikan anugerah cinta-Nya kepadamu dalam afiat.</p>
<p><span id="more-4753"></span>Jodohku.<br />
Lama kita tak bersua. Dan ketika kini kulayangkan kalimat ini, maka kutanyakan perihal dirimu. Tentang bagaimana kabarmu disana? Ini sengaja kutanyakan, mengingat tempat kita yang terpisah dan belum adanya waktu untuk melihatmu secara langsung. Sehingga yang kuinginkan adalah kau selalu dalam anugerah kesehatan dan rahmat-Nya. Setiap hari, senantiasa berada dalam lindungan-Nya.</p>
<p>Duhai jodohku.<br />
Dalam putaran roda dunia, aku senantiasa menghaturkan doa tulus kehadirat-Nya untukmu. Mengharap kebaikan yang kerap di anugerahkan kepadaku, menjadi setiap apa yang kau miliki dan juga syukuri. Limpahan yang terbesit di setiap napasku, adalah juga sesuatu yang kerap kau rasakan dalam ketaqwaan. Sehingga kita sama-sama tergabung dalam golongan yang terarah pada kebenaran hakiki.</p>
<p>Wahai jodohku.<br />
Seperti biasa, dan memang selalu demikian, maka dalam kerinduan ini ku katanyakan padamu tentang gerak kehidupanmu sehari-hari. Apakah kau tetap penuh perjuangan dalam meniti jalan kebaikan? Lalu, apakah kau juga meletakkan kewajiban terhadap perintah dan larangan-Nya adalah sesuatu yang dicintai? Sehingga kesederhanaan penampilan, kezuhudan hidup, keseriusan dalam tadarus Al-Qur`an dan Qiyamul lail melengkapi kehidupanmu.</p>
<p>Wahai jodohku.<br />
Teruslah menyempurnakan hakekat hidupmu, dengan senantiasa mengedepankan istiqomah dalam amal dan perbuatan. Iringi dengan rasa cinta yang menjadi kebiasaan. Hilangkan setiap pamrih pribadi, menuju ketulusan hanya kepada-Nya. Karena dengan begitulah engkau dan aku akan menyatu dalam keridhaan-Nya.</p>
<p>O.. jodohku.<br />
Tiada lagi yang kuinginkan selain bisa bersamamu. Dan saat kutuliskan surat ini, maka seiring itu pula aura kerinduanmu disana deras menghujani hatimu. Semakin ku coba menampungnya, maka semakin ia bertambah deras membanjiri ruang hatiku. Sehingga tak pernah mengobati kerinduanku atas dirimu.</p>
<p>Duhai jodohku.<br />
Dalam malam yang dingin ini. Dalam malam yang sunyi ini. Ku kirimkan salam cinta rinduku. Sebuah cinta yang senantiasa menembus batas jarak dan waktu. Dan semuanya akan seperti itu, hingga kehadiranmu disisiku menjadi kenyataan.</p>
<p>Wahai jodohku.<br />
Sungguh kuingin bertemu denganmu. Tapi bukan berarti ku tak sabar menantikanmu. Karena kau pun mengetahui, bahwa apa yang sedang terjadi dalam hidup kita kini adalah setiap dari kehendak-Nya. Meski kau dan aku belum pernah bertemu, itu bukan berarti kita takkan pernah bersatu. Bahkan meski kita terpisah di antara lautan, maka takdir Tuhan akan mempertemukannya.</p>
<p>Wahai jodohku.<br />
Dimanakah adanya dirimu kini? Apakah memang benar-benar telah hadir di alam dunia ini, atau masih berada di alam nafsani? Sebab, meski waktu terus berlalu, namun kau tak kunjung tiba. Dan meski begitu kuatnya aku berusaha menemukanmu, maka tetap saja kau tak pernah kutemukan. Bahkan setiap perjuangan yang kulakukan demi mendapatkanmu, selalu terbias dalam mahligai harapan semu.</p>
<p>Ya jodohku.<br />
Apakah dalam perpisahan kita ini kau juga merindukanku? Apakah sekiranya kau mengharapkan untuk segera bertemu denganku? Karena ketahuilah, bahwa perasaan itu tak pernah luput dari hatiku. Ia kian bertambah besar di setiap harinya di dalam jiwaku. Sehingga takkan ada yang dapat merubahnya, meski godaan dunia terus mendesakku.</p>
<p>Tetapi jodohku.<br />
Aku pun menyakini, bahwa sebenarnya kau sangat menginginkan kita bisa segera bertemu. Kau juga sangat mengharapkan bahwa cintamu dapat segera melengkapi kehidupanku. Karena kau dan aku telah sama-sama mengetahui, bahwa cinta kita takkan pernah terbagi kepada selain kita berdua. Sedangkan cinta kepada Ilahi adalah hal yang lebih utama dan pertama di lakukan.</p>
<p>Untuk itu jodohku<br />
Kupesankan pada diriku dan dirimu, bahwa cinta yang sejati itu bukanlah mendahului kepentingan pribadi, melainkan diri orang yang di cintai. Bukan pula mendahulukan kesenangan badani, tetapi lebih kepada kesenangan ruhani. Bahkan tidak hanya untuk kepentingan sesaat, namun hanya demi kenikmatan yang abadi, yaitu akherat. Sehingga, tiada lagi jalan selain meningkatkan keimanan kita dengan dasar perasaan dan pengertian, hingga tibalah diri di puncak keindahan.</p>
<p>Baiklah jodohku sayang…<br />
Tiada lagi yang dapat kusampaikan dalam kesempatan kali ini. Dan ku tahu kau masih tetap ingin terus mengetahui perasaanku, sebagaimana diriku yang juga ingin terus mengetahuimu. Namun tak berdaya diriku dalam mengatur garis waktu. Sehingga bila kau membaca surat ini, maka balaslah dengan rasa cintamu. Renungkan ia dengan terus meningkatkan rasa cintamu kepadaku yang tidak pernah mengalahkan cinta kepada-Nya. Nantikan perjumpaan kita dengan sikap yang sabar dan penuh cinta. Sebab, dengan begitulah kau dan aku akan benar-benar bersatu dalam kasih-Nya.</p>
<p>Salam hormat dan cinta dari seorang yang selalu mengagumi dan menunggumu.</p>
<p>Yogyakarta, 08 Februari 2012<br />
Mashudi Antoro (Oedi`)</p>
<br />Filed under: <a href='http://oediku.wordpress.com/category/kabar_ku/'>Kabar_ku</a>, <a href='http://oediku.wordpress.com/category/puisi_ku/'>Puisi_ku</a>, <a href='http://oediku.wordpress.com/category/tulisan_ku/'>Tulisan_ku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/oediku.wordpress.com/4753/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/oediku.wordpress.com/4753/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/oediku.wordpress.com/4753/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/oediku.wordpress.com/4753/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/oediku.wordpress.com/4753/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/oediku.wordpress.com/4753/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/oediku.wordpress.com/4753/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/oediku.wordpress.com/4753/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/oediku.wordpress.com/4753/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/oediku.wordpress.com/4753/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/oediku.wordpress.com/4753/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/oediku.wordpress.com/4753/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/oediku.wordpress.com/4753/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/oediku.wordpress.com/4753/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4753&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oediku.wordpress.com/2012/03/11/surat-cinta-untuk-jodohku-ii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6cb65fbfcc0817de8252d572e488c596?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">oedi`</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://oediku.files.wordpress.com/2012/03/surat-cinta-untuk-jodohku-2.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">surat-cinta-untuk-jodohku-2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keindahan cinta dari Al-Faruq (Umar ibn Khaththab RA)</title>
		<link>http://oediku.wordpress.com/2012/02/26/keindahan-cinta-dari-al-faruq-umar-ibn-khaththab-ra/</link>
		<comments>http://oediku.wordpress.com/2012/02/26/keindahan-cinta-dari-al-faruq-umar-ibn-khaththab-ra/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Feb 2012 19:27:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku_ku]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan_ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oediku.wordpress.com/?p=4729</guid>
		<description><![CDATA[Saudaraku sekalian. Meneruskan tulisan sebelumnya, yaitu tentang sosok Abu Bakar Ash-Shiddiq RA, maka kali ini saya sengaja mengajak Anda sekalian untuk mengulik kisah hidup seorang Umar ibn Khaththab RA. Seorang sahabat Rasulullah Muhammad SAW yang dijuluki sebagai Al-Faruq (sang pembeda kebenaran dan kebathilan). Sosok yang tegas dan berwibawa. Yang tak kenal takut kecuali kepada Allah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4729&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/keindahan-cinta.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4730" title="keindahan cinta" src="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/keindahan-cinta.jpg?w=150&h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>Saudaraku sekalian. Meneruskan tulisan sebelumnya, yaitu tentang sosok Abu Bakar Ash-Shiddiq RA, maka kali ini saya sengaja mengajak Anda sekalian untuk mengulik kisah hidup seorang Umar ibn Khaththab RA. Seorang sahabat Rasulullah Muhammad SAW yang dijuluki sebagai <em>Al-Faruq</em> (sang pembeda kebenaran dan kebathilan). Sosok yang tegas dan berwibawa. Yang tak kenal takut kecuali kepada Allah SWT dan teramat cinta kepada kekasih-Nya, Muhammad SAW. Dan sosok yang terbukti zuhud dan cerdas dalam kehidupan dunia.</p>
<p><span id="more-4729"></span>Baiklah, untuk mempersingkat waktu, mari ikuti penelusuran berikuti ini:</p>
<p>Umar ibn Khaththab RA adalah seorang sahabat Nabi dan Khalifah kedua setelah wafatnya Abu Bakar Ash-Shiddiq RA. Jasa dan pengaruhnya terhadap penyebaran Islam sangat besar, hingga Michael H. Heart telah  menempatkannya sebagai orang paling berpengaruh nomor 51 sedunia sepanjang masa.</p>
<p>Sosok Umar ibn Khaththab sangat berpengaruh di kalangan bangsa Arab karena keberanian, ketegasan, dan keteguhan jiwanya. Ia adalah pendukung, pengikut utama dakwah Nabi Muhammad SAW.</p>
<p><strong>1. Silsilah</strong><br />
Beliau lahir di Makkah tahun 581 Masehi.  Berasal dari bani Adi, salah satu bagian suku Quraisy. Nama lengkapnya Umar ibn Khaththab ibn Nafiel ibn Abdul Uzza. Ayahnya bernama Khaththab ibn Nufail Al-Shimh Al-Quraisyi dan ibunya Hantamah binti Hasyim. Suku Adi terpandang mulia dan mempunyai martabat tinggi di kalangan Arab. Garis keturunan Umar ibn Khathttab bertemu dengan Nabi SAW dalam leluhur generasi ke delapan yang bertemu pada moyang mereka yang bernama Ka’ab.</p>
<p><strong>2. Sifat dan karakter</strong><br />
Umar mempunyai postur tubuh yang tegap dan kuat, wataknya keras, berani, dan berdisiplin tinggi. Pada masa remajanya, dia dikenal sebagai pegulat perkasa dan sering menampilkan kemampuannya itu dalam pesta tahunan di pasar Ukaz di Makkah. la memiliki kecerdasan yang luar biasa, mampu memprakirakan hal-hal yang akan terjadi pada masa yang akan datang (prediksi/ramalan). Tutur bahasanya halus dan bicaranya fasih. Kelebihan-kelebihan yang dimilikinya itu mengantarkan-nya terpilih menjadi wakil kabilahnya. la selalu diberi kepercayaan sebagai utusan yang mewakili kabilah Quraisy dalam melakukan perundingan dengan suku-suku lain di jazirah Arab. Keunggulannya berdiplomasi mem-buatnya populer di kalangan berbagai suku Arab.</p>
<p>Nabi SAW mengakui keunggulan-keunggulan yang dimiliki Umar, pemuda yang gagah berani, tidak mengenal takut dan gentar, dan mempunyai ketabahan dan kemauan keras. Oleh karena itu, untuk kepentingan perjuangan Islam, Nabi SAW pernah berdoa,<em> “Ya Allah, kuatkanlah Islam dengan salah seorang dari Amr bin Hisyam atau Umar bin Khaththab.”</em> Doa Nabi SAW diperkenankan Allah SWT dengan Islamnya Umar sekitar tahun 616 Masehi.</p>
<p><strong>3. Kisah masuk Islam<br />
</strong>Sebelumnya, Umar dikenal sebagai seorang tokoh Arab Quraisy yang paling gigih menentang seruan Nabi SAW. Meski dakwah beliau sudah berlangsung selama enam tahun, Umar tetap saja tidak mengindahkannya, bahkan secara terang-terangan menentangnya.</p>
<p>Suatu hari, Umar berjalan sambil menenteng pedang terhunus. Wajahnya jelas menunjukkan ekspresi murka. Ia berpapasan dengan Naim al-Nakham. “Mau kemana kau Umar dengan pedang terhunus seperti itu?” Kau ingin membunuh seseorang? Kau nampak mengerikan.” Tanya Naim.</p>
<p>“Ya. Aku akan membunuh Muhammad” Kata Umar dengan suara yang lantang. “Orang ini telah menceraiberaikan persaudaraan kita dan mengingkari tuhan-tuhan moyang kita” tambah Umar.</p>
<p>“Kau telah tertipu oleh dirimu sendiri, Umar. Lihatlah, orang-orang Bani Manaf meninggalkanmu. Mereka berharap kau mau membalas dendam mereka kepada Muhammad” Kata Naim. Ia terdiam sejenak lalu berkata; “Sekarang lebih baik kau lihat keluargamu sendiri. Memangnya kau tidak tahu bahwa saudarimu, Fathimah dan suaminya, Said telah menjadi pengikut Muhammad?”</p>
<p>Mendapatkan informasi itu, Umar makin marah. Ia murung menemui Muhammad SAW dan menuju ke rumah Fathimah. Sesampainya di sana, di depan pintu, ia mendengar lantunan ayat Al-Qur`an yang dibacakan oleh Khabab ibn Art untuk Fathimah dan Said. Ia mendapati adik, ipar, dan beberapa orang Muslim sedang mempelajari Al-Qur’an. Dari depan pintu itu, Umar berteriak menyuruh mereka keluar. Fathimah keluar, sementara Said dan Khabab tetap di dalam rumah.</p>
<p>“Aku sudah tahu kalian meninggalkan keyakinan nenek moyang kita dan mengikuti Muhammad. Kata Umar.</p>
<p>“Kami menemukan kebenaran pada ajaran Muhammad” Kata Fathimah tegas. “Apa pun yang ingin kau lakukan sekarang, kami tidak akan goyah dengan pilihan kami ini” Tambah Fathimah.</p>
<p>Seketika Umar menampar keras adiknya itu. Hidungnya pun sampai berdarah. Umar kemudian menerobos masuk ke dalam rumah, meraih Said, membantingnya, lalu menginjak dadanya. Sementara Fathimah berusaha menahan darah yang mengalir dari hidungnya agar tak menetes di lembaran Al-Qur`an yang di pegangnnya.</p>
<p>Di puncak kemarahannya, mata Umar menangkap sebuah lembaran yang bertuliskan ayat-ayat Al-Qur’an yang di pegang oleh adiknya itu,  Fathimah. Umar berusaha merebut lembaran itu, tapi Fathimah menampik tangan Umar. Lalu berkata; “Ini kitab suci. Tidak boleh disentuh oleh orang kafir yang tak suci sepertimu” Kata Fathimah.</p>
<p>Mendengar itu, jantungnya tiba-tiba berdegup kencang dan hatinya menjadi ciut. Ia tertusuk, lunglai dan seperti tersihir oleh kata-kata dari saudarinya itu. Umar pun segera mandi dan mengucikan diri lalu mem-baca ayat-ayat Al-Qur’an yang tertera di lembaran yang di pegang adiknya itu. Menurut sebagian riwayat, yang tertera di dalam lembaran itu adalah beberapa ayat dari permulaan surat Thaahaa. Yang tertulis:</p>
<p><em>“Thaahaa. Kami tidak menurunkan Al Quran ini kepadamu agar kamu menjadi susah; Tetapi sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah), Yaitu diturunkan dari Allah yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi. (yaitu) Tuhan yang Maha Pemurah. yang bersemayam di atas &#8216;Arsy. Kepunyaan-Nya-lah semua yang ada di langit, semua yang di bumi, semua yang di antara keduanya dan semua yang di bawah tanah. Dan jika kamu mengeraskan ucapanmu, Maka Sesungguhnya Dia mengetahui rahasia dan yang lebih tersembunyi. Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Dia mempunyai Al asmaaul husna (nama-nama yang baik),”</em> (QS. Thaahaa [20] ayat 1-8)</p>
<p>Setelah membaca ayat-ayat itu, perasaannya menjadi tenang, dan rasa damai menyelinap di hatinya. Ayat-ayat itu menyentuh hati terdalam Umar. Timbul keinginan kuat untuk segera menemui Rasulullah SAW. la pun segera meminta maaf kepada adik Fathimah, iparnya Said dan temannya Khabab ibn al-Art, lalu bertanya; “Dimana aku bisa menemui Muhammad?”</p>
<p>Khabab yang sedari tadi hanya bersembunyi karena takut dengan kemarahan Umar, tiba-tiba muncul dan bicara; “Berbahagialah kau Umar. Allah telah membuka pintu hatimu untuk Islam. Rasul pernah berdoa mengharap keIslamanmu” dan setelah itu, ia di tunjukkan dimana biasa Rasulullah berkumpul dengan para sahabatnya, yaitu di rumah Al-Arqam.</p>
<p>Selepas itu, Umar langsung menuju rumah Al-Arqam (rumah yang dihibahkan Al-Arqam kepada Rasulullah untuk dijadikan pusat dakwah Islam) di mana Nabi Muhammad SAW sedang menyampaikan dakwah secara sembunyi-sembunyi. Sesampainya di rumah Al-Arqam, Umar segera mengetuk pintu. Mengetahui yang datang adalah Umar, sahabat-sahabat yang sedang bersama Nabi SAW menjadi gentar dan ketakutan, kecuali Hamzah bin Abdul Muttalib, paman Nabi SAW yang dikenal sebagai seorang yang gagah berani.</p>
<p>Para sahabat menduga-duga apa yang akan dilakukan oleh Umar. “Kita lihat saja” Kata Hamzah. “Jika Allah menghendaki kebaikan, maka Umar akan mendapatkannya. Jika bukan, berarti Umar sedang mengantar-kan nyawanya sendiri”</p>
<p>Nabi SAW menyuruh membuka pintu dan mempersilakan Umar masuk. Melihat sikap Nabi SAW yang sangat lembut dan bijaksana, Umar merasa kecil di hadapannya. Setelah Umar mendekat, Rasulullah segera menyambutnya. “Ada apa kau kemari, Umar?” Tanya beliau, ramah.</p>
<p>Umar membalasnya dengan senyuman dan berkata; “Aku ingin masuk Islam”</p>
<p>Sambil menggenggam leher baju Umar, Nabi SAW berkata dengan suara yang keras, <em>“Islamlah engkau, wahai Ibnu Khaththab!”</em> Umar pun lalu mengucapkan Dua Kalimat Syahadat di hadapan Rasulullah dan para sahabat., sebagai tanda ia telah masuk Islam. Semua yang hadir di rumah Al-Arqam bergembiran dengan peristiwa itu. Orang-orang yang berada di rumah pun bertakbir dengan keras. Menurut pengakuannya dia adalah orang yang ke 40 masuk Islam.</p>
<p>Kemudian Nabi Muhammad SAW berdoa; <em>&#8220;Ya Allah, ini adalah Umar ibn Khathttab. Ya Allah, muliakan Islam dengan Umar bin Khaththab.&#8221;</em> Dan dalam riwayat lain: <em>&#8220;Ya Allah, kuatkanlah Islam dengan Umar.&#8221;</em></p>
<p>Abdullah bin Mas&#8217;ud berkomentar, &#8220;Kami senantiasa berada dalam kejayaan semenjak Umar bin Khaththab masuk Islam.&#8221;</p>
<p><strong>4. Mendapat gelar <em>Al-Faruq</em></strong><br />
Masuk Islamnya Umar segera diikuti oleh putra sulungnya, Abdullah, dan isterinya, Zainab binti Maz’un. Tapi tentunya keislamannya itu malah mengecewakan kalangan kafir Quraisy. Mereka merasa, pelan-pelan sandaran mereka mulai rapuh. Sebaliknya, bagi umat Islam, keIslaman Umar adalah rahmat. Setelah Hamzah, kini Umar. Pengikut Islam tak lagi dari kalangan budak, melainkan pembesar Quraisy.</p>
<p>Sebelum Umar menanggalkan kekafirannya, tak jarang umat Islam melaksanakan shalat dengan sembunyi-sembunyi. Keadaan itu barubah setelah Umar masuk Islam. Umar pernah berkata; “Bukankah kita ini benar ya Rasulullah? Lalu kenapa harus sembunyi-sembunyi?”</p>
<p>Sehingga sejak hari itu pula, Umar mendapat julukan <em>Al-Faruq</em> (sang pembeda kebenaran dan kebathilan). Dan umat Islam pun lebih tenang melaksanakan shalat berjamaah. Keikutsertaan Umar dalam barisan <em>shaf</em> membuat para jamaah yakin tak akan di ganggu oleh orang-orang kafir Quraisy. Tak hanya itu, ia pun di percaya oleh Rasulullah untuk mencatat wahyu, karena ia memanglah pintar dalam tulis menulis aksara Arab. Sehingga bertambah banyaklah dari kalangan sahabat yang mencatatkan ayat Al-Qur`an demi kelestariannya.</p>
<p>Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda; <em>“Sesungguhnya di antara orang-orang sebelum kalian terdapat sejumlah manusia yang mendapat ilham. Apabila seorang umatku mendapatkannya, maka Umarlah orangnya”</em></p>
<p>Zakaria bin Abi Zaidah menambahkan dari Sa`ad dari Abi Salamah dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa Rasulullah bersabda;<em> “Sesungguhnya orang-orang sebelum kalian dari Bani Israil ada yang diberikan ilham walaupun mereka bukan nabi, jika salah seorang dari umatku mendapat-kannya, maka Umarlah orangnya.&#8221;</em></p>
<p>Umar selalu mengikuti peperangan yang di pimpin oleh Rasulullah SAW dan peristiwa-peristiwa yang terkait dengannya, seperti perang Badar, Uhud, Khandaq. Ia terkait dalam pengepungan Bani Qainuqa, Bani Mushthaliq, Hunai dan Thaif. Ia tergabung dalam pasukan pada misi pembebesan Makkah (<em>Fathu Makkah</em>). Umar juga menjadi salah satu prajuri pasukan al-`Usrah (pasukan yang dipersiapkan untuk menyerang pasukan Romawi sebagai pembalasan kematian tiga pemimpin pasukan Islam (Zaid ibn Harits, Ja`far ibn Abu Thalib, dan Abdullah ibn Rawahah).</p>
<p>Pada semua peristiwa kepahlawanan itu, Umar menjadi teladan keberanian seorang prajurit yang ditakuti lawan. Bahkan Rasulullah SAW pernah bersabda; <em>“Syaitan dari golongan manusia dan jin pun lari dari Umar”</em> (HR. At-Tirmidzi)</p>
<p>Di lain waktu, Hafshah, Ummul Mukminin, putri Umar, menuturkan bahwa Rasulullah pernah mengatakan; <em>“Sejak Umar masuk Islam, setiap syaitan yang bertemu dengannya akan tunduk”</em> (HR. At-Thabrani)</p>
<p>Ketegasan dan keberanian Umar merupakan kekuatan besar dalam upaya mengembangkan Islam selanjutnya, sehingga bukan hanya Nabi SAW yang menaruh simpati dan kepercayaan yang besar kepadanya, melainkan juga para sahabat, khususnya Abu Bakar Ash-Shiddiq RA. Pada masa pemerintahannya, Umar selalu diangkat sebagai penasihat sekaligus hakim dalam menangani permasalahan-permasalahan hukum yang timbul ketika itu. Kemampuan Umar dalam hal memecahkan berbagai problema hukum yang dihadapkan kepadanya meyakinkan Abu Bakar Ash-Shiddiq RA untuk mengangkatnya sebagai Khalifah penggantinya kelak.</p>
<p>Selain itu, keislaman Umar membuka jalan bagi tokoh-tokoh bangsa Arab lainnya masuk Islam. Sejak saat itu, berbondong-bondonglah orang masuk Islam, sehingga hanya dalam waktu yang singkat pengikut Islam bertambah dengan pesatnya.</p>
<p>Umar telah membawa cahaya terang dalam permulaan perjuangan Islam. Dakwah Islam, yang semula dijalankan secara rahasia dan sembunyi-sembunyi, kini disiarkan secara terang-terangan. Umar menjadi pembela dan pelindung umat Islam dari segala gangguan. Ibnu Asir mengungkapkan bahwa Abdullah bin Mas’ud RA berkata, “Islamnya Umar adalah suatu kemenangan, hijrahnya adalah suatu pertolongan, dan pemerintahannya adalah rahmat. Pada awalnya, umat Islam tidak berani mengerjakan ibadah shalat dengan terang-terangan, takut dianiaya oleh kafir Quraisy, tetapi setelah itu mereka dapat beribadah dengan leluasa tanpa merasa tertekan.”</p>
<p>Umar pun telah menunjukkan kesetiaan dan pengabdiannya tanpa pamrih demi kejayaan Islam, seolah-olah ia hendak menebus segala jenis kesalahan dan dosa yang diperbuatnya pada masa jahiliyah. Dan ini terbukti ketika semua umat Islam yang berhijrah ke Yastrib dengan cara sembunyi-sembunyi. Namun Umar tidak demikian. Bahkan ia terang-terang menantang siapa saja yang hendak menghalanginya dalam berhijrah ke Yastrib (Madinah), dengan berkata: “Hai kalian! Aku akan hijrah ke Yastrib. Siapa yang ingin diratapi oleh ibunya, siapa yang ingin anaknya menjadi yatim, siapa yang ingin men-jadikan istrinya janda, maka hadapi aku di balik bukit”</p>
<p>Siapa yang berani menantang seorang pemberani dan satria seperti Umar? Sehingga ia pun dengan selamat tiba di Yastrib. Kedatangannya di sambut oleh Rasulullah, para sahabat dan keluarganya yang telah lebih dulu tiba disana.</p>
<p><strong>5. Keadaan Umar ibn Khaththab selama menjadi Khalifah</strong><br />
Khalifah setelah Abu Bakar ini dikenal sangat sederhana. Tidur siangnya beralaskan tikar dan batu bata di bawah pohon kurma, dan ia hampir tak pernah makan kenyang, demi menjaga perasaan rakyatnya. Umar juga sangat takut mengambil harta kaum Muslimin tanpa alasan yang kuat. la berpakaian sangat sederhana, bahkan tidak pantas untuk dipakai oleh seorang pembesar seperti dia. Umar pun meneladani perilaku Rasulullah SAW dalam seluruh aspek kehidupannya. Prinsip hidup sederhana juga diterapkan oleh Umar di lingkungan keluarganya. Istri dan anak-anaknya dilarang menerima pemberian dalam bentuk apa pun dari para pembesar maupun dari rakyatnya.</p>
<p>Umar pernah berkata, “Tidak halal bagiku harta yang diberikan Allah kecuali dua pakaian. Satu untuk dikenakan di musim dingin dan satu lagi dikenakan untuk musim panas. Adapun makanan untuk keluargaku sama saja dengan makanan orang-orang Quraisy pada umumnya, bukan standar yang paling kaya di antara mereka. Aku sendiri hanyalah salah seorang dari kaum Muslimin.</p>
<p>Jika menugaskan para gubernurnya, Umar akan menulis perjanjian yang disaksikan oleh kaum Muhajirin. Umar mensyaratkan kepada mereka agar tidak berpakaian yang halus, dan tidak menutup pintu rumahnya kepada rakyat yang membutuhkan bantuan. Jika mereka melanggar pesan ini, maka akan mendapatkan hukuman.</p>
<p>Umar juga membuat peraturan untuk para gubernurnya. Diantaranya:<br />
1) Jangan memiliki kendaraan istimewa<br />
2) Jangan memakai pakaian tipis (halus dan mahal harganya)<br />
3) Jangan makan-makan yang enak-enak<br />
4) Jangan menutup rumahmu bila orang memerlukanmu</p>
<p>Sebagai Khalifah, Umar dikenal sangat adil dalam menjalankan pemerintahannya. la tidak membedakan antara tuan dan budak, kaya dan miskin, juga penguasa dan rakyat jelata. Semua mendapat perlakuan yang sama. Yang salah dihukum dan yang benar dibelanya. Banyak didapati riwayat yang disampaikan Anas bin Malik RA, bahwa suatu ketika ia sedang duduk bersama Umar. Lalu datang seorang penduduk Mesir yang mengadukan perihal kezaliman Amr bin al-As, gubernur Mesir. Tentang perilaku sang gubernur yang menampar teman sebayanya. Dengan serta merta Umar mengirim surat kepada Amr bin al-Ash agar segera meng-hadap kepada Umar di Madinah. Setelah Amr bin al-Ash datang, ia pun diadili dan ternyata bersalah. Umar lalu menyuruh bocah yang teraniaya itu membalas sesuai dengan perlakuan yang diterimanya. Yaitu dengan menampar kembali sang gubernur, lalu ia berkata kepada Amr ibn Ash; “Mengapa kau memperbudak manusia yang telah dilahirkan merdeka oleh ibu-ibu mereka?” Begitulah gambaran nyata tentang keadilan seorang Umar ibn Khaththab RA, yang tak mengenal siapa orangnya.</p>
<p>Suatu hari, Umar pernah mengatakan; “Jika ada seekor unta saja yang tergelincir di jalan Iraq, di akhirat kelak, aku yang dituntut Allah: <em>“Mengapa kau tak membuat jalan yang baik meski untk seekor unta?”</em></p>
<p>Pada masa Kekhalifahannya yang tepat pada tahun ke 18 Hijriyah, terjadi masa paceklik. Tak sedikit orang yang kelaparan, bahkan mati kelaparan. Saat itu, Umar mengharamkan dirinya makan daging. Ia hanya makan roti untuk sekian lama sampai wajahnya tampak seperti orang kekurangan gizi. Sehingga orang-orang pun berkata; “Jika umat tengah merasakan penderitaan, maka Umar adalah orang pertama yang merasakan penderitaan itu. Sedangkan saat umat merasakan kesenangan, maka ia adalah orang yang terakhir merasakannya”</p>
<p>Umar ibn Khaththab RA tidak hanya memberlakukan kesederhanaan pada dirinya saja, namun juga terhadap para pejabat di pemerintahannya sebagaimana uraian di atas. Sehingga tidak keliru bila umat di zaman kini kembali berkaca kepada kesederhanaan sahabat Rasululah SAW dan Abu Bakar Ash-Shiddiq RA ini. Karena tentunya akan mendatangkan banyak sekali manfaatnya.</p>
<p>Mu`awiyah bin Abu Sufyan berkata, “Adapun Abu Bakar, ia tidak sedikit pun menginginkan dunia dan dunia juga tidak ingin datang menghampirinya. Sedangkan Umar, dunia datang menghampirinya namun dia tidak menginginkannya. Adapun kita bergelimang dalam kenikmatan dunia&#8221;</p>
<p>Pernah Umar dicela dan dikatakan kepadanya; “Alangkah baiknya jika engkau memakan makanan yang bergizi tentu akan membantu dirimu supaya lebih kuat membela kebenaran. Maka Umar berkata; “Sesungguhnya aku telah meninggalkan kedua sahabatku (Rasulullah dan Abu Bakar) dalam keadaan tegar (tidak terpengaruh dengan dunia), maka jika aku tidak mengikuti ketegaran mereka, aku takut tidak akan dapat mengejar kedudukan mereka&#8221;</p>
<p>Anas berkata: “Di antara bahu dari baju Umar, terdapat empat tambalan, kainnya ditambal dengan kulit. Pernah beliau khutbah di atas mimbar mengenakan pakaian yang memiliki dua belas tambalan. Ketika melaksanakan ibadah haji, beliau hanya menggunakan enam belas dinar, sementara beliau berkata kepada anaknya; “Kita ini terlalu boros dan berlebihan”. Pada tahun paceklik dan kelaparan, beliau tidak pernah makan kecuali roti dan minyak hingga kulit beliau berubah menjadi hitam. Beliau berkata, “Akulah sejelek-jelek penguasa apabila aku bisa kenyang sementara rakyatku kelaparan. Pada wajah beliau terdapat dua garis hitam disebabkan banyak menangis. Terkadang beliau mendengar ayat Allah dan jatuh pingsan karena perasaan takut, hingga terpaksa diangkat ke rumah dalam keadaan pingsan. Kemudian kaum Muslimin pun menjenguk beliau beberapa hari, padahal beliau tidak memiliki penyakit yang membuat beliau pingsan kecuali perasaan takutnya”</p>
<p>Saat menjabat sebagai Khalifah, Umar bin Khaththab berlaku sangat zuhud meski beliau sesungguhnya seorang yang sangat kaya. Ketika wafat, Umar ibn Khaththab meninggalkan ladang pertanian sebanyak 70.000 ladang, yang rata-rata harga ladangnya sebesar Rp. 160 juta &#8211; perkiraan konversi ke dalam rupiah. Itu berarti, Umar telah meninggalkan warisan sebanyak Rp. 11,2 Triliun. Setiap tahun, rata-rata ladang pertanian saat itu menghasilkan Rp. 40 juta, berarti Umar mendapatkan penghasilan Rp. 2,8 Triliun setiap tahun, atau 233 Miliar sebulan.</p>
<p>Umar memiliki 70.000 properti. Umar selalu menganjurkan kepada para pejabatnya untuk tidak menghabiskan gajinya untuk dikonsumsi. Melainkan disisakan untuk membeli properti. Agar uang mereka tidak habis hanya untuk di makan.</p>
<p>Namun begitulah Umar. Ia tetap saja sangat berhati-hati. Harta kekayaannya pun ia pergunakan untuk kepentingan dakwah dan umat. Tak sedikit pun Umar menyombongkan diri dan mempergunakannya untuk sesuatu yang mewah dan berlebihan. Sampai-sampai menjelang akhir kepemimpinannya, Ustman ibn Affan mengatakan; “Sesungguhnya, sikapmu telah sangat memberatkan siapapun dari Khalifah penggantimu kelak.”</p>
<p>Pernah suatu hari jamaah kaum Muslimin hendak menunaikan shalat Jum`at. Waktu sudah mepet dan khutbah Jum`at sudah saatnya untuk disampaikan tapi Amirul Mukminin Umar ibn Khathtahb belum juga keluar dari rumahnya. Sebagian jamaah mulai menebak-nebak, jangan-jangan Khalifah Umar sedang sakit karena tidak seperti biasanya ia terlambat menyampaikan khutbah Jum`at. Umar ibn Khaththab adalah seorang yang berdisiplin tinggi. Selama ini tidak pernah ia melalaikan kewajibannya sebagai seorang pemegang amanah umat.</p>
<p>Dan tak berapa lama kemudian Umar bin Khaththab keluar dari rumah menemui jamaah kaum Muslimin yang sudah menanti dimulainya khutbah Jum`at. Setelah memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi SAW dan menyampaikan pesan taqwa kepada jamaah, ia menyampaikan perihal keterlambatannya mengisi khutbah Umar berkata bahwa; “Aku hanya memiliki selembar pakaian ini saja yang selalu aku pakai setiap hari dalam menjalankan tugas Kekhalifahanku dan tadi aku mencucinya dan lama aku menungguinya hingga mengering”.</p>
<p>Sambil berkata seperti itu Umar selalu mengibas-ngibaskan pakaian gamisnya, karena belum kering sepenuhnya. Apa yang Umar adalah suatu teladan kesederhanaan yang sudah dicontohkan oleh dua orang sahabat-nya yang sudah wafat terlebih dahulu, yaitu Rasulullah SAW dan Abu Bakar Ash-Shiddiq RA. Umar ibn Khaththab pernah berkata; “Rasulullah SAW telah mendahuluiku dan beliau telah memperoleh nikmat disisi Allah, begitu juga Abu Bakar juga telah berhasil mencontohnya, maka ia juga beroleh nikmat disisi Allah dan sekarang tinggal aku seorang yang belum jelas nasibnya, maka akan menyesal diriku bila tidak mencontoh mereka berdua”.</p>
<p>Kesederhanaan Abu Bakar sebagai pemimpin negara menjadi suri tauladan bagi para Khalifah setelahnya. Umar ibn Khaththab, Khalifah setelahnya, dikenal sebagai sosok yang sangat tegas dalam mentaati syariah Islam dan tegas pula dalam hal menjaga diri, keluarga dan para pejabat di pemerintahannya untuk tidak menyelewengkan kekuasaan demi kepentingan pribadi.</p>
<p>Umar ibn Khaththab pernah memaksa putranya Abdullah ibn Umar untuk segera menjual unta gemuk putranya itu yang digembalakan di tanah milik negara dan mengembalikan seluruh hasil penjualannya ke dalam kas negara (<em>bait al-mal</em>). Khalifah Umar tidak menginginkan anak-anaknya bersikap “aji mumpung” dalam memanfaatkan fasilitas negara selama beliau berkuasa. Karena itu adalah tindakan yang tidak sesuai dengan contoh yang diberikan Rasulullah SAW.</p>
<p>Kesederhanaan beliau juga tercermin dalam kisah berikut ini. Suatu saat, sejumlah sahabat di antaranya Utsman, `Ali ibn Abi Thalib, Zubair bin Awwam dan Thalhah RA berunding untuk mengusulkan agar santunan untuk Khalifah Umar dinaikkan, karena dianggap terlalu kecil. Namun, tidak ada seorang pun dari mereka yang berani mengajukan usul tersebut kepada Khalifah Umar yang terkenal sangat tegas dan “keras”. Mereka khawatir usulan itu tidak diterima.</p>
<p>Akhirnya, mereka menemui Hafshah RA, Ummul Mukminin, salah seorang istri Baginda Nabi SAW yang tidak lain putri Umar. Saat Hafshah menyampaikan pesan mereka terkait dengan usulan kenaikan santunan untuk Khalifah tersebut, Umar  tampak seperti menahan marah. Beliau dengan nada agak keras bertanya; “Siapa yang berani mengajukan usulan itu?”</p>
<p>Hafshah tidak segera menjawabnya, selain berkata, “Berikan dulu pendapat Ayah.”</p>
<p>Umar berkata; “Seandainya saya tahu nama-nama mereka, niscaya saya pukul wajah-wajah mereka!”</p>
<p>“Hafshah, sekarang coba kau ceritakan kepadaku tentang pakaian Nabi SAW yang paling baik, makanan paling lezat yang biasa beliau makan dan alas tidur paling bagus yang biasa beliau pakai di rumahmu,” Kata Umar lagi.</p>
<p>Hafshah menjawab; “Pakaian terbaik beliau adalah sepasang baju berwarna merah yang biasa beliau pakai pada hari Jumat dan saat me-nerima tamu. Makanan terlezat beliau adalah roti yang terbuat dari tepung kasar yang dilumuri minyak. Tempat alas tidur terbagus beliau adalah sehelai kain agak tebal, yang pada musim panas, kain itu dilipat empat dan pada musim dingin dilipat dua; separuh beliau jadikan alas tidur dan yang separuh lagi beliau jadikan selimut.”</p>
<p>“Sekarang, pergilah. Katakanlah kepada mereka itu, Rasulullah SAW telah mencontohkan hidup sangat sederhana dan merasa cukup dengan apa yang ada demi mendapatkan akherat. Aku akan selalu mengikuti jejak beliau. Rasulullah, Abu Bakar dan aku bagaikan tiga orang musafir. Musafir pertama telah sampai di tujuan seraya membawa perbekalannya. Demikian pula musafir kedua, telah berhasil menyusulnya dan sampai di tujuannya. Aku, musafir ketiga, masih sedang dalam perjalanan. Seandainya aku bisa mengikuti jejak keduanya, tentu aku akan bertemu dengan mereka semua. Sebaliknya, jika aku tidak mampu mengikuti jejak keduanya, aku tidak akan pernah bertemu mereka,” Tegas Umar lagi.</p>
<p>Pada saat lain, ketika beliau sedang asyik makan roti, datanglah Utbah bin Abi Farqad RA. Utbah pun beliau persilakan masuk sekaligus beliau ajak untuk ikut makan roti bersama. Roti itu ternyata terlalu keras sehingga Uthbah tampak agak kesulitan memakannya. “Andai saja engkau membeli makanan dari tepung yang empuk,” Kata Uthbah.</p>
<p>Umar malah bertanya; “Apakah setiap rakyatku mampu membeli tepung dengan kualitas yang baik?”</p>
<p>“Tentu tidak,” jawab Uthbah.</p>
<p>“Kalau begitu, engkau jelas telah menyuruhku untuk menghabiskan seluruh kenikmatan hidup di dunia ini,” tegas Umar.</p>
<p><strong>6. Khalifah Umar bila dibandingkan dengan para raja</strong><br />
Di Madinah yang tenang hari itu. Siang berlalu setengah perjalanan. Serombongan orang yang nampak asing berjalan memasuki kota suci Islam kedua itu. Ternyata ada satu rombongan Hurmuzan, panglima dan pangeran Persia yang telah ditaklukkan pasukan Muslim. Ia ingin bertemu dengan Amirul Mu&#8217;minin Umar ibn Khaththab RA.</p>
<p>Dengan ditemani Anas bin Malik RA, Hurmuzan datang dengan kebesaran dan kemegahannya. Dengan diikuti pemuka-pemuka terkenal dan seluruh anggota keluarganya, Hurmuzan memasuki Madinah dengan menampilkan keagungan dan kemuliaan seorang raja. Perhiasan yang bertatah permata melekat di dahi. Sementara mantel sutra yang mewah menutupi pundaknya. Sementara itu sebilah pedang bengkok dengan hiasan batu-batu mulia menggantung pada sabuknya. Ia bertanya-tanya dimana Amirul Mu&#8217;minin bertempat tinggal. Ia membayangkan bahwa Umar bin Khattab yang kemasyhurannya tersebar ke seluruh dunia pasti tinggal di sebuah istana yang megah.</p>
<p>Sampai di Madinah, mereka langsung menuju ke tempat kediaman Umar. Tetapi mereka diberitahukan bahwa Umar sudah pergi ke Masjid sedang menerima delegasi dari Kufah. Mereka pun bergegas ke Masjid. Tetapi tidak juga melihat Umar disana. Melihat rombongan itu, anak-anak Madinah mengerti maksud kedatangan mereka. Lalu diberitahukan bahwa Amirul Mu&#8217;minin sedang tidur di beranda kanan Masjid Nabawi dengan menggunakan mantelnya sebagai bantal.</p>
<p>Betapa terkejutnya Hurmuzan, ketika ditunjukkan kepadanya bahwa Umar adalah lelaki dengan pakaian seadanya yang sedang tidur di Masjid itu. Hurmuzan beserta rombongannya nyaris tak percaya. Tetapi, memang itulah kenyataannya. Di Masjid itu tidak ada orang lain kecuali Umar.</p>
<p>Dalam riwayat lainnya dikatakan, sambil berdecak heran Hurmuzan bergumam, &#8220;Engkau, wahai Umar, telah memerintah dengan sangat adil, lalu engkau aman dan engkau pun bisa tidur dengan nyaman.&#8221;</p>
<p>Selain itu, tentang keagungan Khalifah Umar ini terdengar pula oleh seorang raja negara tetangga. Raja tertarik dan ingin sekali bertemu dengan Umar.</p>
<p>Maka pada suatu hari dipersiapkanlah tentara kerajaan untuk me-ngawalnya berkunjung ke pemerintahan Umar. Ketika raja itu sampai di gerbang kota Madinah, dilihatnya seorang lelaki sedang sibuk menggali parit dan membersihkan got di pinggir jalan. Lalu, di panggilnya laki-laki itu.</p>
<p>“Wahai saudaraku!” seru raja sambil duduk di atas pelana kuda kebesarannya. “Bisakah kau menunjukkan di mana letak istana dan sing-gasana Umar?” Tanyanya kemudian.</p>
<p>Lelaki itu pun segera menghentikan pekerjaannya. Lalu, ia memberi hormat. “Wahai Tuan, Umar manakah yang Tuan maksudkan?” Si penggali parit balik bertanya.”</p>
<p>Umar ibn Khaththab kepala pemerintahan kerajaan Islam yang terkenal bijaksana dan gagah berani,” Kata raja.</p>
<p>Lelaki penggali parit itu tersenyum. “Tuan salah terka. Umar ibn Khaththab kepala pemerintahan Islam sebenarnya tidak punya istana dan singgasana seperti yang tuan duga. Ia orang biasa seperti saya,” Terang si penggali parit”</p>
<p>“Ah benarkah? Mana mungkin kepala pemerintahan Islam yang ter-kenal agung seantero negeri itu tidak punya istana?” Raja itu mengerutkan dahinya.</p>
<p>“Tuan tidak percaya? Baiklah, ikuti saya,” Sahut penggali parit itu.</p>
<p>Lalu diajaknya rombongan raja itu menuju “istana” Umar. Setelah berjalan menelusuri lorong-lorong kampung, pasar, dan kota, akhirnya mereka tiba di depan sebuah rumah sederhana. Diajaknya tamu kerajaan itu masuk dan dipersilahkannya duduk. Penggali parit itu pun pergi ke belakang dan ganti pakaian. Setelah itu ditemuinya tamu kerajaan itu. “Sekarang antarkanlah kami ke kerajaan Umar!” Kata raja itu tak sabar.</p>
<p>Penggali parit tersenyum. “Tuan raja, tadi sudah saya katakan bahwa Umar ibn Khaththab tidak mempunyai kerajaan. Bila tuan masih juga bertanya di mana letak kerajaan Umar itu, maka saat ini juga tuan-tuan sedang berada di dalam istana Umar!”</p>
<p>Hah?!” Raja dan para pengawalnya terbelalak. Tentu saja mereka terkejut. Sebab, rumah yang di masukinya itu tidak menggambarkan sedikit pun sebagai pusat kerajaan. Meski rumah itu tampak bersih dan tersusun rapi, namun sangat sederhana.</p>
<p>Rupanya raja tak mau percaya begitu saja. Ia pun mengeluarkan pedangnya. Lalu berdiri sambil menga-cungkan pedangnya.</p>
<p>“Jangan coba-coba menipuku! Pedang ini bisa memotong lehermu dalam sekejap!” Ancamnya melotot.</p>
<p>Penggali parit itu tetap tersenyum. Lalu dengan tenangnya, ia pun berdiri.” Di sini tidak ada rakyat yang berani berbohong. Bila ada, maka belum bicara pun pedang telah menebas lehernya. Letakkanlah pedang Tuan. Tak pantas kita bertengkar di istana Umar,” Kata penggali parit. Dengan tenang ia memegang pedang raja dan memasukkannya kembali pada sarungnya.</p>
<p>Raja terkesima melihat keberanian dan ketenangan si penggali parit. Antara percaya dan tidak, dipandanginya wajah penggali parit itu. Lantas, ia menebarkan kembali pandangannya menyaksikan “istana” Umar itu. Lalu muncullah pelayan-pelayan dan pengawal-pengawal untuk menjamu mereka dengan upacara kebesaran. Namun, raja itu belum juga percaya.</p>
<p>“Benarkah ini istana Umar?” Tanyanya pada pelayan-pelayan.</p>
<p>“Betul, tuanku, inilah istana Umar ibn Khaththab,” Jawab seorang pelayan.</p>
<p>“Baiklah,” katanya. Raja memang harus mempercayai ucapan pelayan itu. “Tapi, dimanakah Umar? Tunjukkan padaku, aku ingin  sekali bertemu dengannya dan bersalaman dengannya!” ujar sang raja.</p>
<p>Dengan sopan pelayan itu pun menunjuk ke arah lelaki penggali parit yang duduk di hadapan raja. ” Yang duduk di hadapan tuan adalah Khalifah Umar bin Khaththab” Sahut pelayan itu.</p>
<p>“Hah!?” Raja kini benar-benar tercengang. Begitu pula pengawalnya. “Jad… jadi, Anda Khalifah Umar itu…?” tanya raja dengan tergagap.</p>
<p>Si penggali parit mengangguk sambil tersenyum ramah. “Sejak kita bertemu pertama kali di pintu gerbang kota Madinah, sebenarnya tuan sudah berhadapan dengan Umar bin Khaththab!” ujarnya dengan tenang.</p>
<p>Kemudian raja itu pun langsung menubruk Umar dan memeluknya erat sekali. Ia sangat terharu bahkan menangis melihat kesederhanaan Umar ibn Khaththab. Ia tak menyangka, Khalifah yang namanya disegani di seluruh negeri itu, ternyata rela menggali parit seorang diri di pinggiran kotanya. Sejak itu, raja selalu mengirim rakyatnya ke kota Madinah untuk mempelajari agama Islam.</p>
<p><strong>7. Prestasi yang pernah di raih</strong><br />
Setelah Umar menjadi khalifah, ia lebih disegani dan ditakuti negara-negara lain. Kekuasaan Islam pun tumbuh sangat pesat mencakup wilayah Mesopotamia (Iraq) dan sebagian Persia, Mesir, Palestina, Syria, Afrika Utara. Pengaruh Islam juga melebar ke Armenia setelah merebutnya dari kekaisaran Romawi (Byzantium).</p>
<p>Sejarah mencatat banyak pertempuran besar yang menjadi awal penaklukan ini. Pada pertempuran Yarmuk, yang terjadi di dekat Damaskus pada tahun 636 M, 20 ribu pasukan Islam mengalahkan pasukan Romawi yang mencapai 70 ribu dan mengakhiri kekuasaan Romawi di Asia Kecil bagian selatan. Pasukan Islam lainnya dalam jumlah kecil mendapatkan kemenangan atas pasukan Persia dalam jumlah yang lebih besar pada pertempuran Qadisiyyah (636 M), di dekat sungai Eufrat. Pada pertempuran itu, jenderal pasukan Islam yakni Sa`ad bin Abi Waqqas mengalahkan pasukan Sassanid dan berhasil membunuh jenderal Persia yang terkenal, Rustam Farrukhzad.</p>
<p>Pada tahun 637 Masehi, setelah pengepungan yang lama terhadap Yerusalem, pasukan Islam akhirnya mengambil alih kota tersebut. Umar diberikan kunci untuk memasuki kota oleh pendeta Sophronius dan di undang untuk shalat di dalam gereja. Umar memilih untuk shalat ditempat lain agar tidak membahayakan gereja tersebut. 55 tahun kemudian, Masjid Umar didirikan ditempat ia shalat.</p>
<p>Umar juga melakukan banyak reformasi secara administratif dan mengontrol dari dekat kebijakan publik, termasuk membangun sistem administratif untuk daerah yang baru ditaklukkan. Ia juga memerintahkan diselenggarakannya sensus di seluruh wilayah kekuasaan Islam. Tahun 638 M, ia memerintahkan untuk memperluas dan merenovasi Masjidil Haram di kota Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Ia juga memulai proses kodifikasi hukum Islam. Pada sekitar tahun ke 17 Hijriah, tahun keempat kekhalifahannya, Umar mengeluarkan keputusan bahwa penanggalan Islam hendaknya mulai di hitung saat peristiwa hijrah.</p>
<p>Di bidang administrasi pemerintahan, Umar berjasa membentuk Majelis Permusyawaratan, Anggota Dewan, dan juga memisahkan lembaga pengadilan. la juga membagi wilayah Islam ke dalam 8 propinsi yang membawahi beberapa distrik dan subdistrik. Kedelapan propinsi itu adalah Makkah, Madinah, Suriah, Jazirah, Kufah, Basra, Mesir, dan Palestina. Untuk masing-masing distrik itu, diangkat pegawai khusus selaku gubernur. Gaji mereka di tertibkan. Selain itu, administrasi perpajakan juga dibenahi.</p>
<p>Untuk kepentingan pertahanan, keamanan, dan ketertiban dalam masyarakat, didirikanlah lembaga kepolisian, korps militer dengan tentara terdaftar. Mereka juga digaji yang besarnya berbeda-beda sesuai dengan tugasnya. Dia juga mendirikan pos-pos militer di tempat-tempat strategis. Untuk mengawasi dan menjaga keamanan negara.</p>
<p>Umar melakukan pembenahan peradilan Islam. Dialah orang yang pertama meletakkan prinsip-prinsip peradilan dengan menyusun sebuah risalah yang kemudian dikirimkan kepada Abu Musa al-Asy’ari. Risalah itu disebut <em>Dustur ‘Umar</em> atau <em>Risalah al-Qada’</em>.</p>
<p>Dalam upayanya meningkatkan mekanisme pemerintahan di setiap daerah, Umar melengkapi gubernurnya dengan beberapa staf yang terdiri dari <em>katib</em> (sekretaris kepala), <em>katib ad-Diwan</em> (sekretaris pada sekretariat militer), <em>sahib al-kharaj</em> (pejabat perpajakan), <em>sahib al-ahdas</em> (pejabat ke-polisian), <em>sahib bait al-mal</em> (pejabat keuangan), dan <em>qadi</em> (hakim dan pejabat jawatan keagamaan). Selain itu, ada staf yang langsung dikirim dari pusat.</p>
<p>Kebijaksanaan lain yang dilakukan Umar adalah mendaftar seluruh kekayaan pejabat yang akan di lantik. Ini ditempuh untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan wewenang dan tindakan korupsi, yang jelas akan menjaga kestabilan negara.</p>
<p>Selain itu, dengan semakin luasnya wilayah Islam, Umar melakukan berbagai macam penataan struktur pemerintahan, antara lain: Penataan administrasi pemerintahan dilakukan dengan melakukan desentralisasi pemerintahan. Hal tersebut dimaksudkan untuk menjangkau wilayah Islam yang semakin luas. Umar yang dikenal sebagai negarawan, administrator, terampil dan cerdas, segera membuat kebijakan mengenai administrasi pemerintahan.</p>
<p>Pembagian negeri menjadi unit-unit administratif sebagai propinsi, distrik dan sub bagian dari distrik merupakan langkah pertama dalam pemerintahan. Unit-unit ini merupakan tempat ketergantungan efesiensi administratif yang besar. Umar merupakan penguasa Muslim pertama yang mengambil kebijakan dengan melakukan disentralisasi semacam itu. Setiap daerah diberi hak kewenangan mengatur pemerintahan daerahnya,  tetapi tetap segala kebijakan harus sesuai dengan pemerintahan pusat.</p>
<p><strong>8. Wafat</strong><br />
Beliau wafat dalam usia 63 tahun setelah kurang lebih 10 tahun menegang amanat sebagai KhaIifah. Umar syahid setelah ditikam oleh Abu Abu Lu’luah (Fairuz), pada suatu subuh saat beliau akan memimpin shalat berjama`ah.</p>
<p>Abu Lu’luah, seorang budak warga Persia miliki Al-Mughirah yang masuk Islam setelah Persia ditaklukkan Umar. Pembunuhan ini konon dilatarbelakangi dendam pribadi Abu Lu’luah (Fairuz) terhadap Umar. Fairuz merasa sakit hati atas kekalahan Persia, yang saat itu merupakan negara digdaya, oleh Umar. Peristiwa ini terjadi pada hari Rabu, tanggal 25 Dzulhijjah 23 H/644 M. Setelah wafatnya, maka jabatan Khalifah dipegang oleh Ustman bin Affan RA atas persetujuan kaum Muslimin.</p>
<p>Semasa Umar ibn Khaththab RA masih hidup beliau meninggalkan wasiat, yaitu:<br />
1) Jika engkau menemukan cela pada seseorang dan engkau hendak mencacinya, maka cacilah dirimu. Karena celamu lebih banyak darinya.<br />
2) Bila engkau hendak memusuhi seseorang, maka musuhilah perutmu dahulu. Karena tidak ada musuh yang lebih berbahaya terhadapmu selain perut.<br />
3) Bila engkau hendak memuji seseorang, pujilah Allah SWT. Karena tiada seorang manusia pun lebih banyak dalam memberi kepadamu dan lebih santun lembut kepadamuselain Allah SWT.<br />
4) Jika engkau ingin meninggalkan sesuatu, maka tinggalkan kesenangan dunia. Sebab apabila engkau meninggalkannya, berarti engkau terpuji.<br />
5) Bila engkau bersiap-siap untuk sesuatu, maka bersiaplah untuk mati. Karena jika engkau tidak bersiap untuk mati, engkau akan menderita, rugi, dan penuh penyesalan.<br />
6) Bila engkau ingin menuntut sesuatu, maka tuntutlah akhirat. Karena engkau tidak akan memperolehnya kecuali dengan mencarinya.</p>
<p><strong>9. Penutup</strong><br />
Umar adalah profil seorang pemimpin yang sukses, <em>mujtahid</em> (ahli <em>ijtihad</em>) yang ulung, dan sahabat Rasulullah Muhammad SAW yang sejati. Kesuksesannya dalam mengibarkan panji-panji Islam mengundang rasa kagum dan cinta dari banyak kalangan.</p>
<p>Keislaman beliau telah memberikan andil besar bagi perkembangan dan kejayaan Islam. Beliau adalah sosok pribadi yang alim dan zuhud pada kehidupan duniawi. Beliau pemimpin yang adil, bijaksana, tegas, disegani, dan selalu memperhatikan urusan kaum Muslimin. Pemimpin yang terus menegakkan ketauhidan dan keimanan, membasmi bentuk kesyirikan dan kekufuran, menghidupkan sunnah dan mematikan bid&#8217;ah. Beliau adalah salah seorang yang paling baik dan paling berilmu tentang Al-Qur`an dan As-Sunnah setelah Abu Bakar Ash-Shiddiq RA.</p>
<p>Sungguh rindu diri ini mendapati sosok pribadi &#8211; terutama pemimpin &#8211; yang demikian ini. Seperti halnya Umar ibn Khaththab RA. Dan semoga saja bisa mengikuti perilaku beliau ini, karena akan menjadikan pribadi ini bertambah baik dan sempurna.</p>
<p>Yogyakarta, 27 Februari 2012<br />
Mashudi Antoro (Oedi`)</p>
<p>[Cuplikan dari buku: "Ratapan Hidup dalam Kehidupan", karya: Mashudi Antoro]</p>
<br />Filed under: <a href='http://oediku.wordpress.com/category/buku_ku/'>Buku_ku</a>, <a href='http://oediku.wordpress.com/category/tulisan_ku/'>Tulisan_ku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/oediku.wordpress.com/4729/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/oediku.wordpress.com/4729/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/oediku.wordpress.com/4729/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/oediku.wordpress.com/4729/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/oediku.wordpress.com/4729/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/oediku.wordpress.com/4729/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/oediku.wordpress.com/4729/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/oediku.wordpress.com/4729/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/oediku.wordpress.com/4729/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/oediku.wordpress.com/4729/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/oediku.wordpress.com/4729/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/oediku.wordpress.com/4729/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/oediku.wordpress.com/4729/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/oediku.wordpress.com/4729/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4729&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oediku.wordpress.com/2012/02/26/keindahan-cinta-dari-al-faruq-umar-ibn-khaththab-ra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6cb65fbfcc0817de8252d572e488c596?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">oedi`</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/keindahan-cinta.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">keindahan cinta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta Suci dari Abu Bakar Ash-Shiddiq RA</title>
		<link>http://oediku.wordpress.com/2012/02/25/cinta-suci-dari-abu-bakar-ash-shiddiq-ra/</link>
		<comments>http://oediku.wordpress.com/2012/02/25/cinta-suci-dari-abu-bakar-ash-shiddiq-ra/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Feb 2012 10:54:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku_ku]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan_ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oediku.wordpress.com/?p=4719</guid>
		<description><![CDATA[Saudaraku sekalian. Dalam kesempatan ini, sekali lagi saya mengajak Anda untuk mengulik sosok pribadi yang mulia dan penuh cinta kasih. Dialah sahabat Rasulullah SAW yang bernama Abu Bakar Ash-Shiddiq RA. Yang dari awal kehidupannya memang telah mencirikan pribadi yang baik dalam kehidupannya. Seperti pernyataannya ketika ia di tanya apakah pernah meminum khomr (minuman keras); ”Apakah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4719&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/i-love-muhammad.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4720" title="i love muhammad" src="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/i-love-muhammad.jpg?w=150&h=150" alt="" width="150" height="150" /></a>Saudaraku sekalian. Dalam kesempatan ini, sekali lagi saya mengajak Anda untuk mengulik sosok pribadi yang mulia dan penuh cinta kasih. Dialah sahabat Rasulullah SAW yang bernama Abu Bakar Ash-Shiddiq RA. Yang dari awal kehidupannya memang telah mencirikan pribadi yang baik dalam kehidupannya. Seperti pernyataannya ketika ia di tanya apakah pernah meminum <em>khomr</em> (minuman keras); ”Apakah engkau pernah meminum <em>khomr</em> di masa jahiliyah?” Abu Bakar Ash-Shiddiq menjawab: “<em>A’udzubillah</em> (aku berlindung kepada Allah)”. Kemudian ia di tanya lagi, “Kenapa?”. Abu Bakar menjawab: “Aku menjaga dan memelihara <em>muru’ah</em>-ku (kehormatanku), apabila aku minum <em>khomr</em>, maka hal itu akan menghilangkan kehormatanku.”</p>
<p><span id="more-4719"></span>Nah, untuk mempersingkat waktu, mari ikuti penelurusan berikut ini:</p>
<p><strong>1. Sosok dan karakter Abu Bakar Ash-Shiddiq</strong><br />
Abdullah ibn Abi Quhafah ibn Amir ibn Ka`ab, lahir di Makkah dan berasal dari kabilah Bani Tamim. Ia dikenal dengan nama Abu Bakar dan mendapat julukan <em>Ash-Shiddiq</em> (yang membenarkan). Ia juga di kenal dengan nama <em>`Atiiq</em> karena mendapat jaminan bebas dari api Neraka. Sebagaimana sabda dari Rasulullah SAW berikut;</p>
<p>Dari ‘Aisyah RA, katanya: bahwa Rasulullah SAW bersabda: <em>“Barang siapa yang suka melihat orang yang dibebaskan (‘atiiq) dari api Neraka, maka lihatlah Abu Bakar”</em> (HR. Al-Hakim)</p>
<p>Abdullah Ibn Abi Quhafah atau Abu Bakar Ash-Shiddiq adalah orang yang bertubuh kurus, berkulit putih. ‘Aisyah putrinya yang juga istri dari Rasulullah SAW menerangkan karakter ayahnya; “Abu Bakar Ash-Shiddiq berkulit putih, kurus, tipis kedua pelipisnya, kecil pinggangnya (sehingga kainnya selalu turun dari ping-gangnya), wajahnya selalu berkeringat, hitam warna matanya, berkening lebar, dan selalu mewarnai jenggotnya dengan inai maupun katam.”</p>
<p><strong>2. Persabatan sejati</strong><br />
Muhammad ibn Abdullah (Rasulullah) dan Abdullah Ibn Abi Quhafah (Abu Bakar Ash-Shiddiq) telah bersahabat sejak kecil. Mereka berdua tumbuh dalam lingkungan jahiliyah, di antara orang-orang yang sangat gemar menembangkan syair-syair sesat, di antara orang-orang bodoh yang telah menyembah tuhan berhala, bahkan memperjualbelikan tuhan-tuhan mereka itu.</p>
<p>Karena proses alam telah mengaturnya, maka kedua bocah ini pun akhirnya tumbuh dewasa. Meski hidup di tengah tradisi jahiliyah, namun hati mereka tidak serta merta menerima hal itu. Allah SWT menjaga hati keduanya dari berbagai dampak buruk kejahiliyahan bangsa Quraisy, sehingga jiwa mereka jernih, tak ternodai kemusyrikkan dan kejahatan.</p>
<p>Seperti kebanyakan penduduk Makkah, mereka berdua memiliki keahlian mengembala dan berniaga. Suatu ketika, Abdullah ibn Abi Quhafah ikut dalam kafilah niaga. Di tengah perjalanan, kafilah menghentikan perjalanan untuk beristirahat. Abdullah memilih berteduh di bawah pohon. Disana, ia tertidur. Dalam tidurnya, ia bermimpi melihat rembulan yang meninggalkan langit dan mendekati bumi, kemudian pecah dan kepingan-kepingannya tersebar di jalan-jalan kota Makkah. Setelah itu, kepingan-kepingan tersebut menyatu seperti sedia kala dan kembali ke langit. Mimpi menakjubkan itu membuat Abdullah ibn Abi Quhafah penasaran. Ia berusaha menaksir makna mimpi itu. Ia tak menyadari jika mimpi itu sesungguhnya adalah kabar gembira.</p>
<p>Abu Bakar sangat berbahagia ketika fajar Islam telah terbit di kota Makkah saat Allah SWT mengangkat sahabatnya Muhammad sebagai Rasul yang mengarahkan manusia kepada kebenaran dan imam. Mengajak manusia menyembah hanya kepada Allah SWT dan meninggalkan berhala-berhala sembahan mereka itu. Tujuan dari dakwah Rasulullah SAW adalah mengangkat tinggi martabat dan menghargai akal manusia. Namun, penduduk Makkah justru menolak. Bisikan syaitan masih terlalu nyaring di telinga mereka.</p>
<p>Setelah Rasulullah SAW menyampaikan kerasulannya secara terbuka di bukit Shafa, Abu Bakar lebih berani membaca Al-Qur’an dengan suara nyaring. Ada orang yang tersentuh dengan bacaan Abu Bakar itu, hingga kemudian masuk Islam. Ada pula yang tidak suka, kemudian marah dan memukulnya. Abu Bakar pingsan oleh pukulan itu. Ia telah siap dengan segala kemungkinan dan tak gentar untuk selalu membaca Al-Qur’an dengan suara nyaring. Saat siuman, yang pertama Abu Bakar katakan adalah, “Bagaimana keadaan Rasulullah SAW”. Abu Bakar akan menolak makanan dan minuman yang ditawarkan kepadanya, sampai ia telah yakin bahwa Rasulullah baik-baik saja. Inilah persahabatan sejati yang di bangun atas dasar cinta dan pengorbanan yang tulus.</p>
<p>Begitu pun ketika Rasulullah SAW menyatakan tentang perjalanan Isra` mi`raj nya dari atas bukit Shafa, banyaklah orang-orang yang menjadi bimbang dan ragu dengan pengakuan Rasulullah SAW tersebut, termasuk kalangan umat Islam. Dan mereka yang ragu-ragu ini, akhirnya mendatangi Abu Bakar Ash-Shiddiq yang saat itu tidak hadir mendengar pengakuan tersebut. Sambil tersenyum, maka Abu Bakar Ash-Shiddiq menanggapi, “Jika Muhammad yang mengatakan, berarti benar. Aku percaya pada kenabiannya dan wahyu yang telah diturunkan kepadanya. Dan, aku juga percaya pada apa yang ia katakan hari ini!”</p>
<p><strong>3. Hijrah bersama Rasulullah SAW atas dasar cinta</strong><br />
Ketika peristiwa Hijrah, saat Rasulullah SAW pindah ke Madinah (622 M), Abu Bakar adalah satu-satunya orang yang menemaninya. Gelap menyelimuti Makkah. Mencekam. Malam itu orang-orang kafir berkonspirasi untuk membunuh Rasulullah SAW. Sebelum semuanya terjadi, Allah SWT telah lebih dulu mengabarkan rencan busuk itu kepada Rasulullah SAW, dan memerintahkan segera hijrah.</p>
<p>Setelah <em>Baiat ‘Aqabah</em> kedua, kaum Muslim Quraisy mulai banyak yang berhijrah. Di antara yang lebih dulu berangkat adalah beberapa sepupu Nabi, sahabatnya Utsman dan Umar. Hampir semua sahabat ter-dekat Rasulullah telah meninggalkan Makkah kecuali Ali bin Abu Thalib dan Abu Bakar Ash-Shiddiq. Abu Bakar sebenarnya telah meminta izin kepada Rasulullah untuk berangkat hijrah, namun beliau berkata: “Tidak usah terburu-buru berangkat, karena mungkin Allah SWT akan memberimu seorang teman,” Abu Bakar mengerti bahwa ia harus menunggu Rasulullah SAW.</p>
<p>Di pihak Quraisy, mereka merencanakan pembunuhan terhadap Rasulullah. Jibril datang kepada Rasulullah dan memberitahukan apa yang harus dilakukan. Waktu itu sore hari, Rasulullah langsung pergi ke rumah Abu Bakar – waktu kunjungan yang tidak seperti biasanya – beliau biasa berkunjung ke rumah Abu Bakar pada siang hari. Rasulullah berujar, “Allah SWT telah mengizinkan aku untuk meninggalkan kota ini dan berhijrah,”</p>
<p>“Bersama denganku?” Tanya Abu Bakar. “Ya, bersamamu.” Jawab Rasulullah.</p>
<p>Setelah mereka selesai membuat rencana, Rasulullah kembali ke rumahnya dan memberitahu Ali tentang keberangkatannya ke Yastrib. Beliau menyuruh Ali untuk tetap tinggal di Makkah sampai semua barang-barang yang dititipkan di rumahnya selesai dikembalikan. Rasulullah SAW senantiasa dikenal sebagai <em>Al-Amin</em>, sehingga masih banyak dipercaya orang-orang kafir untuk menjaga harta benda mereka, karena tidak menemukan orang lain yang dapat dipercaya.</p>
<p>Para pemuda Quraisy yang dipilih untuk membunuh Rasulullah telah sepakat untuk bertemu di luar gerbang rumah beliau saat malam tiba. Namun ketika mereka sedang menunggu sampai jumlah mereka lengkap, mereka mendengar suara wanita dari dalam rumah, hal itu membuat mereka berpikir ulang untuk masuk ke dalam rumah. Jika mereka menerobos masuk, maka nama mereka akan tercemar selamanya di kalangan bangsa Arab karena telah melanggar privasi kaum wanita. Oleh karena itu mereka memutuskan untuk menunggu sampai korbannya keluar rumah. Seperti biasanya, ia akan keluar di waktu subuh atau sebelumnya.</p>
<p>Rasulullah SAW dan Ali mengetahui kehadiran mereka. Rasulullah mengambil selimut yang biasa ia kenakan untuk tidur dan memberikannya kepada Ali. Ali kemudian tidur di tempat tidur Rasulullah SAW menggantikannya. Kemudian Rasulullah mulai membacakan surah yang diberi nama dengan kalimat pembukanya, Yasin. Ketika sampai pada kalimat, <em>“Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan dibelakang mereka dinding pula, dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat</em>.” (QS. Yaasiin [36] ayat 9), beliau keluar dari rumah. Allah menutup pandangan para pemuda Quraisy itu hingga mereka tidak bisa melihat saat Rasulullah SAW keluar dari rumahnya.</p>
<p>Malam sudah hampir berlalu dan fajar akan menyingsing. Rasulullah SAW lantas bertemu dengan Abu Bakar. Abu Bakar berpamitan kepada istrinya; Ummu Ruman, serta anak-anaknya; Abdullah, Asma dan A`isyah, lalu tanpa membuang waktu mereka keluar dari rumah Abu Bakar melalui jendela belakang rumahnya untuk segera berlalu menuju bukit Tsur kemudian bersembunyi di dalam sebuah gua. Mereka menunggangi unta menuju sebuah gua di gunung Tsawr agak selatan, yang sejalan di jalur ke arah Yaman.</p>
<p>‘Amir Ibn Fuhayra – pengembala yang telah dibeli Abu Bakar sebagai budak dan sudah bebas serta ditugasi mengembala domba-dombanya – mengikuti mereka di belakang bersama gembalanya untuk menghilangkan jejak mereka.</p>
<p>Dari Hasan Al-Bishri; &#8220;Sesungguhnya malam itu Abu Bakar RA berangkat bersama Nabi SAW ke gua. Kadang ia berjalan di depan beliau SAW kadang-kadang dibelakangnya. Beliau SAW bertanya; &#8216;Kalau aku yang teringat, aku yang mencari jalan dan harus di depan, tetapi kalau aku tidak ingat, akupun harus dibelakangmu&#8221;</p>
<p>Beliau SAW bersabda; <em>&#8220;Andaikan terjadi sesuatu, apakah engkau lebih senang dibunuh untuk melindungi aku?&#8221;</em></p>
<p>&#8220;Benar.&#8221; Jawab Abu Bakar RA &#8220;Demi Tuhan yang telah mengutusmu dengan haq!&#8221;</p>
<p>Dan ketika mereka sampai di gua, Abu Bakar berkata; &#8220;Ya Rasulullah, tunggu dulu, kubersihkan dulu gua ini untukmu.&#8221; Ia pun lantas membersihkan dengan meraba-rabakan tangannya. Kalau ia melihat ada batu, ia menyobek pakaiannya untuk menutupi batu itu, sampai habis pakaiannya meski ternyata masih ada batu yang terlihat. Kemudian ia meletakkan tumitnya untuk menutupi batu itu agar tidak menyakiti Rasulullah SAW.</p>
<p>Langkah kaki para pemuda Quraisy tidak lagi terdengar samar. Tapi wajah Abu Bakar pucat pasi. Tak terasa tubuhnya pun bergetar hebat, betapa tidak, dari celah gua ia mampu melihat para pemburu itu berada di atas kepalanya. Setengah berbisik berkatalah Abu Bakar; “Wahai Rasulullah, jika mereka melihat ke kaki-kaki mereka, sesungguhnya mereka pasti melihat kita berdua”.</p>
<p>Rasulullah SAW memandang Abu Bakar penuh makna. Ditepuknya punggung sahabat dekatnya ini pelan sambil berujar; “Janganlah engkau kira kita hanya berdua. Sesungguhnya kita bertiga, dan yang ketiga adalah Dia, yang menggenggam kekuasaan maha, Allah”.</p>
<p>Sejenak ketenangan menyapa Abu Bakar. Sama sekali ia tidak mengkhawatirkan keselamatannya. Kematian baginya bukan apa-apa, ia hanya lelaki biasa. Sedang, untuk lelaki tampan yang kini dekat disampingnya, keselamatan di atas mati dan hidupnya. Bagaimana semesta jadinya tanpa penerang. Bagaimana Yastrib jika harus kehilangan purnama. Bagaimana dunia tanpa benderang penyampai wahyu. Sungguh, ia tak gentar dengan tajam mata pedang para pemuda Quraisy, yang akan merobek lambung serta menumpahkan darahnya. Sungguh, ia tidak khawatir runcing anak panah yang akan menghunjam setiap jengkal tubuhnya. Ia hanya takut, Muhammad, ya Muhammad, mereka membunuh Muhammad.</p>
<p>Berdua mereka berhadapan, dan mereka sepakat untuk bergantian berjaga. Dan keakraban mempesona itu bukan sebuah kebohongan. Abu Bakar memandang wajah syahdu di depannya dalam hening. Setiap guratan di wajah indah itu ia perhatikan seksama. Aduhai betapa ia men-cintai putra Abdullah. Kelelahan yang mendera setelah perjalanan jauh, seketika seperti ditelan kegelapan gua. Wajah di depannya yang saat itu berada nyata, meleburkan penat yang ia rasa. Hanya ada satu nama yang berdebur dalam dadanya. Cinta.</p>
<p>Sejeda kemudian, Muhammad melabuhkan kepalanya di pangkuan Abu Bakar. Dan seperti anak kecil, Abu Bakar berenang dalam samudera kegembiraan yang sempurna. Tak ada lagi yang dapat memesonakannya selama hidup kecuali saat kepala Nabi yang ummi berbantalkan kedua pahanya. Mata Rasulullah terpejam. Dengan hati-hati, seperti seorang ibu, telapak tangan Abu Bakar, mengusap peluh di kening Rasulullah. Masih dalam senyap, Abu Bakar terus terpesona dengan sosok cinta yang tengah beristirahat diam di pangkuannya. Sebuah asa mengalun dalam hatinya “Allah, betapa ingin hamba menikmati ini selamanya”.</p>
<p>Nafas harum itu terhembus satu-satu, menyapa wajah Abu Bakar yang sangat dekat. Abu Bakar tersenyum, sepenuh kalbu ia menatapnya lagi. Tak jenuh, tak bosan. Dan seketika wajahnya muram. Ia teringat perlakuan orang-orang Quraisy yang memburu Purnama Madinah seperti memburu hewan buruan. Bagaimana mungkin mereka begitu keji mengganggu cucu Abdul Muthalib, yang begitu santun dan amanah. Mendung di wajah Abu bakar belum juga surut. Sebuah kuntum azzam memekar di kedalaman hatinya, begitu semerbak. “Selama hayat berada dalam raga, aku Abu Bakar, akan selalu berada di sampingmu, untuk membelamu dan tak akan membiarkan sesiapapun menganggumu”.</p>
<p>Sunyi tetap terasa. Gua itu begitu dingin dan remang-remang. Abu Bakar menyandarkan punggung di dinding gua. Rasulullah SAW, masih saja mengalun dalam istirahatnya. Dan tiba-tiba saja, seekor ular mendesis-desis perlahan mendatangi kaki Abu Bakar yang terlentang. Abu Bakar menatapnya waspada, ingin sekali ia menarik kedua kakinya untuk menjauh dari hewan berbisa ini. Namun, keinginan itu dienyahkannya dari benak, tak ingin ia mengganggu tidur nyaman Rasulullah SAW. Bagaimana mungkin, ia tega membangunkan kekasihnya itu.</p>
<p>Abu Bakar meringis, ketika ular itu menggigit pergelangan kakinya, tapi kakinya tetap saja tak bergerak sedikitpun. Dan ular itu pergi setelah beberapa lama. Dalam hening, sekujur tubuhnya terasa panas. Bisa ular segera menjalar cepat. Abu Bakar menangis diam-diam. Rasa sakit itu tak dapat ditahan lagi. Tanpa sengaja, air matanya menetes mengenai pipi Rasulullah yang tengah berbaring. Abu Bakar menghentikan tangisannya, kekhawatirannya terbukti, Rasulullah terjaga dan menatapnya penuh rasa ingin tahu.</p>
<p>“Wahai hamba Allah, apakah engkau menangis karena menyesal mengikuti perjalanan ini” suara Rasulullah memenuhi udara gua.</p>
<p>“Tentu saja tidak, saya ridha dan ikhlas mengikutimu kemana pun” Potong Abu Bakar masih dalam kesakitan.</p>
<p>“Lalu mengapakah, engkau meluruhkan air mata?” Tanya Rasulullah lagi kepada sahabatnya itu.</p>
<p>“Seekor ular, baru saja menggigit saya, wahai putra Abdullah, dan bisanya menjalar begitu cepat”</p>
<p>Rasulullah menatap Abu Bakar penuh keheranan, tak seberapa lama bibir manisnya bergerak “Mengapa engkau tidak menghindarinya?”</p>
<p>“Saya khawatir membangunkan engkau dari lelap” Jawab Abu Bakar sendu. Sebenarnya ia kini menyesal karena tidak dapat menahan air mata-nya hingga mengenai pipi Rasulullah dan membuatnya terjaga.</p>
<p>Saat itu, air mata bukan milik Abu Bakar saja. Selanjutnya mata <em>Al-Musthafa</em> berkabut dan bening air mata tergenang di pelupuknya. Betapa indah sebuah ukhuwah (ikatan persaudaraan).</p>
<p>“Sungguh bahagia, aku memiliki seorang sepertimu wahai putra Abu Quhafah. Sesungguhnya Allah SWT sebaik-baik pemberi balasan”. Tanpa menunggu waktu, dengan penuh kasih sayang, <em>Al-Musthafa</em> lalu meraih pergelangan kaki yang digigit ular. Dengan mengagungkan nama Allah Pencipta semesta, Nabi Muhammad SAW mengusap bekas gigitan itu dengan ludahnya. Maha Suci Allah, seketika rasa sakit itu tak lagi ada. Abu Bakar segera menarik kakinya karena malu. Nabi masih memandangnya sayang.</p>
<p>“Bagaimana mungkin, mereka para kafir tega menyakiti manusia indah sepertimu. Bagaimana mungkin?” Nyaring kata hati Abu Bakar kemudian.</p>
<p>Gua Tsur kembali ditelan senyap. Kini giliran Abu Bakar yang beristirahat dan Rasulullah berjaga. Dan, Abu Bakar menggeleng kuat-kuat ketika Rasulullah SAW menawarkan pangkuannya. Tak akan rela, dirinya membebani pangkuan penuh berkah itu.</p>
<p>Pada malam berikutnya, Abdullah datang ke gua bersama saudara perempuannya Asma membawakan makanan. Mereka melaporkan bahwa Quraisy menawarkan hadiah seratus ekor unta bagi siapa saja yang dapat menemukan Muhammad dan membawanya kembali ke Makkah.</p>
<p>Pada hari ketiga, para pencari melakukan pencarian di bukit Tsawr. Mereka memanjat ke arah gua. Rasulullah yang berada di dalam gua bersama Abu Bakar menoleh ke arah Abu Bakar,<em> “Jangan bersedih, karena sesungguhnya Allah beserta kita.”</em> (QS. At-Taubah [9] ayat 40), namun saat para pencari berada di muka gua, mereka sepakat untuk tidak mencari ke dalam karena menurut mereka Rasulullah SAW tidak mungkin berada di dalamnya.</p>
<p>Ketika para pencari telah pergi, Rasulullah dan Abu Bakar pergi ke mulut gua. Di sana, di depannya, hampir menutupi jalan masuk, ada sebuah pohon akasia kira-kira setengah tinggi manusia yang pagi itu belum ada, dan di celah antara pohon dan dinding gua terdapat seekor laba-laba telah membuat sarangnya. Bahkan di tempat orang yang  kemungkinan melangkah ada seekor burung merpati telah bersarang dan sedang duduk seakan akan mengerami telur telurnya.</p>
<p>Ketika itu Asma dan Abdullah telah kembali ke gua, dengan tidak mengganggu hewan-hewan yang telah melindungi mereka dari para pencari tersebut, Rasulullah dan Abu Bakar lalu meninggalkan gua. Kala itu Rasulullah SAW menunggangi unta kesayangannya Qashwa untuk menuju Yastrib (Madinah).</p>
<p>Setibanya di Yastrib, mereka di sambut dengan penuh suka cita dan penghargaan yang luarbiasa dari warga disana. Sehingga dengan demikian, maka berakhirlah perjalanan hijrah mereka yang penuh tantangan itu. Dan sejak saat itu pula, maka Abdullah ibn Abi Quhafah atau Abu Bakar Ash-Shiddiq RA memulai kehidupannya yang baru dengan penuh kemuliaan.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>*****</strong></p>
<p>Rasulullah pernah bersabda; &#8220;<em>Sekiranya saya boleh mengambil seseorang untuk dijadikan (khalil) teman dekat; maka aku akan memilih Abu Bakar, tapi Abu Bakar Ash-Shiddiq adalah saudaraku dan sahabatku”</em> (HR. Al-Bukhari)</p>
<p>Jadi, sungguh luarbiasa sahabat Rasulullah SAW yang satu ini. Sulit untuk dicari tandingannya dan rumit pula untuk merangkai kata indah yang bisa memujinya. Sehingga yang tertinggal adalah rasa kagum dan penghargaan yang tinggi baginya. Tentang betapa sejatinya sikap persahabatan dan persaudaraanya. Tentang betapa murni kecintaannya kepada kekasih Allah SWT itu, Rasulullah Muhamad SAW. Yang dapat meluluhkan hati yang keras dan membuat mata ini berderai airnya di atas pipi kanan dan kiriku. O.. andaikan daku bisa seperti beliau? Maka makin sempurnalah kehidupan ini.</p>
<p>Yogyakarta, 25 Februari 2012<br />
Mashudi Antoro (Oedi`)</p>
<p>[Cuplikan dari buku; "Ratapan Hidup dalam Kehidupan", karya: Mashudi Antoro]</p>
<br />Filed under: <a href='http://oediku.wordpress.com/category/buku_ku/'>Buku_ku</a>, <a href='http://oediku.wordpress.com/category/tulisan_ku/'>Tulisan_ku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/oediku.wordpress.com/4719/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/oediku.wordpress.com/4719/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/oediku.wordpress.com/4719/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/oediku.wordpress.com/4719/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/oediku.wordpress.com/4719/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/oediku.wordpress.com/4719/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/oediku.wordpress.com/4719/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/oediku.wordpress.com/4719/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/oediku.wordpress.com/4719/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/oediku.wordpress.com/4719/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/oediku.wordpress.com/4719/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/oediku.wordpress.com/4719/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/oediku.wordpress.com/4719/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/oediku.wordpress.com/4719/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4719&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oediku.wordpress.com/2012/02/25/cinta-suci-dari-abu-bakar-ash-shiddiq-ra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6cb65fbfcc0817de8252d572e488c596?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">oedi`</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/i-love-muhammad.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">i love muhammad</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Biarkan Hatimu Berbicara</title>
		<link>http://oediku.wordpress.com/2012/02/24/biarkan-hatimu-berbicara/</link>
		<comments>http://oediku.wordpress.com/2012/02/24/biarkan-hatimu-berbicara/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2012 07:23:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku_ku]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan_ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oediku.wordpress.com/?p=4705</guid>
		<description><![CDATA[Wahai kekasihku. Jauh di dalam dirimu ada sebuah sumber pengetahuan yang murni. Kearifannya akan senantiasa menghantarkan diri pada kebenaran yang hakiki. Kebijaksanaannya akan menjelmakan diri sebagai pribadi yang cerdas dan berkualitas dalam keimanan. Itulah kata hati, yang bersuara keras dan berulang kali mengingatkan setiap pribadi. Tapi sayang tidak seberapa banyak yang teguh menjadikannya sebagai guru [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4705&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/kata-hati1.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4708" title="kata hati" src="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/kata-hati1.jpg?w=150&h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>Wahai kekasihku. Jauh di dalam dirimu ada sebuah sumber pengetahuan yang murni. Kearifannya akan senantiasa menghantarkan diri pada kebenaran yang hakiki. Kebijaksanaannya akan menjelmakan diri sebagai pribadi yang cerdas dan berkualitas dalam keimanan. Itulah kata hati, yang bersuara keras dan berulang kali mengingatkan setiap pribadi. Tapi sayang tidak seberapa banyak yang teguh menjadikannya sebagai guru dalam kehidupan.</p>
<p><span id="more-4705"></span>Ya kekasihku. Jika dirimu menyimak kandungan ayat di dalam Al-Qur`an, maka kau akan sering menemukan kata &#8220;Hati&#8221; disana. Bertaburan di berbagai suratnya, yang menunjukkan betapa pentingnya hakekat ini. Karena &#8220;Hati&#8221; jika diikuti apa yang dikatakannya, maka akan benar-benar menjadikan seorang manusia sebagai manusia yang sebenarnya. Berperilaku sebagai manusia dan memiliki sifat manusiawi kepada semua makhluk yang numpang hidup di bumi Allah SWT ini.</p>
<p><em>&#8220;(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram&#8221;</em> (QS. Ar-Ra`d [13] ayat 28)</p>
<p><em>&#8220;Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada&#8221;</em> (QS. Al-Hajj [22] ayat 46)</p>
<p>Ya. Hati bukan semata sebagai tumpuan dari pandangan Tuhan. Bukan saja cermin yang dapat memantulkan Cahaya Ilahi. Tetapi juga sebagai wadah dan perantara dimana Sang Kekasih mengungkapkan diri-Nya Yang Sejati kepada setiap insan. Sehingga bagi siapa saja yang kerap membersihkan hatinya dari debu-debu duniawi dan kesenangan badani, maka disanalah pusat dari pandangan, pemahaman dan kecintaan kepada-Nya <em>(mahabbah</em>). Dan ketika Sang Kekasih telah melihat ruang di dalam hatimu adalah bersih sehingga Ia pun merasa nyaman, maka selamanya Dia akan tinggal disana menemanimu.</p>
<p>Namun, meskipun kau telah mengetahui bahwa hati adalah stasiun Cahaya Mandiri, maka praktik hidup keseharianmu tidak bersedia mampir meski cuma sejenak. Kau terus saja larut dalam kesibukkan ragawi, sampai-sampai lupa akan kepentingan ruhani. Kau pun terus merasa bahwa ketika menunaikan sembahyang di lima waktu adalah sebuah kesempurnaan ibadah. Atau ketika kau melihat bahwa jumlah amal kebaikan yang dilakukan telah banyak dalam hitunganmu, sebagai puncak keshalihan. Sehingga, hati yang sejatinya adalah wadah <em>makrifat</em>, takkan mampu menampung Cahaya Keindahan itu, sebab hanya sekedar mampu menciptakan nilai keimanan yang sejatinya pamrih dan tanpa cinta.</p>
<p>O.. Jika terus demikian, maka bagaimana kau akan bisa menangkap kekuasan Sang Pencipta dan Yang Maha Berbuat? Jika kau masih tidak bisa menangkap banyak hal yang ada di dalam dirimu sendiri dan terus saja tidak mengetahui hakekatnya kecuali sebatas prasangka dan fantasi. Atau bisakah kau mengetahui ilmu dan luasnya pelajaran dari Yang Maha Kuasa dan Mengetahui? Jika kau terus memutuskan komunikasimu dengan-Nya lewat perangkat makhluk yang bersifat keduniawian. Sehingga kau tidak akan pernah bisa tahu bahwa sejatinya Tuhan tidak pernah berubah dari kondisi-Nya.</p>
<p>Untuk itu kekasihku. Biarkan hatimu berbicara dengan lancar. Mintalah fatwa darinya (<em>istafti qalbak</em>). Dengarkan saja apa yang dikatakannya dengan ketenangan dan penuh semangat kecintaan. Karena darinya kau pun akan tetap mendapatkan anugerah dan bimbingan-Nya yang benar, meski di tengah beban dan kesengsaraan hidup.</p>
<p>Lalu, bersihkanlah cermin kotor yang ada di dalam hatimu dari debu-debu duniawi dan kesenangan badani yang keliru. Berlarilah mendekat pada kebenaran dan jauhi segala macam kejatahan. Pertahankan keindahan haq dan buang jauh-jauh tipu daya kebathilan. Pisahkan di antara keduanya, agar engkau bisa menetap dalam anugerah dan rahmat-Nya. Kemudian, tebarkan wewangiyan yang menyumbul sukma dalam cinta yang berkilauan. Sebab, hanya dengan itulah kau akan menggapai indahnya Cahaya. Yang dengannya akan terang benderanglah jalan hidup dan benarlah akhir dari perjalanan kehidupan.</p>
<p>Yogyakarta, 24 Februari 2012<br />
Mashudi Antoro (Oedi`)</p>
<p>[Cuplikan dari buku: "Kesedihan Yang Indah", karya: Mashudi Antoro]</p>
<br />Filed under: <a href='http://oediku.wordpress.com/category/buku_ku/'>Buku_ku</a>, <a href='http://oediku.wordpress.com/category/tulisan_ku/'>Tulisan_ku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/oediku.wordpress.com/4705/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/oediku.wordpress.com/4705/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/oediku.wordpress.com/4705/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/oediku.wordpress.com/4705/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/oediku.wordpress.com/4705/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/oediku.wordpress.com/4705/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/oediku.wordpress.com/4705/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/oediku.wordpress.com/4705/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/oediku.wordpress.com/4705/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/oediku.wordpress.com/4705/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/oediku.wordpress.com/4705/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/oediku.wordpress.com/4705/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/oediku.wordpress.com/4705/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/oediku.wordpress.com/4705/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4705&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oediku.wordpress.com/2012/02/24/biarkan-hatimu-berbicara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6cb65fbfcc0817de8252d572e488c596?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">oedi`</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/kata-hati1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">kata hati</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bukti Ketinggian Ilmu Ali bin Abi Thalib RA (&#8220;Pintunya Ilmu&#8221;)</title>
		<link>http://oediku.wordpress.com/2012/02/22/bukti-ketinggian-ilmu-ali-bin-abi-thalib-ra-kuncinya-ilmu/</link>
		<comments>http://oediku.wordpress.com/2012/02/22/bukti-ketinggian-ilmu-ali-bin-abi-thalib-ra-kuncinya-ilmu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 10:46:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan_ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oediku.wordpress.com/?p=4688</guid>
		<description><![CDATA[Saudaraku sekalian, dalam kesempatan kali ini saya akan mengajak Anda untuk kembali mengulik sejarah orang-orang shalih terdahulu. Ini bertujuan agar kita bisa mengambil banyak pelajaran dan ilmunya. Dan untuk pembahasan kali ini, maka kita akan lebih jauh mengenali sosok Imam Ali bin Abi Thalib RA. Seorang sahabat terdekat sekaligus menantu Rasulullah Muhammad SAW. Tentang betapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4688&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/kunci-ilmu.jpg"><img class="alignleft  wp-image-4690" title="kunci ilmu" src="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/kunci-ilmu.jpg?w=147&h=147" alt="" width="147" height="147" /></a>Saudaraku sekalian, dalam kesempatan kali ini saya akan mengajak Anda untuk kembali mengulik sejarah orang-orang shalih terdahulu. Ini bertujuan agar kita bisa mengambil banyak pelajaran dan ilmunya. Dan untuk pembahasan kali ini, maka kita akan lebih jauh mengenali sosok Imam Ali bin Abi Thalib RA. Seorang sahabat terdekat sekaligus menantu Rasulullah Muhammad SAW. Tentang betapa luas dan tingginya ilmu yang beliau miliki. Juga mengenai kecerdasan dan daya ingatnya terhadap informasi dan pengetahuan dari Rasulullah SAW dan tentunya Allah SWT.</p>
<p><span id="more-4688"></span>Nah, untuk mempersingkat waktu, mari ikuti penelurusan berikut ini:</p>
<p>Di kala Umar bin Khaththab RA memangku jabatan sebagai <em>Amirul Mukminin</em>, pernah datang kepadanya beberapa orang pendeta Yahudi. Mereka berkata kepada Khalifah: &#8220;Hai Khalifah Umar, Anda adalah pemegang kekuasaan sesudah Muhammad dan sahabatnya, Abu Bakar. Kami hendak menanyakan beberapa masalah penting kepada Anda. Jika Anda dapat memberi jawaban kepada kami, barulah kami mau mengerti bahwa Islam merupakan agama yang benar dan Muhammad benar-benar seorang Nabi. Sebaliknya, jika anda tidak dapat memberi jawaban, berarti bahwa agama Islam itu bathil dan Muhammad bukan seorang Nabi.&#8221;</p>
<p>&#8220;Silahkan bertanya tentang apa saja yang kalian inginkan,&#8221; sahut Khalifah Umar RA.</p>
<p>&#8220;Jelaskan kepada kami tentang induk kunci (gembok) mengancing langit, apakah itu?&#8221; Tanya pendeta-pendeta itu, memulai pertanyaan-pertanyaannya. &#8220;Terangkan kepada kami tentang adanya sebuah kuburan yang berjalan bersama penghuninya, apakah itu? Tunjukkan kepada kami tentang suatu makhluk yang dapat memberi peringatan kepada bangsanya, tetapi ia bukan manusia dan bukan jin! Terangkan kepada kami tentang lima jenis makhluk yang dapat berjalan di permukaan bumi, tetapi makhluk-makhluk itu tidak dilahirkan dari kandungan ibu atau atau induknya! Beritahukan kepada kami apa yang dikatakan oleh burung puyuh (gemak) di saat ia sedang berkicau! Apakah yang dikatakan oleh ayam jantan di kala ia sedang berkokok! Apakah yang dikatakan oleh kuda di saat ia sedang meringkik? Apakah yang dikatakan oleh katak di waktu ia sedang bersuara? Apakah yang dikatakan oleh keledai di saat ia sedang meringkik? Apakah yang dikatakan oleh burung pipit pada waktu ia sedang berkicau?&#8221;</p>
<p>Khalifah Umar RA menundukkan kepala untuk berfikir sejenak, kemudian berkata: &#8220;Bagi Umar, jika ia menjawab &#8216;tidak tahu&#8217; atas pertanyaan-pertanyaan yang memang tidak diketahui jawabannya, itu bukan suatu hal yang memalukan!&#8221;</p>
<p>Mendengar jawaban Khalifah Umar seperti itu, pendeta-pendeta Yahudi yang bertanya berdiri melonjak-lonjak kegirangan, sambil berkata: &#8220;Sekarang kami bersaksi bahwa Muhammad memang bukan seorang Nabi, dan agama Islam itu adalah bathil!&#8221;</p>
<p>Salman Al-Farisi RA yang saat itu hadir, segera bangkit dan berkata kepada pendeta-pendeta Yahudi itu: &#8220;Kalian tunggu sebentar!&#8221;</p>
<p>Ia cepat-cepat pergi ke rumah Ali bin Abi Thalib RA. Setelah bertemu, Salman berkata: &#8220;Ya Abul Hasan, selamatkanlah agama Islam!&#8221;</p>
<p>Imam Ali RA bingung, lalu bertanya: &#8220;Mengapa?&#8221;</p>
<p>Salman RA kemudian menceritakan apa yang sedang dihadapi oleh Khalifah Umar Ibnul Khattab. Imam Ali segera saja berangkat menuju ke rumah Khalifah Umar RA, berjalan lenggang memakai burdah (selembar kain penutup punggung atau leher) peninggalan Rasulullah SAW. Ketika Umar melihat Ali bin Abi Thalib RA datang, ia bangun dari tempat duduk lalu buru-buru memeluknya, sambil berkata: &#8220;Ya Abul Hasan, tiap ada kesulitan besar, engkau selalu kupanggil!&#8221;</p>
<p>Setelah berhadap-hadapan dengan para pendeta yang sedang menunggu-nunggu jawaban itu, Ali bin Abi Thalib RA herkata: &#8220;Silakan kalian bertanya tentang apa saja yang kalian inginkan. Rasulullah SAW. sudah mengajarku seribu macam ilmu, dan tiap jenis dari ilmu-ilmu itu mempunyai seribu macam cabang ilmu!&#8221;</p>
<p>Pendeta-pendeta Yahudi itu lalu mengulangi pertanyaan-pertanyaan mereka. Sebelum menjawab, Ali bin Abi Thalib RA berkata: &#8220;Aku ingin mengajukan suatu syarat kepada kalian, yaitu jika ternyata aku nanti sudah menjawab pertanyaan-pertanyaan kalian sesuai dengan yang ada di dalam Taurat, kalian supaya bersedia memeluk agama kami dan beriman!&#8221;</p>
<p>&#8220;Ya baik!&#8221; jawab mereka.</p>
<p>&#8220;Sekarang tanyakanlah satu demi satu,&#8221; kata Ali bin Abi Thalib RA.</p>
<p>Mereka mulai bertanya: &#8220;Apakah induk kunci (gembok) yang mengancing pintu-pintu langit?&#8221;</p>
<p>Jawab Imam Ali RA: &#8220;Induk kunci itu ialah syirik kepada Allah. Sebab semua hamba Allah, baik pria maupun wanita, jika ia bersyirik kepada Allah, amalnya tidak akan dapat naik sampai ke hadhirat Allah!&#8221;</p>
<p>Para pendeta Yahudi bertanya lagi: &#8220;Anak kunci apakah yang dapat membuka pintu-pintu langit?&#8221;</p>
<p>Ali bin Abi Thalib RA menjawab: &#8220;Anak kunci itu ialah kesaksian (syahadat) bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasulullah!&#8221;</p>
<p>Para pendeta Yahudi itu saling pandang di antara mereka, sambil berkata: &#8220;Orang itu benar juga!&#8221; Mereka bertanya lebih lanjut: &#8220;Terangkanlah kepada kami tentang adanya sebuah kuburan yang dapat berjalan bersama penghuninya!&#8221;</p>
<p>&#8220;Kuburan itu ialah ikan hiu (hut) yang menelan Nabi Yunus AS putera Matta. Nabi Yunus AS dibawa keliling ketujuh samudera!&#8221; jawab Ali bin Abi Thalib RA.</p>
<p>Pendeta-pendeta itu meneruskan pertanyaannya lagi: &#8220;Jelaskan kepada kami tentang makhluk yang dapat memberi peringatan kepada bangsanya, tetapi makhluk itu bukan manusia dan bukan jin!&#8221;</p>
<p>Ali bin Abi Thalib RA menjawab: &#8220;Makhluk itu ialah semut Nabi Sulaiman putera Nabi Dawud alaihimas salam. Semut itu berkata kepada kaumnya: &#8220;Hai para semut, masuklah ke dalam tempat kediaman kalian, agar tidak diinjak-injak oleh Sulaiman dan pasukan-nya dalam keadaan mereka tidak sadar!&#8221;</p>
<p>Para pendeta Yahudi itu meneruskan pertanyaannya: &#8220;Beritahukan kepada kami tentang lima jenis makhluk yang berjalan di atas permukaan bumi, tetapi tidak satu pun di antara makhluk-makhluk itu yang dilahirkan dari kandungan ibunya atau induknya!&#8221;</p>
<p>Ali bin Abi Thalib menjawab: &#8220;Lima makhluk itu ialah, pertama, Adam. Kedua, Hawa. Ketiga, Unta Nabi Shaleh. Keempat, Domba Nabi Ibrahim. Kelima, Tongkat Nabi Musa (yang menjelma menjadi seekor ular).&#8221;</p>
<p>Dua di antara tiga orang pendeta Yahudi itu setelah mendengar jawaban-jawaban serta penjelasan yang diberikan oleh Imam Ali RA lalu mengatakan: &#8220;Kami bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah!&#8221;</p>
<p>Tetapi seorang pendeta lainnya, bangun berdiri sambil berkata kepada Ali bin Abi Thalib: &#8220;Hai Ali, hati teman-temanku sudah dihinggapi oleh sesuatu yang sama seperti iman dan keyakinan mengenai benarnya agama Islam. Sekarang masih ada satu hal lagi yang ingin kutanyakan kepada anda.&#8221;</p>
<p>&#8220;Tanyakanlah apa saja yang kau inginkan,&#8221; sahut Imam Ali RA.</p>
<p>&#8220;Coba terangkan kepadaku tentang sejumlah orang yang pada zaman dahulu sudah mati selama 309 tahun, kemudian dihidupkan kembali oleh Allah. Bagaimana hikayat tentang mereka itu?&#8221; Tanya pendeta tadi.</p>
<p>Ali bin Ali Thalib RA menjawab: &#8220;Hai pendeta Yahudi, mereka itu ialah para penghuni gua. Hikayat tentang mereka itu sudah dikisahkan oleh Allah SWT kepada Rasul-Nya. Jika engkau mau, akan kubacakan kisah mereka itu.&#8221;</p>
<p>Pendeta Yahudi itu menyahut: &#8220;Aku sudah banyak mendengar tentang Qur&#8217;an kalian itu! Jika engkau memang benar-benar tahu, coba sebutkan nama-nama mereka, nama ayah-ayah mereka, nama kota mereka, nama raja mereka, nama anjing mereka, nama gunung serta gua mereka, dan semua kisah mereka dari awal sampai akhir!&#8221;</p>
<p>Ali bin Abi Thalib kemudian membetulkan duduknya, menekuk lutut ke depan perut, lalu ditopangnya dengan burdah yang diikatkan ke pinggang. Lalu ia berkata: &#8220;Hai saudara Yahudi, Muhammad Rasulullah SAW kekasihku telah menceritakan kepadaku, bahwa kisah itu terjadi di negeri Romawi, di sebuah kota bernama Aphesus, atau disebut juga dengan nama Tharsus. Tetapi nama kota itu pada zaman dahulu ialah Aphesus (Ephese). Baru setelah Islam datang, kota itu berubah nama menjadi Tharsus (Tarse, sekarang terletak di dalam wilayah Turki). Penduduk negeri itu dahulunya mempunyai seorang raja yang baik. Setelah raja itu meninggal dunia, berita kematiannya didengar oleh seorang raja Persia bernama Diqyanius. Ia seorang raja kafir yang amat congkak dan dzalim. Ia datang menyerbu negeri itu dengan kekuatan pasukannya, dan akhirnya berhasil menguasai kota Aphesus. Olehnya kota itu dijadikan ibukota kerajaan, lalu dibangunlah sebuah Istana.&#8221;</p>
<p>Baru sampai di situ, pendeta Yahudi yang bertanya itu berdiri, terus bertanya: &#8220;Jika engkau benar-benar tahu, coba terangkan kepadaku bentuk Istana itu, bagaimana serambi dan ruangan-ruangannya!&#8221;</p>
<p>Ali bin Abi Thalib menerangkan: &#8220;Hai saudara Yahudi, raja itu membangun istana yang sangat megah, terbuat dari batu marmar. Panjangnya satu farsakh (sekitar 8 km) dan lebarnya pun satu farsakh. Pilar-pilarnya yang berjumlah seribu buah, semuanya terbuat dari emas, dan lampu-lampu yang berjumlah seribu buah, juga semuanya terbuat dari emas. Lampu-lampu itu bergelantungan pada rantai-rantai yang terbuat dari perak. Tiap malam apinya dinyalakan dengan sejenis minyak yang harum baunya. Di sebelah timur serambi dibuat lubang-lubang cahaya sebanyak seratus buah, demikian pula di sebelah baratnya. Sehingga matahari sejak mulai terbit sampai terbenam selalu dapat menerangi serambi. Raja itu pun membuat sebuah singgasana dari emas. Panjangnya 80 hasta dan lebarnya 40 hasta. Di sebelah kanannya tersedia 80 buah kursi, semuanya terbuat dari emas. Di situlah para hulubalang kerajaan duduk. Di sebelah kirinya juga disediakan 80 buah kursi terbuat dari emas, untuk duduk para pepatih dan penguasa-penguasa tinggi lainnya. Raja duduk di atas singgasana dengan mengenakan mahkota di atas kepala.&#8221;</p>
<p>Sampai di situ pendeta yang bersangkutan berdiri lagi sambil berkata: &#8220;Jika engkau benar-benar tahu, coba terangkan kepadaku dari apakah mahkota itu dibuat?&#8221;</p>
<p>&#8220;Hai saudara Yahudi,&#8221; kata Imam Ali menerangkan, &#8220;mahkota raja itu terbuat dari kepingan-kepingan emas, berkaki 9 buah, dan tiap kakinya bertaburan mutiara yang memantulkan cahaya laksana bintang-bintang menerangi kegelapan malam. Raja itu juga mempunyai 50 orang pelayan, terdiri dari anak-anak para hulubalang. Semuanya memakai selempang dan baju sutera berwarna merah. Celana mereka juga terbuat dari sutera berwarna hijau. Semuanya dihias dengan gelang-gelang kaki yang sangat indah. Masing-masing diberi tongkat terbuat dari emas. Mereka harus berdiri di belakang raja. Selain mereka, raja juga mengangkat 6 orang, terdiri dari anak-anak para cendekiawan, untuk dijadikan menteri-menteri atau pembantu-pembantunya. Raja tidak mengambil suatu keputusan apa pun tanpa berunding lebih dulu dengan mereka. Enam orang pembantu itu selalu berada di kanan kiri raja, tiga orang berdiri di sebelah kanan dan yang tiga orang lainnya berdiri di sebelah kiri.&#8221;</p>
<p>Pendeta yang bertanya itu berdiri lagi. Lalu berkata: &#8220;Hai Ali, jika yang kau katakan itu benar, coba sebutkan nama enam orang yang menjadi pembantu-pembantu raja itu!&#8221;</p>
<p>Menanggapi hal itu, Imam Ali RA menjawab: &#8220;Kekasihku Muhammad Rasulullah SAW menceritakan kepadaku, bahwa tiga orang yang berdiri di sebelah kanan raja, masing-masing bernama Tamlikha, Miksalmina, dan Mikhaslimina. Adapun tiga orang pembantu yang berdiri di sebelah kiri, masing-masing bernama Martelius, Casitius dan Sidemius. Raja selalu berunding dengan mereka mengenai segala urusan.</p>
<p>Tiap hari setelah raja duduk dalam serambi istana dikerumuni oleh semua hulubalang dan para punggawa, masuklah tiga orang pelayan menghadap raja. Seorang diantaranya membawa piala emas penuh berisi wewangian murni. Seorang lagi membawa piala perak penuh berisi air sari bunga. Sedang yang seorangnya lagi membawa seekor burung. Orang yang membawa burung ini kemudian mengeluarkan suara isyarat, lalu burung itu terbang di atas piala yang berisi air sari bunga. Burung itu berkecimpung di dalamnya dan setelah itu ia mengibas-ngibaskan sayap serta bulunya, sampai sari-bunga itu habis dipercikkan ke semua tempat sekitarnya.</p>
<p>Kemudian si pembawa burung tadi mengeluarkan suara isyarat lagi. Burung itu terbang pula. Lalu hinggap di atas piala yang berisi wewangian murni. Sambil berkecimpung di dalamnya, burung itu mengibas-ngibaskan sayap dan bulunya, sampai wewangian murni yang ada dalam piala itu habis dipercikkan ke tempat sekitarnya. Pembawa burung itu memberi isyarat suara lagi. Burung itu lalu terbang dan hinggap di atas mahkota raja, sambil membentangkan kedua sayap yang harum semerbak di atas kepala raja.</p>
<p>Demikianlah raja itu berada di atas singgasana kekuasaan selama tiga puluh tahun. Selama itu ia tidak pernah diserang penyakit apa pun, tidak pernah merasa pusing kepala, sakit perut, demam, berliur, berludah atau pun beringus. Setelah sang raja merasa diri sedemikian kuat dan sehat, ia mulai congkak, durhaka dan dzalim. Ia mengaku-aku diri sebagai &#8220;tuhan&#8221; dan tidak mau lagi mengakui adanya Allah SWT.</p>
<p>Raja itu kemudian memanggil orang-orang terkemuka dari rakyatnya. Barang siapa yang taat dan patuh kepadanya, diberi pakaian dan berbagai macam hadiah lainnya. Tetapi barang siapa yang tidak mau taat atau tidak bersedia mengikuti kemauannya, ia akan segera dibunuh. Oleh sebab itu semua orang terpaksa mengiakan kemauannya. Dalam masa yang cukup lama, semua orang patuh kepada raja itu, sampai ia disembah dan dipuja. Mereka tidak lagi memuja dan menyembah Allah SWT.</p>
<p>Pada suatu hari perayaan ulang-tahunnya, raja sedang duduk di atas singgasana mengenakan mahkota di atas kepala, tiba-tiba masuklah seorang hulubalang memberi tahu, bahwa ada balatentara asing masuk menyerbu ke dalam wilayah kerajaannya, dengan maksud hendak melancarkan peperangan terhadap raja. Demikian sedih dan bingungnya raja itu, sampai tanpa disadari mahkota yang sedang dipakainya jatuh dari kepala. Kemudian raja itu sendiri jatuh terpelanting dari atas singgasana. Salah seorang pembantu yang berdiri di sebelah kanan &#8211; seorang cerdas yang bernama Tamlikha &#8211; memperhatikan keadaan sang raja dengan sepenuh fikiran. Ia berfikir, lalu berkata di dalam hati: &#8220;Kalau Diqyanius itu benar-benar tuhan sebagaimana menurut pengakuannya, tentu ia tidak akan sedih, tidak tidur, tidak buang air kecil atau pun air besar. Itu semua bukanlah sifat-sifat Tuhan.&#8221;</p>
<p>Enam orang pembantu raja itu tiap hari selalu mengadakan pertemuan di tempat salah seorang dari mereka secara bergiliran. Pada satu hari tibalah giliran Tamlikha menerima kunjungan lima orang temannya. Mereka berkumpul di rumah Tamlikha untuk makan dan minum, tetapi Tamlikha sendiri tidak ikut makan dan minum. Teman-temannya bertanya: &#8220;Hai Tamlikha, mengapa engkau tidak mau makan dan tidak mau minum?&#8221;</p>
<p>&#8220;Teman-teman,&#8221; sahut Tamlikha, &#8220;hatiku sedang dirisaukan oleh sesuatu yang membuatku tidak ingin makan dan tidak ingin minum, juga tidak ingin tidur.&#8221;</p>
<p>Teman-temannya mengejar: &#8220;Apakah yang merisaukan hatimu, hai Tamlikha?&#8221;</p>
<p>&#8220;Sudah lama aku memikirkan soal langit,&#8221; ujar Tamlikha menjelaskan. &#8220;Aku lalu bertanya pada diriku sendiri: &#8216;siapakah yang mengangkatnya ke atas sebagai atap yang senantiasa aman dan terpelihara, tanpa gantungan dari atas dan tanpa tiang yang menopangnya dari bawah? Siapakah yang menjalankan matahari dan bulan di langit itu? Siapakah yang menghias langit itu dengan bintang-bintang bertaburan?&#8217; Kemudian kupikirkan juga bumi ini: &#8216;Siapakah yang membentang dan menghamparkan-nya di cakrawala? Siapakah yang menahannya dengan gunung-gunung raksasa agar tidak goyah, tidak goncang dan tidak miring?&#8217; Aku juga lama sekali memikirkan diriku sendiri: &#8216;Siapakah yang mengeluarkan aku sebagai bayi dari perut ibuku? Siapakah yang memelihara hidupku dan memberi makan kepadaku? Semuanya itu pasti ada yang membuat, dan sudah tentu bukan Diqyanius&#8217;…&#8221;</p>
<p>Teman-teman Tamlikha lalu bertekuk lutut di hadapannya. Dua kaki Tamlikha diciumi sambil berkata: &#8220;Hai</p>
<p>Tamlikha dalam hati kami sekarang terasa sesuatu seperti yang ada di dalam hatimu. Oleh karena itu, baiklah engkau tunjukkan jalan keluar bagi kita semua!&#8221;</p>
<p>&#8220;Saudara-saudara,&#8221; jawab Tamlikha, &#8220;baik aku maupun kalian tidak menemukan akal selain harus lari meninggalkan raja yang dzalim itu, pergi kepada Raja pencipta langit dan bumi!&#8221;<br />
&#8220;Kami setuju dengan pendapatmu,&#8221; sahut teman-temannya.</p>
<p>Tamlikha lalu berdiri, terus beranjak pergi untuk menjual buah kurma, dan akhirnya berhasil mendapat uang sebanyak 3 dirham. Uang itu kemudian diselipkan dalam kantong baju. Lalu berangkat berkendaraan kuda bersama-sama dengan lima orang temannya.</p>
<p>Setelah berjalan 3 mil jauhnya dari kota, Tamlikha berkata kepada teman-temannya: &#8220;Saudara-saudara, kita sekarang sudah terlepas dari raja dunia dan dari kekuasaannya. Sekarang turunlah kalian dari kuda dan marilah kita berjalan kaki. Mudah-mudahan Allah akan memudahkan urusan kita serta memberikan jalan keluar.&#8221;</p>
<p>Mereka turun dari kudanya masing-masing. Lalu berjalan kaki sejauh 7 farsakh, sampai kaki mereka bengkak berdarah karena tidak biasa berjalan kaki sejauh itu. Tiba-tiba datanglah seorang penggembala menyambut mereka. Kepada penggembala itu mereka bertanya: &#8220;Hai penggembala, apakah engkau mempunyai air minum atau susu?&#8221;</p>
<p>&#8220;Aku mempunyai semua yang kalian inginkan,&#8221; sahut penggembala itu. &#8220;Tetapi kulihat wajah kalian semuanya seperti kaum bangsawan. Aku menduga kalian itu pasti melarikan diri. Coba beritahukan kepadaku bagaimana cerita perjalanan kalian itu!&#8221;</p>
<p>&#8220;Ah…, susahnya orang ini,&#8221; jawab mereka. &#8220;Kami sudah memeluk suatu agama, kami tidak boleh berdusta. Apakah kami akan selamat jika kami mengatakan yang sebenarnya?&#8221;</p>
<p>&#8220;Ya,&#8221; jawab penggembala itu.</p>
<p>Tamlikha dan teman-temannya lalu menceritakan semua yang terjadi pada diri mereka. Mendengar cerita mereka, penggembala itu segera bertekuk lutut di depan mereka, dan sambil menciumi kaki mereka, ia berkata: &#8220;Dalam hatiku sekarang terasa sesuatu seperti yang ada dalam hati kalian. Kalian berhenti sajalah dahulu di sini. Aku hendak mengembalikan kambing-kambing itu kepada pemiliknya. Nanti aku akan segera kembali lagi kepada kalian.&#8221;</p>
<p>Tamlikha bersama teman-temannya berhenti. Penggembala itu segera pergi untuk mengembalikan kambing-kambing gembalaannya. Tak lama kemudian ia datang lagi berjalan kaki, diikuti oleh seekor anjing miliknya.&#8221;<br />
Waktu cerita Imam Ali sampai di situ, pendeta Yahudi yang bertanya melonjak berdiri lagi sambil berkata: &#8220;Hai Ali, jika engkau benar-benar tahu, coba sebutkan apakah warna anjing itu dan siapakah namanya?&#8221;</p>
<p>&#8220;Hai saudara Yahudi,&#8221; kata Ali bin Abi Thalib RA memberitahukan, &#8220;kekasihku Muhammad Rasul Allah s.a.w. menceritakan kepadaku, bahwa anjing itu berwarna kehitam-hitaman dan bernama Qithmir. Ketika enam orang pelarian itu melihat seekor anjing, masing-masing saling berkata kepada temannya: kita khawatir kalau-kalau anjing itu nantinya akan membongkar rahasia kita! Mereka minta kepada penggembala supaya anjing itu dihalau saja dengan batu.</p>
<p>Anjing itu melihat kepada Tamlikha dan teman-temannya, lalu duduk di atas dua kaki belakang, menggeliat, dan mengucapkan kata-kata dengan lancar dan jelas sekali: &#8220;Hai orang-orang, mengapa kalian hendak mengusirku, padahal aku ini bersaksi tiada tuhan selain Allah, tak ada sekutu apa pun bagi-Nya. Biarlah aku menjaga kalian dari musuh, dan dengan berbuat demikian aku mendekatkan diriku kepada Allah SWT.&#8221;</p>
<p>Anjing itu akhirnya dibiarkan saja. Mereka lalu pergi. Penggembala tadi mengajak mereka naik ke sebuah bukit. Lalu bersama mereka mendekati sebuah gua.&#8221;</p>
<p>Pendeta Yahudi yang menanyakan kisah itu, bangun lagi dari tempat duduknya sambil berkata: &#8220;Apakah nama gunung itu dan apakah nama gua itu?!&#8221;</p>
<p>Imam Ali RA menjelaskan: &#8220;Gunung itu bernama Naglus dan nama gua itu ialah Washid, atau di sebut juga dengan nama Kheram!&#8221;</p>
<p>Ali bin Abi Thalib RA meneruskan ceritanya: secara tiba-tiba di depan gua itu tumbuh pepohonan berbuah dan memancur mata-air deras sekali. Mereka makan buah-buahan dan minum air yang tersedia di tempat itu. Setelah tiba waktu malam, mereka masuk berlindung di dalam gua. Sedang anjing yang sejak tadi mengikuti mereka, berjaga-jaga ndeprok sambil menjulurkan dua kaki depan untuk menghalang-halangi pintu gua. Kemudian Allah SWT memerintahkan Malaikat maut supaya mencabut nyawa mereka. Kepada masing-masing orang dari mereka Allah SWT mewakilkan dua Malaikat untuk membalik-balik tubuh mereka dari kanan ke kiri. Allah lalu memerintahkan matahari supaya pada saat terbit condong memancarkan sinarnya ke dalam gua dari arah kanan, dan pada saat hampir terbenam supaya sinarnya mulai meninggalkan mereka dari arah kiri.</p>
<p>Suatu ketika waktu raja Diqyanius baru saja selesai berpesta ia bertanya tentang enam orang pembantunya. Ia mendapat jawaban, bahwa mereka itu melarikan diri. Raja Diqyanius sangat gusar. Bersama 80.000 pasukan berkuda ia cepat-cepat berangkat menyelusuri jejak enam orang pembantu yang melarikan diri. Ia naik ke atas bukit, kemudian mendekati gua. Ia melihat enam orang pembantunya yang melarikan diri itu sedang tidur berbaring di dalam gua. Ia tidak ragu-ragu dan memastikan bahwa enam orang itu benar-benar sedang tidur.<br />
Kepada para pengikutnya ia berkata: &#8220;Kalau aku hendak menghukum mereka, tidak akan kujatuhkan hukuman yang lebih berat dari perbuatan mereka yang telah menyiksa diri mereka sendiri di dalam gua. Panggillah tukang-tukang batu supaya mereka segera datang ke mari!&#8221;</p>
<p>Setelah tukang-tukang batu itu tiba, mereka diperintahkan menutup rapat pintu gua dengan batu-batu dan jish (bahan semacam semen). Selesai dikerjakan, raja berkata kepada para pengikutnya: &#8220;Katakanlah kepada mereka yang ada di dalam gua, kalau benar-benar mereka itu tidak berdusta supaya minta tolong kepada Tuhan mereka yang ada di langit, agar mereka dikeluarkan dari tempat itu.&#8221;</p>
<p>Dalam guha tertutup rapat itu, mereka tinggal selama 309 tahun. Setelah masa yang amat panjang itu lampau, Allah s.w.t. mengembalikan lagi nyawa mereka. Pada saat matahari sudah mulai memancarkan sinar, mereka merasa seakan-akan baru bangun dari tidurnya masing-masing. Yang seorang berkata kepada yang lainnya: &#8220;Malam tadi kami lupa beribadah kepada Allah, mari kita pergi ke mata air!&#8221;</p>
<p>Setelah mereka berada di luar gua, tiba-tiba mereka lihat mata air itu sudah mengering kembali dan pepohonan yang ada pun sudah menjadi kering semuanya. Allah SWT membuat mereka mulai merasa lapar. Mereka saling bertanya: &#8220;Siapakah di antara kita ini yang sanggup dan bersedia berangkat ke kota membawa uang untuk bisa mendapatkan makanan? Tetapi yang akan pergi ke kota nanti supaya hati-hati benar, jangan sampai membeli makanan yang dimasak dengan lemak-babi.&#8221;</p>
<p>Tamlikha kemudian berkata: &#8220;Hai saudara-saudara, aku sajalah yang berangkat untuk mendapatkan makanan. Tetapi, hai penggembala, berikanlah bajumu kepadaku dan ambillah bajuku ini!&#8221;</p>
<p>Setelah Tamlikha memakai baju penggembala, ia berangkat menuju ke kota. Sepanjang jalan ia melewati tempat-tempat yang sama sekali belum pernah dikenalnya, melalui jalan-jalan yang belum pernah diketahui. Setibanya dekat pintu gerbang kota, ia melihat bendera hijau berkibar di angkasa bertuliskan: &#8220;Tiada Tuhan selain Allah dan Isa adalah Roh Allah.&#8221;</p>
<p>Tamlikha berhenti sejenak memandang bendera itu sambil mengusap-usap mata, lalu berkata seorang diri: &#8220;Kusangka aku ini masih tidur!&#8221; Setelah agak lama memandang dan mengamat-amati bendera, ia meneruskan perjalanan memasuki kota. Dilihatnya banyak orang sedang membaca Injil. Ia berpapasan dengan orang-orang yang belum pernah dikenal. Setibanya di sebuah pasar ia bertanya kepada seorang penjaja roti: &#8220;Hai tukang roti, apakah nama kota kalian ini?&#8221;</p>
<p>&#8220;Aphesus,&#8221; sahut penjual roti itu.</p>
<p>&#8220;Siapakah nama raja kalian?&#8221; tanya Tamlikha lagi. &#8220;Abdurrahman,&#8221; jawab penjual roti.</p>
<p>&#8220;Kalau yang kau katakan itu benar,&#8221; kata Tamlikha, &#8220;urusanku ini sungguh aneh sekali! Ambillah uang ini dan berilah makanan kepadaku!&#8221;</p>
<p>Melihat uang itu, penjual roti keheran-heranan. Karena uang yang dibawa Tamlikha itu uang zaman lampau, yang ukurannya lebih besar dan lebih berat.</p>
<p>Pendeta Yahudi yang bertanya itu kemudian berdiri lagi, lalu berkata kepada Ali bin Abi Thalib RA: &#8220;Hai Ali, kalau benar-benar engkau mengetahui, coba terangkan kepadaku berapa nilai uang lama itu dibanding dengan uang baru!&#8221;</p>
<p>Imam Ali RA menerangkan: &#8220;Kekasihku Muhammad Rasulullah SAW menceritakan kepadaku, bahwa uang yang dibawa oleh Tamlikha dibanding dengan uang baru, ialah tiap dirham lama sama dengan sepuluh dan dua pertiga dirham baru!&#8221;</p>
<p>Imam Ali kemudian melanjutkan ceritanya: Penjual Roti lalu berkata kepada Tamlikha: &#8220;Aduhai, alangkah beruntungnya aku! Rupanya engkau baru menemukan harta karun! Berikan sisa uang itu kepadaku! Kalau tidak, engkau akan ku hadapkan kepada raja!&#8221;</p>
<p>&#8220;Aku tidak menemukan harta karun,&#8221; sangkal Tamlikha. &#8220;Uang ini ku dapat tiga hari yang lalu dari hasil penjualan buah kurma seharga tiga dirham! Aku kemudian meninggalkan kota karena orang-orang semuanya menyembah Diqyanius!&#8221;</p>
<p>Penjual roti itu marah. Lalu berkata: &#8220;Apakah setelah engkau menemukan harta karun masih juga tidak rela menyerahkan sisa uangmu itu kepadaku? Lagi pula engkau telah menyebut-nyebut seorang raja durhaka yang mengaku diri sebagai tuhan, padahal raja itu sudah mati lebih dari 300 tahun yang silam! Apakah dengan begitu engkau hendak memperolok-olok aku?&#8221;</p>
<p>Tamlikha lalu ditangkap. Kemudian dibawa pergi menghadap raja. Raja yang baru ini seorang yang dapat berfikir dan bersikap adil. Raja bertanya kepada orang-orang yang membawa Tamlikha: &#8220;Bagaimana cerita tentang orang ini?&#8221;</p>
<p>&#8220;Dia menemukan harta karun,&#8221; jawab orang-orang yang membawanya.</p>
<p>Kepada Tamlikha, raja berkata: &#8220;Engkau tak perlu takut! Nabi Isa AS memerintahkan supaya kami hanya memungut seperlima saja dari harta karun itu. Serahkanlah yang seperlima itu kepadaku, dan selanjutnya engkau akan selamat.&#8221;</p>
<p>Tamlikha menjawab: &#8220;Baginda, aku sama sekali tidak menemukan harta karun! Aku adalah penduduk kota ini!&#8221;</p>
<p>Raja bertanya sambil keheran-heranan: &#8220;Engkau penduduk kota ini?&#8221;</p>
<p>&#8220;Ya. Benar,&#8221; sahut Tamlikha.</p>
<p>&#8220;Adakah orang yang kau kenal?&#8221; tanya raja lagi.</p>
<p>&#8220;Ya, ada,&#8221; jawab Tamlikha.</p>
<p>&#8220;Coba sebutkan siapa namanya,&#8221; perintah raja.</p>
<p>Tamlikha menyebut nama-nama kurang lebih 1000 orang, tetapi tak ada satu nama pun yang dikenal oleh raja atau oleh orang lain yang hadir mendengarkan. Mereka berkata: &#8220;Ah…, semua itu bukan nama orang-orang yang hidup di zaman kita sekarang. Tetapi, apakah engkau mempunyai rumah di kota ini?&#8221;</p>
<p>&#8220;Ya, tuanku,&#8221; jawab Tamlikha. &#8220;Utuslah seorang menyertai aku!&#8221;</p>
<p>Raja kemudian memerintahkan beberapa orang menyertai Tamlikha pergi. Oleh Tamlikha mereka diajak menuju ke sebuah rumah yang paling tinggi di kota itu. Setibanya di sana, Tamlikha berkata kepada orang yang mengantarkan: &#8220;Inilah rumahku!&#8221;</p>
<p>Pintu rumah itu lalu diketuk. Keluarlah seorang lelaki yang sudah sangat lanjut usia. Sepasang alis di bawah keningnya sudah sedemikian putih dan mengkerut hampir menutupi mata karena sudah terlampau tua. Ia terperanjat ketakutan, lalu bertanya kepada orang-orang yang datang: &#8220;Kalian ada perlu apa?&#8221;</p>
<p>Utusan raja yang menyertai Tamlikha menyahut: &#8220;Orang muda ini mengaku rumah ini adalah rumahnya!&#8221;</p>
<p>Orang tua itu marah, memandang kepada Tamlikha. Sambil mengamat-amati ia bertanya: &#8220;Siapa namamu?&#8221;</p>
<p>&#8220;Aku Tamlikha anak Filistin!&#8221;</p>
<p>Orang tua itu lalu berkata: &#8220;Coba ulangi lagi!&#8221;</p>
<p>Tamlikha menyebut lagi namanya. Tiba-tiba orang tua itu bertekuk lutut di depan kaki Tamlikha sambil berucap: &#8220;Ini adalah datukku! Demi Allah, ia salah seorang di antara orang-orang yang melarikan diri dari Diqyanius, raja durhaka.&#8221; Kemudian diteruskannya dengan suara haru: &#8220;Ia lari berlindung kepada Yang Maha Perkasa, Pencipta langit dan bumi. Nabi kita, Isa as., dahulu telah memberitahukan kisah mereka kepada kita dan mengatakan bahwa mereka itu akan hidup kembali!&#8221;</p>
<p>Peristiwa yang terjadi di rumah orang tua itu kemudian di laporkan kepada raja. Dengan menunggang kuda, raja segera datang menuju ke tempat Tamlikha yang sedang berada di rumah orang tua tadi. Setelah melihat Tamlikha, raja segera turun dari kuda. Oleh raja Tamlikha diangkat ke atas pundak, sedangkan orang banyak beramai-ramai menciumi tangan dan kaki Tamlikha sambil bertanya-tanya: &#8220;Hai Tamlikha, bagaimana keadaan teman-temanmu?&#8221;</p>
<p>Kepada mereka Tamlikha memberi tahu, bahwa semua temannya masih berada di dalam gua.</p>
<p>&#8220;Pada masa itu kota Aphesus diurus oleh dua orang bangsawan istana. Seorang beragama Islam dan seorang lainnya lagi beragama Nasrani. Dua orang bangsawan itu bersama pengikutnya masing-masing pergi membawa Tamlikha menuju ke gua,&#8221; demikian Imam Ali RA melanjutkan ceritanya.</p>
<p>Teman-teman Tamlikha semuanya masih berada di dalam gua itu. Setibanya dekat gua, Tamlikha berkata kepada dua orang bangsawan dan para pengikut mereka: &#8220;Aku khawatir kalau sampai teman-temanku mendengar suara tapak kuda, atau gemerincingnya senjata. Mereka pasti menduga Diqyanius datang dan mereka bakal mati semua. Oleh karena itu kalian berhenti saja di sini. Biarlah aku sendiri yang akan menemui dan memberitahu mereka!&#8221;</p>
<p>Semua berhenti menunggu dan Tamlikha masuk seorang diri ke dalam gua. Melihat Tamlikha datang, teman-temannya berdiri kegirangan, dan Tamlikha dipeluknya kuat-kuat. Kepada Tamlikha mereka berkata: &#8220;Puji dan syukur bagi Allah yang telah menyelamatkan dirimu dari Diqyanius!&#8221;</p>
<p>Tamlikha menukas: &#8220;Ada urusan apa dengan Diqyanius? Tahukah kalian, sudah berapa lamakah kalian tinggal di sini?&#8221;</p>
<p>&#8220;Kami tinggal sehari atau beberapa hari saja,&#8221; jawab mereka.</p>
<p>&#8220;Tidak!&#8221; sangkal Tamlikha. &#8220;Kalian sudah tinggal di sini selama 309 tahun! Diqyanius sudah lama meninggal dunia! Generasi demi generasi sudah lewat silih berganti, dan penduduk kota itu sudah beriman kepada Allah yang Maha Agung! Mereka sekarang datang untuk bertemu dengan kalian!&#8221;</p>
<p>Teman-teman Tamlikha menyahut: &#8220;Hai Tamlikha, apakah engkau hendak menjadikan kami ini orang-orang yang menggemparkan seluruh jagad?&#8221;</p>
<p>&#8220;Lantas apa yang kalian inginkan?&#8221; Tamlikha balik bertanya.</p>
<p>&#8220;Angkatlah tanganmu ke atas dan kami pun akan berbuat seperti itu juga,&#8221; jawab mereka.</p>
<p>Mereka bertujuh semua mengangkat tangan ke atas, kemudian berdoa: &#8220;Ya Allah, dengan kebenaran yang telah Kau perlihatkan kepada kami tentang keanehan-keanehan yang kami alami sekarang ini, cabutlah kembali nyawa kami tanpa sepengetahuan orang lain!&#8221;</p>
<p>Allah SWT mengabulkan permohonan mereka. Lalu memerintahkan Malaikat maut mencabut kembali nyawa mereka. Kemudian Allah SWT melenyapkan pintu gua tanpa bekas. Dua orang bangsawan yang menunggu-nunggu segera maju mendekati gua, berputar-putar selama tujuh hari untuk mencari-cari pintunya, tetapi tanpa hasil. Tak dapat ditemukan lubang atau jalan masuk lainnya ke dalam gua. Pada saat itu dua orang bangsawan tadi menjadi yakin tentang betapa hebatnya kekuasaan Allah SWT Dua orang bangsawan itu memandang semua peristiwa yang dialami oleh para penghuni gua, sebagai peringatan yang diperlihatkan Allah kepada mereka.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/gua-ashabul-kahfi.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4689" title="gua ashabul kahfi" src="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/gua-ashabul-kahfi.jpg?w=300&h=231" alt="" width="300" height="231" /></a>Foto: Gua Ashabul Kahfi</p>
<p>Bangsawan yang beragama Islam lalu berkata: &#8220;Mereka mati dalam keadaan memeluk agamaku! Akan ku dirikan sebuah tempat ibadah di pintu gua itu.&#8221;</p>
<p>Sedang bangsawan yang beragama Nasrani berkata pula: &#8220;Mereka mati dalam keadaan memeluk agamaku! Akan ku dirikan sebuah biara di pintu gua itu.&#8221;</p>
<p>Dua orang bangsawan itu bertengkar, dan setelah melalui pertikaian senjata, akhirnya bangsawan Nasrani terkalahkan oleh bangsawan yang beragama Islam. Dengan terjadinya peristiwa tersebut, maka Allah SWT berfirman:</p>
<p><em>&#8220;Dan begitulah Kami menyerempakkan mereka, supaya mereka mengetahui bahawa janji Allah adalah benar, dan bahawa Saat itu tidak ada keraguan padanya. Apabila mereka berbalahan antara mereka dalam urusan mereka, maka mereka berkata, &#8220;Binalah di atas mereka satu bangunan; Pemelihara mereka sangat mengetahui mengenai mereka.&#8221; Berkata orang-orang yang menguasai atas urusan mereka, &#8220;Kami akan membina di atas mereka sebuah masjid.&#8221;</em></p>
<p>Sampai di situ Imam Ali bin Abi Thalib berhenti menceritakan kisah para penghuni gua. Kemudian berkata kepada pendeta Yahudi yang menanyakan kisah itu: &#8220;Itulah, hai Yahudi, apa yang telah terjadi dalam kisah mereka. Demi Allah, sekarang aku hendak bertanya kepadamu, apakah semua yang ku ceritakan itu sesuai dengan apa yang tercantum dalam Taurat kalian?&#8221;</p>
<p>Pendeta Yahudi itu menjawab: &#8220;Ya Abul Hasan, engkau tidak menambah dan tidak mengurangi, walau satu huruf pun! Sekarang engkau jangan menyebut diriku sebagai orang Yahudi, sebab aku telah bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba Allah serta Rasul-Nya. Aku pun bersaksi juga, bahwa engkau orang yang paling berilmu di kalangan ummat ini!&#8221;</p>
<p style="text-align:center;"><strong>*****</strong></p>
<p><em>Subhanallah&#8230;</em> betapa tak terbayangkan jika diri ini bisa berhadapan langsung dengan Imam Ali RA dan bisa langsung belajar tentang banyak ilmu kepadanya. Membaca kisah di atas saja sudah cukup menjelaskan bahwa beliau ini adalah benar sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yaitu sebagai &#8220;Pintunya ilmu&#8221;. Terlebih beliau sendiri di ajari langsung oleh Baginda Rasulullah Muhammad SAW tentang beragam ilmu dan pengetahuan, selain hidayah yang di dapatkan dari Allah SWT. Sehingga bisa dikatakan bahwa beliau ini adalah cendikiawan Muslim yang pertama.</p>
<p>Jâbir bin Abdillah berkata: “Pada peristiwa Hudaibiyah, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda sambil memegang tangan Ali RA: <em>“Orang ini adalah pemimpin orang-orang saleh, pembasmi orang-orang zalim, akan ditolong siapa yang membelanya, dan akan terhina siapa yang menghinanya.’ Lalunya mengeraskan suaranya: “Aku adalah kota ilmu, sedang Ali adalah pintunya. Barang siapa yang ingin memasuki rumah, hendaklah ia masuk melalui pintunya”</em></p>
<p><span style="font-family:verdana;"><em>&#8220;Engkau (Ali RA) adalah bagian dariku dan aku adalah bagian darimu&#8221;</em> (HR. Al-Bukhari). </span></p>
<p>Semoga dengan kisah ini, maka sebagai seorang Muslim kita lebih termotivasi untuk terus mengkaji beragam ilmu yang terbentang luas di jagat raya ini dan tidak pula melupakan kenangan sejarah kemuliaan dari generasi shalih terdahulu.</p>
<p>Yogyakarta, 22 Februari 2012<br />
Mashudi Antoro (Oedi`)</p>
<p>[Disadur dari kitab: <em>Qishasul Anbiya</em> yang tercantum dalam kitab <em>Fadha 'ilul Khamsah Minas Shihahis Sittah</em>, karya: As-Sayyid Murtadha Al-Huseiniy Al-Faruz Aabaad]</p>
<br />Filed under: <a href='http://oediku.wordpress.com/category/info-terbaru/'>Info Terbaru</a>, <a href='http://oediku.wordpress.com/category/tulisan_ku/'>Tulisan_ku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/oediku.wordpress.com/4688/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/oediku.wordpress.com/4688/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/oediku.wordpress.com/4688/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/oediku.wordpress.com/4688/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/oediku.wordpress.com/4688/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/oediku.wordpress.com/4688/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/oediku.wordpress.com/4688/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/oediku.wordpress.com/4688/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/oediku.wordpress.com/4688/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/oediku.wordpress.com/4688/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/oediku.wordpress.com/4688/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/oediku.wordpress.com/4688/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/oediku.wordpress.com/4688/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/oediku.wordpress.com/4688/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4688&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oediku.wordpress.com/2012/02/22/bukti-ketinggian-ilmu-ali-bin-abi-thalib-ra-kuncinya-ilmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6cb65fbfcc0817de8252d572e488c596?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">oedi`</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/kunci-ilmu.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">kunci ilmu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/gua-ashabul-kahfi.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">gua ashabul kahfi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta dan kesetiaan Layya (istri Nabi Ayyub AS)</title>
		<link>http://oediku.wordpress.com/2012/02/21/cinta-dan-kesetiaan-layya-istri-nabi-ayyub-as/</link>
		<comments>http://oediku.wordpress.com/2012/02/21/cinta-dan-kesetiaan-layya-istri-nabi-ayyub-as/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2012 06:39:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku_ku]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan_ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oediku.wordpress.com/?p=4676</guid>
		<description><![CDATA[Saudariku sekalian, kali ini aku sengaja mengajakmu untuk lebih menyelami sikap seorang wanita sejati. Sikap yang bisa menjadikanmu sebagai seorang yang dicintai oleh pribadi yang shalih, juga oleh Allah SWT. Dan dalam tulisan ini, materi yang akan kita bahas adalah tentang sikap sabar dan setianya istri Nabi Ayyub AS. Yang tentunya bisa dijadikan sebagai pedoman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4676&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/istri-cium-tangan-suami-ilustrasi-istri-taat-suami.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4679" title="Istri cium tangan suami - ilustrasi istri taat suami" src="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/istri-cium-tangan-suami-ilustrasi-istri-taat-suami.jpg?w=150&h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>Saudariku sekalian, kali ini aku sengaja mengajakmu untuk lebih menyelami sikap seorang wanita sejati. Sikap yang bisa menjadikanmu sebagai seorang yang dicintai oleh pribadi yang shalih, juga oleh Allah SWT. Dan dalam tulisan ini, materi yang akan kita bahas adalah tentang sikap sabar dan setianya istri Nabi Ayyub AS. Yang tentunya bisa dijadikan sebagai pedoman utama dalam kehidupanmu di dunia ini. Demi kehidupan akherat yang lebih mulia dan di ridhai-Nya</p>
<p><span id="more-4676"></span>Untuk mempersingkat waktu, mari ikuti penelusuran berikut ini:</p>
<p>Istri Nabi Ayyub AS yang menjadi pembahasan di tulisan ini adalah Layya binti Ya’qub. Ada yang mengatakan, Layya binti Mansyar bin Ya’qub. Ada lagi yang mengatakan bahwa namanya adalah Rahmah binti Afratsim.</p>
<p>Namun pada hakikatnya, nama istri Nabi Ayyub AS tidaklah terlalu penting untuk kita ketahui, karena akan lebih penting mengetahui sikap-sikapnya yang harum mewangi dan abadi sehingga menjadikannya sebagai salah seorang istri para Nabi yang abadi cintanya dan meninggalkan jejak-jejak cemerlang di dunia wanita-wanita mulia. Namun, untuk pembahasan di buku ini, maka saya lebih senang menggunakan nama istri Nabi Ayyub AS ini sebagai Layya.</p>
<p>Kecintaan istri Nabi Ayyub AS kepadanya sangatlah terbukti, ketika beliau telah di uji dengan kemiskinan dan kematian anak-anaknya. Allah SWT mendatangkan ujian berat dengan mendatangkan kepadanya sakit selama bertahun-tahun dan tak kunjung sembuh. Kaum famili, sahabat, kerabat, keluarganya dan para tetangganya menjauhi dan membenci Nabi Ayyub AS, kecuali istrinya, Layya.</p>
<p>Layya banyak memuji Allah, bersyukur, dan menyanjung Allah Ta’ala, karena Dia memberinya anak laki-laki dan perempuan yang menyenangkan hati dan mata tidak sedih memandang mereka, karena Allah memberi suaminya kekayaan yang banyak, dan melebihkan beliau di atas seluruh makhluk-Nya.</p>
<p>Layya paham betul bahwa rahasia awetnya sebuah nikmat ialah dengan mensyukurinya. Oleh karena itu, ia selalu berdzikir, memuji Allah, menunaikan hak kepada pemiliknya, membantu hamba-hamba Allah, dan berbuat baik kepada mereka. Dalam semua hal tersebut, Layya bersinar dengan sinar suaminya, Ayyub AS. Kendati itu semua, Layya juga tunduk kepada ujian yang diberikan Allah Ta’ala kepadanya dan suaminya, Nabi Ayyub AS.</p>
<p>Layya sukses dalam ujian tersebut berkat pertolongan Allah SWT dan ia bisa membuktikan kejujurannya terhadap Allah SWT dan kesetiaaannya kepada suaminya yang disanjung Tuhannya dengan sanjungan yang ter-indah dan memberinya sifat sabar yang menjadikan pemiliknya termasuk orang-orang yang masuk Syurga tanpa di hisab, sebagai balasan yang pas dari Allah SWT yang dijanjikan-Nya kepada orang-orang sabar.</p>
<p>Di kisahkan bahwa istri Nabi Ayyub AS, Layya, sangat menyayangi suaminya dan sedih atas kondisi suaminya. Ketika Layya melihat suaminya berada dalam musibah yang memakan waktu cukup lama dan musibah tersebut jusru menambah rasa syukur dan kepasrahan beliau kepada Allah SWT, ia mendekat kepada Nabi Ayyub AS dan berkata &#8220;Wahai suamiku, engkau adalah orang yang doanya dikabulkan, oleh karena itu, berdoalah kepada Allah SWT agar Dia menyembuhkanmu!&#8221;</p>
<p>Nabi Ayyub AS berkata &#8220;Wahai istriku, aku telah hidup sehat selama 70 tahun, maka aku harus bersabar untuk Allah selama 70 tahun juga&#8221;</p>
<p>Ketika Layya mendengar jawaban suaminya yang sarat dengan iman, kepasrahan dan ketundukan kepada Allah SWT, ia sedih karenanya. Layya melihat suaminya dengan mata hati dan mata kepalanya, bahwa suaminya telah menjadi percontohan terindah tentang kesabaran, tunduk kepada qadha dan takdir Allah, serta berserah kepada kehendak Ilahi. Layya tahu bahwa dirinya tidak mungkin sanggup menggapai kedudukan suaminya atau naik ke tempat yang pernah di duduki oleh suaminya ketika beliau bersabar. Kendati demikian, Layya tetap berbuat baik kepada suaminya dan menjaga cintanya, karena keimanannya kepada Allah SWT dan rasul-Nya, Ayyub AS.</p>
<p>Istrinya tidak henti-hentinya mengurus segala yang dibutuhkannya, termasuk membantunya buang hajat. Suatu ketika keadaan istrinya ini  semakin lemah dan kekayaannya pun semakin menipis hingga ia bekerja pada orang lain untuk dapat memberi makan suaminya serta bisa meng-obatinya. Ia tetap sabar dan tabah dengan peristiwa yang menimpanya dan dengan hilangnya semua kekayaan, anak dari sisinya serta penderitaan yang datang bertubi-tubi setelah sebelumnya ia benar-benar merasakan banyak kenikmatan dan kemuliaan.</p>
<p>Untuk penghidupannya, Layya bekerja memotong-motong roti pada seorang pedagang roti. Setiap petang, dia pulang mendapatkan suaminya, dengan membawa beberapa potong roti yang telah dihadiahkan orang kepadanya. Tetapi setelah orang ramai tahu bahwa Layya itu adalah istri Nabi Ayyub AS, maka pedagang roti itu pun tidak mengizinkannya bekerja lagi sebagai tukang potong roti.</p>
<p>Dalam ketidakpunyaan itu, Layya tetap berjuang mencari pekerjaan untuk penghidupan mereka. Namun meski telah berusaha, tidak ada orang yang mau menerimanya bekerja, karena mereka mengetahui ia adalah istri Nabi Ayyub AS, sehingga mereka khawatir akan tertular. Dan ketika ia tidak mendapatkan seorang pun yang mau menerimanya bekerja, maka ia pun menjual salah satu dari kepangan rambutnya kepada beberapa puteri orang-orang terhormat untuk di tukar dengan makanan yang enak lagi banyak. Lalu ia membawa makanan itu kepada Nabi Ayyub AS, maka Nabi Ayyub AS bertanya, ”Dari mana kamu dapatkan makanan ini?” Dan bahkan ia menolak memakannya. Lalu istrinya pun menjawab; ”Aku bekerja pada beberapa orang”</p>
<p>Dan keesokan harinya, ia tidak juga mendapatkan orang yang mau menerimanya bekerja, lalu ia menjual kepangan rambutnya yang satu lagi dan menukarnya dengan makanan. Setelah ia bawa kepada Nabi Ayyub AS, maka beliau pun menolak dan bersumpah tidak akan memakannya sampai ia memberi tahu dari mana makanan itu di peroleh. Kemudian istrinya membuka penutup kepalanya, dan ketika melihat kepala istrinya tidak berambut, Ayyub AS berucap; “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah di timpa penyakit dan engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.”</p>
<p>Ketika itulah, rahmat Ilahi turun kepada Nabi Ayyub AS dan juga kepada istrinya, Layya, yang tidak meninggalkan beliau sepanjang tahun-tahun sakit dan musibah beliau. Mereka bisa lebih tabah dan tenang dalam mengarungi ujian yang luar biasa itu. Sehingga ketika itu, kedua pasangan ini adalah dua orang terbaik di atas permukaan bumi, sampai akhirnya Allah SWT pun sudi menyembuhkan sakit beliau dan beliau mendapatkan sentuhan Rabbani kemudian sehat seperti dulu. Bahkan semua yang pernah mereka miliki sebelumnya, telah dikembalikan. Dan itu tidak berkurang hingga mereka meninggalkan kehidupan dunia ini.</p>
<p>Jadi saudariku, inilah sejarah hidup istri Nabi Ayyub AS. Beliau adalah wanita yang sabar, penuh cinta, ahli ibadah, memuji Allah, bersyukur, dan ditentukan Allah SWT mendapatkan Syurga atas ketaatan dan kesabarannya tersebut.</p>
<p>Sungguh, Allah SWT merahmati Layya, memuliakannya atas semua kesabaran dan kesetiaannya pada suaminya, Nabi Ayyub AS. Terhadap segala macam musibah. Sehingga Dia membimbingnya kepada kemanisan cinta dan patuh dibawah naungan keridhaan Allah SWT.</p>
<p>Semoga akan ada lagi Layya lainnya di zaman ini, karena hanya dengan begitulah akan banyak pula perubahan yang baik di tengah-tengah kehidupan manusia. Meski jelas sekali bahwa kini telah terdesak dan luluh oleh rusaknya akhlak dan mandulnya peradaban dunia. Namun jika banyak sosok wanita sebagaimana Layya, maka kehidupan ini akan tetap baik dan benar.</p>
<p>Yogyakarta, 21 Februari 2012<br />
Mashudi Antoro (Oedi`)</p>
<p>[Cuplikan dari buku: "Ratapan Hidup dalam Kehidupan", karya: Mashudi Antoro]</p>
<br />Filed under: <a href='http://oediku.wordpress.com/category/buku_ku/'>Buku_ku</a>, <a href='http://oediku.wordpress.com/category/tulisan_ku/'>Tulisan_ku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/oediku.wordpress.com/4676/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/oediku.wordpress.com/4676/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/oediku.wordpress.com/4676/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/oediku.wordpress.com/4676/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/oediku.wordpress.com/4676/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/oediku.wordpress.com/4676/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/oediku.wordpress.com/4676/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/oediku.wordpress.com/4676/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/oediku.wordpress.com/4676/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/oediku.wordpress.com/4676/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/oediku.wordpress.com/4676/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/oediku.wordpress.com/4676/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/oediku.wordpress.com/4676/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/oediku.wordpress.com/4676/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4676&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oediku.wordpress.com/2012/02/21/cinta-dan-kesetiaan-layya-istri-nabi-ayyub-as/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6cb65fbfcc0817de8252d572e488c596?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">oedi`</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/istri-cium-tangan-suami-ilustrasi-istri-taat-suami.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Istri cium tangan suami - ilustrasi istri taat suami</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penciptaan Nabi Adam AS: Persenyawaan Atom dan Sinar Kosmik?</title>
		<link>http://oediku.wordpress.com/2012/02/12/penciptaan-nabi-adam-as-persenyawaan-atom-dan-sinar-kosmik/</link>
		<comments>http://oediku.wordpress.com/2012/02/12/penciptaan-nabi-adam-as-persenyawaan-atom-dan-sinar-kosmik/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Feb 2012 09:16:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan_ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oediku.wordpress.com/?p=4651</guid>
		<description><![CDATA[Sungguh, tiada yang sebanding dengan ilmu yang terkandung di dalam Al-Qur`an, karena di dalamnya sudah pasti terselip ilmu dari Sang Maha Pencipta, Allah SWT. Sehingga jika semakin di gali, maka akan kian menambah ilmu dan keimanan. Dan salah satu buktinya adalah mengenai proses penciptaan Nabi Adam AS, yang dapat dijelaskan/dibuktikan secara ilmiah modern. Untuk mempersingkat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4651&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/penciptaan-1.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4652" title="penciptaan 1" src="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/penciptaan-1.jpg?w=150&h=98" alt="" width="150" height="98" /></a>Sungguh, tiada yang sebanding dengan ilmu yang terkandung di dalam Al-Qur`an, karena di dalamnya sudah pasti terselip ilmu dari Sang Maha Pencipta, Allah SWT. Sehingga jika semakin di gali, maka akan kian menambah ilmu dan keimanan. Dan salah satu buktinya adalah mengenai proses penciptaan Nabi Adam AS, yang dapat dijelaskan/dibuktikan secara ilmiah modern.</p>
<p><span id="more-4651"></span>Untuk mempersingkat waktu, mari kita ikuti penelusuran berikut ini:</p>
<p>Di dalam tubuh manusia, 86%-nya terdiri dari 4 unsur dominan, yaitu :<br />
1. Oksigen (55%)<br />
2. Karbon (18%)<br />
3. Hidrogen (10%)<br />
4. Nitrogen (3%)</p>
<p>Hal ini, nampaknya bersesuaian dengan berita yang terkandung di dalam ayat-ayat Al-Qur’an, sebagaimana terdapat pada 6 (ayat) berikut :</p>
<p>1. QS. Ar-Rahman [55] ayat 14:<br />
<em>“Dia (Allah) menjadikan manusia dari tanah liat (shal-shal) seperti tembikar (fakhkhar = tanah yang dibakar)”.</em></p>
<p>Yang dimaksudkan dengan kata “<em>shal-shal</em>” di ayat ini ialah: tanah kering atau setengah kering yakni “zat pembakar” atau oksigen (O), sedangkan kata <em>“fakhkhar</em>“,  ialah “zat arang” atau atom karbon (C).</p>
<p>2. QS. Al-Hijr (15) ayat 28:<em><br />
“Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat; sesung-guhnya Aku (Allah) hendak menciptakan seorang manusia (Adam) dari tanah liat (shal-shal) dan lumpur hitam (hamaain) yang ber-bentuk (berupa)”</em><em></em></p>
<p>Di ayat ini kata “<em>shal-shal</em>” yang bermakna oksigen (O), sedangkan kata “<em>hamaain</em>” ialah “zat lemas” atau nitrogen (N).</p>
<p>3. QS. As-Sajadah [32] ayat 7:<em><br />
“Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan yang memulai penciptaan manusia dari thien (tanah)”</em></p>
<p>Yang dimaksud dengan kata “<em>thien</em>” (tanah) di ayat ini ialah atom hidrogen (H).</p>
<p>4. QS. Ash-Shaffaat [37] ayat 11:<br />
<em>“&#8230;., Sesungguhnya Aku (Allah) menjadikan manusia dari tanah liat (laazib)”.</em></p>
<p>Yang dimaksud dengan kata “<em>laazib</em>” (tanah liat) di ayat ini merupakan hasil persenyawaan antara “zat besi” atau ferrum (Fe) dengan Yodium, Kalium, Silika, dan Mangaan.</p>
<p>5. QS. Ali-`Imran (3) ayat 59:<em><br />
“Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: &#8220;Jadilah&#8221; (seorang manusia), maka jadi lah Dia”</em><em></em></p>
<p>Yang dimaksud dengan kata “turab” (tanah) di ayat ini ialah “unsur-unsur zat asli yang terdapat di dalam tanah” yang dinamai “zat-zat <em>anorganis</em>”.</p>
<p>6. QS. Al-Hijr (15) ayat 29:<em><br />
“Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniup kan kedalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud”</em><em></em></p>
<p>Di ayat ini, menerangkan tentang proses terakhir kejadian manusia, yaitu melalui ditiupkannya ruh. Proses yang melibatkan “campur tangan” Sang Maha Pencipta ini, menjadi pembeda antara kaum beriman dengan kaum atheis. Pihak Atheis menolak, proses munculnya kehidupan yang datangnya dari Allah SWT, sementara mereka sendiri kebingungan untuk menjawab, darimana datangnya asal kehidupan itu?</p>
<p>Pada ke enam ayat Al-Qur`an ini Allah telah menunjukkan tentang proses kejadiannya Nabi Adam sehingga berbentuk manusia, lalu ditiupkan ruh kepadanya sehingga manusia bernyawa (bertubuh jasmani dan rohani).</p>
<p>Sebagaimana disebutkan pada ayat yang ke lima tentang kata “<em>turab</em>” (tanah) ialah zat-zat asli yang terdapat di dalam tanah yang dinamai zat anorganis. Zat anorganis ini baru terjadi setelah melalui proses persenyawaan atom.</p>
<p>Jelasnya adalah persenyawaan antara fakhkhar (atom karbon (C) = zat arang), <em>shal-shal</em> (atom oksigen (O)= zat pembakar),hamaa-in (atom nitrogen (N) = zat lemas) dan thien (atom hidrogen (H) = zat air), kemudian bersenyawa dengan “laazib” yang merupakan hasil persenyawaan besi (<em>Ferrum</em>/Fe), <em>Yodium, Kalium, Silika,</em> dan <em>Mangaan.</em></p>
<p>Dalam proses persenyawaan tersebut, lalu terbentuklah “<em>turab</em>” (zat-zat anorganis) dalam QS. Ali-`Imran [3] ayat 59. Dan salah satu di antara zat-zat anorganis yang penting ialah “Zat Kalium/Ca” yang banyak terdapat dalam jaringan tubuh, terutama di dalam otot-otot. Zat Kalium ini dianggap terpenting karena mempunyai aktivitas dalam proses hayati, yakni dalam pembentukan badan halus.</p>
<p>Dengan berlangsungnya aktivitas “proteinisasi” berlanjut kepada “proses penggantian” yang disebut “substitusi”. Setelah selesai mengalami substitusi, lalu menggempurlah elektron-elektron kosmik yang mewujudkan sebab pembentukan (formasi), dinamai juga “sebab wujud” atau <em>Causa Formatis</em>.</p>
<p>Adapun sinar kosmik merupakan sinar yang mempunyai kemampuan untuk mengubah sifat-sifat zat yang berasal dari tanah. Maka dengan mudah sinar kosmik dapat mewujudkan pembentukan tubuh manusia (Adam) erupa badan kasar (jasmaniah), yang terdiri dari badan, kepala, tangan, mata, hidung telinga dan seterusnya.</p>
<p style="text-align:center;"><strong>*****</strong></p>
<p><em>Subhanallah</em>&#8230;. Begitu terang dan jelas sebuah tuntunan yang diberikan Sang Maha Pencipta, Allah SWT kepada umat manusia. Tinggal berapa gigihnya ia untuk terus menggali ilmu yang terkandung di dalam petunjuknya (Al-Qur`an) itu. Karena seseorang tidak hanya akan mendapatkan ilmu, melainkan akan bertambah pula keimanannya kepada Tuhan, Lantas, masihkah kita segan dan malas untuk mengkaji ayat-ayat Al-Qur`an??</p>
<p>Semoga dengan kajian singkat ini akan membantu kita untuk terus dari sekarang mempertebal keimanan kepada Al-Qur`an, dan termotivasi pula dalam upaya mengembalikan kejayaan Islam yang pernah di capai dimasa lalu, sehingga bisa menempatkannya di saat kini dan yang akan datang. Amin.</p>
<p style="text-align:center;"><em>&#8220;Ilmu tentang Al-Qur`an adalah yang paling pertama dan utama. Pelajarilah ia sebelum engkau mempelajari ilmu-ilmu yang lainnya. Karena pasti tetap akan lurus (iman) dan terarah kehidupanmu&#8221;<br />
</em></p>
<p>Yogyakarta, 12 Januari 2012<br />
Mashudi Antoro (Oedi`)</p>
<p>[Referensi: http://kanzunqalam.wordpress.com/2011/11/20/proses-penciptaan-nabi-adam-persenyawaan-atom-dan-sinar-kosmik/]</p>
<br />Filed under: <a href='http://oediku.wordpress.com/category/info-terbaru/'>Info Terbaru</a>, <a href='http://oediku.wordpress.com/category/tulisan_ku/'>Tulisan_ku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/oediku.wordpress.com/4651/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/oediku.wordpress.com/4651/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/oediku.wordpress.com/4651/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/oediku.wordpress.com/4651/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/oediku.wordpress.com/4651/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/oediku.wordpress.com/4651/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/oediku.wordpress.com/4651/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/oediku.wordpress.com/4651/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/oediku.wordpress.com/4651/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/oediku.wordpress.com/4651/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/oediku.wordpress.com/4651/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/oediku.wordpress.com/4651/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/oediku.wordpress.com/4651/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/oediku.wordpress.com/4651/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4651&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oediku.wordpress.com/2012/02/12/penciptaan-nabi-adam-as-persenyawaan-atom-dan-sinar-kosmik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6cb65fbfcc0817de8252d572e488c596?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">oedi`</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/penciptaan-1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">penciptaan 1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bahasa Kesedihan</title>
		<link>http://oediku.wordpress.com/2012/02/09/bahasa-kesedihan/</link>
		<comments>http://oediku.wordpress.com/2012/02/09/bahasa-kesedihan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 21:02:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oedi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku_ku]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan_ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oediku.wordpress.com/?p=4626</guid>
		<description><![CDATA[Untuk berbicara, seseorang tidak perlu mengungkapkan kata-kata, sebab ungkapan yang berasal dari gerak-gerik tubuh terkadang lebih kentara maknanya. Begitu pun dengan kesedihan, ia akan tampak dengan jelas hanya dari raut wajah atau gerak tubuh seseorang. Yang dengannya akan terbukalah semua rahasia yang tersimpan. Inilah keunikan dari kesedihan. Meski tutur kata yang dimiliki orang berbeda-beda tiap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4626&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/bahasa-kesedihan.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-4627" title="bahasa kesedihan" src="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/bahasa-kesedihan.jpg?w=150&h=99" alt="" width="150" height="99" /></a>Untuk berbicara, seseorang tidak perlu mengungkapkan kata-kata, sebab ungkapan yang berasal dari gerak-gerik tubuh terkadang lebih kentara maknanya. Begitu pun dengan kesedihan, ia akan tampak dengan jelas hanya dari raut wajah atau gerak tubuh seseorang. Yang dengannya akan terbukalah semua rahasia yang tersimpan.</p>
<p><span id="more-4626"></span>Inilah keunikan dari kesedihan. Meski tutur kata yang dimiliki orang berbeda-beda tiap bangsanya, namun bahasa kesedihan tetap sama. Kita tidak perlu memahami tiap kata yang memperlihatkan tentang kesedihan, sebab cukup dengan mengetahui ekspresi wajah seseorang, maka kita pun bisa menangkap kesedihan yang tengah dihadapinya. Sama juga dengan bahasa cinta, dengan melihat gerak-gerik orang yang tengah jatuh cinta. Kita pun akan tahu bahwa ia sedang jatuh cinta.</p>
<p>Ya. Dengan juga memahami tentang hakekat kesedihan, maka kau telah mengetahui karya Tuhan yang agung. Melalui semua ciptaan-Nya, Yang Ilahi terus saja memisahkan persoalan cerdas dan bodoh. Jika kau memang cerdas, maka kau tidak pernah merasa cerdas tapi merasa bodoh, sehingga terus giat dalam belajar. Sebaliknya, ketika kau merasa cerdas, maka selama itulah sebenarnya kau selalu dalam kebodohan.</p>
<p>Sungguh, orang yang terus menjerumuskan diri ke dalam berbagai macam urusan aktivitas duniawi adalah yang menarik diri dari keheningan Diri Yang Tertinggi. Padahal dalam Kehehingan itulah seseorang dapat merasakan indahnya ketenangan. Akibatnya, ia tetap merasakan kesedihan yang dalam meski kenikmatan hidup telah dimiliki. Tiap harinya hanya diisi dengan sesuatu yang sia-sia dan terkadang mendatangkan mara bahaya bagi dirinya. Karena ia adalah pelaku sekaligus korban nyata dari semua kesedihan.</p>
<p>Ya. Pola yang dimiliki oleh setiap manusia dalam berkarya adalah sama dengan yang dimiliki Tuhan. Bedanya, dalam bekerja maka Yang Absolut tidak pernah berhenti dan tak kenal lelah. Ia selalu aktif dan terus bergerak meski tidak bergeser dari tempat-Nya. Tidak mengorbankan integritas-Nya, karena semua yang ada tetap sebagai kesatuan diri-Nya.</p>
<p>O&#8230; jiwa yang bebas adalah yang bebas secara pribadi namun tetap melekat dengan Diri Yang Bebas. Ia selalu terikat dengan Sang Kekasih kemanapun ia pergi dan bergerak. Bernapas, mengedipkan mata, bahkan dalam tidur dan bangunnya, ia terus terikat dengan Diri Kekasihnya itu. Sehingga ia tidak luput dari peristiwa-peristiwa dunia, namun hatinya tak terpengaruh dengan permainan yang terjadi. Ia memang mengikuti setiap langkah hidupnya di dunia, tapi penghayatannya hanya untuk akherat. Ia juga terus menanggung semua penderitaan daging, namun tidak ingin hidup hanya untuk mengikuti tujuan dagingnya.</p>
<p>Untuk itu, kendalikan hasrat keinginanmu (nafsu) yang sejatinya bisa membutakanmu. Karena meskipun kecil, nafsu akan sama dengan bulan bagi bumi dan matahari. Jika dalam satu waktu antara bumi, bulan dan matahari berada pada garis lurus, maka sinar matahari yang menuju bumi akan hilang. Meski kecil, bulan akan membuat gerhana total pun terjadi, yang akibatnya sinar terang dari matahari menjadi hilang, sedangkan bumi menjadi gelap seperti malam.</p>
<p>Inilah pertanda tentang bahayanya nafsu bagi seseorang. Sering tidak diungkapkan dengan bibir, tapi sering dilakukan dalam laku hidup dan hatinya. Semakin hari, maka semakin banyak pula ia mengadopsi dari tuntunan syaitan. Berbagai macam tradisi yang bertentangan dengan aturan Ilahi juga diikuti. Yang menjadikan aspek-aspek agama yang lebih bersifat batiniah, halus, mendalam dan hikmah menjadi terkubur bersama perkembangan kebutuhan manusia. Bahkan tak pelak semua kebutuhan materi disandingkan dengan semua aturan agama. Persembahan ibadah bagi Tuhan hanya sebatas untuk bisa menggugurkan kewajiban dan bukan dengan rasa cinta yang mendalam. Sehingga ajaran yang dibawa oleh sang kekasih (Muhammad) terus menjadi kamuflase dalam kehidupan.</p>
<p>O&#8230; bukan dengan padangan seperti itu yang harus kau miliki duhai kekasihku. Karena kebebasan spiritual yang sejati adalah hasil bentukan dari transformasi seluruh sifat dasar manusia lalu dihubungkan dengan semua hukum Tuhan yang abadi. Jika kau masih mendiami tubuh tanah liatmu, maka jangan pernah kabur dari kehendak-Nya, yaitu mematuhi semua perintah dan larangan-Nya dengan tekun.</p>
<p><a href="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/bahasa-kesedihan-1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4643" title="bahasa kesedihan 1" src="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/bahasa-kesedihan-1.jpg?w=228&h=300" alt="" width="228" height="300" /></a></p>
<p>Kita harus selalu menegakkan hukum Allah, karena Dia-lah yang mengatur tatanan kehidupan manusia. Dia yang memerintah dan Dia pula yang memutuskan aturan moral. Sehingga, bila kau bisa memutuskan bahwa mematuhi hukum-Nya adalah bukan suatu paksaan &#8211; melainkan kesukaan dalam persatuan dengan Diri-Nya -, maka dirimu telah menemui tujuan yang paripurna. Yaitu cinta yang didasarkan pada kesadaran diri.</p>
<p>Ya. Sifat yang termurnikan adalah sesuatu yang terlepas dari bahasa kesedihan. Dengan bibir atau tubuhnya, ia tidak lagi lekat dengan rasa sedihnya, sehingga tak perlu mengeluarkan bahasa tubuh yang menandakan bahwa ia tengah berduka. Sebab, semuanya telah hilang dari dalam dirinya, yang membuat setiap langkah hari-harinya terpenuhi dengan semangat yang membara dan gairah cinta sejati.</p>
<p>Jika tubuh, pikiran, hati dan ruh dapat bekerja bersamaan secara adil, maka dengan sempurna akan menghasilkan kebaikan. Pencerahan dalam ilmu dan pengetahuan akan terjadi. Sehingga tidak perlu lagi larut dengan kesedihan, atau merasa terkurung dalam satu keadaan yang sulit. Karena kebebasan bukan hanya perkara lepasnya diri dari penderitaan, melainkan juga diiringi kesedihan. Yang karenanya seseorang mau terus berusaha dan pantang menyerah dengan keadaan.</p>
<p>Sungguh, kebebasan tidak pernah didapatkan dari penghancuran. Sedangkan bahasa kesedihan adalah jalan yang sejajar dengan kejahatan itu. Memang keseluruhan sifat manusia akan tunduk pada kiamat dari Tuhan, tapi ia berhak menentukan untuk lepas dari kesedihan. Meski tiada yang dapat terhindar dari kehendak-Nya, namun siapa saja bisa memilih akhir dari kehidupannya.</p>
<p>Untuk itu, ketika seseorang telah mendasarkan dirinya dengan kuat pada hakekat Eksistensi Tertinggi, maka kebebasan spiritual yang abadi akan terlaksana. Jiwa-jiwanya tetap bebas lepas untuk kapan dan dimana saja harus mengagungkan Yang Universal, tanpa kendala. Sebab, kiblatnya adalah kalbu yang bercahaya dengan tidak ada kegelapan. Sedangkan Cahaya yang terang benderang akan terus menemani kehidupan.</p>
<p>Dengan cara yang sama, maka saat menyadari bahwa kesedihan hakekatnya adalah sebuah kebahagiaan, maka seseorang akan terbebas dari belenggu kesia-siaan. Begitupun diri yang telah mencapai rasa cinta yang suci, tidak pernah membahasakan kesedihan dalam bahasa apapun. Karena lidah kehidupannya terus digerakkan dalam cinta yang bahagia.</p>
<p>Sungguh, dunia ini akan terus bergerak sebagaimana kodrat-Nya. Namun ketika kau larut dalam kesedihan, maka seolah-olah kau sedang  menghentikan putaran rodanya. Apapun tindakan yang kau lakukan, bila atas nama kesedihan atau dalam bentuk bahasa kesedihan adalah bukan sebuah kebaikan. Keadaan tidak akan membaik sebelum kau terlepas dari kedunguan dan kebingungan itu. Padahal masalah waktu, siapa yang bisa mengetahui kapan ia berakhir?</p>
<p>Adalah batas kematangan dan kemajuan kita akan berkembang saat rasa kesedihan tidak menjadi hal yang menakutkan, atau sesuatu yang menghantui waktu-waktu dalam kehidupan. Dan sampai pada titik tertentu, maka siapapun akan memperoleh hasil yang sepandan dengan setiap usaha yang dilakukannya. Bukan karena terkekang oleh takdir Ilahi, melainkan memang telah terangkum dalam manifestasi Yang Universal.</p>
<p>O&#8230; Yang Absolut telah menetapkan bahwa kesedihan adalah juga kebahagiaan. Lantas mengapa dirimu masih saja tidak mau menerima bila kebahagiaan bisa ada lantaran ada kesedihan? Dan mengapa kesedihan terus di asingkan dari kehidupan? Padahal bila dengan sadar mengetahuinya, justru hanya dengan kesedihanlah – terutama sedih karena sedikitnya amal kebaikan – maka kau pun akan berusaha memperbaiki keadaan. Membebaskan diri dari setiap belenggu kekufuran.</p>
<p>Untuk itu, yang membedakan antara manusia dengan hewan adalah tentang kemampuannya dalam membedakan mana yang salah dan benar. Bahkan di antara manusia ada lagi yang bisa membedakan mereka, yaitu kemampuannya dalam meletakkan sesuatu itu tepat pada tempatnya. Itu pula yang terkandung di dalam kesedihan. Jika seseorang bisa meletakkan kesedihan pada tempatnya yang sesuai, maka ia telah sempurna dalam memiliki kebijaksanaan.</p>
<p>Ya. Elemen-elemen yang ada di dunia ini memang terlalu banyak mengandung kejahatan dan tindakan amoral. Sehingga untuk apa kita masih menambahkannya dengan kesedihan yang menyatu di dalam akal dan pikiran. Padahal itulah yang akan mendatangkan kejahatan dengan hasil yang tidak sesuai dengan nilai kebenaran Tuhan. Sehingga, hanya melalui kesadaran bahwa tidak ada yang tidak bermanfaat &#8211; termasuk kesedihan &#8211; di dunia ini, maka seseorang akan mendapatkan ketenangan yang abadi.</p>
<p>Lalu, ketika ia bisa terus menerobos gelapnya ruang kesedihan, maka ada kesempatan untuk dapat menemukan terangnya sinar kebebasan. Dan saat jiwanya telah bebas dari belengggu yang menyesakkan itu, sudah bisa dipastikan bahwa ia pun mendapatkan kemuliaan. Yang semua orang jelas memimpikannya.</p>
<p>O&#8230; sudahi bahasa dan sikap sedihmu sejak saat ini juga. Mulai detik pertama membaca tulisan ini, maka tidak sepantasnya engkau tetap larut dalam kesedihan yang dungu. Karena bagi mereka yang telah bebas, maka setiap kesedihan adalah semangat. Setiap kegundahan adalah cikal bakal kebaikan yang lebih. Dan semua kemalangan adalah anugerah besar agar ia terhindar dari kekufuran. Sehingga ia akan menjadikan semua kesedihan adalah instropeksi dan usaha dalam memperbaiki diri. Bukan malah berkecil hati dan putus asa, melainkan tetap sabar dan cinta.</p>
<p>Yogyakarta, 10 Februari 2012<br />
Mashudi Antoro (Oedi`)</p>
<p>[Cuplikan dari buku "Kesedihan yang Indah", karya: Mashudi Antoro]</p>
<br />Filed under: <a href='http://oediku.wordpress.com/category/buku_ku/'>Buku_ku</a>, <a href='http://oediku.wordpress.com/category/tulisan_ku/'>Tulisan_ku</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/oediku.wordpress.com/4626/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/oediku.wordpress.com/4626/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/oediku.wordpress.com/4626/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/oediku.wordpress.com/4626/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/oediku.wordpress.com/4626/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/oediku.wordpress.com/4626/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/oediku.wordpress.com/4626/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/oediku.wordpress.com/4626/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/oediku.wordpress.com/4626/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/oediku.wordpress.com/4626/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/oediku.wordpress.com/4626/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/oediku.wordpress.com/4626/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/oediku.wordpress.com/4626/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/oediku.wordpress.com/4626/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=oediku.wordpress.com&#038;blog=3769871&#038;post=4626&#038;subd=oediku&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oediku.wordpress.com/2012/02/09/bahasa-kesedihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6cb65fbfcc0817de8252d572e488c596?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">oedi`</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/bahasa-kesedihan.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">bahasa kesedihan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://oediku.files.wordpress.com/2012/02/bahasa-kesedihan-1.jpg?w=228" medium="image">
			<media:title type="html">bahasa kesedihan 1</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
