Saudaraku sekalian. Meneruskan tulisan sebelumnya, yaitu tentang sosok Abu Bakar Ash-Shiddiq RA, maka kali ini saya sengaja mengajak Anda sekalian untuk mengulik kisah hidup seorang Umar ibn Khaththab RA. Seorang sahabat Rasulullah Muhammad SAW yang dijuluki sebagai Al-Faruq (sang pembeda kebenaran dan kebathilan). Sosok yang tegas dan berwibawa. Yang tak kenal takut kecuali kepada Allah SWT dan teramat cinta kepada kekasih-Nya, Muhammad SAW. Dan sosok yang terbukti zuhud dan cerdas dalam kehidupan dunia.
Arsip Bulanan: Februari 2012
Keindahan cinta dari Al-Faruq (Umar ibn Khaththab RA)
Cinta Suci dari Abu Bakar Ash-Shiddiq RA
Saudaraku sekalian. Dalam kesempatan ini, sekali lagi saya mengajak Anda untuk mengulik sosok pribadi yang mulia dan penuh cinta kasih. Dialah sahabat Rasulullah SAW yang bernama Abu Bakar Ash-Shiddiq RA. Yang dari awal kehidupannya memang telah mencirikan pribadi yang baik dalam kehidupannya. Seperti pernyataannya ketika ia di tanya apakah pernah meminum khomr (minuman keras); ”Apakah engkau pernah meminum khomr di masa jahiliyah?” Abu Bakar Ash-Shiddiq menjawab: “A’udzubillah (aku berlindung kepada Allah)”. Kemudian ia di tanya lagi, “Kenapa?”. Abu Bakar menjawab: “Aku menjaga dan memelihara muru’ah-ku (kehormatanku), apabila aku minum khomr, maka hal itu akan menghilangkan kehormatanku.”
Biarkan Hatimu Berbicara
Wahai kekasihku. Jauh di dalam dirimu ada sebuah sumber pengetahuan yang murni. Kearifannya akan senantiasa menghantarkan diri pada kebenaran yang hakiki. Kebijaksanaannya akan menjelmakan diri sebagai pribadi yang cerdas dan berkualitas dalam keimanan. Itulah kata hati, yang bersuara keras dan berulang kali mengingatkan setiap pribadi. Tapi sayang tidak seberapa banyak yang teguh menjadikannya sebagai guru dalam kehidupan.
Cinta dan kesetiaan Layya (istri Nabi Ayyub AS)
Saudariku sekalian, kali ini aku sengaja mengajakmu untuk lebih menyelami sikap seorang wanita sejati. Sikap yang bisa menjadikanmu sebagai seorang yang dicintai oleh pribadi yang shalih, juga oleh Allah SWT. Dan dalam tulisan ini, materi yang akan kita bahas adalah tentang sikap sabar dan setianya istri Nabi Ayyub AS. Yang tentunya bisa dijadikan sebagai pedoman utama dalam kehidupanmu di dunia ini. Demi kehidupan akherat yang lebih mulia dan di ridhai-Nya
Bahasa Kesedihan
Untuk berbicara, seseorang tidak perlu mengungkapkan kata-kata, sebab ungkapan yang berasal dari gerak-gerik tubuh terkadang lebih kentara maknanya. Begitu pun dengan kesedihan, ia akan tampak dengan jelas hanya dari raut wajah atau gerak tubuh seseorang. Yang dengannya akan terbukalah semua rahasia yang tersimpan.


