RSS

Asal Usul dan Sepakterjang Bangsa Yahudi (Bani Israel)

04 Mar

Siapa yang tidak mengenal kaum Yahudi atau dengan sebutan lain sebagai Bani Israel. Sejarah dan kisah perjalanan hidup mereka telah di muat dalam kitab-kitab agama (Taurat, Zabur, Injil dan Al-Qur`an). Dimana ada kebaikan yang terjadi, namun tidak sedikit yang terabadikan dalam kekejian, kemunafikan dan pembangkangan terhadap aturan Tuhan.

Untuk lebih jelasnya, berikut diberikan penjelasan mengenai bangsa ini:

1. Sejarah asal usul
Kata Israel di ambil dari gelar Nabi Ya`kub AS sendiri. Semua bermula dari pertengkaran sengit antara dia dengan saudara  kembarnya yaitu Isu (Esau). Lalu, untuk menyelamatkan dirinya Nabi Ya’kub AS ber-“isra,” yakni berjalan pada malam hari ke negeri  pamannya, Laban, di kampung Ur, di distrik Kildani, Iraq. Sehingga karena ber-isra` inilah Nabi Ya’kub AS kemudian diberi gelar Israel. Sedangkan kata Yahudi sendiri berasal dari penisbatan segolongan kaum kepada seorang putra dari Nabi Ya`kub AS yang bernama Yehuda. Kemudian dari 12 anak Nabi Ya`kub AS lah – termasuk Nabi Yusuf AS – disebut sebagai bani Israel. Setelah itu dikukuhkan kembali oleh Nabi Musa AS saat beliau memimpin umat ini.

Jadi, pada dasarnya mereka ini berasal dari satu keturunan yang sama dengan bani Ismail yaitu dari Nabi Ibrahim AS sebagai bapaknya. Bani Ismail berasal dari Nabi Ismail AS yang belakangan menjadi kaum Quraiys, sedangkan bani Israel berasal dari Nabi Ishaq AS yang belakangan menjadi kaum Yahudi.

Berikut gambaran silsilahnya:
Ibrahim -> Ishaq -> Ya`kub -> Yusuf -> dan seterusnya => disebut bani Israel
Ibrahim -> Ismail -> tidak ada nabi -> Muhammad => disebut bani Ismail

2. Sepak terjang bangsa Yahudi
Bangsa Yahudi sangat terobsesi dengan kitab suci mereka yang bernama Talmud. Dimana sebagian isinya menganggap bahwa hanya merekalah satu-satunya bangsa yang dipilih oleh Tuhan untuk menguasai dunia ini. Ini jelas telah menyimpang dari ajaran pokok kitab Taurat yang di turunkan Allah SWT kepada Nabi Musa AS. Orang yang berjasa membebaskan mereka dari cengkeraman keji raja Mesir, yaitu Fira`un.

Sedari awal mereka telah membangkang dari kodrat-Nya dengan mengingkari kenabian Ismail AS dan keturunannya. Mereka hanya menganggap bahwa keturunan Nabi Ibrahim AS hanyalah Nabi Ishaq AS saja karena berasal dari istri pertama Nabi Ibrahim AS, yaitu Sarah. Sedangkan Nabi Ismail AS yang berasal dari istri kedua (Hajar) tidak pernah di akui hingga kini.

Selain itu, bani Israel ini memang satu-satunya umat manusia yang paling sulit di atur. Buktinya ketika mereka masih di bawah bimbingan Nabi Musa AS saja telah begitu berani menentang perintah sang nabi. Seperti saat Nabi Musa AS harus menyendiri di atas bukit Tursina untuk mendapatkan petunjuk dari Allah. Mereka pun dengan berani melakukan perbuatan syirik dengan menyembah patung sapi bikinan seorang penyihir yang bernama Samiri. Meski telah di peringatkan oleh Nabi Harun AS, mereka tetap tidak mau peduli, bahkan sang nabi pun akan mereka bunuh.

Atas kecongkakkan dan kesombongan ini, Tuhan pun murka kepada bani Israel. Akibatnya, beratus-ratus tahun mereka harus menjadi warga negara kelas bawah yang sering tertindas di negeri dimana mereka tinggal. Meski sempat mempunyai kerajaan yang dibangun oleh Nabi Daud AS dan mencapai masa keemasannya saat di tangan Nabi Sulaiman AS. Namun, kerajaan ini kemudian pecah menjadi dua karena intrik, lalu menjadi lemah dan akhirnya mereka pun di jajah oleh Fira`un Nekho. Diusir sebagai orang buangan oleh raja Nebukadnezar dari bangsa Babilonia. Di jajah lagi oleh bangsa Romawi. Dan di zaman moderen pun dibantai oleh Nazi, Jerman.

Namun, meski hukuman itu adalah wujud nyata dari kemurkaan Tuhan, itu tidak membuat mereka jera dan bertobat. Malah dihati bangsa ini menjadi makin dendam  untuk terus melawan Tuhan. Kecongkakkan mereka pun semakin menggila dengan menganggap dirinya sebagai bangsa pilihan Tuhan satu-satunya dan paling berhak memerintah dunia ini, sedangkan bangsa yang lain tidak masalah bila di jadikan sebagai budak yang setara dengan binatang. Mereka pun dengan sombongnya telah bersumpah untuk memerangi agama lain selain agama mereka dengan segala cara. Persis ketika Iblis bersumpah kepada Tuhan untuk memperdayai anak cucu Adam AS sampai hari kiamat nanti.

Untuk itu Allah SWT pun mengingatkan di dalam Al-Qur`an seperti pada surat Al-Baqarah [2] ayat 120:
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka,…”

3. Tentang Zionisme
Awalnya Nabi Daud AS, yang juga seorang raja, menaklukkan bukit Zion yang merupakan benteng dari kaum Yabus. Setelah itu, Nabi Daud AS pun tinggal di benteng itu dan diberinya nama: “bandar Daud”.

Sejak itu maka Zion menjadi tempat suci, dikeramatkan orang-orang Yahudi yang mereka percayai bahwa Tuhan pun tinggal di tempat itu: “Indahkanlah suaramu untuk Tuhan Yang menetap di Zion” (Mazmur 9:11).

Walaupun Nabi Musa AS tidak pernah menginjakkan kaki beliau di sana, namun orang-orang Yahudi menganggap bahwa Nabi Musa AS adalah pemimpin pertama kaum Zionis. Sedangkan Zionisme ialah gerakan orang-orang Yahudi yang bersifat ideologis untuk menetap di Palestina, yakni di bukit Zion dan sekitarnya.

Untuk mencapai cita-citanya, Zionisme ini membangkitkan fanatisme kebangsaan (keyahudian) dan keagamaan dengan mempergunakan cara kekerasan untuk sampai kepada tujuannya. Zionisme memakai beberapa tipudaya untuk mengurangi dan menghilangkan sama sekali penggunaan kata “Palestina”, yakni mengganti dengan perkataan-perkataan lain yang berkaitan dengan sejarah bangsa Yahudi di negeri itu. Digunakanlah nama “Israel” untuk negara yang telah didirikan oleh mereka, sebab Zionisme di Palestina identik dengan kekerasan, kezaliman dan kehancuran.

Kaum Zionis mengambil nama Israel adalah untuk siasat guna mengelabui dan menipu publik bahwa negara Israel itu tidak akan menggunakan cara-cara yang biasa digunakan oleh kaum Zionis. Padahal hakikatnya secara substansial tidak ada perbedaan sama sekali antara Israel dengan Zionisme. Israel sendiri berasal dari dua kata, “isra” yang mempunyai arti hamba, dan “ell” yang berarti Allah.

Secara substansial protokol Zionisme adalah suatu konspirasi jahat terhadap kemanusiaan. Protokol berarti pernyataan jika dinisbatkan kepada para konseptornya, dan berarti laporan yang diterima serta di dukung sebagai suatu keputusan jika dikaitkan pada muktamar di Bale, Switzerland, tahun 1897, yang diprakarsai oleh Teodor Herzl.

Protokol-protokol itu yang sebagai dokumen rahasia disimpan di tempat rahasia, namun beberapa diantaranya dibocorkan oleh seorang nyonya berkebangsaan Perancis yang beragama Kristen di tahun 1901. Dalam pertemuan antara nyonya itu dengan seorang pemimpin teras Zionis di rumah rahasia golongan Mesonik di Paris, nyonya itu sempat melihat sebagian dari protokol-protokol itu. Nyonya itu sangat terperanjat setelah membaca isinya. Ia berhasil mencuri sebagian dari dokumen rahasia itu, yang disampaikannya kepada Alex Nikola Nivieh, ketua dinas rahasia Kekaisaran Rusia Timur.

Sebagian kecil dari protokol-protokol Zionisme itu seperti berikut ini:
“Manusia terbagi atas dua bagian, yaitu Yahudi dan non-Yahudi yang disebut Joyeem atau Umami. Jiwa-jiwa Yahudi dicipta dari jiwa Tuhan, hanya mereka sajalah anak-anak Tuhan yang suci-murni. Kaum Umami berasal-usul dari syaithan, dan tujuan penciptan Umami ini untuk berkhidmat kepada kaum Yahudi. Jadi kaum Yahudi merupakan pokok dari anasir kemanusiaan sedangkan kaum Umami adalah sebagai budak Yahudi. Kaum Yahudi boleh mencuri bahkan merampas harta benda kaum Umami, boleh menipu mereka, berbohong kepada mereka, boleh menganiaya, boleh membunuh serta memperkosa mereka”

Jadi, sesungguhnya tabiat asli kaum Yahudi ini bukan hanya ada disebutkan dalam protokol dokumen rahasia Zionis tersebut, melainkan ini adalah warisan turun temurun sejak cucu Nabi Ibrahim AS dari jalur Nabi Ishaq AS ini mulai mengalami dekadensi (baca: busuk ke dalam) sepeninggal Nabi Sulaiman AS. Ini di ungkap dalam Al-Qur`an surat Ali-`Imraan [3] ayat 75:
“Di antara Ahli kitab ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya harta yang banyak, dikembalikannya kepadamu; dan di antara mereka ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya satu dinar, tidak dikembalikannya kepadamu kecuali jika kamu selalu menagihnya. Yang demikian itu lantaran mereka mengatakan: “tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi (manusia di luar kaum mereka). Mereka berkata dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui”

Protokol Zionisme tentang faham jiwa-jiwa Yahudi dicipta dari jiwa Tuhan, hanya mereka sajalah anak-anak Tuhan yang suci-murni, sangatlah menyimpang dari syari’at yang dibawakan oleh Nabi Musa AS. Mereka yang menyimpang inilah yang dimaksud dalam Al-Qur`an surat Al-Fa-tihah [1] ayat 7 sebagai “al-maghdhub” yang artinya “yang di murkai”.

Protokol-protokol Zionisme itu merancang juklatnya dengan menyebarkan faham-faham yang bermacam-macam. Faham yang mereka tebarkan berbeda dari masa ke masa. Suatu waktu mempublikasikan sekularisme kapitalisme, suatu waktu menebar atheisme komunisme, suatu waktu berselubung agnostik sosialisme. Dan untuk  bisa menebarkan pengaruh di tingkat internasional, protokol-protokol itu antara lain telah berisikan perencanaan keuangan bagi kerajaan Yahudi Internasional yang menyangkut mata uang, pinjaman-pinjaman, dan bursa. Media surat kabar adalah salah satu kekuatan besar dan melalui jalan ini akan dapat memimpin dunia. Manusia akan lebih mudah ditundukkan dengan bencana kemiskinan daripada ditundukkan oleh undang-undang.

Pada tahun 1902 dokumen rahasia Zionis itu diterbitkan dalam bentuk buku berbahasa Rusia oleh Prof. Nilus dengan judul ‘PROTOKOLAT ZIONISME’. Dalam kata pengantarnya Prof. Nilus berseru kepada bangsanya agar berhati-hati akan satu bahaya yang belum terjadi. Dengan seruan itu terbongkarlah niat jahat Yahudi, dan huru-hura pun tak bisa dikendalikan lagi, dimana saat itu telah terbantai lebih kurang 10.000 orang Yahudi. Theodor Herzl, tokoh Zionis Internasional berteriak geram atas terbongkarnya Protokolat mereka yang amat rahasia itu, karena tercuri dari pusat penyimpanannya yang dirahasiakan, dan penyebarluasannya sebelum saatnya akan membawa bencana.

Peristiwa pembantaian atas orang-orang Yahudi itu mereka rahasiakan. Lalu mereka bergegas membeli dan memborong habis semua buku itu dari toko-toko buku. Untuk itu, mereka tidak segan-segan membuang beaya apa saja yang ada, seperti; emas, perak, wanita, dan sarana apa saja, asal naskah-naskah itu bisa disita oleh mereka.

Mereka juga menggunakan semua pengaruhnya di Inggris, supaya Inggris mau menekan Rusia untuk menghentikan pembantaian terhadap orang-orang Yahudi di sana. Semua itu bisa terlaksana setelah usaha yang amat berat.

Pada tahun 1905 kembali Prof. Nilus mencetak ulang buku itu dengan amat cepat dan mengherankan. Pada tahun 1917 kembali dicetak lagi, akan tetapi para pendukung Bolshvic menyita buku protokolat itu dan melarangnya sampai saat ini. Namun sebuah naskah lolos dari Rusia dan diselundupkan ke Inggris oleh seorang wartawan surat kabar Inggris ‘The Morning Post’ yang bernama Victor E.Mars dan dalam usahanya memuat berita revolusi Rusia. Ia segera mencarinya di perpustakaan Inggris, maka didapatinya estimasi tentang akan terjadinya revolusi komunis. Ini sebelum lima belas tahun terjadi, yakni di tahun 1901. Kemudian wartawan itu menterjemahkan Protokolat Zionis itu ke dalam bahasa Inggris dan dicetak pada tahun 1912.

Hingga kini tidak ada satu pun penerbit di Inggris yang berani mencetak Protokolat Zionis itu, karena kuatnya pengaruh mereka di sana. Demikian pula terjadi di Amerika. Kemudian buku itu muncul di Jerman pada tahun 1919 dan tersebar luas ke beberapa negara. Akhirnya buku itu diterjemahkan ke dalam bahasa Arab, antara lain oleh Muhammad Khalifah At-Tunisi dan dimuat dalam majalah Mimbarusy-Syarq tahun 1950.

Perlu diketahui, bahwa tidak ada orang yang berani mempublikasikan Protokolat itu, kecuali ia berani menghadapi tantangan dan kritik pedas pada koran-koran mereka, sebagaimana yang dialami oleh penerjemah ke dalam bahasa Arab yang dikecam dalam dua koran berbahasa Perancis yang terbit di Mesir.

Setelah melalui proses yang amat panjang, akhirnya pada 14 Mei 1948 kaum Yahudi memproklamirkan berdirinya negara Israel. Dengan kemerdekaan ini, cita-cita orang-orang Yahudi yang tersebar di berbagai belahan dunia untuk mendirikan negara sendiri, tercapai. Mereka berhasil melaksanakan “amanat” yang disampaikan Theodore Herzl dalam tulisannya Der Judenstaat (Negara Yahudi) sejak tahun 1896. Tidaklah mengherankan jika di tengah-tengah negara-negara Timur Tengah yang mayoritas menganut agama Islam, ada sekelompok manusia yang berkebudayaan dan bergaya hidup Barat. Mereka adalah para imigran Yahudi yang didatangkan dari berbagai negara di dunia karena mengalami pembantaian oleh penguasa setempat.

Sejak awal Israel sudah tidak diterima kehadirannya di Palestina, bahkan di daerah mana pun mereka berada. Karena merasa memiliki keterikatan historis dengan Palestina, akhirnya mereka berbondong-bondong datang ke Palestina. Imigrasi besar-besaran kaum Yahudi ini terjadi sejak akhir tahun 1700-an. Akibat pembantaian yang diderita, maka mereka pun merasa harus mencari tempat yang aman untuk ditempati. Oleh Inggris mereka ditawarkan untuk memilih kawasan Argentina, Uganda, atau Palestina untuk ditempati, dan Herzl lebih memilih Palestina.

Herzl adalah The Founding Father of Zionism. Dia menggunakan zionisme sebagai kendaraan politiknya dalam merebut Palestina. Kemampuannya dalam melobi para penguasa dunia tidak diragukan lagi. Sederetan orang-orang terkenal di dunia seperti Paus Roma, Kaisar Wilhelm Jerman, Ratu Victoria Inggris, dan Sultan Turki di Istambul telah ditaklukkannya. Zionisme adalah otak dalam perebutan wilayah Palestina dan serangkaian pembantaian yang dilakukan Yahudi.

Dengan berdatangannya bangsa Yahudi ke Palestina secara besar-besaran, telah menyebabkan kemarahan dari penduduk Palestina. Gelombang pertama imigrasi Yahudi terjadi pada tahun 1882 hingga 1903. Ketika itu sebanyak 25.000 orang Yahudi berhasil dipindahkan ke Palestina. Mulailah terjadi perampasan tanah milik penduduk Palestina oleh pendatang Yahudi. Bentrokan pun tidak dapat dihindari. Kemudian gelombang kedua pun berlanjut pada tahun 1904 hingga 1914. Pada masa inilah, perlawanan sporadis bangsa Palestina mulai merebak.

Berdasarkan hasil perjanjian Sykes Picot tahun 1915 yang secara rahasia dan sepihak telah menempatkan Palestina berada di bawah kekuasaan Inggris. Dengan berlakunya sistem mandat atas Palestina, Inggris membuka pintu lebar-lebar untuk para imigran Yahudi dan hal ini memancing protes keras dari bangsa Palestina.

Aksi Inggris selanjutnya adalah memberikan persetujuannya melalui Deklarasi Balfour pada tahun 1917 agar Yahudi mempunyai tempat tinggal di Palestina. John Norton More dalam bukunya The Arab-Israeli Conflict mengatakan bahwa Deklarasi Balfour telah menina-bobokan penguasa Arab terhadap pengkhiatan Inggris yang menyerahkan Palestina kepada Zionis.

Pada tahun 1947 mandat Inggris atas Palestina berakhir dan PBB mengambil alih kekuasaan. Resolusi DK PBB No. 181 (II) tanggal 29 November 1947 membagi Palestina menjadi tiga bagian. Hal ini mendapat protes keras dari penduduk Palestina. Mereka menggelar demonstrasi besar-besaran menentang kebijakan PBB ini. Bantuan dari beberapa negara Arab dalam bentuk persenjataan perang mengalir ke Palestina. Namun. saat itu pula menyusul pembubaran gerakan Ikhwanul Muslimin di Mesir dan pembunuhan terhadap Hasan al-Banna yang banyak berperan dalam membela Palestina dari cengkraman Israel. Lain halnya yang dilakukan dengan bangsa Yahudi. Dengan suka cita mereka mengadakan perayaan atas kemenangan besar ini.

Apa yang dilakukan Yahudi dalam merebut Palestina tidaklah terlepas dari dukungan Inggris dan Amerika. Berkat dua negara besar inilah akhirnya Yahudi dapat menduduki Palestina secara paksa walaupun proses yang harus dilalui begitu panjang dan sulit. Palestina menjadi negara yang tercabik-cabik selama 30 tahun pendudukan Inggris. Sejak 1918 hingga 1948, sekitar 600.000 orang Yahudi diperbolehkan menempati wilayah Palestina. Penjara-penjara dan kamp-kamp konsentrasi selalu dipadati penduduk Palestina akibat pemberontakan yang mereka lakukan dalam melawan kekejaman Israel.

Tahun 1956, Gurun Sinai dan Jalur Gaza dikuasai Israel, setelah gerakan Islam di kawasan Arab dipukul dan Abdul Qadir Audah, Muhammad Firgholi, dan Yusuf Thol’at yang terlibat langsung dalam peperangan dengan Yahudi di Palestina dihukum mati oleh rezim Mesir. Dan pada tahun 1967, semua kawasan Palestina jatuh ke tangan Israel. Peristiwa itu terjadi setelah penggempuran terhadap Gerakan Islam dan hukuman gantung terhadap Sayyid Qutb yang amat ditakuti kaum Yahudi. Tahun 1977, terjadi serangan terhadap Libanon dan perjanjian Camp David yang disponsori oleh mendiang Anwar Sadat dari Mesir.

Akhirnya pada Desember 1987, perjuangan rakyat Palestina terhimpun dalam satu kekuatan setelah sekian lama melakukan perlawanan secara sporadis terhadap Israel. Gerakan Intifadhah telah menyatukan solidaritas rakyat Palestina. Intifadhah merupakan aksi pemberontakan massal yang didukung massa dalam jumlah terbesar sejak tahun 1930-an. Sifat perlawanan ini radikal revolusioner dalam bentuk aksi massal rakyat sipil.

Adanya kehendak kolektif untuk memberontak sudah tidak dapat ditahan lagi. Untuk tetap bertahan dalam skema transformasi masyarakat yang menghindari aksi kekerasan, maka atas prakarsa Syekh Ahmad Yassin dibentuklah HAMAS (Harakah al-Muqawwah al-Islamiyah) pada bulan Januari 1988, sebagai wadah aspirasi rakyat Palestina yang bertujuan mengusir Israel dari Palestina, mendirikan negara Islam Palestina, dan memelihara kesucian Masjid Al-Aqsha. HAMAS merupakan “anak” dari Ikhwanul Muslimin karena para anggotanya berasal dari para pengikut gerakan Ikhwanul Muslimin.

Perlawanan terhadap Israel semakin gencar dilakukan dan mengakibatkan kerugian material bagi Israel berupa kehancuran pertumbuhan ekonomi, penurunan produksi industri dan pertanian, serta penurunan investasi. Kerugian lainnya yaitu hilangnya ketenangan dan rasa aman bangsa Israel.

Namun, karena tokoh-tokoh Yahudi banyak terjun ke media massa, terutama koran dan industri film. Hollywood misalnya didirikan oleh Adolf Zuckjor bersaudara dan Samuel-Goldwyn- Meyer (MGM). Maka dominasi yang luar biasa ini, membuat mereka berhasil mengubah bangsa Palestina yang sebenarnya adalah korban dari kaum Zionis menjadi pihak ”penjahat” di mata dunia.

Selain itu, apakah Anda tau siapa yang menguasai kantor-kantor berita seperti Reuter, Assosiated Press, United Press International, surat kabar Times dan jaringan telivisi terkenal dunia serta perusahaan film di Hollywood? Semuanya adalah bangsa Yahudi. Reuter didirikan oleh Yahudi Jerman, Julius Paul Reuter yang bernama asli Israel Beer Josaphat. Melalui jaringan informasi dan media komunikasi massa inilah mereka menciptakan image negatif terhadap Islam, seperti Islam Fundamentalis, Islam Teroris, dan lain sebagainya. Demikian gencarnya propaganda ini, sampai-sampai orang Islam sendiri ada yang phobia Islam.

4. Penutup
Tidak ada manipulasi sejarah yang lebih dahsyat dari pada yang dilakukan kaum Zionis terhadap bangsa Palestina. Kongres Zionis I di Basle merupakan titik balik dari sejarah usaha perampasan tanah Palestina dari bangsa Arab. Namun hebatnya, para perampas ini tidak dianggap sebagai ”perampok” tetapi malahan dipuja-puja sebagai ”pahlawan” dan bangsa Arab yang melawannya dianggap sebagai ”teroris” atau penjahat yang perlu dihancurkan.

Salah satu kunci untuk memahami semua ini ialah karena sejak Kongres I kaum Zionis sudah mengerti kunci dari perjuangan di abad 20, yakni: diplomasi, lobi, dan penguasaan media massa. Herzl sebagai seorang wartawan yang berpengalaman dengan tangkas memanfaatkan tiga senjata handal dalam perjuangan politik abad moderen ini. Sejak Kongres I, dia sangat rajin melobi para pembesar di Eropa, mendekati wartawan, dan melancarkan diplomasi ke berbagai negara. Hasilnya sungguh luar biasa. Zionisme lantas diterima sebagai gerakan politik yang sah bagi usaha merampas tanah Palestina untuk bangsa Yahudi.

Edward Said, dalam bukunya Blaming The Victims secara jitu mengungkapkan bagaimana media massa Amerika menciptakan gambaran negatif bagi bangsa Palestina. Sekitar 25 persen wartawan di Washington dan New York adalah Yahudi, sebaliknya hampir tidak ada koran atau TV Amerika terkemuka yang mempunyai wartawan Arab atau Muslim. Kondisi ini berbeda dengan media Eropa yang meskipun dalam jumlah terbatas masih memiliki wartawan Arab atau muslim. Dengan demikian laporan tentang Palestina di media Eropa secara umum lebih ”fair” daripada media Amerika.

Edward Said yang terkenal dengan bukunya Orientalism (Verso 1978), menguraikan apa yang dilakukan kaum Zionis terhadap bangsa Palestina merupakan praktik kaum Orientalis yang sangat nyata. Pertama, sejarah ditulis ulang, yakni Palestina sebelum berdirnya Israel ialah: wilayah tanpa bangsa untuk bangsa yang tidak mempunyai tanah air. Kedua, bangsa Palestina yang menjadi korban dikesankan sebagai bangsa biadab yang jadi penjahat. Ketiga, tanah Palestina hanya bisa makmur setelah kaum Zionis berimigrasi ke sana.

Yogyakarta, 03 Maret 2011
Mashudi Antoro (Oedi`)

[Referensi: eramediaislami.com dan sumber-sumber lainnya]

About these ads
 
60 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 4, 2011 in Tulisan_ku

 

60 responses to “Asal Usul dan Sepakterjang Bangsa Yahudi (Bani Israel)

  1. datuk

    Maret 4, 2011 at 9:07 am

    menarik..namun perlu referensi alkitab taurat dan injil utk mengupas perjalanan bani israel sesungguhnya sampai dikenal hari ini dengan bangsa yahudi…pada hari ini orang sudah banyak meninggalkan sisi sejarah dari kitab-kitab allah (taurat,injil dan alquran),begitu bukan?

     
    • oedi

      Maret 4, 2011 at 10:30 am

      Terimakasih atas kunjungan dan masukannya… semoga bermanfaat.
      Tapi terus terang untuk sementara saya sengaja tidak memasukkan sumber-sumber dari kitab yg Anda maksudkan meskipun ada, karena saya sendiri meragukan isi dari kitab Taurat dan Injil yang ada sekarang. Sudah terlalu banyak pergeseran dan sering kali di otak-atik (ditambah dan dikurangi) oleh kaum ini sendiri. Makanya dalam tulisan ini saya hanya mencantumkan sumber dari Al-Qur`an saja, yang saya yakini kebenarannya. Cuma satu saja yg bersumber dari (Mazmur 9:11), sebagai bahan argumen bahwa mereka memang telah ingkar dengan mensucikan tempat yg bernama Zion dan menganggap bahwa disana pula Tuhan bersemayam.

       
      • Aisha

        Juli 13, 2014 at 3:58 pm

        Pernyataan anda Alkitab sdh dirubah adalah tuduhan keji tanpa bukti. Kapan Alkitab dirubah, oleh siapa, kenapa dirubah dan bagaimana caranya?

        Tahukah anda bahwa Muhammad saja disuruh bertanya kepada ahli kitab (Yahudi dan Kristen) apabila dia ragu. Quran sendiri tidak pernah menyangsikan kebenaran Alkitab bahkan sebaliknya. Jadi kalau pada jaman Muhammad Alkitab dijunjung tinggi oleh Allahnya Muhammad masa anda yg adalah umatnya mengatakan sebaliknya ?

        Atau anda mau katakan Alkitab dirubah setelah jaman Muhammad ?

        Silahkan dijawab karna sy sendiri bimgung dengan tuduhan2 tanpa dasar umat muslim soal Alkitab. Mungkin anda bisa berikan saya bukti dan penjelasan yg masuk akal.

        Terima kasih

         
      • Aisha

        Juli 14, 2014 at 4:26 am

        Kacau sekali tulisan diatas mengenai sejarah Israel, saya kasih beberapa contoh untuk mendukung tudingan saya:
        1. Hagar/Hajar disebut istri kedua Abraham. Yg benar Hagar adalah budak dari Sarah, istri Abraham.
        2. Daud disebut pendiri kerajaan Israel. Yg benar Daud adalah raja kedua yg memerintah Israel.
        3. Orang Israel dikatakan penulis membangkang kodrat Tuhan dengan mengingkari Kenabian Ismael dan keturunannya. Ini sangat aneh dan lucu, Ismael bukan seorang nabi apalagi keturunannya.

         
  2. datuk

    Maret 4, 2011 at 10:44 am

    benar sekali,karena alquran sebagai muhaimin bagi kitab-kitab yang lain mz..sudah barang tentu patokan kebenaran di kitab tersebut,,banyak perusakan kitab taurat dan injil yang dilakukan oleh kekaisaran romawi,melalui tangan kanan mereka para ahli kitab yang sudah melenceng dari ajaran nabi isa/yesus yg sebenarnya pada saat konsili nicea tahun 325 M,,namun menurut pandangan kami untuk membahas ini secara kongkret harus ada keterbukaan utk juga mempelajari kitab-kitab allah..dan alquran sbagai patokan kbnrny

     
    • oedi

      Maret 5, 2011 at 1:32 pm

      Ya siapa saja diantara kita memiliki hak untuk berpendapat, dan khusus dalam tulisan ini saya pun berpendapat bahwa untuk saat ini belum bisa memasukkan secara detil sumber2 seperti yang Anda maksudkan. Lagian, saya sendiri dalam tulisan ini memang tujuannya bukan mengkaji hal itu secara mendalam. Silahkan Anda baca buku yang berjudul: “Ramalan tentang Muhammad SAW, dalam kitab suci agama Zoroaster, Hindu, Buddha dan Kristen” karya: Abdul Haq Vidyarthi dan `Abdul Ahad Dawud, karena disana mungkin Anda akan memahami alasan saya. Terimakasih :)

       
  3. budikasmanto

    Maret 4, 2011 at 12:33 pm

    terlepas dari pendapat bahwa Taurat sudah dikutak-katik, faktanya ada kumpulan kitab yang disebut Perjanjian Lama (PL). PL inilah yang melahirkan Yudaisme dan Yudaisme kemudian melahirkan Zionisme, gerakan untuk menguasai Tanah Palestina. Gerakan ini kelihatannya makin menguat saja. Pertanyaan saya, apa atau siapa atau cara apa yang membuat mereka dapat “bertobat”?

     
    • oedi

      Maret 5, 2011 at 1:44 pm

      Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya,
      Dari pertanyaan Anda, mungkin jawabannya adalah seperti sesuatu yang tidak mungkin, kecuali Allah SWT memberikan hidayah kepada hati mereka. Kita bisa menyimpulkannya dengan melihat kebelakang sebelum dan sesudah Nabi Musa AS hingga Nabi Isa AS. Bahwa mereka adalah satu kaum yang sangat sulit untuk di atur dan sering membangkang aturan Tuhan dan Nabi mereka sendiri. Contohnya saja Nabi Harun AS yang akan mereka bunuh ketika Nabi Musa AS menyendiri di puncak bukit Tursina untuk mendapatkan petunjuk Allah, Nabi Sulaiman AS yang tahtanya di duduki mereka, dan Nabi Isa AS yang akan mereka bunuh. Tapi kita tetap harus berharap bahwa mereka bisa sadar akan kekeliruan hingga kehidupan umat manusia secara keseluruhan akan jauh lebih baik dan hermonis.

       
  4. Andre

    Maret 5, 2011 at 1:31 am

    Kita jangan salahin kitabnya bro………pengikut-pengikutnya yang telah merusak ajaran nabi-nabi tersebut……….gak mungkinkan Tuhan mengutus nabi yang nantinya ajarannya membuat keonaran di dunia…..
    jadi sebelum berpendapat pelajari atau kaji dahulu kebenaran dari kitab-kitab tersebut….
    Kalo mau referensi gua ada neh di buku Karen Amstrong judulnya Sejarah Tuhan dan sejarah Dunia…..disana dikupas abis deh….berikut bukti-bukti penelitian (research) dan faktanya

     
    • oedi

      Maret 5, 2011 at 1:35 pm

      Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya.
      Saya setuju dengan Anda. Dan silahkan juga Anda baca buku yang berjudul: “Ramalan tentang Muhammad SAW, dalam kitab suci agama Zoroaster, Hindu, Buddha dan Kristen” karya: Abdul Haq Vidyarthi dan `Abdul Ahad Dawud, karena disana mungkin Anda akan memahami alasan saya. Terimakasih

       
      • Aisha

        Juli 13, 2014 at 3:42 pm

        Kalo boleh tolong di sebutkan apa saja ramalan tentang Muhammad yg bisa ditemukan di Alkitab ?
        Karena.setahu saya tidak ada ramalan ttg Muhammad di Alkitab , seperti yg selama ini diklaim Muslim.

        Salam

         
  5. budikasmanto

    April 12, 2011 at 1:04 am

    Israel atau Yahudi adalah bangsa yang sangat bedosa kepada Tuhan, sehingga mengalami pembuangan bahkan hingga kini. Benar bahwa tidak ada kemungkinan mereka bertobat, kecuali Allah memberi hidayah kepada mereka, dalam bahasa Alkitab mereka memerlukan kasih karunia-Nya. Setuju bahwa kita tetap harus berharap (dan berdoa) bahwa mereka bisa sadar akan kekeliruan hingga kehidupan umat manusia secara keseluruhan akan jauh lebih baik dan harmonis.

     
    • oedi

      April 12, 2011 at 2:20 pm

      Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya, semoga bermanfaat.
      Syukurlah bila Anda juga berpendapat yang sama dengan saya, sebab mungkin hanya itulah solusinya…. hanya hidayah Allah saja yg bisa mengubah mereka. Jadi kita pun cukup dengan berdoa dan tidak perlu dengan melakukan kejahatan seperti mereka untuk mengubahnya. Cukup kita buktikan saja bahwa kita jauh lebih baik dari mereka, terserah dengan metode apa? yg jelas tidak dengan kejahatan dan kekejian seperti yg mereka lakukan…

       
      • jos

        Mei 6, 2011 at 9:31 am

        tapi tetap saja, daud dan musa orang israel

         
      • oedi

        Mei 6, 2011 at 9:48 am

        Ya memang benar, dan karena mereka dari bani Israel lah maka menjadi Nabi yang bertugas mengajak kaumnya yg tersesat itu untuk sadar dan kembali ke jalan yang benar. Bahkan karena kaum ini sangat sulit di ajak benar, tidak mau mengikuti aturan Tuhan dan selalu kembali kepada kesesatan, maka banyak sekali nabi yang berasal dari kaum ini.
        Terimakasih atas kunjungannya, semoga bermanfaat.

         
  6. agus

    Oktober 9, 2011 at 9:03 am

    Tergantung anda dalam menyikapi hal ini, saya sendiri hanya dapat berdo’a semoga hal yang benar itu tetap benar dan yang salah itu tetap salah.
    Pada akhirnya kembali ke iman kita masing-masing.. tentunya semua akan terbukti nantinya setelah akhir jaman.
    Semoga anda yang menulis ini benar-benar karena paham, mengingat saat ini sudah banyak terjadi penjajahan terhadap akhlaq dan iman umat manusia.
    Terimakasih atas tulisan anda ini ….

     
    • oedi

      Oktober 11, 2011 at 4:48 am

      Terimakasih atas kunjugan dan komentarnya, semoga bermanfaat.. :)

       
  7. muhamad jaja

    Januari 27, 2012 at 12:29 am

    Kita harus bersifat memahami hakikat manusia.yahudi tetap yahudi.dia umat yang paling serakah di muka bumi.kita tunggu akan kehancurnya saja.kita sebagai muslim harus bersabar dan berusaha dan berdoa.

     
    • oedi

      Januari 28, 2012 at 5:29 pm

      Ya emang mesti bersabar dan bila perlu tidak usah mengutuk mereka, wong mereka juga bisa begitu oleh karena kehendak Allah kan?
      Lebih baik kita urusin internal umat kita sendiri, yang belakangan ini sepertinya tidak jauh berbeda dengan mereka (Yahudi) ini… Kita harus memperbaiki diri dan umat ini, dengan tujuan kembali ke zaman Rasulullah SAW dulu, yang penuh dengan kebaikan, kebenaran dan penuh cinta kasih terhadap sesama…
      Okey.. Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

       
  8. d

    Maret 8, 2012 at 7:32 pm

    memang kita sebai manusia hanya bisa melihat dan berbicara, namun ingat yang berkusa atas segala2nya hanya lah allah S.W.T.
    jadi semua yang terjadi di muka bumi ini adalah kehenadknya, tidak mungkin allah menciptakan sesuatu itu tampa perencanaan dan tujuanya..
    kesimpulannya adalah apa kita yakin seyakin2nya bahwa agama yang kita anut adalah agama yang paling baik???

     
    • oedi

      Maret 11, 2012 at 5:06 am

      Ya memang segala sesuatu adalah memang dari setiap kehendak-Nya yang absolut, tidak ada seorang pun yang bisa mengubahnya, karena hanya ada satu Tuhan dan hanya Dia-lah pula yang berkuasa atas segala sesuatunya…
      -> saya akan menanggapi pernyataan dan pertanyaan di kesimpulan Anda, bahwa iya, saya sangat meyakini bahwa agama yang saya anut adalah yang paling baik dan benar, untuk itulah kenapa saya masih dalam agama ini dan tidak berpaling ke yang lain… :)
      Terimakasih atas kunjungannya, semoga bermanfaat.. :)

       
  9. zee

    Juni 26, 2012 at 3:54 am

    tulisan ini sangat bermanfaat bagi saya. sebelumnya saya kurang ambil pusing ttg bani israel tetapi setelah melihat film MIRAL saya menyadari keacuhan saya terhadap penderitaan sesama muslim.dan ketertarikan untuk mempelajari bangsa yang pongah inipun semakin kuat.
    semoga janji Allah atas kehancuran mereka segera terlaksana, wallah u alam

     
    • oedi

      Juni 26, 2012 at 5:59 am

      Subhanallah.. syukurlah bila tulisan ini bermanfaat, semoga mendatangkan kebaikan… :)
      Ya, begitulah sebaiknya kita jangan menyepelekan sesuatu yg ada disekitar kita, terutama yg terjadi pada saudara kita sesama Muslim yg berkaitan dg kezaliman bangsa Yahudi, karena itu akan byk mendatangkan bencana dan kerugian bagi kita sendiri di dua dunia..
      Okey.. terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, tetap SEMANGAT!!

       
  10. kepiting

    Juli 8, 2012 at 4:12 am

    subjektif,…
    kalo kebencian masih ada dipikiran anda,islam pun ogah menyelamatkan anda.
    pernyataan saya ini mutlak benarnya.
    semoga Allah SWT membuka mata anda.
    tidak diragukan lagi bahwa Israil adalah pilihan Allah SWT,tapi yang anda tidak sadar adalah anda sedang membahas perlakuan keji setan terhadap dunia ini yang memperalat bani Israil palsu,
    apakah anda sudah pernah ke timur tengah?
    kalau belum sebaiknya edit artikel anda,karna Israil asli menolak setiap cara zionis mencaplok tanah palestina.dan ingat mereka(Israil) juga korban.
    dajjal/anikristus sengaja meminjam nama israil utk merusak dunia,agar semua bangsa mengutuk israil,krn setiap bangsa yang mengutuk umat pilihan Allah SWT,akan dikutuk oleh Allah SWT,itulah yg iblis mau.agar dunia ini semua binasa oleh karena mengutuk umat pilihan.
    hati2 lah berargumen karena setan paling ‘berjasa’ memprovokasi.

     
    • oedi

      Juli 8, 2012 at 4:46 am

      Okey.. terimakasih atas komentarnya.. tetap SEMANGAT!!

       
    • jerry

      November 24, 2012 at 3:16 am

      berrarti secara tidak langsung yang nulis artikel ini setan yang berjasa memprovokasi.. heheee.. salam damai,.

       
    • darkcyber

      Mei 23, 2013 at 4:46 am

      apakah anda israel ? kalo iya berarti anda juga sama dengan israel-israel yang di palestina itu…. gak usah mencoba berlindung dari nama dajjal atau segala macam. busuk ya busuk. pasti akan tercium dan di lihat dunia luas ….

       
  11. Opo Muslih Mustofa

    Agustus 18, 2012 at 5:57 am

    .

     
  12. fitrah

    Agustus 25, 2012 at 2:42 am

    yahudi biadab,,,,,hancurkan,,,,!!!!!!

     
  13. haris

    Agustus 28, 2012 at 4:06 am

    yahudi adalah istilah dalam al-quran artinya orang-orang yang membangkang terhadap kebenaran/mengikuti aturan allah. al-quran itu sendiri untuk umat islam artinya istilah yahudi juga ditujukan ke umat islam yang tidak mau/membangkang aturan allah, tks

     
    • boby

      Maret 13, 2014 at 2:45 am

      al-quran untuk umat islam, atau umat manusia mas? rosulullah di utus untuk umat manusia, bukan umat islam saja, jadi al quran bisa jadi referensi / rujukan umat manusia. rosulullah diutus pada masyarakat yang saat itu belum islam.

       
      • oedi

        Maret 19, 2014 at 6:01 am

        Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya.. semoga bermanfaat.. :)

         
  14. jurais

    Oktober 15, 2012 at 5:38 am

    Smua tentang apa yang di omongin tentang yahudi itu benar,….tapi jangan pernah mendoakan yahudi mendapat hidayah ,sebab dalam al quran, yahudi sudah jelas kaum yang terpuruk dan kaum yang sudah di murkai oleh ALLAH SWT.jadi hanya tinggal tunggu kehancurannya,….Dan Tentunya YAHUDI diambil dari bahasa Arab YAHUD yang artinya CERDAS,PANDAI….maka mereka itulah kaum yang tercerdas di muka bumi ini…karna MEreka berasaskan Pada DAJJAL..,yang mereka Sebut TUHAN DI DuNIAWI…yang slalu memberikan mereka kemudahan dalam segala ASPEK DUNIAWI agar menjadi yang terdepan

     
    • Truth

      Oktober 24, 2012 at 2:46 am

      kl memang kepandaian/kepintaran/terdepan berasal dr DAJJAL yg Anda sebutkan, untuk apa lagi manusia berlomba2 untuk menjadi pintar atau terdepan………………
      Ha..ha..ha…………..

       
  15. casey

    November 20, 2012 at 9:57 am

    terlalu subjektif… tidak meunjukan penulis org yg pintar…

     
    • oedi

      November 21, 2012 at 4:15 am

      Terimakasih… memang saya ini hanyalah orang bodoh yg sedang belajar… :)

       
  16. sena

    November 24, 2012 at 12:07 pm

    casey orang paling pintar di dunia… dan objektif…
    sisanya yang kasih komen miring adalah jongos-jongos yahudi, misalnya si jos, truth, DAN SEBANGSANYA…

     
  17. yance

    Desember 31, 2012 at 5:57 am

    Yang perlu kita ingat adalah Bangsa Israel memiliki sejarah yang sangat panjang dalam kaitan hubungannya dengan Tuhan. Dari sejarah perjalanan Bangsa ini, baik di saat mengalami masa kejayaannya maupun saat mengalami masa keterpurukan (dihukum oleh Allah) sampai sehancur-hancurnya, Allah tidak pernah meninggalkan mereka. Jadi kita sebagai penganut ajaran (Muslim/Kristen) yang berasal dari satu garis keturunan yg satu (Ibrahim) tidak seharusnya menghujat saudara kita yang sedang tersesat ini. akan lebih baik bila kita mendoakan dg lebih intensif agar meereka segera kembali ke jalan Tuhan. Kekerasan dilawan dengan kekerasan tidak akan memberi manfaat apa2……Hukum Gigi ganti gigi harus diubah menjadi hukum Kasih. Hanya hukum Kasih yang mampu melunakkan kekerasan hati siapa pun………Semoga

     
  18. breanfi

    Februari 28, 2013 at 9:48 am

    Boleh nanya ga ..??Sesungguhnya Siapa sih nama Tuhan Israel itu…??jika betul Allah juga tuhan mereka knp mereka Lebih banyak diceritakan di Al-Qur’an tapi dengan predikat bangsa melanggar perjanjian Tuhan
    Kedua: mngapa Tuhan lebih memuliakan Bani Israel buktinya banyak Nabi dari Keturunan mereka(Ibrahim,Isha’,Ya’kub,Yusuf,Musa,Harun,Daud,Sulaiman,Yunus,Zakaria,Yahya,yang terakhir Isa)tapi kenapa justru nabi termulia adalah Muhammad SAW dari 2 generasi nabi saja (Ibrahim,Ismail)???

     
  19. karimudo

    April 6, 2013 at 12:43 pm

    Di bawah kedaulatan Turki Utsmani (periode Sulthan Mahmud II), Islam tidak memandang Yahudi sebagai “Setan” atau “setengah manusia” seperti ediologi Nazi, tapi mereka tetap diberi julukan sebagai Ahli Kitab. Mereka diberi suaka politik dan dapat hidup aman selama 400 tahun, Namun sungguh licik para emigran Yahudi yang telah terusir karena kekejaman Romawi itu ; justru kemudian mereka bekerjasama dengan kaum penindas itu untuk melawan kekuatan Umat Islam.

     
    • oedi

      April 10, 2013 at 2:53 pm

      Hmm… sudah menjadi tabiat mereka…
      Okey.. terimakasih atas kunjungan dan dukungannya, semoga bermanfaat.. :)

       
  20. andi

    Mei 12, 2013 at 4:36 pm

    tidak di pungkiri lagi bahwa Yahudi adalah orang yang cerdas di dunia,sangking cerdasnya sampai kebelinger,tidak bisa membedakan sesatu yang benar,jika ingin mendapatkan kebaikan dunia dan akherat (Yahudi dan Nasrani)maka bacalah alkutub yang telah Allah S.W.T turunkan kepada nabi-nabiNya semoga dengan mempelajari mendapatkan hidayah mengetahui kebenaran yang haqiqi.

     
    • oedi

      Mei 23, 2013 at 7:35 am

      Yup, saya setuju.. semoga terbuka jalan kebaikan untuk mereka dan untuk kita semua… :)
      Okey.. terimakasih atas kunjungan dan dukungannya.. semoga bermanfaat.. :)

       
  21. RandyGP

    Juli 23, 2013 at 11:53 am

    Yahudi oh yahudi .,
    bangsa yg selalu eksis dari zaman ke zaman ,, mereka selalu melanggar perintah tuhan .,tapi tetap saja dibela sama tuhan , dangan kata lain ,setiap orang yg benci dengannya sama saja benci dengan tuhan dong -,- karena siapa yg mengutuk mereka akan terkutuk .,.,., sekarang harus bagaimana ? apa yg harus ada dalam pikiran kita agar tidak mengutuk mereka tapi mereka berubah ?

     
  22. Adrian ananta

    Agustus 28, 2013 at 7:25 am

    Memang diakui yahudi adlah bangsa pilihan,tapi yahudi gak tau balas budi sudah dijadiin bangsa pilihan malah sombong,seharusnya jadi tauladan malah menindas bangsa lain,dasar bangsa yahdi taik,pergi mampus kau orang yahudi,kalian semua tunggu saja azab Allah semoga laknat Allah terus buatmu wahai orang yaudi..
    Orang yahudi taiiiiiiik anjing.

     
  23. Raja Sulaiman

    September 14, 2013 at 4:04 am

    Saya percaya Semua Nabi berasal dari Bangsa Israel ( keturunan orang Israel), tidak kebetulan Israel bisaa menyetir negara Super Power, bisa jadi inilah kehendak Allah SW. Israel penduduknya sedikit tapi kelebihan mereka jauh diatas rata penduduk negara2 lain di dunia soal OTAK. karena berkat Allah SW ada pd mereka. diluar Israel tdk ada nabi, bahkan sekalipun Nabi Lia Eden yang berasal dari Indonesia tdk akan perah jadi Nabi. Nabi diluar Israel siapapun bhakan Lia eden sedang diapke Iblis, itulah pekerjaan Iblis selalu membuat manuver bagaimana caranya menyesatkan manusia dari Allah sebenarnya. pastinya dengan membuat jaring agar manusia ikut ke perangkapnya. karena Iblis sudah ditakdirkan Neraka baginya, karena itu Iblis akan tetap mengganggu ciptaan Allah. bagi kita agar waspada! iblis juga bisa memberi materi, bhakan bisa berlagak tobat, tapi aslinya dia bsuan bertobat, tapi dia sedang menyamar utuk menggalkan renaca Allah, siapa yang lemah maka akan terjerat perangkap Iblis, karena perangkap iblis diluar Putih, tapi aslinya HItam didalam. dan pada akhirnya Neraka bagi pengikutnya. sekian!! salam Waspada!

     
  24. marie

    Januari 11, 2014 at 7:42 am

    Please deh ahhh bukan istri ke dua tapi babu istrinya. israel di bahasa hebrew, bahasa aslinya artinya bergumul dengan Tuhan. duhh bukan ahli bahasa sok pinter.

    Menurut peneliti mayoritas penduduk israel yg kulit putih itu ternyata bukan bani israel yang asli, tp mereka hanya converted, dari leluhur menyembah berhala convert ke judaism, ada yg bilang mereka bangsa khazar ada yg bilang mereka edomite keturunan esau kakaknya yakub.

    waktu yesus mengecam mereka sebagai ular beludak, Yesus bermaksud adalah mereka bukan bani israel asli, bani israel asli saat ini berpencar ke mana2 ada yg di africa, di india, di asia lainnya di israel dll tp mereka hanya mayoritas kecil tdk sebanyak yahudi kulit putih. beberapa dr mereka kawin campur dgn penduduk local. kalo mau tau gimana rupa mereka, liat aja orang mesir asli (bukan yg hasil kawin campur dgn arab dst) krn di banyak catatan sejarah mereka sering dikira orang mesir.

    beberapa dr mereka belakangan diberikan citizenship oleh pemerintah israel utk pulang ke tanah leluhur mereka di israel. tp gerak mereka masih sangat terbatas, msh berjuang utk memperoleh hak mereka, lokal people blm menerima kehadiran mereka, lower in education soalnya aksesnya belum terbuka lebar, msh di bawah garis kemiskinan.

    Sad hope things getting better for them soon.

     
    • oedi

      Januari 11, 2014 at 11:50 am

      Okey, terimakasih komentarnya.. :)

       
    • mamen

      Juli 17, 2014 at 5:19 pm

      kalau Indonesia ya Indonesia saja, kalau Inggris ya Inggris saja….biar tidak terlihat keminggris bahasa anda ini

       
  25. Bang Oyi

    Maret 20, 2014 at 3:44 am

    Reblogged this on Ayah33’s Blog.

     
  26. jenggot nabi

    Juli 26, 2014 at 4:12 pm

    G usah ribut masalah Yahudi yang rampok dan ambil tanah orang. Toh, Muhammad jg gitu nyrang org diam2 pria yang melawan di bunuh di bantai abis. Yang wanita di jadikan budak klo tidak di jadikan istri. Baca sejarah deh, pelototin semua ayat al quran tuh jg separruh separuh. Toh yang diserang muhammad keturunan yahudi semua, Muhammad menang telak krn yang diserang g siap dan g ngelawan. Ratusan nyawa melayang, wanita di jadikan budak harta dirampas dan jd hak milik. Kok itu g kalian masalahkan?
    Sekrg tuh Yahudi cm ambil tanah segelintir kok dr yang muhammad ambil dr yahudi di sepanjang tanah arab sono. Tapi bedanya merka g jadikan budak org paleztina dan g ngambil harta rampasan, mereka cm melindungi tanah yang menurut mereka di janjikan tuhan sama mrk. Knp kalian ribut?
    Lg pula nyari sumber dr Nyonya perancis, siapa nyonya perancis? Monalisa maksudnya?
    Klo mu buat refernsi yang akurat, sumber yang netral.
    Klo cuma mau ngajukan muhammad jgn di bawa Yahudi dgn artikel menyesatkan.
    Cm buat org tambah bingung aj.

     
  27. qqqqqqqqqqq

    Agustus 7, 2014 at 1:14 pm

    dasar goblok semua yg benar banyak berbuat amal dan mari menyembah allah saw.

     
  28. qqqqqqqqqqq

    Agustus 7, 2014 at 1:17 pm

    kalian apa keturunan yahudi? apa ngaku ngaku?paling keturunan melayu!trus kenapa ada konsili banyak sekali?apa tahan salah perintah trus di revisi?

     
  29. qqqqqqqqqqq

    Agustus 7, 2014 at 1:20 pm

    kitab suci jaman dulu itu yg perintah lagi mabok.trus sama orang sekarang di revisi biar bagus didengar dan di pahami,makanya kalian bisa ketipu sama orang sono….

     
  30. aisha

    Agustus 8, 2014 at 12:55 pm

    oedi

    Maret 5, 2011 at 1:35 pm

    Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya.
    Saya setuju dengan Anda. Dan silahkan juga Anda baca buku yang berjudul: “Ramalan tentang Muhammad SAW, dalam kitab suci agama Zoroaster, Hindu, Buddha dan Kristen” karya: Abdul Haq Vidyarthi dan `Abdul Ahad Dawud, karena disana mungkin Anda akan memahami alasan saya. Terimakasih

    Tanggapan:

    Pernyataan anda diatas hanya klaim kosong menurut saya. Kitab suci Kristen tidak pernah meramal apalagi menubuatkan Muhammad.

    Silahkan tunjukan dimana tertulis ramalan tentang Muhammad.

     
    • oedi

      Agustus 9, 2014 at 5:25 am

      Oh ya sudah kalau begitu, kalau menurut Anda kosong ya berarti gak ada isinya… lalu buat apa juga dibaca kan?? Silahkan baca yang lain saja, yang menurut Anda berisi… maaf atas kekurangan ini.. :)
      Tapi terimakasih deh untuk komentarnya… makasih banget.. :)

       
      • aisha

        Agustus 9, 2014 at 1:31 pm

        Anda membua klaim kosong terhadap Kitab suci saya, diminta untuk membuktikan klaim anda kenapa minta tidak dibaca ?

        Buktikan omongan anda bukan hoax, buktikan klaim yang anda buat terhadap kepercayaan dan kitab suci saya bukan omong kosong dan fitnah.

        Silahkan ..

         
  31. aisha

    Agustus 8, 2014 at 12:57 pm

    qqqqqqqqqqq

    Agustus 7, 2014 at 1:17 pm

    kalian apa keturunan yahudi? apa ngaku ngaku?paling keturunan melayu!trus kenapa ada konsili banyak sekali?apa tahan salah perintah trus di revisi?

    Tanggapan:

    Ngomong apa ente mas ? Yg jelas kalu ngomong jangan blepotan gitu dong.

     
  32. aisha

    Agustus 8, 2014 at 1:05 pm

    Adrian ananta

    Agustus 28, 2013 at 7:25 am

    Memang diakui yahudi adlah bangsa pilihan,tapi yahudi gak tau balas budi sudah dijadiin bangsa pilihan malah sombong,seharusnya jadi tauladan malah menindas bangsa lain,dasar bangsa yahdi taik,pergi mampus kau orang yahudi,kalian semua tunggu saja azab Allah semoga laknat Allah terus buatmu wahai orang yaudi..
    Orang yahudi taiiiiiiik anjing.

    Jawab:

    Kasian banget ya,hati ente penuh kebencian terhadap sesama manusia. Apakah ajaran anda mengajarkan kebencian seperti itu ?

     
  33. Anak Cucu Adam

    September 29, 2014 at 5:05 am

    Aisha

    Kitab injil kebanyakan sudah di rubah oleh penghianat2 murid nya Nabi Isa AS,contoh lah injil barnabas dia sendiri saja msh menjelaskan kebenaran ada nya nabi terakhir sesudah Nabi yg di anggap nya guru yaitu Nabi Isa AS,tp injil Barnabas sangat di larang keras utk penyebaran nya,berarti memang benar selama ini Paus yg kalian bangga2 kan itu udah membohongi dan mengarang2 tulisan dgn menambah2i dan jg mengurang2i tulisan yg nyata2 ada dalam kitab Injil ttg ada nya nabi terakhir Yaitu Muhammad SAW setelah Nabi Isa AS yg kalian anggp Tuhan, BODOH….
    Semoga Bermanfaat buat sodara Aisha
    Wasallam…

     

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 163 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: