Ditulis oleh oedi di/pada Mei 23, 2009
Maju lagi seorang gadis cantik ke arah depan. Ia dengan suara sendu lantas berharap: tolong simpulkan perihal bagaimana masa muda dan tua itu.
Didapatilah kesimpulan itu:
Penuhi masa mudamu menjelang masa tua datang dalam waktunya. Kejar masa muda itu seolah engkau akan menjadi hidup untuk selamanya, namun jangan lupakan masa tua karena disana engkau akan ingat pada akhir cerita.
Muda belia adalah tiang yang ditancapkan dengan daya guna empunya kemudian menjadi penyokong kuat berdiri sebuah bangunan. Masa remaja membuat angin berhembus dalam takaran yang harus ditentukan berapa kuatnya ia akan bergerak demi mencapai tepi dermaga, karena jangan sampai menjadi terombang-ambing dalam arah yang tak menentu. Sedangkan masa tua haruslah hanya menantikan si penyuguh makanan membawakan menu hidangan yang sangat nikmat dan paling disukai bagi jiwamu.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Buku_ku, Tulisan_ku | 2 Komentar »
Ditulis oleh oedi di/pada Mei 20, 2009
Majulah seorang seniman. Ia berkata: lantas bagaimana perihal keindahan? jelaskan kepada kami sekarang.
Maka dijelaskanlah perihal keindahan itu:
Keindahan adalah ukuran yang sangat luas, namun engkaulah yang memegang meteran untuk dapat mengukurnya.
Dialah yang bukan untuk kau tampakkan dan bukan pula yang harus kau pendam jauh didasar kehidupan karena dialah potret yang terus terlihat meski lewat klise atau cetak foto.
Dikala siang maka seekor burung hantu akan mengatakan bahwa malam meski gelap gempita adalah keindahan. Karena ia dapat melihat dengan jelas dan mendapatkan makanan sebagai penyambung hidupnya.
Saat terik di musim kemarau maka bagi sekawanan hewan digurun pun berkata: “Bahwa keindahan adalah datangnya musim hujan yang menghadirkan kehidupan baru dan tumbuhnya hijau daun serta rerumputan di tanah padang” mereka juga bersaksi bahwa tiada yang lain dari pada itu.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Buku_ku, Tulisan_ku | 3 Komentar »
Ditulis oleh oedi di/pada Mei 16, 2009

Alhamdulillah novel ini dapat ku selesaikan dalam kurun waktu 4 hari saja. Namun untuk bisa menuliskannya maka membutuhkan pengalaman dan perenungan selama hidupku.
Novel ini jelas akan berbeda dari novel dan buku yang telah aku tulis sebelumnya. Baik dari gaya bahasa juga alur ceritanya.
Semoga bisa menyegarkan jiwa dan hati.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Buku_ku | 2 Komentar »
Ditulis oleh oedi di/pada Mei 15, 2009
Ada seorang bapak tua yang mengajukan sebuah pertanyaan. Ia bertanya “Apakah yang kau ketahui perihal Waktu? Jelaskanlah kepada kami semua.
Nurhayun menjawab dengan segera:
Waktumu adalah derap langkah yang terus mengembara. Dan disaat engkau dapat meraih sebuah puncak, maka disitulah bermula pendakian. Hingga saat kau raih keindahan, karena engkau pulalah keindahan itu.
Waktu tidak bisa dikejar ataupun dihalang-halangi. Karena ia akan terus ada didepan kita dan ketika diberikan hambatan padanya maka penghambat itupun akan senantiasa mengikutinya dari belakang.
Biasanya orang yang tekun dalam kebajikan maka bukannya dia haus akan kehidupan yang terus bergerak tetapi karena ia menghargai waktu yang tidak hanya tinggal diam. Sedangkan bagi mereka yang lalai bersama kepuasan dan tidak dalam bekerja keras maka selama itu pula ia telah serakah dalam kebodohan.
Engkau ingin lari dari waktu? Maka jangan heran bila gerak dan langkahmu akan tetap seiring dengan putaran roda dunia. Atau suatu ketika kau hendak menjadikan sebuah pohon untuk sebentuk rakit maka pastilah lebih baik menjadikannya sebuah biduk dan perahu. Karena meski keletihan dan daya pikir membuat kita jenuh namun hasil yang didapatkan adalah puncak prestasi dan kebahagian hakiki.
Siapakah dirinya yang tidak membutuhkan waktu karena bagaimana sang rembulan dapat bercahaya bila tidak menerima pantulan sinar mentari di waktu malam. Dan siapa pula yang akan terus menggunakan waktu karena keabadian adalah satu hal yang akan membedakannya dengan Sang Pencipta.
Jangan kau sibuk hanya dengan menjalankan saat-saat sekarang sehingga lupa mempersiapkan sesuatu yang pasti akan tiba esok hari. Jangan kau larutkan masa mudamu karena waktu tidak akan menghapus jejak yang telah ditinggalkan jauh dibelakang. Jangan berharap masa tuamu penuh dengan hikmah-hikmah sedangkan di waktu muda engkaupun malas menabung kebaikan.
Biarkan waktu mudamu menjadi kenangan dan membawa hikmah keindahan di masa tua nanti, karena akan membawamu pada puncak kebahagiaan.
Jgy, 12 Mei 2009
Oedi`
[Cuplikan dari novel "Sabda Cinta"]
Ditulis dalam Buku_ku, Tulisan_ku | Leave a Comment »
Ditulis oleh oedi di/pada Mei 10, 2009

Dalam kuasa-Nya, Allah Swt telah menciptakan milyaran atau bahkan lebih banyak lagi jumlah bintang di bawah kolong langit-Nya. Saking banyak jumlahnya hingga tidak bisa untuk dihitung meski dengan segala macam kemampuan manusia. Bintang-bintang tersebut kemudian membentuk sebuah kumpulan yang akhirnya diberi nama Galaksi (Galaxy). Dan diperkirakan terdapat lebih dari 300 milyar galaxy yang ada di alam jagat raya ini. Begitu banyaknya jumlah galaxy itu sehingga sampai saat ini meski dengan semua kemampuan yang ada maka akal manusia tidak bisa memperkirakan seberapa luas bentangan alam jagat raya itu.
Terdapat banyak galaksi dan hanya Allah saja yang tahu jumlahnya. Salah satunya adalah galaksi Bimasakti dimana bumi kita berada didalamnya. Pusat dari galaksinya adalah matahari dengan bintang yang berjumlah sekitar 250 milyar dan senantiasa berputar mengelilinginya. Kumpulan planet-planet yang bergerak mengitari matahari disebut dengan nama Tata Surya (Solar system). Sedangkan putaran planet terhadap pusat galaksi dikenal dengan istilah “Orbital atau orbit”.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Tulisan_ku | 35 Komentar »
Ditulis oleh oedi di/pada Mei 10, 2009
“Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma’siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya. Kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis[1] di antara mereka”. (QS. Al-Hijr [15] ayat 30-40).
[1]Yang dimaksud dengan mukhlis ialah orang-orang yang telah diberi taufiq untuk mentaati segala petunjuk dan perintah Allah s.w.t.
Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa iblis dan syaitan adalah musuh yang nyata bagi setiap diri anak manusia, dia sangat pintar dalam memutar balikkan fakta dan keadaan, syariat dan apa saja yang membuat manusia menjadi tersesat. Namun seiring itu pula mereka juga lemah, lemah terhadap manusia yang memiliki kadar keimanan yang tinggi. Bahkan banyak diantara mereka (iblis, syaitan) hanya bisa menangis karena apa yang mereka usahakan (menggoda) manusia menjadi sia-sia dan tidak berarti. Dan iblis juga syaitan akan lebih takut lagi kepada manusia yang tidak hanya beriman tetapi juga memiliki kadar keilmuan yang tinggi.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Tulisan_ku | Leave a Comment »